WhatsApp Icon
BAZNAS Tulungagung Salurkan Puluhan Sapi dan Kambing hingga ke Pelosok

TulungagungDalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan sedekah daging ke berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung. Program tersebut diwujudkan melalui pendistribusian hewan hidup berupa sapi dan kambing yang disembelih bertepatan pada momen Hari Raya Iduladha.

Pada penyaluran tahun ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mendistribusikan sebanyak 17 ekor sapi dan 16 ekor kambing kepada sejumlah lembaga keagamaan, organisasi masyarakat, serta masyarakat di berbagai wilayah Tulungagung. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya pemerataan manfaat kurban, khususnya bagi masyarakat di daerah pelosok yang selama ini jarang menerima bantuan hewan kurban.

Seluruh hewan yang disalurkan dipastikan dalam kondisi sehat, aktif, dan tidak cacat sehingga layak untuk didistribusikan maupun disembelih pada momentum Iduladha. Sebelum diserahkan kepada penerima manfaat, hewan kurban juga telah melalui proses pemeriksaan guna memastikan kualitas, kesehatan, serta kesesuaiannya dengan syariat kurban.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., mengatakan bahwa program sedekah daging menjadi bentuk nyata kepedulian sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama warga di wilayah terpencil.

“Program sedekah daging ini merupakan bentuk kepedulian sosial agar kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat, khususnya warga di daerah yang jarang menerima bantuan hewan kurban,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan ke berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung agar manfaat kurban dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Menurutnya, penyaluran hingga ke daerah pelosok menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan dan keberkahan Iduladha bagi seluruh lapisan masyarakat.

Suyadi juga berharap amanah dari para donatur dapat membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat pada momen Hari Raya Iduladha tahun ini. Ia menambahkan bahwa semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga semakin banyak warga yang dapat terbantu, terutama masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap semangat kepedulian sosial dan gotong royong masyarakat terus meningkat. BAZNAS Tulungagung juga mengajak masyarakat untuk terus menebar manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan.

Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/sedekah

29/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Santunan Yatim pada Doa Akhir dan Awal Tahun 2025-2026 di Pendopo Kongas Arum

Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan santunan kepada anak yatim dalam rangkaian acara doa akhir dan awal tahun serta pengajian akbar menyambut malam pergantian tahun 2025–2026. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Rabu malam (31/12/25).

Bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Tulungagung menyalurkan santunan kepada 20 anak yatim. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dan paket sembako dengan total nilai Rp5.400.000,-.

Santunan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah bersama BAZNAS terhadap kesejahteraan anak-anak yatim, khususnya di momen pergantian tahun.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Tulungagung. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat memperluas manfaat program-program sosial dan kemanusiaan, sehingga semakin banyak mustahik yang terbantu dan kesejahteraan umat dapat terus ditingkatkan.

02/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Hidup untuk Suwito, Disabilitas Sebatangkara

Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepedulian terhadap warga yang hidup dalam keterbatasan. Pada Senin (8/12/25), BAZNAS menyalurkan bantuan biaya hidup kepada Suwito, warga Dusun Mojo RT 003/RW 002, Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, yang hidup dalam kondisi cacat fisik dan sebatangkara.

Sejak kecil, Suwito harus menjalani hidup yang tidak mudah. Ia menyandang cacat fisik sejak lahir dan diterlantarkan oleh orang tuanya. Ia kemudian dibesarkan oleh sang nenek yang menjadi satu-satunya tempat bergantung. Namun, setelah neneknya meninggal dunia, Suwito kembali kehilangan sandaran hidup.

Tanpa penghasilan dan tanpa tempat tinggal tetap, ia kini hanya menumpang di rumah kakaknya. “Hidup saya selama ini hanya berpindah-pindah. Mau cari nafkah, badan tidak mampu. Setelah nenek tiada, rasanya dunia gelap,” ujar Suwito dengan suara lirih.

Kisah pilu ini sampai kepada BAZNAS Tulungagung dan menjadi perhatian serius. Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menegaskan bahwa kondisi yang dialami Suwito merupakan prioritas utama dalam pendistribusian zakat.

