Berita Terbaru
BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading dan Evaluasi Program SKSS untuk Perkuat Komitmen Mahasiswa
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar Upgrading dan Evaluasi Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) di Rumah Dinas Wakil Bupati Tulungagung, Sabtu (11/7/2026). Agenda tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus evaluasi bagi para mahasiswa penerima manfaat guna memperkuat komitmen, meningkatkan kualitas diri, serta membentuk karakter yang bertanggung jawab dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
Acara tersebut diikuti oleh pimpinan BAZNAS Tulungagung yang diwakilkan oleh Wakil Ketua I, seluruh staf pelaksana, serta seluruh mahasiswa aktif penerima beasiswa. Selain menjadi sarana refleksi terhadap pelaksanaan program, forum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan agar manfaat yang diterima tidak hanya berdampak pada keberhasilan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepemimpinan para mahasiswa.
SKSS merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang berfokus pada peningkatan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Melalui bantuan pendidikan dan pembinaan yang berkelanjutan, program ini diharapkan mampu menjadi salah satu upaya memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menegaskan bahwa para penerima manfaat merupakan mahasiswa terpilih yang memperoleh kesempatan berharga untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
"Program ini merupakan salah satu program unggulan BAZNAS untuk memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini untuk meraih kesuksesan pada jenjang yang lebih tinggi, karena diluar sana masih banyak orang yang ingin berada ditempat kalian saat ini tapi keterbatasan ekonomi," ujarnya.
Ia mendorong seluruh mahasiswa agar memanfaatkan masa perkuliahan sebaik mungkin dengan aktif mengikuti berbagai kegiatan, mengembangkan kemampuan diri, serta terus meningkatkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Menurutnya, keberhasilan para mahasiswa nantinya akan menjadi kebanggaan bagi keluarga sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan program yang dijalankan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. M. Fathul Manan, M.Pd., menjelaskan bahwa SKSS telah berjalan sejak tahun 2017 sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas generasi muda melalui pendidikan tinggi. Selain membantu mahasiswa menyelesaikan studi, pembinaan yang diberikan juga diarahkan untuk membentuk pribadi yang peduli terhadap lingkungan, tangguh menghadapi tantangan, serta memiliki kemampuan berpikir kritis.
"Kita ingin membangun sisi akademis mahasiswa melalui bangku kuliah, sekaligus membangun pribadi yang peduli, tangguh, dan kritis. Karena itu, komitmen setiap mahasiswa dalam mengikuti Program SKSS akan terus dievaluasi," jelasnya.
Melalui pelaksanaan upgrading dan evaluasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap seluruh penerima manfaat mampu menjaga komitmen selama menempuh pendidikan, terus meningkatkan kapasitas diri, serta tumbuh menjadi lulusan yang berprestasi, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
BERITA13/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Menguatkan Pondasi Pendidikan Islam, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 34 RA
Tulungagung - Komitmen dalam memperkuat kualitas lembaga pendidikan terus diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung. Melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS kembali menyalurkan bantuan pendidikan kepada lembaga Raudhatul Athfal (RA) di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung tentang Program Pemberdayaan Ekonomi Umat, yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Kamis (09/07/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan Islam sejak usia dini. Kolaborasi ini tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan pendidikan, tetapi juga melalui penguatan program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 lembaga Raudhatul Athfal (RA) sebagai bagian dari penyaluran bantuan tahap II. Masing-masing lembaga menerima bantuan sebesar Rp1.500.000 yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pendidikan, seperti pengembangan sarana dan prasarana, operasional lembaga, hingga peningkatan kualitas layanan pembelajaran bagi anak-anak usia dini.
Penyaluran bantuan tahap II ini merupakan kelanjutan dari program bantuan pendidikan yang telah dimulai pada 22/05/2026. Pada tahap pertama, BAZNAS Kabupaten Tulungagung telah menyalurkan bantuan kepada 19 Raudhatul Athfal (RA). Program bantuan pendidikan tersebut, kini telah menjangkau sebanyak 34 RA di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung.
Selain menjadi momentum penyaluran bantuan, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Kerja sama tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat serta pentasarufan zakat, infak, dan sedekah. Melalui sinergi tersebut, diharapkan semakin banyak program kemaslahatan yang dapat diwujudkan, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tulungagung.
BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus memperluas manfaat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, khususnya dalam mendukung sektor pendidikan. Diharapkan sinergi yang telah terjalin mampu meningkatkan kualitas lembaga Raudhatul Athfal sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam di Kabupaten Tulungagung.
Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Bersama, kita hadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat melalui program-program yang amanah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Klik disini -> Berbagi bersama BAZNAS
BERITA09/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Sinergi untuk Umat, BAZNAS dan Kemenag Tulungagung Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulungagung resmi menjalin perjanjian kerja sama dalam program pemberdayaan ekonomi umat. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung dan dihadiri oleh jajaran pengurus BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Tulungagung (9/7/26).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar lembaga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, khususnya di bidang ekonomi dan pendidikan.
Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan berbagai bantuan di sektor pendidikan. Bantuan yang disalurkan meliputi beasiswa pendidikan, bantuan honor bagi Guru Tidak Tetap/Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT), serta bantuan sarana dan prasarana pendidikan kepada 15 Raudhatul Athfal (RA) di Kabupaten Tulungagung.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan tahap kedua dari program kerja sama BAZNAS dan Kementerian Agama. Sebelumnya, sebanyak 19 Raudhatul Athfal (RA) telah menerima bantuan serupa. Dengan demikian, kolaborasi kedua lembaga ini terus diwujudkan secara nyata melalui program-program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dunia pendidikan.
Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan masyarakat tidak dapat dicapai jika hanya dilakukan oleh satu atau dua lembaga saja. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor merupakan kunci agar program pemberdayaan mampu berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas.
