WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Perkuat Literasi dan Optimalisasi ZIS, BAZNAS Tulungagung Jalin Kerja Sama dengan MUI
Perkuat Literasi dan Optimalisasi ZIS, BAZNAS Tulungagung Jalin Kerja Sama dengan MUI
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menjalin kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung dalam upaya memperkuat literasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tengah masyarakat. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Kamis (24/9/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., bersama Ketua MUI Kabupaten Tulungagung, KH. Hadi Muhammad Mahfudz. Kegiatan ini turut dihadiri oleh segenap pimpinan BAZNAS, Kabag Kesra, Perwakilan Kemenag, serta jajaran pengurus MUI Kabupaten Tulungagung. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara lembaga pengelola zakat dan otoritas keagamaan, khususnya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ketentuan ZIS berdasarkan syariat Islam. Melalui kolaborasi tersebut, kedua lembaga berkomitmen meningkatkan literasi masyarakat tentang jenis, syarat, ketentuan, tata cara penghitungan, hingga penunaian zakat. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pembahasan berbagai persoalan aktual terkait ZIS melalui kajian keagamaan yang komprehensif, peningkatan kesadaran masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui lembaga pengelola resmi sesuai peraturan perundang-undangan, serta optimalisasi ZIS sebagai instrumen pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa sinergi dengan MUI sangat dibutuhkan untuk memperkuat edukasi dan pemahaman masyarakat mengenai ZIS, sekaligus mendorong optimalisasi penghimpunan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL). Menurutnya, salah satu aspek penting yang perlu terus disosialisasikan adalah pemahaman mengenai zakat mal, mulai dari ketentuan, perhitungan, hingga kewajiban menunaikannya. Dalam hal ini, MUI memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi keagamaan kepada masyarakat melalui berbagai saluran dakwah. “Bagaimana kita mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada para muzaki, terutama mengenai zakat mal, ini bisa dilaksanakan oleh MUI sebagai salah satu simbol otoritas keagamaan. Penyampaiannya dapat melalui pengajian, khotbah Jumat, maupun kegiatan keagamaan lainnya,” jelas Abdul Wachid. Ia juga berharap MUI dapat terus mengambil peran aktif dalam mengampanyekan pentingnya menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, sehingga kesadaran masyarakat tidak hanya tumbuh dari sisi ibadah, tetapi juga diiringi pemahaman mengenai manfaat pengelolaan ZIS secara terorganisasi. Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap terbangun sinergi yang berkelanjutan bersama MUI dalam memperluas jangkauan dakwah zakat, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mengoptimalkan potensi ZIS di Kabupaten Tulungagung. Semoga kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pengelolaan zakat yang semakin amanah dan berdampak, sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu dan kesejahteraan umat dapat terus ditingkatkan.
24/09/2026 | Humas BASNAZ Tulungagung
Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Tulungagung Ikuti Apel Pagi Rutin
Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Tulungagung Ikuti Apel Pagi Rutin
Tulungagung – Jajaran pimpinan dan pelaksana Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung mengikuti apel pagi rutin di halaman Kantor, pada Senin (21/9/26). Kegiatan ini menjadi bagian dari rutinitas awal pekan untuk memperkuat kedisiplinan, koordinasi, dan kesiapan seluruh jajaran dalam menjalankan tugas. Apel pagi diikuti oleh jajaran pimpinan bersama seluruh pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Selain menjadi sarana koordinasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menyampaikan arahan dan mengingatkan kembali tanggung jawab setiap amil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wahid, S.IP., dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga amanah dalam menjalankan tugas sebagai pengelola zakat, infak, dan sedekah. “Kita sebagai seorang amil harus amanah dan bertanggung jawab. Kita memiliki tanggung jawab untuk mengelola zakat dan infak di Kabupaten Tulungagung. Amanah masyarakat ini harus kita jaga dan laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Abdul Wahid. Menurutnya, kedisiplinan dan tanggung jawab menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas amil. Sikap tersebut diperlukan agar setiap pekerjaan dapat dilaksanakan secara profesional serta mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang semakin baik. Melalui apel rutin, jajaran BAZNAS juga dapat membangun komunikasi dan kekompakan antarstaf sebelum menjalankan berbagai agenda dan pelayanan. Dengan koordinasi yang baik, setiap program diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Apel pagi berlangsung tertib hingga selesai. Kegiatan rutin ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan amanah dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
21/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Atasi Krisis Air Bersih, BAZNAS Tulungagung Jangkau Warga Terdampak Kekeringan di Tenggarejo
