WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Tulungagung Ikuti Apel Pagi Rutin
Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Tulungagung Ikuti Apel Pagi Rutin
Tulungagung – Jajaran pimpinan dan pelaksana Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung mengikuti apel pagi rutin di halaman Kantor, pada Senin (21/9/26). Kegiatan ini menjadi bagian dari rutinitas awal pekan untuk memperkuat kedisiplinan, koordinasi, dan kesiapan seluruh jajaran dalam menjalankan tugas. Apel pagi diikuti oleh jajaran pimpinan bersama seluruh pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Selain menjadi sarana koordinasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menyampaikan arahan dan mengingatkan kembali tanggung jawab setiap amil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wahid, S.IP., dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga amanah dalam menjalankan tugas sebagai pengelola zakat, infak, dan sedekah. “Kita sebagai seorang amil harus amanah dan bertanggung jawab. Kita memiliki tanggung jawab untuk mengelola zakat dan infak di Kabupaten Tulungagung. Amanah masyarakat ini harus kita jaga dan laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Abdul Wahid. Menurutnya, kedisiplinan dan tanggung jawab menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas amil. Sikap tersebut diperlukan agar setiap pekerjaan dapat dilaksanakan secara profesional serta mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang semakin baik. Melalui apel rutin, jajaran BAZNAS juga dapat membangun komunikasi dan kekompakan antarstaf sebelum menjalankan berbagai agenda dan pelayanan. Dengan koordinasi yang baik, setiap program diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Apel pagi berlangsung tertib hingga selesai. Kegiatan rutin ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan amanah dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
21/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Atasi Krisis Air Bersih, BAZNAS Tulungagung Jangkau Warga Terdampak Kekeringan di Tenggarejo
Atasi Krisis Air Bersih, BAZNAS Tulungagung Jangkau Warga Terdampak Kekeringan di Tenggarejo
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang mengalami keterbatasan hingga tidak adanya pasokan air bersih akibat kekeringan. Pada Rabu (16/9/2026), pendistribusian bantuan air bersih sebanyak 5000 liter dilakukan di Desa Tenggarejo, Kecamatan Tanggunggunung. Pendistribusian ini dilakukan berdasarkan laporan dari Penyuluh Agama Kecamatan Tanggunggunung yang menginformasikan adanya sejumlah wilayah di Desa Tenggarejo yang terdampak kekeringan dan mengalami minimnya pasokan air bersih. Dalam kegiatan tersebut, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Penyuluh Agama Kecamatan Tanggunggunung menyisir sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan dan minim akses terhadap sumber air bersih. Staff BTB BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Ari Khotmil Mubarak, mengatakan bahwa pendistribusian bantuan air bersih akan terus diarahkan ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. “Bantuan ini akan kami distribusikan ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. Kemarin kami juga melakukan pendistribusian di SDN 1 Segawe dan kepada warga sekitar di Kecamatan Pagerwojo,” ujar Ari. Menurutnya, kondisi kekeringan di sejumlah wilayah Tulungagung membuat kebutuhan air bersih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama. Karena itu, BAZNAS melalui BTB akan terus melakukan pemetaan dan penyaluran bantuan ke wilayah yang membutuhkan. Ari menambahkan, ke depan BAZNAS Kabupaten Tulungagung akan terus berupaya memperluas jangkauan pendistribusian dengan menggandeng berbagai pihak. “Ke depan, kami akan terus berupaya dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait agar pendistribusian bantuan air bersih ini bisa menjangkau wilayah yang lebih luas, terutama daerah pegunungan kapur di Kecamatan Tanggunggunung yang setiap musim kemarau selalu mengalami keterbatasan pasokan air,” tambahnya. Sementara itu, salah satu Penyuluh Agama Kecamatan Tanggunggunung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung, para muzaki, serta donatur yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. “Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada BAZNAS Tulungagung, para muzaki dan donatur yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Bantuan air bersih ini sangat membantu warga kami, terutama di tengah kondisi kekeringan seperti sekarang,” ungkapnya. Hal serupa disampaikan salah satu warga penerima bantuan. Ia mengaku kondisi sumber air di rumahnya sudah sangat minim, bahkan tidak memiliki sumber air yang dapat diandalkan. “Terima kasih atas bantuan air bersih ini. Pasokan air di rumah sudah sangat minim, tidak ada sumber sama sekali. Apalagi kalau tidak ada hujan turun, kami sangat kesulitan mendapatkan air,” tuturnya. Pendistribusian air bersih ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam merespons kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau. Melalui BTB, BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengidentifikasi wilayah terdampak serta mengupayakan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap kepedulian dan kolaborasi dari berbagai pihak dapat terus terbangun sehingga kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan dapat terbantu. Masyarakat juga bisa turut bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang tengah mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih di musim kemarau ini melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Mari bersama hadirkan manfaat dan bantu ringankan kesulitan mereka. Donasi dapat disalurkan melalui rekening: Bank Jatim 0152210022 a.n. Baznas Kab. Tulungagung (Infak)*Gunakan kode 025 dalam nominal sebagai penanda. Contoh: Rp10.025,- Konfirmasi donasi melalui WhatsApp: +62 856 3602 795
