WhatsApp Icon
Pendaftaran Dibuka! Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung Periode 2026–2031 Resmi Dimulai

TulungagungPanitia Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung resmi membuka pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung Periode 2026-2031. Seleksi ini dilaksanakan untuk menjaring calon pimpinan yang memiliki integritas, kapabilitas, serta komitmen dalam mengembangkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung.

Pembukaan seleksi tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung guna memastikan keberlanjutan pengelolaan dana zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip syariah.

Dalam seleksi kali ini, Panitia Seleksi membuka kebutuhan sebanyak lima orang pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang akan bertugas pada masa bakti 2026-2031. Para pimpinan terpilih nantinya diharapkan mampu memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pemberdayaan umat.

Pendaftaran dibuka mulai 2 Juni hingga 16 Juni 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman:
Klik disini -> Sistem Informasi Zakat

Seluruh proses seleksi akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan guna memperoleh kandidat terbaik yang mampu mengemban amanah pengelolaan zakat di Kabupaten Tulungagung.

Masyarakat yang memenuhi persyaratan dan berminat mengikuti seleksi dapat mengakses informasi lengkap terkait pengumuman seleksi, persyaratan, tahapan seleksi, serta formulir pernyataan melalui laman:
Klik -> Pemberitahuan BAZNAS

Panitia Seleksi mengundang putra-putri terbaik Kabupaten Tulungagung yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam proses seleksi tersebut.

Melalui proses seleksi yang terbuka dan objektif, diharapkan akan terpilih pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang mampu memperkuat tata kelola zakat serta meningkatkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tulungagung.

03/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung dan Pemda Salurkan Puluhan Hewan Kurban, Tebar Kepedulian hingga Pelosok

Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyerahkan bantuan sedekah daging secara simbolis kepada sejumlah lembaga keagamaan dan organisasi masyarakat di Kabupaten Tulungagung, Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menumbuhkan nilai kepedulian sosial serta semangat kebersamaan menjelang Hari Raya Iduladha.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, MM., didampingi jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung serta dinas terkait. Bantuan yang disalurkan berupa hewan hidup dalam kondisi sehat, aktif, dan tidak cacat.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 27 ekor sapi diserahkan, termasuk 1 ekor sapi limosin berbobot 1 ton 50 kilogram yang merupakan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta 17 ekor sapi yang berasal dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, MM., menyampaikan bahwa momentum Iduladha menjadi sarana penting untuk memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Melalui momentum kurban ini, kita ingin memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. Pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat berharap bantuan hewan kurban ini dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., mengatakan bahwa program sedekah daging merupakan bentuk nyata kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah yang jarang menerima distribusi hewan kurban.

Ia menjelaskan bahwa BAZNAS Tulungagung tidak hanya menyalurkan bantuan sedekah daging berupa hewan sapi, tetapi juga menyalurkan 16 ekor kambing yang berasal dari donasi masyarakat. Hewan tersebut kemudian disalurkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung, termasuk daerah pelosok agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata.

“Alhamdulillah, amanah dari masyarakat terus kami salurkan kepada yang berhak menerima. Tidak hanya sapi, tahun ini kami juga menyalurkan 16 ekor kambing hasil donasi masyarakat. Distribusi dilakukan hingga ke wilayah pelosok agar masyarakat yang membutuhkan juga dapat merasakan kebahagiaan Iduladha,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat terus meningkat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak masyarakat untuk terus menebar manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah agar semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu.

Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat

29/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Puluhan RA di Bawah Naungan Kemenag

Tulungagung - BANZAS Kabupaten Tulungagung bersinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan sosialisasi dan pentasyarufan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung dan dihadiri oleh jajaran Raudhatul Athfal (RA) di bawah lingkup Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan kepada 19 Raudhatul Athfal (RA) sebagai bagian dari penyaluran tahap pertama. Secara keseluruhan, program ini nantinya akan menyasar 34 RA di Kabupaten Tulungagung.

Bantuan yang diberikan meliputi berbagai sektor kebutuhan pendidikan, mulai dari beasiswa, bantuan honor guru GTT/PTT, hingga bantuan sarana dan prasarana pendidikan. Masing-masing RA menerima bantuan senilai Rp1.500.000,- sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan lembaga pendidikan Islam di Tulungagung.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., dalam sambutannya menjelaskan bahwa program pentasyarufan ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang pendidikan.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan oleh BAZNAS Tulungagung tidak hanya berfokus pada bidang pendidikan saja, melainkan juga mencakup bidang lain. Salah satunya yaitu program bantuan biaya hidup sebatangkara bagi para lansia yang hidup sendiri tanpa penghasilan maupun dukungan keluarga. Menurutnya, sebagian besar penerima manfaat program tersebut bahkan tidak memiliki identitas kependudukan sehingga tidak dapat memperoleh bantuan dari pemerintah.

“Ada sekitar 200 lansia yang telah kami bantu hingga beliau wafat. Kalau tidak ada yang membayar zakat dan infaknya melalui BAZNAS, lalu bagaimana nasib mereka nantinya?” ungkapnya.

Ia berharap kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah terus meningkat agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu melalui berbagai program yang dijalankan BAZNAS Tulungagung.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Mohamad Afif Fauzi, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penghimpunan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Tulungagung. Beliau juga mengungkapkan rasa syukur karena hampir seluruh ASN di lingkungan Kantor Kemenag Tulungagung telah menunaikan zakat maupun infaknya melalui BAZNAS Tulungagung.

Menurutnya, keberhasilan program pentasyarufan tidak terlepas dari keseimbangan antara penghimpunan dan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah.

“Di BAZNAS Tulungagung ini kalau tidak ada yang setor zakat dan infak, maka tidak ada yang ditasyarufkan. Jadi antara penghimpunan dan pendistribusian harus seimbang,” ujarnya.

Beliau menambahkan, apabila nantinya masih terdapat ASN yang belum menunaikan zakat profesi, maka pihaknya melalui bagian ZAWA akan menginstruksikan agar pembayaran zakat profesi dapat disalurkan melalui BAZNAS Tulungagung.

Selain itu, Mohamad Afif Fauzi turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung atas kerja sama dan kontribusi yang selama ini telah diberikan dalam membantu masyarakat Kabupaten Tulungagung.

Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang peduli dan ikut berpartisipasi dalam membangun Tulungagung yang lebih sejahtera melalui zakat, infak, dan sedekah.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung, untuk bersama menghadirkan manfaat bagi sesama.

Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat

22/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Genjot Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Eks Kawedanan Campurdarat

Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar Sosialisasi dan Optimalisasi Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) se-Eks Kawedanan Campurdarat di Aula Kantor Kecamatan Pakel, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kembali penghimpunan dana ZIS, khususnya di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tulungagung, Kasi Zakat dan Wakaf (Zawa) Kementerian Agama Tulungagung, para camat se-Eks Kawedanan Campurdarat, Koordinator Wilayah UPA-SP, kepala sekolah SD, hingga kepala puskesmas se-Eks Kawedanan Campurdarat.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Tulungagung yang diwakilkan oleh Wakil Ketua I, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa pada masa sebelumnya BAZNAS Tulungagung pernah menjadi rujukan berbagai BAZNAS kabupaten/kota lain untuk studi tiru. Namun, menurutnya, saat ini penghimpunan dana ZIS di Tulungagung mulai tertinggal dibandingkan daerah lain.

“Dulu BAZNAS Tulungagung sering menjadi tujuan studi tiru dari daerah lain. Namun sekarang justru mulai tertinggal, terutama dalam penghimpunan dana ZIS. Karena itu, sosialisasi seperti ini sangat penting untuk kembali mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Tulungagung, H. Makrus Manan, S.P., M.M., menegaskan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap pengoptimalan penghimpunan ZIS melalui lembaga resmi, yakni BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

Ia berharap penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung dapat kembali meningkat dan berjalan lebih optimal. Selain itu, pihaknya juga meminta para camat untuk turut aktif membantu penguatan penghimpunan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di wilayah masing-masing.

“Kami dari pemerintah daerah sangat mendukung optimalisasi ZIS melalui lembaga resmi pemerintah seperti BAZNAS Tulungagung. Kami juga memohon sekaligus menginstruksikan kepada para camat agar membantu pengoptimalan zakat melalui UPZ-UPZ yang ada di bawahnya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh UPZ di wilayah Eks Kawedanan Campurdarat semakin kuat sehingga penghimpunan dana ZIS dapat meningkat dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai bentuk kemudahan layanan, para ASN atau masyarakat dapat menunaikan zakat dan sedekah secara online melalui tautan berikut:

Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat

13/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Dorong Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Kawedanan Ngunut

Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Sosialisasi dan Optimalisasi Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) se-Eks Kawedanan Ngunut. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wilis UPT Balai Kerja Kabupaten Tulungagung pada Selasa (28/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kepala Dinas Kesehatan, para camat se-eks Kawedanan Ngunut, koordinator wilayah UPA-SP, kepala sekolah SD, serta kepala puskesmas se-eks Kawedanan Ngunut. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat penghimpunan ZIS, khususnya di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan penghimpunan ZIS. Ia mengajak seluruh peserta untuk mulai berkontribusi sesuai kemampuan.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap Bapak/Ibu semua tergugah untuk berzakat, berinfak, maupun bersedekah melalui BAZNAS. Jika belum mampu berzakat, maka bersedekahlah seikhlasnya. Insyaallah, apa yang ditunaikan akan kembali memberi manfaat, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suyadi menjelaskan bahwa dana ZIS yang dihimpun akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program BAZNAS. Salah satunya adalah program bantuan biaya hidup bagi fakir miskin sebatang kara, yang menyasar lansia tanpa keluarga dan tanpa penghasilan tetap. Ia menambahkan, banyak dari mereka yang belum terjangkau bantuan pemerintah karena tidak memiliki identitas resmi seperti KTP atau Kartu Keluarga.

“Jika penghimpunan ZIS tidak optimal, maka keberlangsungan bantuan bagi mereka tentu akan terancam. Di sinilah pentingnya peran kita bersama,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap kesadaran dan partisipasi ASN serta masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat.

Sebagai bentuk kemudahan layanan, masyarakat dapat menunaikan zakat dan sedekah secara daring melalui tautan berikut:

Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat

28/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Terbaru

Pendaftaran Dibuka! Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung Periode 2026–2031 Resmi Dimulai
Pendaftaran Dibuka! Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung Periode 2026–2031 Resmi Dimulai
Tulungagung – Panitia Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung resmi membuka pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung Periode 2026-2031. Seleksi ini dilaksanakan untuk menjaring calon pimpinan yang memiliki integritas, kapabilitas, serta komitmen dalam mengembangkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung. Pembukaan seleksi tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung guna memastikan keberlanjutan pengelolaan dana zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip syariah. Dalam seleksi kali ini, Panitia Seleksi membuka kebutuhan sebanyak lima orang pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang akan bertugas pada masa bakti 2026-2031. Para pimpinan terpilih nantinya diharapkan mampu memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pemberdayaan umat. Pendaftaran dibuka mulai 2 Juni hingga 16 Juni 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman:Klik disini -> Sistem Informasi Zakat Seluruh proses seleksi akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan guna memperoleh kandidat terbaik yang mampu mengemban amanah pengelolaan zakat di Kabupaten Tulungagung. Masyarakat yang memenuhi persyaratan dan berminat mengikuti seleksi dapat mengakses informasi lengkap terkait pengumuman seleksi, persyaratan, tahapan seleksi, serta formulir pernyataan melalui laman:Klik -> Pemberitahuan BAZNAS Panitia Seleksi mengundang putra-putri terbaik Kabupaten Tulungagung yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam proses seleksi tersebut. Melalui proses seleksi yang terbuka dan objektif, diharapkan akan terpilih pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang mampu memperkuat tata kelola zakat serta meningkatkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tulungagung.
BERITA03/06/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung dan Pemda Salurkan Puluhan Hewan Kurban, Tebar Kepedulian hingga Pelosok
BAZNAS Tulungagung dan Pemda Salurkan Puluhan Hewan Kurban, Tebar Kepedulian hingga Pelosok
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyerahkan bantuan sedekah daging secara simbolis kepada sejumlah lembaga keagamaan dan organisasi masyarakat di Kabupaten Tulungagung, Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menumbuhkan nilai kepedulian sosial serta semangat kebersamaan menjelang Hari Raya Iduladha. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, MM., didampingi jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung serta dinas terkait. Bantuan yang disalurkan berupa hewan hidup dalam kondisi sehat, aktif, dan tidak cacat. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 27 ekor sapi diserahkan, termasuk 1 ekor sapi limosin berbobot 1 ton 50 kilogram yang merupakan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta 17 ekor sapi yang berasal dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, MM., menyampaikan bahwa momentum Iduladha menjadi sarana penting untuk memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. “Melalui momentum kurban ini, kita ingin memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. Pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat berharap bantuan hewan kurban ini dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., mengatakan bahwa program sedekah daging merupakan bentuk nyata kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah yang jarang menerima distribusi hewan kurban. Ia menjelaskan bahwa BAZNAS Tulungagung tidak hanya menyalurkan bantuan sedekah daging berupa hewan sapi, tetapi juga menyalurkan 16 ekor kambing yang berasal dari donasi masyarakat. Hewan tersebut kemudian disalurkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung, termasuk daerah pelosok agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata. “Alhamdulillah, amanah dari masyarakat terus kami salurkan kepada yang berhak menerima. Tidak hanya sapi, tahun ini kami juga menyalurkan 16 ekor kambing hasil donasi masyarakat. Distribusi dilakukan hingga ke wilayah pelosok agar masyarakat yang membutuhkan juga dapat merasakan kebahagiaan Iduladha,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat terus meningkat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak masyarakat untuk terus menebar manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah agar semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu. Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA29/05/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Puluhan RA di Bawah Naungan Kemenag
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Puluhan RA di Bawah Naungan Kemenag
Tulungagung - BANZAS Kabupaten Tulungagung bersinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan sosialisasi dan pentasyarufan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung dan dihadiri oleh jajaran Raudhatul Athfal (RA) di bawah lingkup Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan kepada 19 Raudhatul Athfal (RA) sebagai bagian dari penyaluran tahap pertama. Secara keseluruhan, program ini nantinya akan menyasar 34 RA di Kabupaten Tulungagung. Bantuan yang diberikan meliputi berbagai sektor kebutuhan pendidikan, mulai dari beasiswa, bantuan honor guru GTT/PTT, hingga bantuan sarana dan prasarana pendidikan. Masing-masing RA menerima bantuan senilai Rp1.500.000,- sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan lembaga pendidikan Islam di Tulungagung. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., dalam sambutannya menjelaskan bahwa program pentasyarufan ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang pendidikan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan oleh BAZNAS Tulungagung tidak hanya berfokus pada bidang pendidikan saja, melainkan juga mencakup bidang lain. Salah satunya yaitu program bantuan biaya hidup sebatangkara bagi para lansia yang hidup sendiri tanpa penghasilan maupun dukungan keluarga. Menurutnya, sebagian besar penerima manfaat program tersebut bahkan tidak memiliki identitas kependudukan sehingga tidak dapat memperoleh bantuan dari pemerintah. “Ada sekitar 200 lansia yang telah kami bantu hingga beliau wafat. Kalau tidak ada yang membayar zakat dan infaknya melalui BAZNAS, lalu bagaimana nasib mereka nantinya?” ungkapnya. Ia berharap kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah terus meningkat agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu melalui berbagai program yang dijalankan BAZNAS Tulungagung. Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Mohamad Afif Fauzi, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penghimpunan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Tulungagung. Beliau juga mengungkapkan rasa syukur karena hampir seluruh ASN di lingkungan Kantor Kemenag Tulungagung telah menunaikan zakat maupun infaknya melalui BAZNAS Tulungagung. Menurutnya, keberhasilan program pentasyarufan tidak terlepas dari keseimbangan antara penghimpunan dan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah. “Di BAZNAS Tulungagung ini kalau tidak ada yang setor zakat dan infak, maka tidak ada yang ditasyarufkan. Jadi antara penghimpunan dan pendistribusian harus seimbang,” ujarnya. Beliau menambahkan, apabila nantinya masih terdapat ASN yang belum menunaikan zakat profesi, maka pihaknya melalui bagian ZAWA akan menginstruksikan agar pembayaran zakat profesi dapat disalurkan melalui BAZNAS Tulungagung. Selain itu, Mohamad Afif Fauzi turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung atas kerja sama dan kontribusi yang selama ini telah diberikan dalam membantu masyarakat Kabupaten Tulungagung. Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang peduli dan ikut berpartisipasi dalam membangun Tulungagung yang lebih sejahtera melalui zakat, infak, dan sedekah. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung, untuk bersama menghadirkan manfaat bagi sesama. Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA22/05/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Genjot Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Eks Kawedanan Campurdarat
BAZNAS Tulungagung Genjot Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Eks Kawedanan Campurdarat