Atasi Krisis Air Bersih, BAZNAS Tulungagung Jangkau Warga Terdampak Kekeringan di Tenggarejo
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang mengalami keterbatasan hingga tidak adanya pasokan air bersih akibat kekeringan. Pada Rabu (16/9/2026), pendistribusian bantuan air bersih sebanyak 5000 liter dilakukan di Desa Tenggarejo, Kecamatan Tanggunggunung. Pendistribusian ini dilakukan berdasarkan laporan dari Penyuluh Agama Kecamatan Tanggunggunung yang menginformasikan adanya sejumlah wilayah di Desa Tenggarejo yang terdampak kekeringan dan mengalami minimnya pasokan air bersih. Dalam kegiatan tersebut, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Penyuluh Agama Kecamatan Tanggunggunung menyisir sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan dan minim akses terhadap sumber air bersih. Staff BTB BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Ari Khotmil Mubarak, mengatakan bahwa pendistribusian bantuan air bersih akan terus diarahkan ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. “Bantuan ini akan kami distribusikan ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. Kemarin kami juga melakukan pendistribusian di SDN 1 Segawe dan kepada warga sekitar di Kecamatan Pagerwojo,” ujar Ari. Menurutnya, kondisi kekeringan di sejumlah wilayah Tulungagung membuat kebutuhan air bersih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama. Karena itu, BAZNAS melalui BTB akan terus melakukan pemetaan dan penyaluran bantuan ke wilayah yang membutuhkan. Ari menambahkan, ke depan BAZNAS Kabupaten Tulungagung akan terus berupaya memperluas jangkauan pendistribusian dengan menggandeng berbagai pihak. “Ke depan, kami akan terus berupaya dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait agar pendistribusian bantuan air bersih ini bisa menjangkau wilayah yang lebih luas, terutama daerah pegunungan kapur di Kecamatan Tanggunggunung yang setiap musim kemarau selalu mengalami keterbatasan pasokan air,” tambahnya. Sementara itu, salah satu Penyuluh Agama Kecamatan Tanggunggunung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung, para muzaki, serta donatur yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. “Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada BAZNAS Tulungagung, para muzaki dan donatur yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Bantuan air bersih ini sangat membantu warga kami, terutama di tengah kondisi kekeringan seperti sekarang,” ungkapnya. Hal serupa disampaikan salah satu warga penerima bantuan. Ia mengaku kondisi sumber air di rumahnya sudah sangat minim, bahkan tidak memiliki sumber air yang dapat diandalkan. “Terima kasih atas bantuan air bersih ini. Pasokan air di rumah sudah sangat minim, tidak ada sumber sama sekali. Apalagi kalau tidak ada hujan turun, kami sangat kesulitan mendapatkan air,” tuturnya. Pendistribusian air bersih ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam merespons kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau. Melalui BTB, BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengidentifikasi wilayah terdampak serta mengupayakan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap kepedulian dan kolaborasi dari berbagai pihak dapat terus terbangun sehingga kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan dapat terbantu. Masyarakat juga bisa turut bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang tengah mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih di musim kemarau ini melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Mari bersama hadirkan manfaat dan bantu ringankan kesulitan mereka. Donasi dapat disalurkan melalui rekening: Bank Jatim 0152210022 a.n. Baznas Kab. Tulungagung (Infak)*Gunakan kode 025 dalam nominal sebagai penanda. Contoh: Rp10.025,- Konfirmasi donasi melalui WhatsApp: +62 856 3602 795
17/09/2026 | Humas BASNAZ Tulungagung

Agenda Pimpinan

Pimpinan BAZNAS Tulungagung Perkuat Sinergi dengan Kemenag dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat
Pimpinan BAZNAS Tulungagung Perkuat Sinergi dengan Kemenag dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat
Tulungagung - Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung terus membangun sinergi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulungagung melalui Kantor Urusan Agama (KUA) dan penyuluh agama dalam memperkuat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM di Kecamatan Pagerwojo pada 22 September 2026 dan Kecamatan Rejotangan pada 23 September 2026. Sebanyak 20 pelaku UMKM menerima bantuan, masing-masing 10 penerima dari Pagerwojo dan 10 penerima dari Rejotangan. Setiap penerima memperoleh Rp1.500.000, dengan total bantuan mencapai Rp30.000.000. Bantuan diserahkan langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Program PEU tidak hanya diarahkan pada pemberian bantuan modal, tetapi juga keberlanjutan usaha penerima. Untuk itu, BAZNAS terus berkoordinasi dengan Kemenag dan penyuluh agama agar penerima mendapatkan pendampingan serta arahan dalam mengembangkan usahanya. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., mengatakan bahwa sinergi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat. “Program ini bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi bagaimana setelah bantuan diterima ada proses yang terus berjalan. Karena itu, kami akan terus bersinergi dengan Kemenag dan para penyuluh agama untuk mendampingi penerima, sehingga modal yang diberikan benar-benar dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha,” ujar Abdul Wachid. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berkembang dan menghadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat. “Kemenag melalui KUA dan penyuluh agama memiliki kedekatan dengan masyarakat, sementara BAZNAS memiliki program pemberdayaan. Jika potensi ini kita satukan, insyaallah akan semakin banyak masyarakat yang bisa kita dampingi untuk meningkatkan perekonomiannya dan menjadi lebih mandiri,” tambahnya. Melalui kerja sama tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupaya memperkuat pemberdayaan yang tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Mari terus menumbuhkan kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah. Bantuan yang kita berikan hari ini bisa menjadi langkah awal bagi seseorang untuk bangkit, mengembangkan usaha, dan membangun kemandirian. Salurkan kebaikan Anda melalui zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Tulungagung. -> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung

24-09-2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Pimpinan BAZNAS Tulungagung Jalin Sinergi dengan PC Fatayat NU untuk Optimalisasi ZIS
Pimpinan BAZNAS Tulungagung Jalin Sinergi dengan PC Fatayat NU untuk Optimalisasi ZIS
Tulungagung - Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melakukan kunjungan ke Kantor Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tulungagung, Senin (21/09/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun hubungan kelembagaan yang baik dalam mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Tulungagung. Kunjungan dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama jajaran pengurus PC Fatayat NU Kabupaten Tulungagung. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menjadi ruang bagi kedua lembaga untuk memperkuat komunikasi serta membahas peluang sinergi dalam pengelolaan ZIS. Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Tulungagung dan PC Fatayat NU menekankan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah. Sinergi antarlembaga diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat sekaligus mendorong kesadaran untuk menunaikan zakat dan menyalurkan infak serta sedekah melalui lembaga yang memiliki tata kelola yang baik. Kerja sama dan komunikasi yang terbangun juga diharapkan mampu memperkuat dukungan terhadap berbagai upaya pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya hubungan kelembagaan yang semakin baik, potensi ZIS di Kabupaten Tulungagung diharapkan dapat dihimpun dan dikelola secara lebih optimal sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui kunjungan ini, BAZNAS Tulungagung dan PC Fatayat NU Kabupaten Tulungagung menunjukkan komitmen untuk terus membangun sinergi dalam mendukung optimalisasi penghimpunan dan pengelolaan ZIS. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat peran lembaga zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulungagung.

21-09-2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Pimpinan BAZNAS Tulungagung Perkuat Sinergi dengan PC Muslimat NU dalam Optimalisasi ZIS
Pimpinan BAZNAS Tulungagung Perkuat Sinergi dengan PC Muslimat NU dalam Optimalisasi ZIS
Tulungagung - Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melakukan kunjungan ke Kantor Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tulungagung, Jumat (18/09/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan membangun hubungan baik antarlembaga, khususnya dalam mendukung optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama jajaran pengurus PC Muslimat NU Kabupaten Tulungagung. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi kesempatan bagi kedua lembaga untuk memperkuat koordinasi serta membangun sinergi dalam pengelolaan ZIS. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya dukungan dan kolaborasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat serta menyalurkan infak dan sedekah melalui lembaga yang memiliki tata kelola yang baik. Peran organisasi kemasyarakatan, termasuk Muslimat NU, dinilai penting dalam membantu menyosialisasikan pentingnya ZIS kepada masyarakat. Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan PC Muslimat NU diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi mengenai zakat, infak, dan sedekah sekaligus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat. Dengan komunikasi dan koordinasi yang semakin kuat, potensi ZIS di Kabupaten Tulungagung diharapkan dapat dihimpun serta dikelola secara optimal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui kunjungan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan PC Muslimat NU Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus membangun hubungan kelembagaan dan membuka ruang kolaborasi dalam mendukung pengelolaan ZIS. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat peran kedua lembaga dalam menghadirkan kemanfaatan dan mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulungagung.

