WhatsApp Icon

BAZNAS Tulungagung Lakukan Studi Referensi ke BAZNAS Kota Surabaya untuk Perkuat Kapasitas SDM dan Pengelolaan ZIS

15/12/2025  |  Penulis: Humas BAZNAS Tulungagung

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Tulungagung Lakukan Studi Referensi ke BAZNAS Kota Surabaya untuk Perkuat Kapasitas SDM dan Pengelolaan ZIS

Studi Referensi di BAZNAS Kota Surabaya

Surabaya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melaksanakan kunjungan kerja studi referensi ke BAZNAS Kota Surabaya sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Tulungagung. (10/12/25)

Kunjungan ini turut diikuti oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) beserta dua staf, serta dua perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung bidang Zawa.

Studi referensi ini dimaksudkan sebagai sarana pembelajaran dan pertukaran pengalaman, khususnya dalam penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kapasitas amil, serta strategi optimalisasi penghimpunan dan pendayagunaan ZIS yang telah berjalan baik di Kota Surabaya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tulungagung berharap dapat mengadopsi praktik-praktik terbaik yang relevan untuk diterapkan di daerah.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta keterbukaan BAZNAS Kota Surabaya dalam berbagi pengalaman.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kota Surabaya atas diterimanya studi referensi dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk belajar dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di daerah,” ujar Suyadi.

Lebih lanjut, Suyadi menegaskan bahwa pihaknya ingin mendalami strategi optimalisasi penghimpunan ZIS yang telah diterapkan di Kota Surabaya.

“Kami ingin belajar secara langsung bagaimana BAZNAS Kota Surabaya mampu mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dengan dukungan kuat dari berbagai pihak, sehingga dapat menjadi referensi bagi penguatan program di Tulungagung,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST., MM., menjelaskan bahwa keberhasilan penghimpunan ZIS di Kota Surabaya tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kota Surabaya.

“Di Kota Surabaya, penghimpunan zakat sangat didukung oleh Wali Kota. Kami tidak memiliki Peraturan Bupati atau Peraturan Wali Kota khusus, melainkan cukup melalui surat edaran yang secara efektif mendorong optimalisasi penghimpunan zakat,” jelas Hamzah.

Hamzah menambahkan bahwa skema pemotongan gaji ASN menjadi tulang punggung utama penghimpunan ZIS di Kota Surabaya.

“Penghimpunan kami hampir sepenuhnya bersumber dari para ASN melalui mekanisme potong gaji. Bahkan, dalam satu bulan jarang sekali ada muzakki yang datang langsung membayar zakat ke kantor BAZNAS kami. Meski demikian, kami mampu menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah hingga Rp45 miliar dalam satu tahun,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya menyampaikan bahwa keberadaan BAZNAS sangat membantu pemerintah kota dalam memperkuat program kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi kunci penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial diwilayahnya.

Melalui kunjungan kerja ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap terjalin sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat antarlembaga, sekaligus menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat