WhatsApp Icon

BAZNAS dan Kemenag Perkuat Sinergi Pemberdayaan Ekonomi, UMKM di Pagerwojo Terima Bantuan Modal dan Pendampingan Usaha

29/07/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Tulungagung

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS dan Kemenag Perkuat Sinergi Pemberdayaan Ekonomi, UMKM di Pagerwojo Terima Bantuan Modal dan Pendampingan Usaha

Bantuan Modal Usaha BAZNAS Kabupaten Tulungagung

Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus memperkuat sinergi lintas lembaga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi umat bersama Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung. Salah satu bentuk kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Pagerwojo yang dilaksanakan melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagerwojo, Rabu (29/7/2026).

Pada tahap pertama ini, bantuan diserahkan kepada enam pelaku UMKM dengan nilai masing-masing sebesar Rp1.500.000. Program tersebut merupakan bagian dari target penyaluran kepada sepuluh penerima manfaat, sementara empat penerima lainnya akan menerima bantuan pada tahap berikutnya.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menjelaskan bahwa program bantuan modal usaha ini tidak hanya berorientasi pada pemberian dana, tetapi juga dirancang sebagai program pemberdayaan yang berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, melainkan dari sejauh mana usaha para penerima dapat berkembang dan meningkatkan taraf hidup mereka.

"Bantuan ini bukan sekadar memberikan modal usaha, tetapi akan terus kami dampingi. Bersama penyuluh agama dari Kemenag Tulungagung, kami akan melakukan pembinaan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi secara berkala agar bantuan yang diberikan benar-benar produktif, berkembang, dan memberikan manfaat maksimal bagi para penerima," jelasnya.

Lebih lanjut, Abdul Wachid mengungkapkan bahwa para penerima manfaat juga diajak membangun karakter dermawan melalui kebiasaan bersedekah. Setiap penerima dianjurkan untuk membiasakan sedekah subuh sebesar Rp2.000 setiap hari sebagai bentuk ikhtiar menumbuhkan semangat berbagi sekaligus meningkatkan keberkahan usaha yang dijalankan.

"Kalau sedekahnya istiqamah dan perkembangan usahanya baik, insyaallah akan kami pertimbangkan untuk mendapatkan tambahan bantuan modal. Harapan kami, mereka tidak selamanya menjadi penerima manfaat, tetapi suatu saat mampu naik kelas menjadi muzaki yang ikut membantu sesama melalui zakat, infak, dan sedekah," tambahnya.

Program pemberdayaan ekonomi ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat. Melalui sinergi bersama Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, BAZNAS berharap lahir lebih banyak pelaku usaha yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Di akhir kegiatan, Abdul Wachid menyampaikan doa dan harapannya kepada seluruh penerima bantuan. "Semoga bantuan ini benar-benar membawa manfaat, memberikan keberkahan dalam setiap usaha yang dijalankan, melapangkan rezeki, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan menjadi jalan agar para penerima kelak dapat menjadi pribadi yang mandiri, sukses, serta tumbuh menjadi muzaki yang menebarkan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.

Lihat Daftar Rekening →