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar Sosialisasi dan Optimalisasi Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) se-Eks Kawedanan Campurdarat di Aula Kantor Kecamatan Pakel, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kembali penghimpunan dana ZIS, khususnya di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN). Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tulungagung, Kasi Zakat dan Wakaf (Zawa) Kementerian Agama Tulungagung, para camat se-Eks Kawedanan Campurdarat, Koordinator Wilayah UPA-SP, kepala sekolah SD, hingga kepala puskesmas se-Eks Kawedanan Campurdarat. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Tulungagung yang diwakilkan oleh Wakil Ketua I, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa pada masa sebelumnya BAZNAS Tulungagung pernah menjadi rujukan berbagai BAZNAS kabupaten/kota lain untuk studi tiru. Namun, menurutnya, saat ini penghimpunan dana ZIS di Tulungagung mulai tertinggal dibandingkan daerah lain. “Dulu BAZNAS Tulungagung sering menjadi tujuan studi tiru dari daerah lain. Namun sekarang justru mulai tertinggal, terutama dalam penghimpunan dana ZIS. Karena itu, sosialisasi seperti ini sangat penting untuk kembali mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Tulungagung, H. Makrus Manan, S.P., M.M., menegaskan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap pengoptimalan penghimpunan ZIS melalui lembaga resmi, yakni BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Ia berharap penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung dapat kembali meningkat dan berjalan lebih optimal. Selain itu, pihaknya juga meminta para camat untuk turut aktif membantu penguatan penghimpunan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di wilayah masing-masing. “Kami dari pemerintah daerah sangat mendukung optimalisasi ZIS melalui lembaga resmi pemerintah seperti BAZNAS Tulungagung. Kami juga memohon sekaligus menginstruksikan kepada para camat agar membantu pengoptimalan zakat melalui UPZ-UPZ yang ada di bawahnya,” ungkapnya. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh UPZ di wilayah Eks Kawedanan Campurdarat semakin kuat sehingga penghimpunan dana ZIS dapat meningkat dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Sebagai bentuk kemudahan layanan, para ASN atau masyarakat dapat menunaikan zakat dan sedekah secara online melalui tautan berikut: Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA13/05/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Dorong Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Kawedanan Ngunut
BAZNAS Tulungagung Dorong Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Kawedanan Ngunut
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Sosialisasi dan Optimalisasi Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) se-Eks Kawedanan Ngunut. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wilis UPT Balai Kerja Kabupaten Tulungagung pada Selasa (28/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kepala Dinas Kesehatan, para camat se-eks Kawedanan Ngunut, koordinator wilayah UPA-SP, kepala sekolah SD, serta kepala puskesmas se-eks Kawedanan Ngunut. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat penghimpunan ZIS, khususnya di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan penghimpunan ZIS. Ia mengajak seluruh peserta untuk mulai berkontribusi sesuai kemampuan. “Melalui sosialisasi ini, kami berharap Bapak/Ibu semua tergugah untuk berzakat, berinfak, maupun bersedekah melalui BAZNAS. Jika belum mampu berzakat, maka bersedekahlah seikhlasnya. Insyaallah, apa yang ditunaikan akan kembali memberi manfaat, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat,” ujarnya. Lebih lanjut, Suyadi menjelaskan bahwa dana ZIS yang dihimpun akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program BAZNAS. Salah satunya adalah program bantuan biaya hidup bagi fakir miskin sebatang kara, yang menyasar lansia tanpa keluarga dan tanpa penghasilan tetap. Ia menambahkan, banyak dari mereka yang belum terjangkau bantuan pemerintah karena tidak memiliki identitas resmi seperti KTP atau Kartu Keluarga. “Jika penghimpunan ZIS tidak optimal, maka keberlangsungan bantuan bagi mereka tentu akan terancam. Di sinilah pentingnya peran kita bersama,” imbuhnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap kesadaran dan partisipasi ASN serta masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat. Sebagai bentuk kemudahan layanan, masyarakat dapat menunaikan zakat dan sedekah secara daring melalui tautan berikut: Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA28/04/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Gelar Sosialisasi Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Eks Kawedanan Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Gelar Sosialisasi Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Eks Kawedanan Tulungagung
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Optimalisasi Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) se-Eks Kawedanan Tulungagung pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pertemuan Sabha Husada Bakti Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Bupati Tulungagung yang diwakili oleh Asisten I, Drs. Samrotul Fuad, serta Kepala Dinas Kesehatan atau yang mewakili. Turut hadir para camat, koordinator wilayah UPA-SP, kepala sekolah SD, dan kepala puskesmas se-eks Kawedanan Tulungagung, serta kepala kantor kelurahan di lingkup Kecamatan Tulungagung. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat dan mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan organisasi perangkat daerah (OPD) di wilayah eks Kawedanan Tulungagung. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghimpunan ZIS dari ASN di lingkungan pemerintah daerah masih belum maksimal. Ia berharap melalui kegiatan ini, kesadaran dan partisipasi ASN dapat meningkat. “Melalui sosialisasi ini, kami berharap dapat menggugah kesadaran untuk berzakat, berinfak, maupun bersedekah melalui BAZNAS. Jika belum mampu berzakat, setidaknya bisa bersedekah dengan ikhlas. Insyaallah, apa yang ditunaikan akan kembali memberikan manfaat, baik untuk diri sendiri maupun masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Asisten I, Drs. Samrotul Fuad, menegaskan bahwa zakat merupakan syariat sekaligus kewajiban bagi setiap muslim yang mampu untuk menunaikannya. Dalam kesempatan tersebut, Suyadi juga menjelaskan sejumlah program unggulan BAZNAS Tulungagung, salah satunya program bantuan biaya hidup bagi fakir miskin sebatangkara. Program ini menyasar para lansia yang hidup sendiri tanpa dukungan keluarga maupun penghasilan tetap, serta belum terjangkau bantuan pemerintah karena keterbatasan administrasi seperti tidak memiliki KTP atau KK. “Jika penghimpunan ZIS tidak optimal, maka keberlangsungan program-program kemanusiaan seperti ini tentu akan terhambat. Padahal mereka sangat membutuhkan uluran tangan kita,” tambahnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap seluruh ASN dan masyarakat dapat semakin peduli dan berperan aktif dalam menunaikan zakat, infak, maupun sedekah melalui lembaga resmi. Sebagai bentuk kemudahan dalam berzakat atau bersedekah, masyarakat dapat menyalurkan ZIS secara online melalui website resmi BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Klik Disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan penghimpunan ZIS di Kabupaten Tulungagung semakin meningkat, sehingga lebih banyak masyarakat Tulungagung yang dapat merasakan manfaatnya.
BERITA23/04/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Program Beasiswa Pendidikan, BAZNAS Sasar Siswa Kurang Mampu di Sejumlah SMP
Program Beasiswa Pendidikan, BAZNAS Sasar Siswa Kurang Mampu di Sejumlah SMP
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menyalurkan bantuan beasiswa kepada siswa-siswi kurang mampu di wilayah Kabupaten Tulungagung. Penyaluran beasiswa dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., bersama Wakil Ketua I, Abdul Wachid. S.IP., dengan mendatangi masing-masing sekolah penerima manfaat. Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah sekolah, yakni SMPN 1 Ngunut, SMPN 1 Sumbergempol, SMPN 2 Bandung, dan SMPN 3 Bandung, sehingga bantuan dapat diterima langsung oleh para siswa di lingkungan sekolah mereka. Dalam penyaluran tersebut, sebanyak 9 siswa menerima bantuan secara simbolis. Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa setiap siswa memperoleh bantuan berupa uang tunai sebesar Rp750.000 yang diperuntukkan untuk mendukung kebutuhan pendidikan mereka. “Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus belajar dan meraih prestasi,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program beasiswa ini tidak hanya diberikan kepada 9 siswa tersebut, melainkan secara keseluruhan disalurkan kepada 20 siswa kurang mampu yang berasal dari berbagai sekolah tingkat SMP di Kabupaten Tulungagung. Penyaluran beasiswa ini menjadi salah satu upaya nyata BAZNAS Tulungagung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang pendidikan, sekaligus mendorong generasi muda untuk tetap melanjutkan pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi.
BERITA16/04/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Pastikan Tepat Sasaran, Pimpinan BAZNAS Tulungagung Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Lansia Sebatangkara
Pastikan Tepat Sasaran, Pimpinan BAZNAS Tulungagung Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Lansia Sebatangkara