"Pemberdayaan ekonomi umat akan berjalan lebih kuat dan berkelanjutan apabila dikerjakan secara bersama-sama. Mari kita bergandeng tangan, melibatkan OPD, perguruan tinggi, Kementerian Agama, dan berbagai pihak lainnya. Kementerian Agama memiliki jaringan hingga KUA dan para penyuluh agama, BAZNAS memiliki dukungan permodalan, perguruan tinggi memiliki keahlian dan pendampingan, sedangkan OPD memiliki berbagai program serta anggaran pelatihan. Ketika seluruh potensi tersebut disatukan, akan lahir kekuatan yang luar biasa untuk memberdayakan masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa semangat kolaborasi menjadi fondasi penting dalam membangun kemandirian ekonomi umat. Dengan menggabungkan sumber daya, keahlian, dan jaringan dari berbagai institusi, program pemberdayaan akan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Mohamad Afif Fauzi, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi yang telah dibangun tidak hanya berhenti pada penandatanganan perjanjian, tetapi terus berkembang menjadi kemitraan yang harmonis dan produktif.
"Mudah-mudahan kerja sama ini seperti manten baru, selalu baik, harmonis, dan mesra. Semoga sinergi antara Kementerian Agama dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus terjaga sehingga mampu menghadirkan lebih banyak manfaat bagi umat dan masyarakat Kabupaten Tulungagung," ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung optimistis dapat memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonomi umat serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antar lembaga diharapkan menjadi model kolaborasi yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan sosial, ekonomi, dan pendidikan di Kabupaten Tulungagung.
BAZNAS Kabupaten Tulungagung turut mengajak masyarakat untuk turut peduli dan ikut berpartisipasi dalam membangun Tulungagung yang lebih sejahtera melalui zakat, infak, dan sedekah. Mari bersama menghadirkan manfaat bagi sesama.
Klik disini -> Berbagi bersama BAZNAS
BERITA09/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Jangan Sampai Terlambat! Pendaftaran Beasiswa SKSS Tahun 2026 Segera Berakhir
Tulungagung - Waktu pendaftaran Program Beasiswa Pendidikan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026 dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung semakin mendekati batas akhir. Bagi calon mahasiswa dan mahasiswa khususnya dari keluarga kurang mampu yang belum mendaftarkan diri, segera manfaatkan kesempatan ini sebelum masa pendaftaran resmi ditutup.
Masih terbuka kesempatan bagi calon mahasiswa baru Kabupaten Tulungagung untuk bergabung menjadi penerima Beasiswa Pendidikan S1 melalui Program SKSS Tahun 2026. Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung generasi muda dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Melalui Program SKSS, para penerima beasiswa akan memperoleh bantuan biaya pendidikan berupa Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp2.000.000 setiap semester selama maksimal delapan semester. Selain bantuan biaya kuliah, mahasiswa juga akan mendapatkan pembinaan, pendampingan mentor, serta berbagai kegiatan pengembangan diri sebagai bekal untuk menjadi lulusan yang unggul dan berkarakter.
Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang berdomisili di Kabupaten Tulungagung dan memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, calon pendaftar diharapkan segera melengkapi dokumen yang dibutuhkan dan memastikan seluruh berkas telah dikirimkan sebelum masa pendaftaran berakhir.
BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengimbau kepada seluruh calon pendaftar agar tidak menunggu hingga hari terakhir. Mempersiapkan dan mengirimkan berkas lebih awal akan memberikan waktu yang cukup apabila terdapat dokumen yang perlu diperbaiki atau dilengkapi selama proses verifikasi administrasi.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran Program Beasiswa SKSS Tahun 2026 akan ditutup pada tanggal 15 Juli 2026. Setelah masa pendaftaran berakhir, proses akan dilanjutkan dengan seleksi administrasi, tes tulis, dan wawancara bagi peserta yang dinyatakan lolos pada tahap berikutnya.
Program Beasiswa SKSS telah membantu banyak mahasiswa meraih cita-cita menjadi sarjana dan menjadi harapan baru bagi keluarga mereka. Kesempatan yang sama kini masih terbuka bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung yang memenuhi persyaratan dan memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Informasi mengenai persyaratan, mekanisme, serta panduan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi BAZNAS Kabupaten Tulungagung di Pemberitahuan BAZNAS, calon pendaftar dapat memperoleh informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan administrasi, hingga tahapan seleksi. Apabila masih membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Person melalui WhatsApp di 0859-6290-5701.
Segera lengkapi persyaratan, kirimkan berkas pendaftaran, dan manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. satu langkah kecil yang diambil hari ini menjadi awal perjalanan meraih gelar sarjana bersama BAZNAS Kabupaten Tulungagung serta membawa perubahan besar bagi masa depan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
Ikuti terus media sosial resmi BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk informasi lebih lanjut:> Instagram: @baznaskabtulungagung> Facebook: @baznaskabtulungagung> Tiktok: @baznaskabtulungagung
BERITA08/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Hingga Pelosok Pucanglaban, BAZNAS Tulungagung Pastikan Bantuan Diterima oleh yang Paling Membutuhkan
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali melaksanakan kegiatan monitoring kepada para penerima Program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara di wilayah Kecamatan Pucanglaban, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam memastikan pendistribusian dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan berjalan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh para penerima manfaat.
Program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara merupakan salah satu program sosial BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang diperuntukkan bagi masyarakat lanjut usia atau mereka yang hidup sebatangkara dan mengalami keterbatasan ekonomi. Bantuan tersebut disalurkan setiap tiga bulan sekali oleh relawan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam bentuk uang tunai sebesar Rp900.000 kepada masing-masing penerima manfaat.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., berdialog langsung dengan para penerima manfaat. Beliau memastikan bahwa bantuan yang telah disalurkan benar-benar diterima oleh penerima, sekaligus menanyakan nominal bantuan yang diterima sebagai bentuk evaluasi terhadap proses pendistribusian.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., mengatakan bahwa program ini telah berjalan selama bertahun-tahun. Namun, dirinya baru berkesempatan melakukan monitoring secara langsung kepada para penerima manfaat.
"Program ini sebenarnya sudah berjalan bertahun-tahun. Hanya saja saya sendiri belum pernah melakukan monitoring secara langsung. Karena itu, saya ingin melihat sendiri kondisi para penerima manfaat serta memastikan apakah mereka benar-benar layak menerima bantuan ini," ujar Suyadi.
Ia menambahkan bahwa Program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara merupakan bentuk kepedulian jangka panjang kepada masyarakat yang hidup dalam kondisi serba keterbatasan. Selama masih memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat, bantuan tersebut akan terus diberikan.
