WhatsApp Icon
BAZNAS Tulungagung Tekankan Komitmen dan Fokus Pendidikan bagi Penerima SKSS 2026

Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan pembekalan dan orientasi bagi para penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026, Rabu (3/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 mahasiswa penerima beasiswa yang hadir bersama orang tua atau wali masing-masing.

Kegiatan pembekalan dan orientasi ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memberikan pemahaman kepada para penerima manfaat mengenai program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), sekaligus menumbuhkan semangat, tanggung jawab, dan komitmen para mahasiswa dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Melalui program SKSS, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupaya membuka kesempatan bagi putra-putri dari keluarga yang membutuhkan untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Kehadiran orang tua dan wali dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman serta dukungan bersama terhadap perjalanan pendidikan para penerima beasiswa.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi para mahasiswa penerima beasiswa untuk menyadari bahwa mereka merupakan orang-orang terpilih yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui program SKSS.

“Kami mengumpulkan semuanya di sini untuk memberitahukan bahwa kalian semua yang berada di sini adalah orang-orang yang terpilih. Ini adalah awal investasi kalian. Karena itu, manfaatkan sebaik mungkin kesempatan yang telah diberikan ini,” ujar Abdul Wachid.

Ia menambahkan bahwa menempuh pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya bertujuan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan, membentuk pola pikir, serta mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Kuliah itu juga untuk memperluas wawasan panjenengan semua. Maka gunakan masa kuliah ini sebaik mungkin, bukan hanya untuk belajar di dalam kelas, tetapi juga untuk menambah pengalaman dan pengetahuan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, para penerima Beasiswa SKSS juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga komitmen dan fokus selama menempuh pendidikan. Para mahasiswa diharapkan untuk memprioritaskan penyelesaian studi terlebih dahulu dan tidak menikah selama masih menjalani masa penerimaan beasiswa.

Hal tersebut dimaksudkan agar para penerima beasiswa dapat lebih fokus dalam menimba ilmu dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Pernikahan dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga dikhawatirkan dapat membagi perhatian serta fokus mahasiswa, sehingga berpotensi menghambat proses mereka dalam menyelesaikan studi.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, menekankan pentingnya ilmu sebagai bekal utama dalam meraih keberhasilan, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

“Sebagai manusia, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Dan salah satu kuncinya adalah ilmu. Siapa yang ingin sukses di dunia dan akhirat, maka modal utamanya juga adalah ilmu,” tuturnya.

Melalui kegiatan pembekalan dan orientasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para penerima Beasiswa SKSS Tahun 2026 dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan ini dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan kesungguhan.

Ke depan, para mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar sarjana, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki wawasan luas, berkarakter, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya.

Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bidang pendidikan, sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus yang mampu mengubah masa depan keluarga menuju kehidupan yang lebih baik.

03/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sembako pada Peresmian Jalan Karya Bhakti TNI di Lingkar Waduk Wonorejo

Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepeduliannya melalui aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan pendidikan dan paket sembako kepada masyarakat dalam kegiatan peresmian hasil pembangunan Jalan Rabat Beton Program Karya Bhakti TNI Kodim 0807/Tulungagung. Kegiatan tersebut diresmikan langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., (2/9/26).

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyerahkan bantuan pendidikan kepada 10 pelajar. Sebanyak lima siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp250.000, sementara lima siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp300.000. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menyalurkan paket sembako kepada 10 orang dhuafa.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk keterlibatan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan bersama berbagai unsur. Sebelumnya, pada kegiatan pembukaan Program Karya Bhakti TNI, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga turut menyalurkan bantuan serupa kepada masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, yang turut menyerahkan bantuan, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial serta memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“BAZNAS Kabupaten Tulungagung merasa senang dapat turut ambil bagian dalam kegiatan Karya Bhakti TNI ini. Selain pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat, kami juga ingin menghadirkan kepedulian melalui bantuan pendidikan dan sembako bagi mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan para penerima,” ujarnya.

Program Karya Bhakti TNI sendiri menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan percepatan pembangunan infrastruktur yang kokoh serta tepat sasaran hingga ke tingkat desa.