Tulungagung - Upaya menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung. Kali ini, melalui program bantuan biaya hidup, pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kepada para penerima manfaat (14/4/26). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan diterima langsung oleh mereka yang membutuhkan. Penyaluran bantuan dilakukan dengan membagi dua tim. Tim pertama dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., yang menyerahkan bantuan secara langsung kepada lima orang fakir miskin sebatangkara di wilayah Kawedanan Kalidawir. Sementara itu, tim kedua dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., yang menyalurkan bantuan kepada empat orang penerima di Kawedanan Bandung. Secara keseluruhan, program ini menyasar sebanyak 188 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung. Untuk penerima manfaat lainnya, bantuan disalurkan langsung oleh relawan BAZNAS Tulungagung di masing-masing wilayah. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp900.000 yang disalurkan setiap tiga bulan sekali, dan akan terus diberikan sepanjang hidup penerima atau hingga akhir hayatnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia yang hidup sebatangkara tanpa penopang ekonomi. “Program ini adalah wujud kepedulian kita bersama kepada para lansia fakir miskin sebatangkara. Bantuan yang disalurkan ini merupakan amanah dari masyarakat Tulungagung yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada kami untuk disalurkan kepada yang berhak,” ujarnya. Ia juga berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima. “Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat, serta memberikan semangat dan rasa kepedulian bahwa mereka tidak sendiri. Semoga program ini terus berjalan dan semakin banyak masyarakat yang terbantu,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., turut mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial. “Melalui program ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.
BERITA15/04/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Beasiswa untuk Siswa/i Kurang Mampu
BAZNAS Tulungagung Salurkan Beasiswa untuk Siswa/i Kurang Mampu
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan beasiswa bagi siswa atau siswi kurang mampu. Pada Senin (13/4/2026), Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., secara langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada dua orang siswi. Adapun penerima bantuan beasiswa tersebut masing-masing berasal dari SMPN 1 Tulungagung dan SMPN 3 Tulungagung. Setiap penerima mendapatkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp750.000,- yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan mereka. Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program pendayagunaan zakat di bidang pendidikan yang terus digencarkan oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki yang harus disalurkan secara tepat sasaran. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para siswa dan memotivasi mereka untuk terus semangat dalam menuntut ilmu. Ini adalah bentuk nyata kepedulian umat melalui BAZNAS untuk masa depan generasi penerus bangsa,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS akan terus berupaya memperluas jangkauan bantuan, terutama di sektor pendidikan, agar semakin banyak siswa yang merasakan manfaatnya. Melalui program ini, diharapkan para penerima dapat terus melanjutkan pendidikan dengan lebih baik serta mampu meraih prestasi yang membanggakan. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap kehadiran bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi para siswa untuk tidak menyerah pada keterbatasan, serta mendorong masyarakat untuk semakin peduli dan berpartisipasi dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah.
BERITA13/04/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung dan LKSA Al-Husna Santuni 100 Anak Yatim di Boyolangu
BAZNAS Tulungagung dan LKSA Al-Husna Santuni 100 Anak Yatim di Boyolangu
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al-Husna menggelar kegiatan santunan bagi 100 anak yatim di Aula Panti Asuhan Al-Husna MWC NU Boyolangu, Rabu sore (18/03/25). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim di wilayah Kecamatan Boyolangu sekaligus menjadi agenda rutin LKSA Al-Husna yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Sasaran program ini adalah anak-anak yatim non panti agar mereka tetap merasakan perhatian dan dukungan dari masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Tulungagung menyalurkan santunan sebesar Rp50.000,- per anak, sementara LKSA Al-Husna memberikan Rp200.000,-. Dengan demikian, masing-masing anak menerima santunan total sebesar Rp250.000,-. Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak yatim. “Kami berharap santunan ini tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim. BAZNAS akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk memperluas manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dan peduli terhadap sesama.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Distribusikan 47 Ton Beras Zakat Fitrah, Bupati Gatut Sunu Lepas Armada ke 19 Kecamatan
BAZNAS Tulungagung Distribusikan 47 Ton Beras Zakat Fitrah, Bupati Gatut Sunu Lepas Armada ke 19 Kecamatan
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung secara resmi memberangkatkan armada truk pengangkut beras zakat fitrah untuk didistribusikan ke seluruh wilayah kabupaten. Pemberangkatan dilakukan secara simbolis oleh H. Gatut Sunu Wibowo, ME., selaku Bupati Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Jumat pagi (13/3/2026). Sebanyak 47 ton beras zakat fitrah diberangkatkan untuk didistribusikan ke 19 kecamatan di Kabupaten Tulungagung. Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya memastikan zakat fitrah yang dihimpun dapat segera diterima oleh masyarakat yang berhak sebelum Hari Raya Idul Fitri. Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, ME., menyampaikan bahwa pendistribusian zakat fitrah tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan semata, tetapi juga mencerminkan kepedulian sosial serta semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. “Pendistribusian zakat fitrah ini bukan sekadar bentuk kewajiban keagamaan, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial serta semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menjelaskan bahwa perolehan zakat fitrah yang dihimpun berasal dari masyarakat Kabupaten Tulungagung, termasuk dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menyebutkan bahwa zakat fitrah yang diterima tidak hanya dalam bentuk beras, tetapi juga uang. Zakat yang dibayarkan dalam bentuk uang kemudian dibelanjakan beras sebelum disalurkan kepada para penerima manfaat. “Mayoritas ASN menunaikan zakat fitrah dalam bentuk uang, kemudian oleh BAZNAS dibelikan beras. Jadi yang kita distribusikan kepada masyarakat bukan uang, melainkan beras,” jelas Suyadi. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penyaluran beras zakat fitrah ini diprioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar berhak menerima, yaitu fakir dan miskin yang berada di desa-desa di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. Proses distribusi dilakukan melalui relawan BAZNAS di tingkat kecamatan, sesuai dengan jumlah alokasi yang telah ditentukan sebelumnya. Beras zakat fitrah tersebut nantinya akan diturunkan di setiap kantor kecamatan. Selanjutnya, pihak kecamatan akan menyalurkan beras tersebut ke desa-desa di wilayah masing-masing untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Nantinya beras akan dibagikan kepada fakir miskin yang ada di desa-desa. Selain fakir miskin tidak boleh,” tegas Suyadi. Melalui pendistribusian ini, diharapkan zakat fitrah yang dihimpun dapat memberikan manfaat nyata serta membantu meringankan kebutuhan masyarakat kurang mampu menjelang Hari Raya Idul Fitri.
BERITA16/03/2026 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Perkuat Penghimpunan ZIS di RSUD dr. Iskak melalui Sosialisasi dan PKS
BAZNAS Tulungagung Perkuat Penghimpunan ZIS di RSUD dr. Iskak melalui Sosialisasi dan PKS