17/09/2026 | Humas BASNAZ Tulungagung
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BAZNAS Tulungagung Distribusikan Bantuan Air Bersih
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BAZNAS Tulungagung Distribusikan Bantuan Air Bersih
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) meluncurkan armada bantuan air bersih untuk masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung yang mengalami krisis kekeringan. Penyaluran bantuan tersebut dimulai pada Selasa pagi (15/9/2026) sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air bersih akibat kondisi kekeringan. Dalam pelaksanaan tahap awal ini, Tim BTB BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyiapkan lima armada truk pengangkut air bersih, masing-masing dengan kapasitas sekitar 5.000 liter. Armada tersebut akan diarahkan ke sejumlah titik yang telah dipetakan sebagai wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, mengatakan bahwa penyaluran bantuan dilakukan dengan mengutamakan ketepatan sasaran melalui koordinasi bersama pihak-pihak terkait, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung. “Kami dari BAZNAS berkoordinasi dengan BPBD untuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai keluhan masyarakat serta wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan. Dengan pembagian tugas yang jelas, kami berharap bantuan ini dapat segera sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Abdul Wachid. Selain berkoordinasi dalam pemetaan wilayah terdampak, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menggandeng PDAM Tulungagung dalam pengadaan air bersih yang akan disalurkan kepada masyarakat. Sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan air yang dibutuhkan selama proses penyaluran bantuan berlangsung. Sementara itu, Staff BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Ari Khotmil Mubarak, S.E., menjelaskan bahwa tim menargetkan sejumlah titik strategis yang mengalami krisis kekeringan, di antaranya wilayah Tanggunggunung, Sendang, dan Pagerwojo. “Hari ini kami menargetkan penyaluran bantuan di wilayah Kecamatan Pagerwojo, khususnya di SDN 1 Segawe dan sekitarnya. Armada yang kami siapkan akan bergerak untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di titik-titik yang telah ditentukan,” jelas Ari. Penyaluran air bersih ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kekeringan. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga akan terus melakukan koordinasi dan pemetaan kebutuhan di lapangan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak. Melalui aksi kemanusiaan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat sedikit terbantu dan semangat gotong royong dalam menghadapi dampak kekeringan terus terjaga. Masyarakat juga diajak untuk turut berbagi kebaikan melalui program-program BAZNAS agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya, serta bersama-sama mewujudkan Tulungagung yang semakin sejahtera. Mari terus berbagi dan hadir untuk sesama melalui infak dan sedekah. -> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
15/09/2026 | Humas BASNAZ Tulungagung

Agenda Pimpinan

Perkuat Kolaborasi Pengelolaan ZIS, BAZNAS Tulungagung Silaturahmi ke PCNU
Perkuat Kolaborasi Pengelolaan ZIS, BAZNAS Tulungagung Silaturahmi ke PCNU
Tulungagung – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melakukan silaturahmi dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulungagung di Kantor PCNU, pada Kamis (17/9/26). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS membangun komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat dalam mengoptimalkan potensi ZIS di Kabupaten Tulungagung. Melalui hubungan kelembagaan yang baik, berbagai program sosial dan pemberdayaan diharapkan dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS dan PCNU membahas pentingnya membangun koordinasi dalam pengelolaan ZIS. Sinergi antarlembaga diharapkan dapat memperkuat upaya penghimpunan sekaligus mendukung penyaluran dana ZIS agar memberikan manfaat yang lebih luas dan tepat sasaran. Selain membahas pengelolaan ZIS, pertemuan juga menjadi ruang untuk bertukar informasi mengenai kondisi serta kebutuhan masyarakat di Kabupaten Tulungagung. Komunikasi yang terjalin diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan umat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung memandang kolaborasi dengan PCNU sebagai bagian dari ikhtiar membangun ekosistem pengelolaan ZIS yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Dengan komunikasi dan koordinasi yang terus terjaga, potensi ZIS diharapkan dapat dikelola secara lebih optimal dan memberikan dampak yang semakin luas. Melalui silaturahmi tersebut, BAZNAS dan PCNU Tulungagung berupaya menjaga hubungan yang konstruktif serta membuka peluang sinergi dalam berbagai bidang kemasyarakatan. Kolaborasi yang dibangun hari ini diharapkan menjadi langkah bersama untuk memperluas manfaat ZIS dan menghadirkan kebermanfaatan yang lebih nyata bagi masyarakat Tulungagung. Salurkan kebaikan Anda melalui zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Tulungagung. -> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung

17-09-2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Pimpinan BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading dan Evaluasi Program
Pimpinan BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading dan Evaluasi Program
Mojokerto - Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Upgrading dan Evaluasi Program BAZNAS Kabupaten Tulungagung di Grand Whiz Hotel Mojokerto, pada 11–12 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Hadir pula Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, H. M. Makrus Manan, S.P., M.M., sebagai perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung. Upgrading dan evaluasi diselenggarakan sebagai bagian dari langkah pimpinan dalam memperkuat kapasitas SDM, mengevaluasi pelaksanaan program, serta menyusun strategi perbaikan untuk meningkatkan kinerja BAZNAS Kabupaten Tulungagung ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan pentingnya mengoptimalkan seluruh potensi SDM yang dimiliki BAZNAS. Menurutnya, keterbatasan jumlah SDM yang ada harus mampu diubah menjadi kekuatan dengan membangun kerja sama dan memaksimalkan potensi setiap personel. “Kita di BAZNAS Tulungagung memiliki SDM yang terbatas, jadi harus bisa kita jadikan keunggulan dan kita maksimalkan.” Sementara itu, H. M. Makrus Manan, S.P., M.M., selaku perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung, berharap BAZNAS dapat semakin berperan dalam mendukung program-program pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa BAZNAS memiliki peran strategis dalam pengelolaan zakat. Karena itu, program-program BAZNAS diharapkan dapat berjalan selaras dengan arah pembangunan pemerintah daerah dan menjadi instrumen dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung melakukan evaluasi sekaligus penguatan internal agar setiap program yang dijalankan ke depan semakin efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Kegiatan upgrading dan evaluasi ini diharapkan menjadi pijakan bagi jajaran pimpinan dan seluruh staf pelaksana untuk meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah, serta menghadirkan program-program zakat yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat Tulungagung.

11-09-2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Ketua BAZNAS Tulungagung Hadiri Penutupan MTQ XXXII, Salurkan Santunan dan Paket Sembako
Ketua BAZNAS Tulungagung Hadiri Penutupan MTQ XXXII, Salurkan Santunan dan Paket Sembako
Tulungagung - Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menghadiri kegiatan Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII Tingkat Kabupaten Tulungagung 1448 H/2026 M yang ditutup langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., pada 6 September 2026. Kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam agenda tersebut menjadi bagian dari dukungan BAZNAS terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan dan syiar Islam di Kabupaten Tulungagung, khususnya dalam mendorong pembinaan serta pengembangan generasi Qur’ani. Dalam kesempatan tersebut, Abdul Wachid turut terlibat dalam rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan BAZNAS Kabupaten Tulungagung melalui pemberian santunan dan penyaluran bantuan paket sembako kepada anak yatim dan dhuafa. Sebanyak 10 penerima manfaat menerima santunan dan paket sembako sebagai bentuk kepedulian serta perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. Keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi amanah dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus upaya untuk menghadirkan kebermanfaatan secara langsung bagi masyarakat. Melalui kegiatan sosial yang dilaksanakan dalam momentum keagamaan, BAZNAS turut memperkuat nilai kepedulian dan semangat berbagi di tengah masyarakat. Dalam kegiatan penutupan MTQ XXXII, Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam pembinaan generasi Qur’ani. Apresiasi tersebut ditujukan kepada orang tua, guru, ustaz dan ustazah, pondok pesantren, lembaga pendidikan Al-Qur’an, para pembina, dewan hakim, serta seluruh panitia penyelenggara. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., mengapresiasi terselenggaranya MTQ XXXII sebagai momentum untuk memperkuat syiar Islam dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an. Menurutnya, pembinaan generasi Qur’ani membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak agar nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Melalui keterlibatan dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap kehadiran dan kontribusi yang diberikan dapat memberikan manfaat, baik dalam mendukung kegiatan keagamaan maupun membantu masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga terus mengajak masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperluas kebermanfaatan program BAZNAS serta mewujudkan pengelolaan dana ZIS yang semakin memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tulungagung.