"Insyaallah bantuan ini akan terus diberikan kepada mereka seumur hidup atau sampai mereka meninggal dunia selama BAZNAS masih ada. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan hidup sehari-hari dan menjadi bukti bahwa zakat yang dititipkan oleh para muzaki benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," tambahnya.
Melalui kesempatan tersebut, Suyadi juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada saudara-saudara yang hidup dalam kesulitan dan keterbatasan.
"Mari kita tingkatkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang hidup dalam kesulitan dan serba keterbatasan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang kita tunaikan, insyaallah kita dapat menghadirkan harapan dan membantu meringankan beban mereka," pungkasnya.
Salurkan zakat, infak, maupun sedekah Anda secara mudah melalui kabtulungagung.baznas.go.id
atau melalui rekening BSI 7137 892 353 an. Baznas Zakat Tulungagung.
BERITA07/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Terus Pastikan Manfaat Zakat Tepat Sasaran, Ketua BAZNAS Tulungagung Monitoring Penerima Bantuan di Tanggunggunung
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus memperkuat komitmennya dalam memastikan pendistribusian dana zakat berjalan secara tepat sasaran melalui kegiatan monitoring kepada penerima Program. Kali ini, monitoring dilaksanakan kepada para penerima manfaat program Bantuan Biaya Hidup Fakir Miskin Sebatangkara di wilayah Kecamatan Tanggunggunung (30/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., bersama jajaran BAZNAS serta didampingi perangkat desa setempat. Monitoring dilakukan dengan mengunjungi langsung para penerima manfaat guna memastikan bantuan benar-benar diterima oleh pihak yang berhak sekaligus melihat secara langsung kondisi kehidupan mereka.
Program Bantuan Biaya Hidup Fakir Miskin Sebatangkara merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat yang diperuntukkan bagi masyarakat lanjut usia (lansia) yang hidup dalam kondisi serba terbatas. Melalui program ini, setiap penerima memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp900.000 yang disalurkan setiap tiga bulan sekali selama penerima masih hidup atau hingga meninggal dunia.
Di Kecamatan Tanggunggunung, program ini menjangkau 12 penerima manfaat. Pada monitoring kali ini, BAZNAS mengunjungi empat penerima manfaat, yakni Mbah Sailah dan Mbah Katimen warga Desa Jengglungharjo, serta Mbah Supeno dan Mbah Sumilah warga Desa Pakisrejo.
Sementara itu, monitoring kepada penerima manfaat lainnya akan ditindaklanjuti secara bertahap oleh jajaran pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Secara keseluruhan, Program Bantuan Biaya Hidup Fakir Miskin Sebatangkara saat ini telah menjangkau 193 penerima manfaat yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Tulungagung.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., menjelaskan bahwa penetapan penerima bantuan dilakukan melalui proses seleksi dan verifikasi yang matang agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
"Program ini diprioritaskan bagi para lansia berusia 60 tahun ke atas yang hidup sebatangkara, tinggal sendirian, tidak memiliki penghasilan tetap, serta tidak mendapatkan perhatian maupun dukungan dari keluarga. Namun demikian, kami tidak hanya terpaku pada kategori tersebut. BAZNAS juga melakukan berbagai pertimbangan lain, seperti kondisi kesehatan, kemampuan dalam menjalani aktivitas sehari-hari, serta kondisi sosial dan ekonomi mereka. Semua itu kami lakukan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan," ujar Suyadi.
Menurutnya, kegiatan monitoring menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas sekaligus mengevaluasi efektivitas program pendistribusian zakat. Dengan turun langsung ke lapangan, BAZNAS dapat memastikan bahwa bantuan yang berasal dari para muzaki benar-benar memberikan manfaat nyata bagi mustahik.
Selain sebagai bentuk pengawasan, monitoring juga menjadi sarana untuk mengetahui perkembangan kondisi para penerima manfaat sehingga apabila ditemukan kebutuhan lain yang mendesak, BAZNAS dapat melakukan tindak lanjut sesuai kemampuan dan program yang dimiliki.
Suyadi berharap semangat kepedulian sosial masyarakat terus tumbuh sehingga semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tulungagung untuk terus meningkatkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang hidup dalam kesulitan, khususnya para lansia dan masyarakat yang serba terbatas. Zakat, infak, dan sedekah yang kita tunaikan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka, tetapi juga menjadi jalan menghadirkan keberkahan dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat."
Penyaluran dapat dilakukan secara mudah melalui laman kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat
atau melalui rekening BSI 7137 892 353 an. Baznas Zakat Tulungagung.
Setiap amanah yang dititipkan akan disalurkan secara profesional, transparan, dan tepat sasaran kepada para mustahik di Kabupaten Tulungagung.
BERITA01/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Peringati Muharram: BAZNAS, LAZ dan Kemenag Tulungagung Gelar Lebaran Yatim dan Disabilitas
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung turut ambil bagian dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung di Masjid Nurul Hikmah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Muharram 1448 Hijriah ini diikuti oleh berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang ada di Kabupaten Tulungagung. Turut hadir dalam kegiatan tersebut seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) serta Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Tulungagung.
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap implementasi program prioritas pemberdayaan ekonomi umat melalui penguatan zakat dan wakaf. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial kepada anak yatim dan penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan senilai Rp13,5 juta. Bantuan diberikan dalam bentuk santunan kepada anak yatim sebesar Rp200 ribu berupa uang tunai dan tas sekolah untuk masing-masing penerima. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan bantuan modal usaha kepada penyandang disabilitas dengan nilai Rp1 juta untuk setiap penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa partisipasi BAZNAS dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program-program sosial dan kemanusiaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.
"BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Agama ini. Momentum Muharram, terutama Hari Asyura, menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian kepada anak yatim, penyandang disabilitas, dan masyarakat yang membutuhkan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki, kami berupaya menghadirkan manfaat nyata dan membantu meringankan beban mereka," ujar Suyadi.
