
Berita Terkini
BAZNAS Tulungagung Gandeng KUA Pagerwojo, Dampingi Penyusunan Business Plan 10 Calon Penerima Manfaat PEU
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggandeng Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagerwojo dalam kegiatan pendampingan penyusunan rencana usaha (business plan) bagi calon penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis KUA. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan BAZNAS dalam mendorong peningkatan taraf ekonomi masyarakat melalui skema pemberdayaan yang terintegrasi dengan layanan keagamaan di tingkat kecamatan.
Kegiatan berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Urusan Agama Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung. Sebanyak 10 calon penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi umat mengikuti sesi pendampingan tersebut, dengan didampingi langsung oleh tim BAZNAS Tulungagung dan penyuluh agama Kecamatan Pagerwojo.
Dalam kegiatan ini, para peserta dibekali materi seputar penyusunan rencana usaha yang matang, mulai dari perencanaan modal, strategi pemasaran, hingga proyeksi keberlanjutan usaha. Pendampingan tersebut dirancang agar para calon penerima manfaat memiliki bekal yang memadai sebelum benar-benar menjalankan usaha yang akan diberikan bantuan modal oleh BAZNAS melalui Program PEU berbasis KUA.
Melalui program ini, BAZNAS Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sinergi antara BAZNAS dan KUA kecamatan diharapkan dapat memperluas jangkauan program serta memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berdampak nyata.
Dengan adanya pendampingan penyusunan business plan ini, diharapkan ekonomi masyarakat penerima manfaat dapat terus meningkat secara bertahap, sekaligus memperkuat peran lembaga keagamaan di tingkat kecamatan sebagai mitra strategis dalam program pemberdayaan ekonomi umat.
07/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Tekankan Komitmen dan Fokus Pendidikan bagi Penerima SKSS 2026
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan pembekalan dan orientasi bagi para penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026, Rabu (3/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 mahasiswa penerima beasiswa yang hadir bersama orang tua atau wali masing-masing.
Kegiatan pembekalan dan orientasi ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memberikan pemahaman kepada para penerima manfaat mengenai program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), sekaligus menumbuhkan semangat, tanggung jawab, dan komitmen para mahasiswa dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Melalui program SKSS, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupaya membuka kesempatan bagi putra-putri dari keluarga yang membutuhkan untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Kehadiran orang tua dan wali dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman serta dukungan bersama terhadap perjalanan pendidikan para penerima beasiswa.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi para mahasiswa penerima beasiswa untuk menyadari bahwa mereka merupakan orang-orang terpilih yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui program SKSS.
“Kami mengumpulkan semuanya di sini untuk memberitahukan bahwa kalian semua yang berada di sini adalah orang-orang yang terpilih. Ini adalah awal investasi kalian. Karena itu, manfaatkan sebaik mungkin kesempatan yang telah diberikan ini,” ujar Abdul Wachid.
Ia menambahkan bahwa menempuh pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya bertujuan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan, membentuk pola pikir, serta mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Kuliah itu juga untuk memperluas wawasan panjenengan semua. Maka gunakan masa kuliah ini sebaik mungkin, bukan hanya untuk belajar di dalam kelas, tetapi juga untuk menambah pengalaman dan pengetahuan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, para penerima Beasiswa SKSS juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga komitmen dan fokus selama menempuh pendidikan. Para mahasiswa diharapkan untuk memprioritaskan penyelesaian studi terlebih dahulu dan tidak menikah selama masih menjalani masa penerimaan beasiswa.
Hal tersebut dimaksudkan agar para penerima beasiswa dapat lebih fokus dalam menimba ilmu dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Pernikahan dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga dikhawatirkan dapat membagi perhatian serta fokus mahasiswa, sehingga berpotensi menghambat proses mereka dalam menyelesaikan studi.
Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, menekankan pentingnya ilmu sebagai bekal utama dalam meraih keberhasilan, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat.
“Sebagai manusia, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Dan salah satu kuncinya adalah ilmu. Siapa yang ingin sukses di dunia dan akhirat, maka modal utamanya juga adalah ilmu,” tuturnya.
Melalui kegiatan pembekalan dan orientasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para penerima Beasiswa SKSS Tahun 2026 dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan ini dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan kesungguhan.