06-09-2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Pendistribusian

BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pembangunan Atap Rumah Warga Winong
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pembangunan Atap Rumah Warga Winong
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan pembangunan atap rumah kepada Budi Hartono, warga Desa Winong, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. (9/9/20) Bantuan sebesar Rp3.000.000,- tersebut disalurkan secara langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Moh. Fatah Masrun, M.Si. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pembangunan dan perbaikan atap rumah penerima manfaat agar menjadi lebih layak dan nyaman untuk ditempati. Dalam kesempatan tersebut, H. Moh. Fatah Masrun menyampaikan bahwa penyaluran bantuan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. “Semoga bantuan yang kami salurkan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan Bapak Budi dalam pembangunan atap rumahnya. Mudah-mudahan proses pembangunannya berjalan lancar dan rumahnya dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman,” ujar H. Moh. Fatah Masrun. Bagi Budi Hartono, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti. “Terima kasih banyak atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan akan segera kami gunakan untuk membangun atap rumah,” ungkap Budi Hartono. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi saudara-saudara yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas kehidupan. Mari bersama hadirkan lebih banyak kebaikan. Masyarakat dapat turut berbagi dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Setiap kebaikan yang diberikan dapat menjadi manfaat dan harapan bagi mereka yang membutuhkan. -> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
09/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Tinggal Sendiri di Bawah Terpal, Mawahib Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS
Tinggal Sendiri di Bawah Terpal, Mawahib Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS
Tulungagung - Di sela-sela pepohonan, sebuah tempat sederhana yang hanya ditutupi terpal menjadi tempat Mawahib berteduh selama ini. Tanpa dinding dan bangunan yang layak, warga Desa Tawangsari, Kecamatan Kedungwaru, tersebut menjalani hari-harinya seorang diri. Kondisi tempat tinggal Mawahib yang memprihatinkan menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Melalui program bantuan bedah rumah, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bekerjasama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan sebesar Rp20.000.000, (23/8/26). Bantuan tersebut diserahkan kepada Pemerintah Desa Tawangsari untuk dikelola dalam pembangunan rumah Mawahib hingga selesai dan layak ditempati. Penyerahan dilakukan oleh Plt. Bupati Tulungagung bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., serta disaksikan jajaran Forkopimda, Camat Kedungwaru, dan Kepala Desa Tawangsari. Salah satu warga yang mengenal kondisi Mawahib mengatakan, selama ini ia menjalani kehidupan dengan keterbatasan, termasuk dalam hal tempat beristirahat. “Kalau malam, beliau sering ke masjid untuk iktikaf sekaligus beristirahat di sana,” ungkapnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi awal bagi Mawahib untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. “Yang paling penting rumah ini nantinya benar-benar menjadi tempat tinggal yang layak bagi beliau. Kami berharap setelah selesai dibangun, rumah ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman untuk menjalani hari-hari ke depan,” ujar Abdul Wachid. Menerima bantuan tersebut, Mawahib menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. "Alhamdulillah, terimakasih" ucapnya. Kisah Mawahib menjadi pengingat bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan uluran kepedulian. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat, BAZNAS Tulungagung terus berupaya menghadirkan manfaat bagi mereka yang membutuhkan dan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih layak. Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan, salurkan kebaikan Anda melalui:-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
23/08/2026 | Humas BASNAZ Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Puluhan Sapi dan Kambing hingga ke Pelosok
BAZNAS Tulungagung Salurkan Puluhan Sapi dan Kambing hingga ke Pelosok