Pelaksanaan kegiatan ini bertepatan dengan 10 Muharram 1448 H yang dikenal sebagai Hari Asyura, salah satu hari yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Selain dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, Hari Asyura juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, berbagi kebahagiaan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak yatim dan kelompok rentan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dan menebarkan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan. Semangat Muharram hendaknya menjadi pengingat bahwa kebaikan sekecil apa pun dapat memberikan dampak besar bagi kehidupan orang lain.
BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Mari bersama-sama menghadirkan lebih banyak kebermanfaatan bagi sesama dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.
Salurkan kebaikan Anda melalui:Klik disini-> Berbagi bersama BAZNAS
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Hadirkan Senyum bagi Yatim dan Disabilitas dalam Forum MUSPADI
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung turut berpartisipasi dalam kegiatan Musyawarah Perempuan, Anak, dan Disabilitas (MUSPADI) yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa pada Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 345 peserta dari berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi perempuan, anak, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya agar terakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesejahteraan kelompok rentan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan berbagai bantuan kepada para penerima manfaat dalam kegiatan tersebut.
Bantuan yang diberikan meliputi santunan kepada 10 anak yatim masing-masing sebesar Rp200.000, bantuan pendidikan jenjang SD kepada 2 siswa masing-masing sebesar Rp250.000, dan bantuan pendidikan jenjang SMP kepada 2 siswa sebesar Rp300.000, serta bantuan modal usaha kepada 6 penyandang disabilitas dengan nominal Rp1.000.000 per orang.
Selain bantuan uang tunai, seluruh penerima manfaat juga mendapatkan paket sembako senilai Rp150.000 per orang. Total dana yang disalurkan oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan ini mencapai Rp12.100.000.
Plt. Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Tika Nifatul Chusna, M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam forum MUSPADI merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.
"MUSPADI menjadi ruang yang sangat penting untuk mendengar dan memahami kebutuhan perempuan, anak, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya. BAZNAS Kabupaten Tulungagung hadir tidak hanya sebagai mitra pembangunan sosial, tetapi juga sebagai lembaga yang berupaya memastikan bantuan dari para muzaki dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para penerima manfaat sekaligus memberikan semangat untuk terus menjalani kehidupan dengan lebih baik," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Kebaikan yang kita tunaikan hari ini dapat menjadi harapan bagi mereka yang sedang membutuhkan.
Mari salurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Klik disini-> Berbagi bersama BAZNAS
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua BAZNAS Tulungagung Monitoring Langsung Penyaluran Bantuan Fakir Miskin Sebatangkara
Tulungagung – Dalam upaya memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., melakukan monitoring sekaligus penyaluran bantuan biaya hidup bagi fakir miskin sebatangkara di sejumlah wilayah Kecamatan Sendang pada Senin (22/6/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap program pendistribusian dana zakat yang telah dihimpun dari masyarakat. Selain menyalurkan bantuan, Suyadi juga memastikan bahwa bantuan diterima langsung oleh para penerima manfaat.
Program bantuan biaya hidup fakir miskin sebatangkara merupakan salah satu program perlindungan sosial yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para lansia yang hidup seorang diri. Melalui program ini, setiap penerima manfaat memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp900.000 yang disalurkan setiap tiga bulan sekali.
Program ini menyasar para lanjut usia (lansia) yang tidak memiliki penghasilan tetap, hidup sebatangkara, serta minim atau bahkan tidak mendapatkan dukungan dari keluarga. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan agar mereka tetap dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak.
Para penerima manfaat yang telah ditetapkan akan terus menerima bantuan tersebut selama memenuhi kriteria program. Bantuan diberikan secara berkelanjutan hingga akhir hayat penerima manfaat atau sampai yang bersangkutan meninggal dunia.
Suyadi mengatakan bahwa monitoring lapangan menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas dan efektivitas penyaluran bantuan.
"Kami ingin memastikan bahwa penyaluran bantuan biaya hidup ini benar-benar tepat sasaran dan diterima langsung oleh para penerima manfaat yang berhak. Monitoring ini tidak hanya kami lakukan di wilayah Kecamatan Sendang saja, tetapi juga akan kami lakukan secara bertahap kepada seluruh penerima manfaat di Kabupaten Tulungagung," ujarnya.
Menurutnya, dana zakat yang dikelola oleh BAZNAS merupakan amanah yang dipercayakan masyarakat kepada lembaga. Oleh karena itu, setiap proses penyaluran harus dilaksanakan secara transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Zakat yang terhimpun di BAZNAS adalah amanah dari masyarakat. Karena itu, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap bantuan benar-benar sampai kepada penerimanya dan memberikan manfaat sesuai dengan tujuan program yang telah ditetapkan," tambahnya.
Melalui kegiatan monitoring ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pendistribusian dana zakat, sehingga kebermanfaatannya semakin dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus berbuat baik dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
Mari berbagi kebaikan dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Tulungagung.
Klik disini-> Berbagi bersama BAZNAS
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Kolaborasi Kebaikan di Bulan Muharram, 50 Anak Yatim Terima Santunan dari BAZNAS, JNE, dan Josh Gandhos
Tulungagung – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersinergi dengan JNE dan Komunitas Josh Gandhos Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan pengajian sekaligus santunan anak yatim di Komplek Liur Grup, Desa Mangunsari, pada Minggu (21/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan tersebut dihadiri oleh para pengurus dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung, JNE Tulungagung, dan Komunitas Josh Gandhos Kabupaten Tulungagung sebagai bentuk sinergi dan kepedulian bersama terhadap anak-anak yatim. Pada kesempatan itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan santunan kepada 50 anak yatim dengan total bantuan sebesar Rp3.000.000,-.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menjelaskan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen lembaga dalam memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak yatim.
“BAZNAS Kabupaten Tulungagung sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh JNE dan Komunitas Josh Gandhos ini. Semoga kolaborasi yang terjalin dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan kita bersama,” ujarnya.
Beliau juga mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan kehadiran kita semua pada hari ini dicatat oleh Allah SWT sebagai amal ibadah yang membawa kemaslahatan, maslahah fid dunya wal akhirah, baik di dunia maupun di akhirat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Josh Gandhos yang juga merupakan Kepala JNE Tulungagung, H. Totok Sugiarto, menyampaikan bahwa momentum bulan Muharram menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.
“Bulan Muharram dikenal sebagai bulannya anak yatim. Alhamdulillah, pada kesempatan ini kita dapat melaksanakan kegiatan santunan anak yatim sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kepada sesama,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung atas sinergi dan dukungannya sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi anak-anak yatim,” lanjutnya.
Kepada para penerima santunan, H. Totok berpesan agar terus semangat dalam menuntut ilmu dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa.
“Semoga anak-anak yatim yang hadir hari ini semakin rajin belajar, tumbuh menjadi generasi yang cerdas, adil, makmur, dan sejahtera serta mampu menjadi penerus bangsa yang membanggakan,” pesannya.
Melalui momentum Tahun Baru Islam 1448 H ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat solidaritas kepada sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan.
Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung agar semakin banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
Klik disini-> Berbagi bersama BAZNAS
BERITA22/06/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Kuliah Impian Tanpa Khawatir Biaya, Beasiswa SKSS BAZNAS Tulungagung Resmi Dibuka
Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung. Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) BAZNAS Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 resmi dibuka.
Program beasiswa jenjang Strata 1 (S1) ini merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah berjalan selama sembilan tahun. Melalui program ini, BAZNAS terus berkomitmen membantu keluarga kurang mampu agar memiliki setidaknya satu anggota keluarga yang dapat menempuh pendidikan tinggi dan meraih gelar sarjana.
SKSS hadir sebagai wujud nyata pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Program ini diharapkan mampu membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi para penerima manfaat dan keluarganya.
Khusus untuk Masyarakat dan Perguruan Tinggi di Tulungagung
Beasiswa SKSS Tahun 2026 diperuntukkan khusus bagi calon mahasiswa yang memiliki identitas atau Kartu Keluarga (KK) berdomisili di Kabupaten Tulungagung.
Selain itu, perguruan tinggi yang dipilih untuk mengikuti program ini juga harus berada di wilayah Kabupaten Tulungagung. Ketentuan ini dibuat agar manfaat program dapat lebih fokus dirasakan oleh masyarakat Tulungagung serta mendukung pengembangan pendidikan tinggi di daerah.
Para peserta dapat memilih berbagai program studi sesuai minat, bakat, dan potensi yang dimiliki. Dengan demikian, penerima beasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri pada bidang yang mereka cita-citakan.
Setiap tahunnya, Program SKSS menjaring 20 mahasiswa terpilih untuk mendapatkan bantuan pendidikan dan pembinaan selama masa perkuliahan.
Bantuan UKT dan Pembinaan Berkelanjutan
Penerima Beasiswa SKSS akan memperoleh bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp2.000.000 per mahasiswa setiap semesternya selama empat tahun masa studi.
Tidak hanya itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga memberikan pembinaan rutin kepada seluruh penerima manfaat. Pembinaan tersebut meliputi penguatan karakter, kepemimpinan, integritas, kepedulian sosial, wawasan keislaman, hingga pengembangan kapasitas diri agar mahasiswa siap menjadi generasi yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat.
Telah Menghasilkan Puluhan Sarjana
Selama sembilan tahun pelaksanaannya, Program SKSS telah memberikan manfaat kepada 156 mahasiswa dari berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung.
Dari jumlah tersebut, 89 mahasiswa telah berhasil lulus dan menyandang gelar sarjana, sementara 67 mahasiswa lainnya masih aktif menempuh pendidikan diberbagai perguruan tinggi.
Segera Daftar dan Raih Kesempatan Emas Ini
BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak para lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari keluarga kurang mampu yang memenuhi persyaratan untuk segera memanfaatkan kesempatan ini. Jangan lewatkan peluang menjadi bagian dari keluarga besar penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) BAZNAS Kabupaten tulungagung Tahun 2026.
Periode pendaftaran dibuka mulai 15 Juni hingga 15 Juli 2026. Selama periode tersebut, calon peserta yang memenuhi persyaratan dapat melakukan pendaftaran dan melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Panduan dan informasi lengkap pendaftaran dapat diakses melalui -> Beasiswa SKSS 2026
Contact person WhatsApp: 0859-6290-5701
Jangan sampai ketinggalan kesempatan berharga ini. Persiapkan berkas terbaikmu dan wujudkan impian menjadi sarjana bersama BAZNAS Kabupaten Tulungagung.
BERITA17/06/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Didampingi Plt. Ketua TP PKK, BAZNAS Tulungagung Serahkan Bantuan Biaya Hidup untuk Lansia Dhuafa
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan biaya hidup bagi fakir miskin. Pada Kamis (11/6/2026), bantuan disalurkan kepada dua penerima manfaat, yakni Mbah Tumini, warga Dusun Irunggunan RT 03 RW 01 Desa Panggungrejo, serta Mbah Lasemi, warga Dusun Bebekan RT 01 RW 01 Desa Balerejo, Kecamatan Kauman.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung secara langsung dan didampingi oleh Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Tulungagung, Ibu Yuyun Ahmad Baharudin, bersama jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Camat Kauman.
Program bantuan biaya hidup ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Tulungagung terhadap masyarakat lanjut usia yang hidup dalam kondisi serba keterbatasan. Para penerima manfaat merupakan lansia yang tidak memiliki penghasilan tetap, serta tidak memiliki keluarga yang menopang kebutuhan hidup sehari-hari, atau hidup seorang diri.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan pada hari ini hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan penerima manfaat program bantuan biaya hidup yang dikelola oleh BAZNAS.
"Penyaluran hari ini diberikan kepada dua penerima manfaat di Kecamatan Kauman. Namun secara keseluruhan, program bantuan biaya hidup BAZNAS Kabupaten Tulungagung menjangkau 186 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Tulungagung. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp900.000 yang disalurkan setiap tiga bulan sekali," jelasnya.
Lebih lanjut, Suyadi menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai bentuk pendampingan jangka panjang bagi para lansia dhuafa yang sangat membutuhkan perhatian dan dukungan.
"Bantuan ini akan terus diberikan sepanjang hidup penerima manfaat atau sampai yang bersangkutan meninggal dunia. Kami berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan hidup sehari-hari para lansia yang selama ini hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan," tambahnya.
