WhatsApp Icon
Soroti Kisah Haru Penerima Zakat, BAZNAS Tulungagung Pamerkan Buku Cahaya Zakat di Santrifest 2026

Tulungagung - Suasana kemeriahan Santrifest 2026 di halaman Kantor Pemkab Tulungagung pada Jumat–Sabtu (16–17/10/2026) menyajikan momen hangat yang menyentuh nurani. Di tengah riuk pikuk festival, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung memamerkan sebuah karya literasi penuh kepedulian berjudul "Cahaya Zakat: Kisah Inspiratif Mustahik".

Buku ini bukan sekadar lembaran kertas berisi laporan kegiatan, melainkan cerminan kasih sayang dan bukti nyata bahwa setitik zakat mampu mengukir kembali senyuman serta membawa secercah harapan bagi mereka yang tersisih.

Lahir dari tangan-tangan muda mahasiswa penerima program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) binaan BAZNAS Tulungagung, buku ini ditulis dengan ketulusan tinggi. Para mahasiswa turun langsung menyelami kehidupan, meresapi setiap denyut perjuangan, dan merangkai kisah haru dari 12 lansia sebatang kara penerima program bantuan biaya hidup sepanjang hayat. Di saat usia senja mereka dihampiri kesunyian, kehadiran dana zakat hadir bak pelita yang menghangatkan jiwa.

Karya yang sarat akan nilai kemanusiaan ini pun mengetuk hati dan menuai apresiasi mendalam dari jajaran pemerintah daerah serta para tokoh lintas organisasi keagamaan di Kabupaten Tulungagung, diantaranya: Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. Mulyanto, S.ST., M.M., Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Tulungagung Makrus Manan, S.P., M.M., Rektor UIN SATU Tulungagung Prof. Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I., Ketua PCNU Tulungagung Dr. KH. Bagus Ahmadi, M.Sy., M.Pd.I., Rois Syuriah PCNU Tulungagung KH. Muhson Hamdani, M.Sy., hingga perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulungagung Drs. H. M. Hanik Karoroh, M.Ag.

Melalui momen Santrifest 2026 yang diinisiasi oleh Pemkab Tulungagung ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung tidak hanya menghadirkan pameran buku "Cahaya Zakat", tetapi juga terus membuka ruang kebaikan lewat stan layanan konsultasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta stan produk UMKM binaan.

Kehadiran karya ini menjadi pengingat lembut bagi kita semua: bahwa di balik setiap zakat yang ditunaikan, ada kehidupan lansia yang kembali bermakna.

19/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Pajang Z-Coffee di Santrifest 2026, BAZNAS Tulungagung Unjuk Keberhasilan Pemberdayaan Ekonomi Mustahik

Tulungagung - Memanfaatkan momen peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung membuka stan khusus Z-Coffee dalam gelaran Santrifest 2026 di halaman Kantor Pemkab Tulungagung, Jumat–Sabtu (16–17/10/2026). 

Z-Coffee merupakan program pemberdayaan ekonomi yang dikembangkan oleh BAZNAS Tulungagung untuk mendampingi para penerima manfaat (mustahik) agar mampu mandiri secara finansial. Melalui program ini, BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha berupa peralatan usaha, modal kerja, serta pembekalan skill pengolahan kopi berkualitas.

Panitia BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam Santrifest 2026, Ahmad Asrofi, menjelaskan bahwa keikutsertaan Z-Coffee dalam Santrifest 2026 juga menjadi upaya BAZNAS untuk memperkenalkan hasil pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa dana zakat dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan.

“Melalui stan Z-Coffee ini, kami ingin menunjukkan bahwa zakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak mustahik, tetapi juga dapat menjadi sarana pemberdayaan ekonomi. Kami berharap masyarakat semakin mengenal produk Z-Coffee, sementara para mustahik memperoleh pengalaman dalam memasarkan produk, memperluas jangkauan konsumen, dan membangun usaha yang lebih berkembang,” pungkasnya.

Z-Coffee tidak hanya hadir dalam kegiatan atau acara tertentu seperti Santrifest 2026. Masyarakat juga dapat menikmati sajian kopi Z-Coffee setiap hari di halaman Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung, mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB. Selain itu, Z-Coffee turut hadir menyapa masyarakat melalui kegiatan Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Tulungagung setiap pekan.