18-09-2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Pendistribusian

BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pembangunan Atap Rumah Warga Winong
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pembangunan Atap Rumah Warga Winong
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan pembangunan atap rumah kepada Budi Hartono, warga Desa Winong, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. (9/9/20) Bantuan sebesar Rp3.000.000,- tersebut disalurkan secara langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Moh. Fatah Masrun, M.Si. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pembangunan dan perbaikan atap rumah penerima manfaat agar menjadi lebih layak dan nyaman untuk ditempati. Dalam kesempatan tersebut, H. Moh. Fatah Masrun menyampaikan bahwa penyaluran bantuan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. “Semoga bantuan yang kami salurkan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan Bapak Budi dalam pembangunan atap rumahnya. Mudah-mudahan proses pembangunannya berjalan lancar dan rumahnya dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman,” ujar H. Moh. Fatah Masrun. Bagi Budi Hartono, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti. “Terima kasih banyak atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan akan segera kami gunakan untuk membangun atap rumah,” ungkap Budi Hartono. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi saudara-saudara yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas kehidupan. Mari bersama hadirkan lebih banyak kebaikan. Masyarakat dapat turut berbagi dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Setiap kebaikan yang diberikan dapat menjadi manfaat dan harapan bagi mereka yang membutuhkan. -> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
09/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Tinggal Sendiri di Bawah Terpal, Mawahib Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS
Tinggal Sendiri di Bawah Terpal, Mawahib Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS
Tulungagung - Di sela-sela pepohonan, sebuah tempat sederhana yang hanya ditutupi terpal menjadi tempat Mawahib berteduh selama ini. Tanpa dinding dan bangunan yang layak, warga Desa Tawangsari, Kecamatan Kedungwaru, tersebut menjalani hari-harinya seorang diri. Kondisi tempat tinggal Mawahib yang memprihatinkan menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Melalui program bantuan bedah rumah, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bekerjasama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan sebesar Rp20.000.000, (23/8/26). Bantuan tersebut diserahkan kepada Pemerintah Desa Tawangsari untuk dikelola dalam pembangunan rumah Mawahib hingga selesai dan layak ditempati. Penyerahan dilakukan oleh Plt. Bupati Tulungagung bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., serta disaksikan jajaran Forkopimda, Camat Kedungwaru, dan Kepala Desa Tawangsari. Salah satu warga yang mengenal kondisi Mawahib mengatakan, selama ini ia menjalani kehidupan dengan keterbatasan, termasuk dalam hal tempat beristirahat. “Kalau malam, beliau sering ke masjid untuk iktikaf sekaligus beristirahat di sana,” ungkapnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi awal bagi Mawahib untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. “Yang paling penting rumah ini nantinya benar-benar menjadi tempat tinggal yang layak bagi beliau. Kami berharap setelah selesai dibangun, rumah ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman untuk menjalani hari-hari ke depan,” ujar Abdul Wachid. Menerima bantuan tersebut, Mawahib menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. "Alhamdulillah, terimakasih" ucapnya. Kisah Mawahib menjadi pengingat bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan uluran kepedulian. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat, BAZNAS Tulungagung terus berupaya menghadirkan manfaat bagi mereka yang membutuhkan dan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih layak. Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan, salurkan kebaikan Anda melalui:-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
23/08/2026 | Humas BASNAZ Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Puluhan Sapi dan Kambing hingga ke Pelosok
BAZNAS Tulungagung Salurkan Puluhan Sapi dan Kambing hingga ke Pelosok
Tulungagung – Dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan sedekah daging ke berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung. Program tersebut diwujudkan melalui pendistribusian hewan hidup berupa sapi dan kambing yang disembelih bertepatan pada momen Hari Raya Iduladha. Pada penyaluran tahun ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mendistribusikan sebanyak 17 ekor sapi dan 16 ekor kambing kepada sejumlah lembaga keagamaan, organisasi masyarakat, serta masyarakat di berbagai wilayah Tulungagung. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya pemerataan manfaat kurban, khususnya bagi masyarakat di daerah pelosok yang selama ini jarang menerima bantuan hewan kurban. Seluruh hewan yang disalurkan dipastikan dalam kondisi sehat, aktif, dan tidak cacat sehingga layak untuk didistribusikan maupun disembelih pada momentum Iduladha. Sebelum diserahkan kepada penerima manfaat, hewan kurban juga telah melalui proses pemeriksaan guna memastikan kualitas, kesehatan, serta kesesuaiannya dengan syariat kurban. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., mengatakan bahwa program sedekah daging menjadi bentuk nyata kepedulian sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama warga di wilayah terpencil. “Program sedekah daging ini merupakan bentuk kepedulian sosial agar kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat, khususnya warga di daerah yang jarang menerima bantuan hewan kurban,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan ke berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung agar manfaat kurban dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Menurutnya, penyaluran hingga ke daerah pelosok menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan dan keberkahan Iduladha bagi seluruh lapisan masyarakat. Suyadi juga berharap amanah dari para donatur dapat membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat pada momen Hari Raya Iduladha tahun ini. Ia menambahkan bahwa semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga semakin banyak warga yang dapat terbantu, terutama masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap semangat kepedulian sosial dan gotong royong masyarakat terus meningkat. BAZNAS Tulungagung juga mengajak masyarakat untuk terus menebar manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan. Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/sedekah
29/05/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Artikel Terbaru

Zakat: Pengertian, Jenis-jenis, Syarat, Nisab, Manfaat, dan Cara Menghitungnya
Zakat: Pengertian, Jenis-jenis, Syarat, Nisab, Manfaat, dan Cara Menghitungnya
Zakat merupakan salah satu ibadah yang memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, zakat juga memiliki fungsi sosial karena sebagian harta yang dimiliki oleh seorang Muslim disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya. Dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak orang yang belum memahami secara lengkap mengenai pengertian zakat, jenis-jenis zakat, syarat wajib zakat, nisab zakat, serta cara menghitung zakat. Oleh karena itu, memahami ketentuan zakat sangat penting agar kewajiban tersebut dapat dilaksanakan dengan benar sesuai syariat Islam. Apa Itu Zakat? Secara bahasa, zakat berasal dari bentuk kata "zaka" yang berarti suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang. Secara istilah, zakat adalah sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh seorang Muslim apabila telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Zakat tidak hanya berkaitan dengan pemberian harta kepada orang lain. Di dalamnya terdapat nilai ibadah, kepedulian sosial, serta upaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan menunaikan zakat, seorang Muslim diharapkan dapat membersihkan hartanya sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Jenis-Jenis Zakat Secara umum, zakat terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu zakat fitrah dan zakat mal. 1. Zakat Fitrah Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang memenuhi ketentuan pada bulan Ramadan hingga sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Zakat fitrah memiliki tujuan untuk menyucikan orang yang berpuasa dari kekurangan selama menjalankan ibadah Ramadan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan orang-orang yang kurang mampu agar dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih baik. Di Indonesia, zakat fitrah umumnya ditunaikan dalam bentuk makanan pokok berupa beras. Besarannya sekitar 2,5 kg atau 3,5 liter beras per orang, dengan ketentuan yang dapat mengikuti keputusan lembaga atau otoritas zakat setempat. 2. Zakat Mal Zakat mal adalah zakat yang dikenakan terhadap harta yang dimiliki seorang Muslim apabila telah memenuhi persyaratan tertentu, seperti mencapai nisab dan memenuhi haul untuk jenis harta yang mensyaratkannya. Beberapa jenis harta yang dapat dikenai zakat mal antara lain:- Zakat emas, perak dan logam mulia lainnya- Zakat atas uang dan surat berharga lainnya- Zakat perniagaan- Zakat perdagangan- Zakat pertanian, perkebunan dan perhutanan- Zakat peternakan dan perikanan- Zakat pertambangan- Zakat prindustrian- Zakat rikaz atau harta temuan Setiap jenis harta mempunyai ketentuan nisab, haul, dan kadar zakat yang dapat berbeda. Apa Itu Nisab Zakat? Nisab zakat adalah batas minimal kepemilikan harta yang menyebabkan seseorang wajib mengeluarkan zakat. Apabila harta belum mencapai nisab, pada umumnya seseorang belum dikenai kewajiban zakat mal atas harta tersebut. Besaran nisab berbeda sesuai dengan jenis harta. Sebagai contoh, nisab emas adalah 85 gram emas. Untuk zakat uang, tabungan, dan aset keuangan tertentu, nisab umumnya dianalogikan dengan nilai 85 gram emas. Karena harga emas dapat berubah, nilai rupiah dari nisab juga dapat berubah dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu, perhitungan zakat sebaiknya menggunakan nilai nisab yang berlaku pada saat zakat ditunaikan. Apa Itu Haul dalam Zakat? Haul adalah masa kepemilikan harta selama satu tahun hijriah untuk jenis harta tertentu sebelum zakatnya wajib dikeluarkan. Namun, tidak semua zakat mensyaratkan haul. Misalnya, zakat hasil pertanian berkaitan dengan waktu panen, sedangkan zakat rikaz memiliki ketentuan tersendiri dan tidak menunggu satu tahun. Dengan memahami perbedaan antara nisab dan haul, seseorang dapat mengetahui kapan harta yang dimilikinya mulai memiliki kewajiban zakat. Berapa Besaran Zakat? Untuk beberapa jenis zakat mal, kadar yang umum digunakan adalah 2,5%. Misalnya, zakat atas emas, uang, dan harta perdagangan yang telah memenuhi persyaratan. Sebagai contoh sederhana, apabila harta yang menjadi dasar perhitungan zakat adalah Rp100.000.000 dan seluruh persyaratan zakat telah terpenuhi, maka: Zakat = 2,5% × Rp100.000.000 Zakat = Rp2.500.000 Perhitungan sebenarnya dapat berbeda tergantung jenis harta, kewajiban yang diperhitungkan, serta ketentuan yang berlaku. Karena itu, untuk perhitungan zakat yang lebih kompleks, sebaiknya menggunakan panduan atau kalkulator zakat dari lembaga zakat terpercaya. Siapa yang Berhak Menerima Zakat? Dalam Islam, terdapat delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat, yaitu: 1. Fakir, yaitu orang yang hampir tidak memiliki harta atau penghasilan untuk memenuhi kebutuhan pokok.2. Miskin, yaitu orang yang memiliki penghasilan tetapi belum mencukupi kebutuhan hidupnya.3. Amil, yaitu pihak yang bertugas mengelola zakat.4. Mualaf, yaitu orang yang perlu dikuatkan atau dibina dalam keislamannya.5. Riqab, yang berkaitan dengan pembebasan dari perbudakan.6. Gharim, yaitu orang yang memiliki utang untuk kepentingan yang dibenarkan.7. Fisabilillah, yaitu pihak atau kegiatan yang berada dalam jalan Allah sesuai ketentuan syariat.8. Ibnu sabil, yaitu orang yang berada dalam perjalanan dan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya. Penyaluran zakat kepada golongan yang tepat penting dilakukan agar manfaat zakat dapat diterima oleh pihak yang memang memiliki hak atasnya. Apa Saja Manfaat Zakat? Zakat memiliki manfaat yang tidak hanya dirasakan oleh orang yang menerima, tetapi juga oleh orang yang menunaikannya dan masyarakat secara luas. 1. Membersihkan Harta Zakat menjadi salah satu bentuk penyucian harta yang dimiliki seorang Muslim. Dengan menunaikan zakat, seseorang menjalankan kewajibannya atas harta yang telah memenuhi ketentuan. 2. Membantu Masyarakat yang Membutuhkan Dana zakat dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang berada dalam kondisi kekurangan, terutama kelompok yang termasuk dalam golongan penerima zakat. 3. Meningkatkan Kepedulian Sosial Zakat mengajarkan umat Islam untuk tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi, tetapi juga memperhatikan kondisi orang lain. 4. Mengurangi Kesenjangan Ekonomi Apabila dikelola dan disalurkan dengan baik, zakat dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi kesenjangan ekonomi. 5. Menumbuhkan Sikap Peduli dan Dermawan Kebiasaan menunaikan zakat dapat mendorong seseorang untuk memiliki rasa kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama. Bagaimana Cara Menghitung Zakat? Cara menghitung zakat bergantung pada jenis harta yang dimiliki. Untuk harta tertentu yang telah memenuhi ketentuan dan menggunakan kadar 2,5%, perhitungan sederhananya adalah: Zakat = 2,5% × harta yang wajib dizakati Sebagai contoh, seseorang memiliki harta yang menjadi objek zakat senilai Rp200.000.000 dan telah memenuhi nisab serta haul. Maka: 2,5% × Rp200.000.000 = Rp5.000.000 Dengan demikian, zakat yang perlu dikeluarkan adalah Rp5.000.000, dengan catatan bahwa seluruh persyaratan dan dasar perhitungan tersebut memang sesuai dengan ketentuan zakat yang berlaku.