Tulungagung – Dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan sedekah daging ke berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung. Program tersebut diwujudkan melalui pendistribusian hewan hidup berupa sapi dan kambing yang disembelih bertepatan pada momen Hari Raya Iduladha. Pada penyaluran tahun ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mendistribusikan sebanyak 17 ekor sapi dan 16 ekor kambing kepada sejumlah lembaga keagamaan, organisasi masyarakat, serta masyarakat di berbagai wilayah Tulungagung. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya pemerataan manfaat kurban, khususnya bagi masyarakat di daerah pelosok yang selama ini jarang menerima bantuan hewan kurban. Seluruh hewan yang disalurkan dipastikan dalam kondisi sehat, aktif, dan tidak cacat sehingga layak untuk didistribusikan maupun disembelih pada momentum Iduladha. Sebelum diserahkan kepada penerima manfaat, hewan kurban juga telah melalui proses pemeriksaan guna memastikan kualitas, kesehatan, serta kesesuaiannya dengan syariat kurban. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., mengatakan bahwa program sedekah daging menjadi bentuk nyata kepedulian sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama warga di wilayah terpencil. “Program sedekah daging ini merupakan bentuk kepedulian sosial agar kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat, khususnya warga di daerah yang jarang menerima bantuan hewan kurban,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan ke berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung agar manfaat kurban dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Menurutnya, penyaluran hingga ke daerah pelosok menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan dan keberkahan Iduladha bagi seluruh lapisan masyarakat. Suyadi juga berharap amanah dari para donatur dapat membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi para penerima manfaat pada momen Hari Raya Iduladha tahun ini. Ia menambahkan bahwa semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga semakin banyak warga yang dapat terbantu, terutama masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap semangat kepedulian sosial dan gotong royong masyarakat terus meningkat. BAZNAS Tulungagung juga mengajak masyarakat untuk terus menebar manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan keberkahan dan kebahagiaan. Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/sedekah
29/05/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Artikel Terbaru

Zakat: Pengertian, Jenis-jenis, Syarat, Nisab, Manfaat, dan Cara Menghitungnya
Zakat: Pengertian, Jenis-jenis, Syarat, Nisab, Manfaat, dan Cara Menghitungnya
Zakat merupakan salah satu ibadah yang memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, zakat juga memiliki fungsi sosial karena sebagian harta yang dimiliki oleh seorang Muslim disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya. Dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak orang yang belum memahami secara lengkap mengenai pengertian zakat, jenis-jenis zakat, syarat wajib zakat, nisab zakat, serta cara menghitung zakat. Oleh karena itu, memahami ketentuan zakat sangat penting agar kewajiban tersebut dapat dilaksanakan dengan benar sesuai syariat Islam. Apa Itu Zakat? Secara bahasa, zakat berasal dari bentuk kata "zaka" yang berarti suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang. Secara istilah, zakat adalah sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh seorang Muslim apabila telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Zakat tidak hanya berkaitan dengan pemberian harta kepada orang lain. Di dalamnya terdapat nilai ibadah, kepedulian sosial, serta upaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan menunaikan zakat, seorang Muslim diharapkan dapat membersihkan hartanya sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Jenis-Jenis Zakat Secara umum, zakat terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu zakat fitrah dan zakat mal. 1. Zakat Fitrah Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang memenuhi ketentuan pada bulan Ramadan hingga sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Zakat fitrah memiliki tujuan untuk menyucikan orang yang berpuasa dari kekurangan selama menjalankan ibadah Ramadan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan orang-orang yang kurang mampu agar dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih baik. Di Indonesia, zakat fitrah umumnya ditunaikan dalam bentuk makanan pokok berupa beras. Besarannya sekitar 2,5 kg atau 3,5 liter beras per orang, dengan ketentuan yang dapat mengikuti keputusan lembaga atau otoritas zakat setempat. 