Ke depan, para mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar sarjana, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki wawasan luas, berkarakter, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya.
Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bidang pendidikan, sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus yang mampu mengubah masa depan keluarga menuju kehidupan yang lebih baik.
03/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sembako pada Peresmian Jalan Karya Bhakti TNI di Lingkar Waduk Wonorejo
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepeduliannya melalui aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan pendidikan dan paket sembako kepada masyarakat dalam kegiatan peresmian hasil pembangunan Jalan Rabat Beton Program Karya Bhakti TNI Kodim 0807/Tulungagung. Kegiatan tersebut diresmikan langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., (2/9/26).
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyerahkan bantuan pendidikan kepada 10 pelajar. Sebanyak lima siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp250.000, sementara lima siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp300.000. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menyalurkan paket sembako kepada 10 orang dhuafa.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk keterlibatan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan bersama berbagai unsur. Sebelumnya, pada kegiatan pembukaan Program Karya Bhakti TNI, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga turut menyalurkan bantuan serupa kepada masyarakat yang membutuhkan.
Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, yang turut menyerahkan bantuan, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial serta memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“BAZNAS Kabupaten Tulungagung merasa senang dapat turut ambil bagian dalam kegiatan Karya Bhakti TNI ini. Selain pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat, kami juga ingin menghadirkan kepedulian melalui bantuan pendidikan dan sembako bagi mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan para penerima,” ujarnya.
Program Karya Bhakti TNI sendiri menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan percepatan pembangunan infrastruktur yang kokoh serta tepat sasaran hingga ke tingkat desa.
Jalan rabat beton yang telah selesai dibangun kini menjadi akses penting bagi mobilitas harian masyarakat Desa Wonorejo. Dengan kondisi jalan yang lebih rapi dan representatif, akses transportasi masyarakat diharapkan semakin lancar, termasuk dalam mendukung aktivitas warga, mempercepat pengangkutan hasil pertanian, serta menggerakkan potensi perekonomian di lingkungan sekitar.
BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap sinergi dan semangat gotong royong seperti ini dapat terus terjaga. Pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam bidang pendidikan maupun pemenuhan kebutuhan dasar.
Melalui zakat, infak, dan sedekah, masyarakat juga dapat turut mengambil bagian dalam menghadirkan perubahan dan membantu sesama. BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan bersama-sama membangun Tulungagung yang lebih sejahtera.
Salurkan kebaikan Anda melalui zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Tulungagung.
-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS
• Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung
• Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
02/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Agenda Pimpinan

Pimpinan BAZNAS Tulungagung Berikan Pembekalan kepada 20 Penerima Beasiswa SKSS 2026
Tulungagung - Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung memberikan pembekalan dan orientasi kepada 20 mahasiswa penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026, Rabu (3/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh orang tua atau wali masing-masing penerima beasiswa. Pembekalan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam memberikan pemahaman mengenai komitmen, tanggung jawab, serta pentingnya memanfaatkan kesempatan pendidikan yang telah diberikan melalui program SKSS.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa para mahasiswa penerima Beasiswa SKSS merupakan orang-orang terpilih yang telah mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Kalian semua yang berada di sini adalah orang-orang yang terpilih. Ini adalah awal investasi kalian, jadi manfaatkan sebaik mungkin kesempatan ini,” ujarnya.
Menurutnya, masa perkuliahan harus dimanfaatkan tidak hanya untuk mengejar gelar akademik, tetapi juga untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas diri sebagai bekal menghadapi masa depan.
Dalam pembekalan tersebut, para penerima beasiswa juga diingatkan untuk menjaga komitmen dan memprioritaskan pendidikan hingga menyelesaikan studi. Mahasiswa penerima SKSS diharapkan untuk tidak menikah terlebih dahulu selama masih menjalani pendidikan agar dapat tetap fokus dalam menimba ilmu hingga lulus kuliah.
Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, menyampaikan bahwa ilmu menjadi salah satu bekal utama untuk meraih keberhasilan serta memberikan manfaat bagi sesama.
“Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain. Dan kuncinya adalah ilmu. Siapa yang ingin sukses dunia dan akhirat, modalnya juga dari ilmu,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para penerima Beasiswa SKSS Tahun 2026 dapat menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjaga komitmen, serta menyelesaikan studi hingga meraih gelar sarjana. Ke depan, mereka diharapkan dapat menjadi generasi yang berilmu, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.
03-09-2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Wakil Ketua IV BAZNAS Tulungagung Hadiri Peresmian Jalan Karya Bhakti TNI dan Salurkan Bantuan kepada Masyarakat
Tulungagung – Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, menghadiri kegiatan peresmian hasil pembangunan Jalan Rabat Beton Program Karya Bhakti TNI Kodim 0807/Tulungagung di Desa Wonorejo. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., serta sejumlah unsur terkait. (2/9/26)
Dalam agenda tersebut, H. Imam Maliki turut menyerahkan bantuan dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan yang disalurkan meliputi bantuan pendidikan untuk lima penerima manfaat jenjang SD, masing-masing sebesar Rp250.000, serta lima penerima manfaat jenjang SMP, masing-masing sebesar Rp300.000. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada 10 orang dhuafa.
Keterlibatan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan Karya Bhakti TNI tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah kepada mereka yang membutuhkan. Sebelumnya, pada pembukaan kegiatan Karya Bhakti TNI, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga telah turut menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
H. Imam Maliki menyampaikan bahwa sinergi dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian bersama terhadap masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui perhatian terhadap kebutuhan pendidikan dan kesejahteraan warga.
“Kami dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupaya untuk terus hadir dan bersinergi dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Hari ini kami turut menyalurkan bantuan pendidikan dan sembako. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan penerima manfaat dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap sinergi dan kepedulian lintas pihak dalam membantu masyarakat dapat terus terjaga dan semakin luas. Melalui kolaborasi dan semangat gotong royong, pembangunan tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga meningkatkan kepedulian dan kesejahteraan masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian kepada sesama dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Setiap kebaikan yang ditunaikan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu mereka yang membutuhkan sekaligus membangun Tulungagung yang lebih sejahtera.
Salurkan kebaikan Anda melalui zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Tulungagung.
-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS
• Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung
• Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
02-09-2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Pimpinan BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Bedah Rumah bagi Empat Penerima Manfaat
Tulungagung - Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menjalankan agenda pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang memiliki tempat tinggal kurang layak huni. Bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan bedah rumah kepada empat penerima manfaat di Kecamatan Kalidawir dan Kecamatan Sendang. (28,31/8/26)
Dalam kegiatan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung turun langsung untuk menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat. Penyaluran bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, H. Imam Koirudin, S.Ag., bersama Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM dan Umum, H. Imam Maliki.
Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp20.000.000, yang selanjutnya diserahkan kepada pihak pemerintah desa untuk dikelola dalam proses pembangunan hingga rumah selesai dan layak ditempati.
Empat penerima manfaat tersebut yakni Jarni, warga Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir; Khairul Anam, warga Desa Pakisaji, Kecamatan Kalidawir; Jaenal Arifin, warga Desa Dono, Kecamatan Sendang; serta Sumirah, warga Desa Krosok, Kecamatan Sendang.
H. Imam Koirudin, S.Ag. menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung.
“Bantuan ini merupakan titipan dari umat yang disalurkan melalui BAZNAS. Dana yang diberikan berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Karena itu, amanah ini harus kita jaga dan salurkan kepada mereka yang berhak menerima,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap bantuan bedah rumah tersebut dapat memberikan manfaat bagi para penerima, sekaligus membantu mewujudkan tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak huni.
31-08-2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Berita Pendistribusian

Tinggal Sendiri di Bawah Terpal, Mawahib Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS
Tulungagung - Di sela-sela pepohonan, sebuah tempat sederhana yang hanya ditutupi terpal menjadi tempat Mawahib berteduh selama ini. Tanpa dinding dan bangunan yang layak, warga Desa Tawangsari, Kecamatan Kedungwaru, tersebut menjalani hari-harinya seorang diri.
Kondisi tempat tinggal Mawahib yang memprihatinkan menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Melalui program bantuan bedah rumah, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bekerjasama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan sebesar Rp20.000.000, (23/8/26).
