WhatsApp Icon
Hadapi Dampak Kemarau, BAZNAS Tulungagung Koordinasikan Bantuan Air Bersih Bersama BPBD dan Forum Zakat Tulungagung

Tulungagung – Kemarau panjang yang berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Kondisi tersebut membuat sebagian warga mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar rapat koordinasi pendistribusian air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan, Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung ini melibatkan sejumlah lembaga dan organisasi yang turut bergerak dalam penanganan kebutuhan air bersih, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, YBM PLN, Lembaga Manajemen Infaq (LMI), Lazismu, serta lembaga amil zakat (LAZ) lainnya di Kabupaten Tulungagung.

Koordinasi dilakukan untuk menyatukan informasi mengenai wilayah yang membutuhkan bantuan sekaligus menyusun langkah pendistribusian agar penyaluran air bersih dapat dilakukan secara efektif. Kolaborasi antarlembaga juga dinilai penting untuk mencegah terjadinya tumpang tindih bantuan di satu wilayah, sehingga kebutuhan masyarakat di daerah lain yang mengalami kondisi serupa tetap dapat terakomodasi.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., mengatakan sinergi antarpihak diperlukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata.

“Kita ingin bantuan ini tidak tumpang tindih. Jangan sampai ada satu wilayah yang mendapatkan bantuan berkali-kali, sementara di wilayah lain masyarakat yang membutuhkan justru belum tersentuh. Karena itu, koordinasi ini penting agar bantuan bisa menyebar dan merata,” ujar Abdul Wachid.

Ia menambahkan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung sebelumnya telah menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air. Upaya tersebut terus dilanjutkan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak kemarau panjang.

“BAZNAS sebelumnya juga sudah menyalurkan bantuan air bersih ke beberapa wilayah yang memang minim pasokan air. Minggu ini kami juga sedang melakukan pendistribusian air bersih bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur,” lanjutnya.

Menurut Abdul Wachid, penanganan dampak kekeringan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Untuk itu, BAZNAS akan terus berupaya memberikan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan sekaligus mendorong keterlibatan berbagai pihak agar jangkauan bantuan semakin luas.

“Kami akan terus berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Kami berharap pihak-pihak terkait juga dapat bersama-sama berkolaborasi, sehingga bantuan yang diberikan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, menyebar dan merata,” pungkasnya.

Melalui koordinasi tersebut, pendistribusian air bersih diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah. Sinergi antarlembaga juga menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat yang terdampak kekeringan mendapatkan akses air bersih secara tepat dan berkelanjutan selama kondisi kemarau masih berlangsung.

BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk turut bergandengan tangan membantu saudara-saudara kita yang tengah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kepedulian yang diberikan hari ini dapat menjadi manfaat yang nyata bagi mereka yang membutuhkan.

Mari bersama hadirkan manfaat dan bantu ringankan kesulitan mereka. Donasi dapat disalurkan melalui rekening:

Bank Jatim 0152210022
a.n. Baznas Kab. Tulungagung (Infak)
*Gunakan kode 025 dalam nominal sebagai penanda.
Contoh: Rp10.025,-

Konfirmasi donasi melalui WhatsApp:
+62 856 3602 795

08/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Perkuat Pendidikan Madrasah, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Rp118,5 Juta

Tulungagung - Upaya mendukung keberlangsungan pendidikan di lingkungan madrasah terus dilakukan BAZNAS Kabupaten Tulungagung melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Berkolaborasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, BAZNAS menyalurkan bantuan senilai Rp118,5 juta kepada 61 lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag, Selasa (6/10/2026).

Pentasyarufan berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung dan dihadiri jajaran Pimpinan BAZNAS, Kepala Kantor Kemenag beserta jajaran, serta para kepala sekolah dan madrasah yang menjadi perwakilan penerima.

Dukungan tersebut diberikan dalam beragam bentuk sesuai kebutuhan masing-masing lembaga. Di antaranya beasiswa bagi peserta didik jenjang MI, MTs, dan MA, pengadaan sarana dan prasarana pendidikan, insentif bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT), peralatan serta obat-obatan lembaga, hingga dukungan untuk riset masyarakat.

Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan potensi ZIS yang dihimpun dari lingkungan Kemenag Kabupaten Tulungagung. Hingga saat ini, penghimpunan ZIS dari Kemenag Tulungagung telah mencapai Rp1.057.155.762. Dana tersebut kemudian dikelola dan dikembalikan dalam bentuk berbagai program kemanfaatan, salah satunya melalui dukungan terhadap lembaga pendidikan madrasah.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menegaskan bahwa setiap dana ZIS yang dikelola memiliki amanah besar sehingga proses penghimpunan hingga pemanfaatannya harus dilakukan secara cermat dan tepat sasaran.

Ia menjelaskan, pemanfaatan ZIS tidak semestinya berhenti ketika dana diterima oleh penerima manfaat. Lebih dari itu, setiap program diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan melalui pendayagunaan yang sesuai dengan kebutuhan.

“Dalam pengelolaan dana ZIS ini kita harus benar-benar hati-hati dan tepat sasaran. Dan di BAZNAS harus ada pengimbangan antara pentasyarufan dan pendayagunaan,” ujar Abdul Wachid.

Menurutnya, sinergi dengan Kemenag juga menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat ZIS sekaligus mendorong semakin optimalnya penghimpunan di lingkungan instansi tersebut. Dengan meningkatnya partisipasi dalam berzakat dan berinfak, ruang untuk menghadirkan lebih banyak kemanfaatan bagi masyarakat juga semakin terbuka.

Abdul Wachid berharap masyarakat yang selama ini telah menunaikan zakat dapat terus memperluas kepeduliannya melalui infak dan sedekah. Sementara bagi mereka yang telah terbiasa berinfak, ia berharap kondisi ekonominya semakin baik hingga mampu mencapai kewajiban zakat.

“Semoga yang sudah berzakat tidak hanya berzakat, tetapi juga berinfak. Dan yang sudah berinfak, semoga dilancarkan rezekinya sehingga bisa upgrade menjadi muzaki,” tuturnya.

Melalui pentasyarufan tersebut, diharapkan bantuan yang diberikan dapat mendukung keberlangsungan proses pendidikan di madrasah, membantu memenuhi kebutuhan lembaga, serta memberikan manfaat nyata bagi para penerima

06/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Hadapi Dampak Kemarau, BAZNAS Tulungagung dan BAZNAS Jatim Salurkan 180.000 Liter Air Bersih

Tulungagung - Kemarau panjang yang berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung membuat sebagian masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur memperluas respons kemanusiaan melalui penyaluran air bersih.

Sebanyak 180.000 liter air bersih akan didistribusikan ke sejumlah titik yang mengalami keterbatasan sumber air. Penyaluran dijadwalkan berlangsung pada 5-9 Oktober 2026, dengan lokasi penerima ditentukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Staff BTB BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Ari Khotmil Mubarak, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih ini bukan kali pertama dilakukan BAZNAS untuk merespons dampak kemarau di wilayah Kabupaten Tulungagung.

“Sebelumnya kami juga telah menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah, seperti Tanggunggunung, Pagerwojo, dan Sendang. Karena permintaan terus bertambah dan kondisi di lapangan cukup memprihatinkan, kali ini kami berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur untuk menambah jumlah serta jangkauan distribusi,” jelas Ari.

Kerja sama tersebut menjadi langkah untuk memperluas manfaat bantuan di tengah kebutuhan air yang semakin mendesak. Dengan tambahan volume dan titik distribusi, bantuan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga yang terdampak musim kemarau.

BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap distribusi ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan beban warga selama masa kekeringan. Upaya tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari gerakan kepedulian bersama agar masyarakat yang mengalami keterbatasan air tidak menghadapi kondisi tersebut seorang diri.

BAZNAS mengajak masyarakat untuk turut bergandengan tangan membantu saudara-saudara kita yang tengah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kepedulian yang diberikan hari ini dapat menjadi manfaat yang nyata bagi mereka yang membutuhkan.