Kehadiran Z-Coffee di berbagai lokasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran produk sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendukung usaha para mustahik melalui pembelian produk yang ditawarkan.

Selain memanjakan para penikmat kopi yang berkunjung ke Santrifest 2026, BAZNAS Tulungagung juga menyediakan stan layanan konsultasi ZIS. Langkah ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pembayaran ZIS serta menunjukkan secara nyata bagaimana dana yang disalurkan dapat memutar roda perekonomian masyarakat.

19/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Tingkatkan Literasi Masyarakat, BAZNAS Tulungagung Buka Layanan Konsultasi ZIS di Santrifest 2026

Tulungagung - Guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban keagamaan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung membuka layanan konsultasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dalam gelaran Santrifest 2026 di halaman Kantor Pemkab Tulungagung, Jumat–Sabtu (16–17/10/2026).

Layanan publik ini diinisiasi langsung oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung sebagai langkah nyata untuk mendorong literasi ZIS di tengah masyarakat yang dinilai masih memerlukan edukasi lebih luas mengenai tata cara dan penyaluran zakat secara tepat.

Panitia BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam Santrifest 2026, Ahmad Ghilman Muftar Faizin, menyampaikan bahwa stan konsultasi ZIS ini menjadi wadah interaktif bagi warga yang ingin berkonsultasi maupun menunaikan ZIS secara langsung.

"Pembukaan stan layanan konsultasi zakat, infak, dan sedekah ini diharapkan mampu meningkatkan minat serta literasi masyarakat dalam melaksanakan ZIS. Kami menyadari masih banyak warga yang belum mengetahui secara detail tata cara perhitungan dan pembayaran ZIS, sehingga momen Santrifest ini kami manfaatkan secara optimal untuk mengedukasi masyarakat," ungkap Ahmad Ghilman Muftar Faizin.

Selain memfokuskan pada kemudahan konsultasi ZIS, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga memanfaatkan ajang ini untuk mengenalkan hasil nyata pengelolaan dana ZIS melalui produk UMKM binaan, salah satunya Z Coffee. Kehadiran produk binaan ini menjadi bukti nyata bagaimana ZIS yang dikelola secara profesional mampu memberdayakan ekonomi para santri dan masyarakat lokal.

Kegiatan Santrifest 2026 sendiri digelar Pemerintah Kabupaten Tulungagung selama dua hari dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Selain Bazar UMKM, acara dimeriahkan dengan festival musik band, festival Sholawat, hingga peragaan busana fashion show Muslimat.

Mewakili Plt. Bupati Tulungagung, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ir. Mulyanto, S.ST., M.M., mengapresiasi kolaborasi dan peran aktif BAZNAS serta seluruh pihak yang terlibat.

"Santrifest bukan sekadar perayaan untuk memeriahkan Hari Santri Nasional, melainkan ruang bagi para santri untuk menunjukkan potensi, kreativitas, dan kemampuan mereka," ujar Ir. Mulyanto saat membacakan sambutan pembukaan.

19/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 Hasilkan 10 Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan

Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia sukses menggelar Rapat Koordinasi Nasional pada 13-15 Agustus 2026 di Jakarta, dengan menghasilkan sepuluh resolusi jihad zakat untuk memperkuat pengelolaan zakat yang amanah, terukur, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Resolusi tersebut dibacakan langsung oleh Pimpinan Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, M.A. dihadapan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., jajaran Pimpinan BAZNAS RI dan 1.300 perwakilan dari BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Indonesia, yang dirangkaikan dengan peluncuran buku Rencana Strategis BAZNAS 2026-2031.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menegaskan, resolusi dari Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 tersebut tidak boleh berhenti pada kesepakatan dan perumusan program. Seluruh hasil pembahasan, termasuk Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan Bangsa, harus diterjemahkan menjadi langkah nyata di daerah.

Ia mengingatkan, sebagai lembaga pengelola dana umat, BAZNAS harus memastikan zakat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pendistribusian, pendayagunaan, dan pemberdayaan.

