WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Bersama Hadapi Kekeringan, BAZNAS Tulungagung dan Lintas Lembaga Zakat Bersinergi Bersama BPBD Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih
Bersama Hadapi Kekeringan, BAZNAS Tulungagung dan Lintas Lembaga Zakat Bersinergi Bersama BPBD Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama Forum Zakat (FOZ) Tulungagung dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersinergi menyalurkan 1 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang. Program ini menyasar enam kecamatan, yakni Tanggunggunung, Kalidawir, Besuki, Pucanglaban, Sendang, dan Pagerwojo. Sinergi tersebut ditandai dengan pemberangkatan armada truk pengangkut air bersih secara simbolis oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Senin (12/10/2026). Kegiatan diawali dengan doa bersama dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, H. Tri Hariadi, M.Si., jajaran Forkopimda, pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, perwakilan FOZ, serta unsur terkait lainnya. Pelaksanaan program ini melibatkan sejumlah lembaga zakat yang bergotong royong menghimpun dan menyalurkan bantuan. Lembaga tersebut meliputi BAZNAS, Lazisnu, Lazismu, BMH, YBM PLN, Laz Persada, LMI, Yatim Mandiri, LAZ Al Haromain, dan LAZ UQ. Seluruh pihak berkoordinasi melalui FOZ Tulungagung bersama pemerintah daerah untuk memastikan penanganan kekeringan berjalan secara terarah. Dalam kerja sama tersebut, BPBD berperan mengoordinasikan penanganan dampak kekeringan, sedangkan lembaga zakat mendukung upaya kemanusiaan melalui penghimpunan dan pendistribusian bantuan. Koordinasi lintas lembaga ini bertujuan memperluas jangkauan pelayanan sekaligus mencegah tumpang tindih penyaluran, sehingga bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan secara lebih merata. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa pihaknya sebelumnya telah menyalurkan sekitar 15 tangki air bersih ke 12 desa. Penyaluran akan terus dilanjutkan melalui kerja sama dengan berbagai lembaga amil zakat selama masyarakat masih menghadapi dampak kekeringan. Selain memasok air bersih, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga telah memberikan bantuan tandon air ke sejumlah desa untuk mendukung ketersediaan air bagi warga. Berbagai upaya tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat ini diharapkan dapat memperkuat penanganan kekeringan di Kabupaten Tulungagung melalui pembagian peran dan koordinasi yang lebih efektif. Dengan demikian, dukungan yang diberikan dapat menjangkau lebih banyak warga dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama kondisi kekeringan berlangsung. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan kepedulian ini melalui infak guna membantu warga terdampak kekeringan. Donasi dapat disalurkan melalui rekening: Bank Jatim 0152210022 a.n. Baznas Kab. Tulungagung (Infak)*Gunakan kode 025 dalam nominal sebagai penanda. Contoh: Rp10.025,- Konfirmasi donasi melalui WhatsApp:+62 856 3602 795 Mari bergotong royong bersama BAZNAS, lembaga zakat, dan pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak kekeringan mendapatkan akses air bersih.
13/10/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Atasi Kekeringan, BAZNAS Tulungagung Salurkan Air Bersih dan Tandon di Pagerwojo
Atasi Kekeringan, BAZNAS Tulungagung Salurkan Air Bersih dan Tandon di Pagerwojo
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama Kecamatan Pagerwojo menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung. Bantuan tersebut diberikan sebagai respons terhadap kondisi kekeringan yang menyebabkan keterbatasan air bersih bagi masyarakat, kamis (8/10/2026). Bantuan yang disalurkan berupa dua tangki air bersih dengan total kapasitas 15.000 liter, yang merupakan dukungan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Air bersih tersebut diperuntukkan bagi masyarakat Desa Mulyosari yang mengalami keterbatasan akses air akibat kekeringan, guna membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti minum, memasak, mandi, mencuci pakaian, dan keperluan rumah tangga lainnya. Kegiatan penyaluran tersebut dihadiri langsung oleh Camat Pagerwojo Wahyu Yuniarko, S.E., M.A.P. serta Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung H. Imam Koirudin, S.Ag.Kehadiran kedua pihak menjadi bagian dari sinergi dalam memastikan bantuan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran air bersih di Kecamatan Pagerwojo tidak hanya dilakukan di Desa Mulyosari. Sejumlah desa lain juga menjadi sasaran bantuan, di antaranya Desa Segawe dan Desa Pagerwojo, dengan penyaluran disesuaikan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. Staff BTB BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Ari Khotmil Mubarak, menyampaikan bahwa penanganan kebutuhan air bersih di Kecamatan Pagerwojo mencakup beberapa wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air. “Di Pagerwojo tidak hanya di Mulyosari, tetapi ada beberapa desa lain seperti Segawe dan Desa Pagerwojo,” ujar Ari. Selain penyaluran air bersih, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga memberikan bantuan tandon air di enam titik yang tersebar di Kecamatan Pagerwojo. Bantuan tersebut ditempatkan di Desa Pagerwojo, Desa Samar, Desa Gambiran, Desa