Mari bersama hadirkan manfaat dan bantu ringankan kesulitan mereka. Donasi dapat disalurkan melalui rekening:

Bank Jatim 0152210022
a.n. Baznas Kab. Tulungagung (Infak)
*Gunakan kode 025 dalam nominal sebagai penanda.
Contoh: Rp10.025,-

Konfirmasi donasi melalui WhatsApp:
+62 856 3602 795

05/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sembako pada Peresmian Jalan Karya Bakti TNI di Desa Manding

Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan pendidikan dan bantuan sembako kepada masyarakat dalam rangkaian peresmian Jalan Rabat Beton Program Karya Bakti TNI Tahun 2026 di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jumat (2/10/2026).

Bantuan pendidikan diberikan kepada 3 peserta didik jenjang sekolah dasar (SD) dan 3 peserta didik jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Selain itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menyalurkan bantuan sembako kepada 10 penerima yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., bersama jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, pemerintah desa, serta unsur terkait lainnya. Peresmian Jalan Rabat Beton sendiri merupakan bagian dari Program Karya Bakti TNI yang dilaksanakan di Desa Manding sebagai upaya meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang disalurkan BAZNAS menjadi bagian dari kepedulian bersama terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan bagi peserta didik serta membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang membutuhkan.

Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen nyata dalam mendukung kesejahteraan dan kelanjutan pendidikan di Tulungagung.”

Penyaluran bantuan ini juga menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi perlu diiringi dengan perhatian terhadap kebutuhan sosial dan pendidikan. Sinergi antara pemerintah, TNI, BAZNAS, dan masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan warga.

Melalui bantuan pendidikan dan sembako tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus berupaya menghadirkan manfaat zakat dan kepedulian sosial secara tepat sasaran, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan.

02/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Hadirkan Praktisi Berpengalaman, BAZNAS Bekali Pelaku Usaha dengan Strategi Digital Marketing

Tulungagung - Tidak sekadar memberikan teori, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Republik Indonesia menghadirkan para praktisi berpengalaman di bidang digital marketing untuk membekali pelaku usaha dengan keterampilan pemasaran berbasis media sosial. Melalui Workshop Optimalisasi Konten dan Digital Marketing yang berlangsung di Barata Entertainment, Tulungagung, pada 30 September hingga 1 Oktober 2026, para peserta mendapatkan pelatihan intensif mulai dari dasar pengelolaan media sosial hingga teknik produksi konten yang efektif untuk mengembangkan usaha.

Bekerja sama dengan Digimonusa, BAZNAS menghadirkan sejumlah pemateri yang terdiri atas para founder, pengusaha sukses, serta konten kreator yang telah lama berkecimpung dalam dunia digital marketing. Kehadiran para praktisi ini menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat materi yang disampaikan tidak hanya berlandaskan teori, tetapi juga pengalaman nyata dalam membangun bisnis dan mengembangkan audiens melalui platform digital.

Di antara pemateri yang hadir adalah Pecah Telur, konten kreator lokal yang dikenal melalui kiprahnya dalam mengangkat kisah-kisah inspiratif dunia usaha dan ekonomi. Selain itu, hadir pula seorang ahli Digital Marketing Strategist yang merupakan Founder Batavia Uniform, pengusaha yang telah berhasil mengembangkan bisnisnya hingga menghasilkan omzet miliaran rupiah dalam satu bulan melalui strategi pemasaran digital.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta dibekali materi secara bertahap dan sistematis. Pembelajaran diawali dengan pengenalan fundamental media sosial, dilanjutkan dengan pembentukan mindset untuk menjadi konten kreator yang sukses, serta pemahaman mengenai strategi membangun identitas dan daya tarik produk di ranah digital.

Tak berhenti pada pemahaman konsep, para peserta juga diajak mempraktikkan langsung proses pembuatan konten yang baik dan menarik. Mulai dari menyusun script atau naskah konten, memahami teknik pengambilan audio, mempelajari pengambilan gambar dan video, hingga menguasai proses penyuntingan atau editing agar menghasilkan konten yang berkualitas dan mampu menarik perhatian calon konsumen.

Dengan pendekatan praktik tersebut, peserta benar-benar diarahkan untuk memahami seluruh tahapan pemasaran digital dari awal. Mereka tidak hanya belajar bagaimana membuat konten, tetapi juga bagaimana memanfaatkan media sosial sebagai sarana memperkenalkan produk, membangun kepercayaan konsumen, memperluas jangkauan pasar, hingga mendorong peningkatan penjualan.

Program ini diikuti oleh 34 peserta terpilih dari 94 pendaftar. Selain memperoleh pelatihan intensif selama dua hari, para peserta juga akan mendapatkan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan selama tiga bulan ke depan. Tahap lanjutan ini menjadi bagian penting untuk memastikan ilmu yang telah diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam pengelolaan usaha masing-masing.

Melalui pelatihan dan pembinaan tersebut, BAZNAS berharap para pelaku usaha binaan ini mampu mengoptimalkan potensi digital untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, serta mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan. Lebih jauh, upaya ini diharapkan dapat mendorong transformasi ekonomi mustahik, dari yang semula bergantung pada bantuan menjadi pelaku usaha yang berdaya, mandiri, dan kelak mampu berkontribusi sebagai muzaki maupun munfiq.