10/08/2026 | Valda Eka Ziskind Ariyanta
Kasih Sayang Dimulai dari Kepedulian
Kasih Sayang Dimulai dari Kepedulian
Di tengah kehidupan yang penuh dengan tantangan, perbedaan, dan berbagai persoalan sosial, sikap saling peduli dan menyayangi sesama menjadi sesuatu yang semakin berharga. Kesibukan, persaingan, dan kepentingan pribadi sering kali membuat seseorang lupa bahwa kehidupan akan terasa lebih indah ketika diwarnai dengan kasih sayang. Padahal, dalam ajaran Islam, kasih sayang bukan sekadar perasaan, melainkan akhlak mulia yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Kasih sayang merupakan salah satu sifat mulia yang menjadi ciri ajaran Islam. Melalui kasih sayang, hubungan antarmanusia menjadi lebih erat, beban hidup terasa lebih ringan, dan berbagai persoalan dapat dihadapi bersama. Tidak heran jika Rasulullah SAW senantiasa mengajarkan umatnya untuk memiliki hati yang lembut dan peduli terhadap siapa pun, karena di balik setiap kebaikan yang diberikan terdapat rahmat Allah SWT yang begitu luas. Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk yang saling membutuhkan. Tidak ada seorang pun yang mampu menjalani kehidupan tanpa bantuan orang lain. Karena itulah, Islam mengajarkan agar setiap Muslim senantiasa memiliki hati yang lembut, penuh empati, dan ringan tangan dalam membantu siapa pun yang membutuhkan. Kasih sayang yang kita berikan kepada sesama menjadi salah satu jalan untuk memperoleh kasih sayang Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: "Sayangilah yang ada di bumi, niscaya yang ada di langit akan menyayangi kalian." (HR. Tirmidzi) Hadis tersebut mengandung pesan yang sangat mendalam bahwa rahmat Allah SWT akan senantiasa menyertai hamba-hamba-Nya yang memiliki kepedulian terhadap sesama makhluk. Kasih sayang tidak hanya ditunjukkan kepada keluarga atau orang-orang yang dekat dengan kita, tetapi juga kepada tetangga, fakir miskin, anak yatim, orang yang sedang tertimpa musibah, bahkan kepada hewan dan lingkungan yang menjadi bagian dari kehidupan. Menyayangi sesama dapat diwujudkan melalui berbagai cara yang sederhana namun bermakna. Memberikan bantuan kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan, menghibur orang yang sedang bersedih, memaafkan kesalahan orang lain, menjaga lisan agar tidak menyakiti hati, hingga berbagi sebagian rezeki kepada mereka yang membutuhkan merupakan bentuk nyata dari kasih sayang yang diajarkan Islam. Setiap kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan menjadi amal yang dicintai Allah SWT. Kasih sayang juga menjadi pondasi kuat dalam membangun masyarakat yang harmonis. Ketika setiap individu memiliki kepedulian terhadap kondisi di sekitarnya, maka akan tumbuh rasa persaudaraan, saling membantu, dan saling menguatkan. Di tengah masih banyaknya saudara-saudara kita yang menghadapi kesulitan ekonomi, keterbatasan akses pendidikan, masalah kesehatan, maupun berbagai persoalan kemanusiaan lainnya, kepedulian kita dapat menjadi sumber harapan yang menghadirkan semangat baru bagi mereka. Islam mengajarkan bahwa setiap bentuk kasih sayang yang diberikan tidak akan pernah sia-sia. Bahkan, sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan akan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT. Ketika kita meringankan beban orang lain, sesungguhnya Allah sedang menyiapkan pertolongan dan kemudahan dalam kehidupan kita. Kasih sayang yang kita tebarkan akan kembali kepada diri kita dalam bentuk keberkahan, ketenangan hati, dan rahmat dari Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita menjadikan kasih sayang sebagai bagian dari karakter dan gaya hidup sehari-hari. Jangan pernah ragu untuk berbuat baik, membantu, dan peduli kepada siapa pun tanpa memandang latar belakang mereka. Sebab, bisa jadi satu bentuk kepedulian yang kita berikan hari ini menjadi penyebab hadirnya senyum, harapan, bahkan perubahan besar dalam kehidupan seseorang. Di era digital seperti sekarang, menebarkan kasih sayang dan kepedulian menjadi semakin mudah. Melalui BAZNAS, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan mudah, aman, dan terpercaya. Dana yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, setiap rupiah yang kita titipkan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga menjadi ikhtiar untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik dan mewujudkan kemandirian bagi mereka yang membutuhkan. Mari bersama-sama menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui transfer ke rekening BSI: Zakat• 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat TulungagungInfak• 7137 892 051 a.n. Baznas Infaq Tulungagung Atau klik -> Berbagi bersama BAZNAS Karena setiap kasih sayang yang kita tebarkan kepada makhluk di bumi akan menjadi jalan datangnya kasih sayang Allah SWT kepada kita. Mari jadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai wujud nyata kepedulian, agar semakin banyak saudara yang terbantu dan semakin luas rahmat Allah mengalir bagi kehidupan kita semua.