“Melihat kondisi Suwito yang cacat sejak lahir, diterlantarkan orang tua, kehilangan nenek, dan kini hidup menumpang, hati kami tergerak. Beliau adalah sasaran utama dana zakat. Bantuan ini adalah wujud tanggung jawab umat dalam mengembalikan martabat hidup beliau,” kata Suyadi.

BAZNAS Tulungagung menetapkan Suwito sebagai penerima bantuan biaya hidup rutin berupa uang tunai sebesar Rp900.000,- yang disalurkan setiap tiga bulan sekali sebagai jaminan seumur hidup.

Saat menerima pencairan bantuan tersebut, Suwito tak mampu menahan air mata haru. Tangisnya kali ini adalah ungkapan syukur atas kepedulian yang akhirnya menghampirinya setelah bertahun-tahun menjalani hidup dalam kesendirian.

Suyadi menambahkan bahwa Suwito merupakan satu dari lebih dari 200 fakir miskin sebatangkara di Tulungagung yang kini mendapat perhatian dan bantuan rutin dari BAZNAS.

Diharapkan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban hidup Suwito, BAZNAS juga mengajak seluruh masyarakat Tulungagung untuk bersama-sama memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap kontribusi yang disalurkan melalui BAZNAS Tulungagung akan menjadi bantuan nyata bagi mereka yang paling membutuhkan.

09/12/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Penyaluran Bantuan Sanitasi 10 Juta Secara Simbolis di Desa Pucung Lor

Tulungagung - Upaya peningkatan sanitasi layak bagi masyarakat terus dilakukan BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Pada Kamis (4/12/25), lembaga ini menyalurkan bantuan sanitasi kepada warga Desa Pucung Lor, Kecamatan Ngantru, dalam acara yang digelar di Balai Desa setempat.

Bantuan berupa uang tunai senilai Rp10.000.000,- diberikan kepada 5 penerima manfaat, masing-masing menerima Rp2.000.000,-. Para penerima manfaat tersebut yaitu:

1. Muhammad Miftahul Huda, Dsn Pucunglor RT 001 RW 004

2. Miskam, Dsn Pucunglor RT 001 RW 004

3. Zumar, Dsn Pucunglor RT 003 RW 004

4. Markani, Dsn Pucunglor RT 003 RW 004

5. Bero, Dsn Pucunglor RT 003 RW 004

Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., didampingi oleh Kepala Desa Pucung Lor, Imam Sopingi atau yang akrab disapa Mbah Pucung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Tulungagung menyampaikan bahwa bantuan sanitasi ini diberikan untuk mendukung terciptanya lingkungan sehat di masyarakat.

“Seluruh bantuan sudah kami salurkan kepada para penerima, dan Alhamdulillah kini telah terbangun fasilitas WC yang lebih layak dan sehat. Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga memiliki akses sanitasi yang memadai,” ungkap Suyadi.

Ia menambahkan bahwa fasilitas sanitasi yang baik merupakan pondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan keluarga yang lebih sehat.

“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat, sekaligus mendorong kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” imbuhnya.

Kepala Desa Pucung Lor, Mbah Pucung, menyampaikan apresiasinya atas hadirnya bantuan ini, yang dinilai sangat membantu warga yang sebelumnya belum memiliki sarana sanitasi memadai.

BAZNAS berharap agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih sehat dan layak huni.

04/12/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Penyaluran Bantuan Biaya Hidup Fakir Miskin Sebatangkara Bersama Mbah Pucung di Ngantru

Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepedulian terhadap warga yang hidup dalam keterbatasan. Bersama dengan Imam Sopingi atau sosok yang dikenal luas dengan sebutan Mbah Pucung (Kepala Desa Pucung Lor), BAZNAS Tulungagung menyalurkan bantuan biaya hidup kepada empat lansia fakir miskin sebatang kara. (4/12/25)

Empat penerima manfaat tersebut terdiri dari dua warga Desa Pakel dan dua warga Desa Pucung Lor, kecamatan Ngantru. Penyaluran berlangsung dan diserahkan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M, di Balai Desa Pucung Lor untuk dua warga Desa Pakel, Kecamatan Ngantru.

Sementara itu, dua penerima manfaat dari Desa Pucung Lor mendapat penyaluran secara langsung di rumah masing-masing, didampingi oleh Mbah Pucung.