01/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Terbaru

Hadapi Dampak Kemarau, BAZNAS Tulungagung Koordinasikan Bantuan Air Bersih Bersama BPBD dan Forum Zakat Tulungagung
Hadapi Dampak Kemarau, BAZNAS Tulungagung Koordinasikan Bantuan Air Bersih Bersama BPBD dan Forum Zakat Tulungagung
Tulungagung – Kemarau panjang yang berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Kondisi tersebut membuat sebagian warga mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Merespons kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar rapat koordinasi pendistribusian air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan, Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung ini melibatkan sejumlah lembaga dan organisasi yang turut bergerak dalam penanganan kebutuhan air bersih, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, YBM PLN, Lembaga Manajemen Infaq (LMI), Lazismu, serta lembaga amil zakat (LAZ) lainnya di Kabupaten Tulungagung. Koordinasi dilakukan untuk menyatukan informasi mengenai wilayah yang membutuhkan bantuan sekaligus menyusun langkah pendistribusian agar penyaluran air bersih dapat dilakukan secara efektif. Kolaborasi antarlembaga juga dinilai penting untuk mencegah terjadinya tumpang tindih bantuan di satu wilayah, sehingga kebutuhan masyarakat di daerah lain yang mengalami kondisi serupa tetap dapat terakomodasi. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., mengatakan sinergi antarpihak diperlukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata. “Kita ingin bantuan ini tidak tumpang tindih. Jangan sampai ada satu wilayah yang mendapatkan bantuan berkali-kali, sementara di wilayah lain masyarakat yang membutuhkan justru belum tersentuh. Karena itu, koordinasi ini penting agar bantuan bisa menyebar dan merata,” ujar Abdul Wachid. Ia menambahkan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung sebelumnya telah menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air. Upaya tersebut terus dilanjutkan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak kemarau panjang. “BAZNAS sebelumnya juga sudah menyalurkan bantuan air bersih ke beberapa wilayah yang memang minim pasokan air. Minggu ini kami juga sedang melakukan pendistribusian air bersih bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur,” lanjutnya. Menurut Abdul Wachid, penanganan dampak kekeringan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Untuk itu, BAZNAS akan terus berupaya memberikan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan sekaligus mendorong keterlibatan berbagai pihak agar jangkauan bantuan semakin luas. “Kami akan terus berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Kami berharap pihak-pihak terkait juga dapat bersama-sama berkolaborasi, sehingga bantuan yang diberikan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, menyebar dan merata,” pungkasnya. Melalui koordinasi tersebut, pendistribusian air bersih diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah. Sinergi antarlembaga juga menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat yang terdampak kekeringan mendapatkan akses air bersih secara tepat dan berkelanjutan selama kondisi kemarau masih berlangsung. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk turut bergandengan tangan membantu saudara-saudara kita yang tengah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kepedulian yang diberikan hari ini dapat menjadi manfaat yang nyata bagi mereka yang membutuhkan. Mari bersama hadirkan manfaat dan bantu ringankan kesulitan mereka. Donasi dapat disalurkan melalui rekening: Bank Jatim 0152210022 a.n. Baznas Kab. Tulungagung (Infak)*Gunakan kode 025 dalam nominal sebagai penanda. Contoh: Rp10.025,- Konfirmasi donasi melalui WhatsApp:+62 856 3602 795
BERITA08/10/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Perkuat Pendidikan Madrasah, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Rp118,5 Juta
Perkuat Pendidikan Madrasah, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Rp118,5 Juta
Tulungagung - Upaya mendukung keberlangsungan pendidikan di lingkungan madrasah terus dilakukan BAZNAS Kabupaten Tulungagung melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Berkolaborasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, BAZNAS menyalurkan bantuan senilai Rp118,5 juta kepada 61 lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag, Selasa (6/10/2026). Pentasyarufan berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung dan dihadiri jajaran Pimpinan BAZNAS, Kepala Kantor Kemenag beserta jajaran, serta para kepala sekolah dan madrasah yang menjadi perwakilan penerima. Dukungan tersebut diberikan dalam beragam bentuk sesuai kebutuhan masing-masing lembaga. Di antaranya beasiswa bagi peserta didik jenjang MI, MTs, dan MA, pengadaan sarana dan prasarana pendidikan, insentif bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT), peralatan serta obat-obatan lembaga, hingga dukungan untuk riset masyarakat. Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan potensi ZIS yang dihimpun dari lingkungan Kemenag Kabupaten Tulungagung. Hingga saat ini, penghimpunan ZIS dari Kemenag Tulungagung telah mencapai Rp1.057.155.762. Dana tersebut kemudian dikelola dan dikembalikan dalam bentuk berbagai program kemanfaatan, salah satunya melalui dukungan terhadap lembaga pendidikan madrasah. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menegaskan bahwa setiap dana ZIS yang dikelola memiliki amanah besar sehingga proses penghimpunan hingga pemanfaatannya harus dilakukan secara cermat dan tepat sasaran. Ia menjelaskan, pemanfaatan ZIS tidak semestinya berhenti ketika dana diterima oleh penerima manfaat. Lebih dari itu, setiap program diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan melalui pendayagunaan yang sesuai dengan kebutuhan. “Dalam pengelolaan dana ZIS ini kita harus benar-benar hati-hati dan tepat sasaran. Dan di BAZNAS harus ada pengimbangan antara pentasyarufan dan pendayagunaan,” ujar Abdul Wachid. Menurutnya, sinergi dengan Kemenag juga menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat ZIS sekaligus mendorong semakin optimalnya penghimpunan di lingkungan instansi tersebut. Dengan meningkatnya partisipasi dalam berzakat dan berinfak, ruang untuk menghadirkan lebih banyak kemanfaatan bagi masyarakat juga semakin terbuka. Abdul Wachid berharap masyarakat yang selama ini telah menunaikan zakat dapat terus memperluas kepeduliannya melalui infak dan sedekah. Sementara bagi mereka yang telah terbiasa berinfak, ia berharap kondisi ekonominya semakin baik hingga mampu mencapai kewajiban zakat. “Semoga yang sudah berzakat tidak hanya berzakat, tetapi juga berinfak. Dan yang sudah berinfak, semoga dilancarkan rezekinya sehingga bisa upgrade menjadi muzaki,” tuturnya. Melalui pentasyarufan tersebut, diharapkan bantuan yang diberikan dapat mendukung keberlangsungan proses pendidikan di madrasah, membantu memenuhi kebutuhan lembaga, serta memberikan manfaat nyata bagi para penerima
BERITA06/10/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Hadapi Dampak Kemarau, BAZNAS Tulungagung dan BAZNAS Jatim Salurkan 180.000 Liter Air Bersih
Hadapi Dampak Kemarau, BAZNAS Tulungagung dan BAZNAS Jatim Salurkan 180.000 Liter Air Bersih
Tulungagung - Kemarau panjang yang berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung membuat sebagian masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur memperluas respons kemanusiaan melalui penyaluran air bersih. Sebanyak 180.000 liter air bersih akan didistribusikan ke sejumlah titik yang mengalami keterbatasan sumber air. Penyaluran dijadwalkan berlangsung pada 5-9 Oktober 2026, dengan lokasi penerima ditentukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Staff BTB BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Ari Khotmil Mubarak, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih ini bukan kali pertama dilakukan BAZNAS untuk merespons dampak kemarau di wilayah Kabupaten Tulungagung. “Sebelumnya kami juga telah menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah, seperti Tanggunggunung, Pagerwojo, dan Sendang. Karena permintaan terus bertambah dan kondisi di lapangan cukup memprihatinkan, kali ini kami berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur untuk menambah jumlah serta jangkauan distribusi,” jelas Ari. Kerja sama tersebut menjadi langkah untuk memperluas manfaat bantuan di tengah kebutuhan air yang semakin mendesak. Dengan tambahan volume dan titik distribusi, bantuan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga yang terdampak musim kemarau. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap distribusi ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan beban warga selama masa kekeringan. Upaya tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari gerakan kepedulian bersama agar masyarakat yang mengalami keterbatasan air tidak menghadapi kondisi tersebut seorang diri. BAZNAS mengajak masyarakat untuk turut bergandengan tangan membantu saudara-saudara kita yang tengah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kepedulian yang diberikan hari ini dapat menjadi manfaat yang nyata bagi mereka yang membutuhkan. Mari bersama hadirkan manfaat dan bantu ringankan kesulitan mereka. Donasi dapat disalurkan melalui rekening: Bank Jatim 0152210022 a.n. Baznas Kab. Tulungagung (Infak)*Gunakan kode 025 dalam nominal sebagai penanda. Contoh: Rp10.025,- Konfirmasi donasi melalui WhatsApp: +62 856 3602 795
BERITA05/10/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sembako pada Peresmian Jalan Karya Bakti TNI di Desa Manding
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sembako pada Peresmian Jalan Karya Bakti TNI di Desa Manding
