Gunakan Sistem Ujian Anti-Curang, Calon Penerima Beasiswa SKSS Pusing Hadapi Seleksi yang Semakin Ketat
23/07/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Tulungagung
Proses Seleksi Penerimaan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung menghadirkan inovasi baru dalam proses seleksi Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026 dengan menerapkan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dilengkapi teknologi pendeteksi kecurangan. Sistem tersebut digunakan dalam pelaksanaan tes tulis yang digelar di Gedung Laboratorium UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Selasa (22/7/2026).
Penerapan sistem ini menjadi salah satu upaya BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk meningkatkan kualitas seleksi sehingga berjalan lebih objektif, transparan, dan profesional. Seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama karena hasil ujian sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan masing-masing.
Ketua Panitia sekaligus Staf IT BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Ahmad Asrofi, menjelaskan bahwa aplikasi ujian dirancang dengan sistem keamanan yang mampu mendeteksi berbagai bentuk kecurangan secara otomatis.
Menurutnya, ketika peserta telah memasuki mode ujian, tampilan aplikasi akan memenuhi seluruh layar komputer (full screen) sehingga peserta tidak dapat mengakses program lain selama ujian berlangsung.
"Begitu peserta masuk ke dalam mode ujian, sistem akan langsung mengunci tampilan layar. Apabila peserta mencoba keluar dari aplikasi, membuka tab baru, menjalankan aplikasi lain, atau bahkan menekan tombol Windows pada keyboard, maka sistem akan otomatis mengakhiri ujian saat itu juga. Skor yang diperoleh langsung muncul di layar sehingga peserta yang melakukan pelanggaran akan langsung teridentifikasi oleh sistem," jelas Asrofi.
Ia menambahkan bahwa teknologi tersebut dirancang untuk menghilangkan peluang terjadinya kecurangan sekaligus menjaga integritas pelaksanaan seleksi.
Selain pengamanan sistem, soal ujian juga dibuat secara acak (random) sehingga setiap komputer menampilkan susunan soal yang berbeda. Dengan demikian, peserta tidak dapat saling menyalin jawaban meskipun duduk berdekatan.
"Setiap peserta menerima paket soal yang berbeda. Urutan maupun isi soal telah diacak oleh sistem sehingga masing-masing peserta benar-benar harus mengandalkan kemampuan sendiri dalam mengerjakan ujian," tambahnya.
Asrofi juga menegaskan bahwa hasil tes tulis bukan menjadi satu-satunya penentu kelulusan peserta menuju tahap berikutnya.
"Nilai ujian ini akan dikombinasikan dengan hasil survei lapangan yang sebelumnya telah dilakukan oleh tim BAZNAS. Kedua komponen tersebut akan diakumulasi menjadi nilai akhir sebagai dasar penentuan peserta yang berhak melaju ke tahap wawancara. Jadi seleksi ini tidak hanya melihat kemampuan akademik saat tes, tetapi juga mempertimbangkan kondisi dan hasil verifikasi lapangan," ungkapnya.
Salah satu bentuk transparansi yang diterapkan dalam sistem ini adalah peserta dapat langsung mengetahui skor ujian sesaat setelah menyelesaikan tes. Hal tersebut memberikan kepastian bahwa proses penilaian berlangsung secara terbuka tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.
Untuk menjaga fokus peserta, seluruh telepon genggam dikumpulkan sebelum ujian dimulai. Peserta hanya diperbolehkan membawa kertas kosong sebagai media mencatat dan air minum pribadi. Selama pelaksanaan tes, pengawas juga secara aktif berkeliling mengawasi seluruh ruangan sehingga setiap peserta benar-benar mengerjakan soal secara mandiri.
Adapun materi yang diujikan meliputi kebaznasan, keislaman, wawasan kebangsaan, serta tes kemampuan dasar. Dengan kombinasi sistem pengawasan digital dan pengawasan langsung di dalam ruang ujian, proses seleksi Beasiswa SKSS Tahun 2026 diharapkan mampu menghasilkan mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kejujuran, integritas, dan komitmen untuk menjadi generasi penerus yang berkualitas.
Berita Lainnya
BAZNAS Tulungagung Gunakan Sistem CAT pada Seleksi Beasiswa SKSS 2026
Didampingi Plt. Ketua TP PKK, BAZNAS Tulungagung Serahkan Bantuan Biaya Hidup untuk Lansia Dhuafa
Sinergi untuk Umat, BAZNAS dan Kemenag Tulungagung Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat
Terus Pastikan Manfaat Zakat Tepat Sasaran, Ketua BAZNAS Tulungagung Monitoring Penerima Bantuan di Tanggunggunung
Hingga Pelosok Pucanglaban, BAZNAS Tulungagung Pastikan Bantuan Diterima oleh yang Paling Membutuhkan
Kabar Gembira! Beasiswa SKSS BAZNAS Tulungagung 2026 Segera Dibuka!
BAZNAS Tulungagung Hadirkan Senyum bagi Yatim dan Disabilitas dalam Forum MUSPADI
Kolaborasi Kebaikan di Bulan Muharram, 50 Anak Yatim Terima Santunan dari BAZNAS, JNE, dan Josh Gandhos
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Puluhan RA di Bawah Naungan Kemenag
Jangan Sampai Terlambat! Pendaftaran Beasiswa SKSS Tahun 2026 Segera Berakhir
BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading dan Evaluasi Program SKSS untuk Perkuat Komitmen Mahasiswa
Peduli Lingkungan Sehat, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Sosial Rp20 Juta pada Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
Peringati Muharram: BAZNAS, LAZ dan Kemenag Tulungagung Gelar Lebaran Yatim dan Disabilitas
Pendaftaran Dibuka! Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung Periode 2026–2031 Resmi Dimulai
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, BAZNAS Tulungagung Perkuat Aksi Sosial dan Kepedulian Lingkungan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.
Lihat Daftar Rekening →