Tulungagung - Dalam rangka mengoptimalkan penghimpunan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar sosialisasi di RSUD dr. Iskak Kabupaten Tulungagung pada Rabu (12/03/26). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai upaya memperkuat kembali penghimpunan dan pendistribusian ZIS di lingkungan rumah sakit tersebut. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir penghimpunan ZIS dari sektor kesehatan mengalami penurunan. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh perubahan sistem kepegawaian serta masuknya banyak pegawai baru, sehingga koordinasi penghimpunan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di RSUD dr. Iskak belum berjalan optimal. “Melalui kegiatan ini kami ingin menguatkan kembali pemahaman, koordinasi, dan sinergi kelembagaan agar penghimpunan ZIS di RSUD dr. Iskak dapat kembali optimal, bahkan lebih baik dari sebelumnya,” ujar Suyadi. Ia juga mengajak seluruh ASN dan pegawai RSUD dr. Iskak untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi, yakni BAZNAS, bagi yang telah memenuhi syarat. Sementara bagi yang belum mampu berzakat, ia mendorong untuk tetap bersedekah sesuai kemampuan. “Bagi yang mampu, mari berzakat melalui BAZNAS. Jika belum mampu berzakat, bisa dengan sedekah seikhlasnya. Walaupun kecil tetap sangat berarti,” tuturnya. Suyadi juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kepedulian sosial terhadap masyarakat Tulungagung yang membutuhkan bantuan. “Mari kita bersatu membantu warga Tulungagung yang sedang mengalami kesulitan. Bersama-sama kita ringankan beban mereka melalui program-program BAZNAS,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Iskak, dr. Moch. Ravi Tanwirul Afkara, M.MRS., menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menjelaskan bahwa melalui kerja sama ini pihak rumah sakit memfasilitasi seluruh staf yang ingin menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah secara sukarela melalui BAZNAS. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menyerahkan bantuan berupa kursi roda untuk menunjang mobilitas pasien di RSUD dr. Iskak. Melalui sinergi ini, diharapkan penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD dr. Iskak semakin optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Tulungagung.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS bersama KKKS Santuni 1000 Anak Yatim di Tulungagung
BAZNAS bersama KKKS Santuni 1000 Anak Yatim di Tulungagung
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan kegiatan santunan bagi 1.000 anak yatim di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Rabu (11/03/2026). Sebanyak 1.000 anak yatim yang berasal dari 271 desa dan kelurahan di Kabupaten Tulungagung hadir dalam kegiatan tersebut. Masing-masing anak menerima santunan uang sebesar Rp200.000 yang terdiri dari Rp100.000 dari KKKS, Rp25.000 dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dan Rp75.000 dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Tidak hanya santunan uang, para anak yatim juga menerima tas sekolah lengkap dengan alat tulis dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Selain itu, mereka juga mendapatkan kotak konsumsi serta makanan ringan untuk berbuka puasa yang disediakan oleh KKKS Kabupaten Tulungagung. Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo menyampaikan bahwa anak-anak yatim merupakan amanah yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat. “Anak-anak ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, kasih sayang, serta kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Ia juga memberikan motivasi kepada para anak yatim agar terus semangat dalam menuntut ilmu. “Kalian semua adalah harapan masa depan Kabupaten Tulungagung. Tetaplah semangat belajar, rajin menuntut ilmu, dan jangan pernah berhenti berdoa agar cita-cita yang kalian impikan bisa tercapai,” tambahnya. Sementara itu, Ketua KKKS Kabupaten Tulungagung, Endang Gatut Sunu dalam sambutannya menyampaikan bahwa santunan kali ini diberikan kepada 1.000 anak yatim yang berasal dari 19 kecamatan di Kabupaten Tulungagung. “Hari ini hadir sekitar 1.000 anak yatim dari seluruh Kabupaten Tulungagung. Kami sangat bersyukur dapat berkumpul bersama dalam kegiatan santunan ini,” ungkapnya. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Ali Maschan Moesa menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang dalam menjalankan program-programnya selalu bersinergi dengan pemerintah daerah. “Pada kegiatan ini kami dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur mengirimkan 1.000 tas berisi perlengkapan alat tulis senilai Rp150.000 per tas untuk diberikan kepada anak-anak yatim di Kabupaten Tulungagung,” jelasnya. Melalui kegiatan santunan ini, diharapkan kebersamaan antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat dapat terus menghadirkan kepedulian bagi anak-anak yatim. Semoga senyum dan kebahagiaan yang terpancar dari wajah mereka menjadi pengingat bahwa kepedulian kecil yang diberikan bersama mampu menghadirkan harapan besar bagi masa depan mereka.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Belajar Zakat Sambil Berbagi, BAZNAS Ajak Pelajar Tulungagung Jadi Amil Sehari melalui Program Manasik Zakat
Belajar Zakat Sambil Berbagi, BAZNAS Ajak Pelajar Tulungagung Jadi Amil Sehari melalui Program Manasik Zakat
Tulungagung – Dalam upaya memperkuat syiar zakat, infak, dan sedekah di kalangan generasi muda, BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus menggencarkan literasi filantropi Islam melalui kegiatan Pondok Ramadhan bertajuk Manasik Zakat dengan tema “Dakwah Zakat dan Empati Sosial”. Program ini menyasar pelajar tingkat SMP/MTs di sejumlah sekolah di Kabupaten Tulungagung selama bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan bersama dengan mahasiswa binaan beasiswa SKSS BAZNAS serta MHPS MAZAWA dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, para siswa diajak memahami pentingnya zakat sebagai bagian dari rukun Islam sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial sejak dini. Manasik Zakat pada Ramadhan ini, kembali digelar di beberapa sekolah, di antaranya; SMPN 2 Pakel pada Kamis (5/3/2026), SMP Al Azhaar Masjid Baitul Khoir Bandung pada Jumat (6/3/2026), SMPN 1 Tulungagung pada Sabtu (7/3/2026), dan ditutup di SMPN 6 Tulungagung pada hari yang sama, Sabtu (7/3/2026). Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan literasi zakat di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. “Gerakan ini penting untuk meningkatkan literasi zakat. Potensi zakat di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tulungagung, sangat besar sehingga perlu terus ditingkatkan pengelolaannya,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang memahami zakat hanya sebatas zakat fitrah, padahal zakat memiliki cakupan yang lebih luas dalam Islam. Oleh karena itu, edukasi sejak usia sekolah menjadi sangat penting agar generasi muda memahami rukun Islam secara utuh. “Sejak kecil anak-anak dikenalkan rukun Islam seperti syahadat, shalat, dan haji. Namun rukun Islam yang ketiga, yaitu zakat, kadang terlewatkan. Banyak yang hanya mengetahui zakat fitrah, padahal zakat itu sangat luas,” jelasnya. Tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, kegiatan ini juga menekankan praktik langsung agar para siswa benar-benar memahami proses pengelolaan dana sosial keagamaan. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung Bidang Penghimpunan dan Pendayagunaan, Abdul Wachid, S.IP., menjelaskan bahwa peserta didik dilibatkan langsung dalam proses penghimpunan hingga pendistribusian sedekah. “Pembelajaran tidak hanya bersifat teori, mereka juga akan praktik langsung mulai dari pengumpulan sedekah dari mereka sendiri, kemudian melakukan pencatatan, bahkan sampai ke pendistribusian. Peserta didik juga akan menyeleksi sendiri teman-teman mereka yang berhak menerima,” ujarnya. Dana sedekah yang berhasil dihimpun tersebut kemudian dikembalikan kepada para peserta untuk disalurkan secara langsung setelah mereka mendapatkan pemahaman mengenai delapan asnaf yaitu golongan yang berhak menerima zakat. Selama proses penghimpunan hingga penyaluran dana sedekah, peserta didik akan terus didampingi oleh tim BAZNAS Tulungagung dan para Guru. Dengan metode pembelajaran tersebut, para pelajar diharapkan tidak hanya memahami konsep zakat dan sedekah secara teoritis, tetapi juga mampu mempraktikkan nilai-nilai kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini pula, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap lahir generasi muda yang memiliki kesadaran kuat untuk gemar berbagi serta peduli terhadap sesama.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Gelar OASE, 108 Anak Yatim Duafa Diajak Belanja Lebaran di Apollo Supermall
BAZNAS Tulungagung Gelar OASE, 108 Anak Yatim Duafa Diajak Belanja Lebaran di Apollo Supermall