"Selama tiga hari, kita telah berkumpul, berdiskusi, menyampaikan berbagai pandangan, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan zakat nasional. Mari kita laksanakan Resolusi Jihad Zakat sebagai sebuah pendakian. Pendakian-pendakian kita untuk memberantas kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, memobilisasi zakat, infak, dan sedekah sebanyak-banyaknya, serta mendistribusikannya secara tepat waktu dan tepat jumlah," ujarnya, Kamis (15/10/2026).

Sodik menegaskan, semua komitmen, tekad, misi dan program resolusi ini, harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan khairu ummah, umat terbaik, yakni umat islam yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi, sehingga bisa memberi rahmat dan manfaat bagi semua umat dan golongan di Indonesia, sehingga menjadi umat yang berpengaruh, bermartabat dan terhormat.

Sementara itu, Pimpinan Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, M.A. menegaskan resolusi yang dihasilkan dalam Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 meneguhkan Jihad Zakat sebagai ikhtiar bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat yang amanah, terukur, kolaboratif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat

"Dengan semangat satu visi, satu arah, dan satu gerakan zakat nasional, kami menyatakan komitmen bersama untuk menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan solidaritas kemanusiaan Indonesia," ujar Saidah.

Saidah menyampaikan, Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 menegaskan pentingnya kesatuan visi, penguatan kolaborasi, dan tata kelola yang akuntabel dalam menjadikan zakat sebagai instrumen pembangunan nasional.

"Komitmen bersama ini diharapkan mampu memperluas manfaat dana umat, mempercepat pengentasan kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari tingkat pusat hingga desa," ujarnya.

Adapun 10 resolusi Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 bahwa BAZNAS, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten dan Kota menyatakan komitmen bersama sebagai berikut:

1. Berkomitmen untuk mencapai angka pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya secara nasional menuju Rp70 triliun pada tahun 2027. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan regulasi di pusat dan daerah, literasi zakat sejak dini melalui Manasik Zakat, kerjasama dengan berbagai pihak, serta peningkatan kualitas SDM dan kelembagaan. Penguatan juga dilakukan melalui peningkatan layanan muzaki, digitalisasi dan inovasi kanal penghimpunan, peningkatan kepercayaan publik terhadap BAZNAS, serta perluasan basis pengumpulan melalui 8 sumber zakat berdasarkan Pasal 4 UU Nomor 23 Tahun 2011 dan pengembangan 23 sumber Dana Sosial Keagamaan Lainnya.

2. Berkomitmen untuk mengoptimalkan pendistribusian, pemberdayaan, dan pendayagunaan nasional yang menyasar kepada 48 juta jiwa mustahik dan penerima manfaat secara efektif, terukur, terintegrasi dan berdampak, dengan memastikan dana umat memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan mustahik dan masyarakat.

3. Berkomitmen untuk bersama pemerintah menargetkan pengentasan kemiskinan sebanyak 601 ribu mustahik atau 2,41 juta jiwa penerima manfaat di tahun 2027 melalui program pendistribusian, pemberdayaan, dan pendayagunaan zakat yang terukur, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kemandirian dan kesejahteraan.

4. Berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Daerah di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa, agar pengelolaan zakat menjadi bagian yang terhubung dengan agenda pembangunan daerah dan menjangkau masyarakat hingga tingkat paling dekat.

5. Berkomitmen untuk mengaktivasi seluruh UPZ Desa di Indonesia sebagai ujung tombak layanan zakat di tingkat komunitas, sehingga penghimpunan, pelayanan muzaki, pendataan mustahik, dan penyaluran dapat semakin dekat dengan masyarakat.

6. Berkomitmen untuk menjaga nama baik dan kepercayaan muzaki, Presiden, Pemerintah, dan masyarakat kepada BAZNAS dalam setiap mandat pengelolaan zakat, melalui tata kelola yang amanah, transparan, profesional, patuh regulasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

7. Berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan jaringan pengusaha dan kelompok profesi melalui semangat ajakan, kolaborasi, dan aksi, sehingga pelaku usaha dan kelompok profesi menjadi mitra strategis dalam memperluas pengumpulan serta menghadirkan program sosial ekonomi yang berdampak.