Menurutnya, banyak penerima manfaat program ini yang belum tersentuh bantuan pemerintah karena berbagai keterbatasan administrasi. Tidak sedikit dari mereka yang tidak memiliki dokumen kependudukan seperti KTP maupun Kartu Keluarga sehingga sulit mengakses berbagai program bantuan sosial yang tersedia.
Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupaya hadir untuk mengisi ruang-ruang kebutuhan masyarakat yang belum terjangkau, sekaligus memastikan bahwa para lansia dhuafa tetap mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak.
BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada para lansia dan masyarakat dhuafa yang hidup dalam keterbatasan.
"Setiap zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS akan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan. Mari bersama-sama menjadi bagian dari kebaikan ini. Kepedulian yang kita tunaikan hari ini dapat menjadi harapan dan penyambung kehidupan bagi mereka yang hidup dalam kesulitan," ungkap Suyadi.
Masyarakat yang ingin turut berpartisipasi dalam program-program kemanusiaan dan pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dapat menyalurkan zakat, infak, atau sedekah melalui laman:
Klik disini-> Berbagi bersama BAZNAS
Karena bagi sebagian orang, bantuan yang kita tunaikan mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan, bantuan tersebut dapat menjadi harapan yang sangat berarti untuk melanjutkan kehidupan.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Kabar Gembira! Beasiswa SKSS BAZNAS Tulungagung 2026 Segera Dibuka!
Tulungagung – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung, khususnya para pelajar dan calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) BAZNAS Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 akan segera dibuka.
Program beasiswa jenjang Strata 1 (S1) yang telah berjalan selama sembilan tahun ini menjadi salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Melalui program ini, BAZNAS berupaya mewujudkan harapan agar setiap keluarga kurang mampu di Kabupaten Tulungagung memiliki setidaknya satu anggota keluarga yang mampu meraih gelar sarjana.
Program SKSS diperuntukkan khusus bagi mahasiswa yang berdomisili atau bertempat tinggal di Kabupaten Tulungagung. Setiap tahunnya, sebanyak 20 mahasiswa terpilih mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan S1 di lima perguruan tinggi yang berada di Kabupaten Tulungagung dengan berbagai pilihan program studi sesuai minat dan bakat masing-masing.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan para penerima manfaat, BAZNAS Kabupaten Tulungagung memberikan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp2.000.000 per mahasiswa pada setiap semesternya selama masa studi hingga empat tahun perkuliahan.
Namun, Program SKSS tidak hanya berfokus pada bantuan biaya pendidikan semata. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga memberikan pembinaan secara berkelanjutan kepada para penerima beasiswa. Melalui berbagai kegiatan pengembangan diri, mahasiswa dibekali dengan pembentukan karakter, penguatan nilai integritas, kepemimpinan, semangat kepedulian sosial, serta wawasan kehidupan yang lebih luas. Pembinaan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan siap menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.
Capaian Program SKSS hingga saat ini menunjukkan hasil yang membanggakan. Sejak pertama kali dilaksanakan, program ini telah memberikan manfaat kepada 156 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, 89 mahasiswa telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan menyandang gelar sarjana, sementara 67 mahasiswa lainnya masih aktif menempuh perkuliahan di berbagai perguruan tinggi.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa zakat yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan. Program ini tidak hanya membantu individu penerima manfaat, tetapi juga membuka peluang perubahan ekonomi bagi keluarga mereka di masa depan.
Bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung yang ingin mengikuti Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026, diharapkan mulai mempersiapkan diri sejak sekarang dan melengkapi berbagai persyaratan yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
Jangan sampai ketinggalan informasi pendaftaran Beasiswa SKSS Tahun 2026. Pantau terus dan ikuti seluruh media resmi BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai jadwal, persyaratan, serta mekanisme pendaftaran program beasiswa ini.
> Instagram: @baznaskabtulungagung> Facebook: @baznaskabtulungagung> Tiktok: @baznaskabtulungagung
Siapkan diri, raih kesempatan, dan wujudkan impian menjadi sarjana bersama BAZNAS Kabupaten Tulungagung.
BERITA09/06/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Peduli Lingkungan Sehat, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Sosial Rp20 Juta pada Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar manfaat kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial senilai Rp20,5 juta pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang diselenggarakan di RT 003/RW 009, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung, Jumat (5/6).
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Deklarasi Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumbernya yang dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, lembaga, komunitas, dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan sejumlah bantuan yang terdiri dari santunan kepada anak yatim, bantuan modal usaha untuk kelompok bank sampah, serta bantuan 20 unit tempat sampah. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi para penerima sekaligus mendukung upaya pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
Plt. Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Tika Nifatul Chusna, M.Pd., menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mengintegrasikan program sosial dengan program pemberdayaan masyarakat.
“Pada momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan sosial dengan total nilai Rp20,5 juta. Bantuan tersebut terdiri dari santunan kepada anak yatim, bantuan modal usaha bagi kelompok bank sampah, serta bantuan 20 unit tempat sampah. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., menyampaikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat terus diupayakan untuk memberikan dampak yang luas melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun lingkungan.
“BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui dukungan para muzaki dan munfik, kami dapat menyalurkan bantuan yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif sehingga mampu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, bantuan modal usaha kepada kelompok bank sampah menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan. Selain membantu mengurangi permasalahan sampah, program tersebut juga berpotensi menciptakan nilai ekonomi bagi warga. Di sisi lain, bantuan tempat sampah diharapkan dapat meningkatkan budaya pemilahan sampah dari sumbernya sebagai langkah awal menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Melalui berbagai program yang dijalankan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus berupaya menjadi jembatan kebaikan antara para pemberi manfaat dan masyarakat yang membutuhkan. Keberhasilan program-program tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
Untuk itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta dalam berbagi kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap kontribusi yang diberikan akan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu sesama, memberdayakan masyarakat, dan membangun Kabupaten Tulungagung yang lebih sejahtera.
Mari salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung:
Klik disini-> Berbagi bersama BAZNAS
dan jadilah bagian dari gerakan kebaikan untuk mewujudkan Tulungagung yang semakin maju, peduli, dan sejahtera.