Tulungagung – Dalam semarak Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim duafa melalui program Orang Tua Asuh Sehari (OASE). Bekerja sama dengan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Kabupaten Tulungagung, sebanyak 108 anak yatim duafa diajak berbelanja kebutuhan Lebaran di Apollo Supermall Tulungagung, Rabu (4/3/2026). Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan di Pendopo Kongas Arum Kusumaningbangsa. Setelah itu, para peserta diberangkatkan menggunakan bus sekolah menuju pusat perbelanjaan dengan penuh antusias. Dalam program tersebut, setiap anak menerima uang saku sebesar Rp200.000 dan voucher belanja senilai Rp300.000. Mereka diberi kebebasan memilih sendiri kebutuhan Lebaran sesuai keinginan masing-masing, mulai dari pakaian, celana, sepatu, sandal, hingga perlengkapan lainnya. Terlihat wajah-wajah ceria saat anak-anak menentukan pilihan terbaik untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., mengungkapkan bahwa pada Ramadhan tahun ini jumlah donatur program OASE mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Jika pada tahun-tahun sebelumnya penerima manfaat kurang dari seratus bahkan pernah kurang dari 50 anak, tahun ini alhamdulillah meningkat menjadi 108 anak yatim duafa,” ujarnya. Suyadi menambahkan, para Orang Tua Asuh dalam kegiatan ini terdiri dari ibu-ibu Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia juga mengimbau para oranng tua asuh untuk menambah sedekah seikhlasnya guna semakin menambah kebahagiaan anak-anak tersebut. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Tulungagung, Abdul Wahid, S.IP., menjelaskan bahwa program OASE dilaksanakan untuk membantu meringankan beban ekonomi anak-anak yatim piatu, khususnya menjelang Lebaran. “Program ini merupakan bentuk kepedulian untuk membantu perekonomian anak-anak yatim piatu di Tulungagung, agar mereka juga bisa merasakan kebahagiaan memiliki pakaian baru saat Idul Fitri,” tuturnya. Di akhir kegiatan, Suyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan hartanya melalui BAZNAS Tulungagung. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh donatur. Semoga di bulan Ramadhan ini, seluruh aktivitas kebaikan ini menjadi amal ibadah dan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT,” pungkasnya.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Ikuti Safari Ramadhan Pemkab, Salurkan Santunan untuk Anak Yatim
BAZNAS Tulungagung Ikuti Safari Ramadhan Pemkab, Salurkan Santunan untuk Anak Yatim
Tulungagung - Dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung turut ambil bagian dalam rangkaian Safari Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung di sejumlah wilayah selama bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antara unsur pimpinan daerah dan masyarakat. Selain itu, agenda ini juga memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kondusivitas wilayah serta membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat selama bulan suci. Pemilihan lokasi Safari Ramadhan digilir setiap tahun, sehingga seluruh wilayah di Kabupaten Tulungagung dapat merasakan kehadiran langsung pimpinan daerah. Dalam setiap titik Safari Ramadhan, BAZNAS Tulungagung menyalurkan santunan kepada 10 anak yatim di masing-masing wilayah. Santunan yang diberikan berupa uang saku sebesar Rp200.000 serta paket sembako “Si Fitri” senilai Rp120.000 untuk setiap penerima. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan anak-anak yatim menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam Safari Ramadhan merupakan bentuk komitmen lembaga dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. “Safari Ramadhan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wujud kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menghadirkan kepedulian sosial. Kami ingin memastikan bahwa keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh anak-anak yatim melalui santunan dan bantuan kebutuhan pokok,” ujarnya. Adapun jadwal dan lokasi Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Tulungagung tahun ini adalah sebagai berikut: 1. Pembukaan Safari Ramadhan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, 24 Februari 2026. 2. Masjid Al Barokah, Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, 26 Februari 2026. 3. Masjid Darussalam, Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, 2 Maret 2026. 4. Masjid Al Ikhlas, Desa Karangrejo, Kecamatan Karangrejo, 4 Maret 2026. 5. Masjid Baitul Khoir, Desa Bandung, Kecamatan Bandung, 6 Maret 2026. 6. Masjid Ponpes Al Badru Alaina, Desa Ngantru, Kecamatan Ngantru, 10 Maret 2026. 7. Penutupan Safari Ramadhan di DPRD Tulungagung, 12 Maret 2026. Melalui partisipasi aktif dalam Safari Ramadhan ini, BAZNAS Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperluas kemaslahatan, serta mempererat kebersamaan dalam bingkai kepedulian sosial selama bulan suci Ramadhan
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Gelar Manasik Zakat di Sekolah, Tanamkan Empati Sosial Sejak Dini
BAZNAS Tulungagung Gelar Manasik Zakat di Sekolah, Tanamkan Empati Sosial Sejak Dini
Tulungagung - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Pondok Ramadhan bertajuk Manasik Zakat dengan tema “Dakwah Zakat dan Empati Sosial”. Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah madrasah dan sekolah tingkat SLTP/MTs di wilayah Kabupaten Tulungagung. Pelaksanaan perdana Manasik Zakat berlangsung di SMP Negeri 1 Ngunut pada 24–27 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS Tulungagung bersama mahasiswa binaan Program Beasiswa SKSS serta HMPS Mazawa UIN 1 Tulungagung. Wakil Ketua BAZNAS Tulungagung Bidang Penghimpunan, Abdul Wachid, menjelaskan bahwa Manasik Zakat dirancang sebagai media pembelajaran dan pembentukan karakter bagi generasi muda. “Kami akan melatih para peserta didik untuk menjadi pribadi yang dermawan sejak dini. Mereka diberikan pemahaman tentang zakat, infak, sedekah, serta peran amil, sekaligus menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap fakir miskin, yatim, dan dhuafa,” ujarnya. Ia menambahkan, pembelajaran tidak hanya bersifat teori, tetapi juga melalui praktik langsung. Para siswa dilibatkan dalam proses penghimpunan sedekah, pencatatan, hingga pendistribusian dana sosial keagamaan. “Mereka akan praktik langsung mulai dari pengumpulan sedekah dari mereka sendiri, kemudian melakukan pencatatan, bahkan sampai ke pendistribusian. Peserta didik juga akan menyeleksi sendiri teman-teman mereka yang berhak menerima,” tambahnya. Menurutnya, dana sedekah yang terkumpul akan dikembalikan kepada peserta untuk disalurkan secara langsung setelah mereka memahami delapan asnaf. Dengan cara tersebut, peserta didik diharapkan mampu memahami siapa saja golongan yang berhak menerima, baik dari lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar. Selain edukasi zakat, infak, dan sedekah, Manasik Zakat ini juga dilengkapi dengan pemberian pemahaman dasar mengenai kesiapsiagaan bencana. Materi disampaikan secara sederhana dan kontekstual, disesuaikan dengan usia pelajar SMP/MTs, agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui sesi ini, peserta dikenalkan pada pentingnya sikap tanggap, peduli, dan saling tolong-menolong saat terjadi bencana sebagai bagian dari nilai empati sosial. Melalui kegiatan Manasik Zakat ini, BAZNAS Tulungagung berharap dapat menumbuhkan kesadaran berzakat dan kepedulian sosial di kalangan pelajar, sekaligus menjadikan Ramadhan sebagai momentum pembentukan karakter yang berlandaskan nilai keislaman dan kemanusiaan.
BERITA27/02/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Kick Off Kolaborasi Pendampingan Mitra: BAZNAS, BMD dan Kemenag Tulungagung Perkuat Ekonomi dan Spiritual UMKM Binaan
Kick Off Kolaborasi Pendampingan Mitra: BAZNAS, BMD dan Kemenag Tulungagung Perkuat Ekonomi dan Spiritual UMKM Binaan
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Microfinance Desa (BMD) resmi menggelar Kick Off Kolaborasi Pendampingan Mitra dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini menjadi langkah awal sinergi lintas sektor dalam memperkuat pemberdayaan mustahik, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga pembinaan spiritual dan ibadah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung H.M. Afif Fauzi, S.Ag., M.Pd., Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung H.M. Makrus Manan, S.P., M.M., Perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Perwakilan Dinas Koperasi, Ketua IPARI, serta 56 mitra BAZNAS dan BMD Kabupaten Tulungagung. Kolaborasi ini menjadi tonggak baru pendampingan mitra binaan BAZNAS dan BMD. Jika selama ini fokus pembinaan lebih banyak pada penguatan usaha dan akses permodalan, ke depan para mitra juga akan mendapatkan pendampingan keagamaan melalui penyuluh agama dari Kemenag. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa program BMD telah memberikan kontribusi nyata dalam penguatan UMKM di Tulungagung. “Selama BMD berjalan, kami sudah menggelontorkan dana sebesar Rp1,5 miliar kepada para pelaku UMKM. Bantuan dana ini langsung cair ke rekening penerima manfaat, sehingga prosesnya transparan dan tepat sasaran,” jelasnya. Menurutnya, kolaborasi dengan Kemenag menjadi langkah strategis agar para mitra tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat. Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung, H.M. Afif Fauzi, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan pendampingan secara menyeluruh dan tanpa biaya. “Pendampingan nanti tidak hanya dari sisi ekonomi, tapi juga dari sisi ibadahnya. Pendampingan ini kami lakukan gratis untuk kalian semua, tanpa dipungut biaya. BAZNAS sudah menunjukkan kepedulian kepada para mustahik, sekarang kita juga akan turut serta untuk meningkatkan kebahagiaan dunia dan akhirat para penerima manfaat,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa Kemenag siap mendampingi proses sertifikasi halal bagi para mitra yang belum memiliki legalitas tersebut. “Jika ada yang belum punya sertifikasi halal, silakan segera mengajukan. Kami dari Kemenag siap mendampingi proses pembuatannya,” tambahnya. Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, H.M. Makrus Manan, S.P., M.M., dalam kesempatan yang sama menegaskan posisi BAZNAS sebagai bagian dari pemerintah. “BAZNAS merupakan bagian dari pemerintah, sebuah lembaga pemerintah nonstruktural. Kami menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS yang selalu turut serta mewujudkan visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung,” ungkapnya. Melalui Kick Off ini, BAZNAS, BMD, dan Kemenag Kabupaten Tulungagung menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan pemberdayaan yang holistik dalam menguatkan usaha, meningkatkan kualitas ibadah, serta mendorong terwujudnya mustahik yang mandiri dan berdaya saing, sekaligus meraih keberkahan dunia dan akhirat.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Sambut Ramadhan 1447 H, BAZNAS Tulungagung Gelar Sosialisasi Zakat Fitrah dan Perkuat Optimalisasi ZIS ASN