8. Berkomitmen mendukung penguatan kedudukan, kewenangan, dan kepastian hukum kelembagaan BAZNAS dalam regulasi pengelolaan zakat nasional. Memperkuat sinergi dengan Bappenas/Bappeda melalui pemanfaatan DTSEN sebagai acuan pengelolaan zakat serta menjadikan Indeks Zakat Nasional sebagai instrumen pengukuran kinerja di tingkat pusat dan daerah.

9. Berkomitmen untuk memperkuat koordinasi, kerja sama dengan Kejaksaan dan Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga kepatuhan, keamanan, dan integritas pengelolaan zakat, sehingga setiap dana umat dikelola secara amanah dan terlindungi dari penyalahgunaan.

10. Berkomitmen untuk melaksanakan respon cepat penanganan bencana alam, kemanusiaan, dan sosial baik pada skala lokal, nasional dan global melalui penggalangan dana dan aksi-aksi nyata dilapangan.

Sumber: BAZNAS RI

16/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Dirjen Kemendagri: Kolaborasi BAZNAS dan Pemda Bantu Percepat Pengentasan Kemiskinan

Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dinilai memiliki peran strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. Sinergi tersebut perlu didukung integrasi data, penyelarasan program, dan koordinasi lintas sektor agar penyaluran zakat serta bantuan pemerintah dapat saling melengkapi dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Ex-Officio BAZNAS RI sekaligus Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Agus Fatoni, dalam Zakat Strategic Talks yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Agus Fatoni menegaskan, BAZNAS dan pemerintah daerah perlu memperkuat sinergi karena memiliki tujuan yang sama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan. Menurutnya, integrasi data dan kesamaan sasaran menjadi kunci agar program yang dijalankan kedua pihak dapat berjalan efektif.

“BAZNAS dan pemerintah daerah harus bersama-sama karena tujuannya sama. Sinergi itu wajib. Pemanfaatan satu data dan satu sasaran menjadi kunci agar bantuan yang diberikan pemerintah daerah dan BAZNAS saling melengkapi,” ujar Agus Fatoni.

Sementara itu, Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, S.TP., M.S., Ph.D., mengatakan BAZNAS juga berperan penting dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) serta prioritas pembangunan nasional, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, perumahan, sanitasi, dan pengentasan kemiskinan.

“BAZNAS ini sangat aktif bersinergi dengan Bappenas dalam integrasi satu data. Bapak Menteri PPN/Bappenas (Rachmat Pambudy) sangat mendukung BAZNAS. Kami menyampaikan bahwa angka kemiskinan di Indonesia terus menurun. Saya kira ini merupakan perkembangan yang sangat baik. Angka kemiskinan saat ini sudah mencapai 8,47 persen, sehingga berada di bawah 10 persen,” ujar Pungkas.

Ia menambahkan, peran BAZNAS dalam pengelolaan zakat juga mendapat perhatian lembaga internasional, seperti UNFPA dan UNICEF, sebagai bagian dari upaya pembangunan dan pemberdayaan ekonomi.

Pungkas turut menekankan pentingnya penguatan integrasi data muzaki dan mustahik untuk meningkatkan kontribusi zakat serta memastikan penyalurannya lebih tepat sasaran. Pemanfaatan data sosial dan ekonomi, menurutnya, dapat membantu BAZNAS mengidentifikasi masyarakat yang paling membutuhkan sekaligus mencegah tumpang tindih dengan program bantuan pemerintah.

“Melalui penguatan kolaborasi, integrasi data, dan pemberdayaan berkelanjutan, BAZNAS dapat terus mengembangkan peran zakat sebagai instrumen untuk mendukung pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Diskusi Zakat Strategic Talks mengangkat tema “Zakat sebagai Instrumen Strategis Pembangunan Nasional: Memperkuat Sinergi ZIS-DSKL dalam Agenda Pembangunan Indonesia” dan dimoderatori Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc., M.A. Kegiatan ini turut menghadirkan Pimpinan Ex-Officio BAZNAS RI Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., dan H. Mochamad Agus Rofiudin sebagai pembicara.