Mulyosari, Desa Segawe, dan Desa Sidomulyo. Bantuan tandon tersebut diharapkan dapat menjadi sarana penampungan air bagi masyarakat sehingga ketersediaan air dapat dikelola dan dimanfaatkan secara lebih optimal, khususnya ketika terjadi keterbatasan air bersih. Melalui penyaluran air bersih dan bantuan tandon, BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Masyarakat juga dapat turut membantu meringankan kebutuhan saudara-saudara yang terdampak dengan menyalurkan donasi melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Setiap donasi yang diberikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan air bersih dan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Mari bersama hadirkan manfaat dan bantu ringankan kesulitan mereka. Donasi dapat disalurkan melalui rekening: Bank Jatim 0152210022 a.n. Baznas Kab. Tulungagung (Infak)*Gunakan kode 025 dalam nominal sebagai penanda. Contoh: Rp10.025,- Konfirmasi donasi melalui WhatsApp: +62 856 3602 795
09/10/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Hadapi Dampak Kemarau, BAZNAS Tulungagung Koordinasikan Bantuan Air Bersih Bersama BPBD dan Forum Zakat Tulungagung
Hadapi Dampak Kemarau, BAZNAS Tulungagung Koordinasikan Bantuan Air Bersih Bersama BPBD dan Forum Zakat Tulungagung
Tulungagung – Kemarau panjang yang berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Kondisi tersebut membuat sebagian warga mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Merespons kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar rapat koordinasi pendistribusian air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan, Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung ini melibatkan sejumlah lembaga dan organisasi yang turut bergerak dalam penanganan kebutuhan air bersih, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, YBM PLN, Lembaga Manajemen Infaq (LMI), Lazismu, serta lembaga amil zakat (LAZ) lainnya di Kabupaten Tulungagung. Koordinasi dilakukan untuk menyatukan informasi mengenai wilayah yang membutuhkan bantuan sekaligus menyusun langkah pendistribusian agar penyaluran air bersih dapat dilakukan secara efektif. Kolaborasi antarlembaga juga dinilai penting untuk mencegah terjadinya tumpang tindih bantuan di satu wilayah, sehingga kebutuhan masyarakat di daerah lain yang mengalami kondisi serupa tetap dapat terakomodasi. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., mengatakan sinergi antarpihak diperlukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata. “Kita ingin bantuan ini tidak tumpang tindih. Jangan sampai ada satu wilayah yang mendapatkan bantuan berkali-kali, sementara di wilayah lain masyarakat yang membutuhkan justru belum tersentuh. Karena itu, koordinasi ini penting agar bantuan bisa menyebar dan merata,” ujar Abdul Wachid. Ia menambahkan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung sebelumnya telah menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air. Upaya tersebut terus dilanjutkan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak kemarau panjang. “BAZNAS sebelumnya juga sudah menyalurkan bantuan air bersih ke beberapa wilayah yang memang minim pasokan air. Minggu ini kami juga sedang melakukan pendistribusian air bersih bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur,” lanjutnya. Menurut Abdul Wachid, penanganan dampak kekeringan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Untuk itu, BAZNAS akan terus berupaya memberikan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan sekaligus mendorong keterlibatan berbagai pihak agar jangkauan bantuan semakin luas. “Kami akan terus berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Kami berharap pihak-pihak terkait juga dapat bersama-sama berkolaborasi, sehingga bantuan yang diberikan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, menyebar dan merata,” pungkasnya. Melalui koordinasi tersebut, pendistribusian air bersih diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah. Sinergi antarlembaga juga menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat yang terdampak kekeringan mendapatkan akses air bersih secara tepat dan berkelanjutan selama kondisi kemarau masih berlangsung. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk turut bergandengan tangan membantu saudara-saudara kita yang tengah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kepedulian yang diberikan hari ini dapat menjadi manfaat yang nyata bagi mereka yang membutuhkan. Mari bersama hadirkan manfaat dan bantu ringankan kesulitan mereka. Donasi dapat disalurkan melalui rekening: Bank Jatim 0152210022 a.n. Baznas Kab. Tulungagung (Infak)*Gunakan kode 025 dalam nominal sebagai penanda. Contoh: Rp10.025,- Konfirmasi donasi melalui WhatsApp:+62 856 3602 795
08/10/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Agenda Pimpinan

Pimpinan BAZNAS Tulungagung Gelar Rapat Koordinasi Penyaluran Air Bersih Bersama Sejumlah Lembaga
Pimpinan BAZNAS Tulungagung Gelar Rapat Koordinasi Penyaluran Air Bersih Bersama Sejumlah Lembaga