Setiap penerima mendapat bantuan berupa uang tunai sebesar Rp900.000,- yang disalurkan setiap tiga bulan sekali sepanjang hidup penerima, sebagai bentuk dukungan berkelanjutan bagi para lansia yang tidak memiliki keluarga dan tinggal dalam kondisi serba terbatas.

Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian untuk menjamin kehidupan dasar masyarakat yang rentan.

“Bantuan biaya hidup ini kami salurkan sebagai bentuk kehadiran masyarakat melalui BAZNAS untuk memastikan para lansia fakir miskin tetap bisa memenuhi kebutuhan dasarnya. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka serta memberi ketenangan dalam menjalani hari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Mbah Pucung menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada BAZNAS Tulungagung atas bantuan yang diberikan kepada warganya

BAZNAS Tulungagung berharap bantuan ini dapat menjadi penguat bagi para penerima manfaat untuk menjalani hidup dengan lebih layak dan tenang. Selain itu, BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, agar semakin banyak saudara yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.

04/12/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Pendistribusian

BAZNAS Tulungagung Salurkan Puluhan Sapi dan Kambing hingga ke Pelosok
BAZNAS Tulungagung Salurkan Puluhan Sapi dan Kambing hingga ke Pelosok
Tulungagung – Dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan sedekah daging ke berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung. Program tersebut diwujudkan melalui pendistribusian hewan hidup berupa sapi dan kambing yang disembelih bertepatan pada momen Hari Raya Iduladha. Pada penyaluran tahun ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mendistribusikan sebanyak 17 ekor sapi dan 16 ekor kambing kepada sejumlah lembaga keagamaan, organisasi masyarakat, serta masyarakat di berbagai wilayah Tulungagung. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya pemerataan manfaat kurban, khususnya bagi masyarakat di daerah pelosok yang selama ini jarang menerima bantuan hewan kurban. Seluruh hewan yang disalurkan dipastikan dalam kondisi sehat, aktif, dan tidak cacat sehingga layak untuk didistribusikan maupun disembelih pada momentum Iduladha. Sebelum diserahkan kepada penerima manfaat, hewan kurban juga telah melalui proses pemeriksaan guna memastikan kualitas, kesehatan, serta kesesuaiannya dengan syariat kurban. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., mengatakan bahwa program sedekah daging menjadi bentuk nyata kepedulian sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama warga di wilayah terpencil. “Program sedekah daging ini merupakan bentuk kepedulian sosial agar kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat, khususnya warga di daerah yang jarang menerima bantuan hewan kurban,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan ke berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung agar manfaat kurban dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Menurutnya, penyaluran hingga ke daerah pelosok menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan dan keberkahan Iduladha bagi seluruh lapisan masyarakat. Suyadi juga berharap amanah dari para donatur dapat membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat pada momen Hari Raya Iduladha tahun ini. Ia menambahkan bahwa semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga semakin banyak warga yang dapat terbantu, terutama masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap semangat kepedulian sosial dan gotong royong masyarakat terus meningkat. BAZNAS Tulungagung juga mengajak masyarakat untuk terus menebar manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan. Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/sedekah
LAYANAN_MUSTAHIK29/05/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Santunan Yatim pada Doa Akhir dan Awal Tahun 2025-2026 di Pendopo Kongas Arum
Santunan Yatim pada Doa Akhir dan Awal Tahun 2025-2026 di Pendopo Kongas Arum