Sumber: BAZNAS RI

16/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Terbaru

Desa Winong Terdampak Kekeringan, Baznas Tulungagung Salurkan Air Bersih
Desa Winong Terdampak Kekeringan, Baznas Tulungagung Salurkan Air Bersih
Tulungagung - Tim Baznas Tanggap Bencana Tulungagung melaksanakan kegiatan pembagian air bersih di Desa Winong, Kecamatan Kalidawir. Kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih di tengah kondisi darurat atau kekeringan.(6/11/2023) Kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh semangat oleh tim Baznas Tanggap Bencana Tulungagung, yang terdiri dari relawan dan pekerja sosial yang peduli dengan kondisi masyarakat. Mereka berkomitmen untuk memberikan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak oleh kekeringan. Pembagian air bersih ini berlangsung dengan tertib dan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Warga yang menerima bantuan air bersih sangat mengapresiasi kehadiran tim Baznas Tanggap Bencana Tulungagung dalam membantu mereka mengatasi masalah kekurangan air bersih. Ketua Baznas Tulungagung KH. Samsul Umam, S.Pd. mengungkapkan harapannya bahwa kegiatan seperti ini akan terus berlanjut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti kekeringan. Ia juga mengajak masyarakat dan pihak lainnya untuk bersama-sama peduli terhadap kondisi sosial dan lingkungan. Kegiatan ini merupakan contoh nyata dari kepedulian dan kerja keras tim Baznas Tanggap Bencana Tulungagung dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Semoga upaya seperti ini dapat menginspirasi pihak lain untuk ikut berkontribusi dalam membantu sesama.
BERITA06/11/2023 | Baznas Tulungagung
Warung Gratis, Baznas Tulungagung Bagikan Ratusan Makanan
Warung Gratis, Baznas Tulungagung Bagikan Ratusan Makanan
Tulungagung - BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Tulungagung adakan warung makan gratis di depan kantor layanan, Jum'at (3/11/2023). Warung ini dibangun dengan tenda seperti warung pinggiran. Spanduk bertuliskan 'Baznas Berbagi Makan Gratis' tampak jelas jika dibaca oleh siapapun yang melintas di jalur paling sibuk ini. Dalam upaya mewujudkan solidaritas sosial, BAZNAS bagikan 150 makanan gratis kepada mereka yang membutuhkan, termasuk keluarga pra sejahtera terutama masyarakat kurang mampu di wilayah sekitar dan siapapun yang mampir dengan memfasilitasi warung makan. "Warung Gratis ini tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan makanan, namun juga bagi siapa saja yang mampir ke sini, termasuk keluarga dalam keadaan sulit" Terang Abdul Wachid, Pimpinan Baznas Tulungagung Untuk menyajikan menu makanan sebanyak ratusan porsi, kegiatan ini melibatkan beberapa relawan SKSS yang ikut terjun langsung dan membantu menyiapkan makanan yang akan dibagikan. "Ini benar-benar cukup membantu keluarga saya, terutama di saat-saat sulit seperti sekarang. Terima kasih kepada BAZNAS." Ujar Yadi, tukang becak. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada masyarakat. BAZNAS mengundang semua pihak untuk turut serta dalam berbagi dan menciptakan perubahan yang berarti dalam kehidupan sesama. "Semoga kegiatan semacam ini akan menginspirasi dan menjadi ladang seedekah sekaligus ajakan dalam membantu sesama." Pungkas Manan
BERITA03/11/2023 | BAZNAS Tulungagung
Kenalkan Produk Unggulan, Baznas Tulungagung Bagi-bagi 500 Paket Z-Mie Gaess
Kenalkan Produk Unggulan, Baznas Tulungagung Bagi-bagi 500 Paket Z-Mie Gaess