Tulungagung – Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., memimpin rapat koordinasi pendistribusian air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung, Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarlembaga dalam merespons dampak kemarau panjang. Rapat tersebut diikuti oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, YBM PLN, Lembaga Manajemen Infaq (LMI), Lazismu, Lazisnu, serta sejumlah lembaga amil zakat (LAZ) lainnya di Kabupaten Tulungagung. Dalam agenda tersebut, Abdul Wachid menekankan pentingnya koordinasi dan penyelarasan informasi antarinstansi agar penyaluran bantuan air bersih dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Melalui komunikasi dan pemetaan kebutuhan bersama, setiap lembaga diharapkan dapat menentukan wilayah prioritas sehingga bantuan tidak terpusat di lokasi yang sama. “Koordinasi ini penting agar penyaluran bantuan tidak tumpang tindih. Kita ingin bantuan bisa menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan secara lebih luas dan merata, sehingga masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih dapat terbantu,” ujar Abdul Wachid. Ia juga menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Tulungagung sebelumnya telah menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah dengan keterbatasan pasokan air. Pada pekan ini, pendistribusian kembali dilakukan melalui kerja sama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk keberlanjutan upaya membantu masyarakat terdampak kekeringan. Dalam rapat tersebut, Abdul Wachid turut mengajak seluruh pihak terkait untuk memperkuat kolaborasi dan mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing. Menurutnya, penanganan dampak kemarau panjang membutuhkan keterlibatan bersama agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga. Melalui rapat koordinasi ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap terbangun sinergi yang lebih terarah dalam pendistribusian air bersih, sekaligus memastikan bantuan tersalurkan secara proporsional sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan. Upaya bersama ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih selama kemarau panjang berlangsung.

08-10-2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Pimpinan BAZNAS Tulungagung Perkuat Sinergi dengan PD Muhammadiyah dalam Optimalisasi ZIS
Pimpinan BAZNAS Tulungagung Perkuat Sinergi dengan PD Muhammadiyah dalam Optimalisasi ZIS
Tulungagung - Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melakukan kunjungan ke Kantor Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Tulungagung, Jumat (25/09/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan membangun hubungan baik antarlembaga, khususnya dalam mendukung optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama jajaran pengurus PD Muhammadiyah Kabupaten Tulungagung. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi serta membahas peluang sinergi dalam pengelolaan ZIS. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat serta menyalurkan infak dan sedekah. Peran organisasi kemasyarakatan juga dinilai penting dalam membantu menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya zakat dan mendorong partisipasi dalam penghimpunan ZIS. Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan PD Muhammadiyah diharapkan dapat memperluas jangkauan sosialisasi ZIS sekaligus mendukung optimalisasi penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah. Dengan komunikasi dan koordinasi yang semakin kuat, potensi ZIS di Kabupaten Tulungagung diharapkan dapat dihimpun serta dikelola secara optimal untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui kunjungan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan PD Muhammadiyah Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi serta membuka ruang kolaborasi dalam mendukung pengelolaan ZIS. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran kedua lembaga dalam menghadirkan kemanfaatan dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulungagung.

25-09-2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Pimpinan BAZNAS Tulungagung Perkuat Sinergi dengan Kemenag dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat
Pimpinan BAZNAS Tulungagung Perkuat Sinergi dengan Kemenag dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat
Tulungagung - Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung terus membangun sinergi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulungagung melalui Kantor Urusan Agama (KUA) dan penyuluh agama dalam memperkuat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM di Kecamatan Pagerwojo pada 22 September 2026 dan Kecamatan Rejotangan pada 23 September 2026. Sebanyak 20 pelaku UMKM menerima bantuan, masing-masing 10 penerima dari Pagerwojo dan 10 penerima dari Rejotangan. Setiap penerima memperoleh Rp1.500.000, dengan total bantuan mencapai Rp30.000.000. Bantuan diserahkan langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Program PEU tidak hanya diarahkan pada pemberian bantuan modal, tetapi juga keberlanjutan usaha penerima. Untuk itu, BAZNAS terus berkoordinasi dengan Kemenag dan penyuluh agama agar penerima mendapatkan pendampingan serta arahan dalam mengembangkan usahanya. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., mengatakan bahwa sinergi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat. “Program ini bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi bagaimana setelah bantuan diterima ada proses yang terus berjalan. Karena itu, kami akan terus bersinergi dengan Kemenag dan para penyuluh agama untuk mendampingi penerima, sehingga modal yang diberikan benar-benar dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha,” ujar Abdul Wachid. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berkembang dan menghadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat. “Kemenag melalui KUA dan penyuluh agama memiliki kedekatan dengan masyarakat, sementara BAZNAS memiliki program pemberdayaan. Jika potensi ini kita satukan, insyaallah akan semakin banyak masyarakat yang bisa kita dampingi untuk meningkatkan perekonomiannya dan menjadi lebih mandiri,” tambahnya. Melalui kerja sama tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupaya memperkuat pemberdayaan yang tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Mari terus menumbuhkan kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah. Bantuan yang kita berikan hari ini bisa menjadi langkah awal bagi seseorang untuk bangkit, mengembangkan usaha, dan membangun kemandirian. Salurkan kebaikan Anda melalui zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Tulungagung. -> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung

24-09-2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Pendistribusian

Krisis Air Ganggu Aktivitas Sekolah, BAZNAS Pasok Air Bersih di SDN 1 Segawe
Krisis Air Ganggu Aktivitas Sekolah, BAZNAS Pasok Air Bersih di SDN 1 Segawe
Tulungagung - Krisis air bersih akibat kemarau panjang turut dirasakan SDN 1 Segawe, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung. Kondisi tersebut menyebabkan keterbatasan air untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, kebutuhan sanitasi, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Merespons kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan air bersih pada Selasa (15/9/2026). Bantuan air bersih tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Tulungagung terhadap sejumlah wilayah yang mengalami krisis air bersih akibat kekeringan. Dalam penyaluran kali ini, armada BTB membawa air bersih berkapasitas 5.000 liter untuk memenuhi kebutuhan warga dan lingkungan SDN 1 Segawe serta wilayah di sekitarnya. Kekeringan yang berlangsung akibat kemarau panjang membuat sumber air yang biasa dimanfaatkan masyarakat dan lingkungan sekolah mengalami keterbatasan. Bagi SDN 1 Segawe, ketersediaan air bersih tidak hanya dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran, sanitasi, dan kebersihan lingkungan sekolah. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, mengatakan bahwa penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan koordinasi dengan instansi terkait agar bantuan dapat diberikan kepada wilayah yang benar-benar membutuhkan. “BAZNAS berkoordinasi dengan BPBD untuk mendapatkan informasi yang tepat terkait keluhan masyarakat dan daerah-daerah yang mengalami kekeringan. Dengan pembagian tugas kemanusiaan yang jelas, kami berharap bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat maupun fasilitas yang membutuhkan,” ujar Abdul Wachid. Ia menambahkan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga bekerja sama dengan PDAM Tulungagung dalam pengadaan air bersih untuk mendukung penanganan kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan. Sementara itu, Staff BAZNAS Tanggap Bencana, Ari Khotmil Mubarak, S.E., menjelaskan bahwa SDN 1 Segawe menjadi salah satu titik yang menjadi perhatian tim karena mengalami keterbatasan air bersih akibat kondisi kemarau panjang. “Kami menargetkan beberapa titik strategis yang mengalami krisis kekeringan, di antaranya wilayah Tanggunggunung, Sendang, dan Pagerwojo. Untuk hari ini, kami mengirimkan bantuan air bersih ke SDN 1 Segawe dan sekitarnya agar kebutuhan air untuk aktivitas sekolah dan masyarakat dapat terbantu,” jelas Ari. Penyaluran air bersih di SDN 1 Segawe diharapkan dapat membantu keberlangsungan aktivitas sekolah, terutama dalam memenuhi kebutuhan sanitasi dan menjaga kebersihan lingkungan. Bantuan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah di tengah masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dan pihak sekolah selama menghadapi dampak kemarau panjang. Kepedulian terhadap sesama juga diharapkan terus tumbuh melalui semangat berbagi dan gotong royong. Mari bersama hadirkan manfaat lebih luas bagi masyarakat melalui infak dan sedekah, untuk mewujudkan Tulungagung yang semakin sejahtera. -> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
15/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pembangunan Atap Rumah Warga Winong
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pembangunan Atap Rumah Warga Winong