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan santunan kepada anak yatim dalam rangkaian acara doa akhir dan awal tahun serta pengajian akbar menyambut malam pergantian tahun 2025–2026. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Rabu malam (31/12/25). Bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Tulungagung menyalurkan santunan kepada 20 anak yatim. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dan paket sembako dengan total nilai Rp5.400.000,-. Santunan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah bersama BAZNAS terhadap kesejahteraan anak-anak yatim, khususnya di momen pergantian tahun. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Tulungagung. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat memperluas manfaat program-program sosial dan kemanusiaan, sehingga semakin banyak mustahik yang terbantu dan kesejahteraan umat dapat terus ditingkatkan.
SOSIAL_ISLAM02/01/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Hidup untuk Suwito, Disabilitas Sebatangkara
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Hidup untuk Suwito, Disabilitas Sebatangkara
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepedulian terhadap warga yang hidup dalam keterbatasan. Pada Senin (8/12/25), BAZNAS menyalurkan bantuan biaya hidup kepada Suwito, warga Dusun Mojo RT 003/RW 002, Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, yang hidup dalam kondisi cacat fisik dan sebatangkara. Sejak kecil, Suwito harus menjalani hidup yang tidak mudah. Ia menyandang cacat fisik sejak lahir dan diterlantarkan oleh orang tuanya. Ia kemudian dibesarkan oleh sang nenek yang menjadi satu-satunya tempat bergantung. Namun, setelah neneknya meninggal dunia, Suwito kembali kehilangan sandaran hidup. Tanpa penghasilan dan tanpa tempat tinggal tetap, ia kini hanya menumpang di rumah kakaknya. “Hidup saya selama ini hanya berpindah-pindah. Mau cari nafkah, badan tidak mampu. Setelah nenek tiada, rasanya dunia gelap,” ujar Suwito dengan suara lirih. Kisah pilu ini sampai kepada BAZNAS Tulungagung dan menjadi perhatian serius. Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menegaskan bahwa kondisi yang dialami Suwito merupakan prioritas utama dalam pendistribusian zakat. “Melihat kondisi Suwito yang cacat sejak lahir, diterlantarkan orang tua, kehilangan nenek, dan kini hidup menumpang, hati kami tergerak. Beliau adalah sasaran utama dana zakat. Bantuan ini adalah wujud tanggung jawab umat dalam mengembalikan martabat hidup beliau,” kata Suyadi. BAZNAS Tulungagung menetapkan Suwito sebagai penerima bantuan biaya hidup rutin berupa uang tunai sebesar Rp900.000,- yang disalurkan setiap tiga bulan sekali sebagai jaminan seumur hidup. Saat menerima pencairan bantuan tersebut, Suwito tak mampu menahan air mata haru. Tangisnya kali ini adalah ungkapan syukur atas kepedulian yang akhirnya menghampirinya setelah bertahun-tahun menjalani hidup dalam kesendirian. Suyadi menambahkan bahwa Suwito merupakan satu dari lebih dari 200 fakir miskin sebatangkara di Tulungagung yang kini mendapat perhatian dan bantuan rutin dari BAZNAS. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban hidup Suwito, BAZNAS juga mengajak seluruh masyarakat Tulungagung untuk bersama-sama memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap kontribusi yang disalurkan melalui BAZNAS Tulungagung akan menjadi bantuan nyata bagi mereka yang paling membutuhkan.
LAYANAN MUSTAHIK09/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Penyaluran Bantuan Sanitasi 10 Juta Secara Simbolis di Desa Pucung Lor
Penyaluran Bantuan Sanitasi 10 Juta Secara Simbolis di Desa Pucung Lor
Tulungagung - Upaya peningkatan sanitasi layak bagi masyarakat terus dilakukan BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Pada Kamis (4/12/25), lembaga ini menyalurkan bantuan sanitasi kepada warga Desa Pucung Lor, Kecamatan Ngantru, dalam acara yang digelar di Balai Desa setempat. Bantuan berupa uang tunai senilai Rp10.000.000,- diberikan kepada 5 penerima manfaat, masing-masing menerima Rp2.000.000,-. Para penerima manfaat tersebut yaitu: 1. Muhammad Miftahul Huda, Dsn Pucunglor RT 001 RW 004 2. Miskam, Dsn Pucunglor RT 001 RW 004 3. Zumar, Dsn Pucunglor RT 003 RW 004 4. Markani, Dsn Pucunglor RT 003 RW 004 5. Bero, Dsn Pucunglor RT 003 RW 004 Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., didampingi oleh Kepala Desa Pucung Lor, Imam Sopingi atau yang akrab disapa Mbah Pucung. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Tulungagung menyampaikan bahwa bantuan sanitasi ini diberikan untuk mendukung terciptanya lingkungan sehat di masyarakat. “Seluruh bantuan sudah kami salurkan kepada para penerima, dan Alhamdulillah kini telah terbangun fasilitas WC yang lebih layak dan sehat. Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga memiliki akses sanitasi yang memadai,” ungkap Suyadi. Ia menambahkan bahwa fasilitas sanitasi yang baik merupakan pondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan keluarga yang lebih sehat. “Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat, sekaligus mendorong kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” imbuhnya. Kepala Desa Pucung Lor, Mbah Pucung, menyampaikan apresiasinya atas hadirnya bantuan ini, yang dinilai sangat membantu warga yang sebelumnya belum memiliki sarana sanitasi memadai. BAZNAS berharap agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih sehat dan layak huni.
LAYANAN MUSTAHIK04/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Penyaluran Bantuan Biaya Hidup Fakir Miskin Sebatangkara Bersama Mbah Pucung di Ngantru
Penyaluran Bantuan Biaya Hidup Fakir Miskin Sebatangkara Bersama Mbah Pucung di Ngantru
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepedulian terhadap warga yang hidup dalam keterbatasan. Bersama dengan Imam Sopingi atau sosok yang dikenal luas dengan sebutan Mbah Pucung (Kepala Desa Pucung Lor), BAZNAS Tulungagung menyalurkan bantuan biaya hidup kepada empat lansia fakir miskin sebatang kara. (4/12/25) Empat penerima manfaat tersebut terdiri dari dua warga Desa Pakel dan dua warga Desa Pucung Lor, kecamatan Ngantru. Penyaluran berlangsung dan diserahkan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M, di Balai Desa Pucung Lor untuk dua warga Desa Pakel, Kecamatan Ngantru. Sementara itu, dua penerima manfaat dari Desa Pucung Lor mendapat penyaluran secara langsung di rumah masing-masing, didampingi oleh Mbah Pucung. Setiap penerima mendapat bantuan berupa uang tunai sebesar Rp900.000,- yang disalurkan setiap tiga bulan sekali sepanjang hidup penerima, sebagai bentuk dukungan berkelanjutan bagi para lansia yang tidak memiliki keluarga dan tinggal dalam kondisi serba terbatas. Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian untuk menjamin kehidupan dasar masyarakat yang rentan. “Bantuan biaya hidup ini kami salurkan sebagai bentuk kehadiran masyarakat melalui BAZNAS untuk memastikan para lansia fakir miskin tetap bisa memenuhi kebutuhan dasarnya. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka serta memberi ketenangan dalam menjalani hari-hari,” ujarnya. Sementara itu, Mbah Pucung menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada BAZNAS Tulungagung atas bantuan yang diberikan kepada warganya BAZNAS Tulungagung berharap bantuan ini dapat menjadi penguat bagi para penerima manfaat untuk menjalani hidup dengan lebih layak dan tenang. Selain itu, BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, agar semakin banyak saudara yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.
LAYANAN MUSTAHIK04/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Penyaluran Bantuan Kebencaan untuk Korban Kebakaran di Desa Plalandaan
Penyaluran Bantuan Kebencaan untuk Korban Kebakaran di Desa Plalandaan
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan kebencanaan kepada Winarsini, warga RT 003/RW 005 Desa Plandaan, Kecamatan Kedungwaru, yang rumahnya hangus terbakar pada Jumat siang (3/10) sekitar pukul 13.45 WIB. Peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu oleh api dari kompor gas yang ditinggal menyala saat pemilik rumah tengah merebus air. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, seluruh bangunan rumah milik Winarsini ludes terbakar hingga rata dengan tanah, menyisakan kepedihan dan kehilangan besar bagi keluarga. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Tulungagung menyalurkan bantuan kebencanaan pada Senin (1/12/25) berupa uang tunai sebesar Rp 5.000.000,- guna meringankan beban Winarsini dan membantu kebutuhan darurat pascakebakaran. Wakil Ketua III BAZNAS Tulungagung, H. Zainul Fuad, S.E., M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap warga yang tertimpa musibah. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Bu Winarsini setelah kehilangan tempat tinggalnya. BAZNAS Tulungagung akan terus hadir untuk masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi darurat seperti kebakaran dan bencana lainnya,” ujarnya. Dengan adanya bantuan tersebut, BAZNAS Tulungagung berharap Winarsini dapat segera memulihkan kondisi dan memperoleh kembali keteguhan setelah terkena musibah. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah demi membantu sesama yang membutuhkan.