BERITA08/06/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, BAZNAS Tulungagung Perkuat Aksi Sosial dan Kepedulian Lingkungan
Tulungagung – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, BAZNAS Kabupaten Tulungagung turut ambil bagian dalam kegiatan Deklarasi Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumbernya yang digelar pada Jumat (5/6) di RT 003/RW 009, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung.
Kegiatan yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., bersama Deputi Penanggung Jawab Pengelolaan Limbah B3 Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Tri Hariadi, jajaran Forkopimda Tulungagung, Kepala UPT Bapenda Provinsi Jawa Timur, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung beserta jajaran, kepala perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Tulungagung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Tulungagung, Forum Komunitas Hijau Kabupaten Tulungagung, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, perwakilan Sekolah Adiwiyata, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menegaskan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk membangun aksi nyata dalam menghadapi ancaman perubahan iklim dan persoalan sampah yang semakin kompleks.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat. Kehadiran BAZNAS menjadi wujud nyata sinergi antara program sosial dan kepedulian terhadap lingkungan yang berkelanjutan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab lembaga dalam mendukung program pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada aspek sosial dan ekonomi, tetapi juga lingkungan.
“BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus mendukung berbagai gerakan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengelolaan lingkungan yang baik merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan kehidupan yang sehat, bersih, dan sejahtera. Karena itu, kami siap bersinergi dengan pemerintah dan elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Tika Nifatul Chusna, M.Pd., menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut BAZNAS turut menyalurkan berbagai bantuan sosial dengan total nilai Rp20,5 juta.
“Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan sosial senilai Rp20,5 juta yang terdiri dari santunan kepada anak yatim, bantuan modal usaha bagi kelompok bank sampah, serta bantuan 20 unit tempat sampah. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kolaborasi antara pemerintah, lembaga, komunitas, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Selain itu, gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumbernya diharapkan mampu menjadi budaya baru di tengah masyarakat, sehingga dapat mengurangi volume sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
BERITA08/06/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Pendaftaran Dibuka! Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung Periode 2026–2031 Resmi Dimulai
Tulungagung – Panitia Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung resmi membuka pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung Periode 2026-2031. Seleksi ini dilaksanakan untuk menjaring calon pimpinan yang memiliki integritas, kapabilitas, serta komitmen dalam mengembangkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung.
Pembukaan seleksi tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung guna memastikan keberlanjutan pengelolaan dana zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip syariah.
Dalam seleksi kali ini, Panitia Seleksi membuka kebutuhan sebanyak lima orang pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang akan bertugas pada masa bakti 2026-2031. Para pimpinan terpilih nantinya diharapkan mampu memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pemberdayaan umat.
Pendaftaran dibuka mulai 2 Juni hingga 16 Juni 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman:Klik disini -> Sistem Informasi Zakat
Seluruh proses seleksi akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan guna memperoleh kandidat terbaik yang mampu mengemban amanah pengelolaan zakat di Kabupaten Tulungagung.
Masyarakat yang memenuhi persyaratan dan berminat mengikuti seleksi dapat mengakses informasi lengkap terkait pengumuman seleksi, persyaratan, tahapan seleksi, serta formulir pernyataan melalui laman:Klik -> Pemberitahuan BAZNAS
Panitia Seleksi mengundang putra-putri terbaik Kabupaten Tulungagung yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam proses seleksi tersebut.
Melalui proses seleksi yang terbuka dan objektif, diharapkan akan terpilih pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang mampu memperkuat tata kelola zakat serta meningkatkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tulungagung.
BERITA03/06/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung dan Pemda Salurkan Puluhan Hewan Kurban, Tebar Kepedulian hingga Pelosok
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyerahkan bantuan sedekah daging secara simbolis kepada sejumlah lembaga keagamaan dan organisasi masyarakat di Kabupaten Tulungagung, Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menumbuhkan nilai kepedulian sosial serta semangat kebersamaan menjelang Hari Raya Iduladha.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, MM., didampingi jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung serta dinas terkait. Bantuan yang disalurkan berupa hewan hidup dalam kondisi sehat, aktif, dan tidak cacat.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 27 ekor sapi diserahkan, termasuk 1 ekor sapi limosin berbobot 1 ton 50 kilogram yang merupakan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta 17 ekor sapi yang berasal dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung.
Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, MM., menyampaikan bahwa momentum Iduladha menjadi sarana penting untuk memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Melalui momentum kurban ini, kita ingin memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. Pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat berharap bantuan hewan kurban ini dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., mengatakan bahwa program sedekah daging merupakan bentuk nyata kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah yang jarang menerima distribusi hewan kurban.
Ia menjelaskan bahwa BAZNAS Tulungagung tidak hanya menyalurkan bantuan sedekah daging berupa hewan sapi, tetapi juga menyalurkan 16 ekor kambing yang berasal dari donasi masyarakat. Hewan tersebut kemudian disalurkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung, termasuk daerah pelosok agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata.
“Alhamdulillah, amanah dari masyarakat terus kami salurkan kepada yang berhak menerima. Tidak hanya sapi, tahun ini kami juga menyalurkan 16 ekor kambing hasil donasi masyarakat. Distribusi dilakukan hingga ke wilayah pelosok agar masyarakat yang membutuhkan juga dapat merasakan kebahagiaan Iduladha,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat terus meningkat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak masyarakat untuk terus menebar manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah agar semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu.
Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA29/05/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Puluhan RA di Bawah Naungan Kemenag
Tulungagung - BANZAS Kabupaten Tulungagung bersinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan sosialisasi dan pentasyarufan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung dan dihadiri oleh jajaran Raudhatul Athfal (RA) di bawah lingkup Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan kepada 19 Raudhatul Athfal (RA) sebagai bagian dari penyaluran tahap pertama. Secara keseluruhan, program ini nantinya akan menyasar 34 RA di Kabupaten Tulungagung.