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan pembangunan atap rumah kepada Budi Hartono, warga Desa Winong, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. (9/9/20) Bantuan sebesar Rp3.000.000,- tersebut disalurkan secara langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Moh. Fatah Masrun, M.Si. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pembangunan dan perbaikan atap rumah penerima manfaat agar menjadi lebih layak dan nyaman untuk ditempati. Dalam kesempatan tersebut, H. Moh. Fatah Masrun menyampaikan bahwa penyaluran bantuan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. “Semoga bantuan yang kami salurkan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan Bapak Budi dalam pembangunan atap rumahnya. Mudah-mudahan proses pembangunannya berjalan lancar dan rumahnya dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman,” ujar H. Moh. Fatah Masrun. Bagi Budi Hartono, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti. “Terima kasih banyak atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan akan segera kami gunakan untuk membangun atap rumah,” ungkap Budi Hartono. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi saudara-saudara yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas kehidupan. Mari bersama hadirkan lebih banyak kebaikan. Masyarakat dapat turut berbagi dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Setiap kebaikan yang diberikan dapat menjadi manfaat dan harapan bagi mereka yang membutuhkan. -> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
09/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Tinggal Sendiri di Bawah Terpal, Mawahib Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS
Tinggal Sendiri di Bawah Terpal, Mawahib Terima Bantuan Bedah Rumah dari BAZNAS
Tulungagung - Di sela-sela pepohonan, sebuah tempat sederhana yang hanya ditutupi terpal menjadi tempat Mawahib berteduh selama ini. Tanpa dinding dan bangunan yang layak, warga Desa Tawangsari, Kecamatan Kedungwaru, tersebut menjalani hari-harinya seorang diri. Kondisi tempat tinggal Mawahib yang memprihatinkan menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Melalui program bantuan bedah rumah, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bekerjasama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan sebesar Rp20.000.000, (23/8/26). Bantuan tersebut diserahkan kepada Pemerintah Desa Tawangsari untuk dikelola dalam pembangunan rumah Mawahib hingga selesai dan layak ditempati. Penyerahan dilakukan oleh Plt. Bupati Tulungagung bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., serta disaksikan jajaran Forkopimda, Camat Kedungwaru, dan Kepala Desa Tawangsari. Salah satu warga yang mengenal kondisi Mawahib mengatakan, selama ini ia menjalani kehidupan dengan keterbatasan, termasuk dalam hal tempat beristirahat. “Kalau malam, beliau sering ke masjid untuk iktikaf sekaligus beristirahat di sana,” ungkapnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi awal bagi Mawahib untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. “Yang paling penting rumah ini nantinya benar-benar menjadi tempat tinggal yang layak bagi beliau. Kami berharap setelah selesai dibangun, rumah ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman untuk menjalani hari-hari ke depan,” ujar Abdul Wachid. Menerima bantuan tersebut, Mawahib menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. "Alhamdulillah, terimakasih" ucapnya. Kisah Mawahib menjadi pengingat bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan uluran kepedulian. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat, BAZNAS Tulungagung terus berupaya menghadirkan manfaat bagi mereka yang membutuhkan dan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih layak. Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan, salurkan kebaikan Anda melalui:-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
23/08/2026 | Humas BASNAZ Tulungagung

Artikel Terbaru

Zakat: Pengertian, Jenis-jenis, Syarat, Nisab, Manfaat, dan Cara Menghitungnya
Zakat: Pengertian, Jenis-jenis, Syarat, Nisab, Manfaat, dan Cara Menghitungnya
Zakat merupakan salah satu ibadah yang memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, zakat juga memiliki fungsi sosial karena sebagian harta yang dimiliki oleh seorang Muslim disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya. Dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak orang yang belum memahami secara lengkap mengenai pengertian zakat, jenis-jenis zakat, syarat wajib zakat, nisab zakat, serta cara menghitung zakat. Oleh karena itu, memahami ketentuan zakat sangat penting agar kewajiban tersebut dapat dilaksanakan dengan benar sesuai syariat Islam. Apa Itu Zakat? Secara bahasa, zakat berasal dari bentuk kata "zaka" yang berarti suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang. Secara istilah, zakat adalah sejumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh seorang Muslim apabila telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Zakat tidak hanya berkaitan dengan pemberian harta kepada orang lain. Di dalamnya terdapat nilai ibadah, kepedulian sosial, serta upaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan menunaikan zakat, seorang Muslim diharapkan dapat membersihkan hartanya sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Jenis-Jenis Zakat Secara umum, zakat terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu zakat fitrah dan zakat mal. 1. Zakat Fitrah Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang memenuhi ketentuan pada bulan Ramadan hingga sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Zakat fitrah memiliki tujuan untuk menyucikan orang yang berpuasa dari kekurangan selama menjalankan ibadah Ramadan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan orang-orang yang kurang mampu agar dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih baik. Di Indonesia, zakat fitrah umumnya ditunaikan dalam bentuk makanan pokok berupa beras. Besarannya sekitar 2,5 kg atau 3,5 liter beras per orang, dengan ketentuan yang dapat mengikuti keputusan lembaga atau otoritas zakat setempat. 