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan pendidikan dan bantuan sembako kepada masyarakat dalam rangkaian peresmian Jalan Rabat Beton Program Karya Bakti TNI Tahun 2026 di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jumat (2/10/2026). Bantuan pendidikan diberikan kepada 3 peserta didik jenjang sekolah dasar (SD) dan 3 peserta didik jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Selain itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menyalurkan bantuan sembako kepada 10 penerima yang membutuhkan. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., bersama jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, pemerintah desa, serta unsur terkait lainnya. Peresmian Jalan Rabat Beton sendiri merupakan bagian dari Program Karya Bakti TNI yang dilaksanakan di Desa Manding sebagai upaya meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang disalurkan BAZNAS menjadi bagian dari kepedulian bersama terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan bagi peserta didik serta membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang membutuhkan. Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen nyata dalam mendukung kesejahteraan dan kelanjutan pendidikan di Tulungagung.” Penyaluran bantuan ini juga menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi perlu diiringi dengan perhatian terhadap kebutuhan sosial dan pendidikan. Sinergi antara pemerintah, TNI, BAZNAS, dan masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan warga. Melalui bantuan pendidikan dan sembako tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus berupaya menghadirkan manfaat zakat dan kepedulian sosial secara tepat sasaran, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan.
BERITA02/10/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Hadirkan Praktisi Berpengalaman, BAZNAS Bekali Pelaku Usaha dengan Strategi Digital Marketing
Hadirkan Praktisi Berpengalaman, BAZNAS Bekali Pelaku Usaha dengan Strategi Digital Marketing
Tulungagung - Tidak sekadar memberikan teori, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Republik Indonesia menghadirkan para praktisi berpengalaman di bidang digital marketing untuk membekali pelaku usaha dengan keterampilan pemasaran berbasis media sosial. Melalui Workshop Optimalisasi Konten dan Digital Marketing yang berlangsung di Barata Entertainment, Tulungagung, pada 30 September hingga 1 Oktober 2026, para peserta mendapatkan pelatihan intensif mulai dari dasar pengelolaan media sosial hingga teknik produksi konten yang efektif untuk mengembangkan usaha. Bekerja sama dengan Digimonusa, BAZNAS menghadirkan sejumlah pemateri yang terdiri atas para founder, pengusaha sukses, serta konten kreator yang telah lama berkecimpung dalam dunia digital marketing. Kehadiran para praktisi ini menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat materi yang disampaikan tidak hanya berlandaskan teori, tetapi juga pengalaman nyata dalam membangun bisnis dan mengembangkan audiens melalui platform digital. Di antara pemateri yang hadir adalah Pecah Telur, konten kreator lokal yang dikenal melalui kiprahnya dalam mengangkat kisah-kisah inspiratif dunia usaha dan ekonomi. Selain itu, hadir pula seorang ahli Digital Marketing Strategist yang merupakan Founder Batavia Uniform, pengusaha yang telah berhasil mengembangkan bisnisnya hingga menghasilkan omzet miliaran rupiah dalam satu bulan melalui strategi pemasaran digital. Selama dua hari pelaksanaan, peserta dibekali materi secara bertahap dan sistematis. Pembelajaran diawali dengan pengenalan fundamental media sosial, dilanjutkan dengan pembentukan mindset untuk menjadi konten kreator yang sukses, serta pemahaman mengenai strategi membangun identitas dan daya tarik produk di ranah digital. Tak berhenti pada pemahaman konsep, para peserta juga diajak mempraktikkan langsung proses pembuatan konten yang baik dan menarik. Mulai dari menyusun script atau naskah konten, memahami teknik pengambilan audio, mempelajari pengambilan gambar dan video, hingga menguasai proses penyuntingan atau editing agar menghasilkan konten yang berkualitas dan mampu menarik perhatian calon konsumen. Dengan pendekatan praktik tersebut, peserta benar-benar diarahkan untuk memahami seluruh tahapan pemasaran digital dari awal. Mereka tidak hanya belajar bagaimana membuat konten, tetapi juga bagaimana memanfaatkan media sosial sebagai sarana memperkenalkan produk, membangun kepercayaan konsumen, memperluas jangkauan pasar, hingga mendorong peningkatan penjualan. Program ini diikuti oleh 34 peserta terpilih dari 94 pendaftar. Selain memperoleh pelatihan intensif selama dua hari, para peserta juga akan mendapatkan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan selama tiga bulan ke depan. Tahap lanjutan ini menjadi bagian penting untuk memastikan ilmu yang telah diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam pengelolaan usaha masing-masing. Melalui pelatihan dan pembinaan tersebut, BAZNAS berharap para pelaku usaha binaan ini mampu mengoptimalkan potensi digital untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, serta mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan. Lebih jauh, upaya ini diharapkan dapat mendorong transformasi ekonomi mustahik, dari yang semula bergantung pada bantuan menjadi pelaku usaha yang berdaya, mandiri, dan kelak mampu berkontribusi sebagai muzaki maupun munfiq.
BERITA01/10/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Bersama BAZNAS RI Gelar Workshop Optimalisasi Konten dan Digital Marketing, Dorong Mustahik Naik Kelas
BAZNAS Tulungagung Bersama BAZNAS RI Gelar Workshop Optimalisasi Konten dan Digital Marketing, Dorong Mustahik Naik Kelas
Tulungagung - Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan produktivitas pelaku usaha, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkolaborasi dengan BAZNAS Republik Indonesia menggelar Workshop Optimalisasi Konten dan Digital Marketing di Barata Entertainment, Tulungagung, pada 30 September hingga 1 Oktober 2026. Kegiatan yang mengusung penguatan Personal Branding dan Business Branding melalui media sosial ini menjadi langkah strategis untuk membekali para pelaku usaha dengan keterampilan pemasaran digital, sekaligus memperluas jangkauan pasar produk lokal agar mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi. Mewakili Plt. Bupati Tulungagung, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Tulungagung, H. M. Makrus Manan, S.P., M.M., hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perubahan pola perdagangan dari pasar konvensional menuju pasar digital merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha. Menurutnya, pangsa pasar digital telah mencapai 70 persen sehingga pelaku usaha perlu beradaptasi dengan perkembangan tersebut. Ia mengingatkan bahwa ketergantungan pada pemasaran konvensional tanpa diimbangi pemanfaatan platform digital dapat membuat usaha tertinggal dalam persaingan. “Sekarang pasar sudah beralih, dari pasar konvensional menjadi pasar digital. Ini harus kita tangkap. Kalau terus-menerus hanya mengandalkan pasar konvensional tanpa masuk ke pasar digital, kita akan tertinggal,” ungkapnya. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Moh. Fatah Masrun, M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kelompok usaha binaan dan usaha lokal. Melalui pembekalan keterampilan pemasaran digital, pihaknya berharap sektor usaha masyarakat di Kabupaten Tulungagung semakin berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat. Ia juga menekankan bahwa program pemberdayaan ekonomi BAZNAS tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi mustahik agar mampu meningkatkan taraf hidupnya. “Kalau selama ini mereka berstatus sebagai mustahik, yakni orang yang berhak menerima zakat, infak, dan sedekah, maka kita dorong agar ke depan bisa naik kelas menjadi muzakki. Minimal menjadi munfiq, orang yang senang berinfak,” tuturnya. Dari pihak BAZNAS RI, salah satu tim yang hadir menjelaskan bahwa peserta workshop merupakan hasil seleksi dari 94 pendaftar, dengan 34 peserta terbaik yang dinilai memenuhi kriteria untuk mengikuti program tersebut. Pelatihan ini secara khusus menyasar pelaku usaha yang telah memiliki akun media sosial sebagai sarana pemasaran, sehingga materi yang diberikan dapat langsung diterapkan untuk mengembangkan bisnis mereka. Selain pembekalan intensif selama dua hari, peserta juga akan mendapatkan pendampingan dan pembinaan selama tiga bulan. Skema tersebut diharapkan mampu memastikan bahwa ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, melainkan berlanjut menjadi praktik nyata dalam pengelolaan konten, penguatan identitas usaha, hingga peningkatan penjualan. Melalui sinergi BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan BAZNAS RI ini, diharapkan para peserta mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, serta membangun usaha yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi bagian dari upaya nyata BAZNAS dalam mewujudkan transformasi mustahik menjadi muzaki, sehingga kebermanfaatan zakat dapat terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA01/10/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Founder Pecah Telur Agung Hartadi Ajak Masyarakat Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS
Founder Pecah Telur Agung Hartadi Ajak Masyarakat Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar Pelatihan Konten dan Digital Marketing pada 30 September hingga 1 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan pengelolaan konten dan pemasaran digital dalam mendukung penyebarluasan informasi serta edukasi zakat kepada masyarakat. Pelatihan tersebut menghadirkan Agung Hartadi, Founder Pecah Telur, sekaligus YouTuber yang dikenal aktif dalam membuat konten digital. Kehadirannya memberikan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya strategi komunikasi dan pemanfaatan media digital dalam menyampaikan pesan yang menarik, relevan, dan mudah diterima masyarakat.Dalam kesempatan tersebut, Agung Hartadi mengajak masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam, untuk semakin peduli terhadap kewajiban zakat serta menyalurkannya melalui lembaga yang terpercaya, salah satunya BAZNAS. Menurutnya, zakat tidak hanya berkaitan dengan kewajiban seorang muslim, tetapi juga memiliki manfaat besar bagi kehidupan sosial. Zakat menjadi salah satu bentuk kepedulian kepada sesama dengan membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menjadi bagian dari bekal seorang muslim dalam kehidupan akhirat. “Zakat adalah penolong sesama di dunia dan penyelamat di akhirat,” pesan Agung Hartadi dalam kegiatan tersebut. Ia juga mengajak masyarakat Muslim di Indonesia untuk tidak hanya memahami zakat sebagai kewajiban, tetapi menjadikannya sebagai bagian dari kepedulian terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Penyaluran zakat melalui BAZNAS diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk memperkuat kemampuan dalam membuat konten dan memanfaatkan digital marketing. Kehadiran Agung Hartadi turut memberikan inspirasi bahwa media digital dapat menjadi sarana untuk menyebarkan nilai kebaikan, termasuk mengajak masyarakat menunaikan zakat.
BERITA01/10/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Perkuat Literasi dan Optimalisasi ZIS, BAZNAS Tulungagung Jalin Kerja Sama dengan MUI
Perkuat Literasi dan Optimalisasi ZIS, BAZNAS Tulungagung Jalin Kerja Sama dengan MUI
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menjalin kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung dalam upaya memperkuat literasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tengah masyarakat. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Kamis (24/9/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., bersama Ketua MUI Kabupaten Tulungagung, KH. Hadi Muhammad Mahfudz. Kegiatan ini turut dihadiri oleh segenap pimpinan BAZNAS, Kabag Kesra, Perwakilan Kemenag, serta jajaran pengurus MUI Kabupaten Tulungagung. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara lembaga pengelola zakat dan otoritas keagamaan, khususnya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ketentuan ZIS berdasarkan syariat Islam. Melalui kolaborasi tersebut, kedua lembaga berkomitmen meningkatkan literasi masyarakat tentang jenis, syarat, ketentuan, tata cara penghitungan, hingga penunaian zakat. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pembahasan berbagai persoalan aktual terkait ZIS melalui kajian keagamaan yang komprehensif, peningkatan kesadaran masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui lembaga pengelola resmi sesuai peraturan perundang-undangan, serta optimalisasi ZIS sebagai instrumen pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa sinergi dengan MUI sangat dibutuhkan untuk memperkuat edukasi dan pemahaman masyarakat mengenai ZIS, sekaligus mendorong optimalisasi penghimpunan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL). Menurutnya, salah satu aspek penting yang perlu terus disosialisasikan adalah pemahaman mengenai zakat mal, mulai dari ketentuan, perhitungan, hingga kewajiban menunaikannya. Dalam hal ini, MUI memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi keagamaan kepada masyarakat melalui berbagai saluran dakwah. “Bagaimana kita mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada para muzaki, terutama mengenai zakat mal, ini bisa dilaksanakan oleh MUI sebagai salah satu simbol otoritas keagamaan. Penyampaiannya dapat melalui pengajian, khotbah Jumat, maupun kegiatan keagamaan lainnya,” jelas Abdul Wachid. Ia juga berharap MUI dapat terus mengambil peran aktif dalam mengampanyekan pentingnya menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, sehingga kesadaran masyarakat tidak hanya tumbuh dari sisi ibadah, tetapi juga diiringi pemahaman mengenai manfaat pengelolaan ZIS secara terorganisasi. Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap terbangun sinergi yang berkelanjutan bersama MUI dalam memperluas jangkauan dakwah zakat, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mengoptimalkan potensi ZIS di Kabupaten Tulungagung. Semoga kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pengelolaan zakat yang semakin amanah dan berdampak, sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu dan kesejahteraan umat dapat terus ditingkatkan.
BERITA24/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Dorong Kemandirian Ekonomi melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Umat
BAZNAS Tulungagung Dorong Kemandirian Ekonomi melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Umat
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagerwojo dan Rejotangan melaksanakan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) melalui penyaluran bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 22 September 2026 di Kecamatan Pagerwojo dan 23 September 2026 di Kecamatan Rejotangan, dengan bantuan diserahkan langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Sebanyak 20 pelaku UMKM menerima bantuan, masing-masing 10 penerima dari Kecamatan Pagerwojo dan 10 penerima dari Kecamatan Rejotangan. Setiap penerima mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp1.500.000, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp30.000.000. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi tambahan modal bagi penerima untuk mengembangkan usaha yang telah dijalankan. Namun, program tersebut tidak berhenti pada penyaluran bantuan. BAZNAS bersama penyuluh agama Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung akan memberikan pendampingan agar modal yang diterima dapat dikelola secara produktif dan usaha penerima dapat berkembang. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menjelaskan bahwa pendampingan menjadi bagian penting agar bantuan yang diberikan tidak hanya berhenti sebagai bantuan modal, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan usaha. “Bantuan ini bukan sekadar memberikan modal usaha, tetapi akan terus kami dampingi bersama penyuluh agama dari Kemenag Tulungagung. Setelah bantuan diterima, kami ingin memastikan modal tersebut digunakan sebagaimana mestinya untuk mendukung usaha. Karena itu, pendampingan menjadi bagian dari proses agar para penerima tidak merasa berjalan sendiri dalam mengembangkan usahanya,” ujar Abdul Wachid. Lebih lanjut, Abdul Wachid berharap pendampingan yang dilakukan bersama KUA dan penyuluh agama dapat membantu penerima dalam menghadapi berbagai tantangan usaha. Tidak hanya dari sisi penggunaan modal, tetapi juga bagaimana penerima mampu mempertahankan dan mengembangkan usaha secara bertahap. “Kami berharap bantuan ini bisa menjadi awal yang baik bagi para penerima untuk meningkatkan usahanya. Ketika usaha berkembang, tentu akan memberikan dampak bagi perekonomian keluarga. Kami ingin mereka semakin mandiri, memiliki semangat untuk terus berusaha, dan ke depan bukan tidak mungkin mereka yang hari ini menerima bantuan dapat menjadi orang yang nantinya mampu membantu orang lain,” tambahnya. Melalui kolaborasi BAZNAS, KUA, dan penyuluh agama, Program Pemberdayaan Ekonomi Umat diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus mendorong penerima manfaat untuk terus mengembangkan usahanya. Satu bantuan mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi seseorang yang sedang berjuang, bantuan tersebut bisa menjadi langkah besar untuk bangkit. Mari terus berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah, karena kepedulian yang kita berikan hari ini dapat menjadi jalan tumbuhnya kemandirian dan kebermanfaatan bagi sesama. Salurkan kebaikan Anda melalui zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Tulungagung. -> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA24/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Tulungagung Ikuti Apel Pagi Rutin
Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Tulungagung Ikuti Apel Pagi Rutin
Tulungagung – Jajaran pimpinan dan pelaksana Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung mengikuti apel pagi rutin di halaman Kantor, pada Senin (21/9/26). Kegiatan ini menjadi bagian dari rutinitas awal pekan untuk memperkuat kedisiplinan, koordinasi, dan kesiapan seluruh jajaran dalam menjalankan tugas. Apel pagi diikuti oleh jajaran pimpinan bersama seluruh pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Selain menjadi sarana koordinasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menyampaikan arahan dan mengingatkan kembali tanggung jawab setiap amil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wahid, S.IP., dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga amanah dalam menjalankan tugas sebagai pengelola zakat, infak, dan sedekah. “Kita sebagai seorang amil harus amanah dan bertanggung jawab. Kita memiliki tanggung jawab untuk mengelola zakat dan infak di Kabupaten Tulungagung. Amanah masyarakat ini harus kita jaga dan laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Abdul Wahid. Menurutnya, kedisiplinan dan tanggung jawab menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas amil. Sikap tersebut diperlukan agar setiap pekerjaan dapat dilaksanakan secara profesional serta mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang semakin baik. Melalui apel rutin, jajaran BAZNAS juga dapat membangun komunikasi dan kekompakan antarstaf sebelum menjalankan berbagai agenda dan pelayanan. Dengan koordinasi yang baik, setiap program diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Apel pagi berlangsung tertib hingga selesai. Kegiatan rutin ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan amanah dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