Bantuan tersebut diserahkan kepada Pemerintah Desa Tawangsari untuk dikelola dalam pembangunan rumah Mawahib hingga selesai dan layak ditempati. Penyerahan dilakukan oleh Plt. Bupati Tulungagung bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., serta disaksikan jajaran Forkopimda, Camat Kedungwaru, dan Kepala Desa Tawangsari.
Salah satu warga yang mengenal kondisi Mawahib mengatakan, selama ini ia menjalani kehidupan dengan keterbatasan, termasuk dalam hal tempat beristirahat. “Kalau malam, beliau sering ke masjid untuk iktikaf sekaligus beristirahat di sana,” ungkapnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi awal bagi Mawahib untuk memiliki kehidupan yang lebih baik.
“Yang paling penting rumah ini nantinya benar-benar menjadi tempat tinggal yang layak bagi beliau. Kami berharap setelah selesai dibangun, rumah ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman untuk menjalani hari-hari ke depan,” ujar Abdul Wachid.
Menerima bantuan tersebut, Mawahib menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. "Alhamdulillah, terimakasih" ucapnya.
Kisah Mawahib menjadi pengingat bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan uluran kepedulian. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat, BAZNAS Tulungagung terus berupaya menghadirkan manfaat bagi mereka yang membutuhkan dan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih layak.
Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan, salurkan kebaikan Anda melalui:-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS
• Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung
• Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
23/08/2026 | Humas BASNAZ Tulungagung

BAZNAS Tulungagung Salurkan Puluhan Sapi dan Kambing hingga ke Pelosok
Tulungagung – Dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan sedekah daging ke berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung. Program tersebut diwujudkan melalui pendistribusian hewan hidup berupa sapi dan kambing yang disembelih bertepatan pada momen Hari Raya Iduladha.
Pada penyaluran tahun ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mendistribusikan sebanyak 17 ekor sapi dan 16 ekor kambing kepada sejumlah lembaga keagamaan, organisasi masyarakat, serta masyarakat di berbagai wilayah Tulungagung. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya pemerataan manfaat kurban, khususnya bagi masyarakat di daerah pelosok yang selama ini jarang menerima bantuan hewan kurban.
Seluruh hewan yang disalurkan dipastikan dalam kondisi sehat, aktif, dan tidak cacat sehingga layak untuk didistribusikan maupun disembelih pada momentum Iduladha. Sebelum diserahkan kepada penerima manfaat, hewan kurban juga telah melalui proses pemeriksaan guna memastikan kualitas, kesehatan, serta kesesuaiannya dengan syariat kurban.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., mengatakan bahwa program sedekah daging menjadi bentuk nyata kepedulian sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama warga di wilayah terpencil.
“Program sedekah daging ini merupakan bentuk kepedulian sosial agar kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat, khususnya warga di daerah yang jarang menerima bantuan hewan kurban,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan ke berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung agar manfaat kurban dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Menurutnya, penyaluran hingga ke daerah pelosok menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan dan keberkahan Iduladha bagi seluruh lapisan masyarakat.
Suyadi juga berharap amanah dari para donatur dapat membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat pada momen Hari Raya Iduladha tahun ini. Ia menambahkan bahwa semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga semakin banyak warga yang dapat terbantu, terutama masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap semangat kepedulian sosial dan gotong royong masyarakat terus meningkat. BAZNAS Tulungagung juga mengajak masyarakat untuk terus menebar manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan.
Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/sedekah
29/05/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Santunan Yatim pada Doa Akhir dan Awal Tahun 2025-2026 di Pendopo Kongas Arum
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan santunan kepada anak yatim dalam rangkaian acara doa akhir dan awal tahun serta pengajian akbar menyambut malam pergantian tahun 2025–2026. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Rabu malam (31/12/25).
Bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Tulungagung menyalurkan santunan kepada 20 anak yatim. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dan paket sembako dengan total nilai Rp5.400.000,-.
Santunan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah bersama BAZNAS terhadap kesejahteraan anak-anak yatim, khususnya di momen pergantian tahun.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Tulungagung. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat memperluas manfaat program-program sosial dan kemanusiaan, sehingga semakin banyak mustahik yang terbantu dan kesejahteraan umat dapat terus ditingkatkan.
02/01/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Artikel Terbaru
Zakat: Pengertian, Jenis-jenis, Syarat, Nisab, Manfaat, dan Cara Menghitungnya
Zakat merupakan salah satu ibadah yang memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, zakat juga memiliki fungsi sosial karena sebagian harta yang dimiliki oleh seorang Muslim disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya.
Dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak orang yang belum memahami secara lengkap mengenai pengertian zakat, jenis-jenis zakat, syarat wajib zakat, nisab zakat, serta cara menghitung zakat. Oleh karena itu, memahami ketentuan zakat sangat penting agar kewajiban tersebut dapat dilaksanakan dengan benar sesuai syariat Islam.
Apa Itu Zakat?
Secara bahasa, zakat berasal dari bentuk kata "zaka" yang berarti suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang. Secara istilah, zakat adalah sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh seorang Muslim apabila telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.
Zakat tidak hanya berkaitan dengan pemberian harta kepada orang lain. Di dalamnya terdapat nilai ibadah, kepedulian sosial, serta upaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan menunaikan zakat, seorang Muslim diharapkan dapat membersihkan hartanya sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Jenis-Jenis Zakat
Secara umum, zakat terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu zakat fitrah dan zakat mal.
1. Zakat Fitrah
Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang memenuhi ketentuan pada bulan Ramadan hingga sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.
Zakat fitrah memiliki tujuan untuk menyucikan orang yang berpuasa dari kekurangan selama menjalankan ibadah Ramadan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan orang-orang yang kurang mampu agar dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih baik.
Di Indonesia, zakat fitrah umumnya ditunaikan dalam bentuk makanan pokok berupa beras. Besarannya sekitar 2,5 kg atau 3,5 liter beras per orang, dengan ketentuan yang dapat mengikuti keputusan lembaga atau otoritas zakat setempat.
2. Zakat Mal
Zakat mal adalah zakat yang dikenakan terhadap harta yang dimiliki seorang Muslim apabila telah memenuhi persyaratan tertentu, seperti mencapai nisab dan memenuhi haul untuk jenis harta yang mensyaratkannya.
Beberapa jenis harta yang dapat dikenai zakat mal antara lain:- Zakat emas, perak dan logam mulia lainnya- Zakat atas uang dan surat berharga lainnya- Zakat perniagaan- Zakat perdagangan- Zakat pertanian, perkebunan dan perhutanan- Zakat peternakan dan perikanan- Zakat pertambangan- Zakat prindustrian- Zakat rikaz atau harta temuan
Setiap jenis harta mempunyai ketentuan nisab, haul, dan kadar zakat yang dapat berbeda.
Apa Itu Nisab Zakat?
Nisab zakat adalah batas minimal kepemilikan harta yang menyebabkan seseorang wajib mengeluarkan zakat. Apabila harta belum mencapai nisab, pada umumnya seseorang belum dikenai kewajiban zakat mal atas harta tersebut.
Besaran nisab berbeda sesuai dengan jenis harta. Sebagai contoh, nisab emas adalah 85 gram emas. Untuk zakat uang, tabungan, dan aset keuangan tertentu, nisab umumnya dianalogikan dengan nilai 85 gram emas.
Karena harga emas dapat berubah, nilai rupiah dari nisab juga dapat berubah dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu, perhitungan zakat sebaiknya menggunakan nilai nisab yang berlaku pada saat zakat ditunaikan.
Apa Itu Haul dalam Zakat?
Haul adalah masa kepemilikan harta selama satu tahun hijriah untuk jenis harta tertentu sebelum zakatnya wajib dikeluarkan.
Namun, tidak semua zakat mensyaratkan haul. Misalnya, zakat hasil pertanian berkaitan dengan waktu panen, sedangkan zakat rikaz memiliki ketentuan tersendiri dan tidak menunggu satu tahun.
Dengan memahami perbedaan antara nisab dan haul, seseorang dapat mengetahui kapan harta yang dimilikinya mulai memiliki kewajiban zakat.
Berapa Besaran Zakat?
Untuk beberapa jenis zakat mal, kadar yang umum digunakan adalah 2,5%. Misalnya, zakat atas emas, uang, dan harta perdagangan yang telah memenuhi persyaratan.