DARURAT_SOSIAL02/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Dukung Sarana Ibadah, BAZNAS Bantu Renovasi Mushola Imam Kurdi di Wajak Lor
Dukung Sarana Ibadah, BAZNAS Bantu Renovasi Mushola Imam Kurdi di Wajak Lor
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan renovasi kepada Mushola Imam Kurdi yang berlokasi di Dusun Bayanan, Desa Wajak Lor. Bantuan sebesar Rp5.000.000,00 dari Pos Bantuan Perlengkapan Ibadah tersebut diserahkan pada Kamis (20/11/25) di Kantor BAZNAS Tulungagung dan diterima langsung oleh perwakilan pengurus mushola. Penyaluran ini bertujuan mendukung perbaikan fasilitas ibadah agar dapat digunakan secara lebih nyaman dan layak oleh masyarakat sekitar. Bantuan tersebut diharapkan menjadi pendorong percepatan renovasi sehingga mushola kembali berfungsi optimal sebagai tempat kegiatan keagamaan warga. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., menyampaikan bahwa dukungan terhadap tempat ibadah merupakan bagian penting dari upaya BAZNAS dalam memperkuat kehidupan beragama dan kegiatan keummatan. “Semoga bantuan ini dapat memperlancar proses renovasi Mushola Imam Kurdi dan memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi jamaah. Kami berharap, mushola ini semakin makmur dengan berbagai kegiatan keagamaan dan bermanfaat luas bagi masyarakat sekitar,” ujar Suyadi. BAZNAS Tulungagung terus berupaya menyalurkan dana umat secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk dalam penguatan sarana keagamaan.
SOSIAL_ISLAM20/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Pendistribusian Bantuan Modal Usaha 18 Juta bagi Penyandang Disabilitas
Pendistribusian Bantuan Modal Usaha 18 Juta bagi Penyandang Disabilitas
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melaksanakan kegiatan pendistribusian bantuan modal usaha tahap kedua kepada 12 orang penyandang disabilitas yang tergabung dalam Kelompok UMKM Perkumpulan Disabilitas Mandiri Tulungagung. Kegiatan pendistribusian dilaksanakan pada Kamis (6/11/2025) di kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Total dana yang disalurkan sebesar Rp18 juta, di mana masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan modal usaha senilai Rp1,5 juta. Bantuan ini merupakan lanjutan dari tahap pertama yang telah diberikan pada bulan Oktober 2024. Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi para penyandang disabilitas agar mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan pendistribusian ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap kelompok disabilitas. “Kami ingin memastikan bahwa para penyandang disabilitas juga memiliki kesempatan yang sama untuk mandiri secara ekonomi. Bantuan ini bukan sekadar santunan, tapi sebuah langkah pemberdayaan agar mereka bisa terus berkarya dan berdaya,” ujar Suyadi. Beliau juga menambahkan bahwa BAZNAS Tulungagung akan menyalurkan bantuan tahap ketiga bagi penerima manfaat yang terbukti mampu mempertahankan dan mengembangkan usahanya. “Jika usaha mereka terus tumbuh dan dikelola dengan baik, insyaallah kami akan memberikan tambahan bantuan tahap ketiga sebagai bentuk apresiasi dan dukungan keberlanjutan,” imbuhnya. Dalam kegiatan ini, para penerima manfaat menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukur atas bantuan yang mereka terima. “Terima kasih BAZNAS, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga usaha kami bisa terus maju dan kami pun bisa ikut berbagi dengan orang lain,” ungkap salah satu penerima manfaat dengan penuh semangat. Selain menyalurkan bantuan modal, BAZNAS Tulungagung juga memberikan pembinaan spiritual dengan mendorong para penerima manfaat untuk melakukan sedekah subuh sebesar Rp2.000 setiap hari. Program ini bertujuan menanamkan kebiasaan berbagi dan memperkuat semangat kepedulian sosial di kalangan penerima manfaat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap, melalui kegiatan pendistribusian ini, para penyandang disabilitas dapat semakin mandiri, produktif, dan berkontribusi dalam roda perekonomian masyarakat. “Kami berharap, bantuan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berbuat kebaikan,” tutup Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M.
EKONOMI_PEDESAAN06/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.

Lihat Daftar Rekening →