2. Zakat Mal Zakat mal adalah zakat yang dikenakan terhadap harta yang dimiliki seorang Muslim apabila telah memenuhi persyaratan tertentu, seperti mencapai nisab dan memenuhi haul untuk jenis harta yang mensyaratkannya. Beberapa jenis harta yang dapat dikenai zakat mal antara lain:- Zakat emas, perak dan logam mulia lainnya- Zakat atas uang dan surat berharga lainnya- Zakat perniagaan- Zakat perdagangan- Zakat pertanian, perkebunan dan perhutanan- Zakat peternakan dan perikanan- Zakat pertambangan- Zakat prindustrian- Zakat rikaz atau harta temuan Setiap jenis harta mempunyai ketentuan nisab, haul, dan kadar zakat yang dapat berbeda. Apa Itu Nisab Zakat? Nisab zakat adalah batas minimal kepemilikan harta yang menyebabkan seseorang wajib mengeluarkan zakat. Apabila harta belum mencapai nisab, pada umumnya seseorang belum dikenai kewajiban zakat mal atas harta tersebut. Besaran nisab berbeda sesuai dengan jenis harta. Sebagai contoh, nisab emas adalah 85 gram emas. Untuk zakat uang, tabungan, dan aset keuangan tertentu, nisab umumnya dianalogikan dengan nilai 85 gram emas. Karena harga emas dapat berubah, nilai rupiah dari nisab juga dapat berubah dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu, perhitungan zakat sebaiknya menggunakan nilai nisab yang berlaku pada saat zakat ditunaikan. Apa Itu Haul dalam Zakat? Haul adalah masa kepemilikan harta selama satu tahun hijriah untuk jenis harta tertentu sebelum zakatnya wajib dikeluarkan. Namun, tidak semua zakat mensyaratkan haul. Misalnya, zakat hasil pertanian berkaitan dengan waktu panen, sedangkan zakat rikaz memiliki ketentuan tersendiri dan tidak menunggu satu tahun. Dengan memahami perbedaan antara nisab dan haul, seseorang dapat mengetahui kapan harta yang dimilikinya mulai memiliki kewajiban zakat. Berapa Besaran Zakat? Untuk beberapa jenis zakat mal, kadar yang umum digunakan adalah 2,5%. Misalnya, zakat atas emas, uang, dan harta perdagangan yang telah memenuhi persyaratan. Sebagai contoh sederhana, apabila harta yang menjadi dasar perhitungan zakat adalah Rp100.000.000 dan seluruh persyaratan zakat telah terpenuhi, maka: Zakat = 2,5% × Rp100.000.000 Zakat = Rp2.500.000 Perhitungan sebenarnya dapat berbeda tergantung jenis harta, kewajiban yang diperhitungkan, serta ketentuan yang berlaku. Karena itu, untuk perhitungan zakat yang lebih kompleks, sebaiknya menggunakan panduan atau kalkulator zakat dari lembaga zakat terpercaya. Siapa yang Berhak Menerima Zakat? Dalam Islam, terdapat delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat, yaitu: 1. Fakir, yaitu orang yang hampir tidak memiliki harta atau penghasilan untuk memenuhi kebutuhan pokok.2. Miskin, yaitu orang yang memiliki penghasilan tetapi belum mencukupi kebutuhan hidupnya.3. Amil, yaitu pihak yang bertugas mengelola zakat.4. Mualaf, yaitu orang yang perlu dikuatkan atau dibina dalam keislamannya.5. Riqab, yang berkaitan dengan pembebasan dari perbudakan.6. Gharim, yaitu orang yang memiliki utang untuk kepentingan yang dibenarkan.7. Fisabilillah, yaitu pihak atau kegiatan yang berada dalam jalan Allah sesuai ketentuan syariat.8. Ibnu sabil, yaitu orang yang berada dalam perjalanan dan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya. Penyaluran zakat kepada golongan yang tepat penting dilakukan agar manfaat zakat dapat diterima oleh pihak yang memang memiliki hak atasnya. Apa Saja Manfaat Zakat? Zakat memiliki manfaat yang tidak hanya dirasakan oleh orang yang menerima, tetapi juga oleh orang yang menunaikannya dan masyarakat secara luas. 1. Membersihkan Harta Zakat menjadi salah satu bentuk penyucian harta yang dimiliki seorang Muslim. Dengan menunaikan zakat, seseorang menjalankan kewajibannya atas harta yang telah memenuhi ketentuan. 2. Membantu Masyarakat yang Membutuhkan Dana zakat dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang berada dalam kondisi kekurangan, terutama kelompok yang termasuk dalam golongan penerima zakat. 3. Meningkatkan Kepedulian Sosial Zakat mengajarkan umat Islam untuk tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi, tetapi juga memperhatikan kondisi orang lain. 4. Mengurangi Kesenjangan Ekonomi Apabila dikelola dan disalurkan dengan baik, zakat dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi kesenjangan ekonomi. 5. Menumbuhkan Sikap Peduli dan Dermawan Kebiasaan menunaikan zakat dapat mendorong seseorang untuk memiliki rasa kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama. Bagaimana Cara Menghitung Zakat? Cara menghitung zakat bergantung pada jenis harta yang dimiliki. Untuk harta tertentu yang telah memenuhi ketentuan dan menggunakan kadar 2,5%, perhitungan sederhananya adalah: Zakat = 2,5% × harta yang wajib dizakati Sebagai contoh, seseorang memiliki harta yang menjadi objek zakat senilai Rp200.000.000 dan telah memenuhi nisab serta haul. Maka: 2,5% × Rp200.000.000 = Rp5.000.000 Dengan demikian, zakat yang perlu dikeluarkan adalah Rp5.000.000, dengan catatan bahwa seluruh persyaratan dan dasar perhitungan tersebut memang sesuai dengan ketentuan zakat yang berlaku.