2. Zakat Mal Zakat mal adalah zakat yang dikenakan terhadap harta yang dimiliki seorang Muslim apabila telah memenuhi persyaratan tertentu, seperti mencapai nisab dan memenuhi haul untuk jenis harta yang mensyaratkannya. Beberapa jenis harta yang dapat dikenai zakat mal antara lain:- Zakat emas, perak dan logam mulia lainnya- Zakat atas uang dan surat berharga lainnya- Zakat perniagaan- Zakat perdagangan- Zakat pertanian, perkebunan dan perhutanan- Zakat peternakan dan perikanan- Zakat pertambangan- Zakat prindustrian- Zakat rikaz atau harta temuan Setiap jenis harta mempunyai ketentuan nisab, haul, dan kadar zakat yang dapat berbeda. Apa Itu Nisab Zakat? Nisab zakat adalah batas minimal kepemilikan harta yang menyebabkan seseorang wajib mengeluarkan zakat. Apabila harta belum mencapai nisab, pada umumnya seseorang belum dikenai kewajiban zakat mal atas harta tersebut. Besaran nisab berbeda sesuai dengan jenis harta. Sebagai contoh, nisab emas adalah 85 gram emas. Untuk zakat uang, tabungan, dan aset keuangan tertentu, nisab umumnya dianalogikan dengan nilai 85 gram emas. Karena harga emas dapat berubah, nilai rupiah dari nisab juga dapat berubah dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu, perhitungan zakat sebaiknya menggunakan nilai nisab yang berlaku pada saat zakat ditunaikan. Apa Itu Haul dalam Zakat? Haul adalah masa kepemilikan harta selama satu tahun hijriah untuk jenis harta tertentu sebelum zakatnya wajib dikeluarkan. Namun, tidak semua zakat mensyaratkan haul. Misalnya, zakat hasil pertanian berkaitan dengan waktu panen, sedangkan zakat rikaz memiliki ketentuan tersendiri dan tidak menunggu satu tahun. Dengan memahami perbedaan antara nisab dan haul, seseorang dapat mengetahui kapan harta yang dimilikinya mulai memiliki kewajiban zakat. Berapa Besaran Zakat? Untuk beberapa jenis zakat mal, kadar yang umum digunakan adalah 2,5%. Misalnya, zakat atas emas, uang, dan harta perdagangan yang telah memenuhi persyaratan. Sebagai contoh sederhana, apabila harta yang menjadi dasar perhitungan zakat adalah Rp100.000.000 dan seluruh persyaratan zakat telah terpenuhi, maka: Zakat = 2,5% × Rp100.000.000 Zakat = Rp2.500.000 Perhitungan sebenarnya dapat berbeda tergantung jenis harta, kewajiban yang diperhitungkan, serta ketentuan yang berlaku. Karena itu, untuk perhitungan zakat yang lebih kompleks, sebaiknya menggunakan panduan atau kalkulator zakat dari lembaga zakat terpercaya. Siapa yang Berhak Menerima Zakat? Dalam Islam, terdapat delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat, yaitu: 1. Fakir, yaitu orang yang hampir tidak memiliki harta atau penghasilan untuk memenuhi kebutuhan pokok.2. Miskin, yaitu orang yang memiliki penghasilan tetapi belum mencukupi kebutuhan hidupnya.3. Amil, yaitu pihak yang bertugas mengelola zakat.4. Mualaf, yaitu orang yang perlu dikuatkan atau dibina dalam keislamannya.5. Riqab, yang berkaitan dengan pembebasan dari perbudakan.6. Gharim, yaitu orang yang memiliki utang untuk kepentingan yang dibenarkan.7. Fisabilillah, yaitu pihak atau kegiatan yang berada dalam jalan Allah sesuai ketentuan syariat.8. Ibnu sabil, yaitu orang yang berada dalam perjalanan dan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya. Penyaluran zakat kepada golongan yang tepat penting dilakukan agar manfaat zakat dapat diterima oleh pihak yang memang memiliki hak atasnya. Apa Saja Manfaat Zakat? Zakat memiliki manfaat yang tidak hanya dirasakan oleh orang yang menerima, tetapi juga oleh orang yang menunaikannya dan masyarakat secara luas. 1. Membersihkan Harta Zakat menjadi salah satu bentuk penyucian harta yang dimiliki seorang Muslim. Dengan menunaikan zakat, seseorang menjalankan kewajibannya atas harta yang telah memenuhi ketentuan. 2. Membantu Masyarakat yang Membutuhkan Dana zakat dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang berada dalam kondisi kekurangan, terutama kelompok yang termasuk dalam golongan penerima zakat. 3. Meningkatkan Kepedulian Sosial Zakat mengajarkan umat Islam untuk tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi, tetapi juga memperhatikan kondisi orang lain. 4. Mengurangi Kesenjangan Ekonomi Apabila dikelola dan disalurkan dengan baik, zakat dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi kesenjangan ekonomi. 5. Menumbuhkan Sikap Peduli dan Dermawan Kebiasaan menunaikan zakat dapat mendorong seseorang untuk memiliki rasa kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama. Bagaimana Cara Menghitung Zakat? Cara menghitung zakat bergantung pada jenis harta yang dimiliki. Untuk harta tertentu yang telah memenuhi ketentuan dan menggunakan kadar 2,5%, perhitungan sederhananya adalah: Zakat = 2,5% × harta yang wajib dizakati Sebagai contoh, seseorang memiliki harta yang menjadi objek zakat senilai Rp200.000.000 dan telah memenuhi nisab serta haul. Maka: 2,5% × Rp200.000.000 = Rp5.000.000 Dengan demikian, zakat yang perlu dikeluarkan adalah Rp5.000.000, dengan catatan bahwa seluruh persyaratan dan dasar perhitungan tersebut memang sesuai dengan ketentuan zakat yang berlaku.