BERITA21/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Atasi Krisis Air Bersih, BAZNAS Tulungagung Jangkau Warga Terdampak Kekeringan di Tenggarejo
Atasi Krisis Air Bersih, BAZNAS Tulungagung Jangkau Warga Terdampak Kekeringan di Tenggarejo
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang mengalami keterbatasan hingga tidak adanya pasokan air bersih akibat kekeringan. Pada Rabu (16/9/2026), pendistribusian bantuan air bersih sebanyak 5000 liter dilakukan di Desa Tenggarejo, Kecamatan Tanggunggunung. Pendistribusian ini dilakukan berdasarkan laporan dari Penyuluh Agama Kecamatan Tanggunggunung yang menginformasikan adanya sejumlah wilayah di Desa Tenggarejo yang terdampak kekeringan dan mengalami minimnya pasokan air bersih. Dalam kegiatan tersebut, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Penyuluh Agama Kecamatan Tanggunggunung menyisir sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan dan minim akses terhadap sumber air bersih. Staff BTB BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Ari Khotmil Mubarak, mengatakan bahwa pendistribusian bantuan air bersih akan terus diarahkan ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. “Bantuan ini akan kami distribusikan ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. Kemarin kami juga melakukan pendistribusian di SDN 1 Segawe dan kepada warga sekitar di Kecamatan Pagerwojo,” ujar Ari. Menurutnya, kondisi kekeringan di sejumlah wilayah Tulungagung membuat kebutuhan air bersih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama. Karena itu, BAZNAS melalui BTB akan terus melakukan pemetaan dan penyaluran bantuan ke wilayah yang membutuhkan. Ari menambahkan, ke depan BAZNAS Kabupaten Tulungagung akan terus berupaya memperluas jangkauan pendistribusian dengan menggandeng berbagai pihak. “Ke depan, kami akan terus berupaya dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait agar pendistribusian bantuan air bersih ini bisa menjangkau wilayah yang lebih luas, terutama daerah pegunungan kapur di Kecamatan Tanggunggunung yang setiap musim kemarau selalu mengalami keterbatasan pasokan air,” tambahnya. Sementara itu, salah satu Penyuluh Agama Kecamatan Tanggunggunung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung, para muzaki, serta donatur yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. “Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada BAZNAS Tulungagung, para muzaki dan donatur yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Bantuan air bersih ini sangat membantu warga kami, terutama di tengah kondisi kekeringan seperti sekarang,” ungkapnya. Hal serupa disampaikan salah satu warga penerima bantuan. Ia mengaku kondisi sumber air di rumahnya sudah sangat minim, bahkan tidak memiliki sumber air yang dapat diandalkan. “Terima kasih atas bantuan air bersih ini. Pasokan air di rumah sudah sangat minim, tidak ada sumber sama sekali. Apalagi kalau tidak ada hujan turun, kami sangat kesulitan mendapatkan air,” tuturnya. Pendistribusian air bersih ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam merespons kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau. Melalui BTB, BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengidentifikasi wilayah terdampak serta mengupayakan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap kepedulian dan kolaborasi dari berbagai pihak dapat terus terbangun sehingga kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan dapat terbantu. Masyarakat juga bisa turut bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang tengah mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih di musim kemarau ini melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Mari bersama hadirkan manfaat dan bantu ringankan kesulitan mereka. Donasi dapat disalurkan melalui rekening: Bank Jatim 0152210022 a.n. Baznas Kab. Tulungagung (Infak)*Gunakan kode 025 dalam nominal sebagai penanda. Contoh: Rp10.025,- Konfirmasi donasi melalui WhatsApp: +62 856 3602 795
BERITA17/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BAZNAS Tulungagung Distribusikan Bantuan Air Bersih
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BAZNAS Tulungagung Distribusikan Bantuan Air Bersih
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) meluncurkan armada bantuan air bersih untuk masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung yang mengalami krisis kekeringan. Penyaluran bantuan tersebut dimulai pada Selasa pagi (15/9/2026) sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air bersih akibat kondisi kekeringan. Dalam pelaksanaan tahap awal ini, Tim BTB BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyiapkan lima armada truk pengangkut air bersih, masing-masing dengan kapasitas sekitar 5.000 liter. Armada tersebut akan diarahkan ke sejumlah titik yang telah dipetakan sebagai wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, mengatakan bahwa penyaluran bantuan dilakukan dengan mengutamakan ketepatan sasaran melalui koordinasi bersama pihak-pihak terkait, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung. “Kami dari BAZNAS berkoordinasi dengan BPBD untuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai keluhan masyarakat serta wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan. Dengan pembagian tugas yang jelas, kami berharap bantuan ini dapat segera sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Abdul Wachid. Selain berkoordinasi dalam pemetaan wilayah terdampak, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menggandeng PDAM Tulungagung dalam pengadaan air bersih yang akan disalurkan kepada masyarakat. Sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan air yang dibutuhkan selama proses penyaluran bantuan berlangsung. Sementara itu, Staff BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Ari Khotmil Mubarak, S.E., menjelaskan bahwa tim menargetkan sejumlah titik strategis yang mengalami krisis kekeringan, di antaranya wilayah Tanggunggunung, Sendang, dan Pagerwojo. “Hari ini kami menargetkan penyaluran bantuan di wilayah Kecamatan Pagerwojo, khususnya di SDN 1 Segawe dan sekitarnya. Armada yang kami siapkan akan bergerak untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di titik-titik yang telah ditentukan,” jelas Ari. Penyaluran air bersih ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kekeringan. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga akan terus melakukan koordinasi dan pemetaan kebutuhan di lapangan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak. Melalui aksi kemanusiaan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat sedikit terbantu dan semangat gotong royong dalam menghadapi dampak kekeringan terus terjaga. Masyarakat juga diajak untuk turut berbagi kebaikan melalui program-program BAZNAS agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya, serta bersama-sama mewujudkan Tulungagung yang semakin sejahtera. Mari terus berbagi dan hadir untuk sesama melalui infak dan sedekah. -> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA15/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading dan Evaluasi, Perkuat Sinergi Program untuk Kesejahteraan Masyarakat
BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading dan Evaluasi, Perkuat Sinergi Program untuk Kesejahteraan Masyarakat
Mojokerto - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Upgrading dan Evaluasi Program BAZNAS Kabupaten Tulungagung di Grand Whiz Hotel Mojokerto, (11–12/9/26). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam rangka memperkuat kinerja kelembagaan dan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, H. M. Makrus Manan, S.P., M.M. Upgrading merupakan bagian dari upaya penguatan internal organisasi melalui evaluasi, refleksi, dan peningkatan kapasitas seluruh jajaran BAZNAS. Melalui kegiatan ini, setiap program yang telah dilaksanakan dapat ditinjau kembali untuk melihat capaian, kendala, serta ruang perbaikan. Hasil evaluasi tersebut selanjutnya menjadi bahan dalam menyusun langkah dan strategi agar program BAZNAS ke depan semakin efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., dalam sambutannya menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi SDM yang dimiliki BAZNAS Tulungagung. “Kita di BAZNAS Tulungagung memiliki SDM yang terbatas, jadi harus bisa kita jadikan keunggulan dan kita maksimalkan.” Menurutnya, keterbatasan jumlah personel tidak seharusnya menjadi hambatan dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat. Sebaliknya, kondisi tersebut perlu menjadi dorongan bagi seluruh jajaran untuk bekerja lebih efektif, membangun kolaborasi, meningkatkan kompetensi, serta memaksimalkan setiap potensi yang dimiliki. Sementara itu, H. M. Makrus Manan, S.P., M.M., berharap BAZNAS Kabupaten Tulungagung dapat mengambil peran yang semakin besar dalam mendukung berbagai program Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Ia menegaskan bahwa BAZNAS memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat, sehingga program-program yang dijalankan perlu memiliki keterkaitan dan keselarasan dengan arah pembangunan pemerintah daerah. Dengan demikian, zakat tidak hanya dipandang sebagai bentuk pemenuhan kewajiban keagamaan, tetapi juga dapat menjadi instrumen dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. “Program yang ada di BAZNAS harus selaras dengan program pemerintah. Program BAZNAS harus menjadi instrumen penguatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Melalui kegiatan upgrading dan evaluasi ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan kelembagaan. Evaluasi program diharapkan tidak berhenti pada penilaian terhadap capaian, tetapi mampu melahirkan strategi baru yang lebih terukur, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung diharapkan semakin solid dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, sekaligus mampu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan berbagai pihak. Dengan SDM yang semakin kompeten, tata kelola yang semakin baik, serta program yang selaras dengan kebutuhan pembangunan, BAZNAS diharapkan dapat memberikan manfaat yang semakin luas dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Tulungagung.