10/08/2026 | Valda Eka Ziskind Ariyanta
Kasih Sayang Dimulai dari Kepedulian
Kasih Sayang Dimulai dari Kepedulian
Di tengah kehidupan yang penuh dengan tantangan, perbedaan, dan berbagai persoalan sosial, sikap saling peduli dan menyayangi sesama menjadi sesuatu yang semakin berharga. Kesibukan, persaingan, dan kepentingan pribadi sering kali membuat seseorang lupa bahwa kehidupan akan terasa lebih indah ketika diwarnai dengan kasih sayang. Padahal, dalam ajaran Islam, kasih sayang bukan sekadar perasaan, melainkan akhlak mulia yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Kasih sayang merupakan salah satu sifat mulia yang menjadi ciri ajaran Islam. Melalui kasih sayang, hubungan antarmanusia menjadi lebih erat, beban hidup terasa lebih ringan, dan berbagai persoalan dapat dihadapi bersama. Tidak heran jika Rasulullah SAW senantiasa mengajarkan umatnya untuk memiliki hati yang lembut dan peduli terhadap siapa pun, karena di balik setiap kebaikan yang diberikan terdapat rahmat Allah SWT yang begitu luas. Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk yang saling membutuhkan. Tidak ada seorang pun yang mampu menjalani kehidupan tanpa bantuan orang lain. Karena itulah, Islam mengajarkan agar setiap Muslim senantiasa memiliki hati yang lembut, penuh empati, dan ringan tangan dalam membantu siapa pun yang membutuhkan. Kasih sayang yang kita berikan kepada sesama menjadi salah satu jalan untuk memperoleh kasih sayang Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: "Sayangilah yang ada di bumi, niscaya yang ada di langit akan menyayangi kalian." (HR. Tirmidzi) Hadis tersebut mengandung pesan yang sangat mendalam bahwa rahmat Allah SWT akan senantiasa menyertai hamba-hamba-Nya yang memiliki kepedulian terhadap sesama makhluk. Kasih sayang tidak hanya ditunjukkan kepada keluarga atau orang-orang yang dekat dengan kita, tetapi juga kepada tetangga, fakir miskin, anak yatim, orang yang sedang tertimpa musibah, bahkan kepada hewan dan lingkungan yang menjadi bagian dari kehidupan. Menyayangi sesama dapat diwujudkan melalui berbagai cara yang sederhana namun bermakna. Memberikan bantuan kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan, menghibur orang yang sedang bersedih, memaafkan kesalahan orang lain, menjaga lisan agar tidak menyakiti hati, hingga berbagi sebagian rezeki kepada mereka yang membutuhkan merupakan bentuk nyata dari kasih sayang yang diajarkan Islam. Setiap kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan menjadi amal yang dicintai Allah SWT. Kasih sayang juga menjadi pondasi kuat dalam membangun masyarakat yang harmonis. Ketika setiap individu memiliki kepedulian terhadap kondisi di sekitarnya, maka akan tumbuh rasa persaudaraan, saling membantu, dan saling menguatkan. Di tengah masih banyaknya saudara-saudara kita yang menghadapi kesulitan ekonomi, keterbatasan akses pendidikan, masalah kesehatan, maupun berbagai persoalan kemanusiaan lainnya, kepedulian kita dapat menjadi sumber harapan yang menghadirkan semangat baru bagi mereka. Islam mengajarkan bahwa setiap bentuk kasih sayang yang diberikan tidak akan pernah sia-sia. Bahkan, sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan akan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT. Ketika kita meringankan beban orang lain, sesungguhnya Allah sedang menyiapkan pertolongan dan kemudahan dalam kehidupan kita. Kasih sayang yang kita tebarkan akan kembali kepada diri kita dalam bentuk keberkahan, ketenangan hati, dan rahmat dari Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita menjadikan kasih sayang sebagai bagian dari karakter dan gaya hidup sehari-hari. Jangan pernah ragu untuk berbuat baik, membantu, dan peduli kepada siapa pun tanpa memandang latar belakang mereka. Sebab, bisa jadi satu bentuk kepedulian yang kita berikan hari ini menjadi penyebab hadirnya senyum, harapan, bahkan perubahan besar dalam kehidupan seseorang. Di era digital seperti sekarang, menebarkan kasih sayang dan kepedulian menjadi semakin mudah. Melalui BAZNAS, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan mudah, aman, dan terpercaya. Dana yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, setiap rupiah yang kita titipkan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga menjadi ikhtiar untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik dan mewujudkan kemandirian bagi mereka yang membutuhkan. Mari bersama-sama menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui transfer ke rekening BSI: Zakat• 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat TulungagungInfak• 7137 892 051 a.n. Baznas Infaq Tulungagung Atau klik -> Berbagi bersama BAZNAS Karena setiap kasih sayang yang kita tebarkan kepada makhluk di bumi akan menjadi jalan datangnya kasih sayang Allah SWT kepada kita. Mari jadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai wujud nyata kepedulian, agar semakin banyak saudara yang terbantu dan semakin luas rahmat Allah mengalir bagi kehidupan kita semua.