Bantuan yang diberikan meliputi berbagai sektor kebutuhan pendidikan, mulai dari beasiswa, bantuan honor guru GTT/PTT, hingga bantuan sarana dan prasarana pendidikan. Masing-masing RA menerima bantuan senilai Rp1.500.000,- sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan lembaga pendidikan Islam di Tulungagung.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., dalam sambutannya menjelaskan bahwa program pentasyarufan ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang pendidikan.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan oleh BAZNAS Tulungagung tidak hanya berfokus pada bidang pendidikan saja, melainkan juga mencakup bidang lain. Salah satunya yaitu program bantuan biaya hidup sebatangkara bagi para lansia yang hidup sendiri tanpa penghasilan maupun dukungan keluarga. Menurutnya, sebagian besar penerima manfaat program tersebut bahkan tidak memiliki identitas kependudukan sehingga tidak dapat memperoleh bantuan dari pemerintah.
“Ada sekitar 200 lansia yang telah kami bantu hingga beliau wafat. Kalau tidak ada yang membayar zakat dan infaknya melalui BAZNAS, lalu bagaimana nasib mereka nantinya?” ungkapnya.
Ia berharap kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah terus meningkat agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu melalui berbagai program yang dijalankan BAZNAS Tulungagung.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Mohamad Afif Fauzi, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penghimpunan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Tulungagung. Beliau juga mengungkapkan rasa syukur karena hampir seluruh ASN di lingkungan Kantor Kemenag Tulungagung telah menunaikan zakat maupun infaknya melalui BAZNAS Tulungagung.
Menurutnya, keberhasilan program pentasyarufan tidak terlepas dari keseimbangan antara penghimpunan dan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah.
“Di BAZNAS Tulungagung ini kalau tidak ada yang setor zakat dan infak, maka tidak ada yang ditasyarufkan. Jadi antara penghimpunan dan pendistribusian harus seimbang,” ujarnya.
Beliau menambahkan, apabila nantinya masih terdapat ASN yang belum menunaikan zakat profesi, maka pihaknya melalui bagian ZAWA akan menginstruksikan agar pembayaran zakat profesi dapat disalurkan melalui BAZNAS Tulungagung.
Selain itu, Mohamad Afif Fauzi turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung atas kerja sama dan kontribusi yang selama ini telah diberikan dalam membantu masyarakat Kabupaten Tulungagung.
Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang peduli dan ikut berpartisipasi dalam membangun Tulungagung yang lebih sejahtera melalui zakat, infak, dan sedekah.
Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung, untuk bersama menghadirkan manfaat bagi sesama.
Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA22/05/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Genjot Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Eks Kawedanan Campurdarat
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar Sosialisasi dan Optimalisasi Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) se-Eks Kawedanan Campurdarat di Aula Kantor Kecamatan Pakel, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kembali penghimpunan dana ZIS, khususnya di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN).
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tulungagung, Kasi Zakat dan Wakaf (Zawa) Kementerian Agama Tulungagung, para camat se-Eks Kawedanan Campurdarat, Koordinator Wilayah UPA-SP, kepala sekolah SD, hingga kepala puskesmas se-Eks Kawedanan Campurdarat.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Tulungagung yang diwakilkan oleh Wakil Ketua I, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa pada masa sebelumnya BAZNAS Tulungagung pernah menjadi rujukan berbagai BAZNAS kabupaten/kota lain untuk studi tiru. Namun, menurutnya, saat ini penghimpunan dana ZIS di Tulungagung mulai tertinggal dibandingkan daerah lain.
“Dulu BAZNAS Tulungagung sering menjadi tujuan studi tiru dari daerah lain. Namun sekarang justru mulai tertinggal, terutama dalam penghimpunan dana ZIS. Karena itu, sosialisasi seperti ini sangat penting untuk kembali mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Tulungagung, H. Makrus Manan, S.P., M.M., menegaskan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap pengoptimalan penghimpunan ZIS melalui lembaga resmi, yakni BAZNAS Kabupaten Tulungagung.
Ia berharap penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung dapat kembali meningkat dan berjalan lebih optimal. Selain itu, pihaknya juga meminta para camat untuk turut aktif membantu penguatan penghimpunan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di wilayah masing-masing.
“Kami dari pemerintah daerah sangat mendukung optimalisasi ZIS melalui lembaga resmi pemerintah seperti BAZNAS Tulungagung. Kami juga memohon sekaligus menginstruksikan kepada para camat agar membantu pengoptimalan zakat melalui UPZ-UPZ yang ada di bawahnya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh UPZ di wilayah Eks Kawedanan Campurdarat semakin kuat sehingga penghimpunan dana ZIS dapat meningkat dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai bentuk kemudahan layanan, para ASN atau masyarakat dapat menunaikan zakat dan sedekah secara online melalui tautan berikut:
Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA13/05/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Dorong Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Kawedanan Ngunut
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Sosialisasi dan Optimalisasi Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) se-Eks Kawedanan Ngunut. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wilis UPT Balai Kerja Kabupaten Tulungagung pada Selasa (28/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kepala Dinas Kesehatan, para camat se-eks Kawedanan Ngunut, koordinator wilayah UPA-SP, kepala sekolah SD, serta kepala puskesmas se-eks Kawedanan Ngunut. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat penghimpunan ZIS, khususnya di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan penghimpunan ZIS. Ia mengajak seluruh peserta untuk mulai berkontribusi sesuai kemampuan.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap Bapak/Ibu semua tergugah untuk berzakat, berinfak, maupun bersedekah melalui BAZNAS. Jika belum mampu berzakat, maka bersedekahlah seikhlasnya. Insyaallah, apa yang ditunaikan akan kembali memberi manfaat, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Suyadi menjelaskan bahwa dana ZIS yang dihimpun akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program BAZNAS. Salah satunya adalah program bantuan biaya hidup bagi fakir miskin sebatang kara, yang menyasar lansia tanpa keluarga dan tanpa penghasilan tetap. Ia menambahkan, banyak dari mereka yang belum terjangkau bantuan pemerintah karena tidak memiliki identitas resmi seperti KTP atau Kartu Keluarga.
“Jika penghimpunan ZIS tidak optimal, maka keberlangsungan bantuan bagi mereka tentu akan terancam. Di sinilah pentingnya peran kita bersama,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap kesadaran dan partisipasi ASN serta masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat.
Sebagai bentuk kemudahan layanan, masyarakat dapat menunaikan zakat dan sedekah secara daring melalui tautan berikut:
Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA28/04/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.
Lihat Daftar Rekening →