Dorong Kemandirian UMKM, BMD Gulirkan Dana Usaha Hampir Rp1 Miliar Sepanjang Tahun 2025
07/01/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Tulungagung
Program BAZNAS Microfinance Desa (BMD)
Tulungagung - Upaya penguatan ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui akses permodalan usaha yang inklusif dan berkelanjutan. Layanan keuangan mikro tanpa bunga yang disertai pendampingan usaha menjadi salah satu ikhtiar untuk mendorong kemandirian pelaku usaha mikro agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) hadir sebagai skema penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berfokus pada pembiayaan modal usaha bagi mustahik pelaku usaha mikro. Melalui program ini, pembiayaan diberikan tanpa bunga dengan sistem pengajuan berkelompok yang terdiri dari 5 hingga 10 orang.
Sepanjang tahun 2025, BMD telah menyalurkan pembiayaan modal usaha sebesar Rp 967.200.000,- kepada 302 penerima manfaat. Pengajuan pembiayaan menjangkau wilayah dengan radius maksimal 8 kilometer dari kantor BMD yang berlokasi di Eks Pertokoan Belga, Desa Kenayan, guna memastikan proses pendampingan usaha dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Tak hanya memberikan bantuan permodalan, para penerima manfaat juga mendapatkan pendampingan dan edukasi mulai dari pencatatan keuangan sederhana, pembuatan banner dan bander usaha, pendaftaran lokasi usaha di Google Maps, pemasaran online, hingga pendampingan legalitas usaha, termasuk proses pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Upaya ini dilakukan agar UMKM binaan tidak hanya bertahan, tetapi mampu naik kelas dan lebih berdaya saing.
Selain fokus pada pembiayaan dan pendampingan usaha, BMD juga aktif bersinergi dengan program Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung melalui kegiatan Car Free Day (CFD). Sebuah program yang tidak hanya membatasi penggunaan kendaraan bermotor, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan UMKM binaan dan UMKM lokal, sekaligus wadah aktivitas sosial, olahraga, dan ekonomi masyarakat.
CFD yang berpusat di kawasan Alun-Alun Tulungagung diikuti sekitar 600 pedagang UMKM. Dalam kegiatan tersebut, 20 UMKM binaan BAZNAS Tulungagung menerima bantuan modal usaha masing-masing sebesar Rp 1.500.000,-. Sementara itu, 60 UMKM binaan BAZNAS Microfinance Desa (BMD) memperoleh bantuan pembiayaan dengan total dana yang disalurkan mencapai Rp 261.400.000,-.
Melalui program ini, dana ZIS tidak hanya dimanfaatkan secara konsumtif, tetapi dioptimalkan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Berita Lainnya
BAZNAS Tulungagung Dorong Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Kawedanan Ngunut
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, BAZNAS Tulungagung Perkuat Aksi Sosial dan Kepedulian Lingkungan
Pastikan Tepat Sasaran, Pimpinan BAZNAS Tulungagung Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Lansia Sebatangkara
BAZNAS bersama KKKS Santuni 1000 Anak Yatim di Tulungagung
Program Beasiswa Pendidikan, BAZNAS Sasar Siswa Kurang Mampu di Sejumlah SMP
Belajar Zakat Sambil Berbagi, BAZNAS Ajak Pelajar Tulungagung Jadi Amil Sehari melalui Program Manasik Zakat
BAZNAS Tulungagung dan LKSA Al-Husna Santuni 100 Anak Yatim di Boyolangu
BAZNAS Tulungagung Gelar OASE, 108 Anak Yatim Duafa Diajak Belanja Lebaran di Apollo Supermall
Kabar Gembira! Beasiswa SKSS BAZNAS Tulungagung 2026 Segera Dibuka!
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Puluhan RA di Bawah Naungan Kemenag
BAZNAS Tulungagung Genjot Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Eks Kawedanan Campurdarat
Didampingi Plt. Ketua TP PKK, BAZNAS Tulungagung Serahkan Bantuan Biaya Hidup untuk Lansia Dhuafa
Peduli Lingkungan Sehat, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Sosial Rp20 Juta pada Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
BAZNAS Tulungagung Gelar Sosialisasi Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Eks Kawedanan Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Distribusikan 47 Ton Beras Zakat Fitrah, Bupati Gatut Sunu Lepas Armada ke 19 Kecamatan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.
Lihat Daftar Rekening →