10/08/2026 | Valda Eka Ziskind Ariyanta
Kasih Sayang Dimulai dari Kepedulian
Kasih Sayang Dimulai dari Kepedulian
Di tengah kehidupan yang penuh dengan tantangan, perbedaan, dan berbagai persoalan sosial, sikap saling peduli dan menyayangi sesama menjadi sesuatu yang semakin berharga. Kesibukan, persaingan, dan kepentingan pribadi sering kali membuat seseorang lupa bahwa kehidupan akan terasa lebih indah ketika diwarnai dengan kasih sayang. Padahal, dalam ajaran Islam, kasih sayang bukan sekadar perasaan, melainkan akhlak mulia yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Kasih sayang merupakan salah satu sifat mulia yang menjadi ciri ajaran Islam. Melalui kasih sayang, hubungan antarmanusia menjadi lebih erat, beban hidup terasa lebih ringan, dan berbagai persoalan dapat dihadapi bersama. Tidak heran jika Rasulullah SAW senantiasa mengajarkan umatnya untuk memiliki hati yang lembut dan peduli terhadap siapa pun, karena di balik setiap kebaikan yang diberikan terdapat rahmat Allah SWT yang begitu luas. Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk yang saling membutuhkan. Tidak ada seorang pun yang mampu menjalani kehidupan tanpa bantuan orang lain. Karena itulah, Islam mengajarkan agar setiap Muslim senantiasa memiliki hati yang lembut, penuh empati, dan ringan tangan dalam membantu siapa pun yang membutuhkan. Kasih sayang yang kita berikan kepada sesama menjadi salah satu jalan untuk memperoleh kasih sayang Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: "Sayangilah yang ada di bumi, niscaya yang ada di langit akan menyayangi kalian." (HR. Tirmidzi) Hadis tersebut mengandung pesan yang sangat mendalam bahwa rahmat Allah SWT akan senantiasa menyertai hamba-hamba-Nya yang memiliki kepedulian terhadap sesama makhluk. Kasih sayang tidak hanya ditunjukkan kepada keluarga atau orang-orang yang dekat dengan kita, tetapi juga kepada tetangga, fakir miskin, anak yatim, orang yang sedang tertimpa musibah, bahkan kepada hewan dan lingkungan yang menjadi bagian dari kehidupan. Menyayangi sesama dapat diwujudkan melalui berbagai cara yang sederhana namun bermakna. Memberikan bantuan kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan, menghibur orang yang sedang bersedih, memaafkan kesalahan orang lain, menjaga lisan agar tidak menyakiti hati, hingga berbagi sebagian rezeki kepada mereka yang membutuhkan merupakan bentuk nyata dari kasih sayang yang diajarkan Islam. Setiap kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan menjadi amal yang dicintai Allah SWT. Kasih sayang juga menjadi pondasi kuat dalam membangun masyarakat yang harmonis. Ketika setiap individu memiliki kepedulian terhadap kondisi di sekitarnya, maka akan tumbuh rasa persaudaraan, saling membantu, dan saling menguatkan. Di tengah masih banyaknya saudara-saudara kita yang menghadapi kesulitan ekonomi, keterbatasan akses pendidikan, masalah kesehatan, maupun berbagai persoalan kemanusiaan lainnya, kepedulian kita dapat menjadi sumber harapan yang menghadirkan semangat baru bagi mereka. Islam mengajarkan bahwa setiap bentuk kasih sayang yang diberikan tidak akan pernah sia-sia. Bahkan, sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan akan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT. Ketika kita meringankan beban orang lain, sesungguhnya Allah sedang menyiapkan pertolongan dan kemudahan dalam kehidupan kita. Kasih sayang yang kita tebarkan akan kembali kepada diri kita dalam bentuk keberkahan, ketenangan hati, dan rahmat dari Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita menjadikan kasih sayang sebagai bagian dari karakter dan gaya hidup sehari-hari. Jangan pernah ragu untuk berbuat baik, membantu, dan peduli kepada siapa pun tanpa memandang latar belakang mereka. Sebab, bisa jadi satu bentuk kepedulian yang kita berikan hari ini menjadi penyebab hadirnya senyum, harapan, bahkan perubahan besar dalam kehidupan seseorang. Di era digital seperti sekarang, menebarkan kasih sayang dan kepedulian menjadi semakin mudah. Melalui BAZNAS, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan mudah, aman, dan terpercaya. Dana yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, setiap rupiah yang kita titipkan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga menjadi ikhtiar untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik dan mewujudkan kemandirian bagi mereka yang membutuhkan. Mari bersama-sama menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui transfer ke rekening BSI: Zakat• 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat TulungagungInfak• 7137 892 051 a.n. Baznas Infaq Tulungagung Atau klik -> Berbagi bersama BAZNAS Karena setiap kasih sayang yang kita tebarkan kepada makhluk di bumi akan menjadi jalan datangnya kasih sayang Allah SWT kepada kita. Mari jadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai wujud nyata kepedulian, agar semakin banyak saudara yang terbantu dan semakin luas rahmat Allah mengalir bagi kehidupan kita semua.