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung berbagi 500 paket Mie hasil pemberdayaan zakat produktif pada event Resepsi Peringatan Hari Santri Nasional 2023 yang diselenggarakan oleh PC NU Kabupaten Tulungagung yang menghadirkan KH. Zulfa Musthofa selaku Wakil ketua umum PBNU di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Kabupaten Tulungagung.(28/10/2023) Pada kesempatan resepsi Hari Santri Nasional 2023 ini Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, KH. Samsul Umam, S.Pd dalam hal ini memperkenalkan kepada khalayak umum salah satu produk terbaru dari hasil Zakat Produktif yang dikelola BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupa Z-Mie Gaess. "Produk yang kami beri nama Z-Mie Gaess ini sudah siap untuk melakukan Grand opening di seluruh kecamatan se-Kabupaten Tulungagung dan siap bersaing di pasaran", Tutur Samsul. Acara ini dihadiri oleh Pj Bupati Tulungagung DR. Heru Suseno, S.ST, MT serta seluruh Forkopimda Kabupaten Tulungagung. "Kegiatan bantuan dan pelatihan seperti ini sangat bagus untuk meningkatkan ekonomi Mustahik di Kabupaten Tulungagung", ungkap Heru Sebanyak 500 paket mie yang dibagikan tersebut dimasak langsung oleh para mustahik yang menerima pelatihan pembuatan produk Z-Mie Gaess yang mendatangkan mentor dari Jawa Tengah langsung tempo hari di perpustakaan dan pengarsipan daerah Kabupaten Tulungagung. "Produk mie ini sangat enak, insyaallah bisa bersaing dengan produk lain", ungkap salah seorang pengunjung setand. "Saya mencoba beberapa dari gerobak yang berbeda, ternyata rasanya sama tidak ada perbedaan cuma tergantung selera pemesan", tukas pengunjung yang lain.
BERITA28/10/2023 | Humas BAZNAS Tulungagung
Berdayakan Mustahik, BAZNAS Tulungagung Gelar Pelatihan Produk Z-Mie Gaess
Berdayakan Mustahik, BAZNAS Tulungagung Gelar Pelatihan Produk Z-Mie Gaess
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung dengan bangga mengumumkan pelaksanaan kegiatan Pelatihan Produksi dan Penjualan Z-Mie Gaess yang telah berlangsung sukses hari ini di Halaman Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tulungagung.(24/10/2023) Acara ini merupakan bagian dari upaya Baznas untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan konsep yang unik dan menarik. Kegiatan "Z-Mie Gaess" menggabungkan konsep donasi dengan kelezatan mie sebagai sajian utama. Acara ini dihadiri oleh 20 peserta pelatihan dan berbagai pihak yang peduli dengan kemanusiaan. Para peserta dapat menikmati mie berbagai kreasi penyajian yang lezat sambil berpartisipasi dalam gerakan sosial yang mulia. Ketua Baznas Kabupaten Tulungagung KH. Samsul Umam, menyampaikan apresiasi kepada semua yang telah turut serta dalam acara ini. Beliau juga mengungkapkan bahwa Baznas akan terus berupaya untuk memperluas dampak positifnya dan membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di masa mendatang. "kegiatan Z-Mie Gaess ini contoh bagaimana kita dapat bersatu untuk memberikan bantuan kepada sesama sambil menikmati makanan yang lezat. Baznas Kabupaten Tulungagung sangat berterima kasih kepada semua yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini," kata Samsul. Produk Z-Mie Gaess diharapkan akan menjadi inspirasi bagi kegiatan amal serupa di masa depan dan terus menjadi bagian dari upaya Baznas untuk membangun masyarakat yang lebih baik dan memajukan perkembangan ekonomi khususnya di kabupaten tulungagung Jawa Timur.
BERITA24/10/2023 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tebar Manfaat Bagi Mereka Yang Membutuhkan
BAZNAS Tebar Manfaat Bagi Mereka Yang Membutuhkan
Selasa, 5 September 2023 BAZNAS kabupaten Tulungagung bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Tulungagung menyelenggarakan kegiatan BAZNAS TEBAR MANFAAT yang berlokasi di aula kantor kecamatan Gondang. Dihadiri oleh Ketua BAZNAS kabupaten Tulungagung, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Wakil Bupati Kabupaten Tulungagung, dan segenap Jajaran Forkopimda Tulungagung. Rangkaian kegiatan tersebut mulai dari penyerahan secara simbolis kepada beberapa penerima manfaat, diantaranya 10 penerima bantuan bedah rumah, 5 penerima bantuan modal usaha, 5 penerima bantuan insentif marbot masjid/guru TPQ, sekaligus santunan