Sebagai contoh sederhana, apabila harta yang menjadi dasar perhitungan zakat adalah Rp100.000.000 dan seluruh persyaratan zakat telah terpenuhi, maka:
Zakat = 2,5% × Rp100.000.000
Zakat = Rp2.500.000
Perhitungan sebenarnya dapat berbeda tergantung jenis harta, kewajiban yang diperhitungkan, serta ketentuan yang berlaku. Karena itu, untuk perhitungan zakat yang lebih kompleks, sebaiknya menggunakan panduan atau kalkulator zakat dari lembaga zakat terpercaya.
Siapa yang Berhak Menerima Zakat?
Dalam Islam, terdapat delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat, yaitu:
1. Fakir, yaitu orang yang hampir tidak memiliki harta atau penghasilan untuk memenuhi kebutuhan pokok.2. Miskin, yaitu orang yang memiliki penghasilan tetapi belum mencukupi kebutuhan hidupnya.3. Amil, yaitu pihak yang bertugas mengelola zakat.4. Mualaf, yaitu orang yang perlu dikuatkan atau dibina dalam keislamannya.5. Riqab, yang berkaitan dengan pembebasan dari perbudakan.6. Gharim, yaitu orang yang memiliki utang untuk kepentingan yang dibenarkan.7. Fisabilillah, yaitu pihak atau kegiatan yang berada dalam jalan Allah sesuai ketentuan syariat.8. Ibnu sabil, yaitu orang yang berada dalam perjalanan dan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya.
Penyaluran zakat kepada golongan yang tepat penting dilakukan agar manfaat zakat dapat diterima oleh pihak yang memang memiliki hak atasnya.
Apa Saja Manfaat Zakat?
Zakat memiliki manfaat yang tidak hanya dirasakan oleh orang yang menerima, tetapi juga oleh orang yang menunaikannya dan masyarakat secara luas.
1. Membersihkan Harta
Zakat menjadi salah satu bentuk penyucian harta yang dimiliki seorang Muslim. Dengan menunaikan zakat, seseorang menjalankan kewajibannya atas harta yang telah memenuhi ketentuan.
2. Membantu Masyarakat yang Membutuhkan
Dana zakat dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang berada dalam kondisi kekurangan, terutama kelompok yang termasuk dalam golongan penerima zakat.
3. Meningkatkan Kepedulian Sosial
Zakat mengajarkan umat Islam untuk tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi, tetapi juga memperhatikan kondisi orang lain.
4. Mengurangi Kesenjangan Ekonomi
Apabila dikelola dan disalurkan dengan baik, zakat dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi kesenjangan ekonomi.
5. Menumbuhkan Sikap Peduli dan Dermawan
Kebiasaan menunaikan zakat dapat mendorong seseorang untuk memiliki rasa kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama.
Bagaimana Cara Menghitung Zakat?
Cara menghitung zakat bergantung pada jenis harta yang dimiliki. Untuk harta tertentu yang telah memenuhi ketentuan dan menggunakan kadar 2,5%, perhitungan sederhananya adalah:
Zakat = 2,5% × harta yang wajib dizakati
Sebagai contoh, seseorang memiliki harta yang menjadi objek zakat senilai Rp200.000.000 dan telah memenuhi nisab serta haul.
Maka:
2,5% × Rp200.000.000 = Rp5.000.000
Dengan demikian, zakat yang perlu dikeluarkan adalah Rp5.000.000, dengan catatan bahwa seluruh persyaratan dan dasar perhitungan tersebut memang sesuai dengan ketentuan zakat yang berlaku.
10/08/2026 | Valda Eka Ziskind Ariyanta
Kasih Sayang Dimulai dari Kepedulian
Di tengah kehidupan yang penuh dengan tantangan, perbedaan, dan berbagai persoalan sosial, sikap saling peduli dan menyayangi sesama menjadi sesuatu yang semakin berharga. Kesibukan, persaingan, dan kepentingan pribadi sering kali membuat seseorang lupa bahwa kehidupan akan terasa lebih indah ketika diwarnai dengan kasih sayang. Padahal, dalam ajaran Islam, kasih sayang bukan sekadar perasaan, melainkan akhlak mulia yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
Kasih sayang merupakan salah satu sifat mulia yang menjadi ciri ajaran Islam. Melalui kasih sayang, hubungan antarmanusia menjadi lebih erat, beban hidup terasa lebih ringan, dan berbagai persoalan dapat dihadapi bersama. Tidak heran jika Rasulullah SAW senantiasa mengajarkan umatnya untuk memiliki hati yang lembut dan peduli terhadap siapa pun, karena di balik setiap kebaikan yang diberikan terdapat rahmat Allah SWT yang begitu luas.
Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk yang saling membutuhkan. Tidak ada seorang pun yang mampu menjalani kehidupan tanpa bantuan orang lain. Karena itulah, Islam mengajarkan agar setiap Muslim senantiasa memiliki hati yang lembut, penuh empati, dan ringan tangan dalam membantu siapa pun yang membutuhkan. Kasih sayang yang kita berikan kepada sesama menjadi salah satu jalan untuk memperoleh kasih sayang Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:
"Sayangilah yang ada di bumi, niscaya yang ada di langit akan menyayangi kalian." (HR. Tirmidzi)
Hadis tersebut mengandung pesan yang sangat mendalam bahwa rahmat Allah SWT akan senantiasa menyertai hamba-hamba-Nya yang memiliki kepedulian terhadap sesama makhluk. Kasih sayang tidak hanya ditunjukkan kepada keluarga atau orang-orang yang dekat dengan kita, tetapi juga kepada tetangga, fakir miskin, anak yatim, orang yang sedang tertimpa musibah, bahkan kepada hewan dan lingkungan yang menjadi bagian dari kehidupan.
Menyayangi sesama dapat diwujudkan melalui berbagai cara yang sederhana namun bermakna. Memberikan bantuan kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan, menghibur orang yang sedang bersedih, memaafkan kesalahan orang lain, menjaga lisan agar tidak menyakiti hati, hingga berbagi sebagian rezeki kepada mereka yang membutuhkan merupakan bentuk nyata dari kasih sayang yang diajarkan Islam. Setiap kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan menjadi amal yang dicintai Allah SWT.
Kasih sayang juga menjadi pondasi kuat dalam membangun masyarakat yang harmonis. Ketika setiap individu memiliki kepedulian terhadap kondisi di sekitarnya, maka akan tumbuh rasa persaudaraan, saling membantu, dan saling menguatkan. Di tengah masih banyaknya saudara-saudara kita yang menghadapi kesulitan ekonomi, keterbatasan akses pendidikan, masalah kesehatan, maupun berbagai persoalan kemanusiaan lainnya, kepedulian kita dapat menjadi sumber harapan yang menghadirkan semangat baru bagi mereka.
Islam mengajarkan bahwa setiap bentuk kasih sayang yang diberikan tidak akan pernah sia-sia. Bahkan, sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan akan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT. Ketika kita meringankan beban orang lain, sesungguhnya Allah sedang menyiapkan pertolongan dan kemudahan dalam kehidupan kita. Kasih sayang yang kita tebarkan akan kembali kepada diri kita dalam bentuk keberkahan, ketenangan hati, dan rahmat dari Allah SWT.
Oleh karena itu, marilah kita menjadikan kasih sayang sebagai bagian dari karakter dan gaya hidup sehari-hari. Jangan pernah ragu untuk berbuat baik, membantu, dan peduli kepada siapa pun tanpa memandang latar belakang mereka. Sebab, bisa jadi satu bentuk kepedulian yang kita berikan hari ini menjadi penyebab hadirnya senyum, harapan, bahkan perubahan besar dalam kehidupan seseorang.
Di era digital seperti sekarang, menebarkan kasih sayang dan kepedulian menjadi semakin mudah. Melalui BAZNAS, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan mudah, aman, dan terpercaya. Dana yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, setiap rupiah yang kita titipkan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga menjadi ikhtiar untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik dan mewujudkan kemandirian bagi mereka yang membutuhkan.
Mari bersama-sama menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui transfer ke rekening BSI:
Zakat• 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat TulungagungInfak• 7137 892 051 a.n. Baznas Infaq Tulungagung
Atau klik -> Berbagi bersama BAZNAS
Karena setiap kasih sayang yang kita tebarkan kepada makhluk di bumi akan menjadi jalan datangnya kasih sayang Allah SWT kepada kita. Mari jadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai wujud nyata kepedulian, agar semakin banyak saudara yang terbantu dan semakin luas rahmat Allah mengalir bagi kehidupan kita semua.
21/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Jadilah Bermanfaat untuk Orang Lain
Di tengah kehidupan yang terus bergerak cepat, banyak orang berlomba-lomba mengejar kesuksesan. Harta, jabatan, dan pencapaian sering kali dijadikan tolak ukur keberhasilan seseorang. Padahal, dalam pandangan Islam, ukuran kemuliaan manusia tidak hanya terletak pada apa yang berhasil dimiliki, tetapi juga pada seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada sesama.
Setiap manusia diciptakan dengan kemampuan dan kesempatan yang berbeda-beda. Ada yang diberikan kelebihan dalam harta, ilmu, tenaga, waktu, maupun pengalaman. Semua itu sejatinya bukan hanya untuk dinikmati sendiri, melainkan sebagai amanah yang dapat digunakan untuk menghadirkan kebaikan bagi orang lain. Sebab, hidup yang paling bermakna adalah hidup yang mampu menjadi alasan hadirnya senyum, harapan, dan kebahagiaan bagi sesama.
Rasulullah SAW telah mengajarkan prinsip hidup yang begitu sederhana namun memiliki makna yang luar biasa. Beliau bersabda:
"Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia." (HR. Ahmad)
Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan, sekecil apa pun, memiliki nilai yang besar di sisi Allah SWT. Menolong tetangga yang sedang kesulitan, membantu biaya pendidikan seorang anak yang kesulitan untuk sekolah, menguatkan mereka yang sedang menghadapi cobaan, hingga berbagi rezeki kepada orang yang membutuhkan merupakan wujud nyata dari manfaat yang dapat kita berikan.
Menjadi pribadi yang bermanfaat juga berarti menghadirkan kepedulian di tengah masyarakat. Sebab, masih banyak saudara-saudara kita yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup, menggapai pendidikan yang layak, memperoleh layanan kesehatan, hingga membangun usaha demi menyambung kehidupan. Kepedulian dari banyak orang, meskipun tampak sederhana, dapat menjadi cahaya harapan bagi mereka untuk bangkit dan menjalani hidup dengan lebih baik.
Islam mengajarkan bahwa berbagi tidak akan pernah mengurangi harta. Sebaliknya, setiap kebaikan yang diberikan akan dibalas dengan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda. Ketika kita menjadi jalan keluar bagi kesulitan orang lain, sesungguhnya kita sedang membuka pintu kemudahan bagi kehidupan kita sendiri. Inilah indahnya berbagi, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga membawa ketenangan hati dan keberkahan bagi pemberinya.
Oleh karena itu, marilah kita tidak hanya menjadi pribadi yang saleh dalam hubungan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar. Jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk berbuat baik, sekecil apa pun bentuknya. Karena bisa jadi, satu bantuan kecil yang kita berikan hari ini menjadi sebab berubahnya kehidupan seseorang di masa depan.
Di era digital seperti sekarang, menebar manfaat menjadi semakin mudah. Melalui BAZNAS, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) denga mudah, aman dan terpercaya. Dana yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, setiap rupiah yang kita titipkan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga menjadi ikhtiar untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik dan mewujudkan kemandirian bagi mereka yang membutuhkan.
Mari bersama-sama menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui transfer ke rekening BSI:
Zakat• 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat TulungagungInfak• 7137 892 051 a.n. Baznas Infaq Tulungagung
Atau klik -> Berbagi kebaikan bersama BAZNAS
Karena pada akhirnya, warisan terbaik yang kita tinggalkan bukanlah sebanyak apa yang kita miliki, melainkan seberapa besar manfaat yang telah kita hadirkan bagi kehidupan orang lain.
16/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS TV
Selayang Pandang Program Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kab. Tulungagung
Penulis: BAZNAS Tulungagung
Beasiswa SKSS BAZNAS: Lentera Harapan di Langit Rama
Penulis: BAZNAS Tulungagung