BERITA11/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS dan MUI Tulungagung Perkuat Sinergi Syiar dan Literasi ZIS
BAZNAS dan MUI Tulungagung Perkuat Sinergi Syiar dan Literasi ZIS
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor MUI Kabupaten Tulungagung, Selasa (8/9/2026), dan dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama pengurus MUI Kabupaten Tulungagung. Pertemuan ini menjadi momentum untuk membangun kolaborasi dalam upaya meningkatkan syiar, kajian, dan literasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tengah masyarakat Kabupaten Tulungagung. Dalam sinergi tersebut, MUI Kabupaten Tulungagung akan mengambil peran dalam menyampaikan edukasi dan syiar keagamaan mengenai ZIS kepada masyarakat. Melalui kegiatan kajian dan literasi, masyarakat diharapkan semakin memahami zakat, infak, dan sedekah, baik dari sisi hukum dan nilai keagamaannya maupun manfaatnya bagi kehidupan sosial. Syiar yang dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat serta memperkuat budaya berbagi melalui infak dan sedekah. Kolaborasi ini juga menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi ZIS di Kabupaten Tulungagung. Dengan adanya edukasi yang disampaikan melalui tokoh dan jaringan keagamaan, pesan tentang pentingnya ZIS diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas serta disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan umat. Sinergitas antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan MUI Kabupaten Tulungagung diharapkan tidak berhenti pada pertemuan ini, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang berkelanjutan dalam memperkuat syiar dan literasi ZIS. Dengan semakin meningkatnya pemahaman dan kesadaran masyarakat, diharapkan potensi zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kemaslahatan umat.
BERITA08/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Gandeng KUA Pagerwojo, Dampingi Penyusunan Business Plan 10 Calon Penerima Manfaat PEU
BAZNAS Tulungagung Gandeng KUA Pagerwojo, Dampingi Penyusunan Business Plan 10 Calon Penerima Manfaat PEU
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggandeng Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagerwojo dalam kegiatan pendampingan penyusunan rencana usaha (business plan) bagi calon penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis KUA. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan BAZNAS dalam mendorong peningkatan taraf ekonomi masyarakat melalui skema pemberdayaan yang terintegrasi dengan layanan keagamaan di tingkat kecamatan. Kegiatan berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Urusan Agama Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung. Sebanyak 10 calon penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi umat mengikuti sesi pendampingan tersebut, dengan didampingi langsung oleh tim BAZNAS Tulungagung dan penyuluh agama Kecamatan Pagerwojo. Dalam kegiatan ini, para peserta dibekali materi seputar penyusunan rencana usaha yang matang, mulai dari perencanaan modal, strategi pemasaran, hingga proyeksi keberlanjutan usaha. Pendampingan tersebut dirancang agar para calon penerima manfaat memiliki bekal yang memadai sebelum benar-benar menjalankan usaha yang akan diberikan bantuan modal oleh BAZNAS melalui Program PEU berbasis KUA. Melalui program ini, BAZNAS Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sinergi antara BAZNAS dan KUA kecamatan diharapkan dapat memperluas jangkauan program serta memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berdampak nyata. Dengan adanya pendampingan penyusunan business plan ini, diharapkan ekonomi masyarakat penerima manfaat dapat terus meningkat secara bertahap, sekaligus memperkuat peran lembaga keagamaan di tingkat kecamatan sebagai mitra strategis dalam program pemberdayaan ekonomi umat.
BERITA07/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
MTQ XXXII Tulungagung Resmi Ditutup, BAZNAS Salurkan Santunan kepada Yatim Dhuafa
MTQ XXXII Tulungagung Resmi Ditutup, BAZNAS Salurkan Santunan kepada Yatim Dhuafa
Tulungagung - Rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII Tingkat Kabupaten Tulungagung 1448 H/2026 M resmi ditutup oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., pada 6 September 2026. Penutupan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam sekaligus mendorong pembinaan dan pengembangan generasi Qur’ani di Kabupaten Tulungagung. Dalam kegiatan tersebut, Plt. Bupati Tulungagung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini berperan dalam pembinaan generasi Qur’ani. Apresiasi tersebut disampaikan kepada para orang tua, guru, ustaz dan ustazah, pondok pesantren, lembaga pendidikan Al-Qur’an, para pembina, dewan hakim, hingga seluruh panitia yang telah mendukung terselenggaranya MTQ XXXII Tingkat Kabupaten Tulungagung. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan penutupan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung turut berpartisipasi dengan menyelenggarakan santunan dan penyaluran bantuan paket sembako kepada anak yatim dan dhuafa. Sebanyak 10 penerima manfaat mendapatkan santunan serta paket sembako yang disalurkan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan syiar Islam sekaligus kontribusi sosial dalam mendukung pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Tulungagung. Melalui penyaluran bantuan tersebut, BAZNAS juga menjalankan amanah pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ XXXII Tingkat Kabupaten Tulungagung. Menurutnya, kegiatan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat syiar Islam serta membentuk generasi yang dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Melalui santunan dan bantuan paket sembako tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meringankan beban ekonomi keluarga. Selain memberikan manfaat langsung kepada penerima, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat kepedulian dan berbagi di tengah masyarakat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga berharap kegiatan sosial serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekaligus meningkatkan kebermanfaatan dana ZIS bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung. BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim, dhuafa, dan masyarakat yang membutuhkan. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, maupun sedekah menjadi bagian penting dalam memperluas kebermanfaatan program sosial dan membantu meringankan beban mereka yang membutuhkan. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat dan turut mendukung terwujudnya masyarakat Tulungagung yang lebih sejahtera.
BERITA06/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Tekankan Komitmen dan Fokus Pendidikan bagi Penerima SKSS 2026
BAZNAS Tulungagung Tekankan Komitmen dan Fokus Pendidikan bagi Penerima SKSS 2026
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan pembekalan dan orientasi bagi para penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026, Rabu (3/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 mahasiswa penerima beasiswa yang hadir bersama orang tua atau wali masing-masing. Kegiatan pembekalan dan orientasi ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memberikan pemahaman kepada para penerima manfaat mengenai program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), sekaligus menumbuhkan semangat, tanggung jawab, dan komitmen para mahasiswa dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Melalui program SKSS, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupaya membuka kesempatan bagi putra-putri dari keluarga yang membutuhkan untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Kehadiran orang tua dan wali dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman serta dukungan bersama terhadap perjalanan pendidikan para penerima beasiswa. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi para mahasiswa penerima beasiswa untuk menyadari bahwa mereka merupakan orang-orang terpilih yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui program SKSS. “Kami mengumpulkan semuanya di sini untuk memberitahukan bahwa kalian semua yang berada di sini adalah orang-orang yang terpilih. Ini adalah awal investasi kalian. Karena itu, manfaatkan sebaik mungkin kesempatan yang telah diberikan ini,” ujar Abdul Wachid. Ia menambahkan bahwa menempuh pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya bertujuan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan, membentuk pola pikir, serta mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. “Kuliah itu juga untuk memperluas wawasan panjenengan semua. Maka gunakan masa kuliah ini sebaik mungkin, bukan hanya untuk belajar di dalam kelas, tetapi juga untuk menambah pengalaman dan pengetahuan,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, para penerima Beasiswa SKSS juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga komitmen dan fokus selama menempuh pendidikan. Para mahasiswa diharapkan untuk memprioritaskan penyelesaian studi terlebih dahulu dan tidak menikah selama masih menjalani masa penerimaan beasiswa. Hal tersebut dimaksudkan agar para penerima beasiswa dapat lebih fokus dalam menimba ilmu dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Pernikahan dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga dikhawatirkan dapat membagi perhatian serta fokus mahasiswa, sehingga berpotensi menghambat proses mereka dalam menyelesaikan studi. Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, menekankan pentingnya ilmu sebagai bekal utama dalam meraih keberhasilan, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat. “Sebagai manusia, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Dan salah satu kuncinya adalah ilmu. Siapa yang ingin sukses di dunia dan akhirat, maka modal utamanya juga adalah ilmu,” tuturnya. Melalui kegiatan pembekalan dan orientasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para penerima Beasiswa SKSS Tahun 2026 dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan ini dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan kesungguhan. Ke depan, para mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar sarjana, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki wawasan luas, berkarakter, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya. Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bidang pendidikan, sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus yang mampu mengubah masa depan keluarga menuju kehidupan yang lebih baik.
BERITA03/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sembako pada Peresmian Jalan Karya Bhakti TNI di Lingkar Waduk Wonorejo
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sembako pada Peresmian Jalan Karya Bhakti TNI di Lingkar Waduk Wonorejo
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepeduliannya melalui aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan pendidikan dan paket sembako kepada masyarakat dalam kegiatan peresmian hasil pembangunan Jalan Rabat Beton Program Karya Bhakti TNI Kodim 0807/Tulungagung. Kegiatan tersebut diresmikan langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., (2/9/26). Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyerahkan bantuan pendidikan kepada 10 pelajar. Sebanyak lima siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp250.000, sementara lima siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp300.000. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menyalurkan paket sembako kepada 10 orang dhuafa. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk keterlibatan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan bersama berbagai unsur. Sebelumnya, pada kegiatan pembukaan Program Karya Bhakti TNI, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga turut menyalurkan bantuan serupa kepada masyarakat yang membutuhkan. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, yang turut menyerahkan bantuan, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial serta memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. “BAZNAS Kabupaten Tulungagung merasa senang dapat turut ambil bagian dalam kegiatan Karya Bhakti TNI ini. Selain pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat, kami juga ingin menghadirkan kepedulian melalui bantuan pendidikan dan sembako bagi mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan para penerima,” ujarnya. Program Karya Bhakti TNI sendiri menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan percepatan pembangunan infrastruktur yang kokoh serta tepat sasaran hingga ke tingkat desa. Jalan rabat beton yang telah selesai dibangun kini menjadi akses penting bagi mobilitas harian masyarakat Desa Wonorejo. Dengan kondisi jalan yang lebih rapi dan representatif, akses transportasi masyarakat diharapkan semakin lancar, termasuk dalam mendukung aktivitas warga, mempercepat pengangkutan hasil pertanian, serta menggerakkan potensi perekonomian di lingkungan sekitar. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap sinergi dan semangat gotong royong seperti ini dapat terus terjaga. Pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam bidang pendidikan maupun pemenuhan kebutuhan dasar. Melalui zakat, infak, dan sedekah, masyarakat juga dapat turut mengambil bagian dalam menghadirkan perubahan dan membantu sesama. BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan bersama-sama membangun Tulungagung yang lebih sejahtera. Salurkan kebaikan Anda melalui zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Tulungagung. -> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA02/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Dinding Berlubang dan Kerap Bocor Saat Hujan, BAZNAS Bantu Rehabilitasi Rumah Mbah Sumirah
Dinding Berlubang dan Kerap Bocor Saat Hujan, BAZNAS Bantu Rehabilitasi Rumah Mbah Sumirah
Tulungagung - Di usia senjanya, Sumirah atau yang akrab disapa Mbah Sumirah masih tinggal seorang diri di sebuah rumah sederhana di Dusun Gendingan, Desa Krosok, Kecamatan Sendang. Kondisi rumah yang telah tua dan kurang layak huni tersebut menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Rumah yang selama ini ditempati Mbah Sumirah sebagian masih menggunakan dinding anyaman bambu. Meski bagian utama rumah telah terdapat dinding bata merah, sebagian besar bangunan lainnya, terutama di bagian atas, dapur, hingga bagian belakang rumah, masih menggunakan anyaman bambu. Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena sejumlah bagian dinding anyaman bambu telah berlubang dan mengalami kerusakan. Saat musim hujan tiba, air hujan kerap masuk ke dalam rumah dan membuat bagian dalam rumah mengalami kebocoran atau trocoh. Bahkan, ketika hujan turun dengan deras, air dapat menggenangi sebagian area rumah. Di samping rumah Mbah Sumirah terdapat rumah milik kerabatnya. Namun, sehari-hari Mbah Sumirah tetap tinggal sendiri di rumah tua yang selama ini menjadi tempat tinggalnya. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada Mbah Sumirah sebesar Rp20.000.000., (31/8/26). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan selanjutnya dikelola melalui pemerintah desa untuk mendukung proses pembangunan hingga rumah Mbah Sumirah dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. “Bantuan ini merupakan amanah dari umat yang dititipkan melalui BAZNAS. Dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Karena itu, amanah ini harus kita jaga dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya,” ujarnya. Dengan penuh haru, Mbah Sumirah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Matur nuwun sanget, terimakasih. Kulo mboten saged mbales napa-napa. Mugi sedoyo ingkang sampun paring bantuan diparingi sehat, lancar rejekine, lan diparingi berkah,” tutur Mbah Sumirah dengan penuh haru. Melalui bantuan bedah rumah tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap Mbah Sumirah dapat segera memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak huni, sehingga dapat menjalani hari-harinya dengan kondisi kehidupan yang lebih baik. Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan, salurkan kebaikan Anda melalui:-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA31/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung bersama BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Rp80 Juta untuk Bedah Empat Rumah Warga
BAZNAS Tulungagung bersama BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Rp80 Juta untuk Bedah Empat Rumah Warga
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada masyarakat yang memiliki tempat tinggal kurang layak dan membutuhkan perbaikan. Bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, bantuan tersebut diberikan kepada empat penerima manfaat yang tersebar di Kecamatan Kalidawir dan Kecamatan Sendang. Masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp20.000.000 yang akan digunakan untuk mendukung proses pembangunan dan rehabilitasi rumah hingga menjadi hunian yang lebih layak. Adapun empat penerima manfaat tersebut adalah Jarni, warga Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir; Khairul Anam, warga Desa Pakisaji, Kecamatan Kalidawir; Jaenal Arifin, warga Desa Dono, Kecamatan Sendang; serta Sumirah, warga Desa Krosok, Kecamatan Sendang. Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung kepada para penerima manfaat. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh perangkat desa dan camat setempat sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pelaksanaan program. Selanjutnya, dana bantuan akan diserahkan kepada pihak desa untuk dikelola dan digunakan dalam proses pembangunan rumah. Pengelolaan tersebut dilakukan hingga proses pembangunan selesai dan rumah dapat menjadi tempat tinggal yang layak bagi masing-masing penerima manfaat. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., yang turut mendistribusikan langsung bantuan kepada para penerima manfaat, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. “Bantuan ini merupakan titipan dari umat yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Dana yang diberikan ini berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Oleh karena itu, ini merupakan amanah yang harus kita jaga dan salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya. Semoga bantuan bedah rumah ini, dapat membantu para mustahik memperoleh tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak. Selain itu, program ini diharapkan menjadi wujud nyata kepedulian dan gotong royong umat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.
BERITA31/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.

Lihat Daftar Rekening →