anak yatim. Kegiatan ceremonial berlangsung secara khidmat. Dalam sambutannya Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. selaku wakil ketua I BAZNAS Provinsi Jatim menyampaikan bahwa problematika yang terjadi di Indonesia saat ini yaitu kesenjangan sosial, hampir 50% warga Indonesia kesulitan dalam mendapatkan makanan sehat dan bergizi sehingga berdampak pada kesehatan manusia yang memburuk. Oleh karena itu, wajib kiranya seluruh lapisan masyarakat yang dirasa sudah mentas dalam urusan ekonomi untuk berbondong-bondong membantu masyarakat lainnya yang masuk dalam kategori fakir - miskin melalui Badan Amil Zakat Nasional, karena menjaga hubungan sesama manusia ( Habulum Minannas ) tidak kalah pentingnya dari menjaga hubungan dengan Sang Pencipta ( Hablum Minallah ). Begitu pula, Wakil Bupati Kabupaten Tulungagung mengatakan dengan membayar zakat melalui BAZNAS maka Zakat,Infaq, dan Shodaqoh yang dibayarkan akan disampaikan secara langsung dan tepat sasaran kepada penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu juga akan membangkitkan rasa solidaritas antar sesama manusia. Kegiatan hari ini ditutup dengan prosesi peletakan batu pertama di salah satu rumah mustahiq yang berlokasi di desa Gendingan kecamatan Gondang. Harapan dengan adanya penyaluran seluruh bantuan tersebut, dapat membantu kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat di Tulungagung.
BERITA05/09/2023 | Humas BAZNAS Tulungagung
Realisasi Program Ekonomi, Kemanusiaan dan Pendidikan
Realisasi Program Ekonomi, Kemanusiaan dan Pendidikan
BAZNAS Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten tulungagung sukses gelar Event akhir tahun, yakni Realisasi Program Ekonomi, Kemanusiaan dan Pendidikan sekaligus Peresmian Kampung Zakat yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Tulungagung. Acara ini diselenggarakan guna memper erat hubungan BAZNAS dengan para ASN Kabupaten Tulungagung agar lebih harmonis. KH. Samsul Umam Aziz sebagai ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam sambutannya mengatakan, “Apresiasi para ASN sudah bagus namun masih jauh dari harapan, harapan kedepan semoga bisa lebih baik lagi untuk menyalurkan zakatnya ke BAZNAS Kabupaten Tulungagung secara rutin”. tutur beliau. Drs. KH. Muhammad Roziqi, MM., sebagai ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, memberikan sebuah wejangan bahwa perlu adanya sinergi antara BAZNAS dengan Pemerintah untuk memaksimalkan penghimpunan dana Zakat Infaq Sedekah (ZIS) khususnya bagi para ASN yang sudah memenuhi syarat untuk mengeluarkan zakat. Kemudian, Drs. Maryoto Birowo, MM. selaku Bupati Kabupaten tulungagung menambahkan, bahwa beliau sangat Mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten tulungagung dan selalu mensupport melalui Perbup dan Instruksi Bupati yang ditujukan kepada para ASN untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. BAZNAS sebagai lembaga non struktural bersama Pemerintah bertanggung jawab untuk mengawal pengelolaan zakat yang berasaskan syariat Islam, amanah, keadilan, kepastian hukum, terintegrasi dan akuntabilitas. Oleh karena hal tersebut BAZNAS Kabupaten Tulungagung selalu menjalin hubungan erat dengan pemerintah dan kementrian agama. Dalam rankaian acara tersebut dilanjutkan Pemukulan kentongan secara serempak menandakan diresmikannya kampung zakat Desa Besole Kec. Besuki. Harapan kedepan dengan adanya kampung zakat dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat setempat. Yuk Sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan umat dengan cara transfer melalui Baznas Kabupaten Tulungagung REKENING INFAK: PT. BPR = 01.01.003333Bank Jatim = 0152210022BRI = 0110-01-030166-53-0BSI = 7137892051A.n Baznas Kab Tulungagung
BERITA28/11/2022 | Humas BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.

Lihat Daftar Rekening →