21/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Jadilah Bermanfaat untuk Orang Lain
Jadilah Bermanfaat untuk Orang Lain
Di tengah kehidupan yang terus bergerak cepat, banyak orang berlomba-lomba mengejar kesuksesan. Harta, jabatan, dan pencapaian sering kali dijadikan tolak ukur keberhasilan seseorang. Padahal, dalam pandangan Islam, ukuran kemuliaan manusia tidak hanya terletak pada apa yang berhasil dimiliki, tetapi juga pada seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada sesama. Setiap manusia diciptakan dengan kemampuan dan kesempatan yang berbeda-beda. Ada yang diberikan kelebihan dalam harta, ilmu, tenaga, waktu, maupun pengalaman. Semua itu sejatinya bukan hanya untuk dinikmati sendiri, melainkan sebagai amanah yang dapat digunakan untuk menghadirkan kebaikan bagi orang lain. Sebab, hidup yang paling bermakna adalah hidup yang mampu menjadi alasan hadirnya senyum, harapan, dan kebahagiaan bagi sesama. Rasulullah SAW telah mengajarkan prinsip hidup yang begitu sederhana namun memiliki makna yang luar biasa. Beliau bersabda: "Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia." (HR. Ahmad) Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan, sekecil apa pun, memiliki nilai yang besar di sisi Allah SWT. Menolong tetangga yang sedang kesulitan, membantu biaya pendidikan seorang anak yang kesulitan untuk sekolah, menguatkan mereka yang sedang menghadapi cobaan, hingga berbagi rezeki kepada orang yang membutuhkan merupakan wujud nyata dari manfaat yang dapat kita berikan. Menjadi pribadi yang bermanfaat juga berarti menghadirkan kepedulian di tengah masyarakat. Sebab, masih banyak saudara-saudara kita yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup, menggapai pendidikan yang layak, memperoleh layanan kesehatan, hingga membangun usaha demi menyambung kehidupan. Kepedulian dari banyak orang, meskipun tampak sederhana, dapat menjadi cahaya harapan bagi mereka untuk bangkit dan menjalani hidup dengan lebih baik. Islam mengajarkan bahwa berbagi tidak akan pernah mengurangi harta. Sebaliknya, setiap kebaikan yang diberikan akan dibalas dengan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda. Ketika kita menjadi jalan keluar bagi kesulitan orang lain, sesungguhnya kita sedang membuka pintu kemudahan bagi kehidupan kita sendiri. Inilah indahnya berbagi, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga membawa ketenangan hati dan keberkahan bagi pemberinya. Oleh karena itu, marilah kita tidak hanya menjadi pribadi yang saleh dalam hubungan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar. Jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk berbuat baik, sekecil apa pun bentuknya. Karena bisa jadi, satu bantuan kecil yang kita berikan hari ini menjadi sebab berubahnya kehidupan seseorang di masa depan. Di era digital seperti sekarang, menebar manfaat menjadi semakin mudah. Melalui BAZNAS, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) denga mudah, aman dan terpercaya. Dana yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, setiap rupiah yang kita titipkan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga menjadi ikhtiar untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik dan mewujudkan kemandirian bagi mereka yang membutuhkan. Mari bersama-sama menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui transfer ke rekening BSI: Zakat• 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat TulungagungInfak• 7137 892 051 a.n. Baznas Infaq Tulungagung Atau klik -> Berbagi kebaikan bersama BAZNAS Karena pada akhirnya, warisan terbaik yang kita tinggalkan bukanlah sebanyak apa yang kita miliki, melainkan seberapa besar manfaat yang telah kita hadirkan bagi kehidupan orang lain.
16/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

BAZNAS TV