21/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Jadilah Bermanfaat untuk Orang Lain
Jadilah Bermanfaat untuk Orang Lain
Di tengah kehidupan yang terus bergerak cepat, banyak orang berlomba-lomba mengejar kesuksesan. Harta, jabatan, dan pencapaian sering kali dijadikan tolak ukur keberhasilan seseorang. Padahal, dalam pandangan Islam, ukuran kemuliaan manusia tidak hanya terletak pada apa yang berhasil dimiliki, tetapi juga pada seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada sesama. Setiap manusia diciptakan dengan kemampuan dan kesempatan yang berbeda-beda. Ada yang diberikan kelebihan dalam harta, ilmu, tenaga, waktu, maupun pengalaman. Semua itu sejatinya bukan hanya untuk dinikmati sendiri, melainkan sebagai amanah yang dapat digunakan untuk menghadirkan kebaikan bagi orang lain. Sebab, hidup yang paling bermakna adalah hidup yang mampu menjadi alasan hadirnya senyum, harapan, dan kebahagiaan bagi sesama. Rasulullah SAW telah mengajarkan prinsip hidup yang begitu sederhana namun memiliki makna yang luar biasa. Beliau bersabda: "Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia." (HR. Ahmad) Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan, sekecil apa pun, memiliki nilai yang besar di sisi Allah SWT. Menolong tetangga yang sedang kesulitan, membantu biaya pendidikan seorang anak yang kesulitan untuk sekolah, menguatkan mereka yang sedang menghadapi cobaan, hingga berbagi rezeki kepada orang yang membutuhkan merupakan wujud nyata dari manfaat yang dapat kita berikan. Menjadi pribadi yang bermanfaat juga berarti menghadirkan kepedulian di tengah masyarakat. Sebab, masih banyak saudara-saudara kita yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup, menggapai pendidikan yang layak, memperoleh layanan kesehatan, hingga membangun usaha demi menyambung kehidupan. Kepedulian dari banyak orang, meskipun tampak sederhana, dapat menjadi cahaya harapan bagi mereka untuk bangkit dan menjalani hidup dengan lebih baik. Islam mengajarkan bahwa berbagi tidak akan pernah mengurangi harta. Sebaliknya, setiap kebaikan yang diberikan akan dibalas dengan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda. Ketika kita menjadi jalan keluar bagi kesulitan orang lain, sesungguhnya kita sedang membuka pintu kemudahan bagi kehidupan kita sendiri. Inilah indahnya berbagi, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga membawa ketenangan hati dan keberkahan bagi pemberinya. Oleh karena itu, marilah kita tidak hanya menjadi pribadi yang saleh dalam hubungan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar. Jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk berbuat baik, sekecil apa pun bentuknya. Karena bisa jadi, satu bantuan kecil yang kita berikan hari ini menjadi sebab berubahnya kehidupan seseorang di masa depan. Di era digital seperti sekarang, menebar manfaat menjadi semakin mudah. Melalui BAZNAS, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) denga mudah, aman dan terpercaya. Dana yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, setiap rupiah yang kita titipkan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga menjadi ikhtiar untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik dan mewujudkan kemandirian bagi mereka yang membutuhkan. Mari bersama-sama menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui transfer ke rekening BSI: Zakat• 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat TulungagungInfak• 7137 892 051 a.n. Baznas Infaq Tulungagung Atau klik -> Berbagi kebaikan bersama BAZNAS Karena pada akhirnya, warisan terbaik yang kita tinggalkan bukanlah sebanyak apa yang kita miliki, melainkan seberapa besar manfaat yang telah kita hadirkan bagi kehidupan orang lain.
16/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung

BAZNAS TV