21/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Jadilah Bermanfaat untuk Orang Lain
Jadilah Bermanfaat untuk Orang Lain
Di tengah kehidupan yang terus bergerak cepat, banyak orang berlomba-lomba mengejar kesuksesan. Harta, jabatan, dan pencapaian sering kali dijadikan tolak ukur keberhasilan seseorang. Padahal, dalam pandangan Islam, ukuran kemuliaan manusia tidak hanya terletak pada apa yang berhasil dimiliki, tetapi juga pada seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada sesama. Setiap manusia diciptakan dengan kemampuan dan kesempatan yang berbeda-beda. Ada yang diberikan kelebihan dalam harta, ilmu, tenaga, waktu, maupun pengalaman. Semua itu sejatinya bukan hanya untuk dinikmati sendiri, melainkan sebagai amanah yang dapat digunakan untuk menghadirkan kebaikan bagi orang lain. Sebab, hidup yang paling bermakna adalah hidup yang mampu menjadi alasan hadirnya senyum, harapan, dan kebahagiaan bagi sesama. Rasulullah SAW telah mengajarkan prinsip hidup yang begitu sederhana namun memiliki makna yang luar biasa. Beliau bersabda: "Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia." (HR. Ahmad) Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan, sekecil apa pun, memiliki nilai yang besar di sisi Allah SWT. Menolong tetangga yang sedang kesulitan, membantu biaya pendidikan seorang anak yang kesulitan untuk sekolah, menguatkan mereka yang sedang menghadapi cobaan, hingga berbagi rezeki kepada orang yang membutuhkan merupakan wujud nyata dari manfaat yang dapat kita berikan. Menjadi pribadi yang bermanfaat juga berarti menghadirkan kepedulian di tengah masyarakat. Sebab, masih banyak saudara-saudara kita yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup, menggapai pendidikan yang layak, memperoleh layanan kesehatan, hingga membangun usaha demi menyambung kehidupan. Kepedulian dari banyak orang, meskipun tampak sederhana, dapat menjadi cahaya harapan bagi mereka untuk bangkit dan menjalani hidup dengan lebih baik. Islam mengajarkan bahwa berbagi tidak akan pernah mengurangi harta. Sebaliknya, setiap kebaikan yang diberikan akan dibalas dengan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda. Ketika kita menjadi jalan keluar bagi kesulitan orang lain, sesungguhnya kita sedang membuka pintu kemudahan bagi kehidupan kita sendiri. Inilah indahnya berbagi, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga membawa ketenangan hati dan keberkahan bagi pemberinya. Oleh karena itu, marilah kita tidak hanya menjadi pribadi yang saleh dalam hubungan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar. Jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk berbuat baik, sekecil apa pun bentuknya. Karena bisa jadi, satu bantuan kecil yang kita berikan hari ini menjadi sebab berubahnya kehidupan seseorang di masa depan. Di era digital seperti sekarang, menebar manfaat menjadi semakin mudah. Melalui BAZNAS, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) denga mudah, aman dan terpercaya. Dana yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, setiap rupiah yang kita titipkan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga menjadi ikhtiar untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik dan mewujudkan kemandirian bagi mereka yang membutuhkan. Mari bersama-sama menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui transfer ke rekening BSI: Zakat• 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat TulungagungInfak• 7137 892 051 a.n. Baznas Infaq Tulungagung Atau klik -> Berbagi kebaikan bersama BAZNAS Karena pada akhirnya, warisan terbaik yang kita tinggalkan bukanlah sebanyak apa yang kita miliki, melainkan seberapa besar manfaat yang telah kita hadirkan bagi kehidupan orang lain.
16/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

BAZNAS TV