Sambut Ramadhan 1447 H, BAZNAS Tulungagung Gelar Sosialisasi Zakat Fitrah dan Perkuat Optimalisasi ZIS ASN
Tulungagung – Dalam rangka menyongsong datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar rapat sosialisasi zakat fitrah di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung pada Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan dan optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kabupaten Tulungagung. Rapat sosialisasi tersebut diikuti oleh Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kabupaten Tulungagung, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, kepala SMP, MTs, dan MA, serta Koordinator UPASP se-Kabupaten Tulungagung. PJ Sekda Kabupaten Tulungagung, Soeroto, S.Sos., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa penghimpunan zakat mal, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung sejauh ini telah berjalan cukup baik. Namun demikian, menurutnya, masih diperlukan langkah-langkah optimalisasi agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia menekankan bahwa zakat merupakan kewajiban bagi setiap umat Muslim yang telah memenuhi syarat. Karena itu, penguatan sistem dan dukungan kelembagaan menjadi hal yang penting untuk memastikan penghimpunan ZIS dapat berjalan lebih maksimal. “Pengumpulan zakat mal, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung selama ini telah berjalan, namun masih memerlukan optimalisasi agar dampaknya semakin dirasakan masyarakat. Zakat ini adalah kewajiban umat Muslim. Oleh karena itu, kami dari Pemerintah Daerah siap mendukung penuh optimalisasi ZIS di wilayah Kabupaten Tulungagung,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa ke depan akan dipertimbangkan penerbitan surat edaran kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memperkuat penghimpunan zakat mal, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aparatur sipil negara dalam menunaikan kewajiban zakat secara terkoordinasi dan berkelanjutan. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., memaparkan potensi besar zakat apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan. Ia mencontohkan, jika terdapat 500 pejabat struktural yang membayar zakat dengan nominal Rp150.000 per orang, maka dana yang terkumpul hampir mencapai Rp100.000.000. “Itu baru dari pejabat struktural saja. Bayangkan jika seluruh potensi zakat di Kabupaten Tulungagung dapat dihimpun secara maksimal,” ungkapnya. Ia juga menjelaskan salah satu program unggulan BAZNAS Tulungagung, yakni bantuan biaya hidup bagi lansia sebatang kara. Program tersebut menyasar lansia yang hidup sendirian tanpa penghasilan tetap, dengan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama hidup. “Program ini akan terus berjalan selama pembayaran zakat melalui BAZNAS tetap berjalan. Oleh karena itu, optimalisasi penghimpunan ZIS di wilayah Tulungagung perlu terus ditingkatkan,” tegasnya. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa sosialisasi zakat fitrah menjadi momentum penting untuk memperluas edukasi zakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Selain sosialisasi zakat fitrah, BAZNAS juga akan melaksanakan sejumlah program di bulan Ramadhan, salah satunya edukasi zakat, infak, dan sedekah kepada peserta didik di sekolah. “Kami akan melatih anak-anak menjadi pribadi yang dermawan sejak dini. Mereka akan diberikan pemahaman tentang delapan asnaf, kemudian diminta menyeleksi di antara teman-temannya yang termasuk golongan tersebut. Uang hasil infak atau sedekah mereka nantinya akan kami kembalikan kepada mereka yang berhak,” jelasnya. Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Zainul Fuad, S.E., M.Pd., memberikan penjelasan terkait zakat fitrah, fidyah, dan kafarat dalam perspektif fikih Islam. “Setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, ada satu kewajiban lagi bagi umat Islam, yaitu menunaikan zakat fitrah. Ini sangat penting karena merupakan bagian dari rukun Islam. Menjelang berakhirnya Ramadhan, zakat fitrah memiliki keterkaitan erat dengan kesempurnaan ibadah puasa,” paparnya. Ia juga menjelaskan ketentuan fidyah dan kafarat. “Fidyah adalah denda bagi orang yang tidak melaksanakan puasa. Ibu hamil boleh tidak berpuasa, tetapi wajib membayar fidyah dan tetap mengganti puasanya. Fidyah sebesar satu mud, setara dengan 6,75 ons yang dibulatkan menjadi 7 ons. Jika diuangkan, satu mud senilai Rp30.000,” terangnya. Sementara itu, kafarat bagi pelanggaran berat di bulan Ramadhan, seperti melakukan hubungan suami istri di siang hari, adalah berpuasa dua bulan berturut-turut tanpa jeda, atau memerdekakan budak, atau memberi makan 60 fakir miskin. Di akhir kegiatan, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung memaparkan skema penghimpunan zakat fitrah yang akan diterapkan selama Ramadhan 1447 H. Melalui rapat sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan umat, khususnya di Kabupaten Tulungagung.
BERITA10/02/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Penguatan ZIS ASN, BAZNAS Tulungagung Gelar Sosialisasi di Disdukcapil
Penguatan ZIS ASN, BAZNAS Tulungagung Gelar Sosialisasi di Disdukcapil
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menggelar kegiatan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tulungagung, Jumat (30/1/2025). Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil beserta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau seluruh karyawan Disdukcapil. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memperkuat kembali penghimpunan zakat, infaq, dan sedekah di wilayah Kabupaten Tulungagung, khususnya pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang tingkat partisipasi ZIS-nya masih tergolong rendah. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap muslim yang telah memenuhi syarat. “Gaji yang kita terima itu sebenarnya sebagian adalah hak kaum fakir miskin. Maka sudah seharusnya kita menyucikan harta kita melalui zakat. Jika belum mampu berzakat, maka bisa bersedekah seikhlasnya,” ujar Suyadi. Ia menjelaskan, seseorang yang telah mencapai nisab diwajibkan untuk menunaikan zakat, sedangkan bagi yang belum memenuhi nisab tetap dianjurkan untuk berinfak atau bersedekah sesuai kemampuan. Menurutnya, sekecil apa pun sedekah yang dikeluarkan akan membawa keberkahan bagi pemberinya dan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Suyadi juga menyampaikan bahwa tingkat kesadaran berzakat di lingkungan ASN Kementerian Agama sudah sangat baik. “ASN Kemenag hampir seluruhnya sudah berzakat atau bersedekah melalui BAZNAS. Sementara ASN dan PPPK di bawah Pemerintah Kabupaten masih belum sepenuhnya. Inilah yang perlu kita optimalkan bersama,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tulungagung, Nina Hartati, S.H., M.A.P., menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menginstruksikan jajarannya untuk segera membentuk penanggung jawab terkait pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan Disdukcapil. “Sedekah dan zakat yang kita keluarkan insyaallah akan kembali kepada kita sendiri dan kepada masyarakat yang berhak dan membutuhkan,” tutur Nina. Lebih lanjut, Suyadi menegaskan bahwa BAZNAS dalam melakukan penghimpunan ZIS tidak mengedepankan unsur pemaksaan. “Tidak ada unsur paksaan sama sekali. Semua dilakukan secara ikhlas dan berdasarkan kesadaran masing-masing pribadi,” jelasnya. Ia menambahkan, bagi ASN dan PPPK yang berkenan, dapat dibuatkan surat pernyataan kesediaan membayar zakat dan infak melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Pembayaran dapat dilakukan melalui sistem pemotongan gaji setiap bulan yang dikelola oleh penanggung jawab di masing-masing instansi, atau dibayarkan langsung ke BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Dengan adanya sosialisasi ini, BAZNAS Tulungagung berharap kesadaran dan partisipasi ASN dan PPPK dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Tulungagung.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.

Lihat Daftar Rekening →