Jalan rabat beton yang telah selesai dibangun kini menjadi akses penting bagi mobilitas harian masyarakat Desa Wonorejo. Dengan kondisi jalan yang lebih rapi dan representatif, akses transportasi masyarakat diharapkan semakin lancar, termasuk dalam mendukung aktivitas warga, mempercepat pengangkutan hasil pertanian, serta menggerakkan potensi perekonomian di lingkungan sekitar.

BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap sinergi dan semangat gotong royong seperti ini dapat terus terjaga. Pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam bidang pendidikan maupun pemenuhan kebutuhan dasar.

Melalui zakat, infak, dan sedekah, masyarakat juga dapat turut mengambil bagian dalam menghadirkan perubahan dan membantu sesama. BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan bersama-sama membangun Tulungagung yang lebih sejahtera.

Salurkan kebaikan Anda melalui zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS

• Rekening Zakat:
BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung

• Rekening Infak dan sedekah:
BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung

02/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung bersama BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Rp80 Juta untuk Bedah Empat Rumah Warga

Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada masyarakat yang memiliki tempat tinggal kurang layak dan membutuhkan perbaikan. Bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, bantuan tersebut diberikan kepada empat penerima manfaat yang tersebar di Kecamatan Kalidawir dan Kecamatan Sendang.

Masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp20.000.000 yang akan digunakan untuk mendukung proses pembangunan dan rehabilitasi rumah hingga menjadi hunian yang lebih layak.

Adapun empat penerima manfaat tersebut adalah Jarni, warga Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir; Khairul Anam, warga Desa Pakisaji, Kecamatan Kalidawir; Jaenal Arifin, warga Desa Dono, Kecamatan Sendang; serta Sumirah, warga Desa Krosok, Kecamatan Sendang.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung kepada para penerima manfaat. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh perangkat desa dan camat setempat sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pelaksanaan program.

Selanjutnya, dana bantuan akan diserahkan kepada pihak desa untuk dikelola dan digunakan dalam proses pembangunan rumah. Pengelolaan tersebut dilakukan hingga proses pembangunan selesai dan rumah dapat menjadi tempat tinggal yang layak bagi masing-masing penerima manfaat.

Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., yang turut mendistribusikan langsung bantuan kepada para penerima manfaat, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

“Bantuan ini merupakan titipan dari umat yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Dana yang diberikan ini berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Oleh karena itu, ini merupakan amanah yang harus kita jaga dan salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Semoga bantuan bedah rumah ini, dapat membantu para mustahik memperoleh tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak. Selain itu, program ini diharapkan menjadi wujud nyata kepedulian dan gotong royong umat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.

31/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Dinding Berlubang dan Kerap Bocor Saat Hujan, BAZNAS Bantu Rehabilitasi Rumah Mbah Sumirah

Tulungagung - Di usia senjanya, Sumirah atau yang akrab disapa Mbah Sumirah masih tinggal seorang diri di sebuah rumah sederhana di Dusun Gendingan, Desa Krosok, Kecamatan Sendang. Kondisi rumah yang telah tua dan kurang layak huni tersebut menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

Rumah yang selama ini ditempati Mbah Sumirah sebagian masih menggunakan dinding anyaman bambu. Meski bagian utama rumah telah terdapat dinding bata merah, sebagian besar bangunan lainnya, terutama di bagian atas, dapur, hingga bagian belakang rumah, masih menggunakan anyaman bambu.

Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena sejumlah bagian dinding anyaman bambu telah berlubang dan mengalami kerusakan. Saat musim hujan tiba, air hujan kerap masuk ke dalam rumah dan membuat bagian dalam rumah mengalami kebocoran atau trocoh. Bahkan, ketika hujan turun dengan deras, air dapat menggenangi sebagian area rumah.

Di samping rumah Mbah Sumirah terdapat rumah milik kerabatnya. Namun, sehari-hari Mbah Sumirah tetap tinggal sendiri di rumah tua yang selama ini menjadi tempat tinggalnya.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada Mbah Sumirah sebesar Rp20.000.000., (31/8/26).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan selanjutnya dikelola melalui pemerintah desa untuk mendukung proses pembangunan hingga rumah Mbah Sumirah dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak.

Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

“Bantuan ini merupakan amanah dari umat yang dititipkan melalui BAZNAS. Dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Karena itu, amanah ini harus kita jaga dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya,” ujarnya.

Dengan penuh haru, Mbah Sumirah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Matur nuwun sanget, terimakasih. Kulo mboten saged mbales napa-napa. Mugi sedoyo ingkang sampun paring bantuan diparingi sehat, lancar rejekine, lan diparingi berkah,” tutur Mbah Sumirah dengan penuh haru.

Melalui bantuan bedah rumah tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap Mbah Sumirah dapat segera memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak huni, sehingga dapat menjalani hari-harinya dengan kondisi kehidupan yang lebih baik.

Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan, salurkan kebaikan Anda melalui:
-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS

• Rekening Zakat:
BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung

• Rekening Infak dan sedekah:
BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung

31/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Empat Mahasiswa Penerima Beasiswa SKSS BAZNAS Tulungagung Lulus Sarjana di STAI Muhammadiyah

Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melalui program bantuan pendidikan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) mencatatkan empat mahasiswa penerima manfaat yang berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 1 di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Tulungagung.

Keempat mahasiswa tersebut mengikuti Wisuda Sarjana Strata 1 ke-37 STAI Muhammadiyah Tulungagung yang dilaksanakan di Crown Victoria Hotel, Minggu (30/8/2026).

Adapun empat mahasiswa penerima manfaat program SKSS BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah menyelesaikan pendidikan, yakni:
1. Jacinda Putri Prayitno, S.E.
2. Elia Rofi Fatul Rifdah, S.Pd.
3. Sisca Wahyuningsih, S.E.
4. Rafida Amalia Bilqis, S.Pd.

Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., turut hadir secara langsung dalam kegiatan wisuda tersebut.

Kehadiran BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap para penerima manfaat program SKSS yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Program Satu Keluarga Satu Sarjana merupakan salah satu program bantuan pendidikan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang ditujukan untuk membantu mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan dalam melanjutkan pendidikan hingga jenjang Strata 1. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Imam Koirudin menyampaikan ucapan selamat kepada para mahasiswa penerima manfaat program SKSS yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana.

“Selamat kepada para mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 1. Semoga ilmu yang telah diperoleh dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya serta menjadi bekal untuk melanjutkan pengabdian dan memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, maupun lingkungan,” ujar Imam Koirudin.

Keberhasilan empat mahasiswa tersebut dalam menyelesaikan pendidikan menjadi salah satu capaian dari pelaksanaan program Satu Keluarga Satu Sarjana. Dimana pada sebelumnya, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga telah meluluskan sebanyak 89 mahasiswa Strata 1 dari total 156 mahasiswa, sementara 63 mahasiswa lainnya masih aktif menempuh perkuliahan di berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Tulungagung.

BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para lulusan penerima manfaat program SKSS dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, mengembangkan potensi diri, serta memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Ke depan, program bantuan pendidikan SKSS diharapkan dapat terus memberikan manfaat dan membantu lebih banyak mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.

30/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Terbaru

BAZNAS Tulungagung Tekankan Komitmen dan Fokus Pendidikan bagi Penerima SKSS 2026
BAZNAS Tulungagung Tekankan Komitmen dan Fokus Pendidikan bagi Penerima SKSS 2026
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan pembekalan dan orientasi bagi para penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026, Rabu (3/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 mahasiswa penerima beasiswa yang hadir bersama orang tua atau wali masing-masing. Kegiatan pembekalan dan orientasi ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memberikan pemahaman kepada para penerima manfaat mengenai program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), sekaligus menumbuhkan semangat, tanggung jawab, dan komitmen para mahasiswa dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Melalui program SKSS, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupaya membuka kesempatan bagi putra-putri dari keluarga yang membutuhkan untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Kehadiran orang tua dan wali dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman serta dukungan bersama terhadap perjalanan pendidikan para penerima beasiswa. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi para mahasiswa penerima beasiswa untuk menyadari bahwa mereka merupakan orang-orang terpilih yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui program SKSS. “Kami mengumpulkan semuanya di sini untuk memberitahukan bahwa kalian semua yang berada di sini adalah orang-orang yang terpilih. Ini adalah awal investasi kalian. Karena itu, manfaatkan sebaik mungkin kesempatan yang telah diberikan ini,” ujar Abdul Wachid. Ia menambahkan bahwa menempuh pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya bertujuan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan, membentuk pola pikir, serta mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. “Kuliah itu juga untuk memperluas wawasan panjenengan semua. Maka gunakan masa kuliah ini sebaik mungkin, bukan hanya untuk belajar di dalam kelas, tetapi juga untuk menambah pengalaman dan pengetahuan,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, para penerima Beasiswa SKSS juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga komitmen dan fokus selama menempuh pendidikan. Para mahasiswa diharapkan untuk memprioritaskan penyelesaian studi terlebih dahulu dan tidak menikah selama masih menjalani masa penerimaan beasiswa. Hal tersebut dimaksudkan agar para penerima beasiswa dapat lebih fokus dalam menimba ilmu dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Pernikahan dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga dikhawatirkan dapat membagi perhatian serta fokus mahasiswa, sehingga berpotensi menghambat proses mereka dalam menyelesaikan studi. Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, menekankan pentingnya ilmu sebagai bekal utama dalam meraih keberhasilan, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat. “Sebagai manusia, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Dan salah satu kuncinya adalah ilmu. Siapa yang ingin sukses di dunia dan akhirat, maka modal utamanya juga adalah ilmu,” tuturnya. Melalui kegiatan pembekalan dan orientasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para penerima Beasiswa SKSS Tahun 2026 dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan ini dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan kesungguhan. Ke depan, para mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar sarjana, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki wawasan luas, berkarakter, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya. Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bidang pendidikan, sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus yang mampu mengubah masa depan keluarga menuju kehidupan yang lebih baik.
BERITA03/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sembako pada Peresmian Jalan Karya Bhakti TNI di Lingkar Waduk Wonorejo
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sembako pada Peresmian Jalan Karya Bhakti TNI di Lingkar Waduk Wonorejo
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepeduliannya melalui aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan pendidikan dan paket sembako kepada masyarakat dalam kegiatan peresmian hasil pembangunan Jalan Rabat Beton Program Karya Bhakti TNI Kodim 0807/Tulungagung. Kegiatan tersebut diresmikan langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., (2/9/26). Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyerahkan bantuan pendidikan kepada 10 pelajar. Sebanyak lima siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp250.000, sementara lima siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp300.000. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menyalurkan paket sembako kepada 10 orang dhuafa. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk keterlibatan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan bersama berbagai unsur. Sebelumnya, pada kegiatan pembukaan Program Karya Bhakti TNI, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga turut menyalurkan bantuan serupa kepada masyarakat yang membutuhkan. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, yang turut menyerahkan bantuan, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial serta memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. “BAZNAS Kabupaten Tulungagung merasa senang dapat turut ambil bagian dalam kegiatan Karya Bhakti TNI ini. Selain pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat, kami juga ingin menghadirkan kepedulian melalui bantuan pendidikan dan sembako bagi mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan para penerima,” ujarnya. Program Karya Bhakti TNI sendiri menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan percepatan pembangunan infrastruktur yang kokoh serta tepat sasaran hingga ke tingkat desa. Jalan rabat beton yang telah selesai dibangun kini menjadi akses penting bagi mobilitas harian masyarakat Desa Wonorejo. Dengan kondisi jalan yang lebih rapi dan representatif, akses transportasi masyarakat diharapkan semakin lancar, termasuk dalam mendukung aktivitas warga, mempercepat pengangkutan hasil pertanian, serta menggerakkan potensi perekonomian di lingkungan sekitar. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap sinergi dan semangat gotong royong seperti ini dapat terus terjaga. Pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam bidang pendidikan maupun pemenuhan kebutuhan dasar. Melalui zakat, infak, dan sedekah, masyarakat juga dapat turut mengambil bagian dalam menghadirkan perubahan dan membantu sesama. BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan bersama-sama membangun Tulungagung yang lebih sejahtera. Salurkan kebaikan Anda melalui zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Tulungagung. -> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA02/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung bersama BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Rp80 Juta untuk Bedah Empat Rumah Warga
BAZNAS Tulungagung bersama BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Rp80 Juta untuk Bedah Empat Rumah Warga
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada masyarakat yang memiliki tempat tinggal kurang layak dan membutuhkan perbaikan. Bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, bantuan tersebut diberikan kepada empat penerima manfaat yang tersebar di Kecamatan Kalidawir dan Kecamatan Sendang. Masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp20.000.000 yang akan digunakan untuk mendukung proses pembangunan dan rehabilitasi rumah hingga menjadi hunian yang lebih layak. Adapun empat penerima manfaat tersebut adalah Jarni, warga Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir; Khairul Anam, warga Desa Pakisaji, Kecamatan Kalidawir; Jaenal Arifin, warga Desa Dono, Kecamatan Sendang; serta Sumirah, warga Desa Krosok, Kecamatan Sendang. Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung kepada para penerima manfaat. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh perangkat desa dan camat setempat sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pelaksanaan program. Selanjutnya, dana bantuan akan diserahkan kepada pihak desa untuk dikelola dan digunakan dalam proses pembangunan rumah. Pengelolaan tersebut dilakukan hingga proses pembangunan selesai dan rumah dapat menjadi tempat tinggal yang layak bagi masing-masing penerima manfaat. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., yang turut mendistribusikan langsung bantuan kepada para penerima manfaat, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. “Bantuan ini merupakan titipan dari umat yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Dana yang diberikan ini berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Oleh karena itu, ini merupakan amanah yang harus kita jaga dan salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya. Semoga bantuan bedah rumah ini, dapat membantu para mustahik memperoleh tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak. Selain itu, program ini diharapkan menjadi wujud nyata kepedulian dan gotong royong umat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.
BERITA31/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Dinding Berlubang dan Kerap Bocor Saat Hujan, BAZNAS Bantu Rehabilitasi Rumah Mbah Sumirah
Dinding Berlubang dan Kerap Bocor Saat Hujan, BAZNAS Bantu Rehabilitasi Rumah Mbah Sumirah
Tulungagung - Di usia senjanya, Sumirah atau yang akrab disapa Mbah Sumirah masih tinggal seorang diri di sebuah rumah sederhana di Dusun Gendingan, Desa Krosok, Kecamatan Sendang. Kondisi rumah yang telah tua dan kurang layak huni tersebut menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Rumah yang selama ini ditempati Mbah Sumirah sebagian masih menggunakan dinding anyaman bambu. Meski bagian utama rumah telah terdapat dinding bata merah, sebagian besar bangunan lainnya, terutama di bagian atas, dapur, hingga bagian belakang rumah, masih menggunakan anyaman bambu. Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena sejumlah bagian dinding anyaman bambu telah berlubang dan mengalami kerusakan. Saat musim hujan tiba, air hujan kerap masuk ke dalam rumah dan membuat bagian dalam rumah mengalami kebocoran atau trocoh. Bahkan, ketika hujan turun dengan deras, air dapat menggenangi sebagian area rumah. Di samping rumah Mbah Sumirah terdapat rumah milik kerabatnya. Namun, sehari-hari Mbah Sumirah tetap tinggal sendiri di rumah tua yang selama ini menjadi tempat tinggalnya. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada Mbah Sumirah sebesar Rp20.000.000., (31/8/26). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan selanjutnya dikelola melalui pemerintah desa untuk mendukung proses pembangunan hingga rumah Mbah Sumirah dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. “Bantuan ini merupakan amanah dari umat yang dititipkan melalui BAZNAS. Dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Karena itu, amanah ini harus kita jaga dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya,” ujarnya. Dengan penuh haru, Mbah Sumirah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Matur nuwun sanget, terimakasih. Kulo mboten saged mbales napa-napa. Mugi sedoyo ingkang sampun paring bantuan diparingi sehat, lancar rejekine, lan diparingi berkah,” tutur Mbah Sumirah dengan penuh haru. Melalui bantuan bedah rumah tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap Mbah Sumirah dapat segera memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak huni, sehingga dapat menjalani hari-harinya dengan kondisi kehidupan yang lebih baik. Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan, salurkan kebaikan Anda melalui:-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA31/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Empat Mahasiswa Penerima Beasiswa SKSS BAZNAS Tulungagung Lulus Sarjana di STAI Muhammadiyah
Empat Mahasiswa Penerima Beasiswa SKSS BAZNAS Tulungagung Lulus Sarjana di STAI Muhammadiyah
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melalui program bantuan pendidikan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) mencatatkan empat mahasiswa penerima manfaat yang berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 1 di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Tulungagung. Keempat mahasiswa tersebut mengikuti Wisuda Sarjana Strata 1 ke-37 STAI Muhammadiyah Tulungagung yang dilaksanakan di Crown Victoria Hotel, Minggu (30/8/2026). Adapun empat mahasiswa penerima manfaat program SKSS BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah menyelesaikan pendidikan, yakni:1. Jacinda Putri Prayitno, S.E. 2. Elia Rofi Fatul Rifdah, S.Pd. 3. Sisca Wahyuningsih, S.E. 4. Rafida Amalia Bilqis, S.Pd. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., turut hadir secara langsung dalam kegiatan wisuda tersebut. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap para penerima manfaat program SKSS yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi. Program Satu Keluarga Satu Sarjana merupakan salah satu program bantuan pendidikan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang ditujukan untuk membantu mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan dalam melanjutkan pendidikan hingga jenjang Strata 1. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Imam Koirudin menyampaikan ucapan selamat kepada para mahasiswa penerima manfaat program SKSS yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana. “Selamat kepada para mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 1. Semoga ilmu yang telah diperoleh dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya serta menjadi bekal untuk melanjutkan pengabdian dan memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, maupun lingkungan,” ujar Imam Koirudin. Keberhasilan empat mahasiswa tersebut dalam menyelesaikan pendidikan menjadi salah satu capaian dari pelaksanaan program Satu Keluarga Satu Sarjana. Dimana pada sebelumnya, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga telah meluluskan sebanyak 89 mahasiswa Strata 1 dari total 156 mahasiswa, sementara 63 mahasiswa lainnya masih aktif menempuh perkuliahan di berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Tulungagung. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para lulusan penerima manfaat program SKSS dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, mengembangkan potensi diri, serta memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Ke depan, program bantuan pendidikan SKSS diharapkan dapat terus memberikan manfaat dan membantu lebih banyak mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.
BERITA30/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Perkuat Sinergi, Pimpinan BAZNAS Tulungagung Hadiri Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenag
Perkuat Sinergi, Pimpinan BAZNAS Tulungagung Hadiri Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenag
Tulungagung - Jajaran pimpinan dan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung mengikuti kegiatan jalan sehat dan lomba baris kreasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Tulungagung dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, di Kantor Kemenag Tulungagung dan melibatkan seluruh satuan kerja di lingkungan Kemenag. Partisipasi aktif jajaran pimpinan dan pengurus BAZNAS Tulungagung dalam kegiatan yang diselenggarakan Kemenag ini merupakan wujud nyata dari komitmen lembaga dalam mempererat hubungan kedua belah pihak. Kehadiran langsung pimpinan BAZNAS menunjukkan dedikasi organisasi dalam membangun sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat dengan Kemenag demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat Tulungagung. Kemenag Tulungagung dengan sadar mengundang mitra-mitra strategis seperti BAZNAS untuk turut serta dalam kegiatan ini. Hal ini mencerminkan komitmen Kemenag dalam membangun hubungan yang harmonis dan solid dengan berbagai lembaga yang memiliki visi serupa dalam pelayanan sosial dan keagamaan kepada masyarakat Tulungagung. Jalan sehat yang diikuti oleh para peserta merupakan salah satu cara sederhana namun efektif dalam menjaga kesehatan jasmani sambil mempererat kebersamaan. Sementara itu, lomba baris kreasi menampilkan semangat kebersamaan, disiplin, dan kreativitas peserta dalam mengikuti irama musik dengan formasi yang menarik dan terkoordinasi. Kegiatan ini menjadi momentum yang bermakna bagi semua peserta untuk menyegarkan kembali semangat nasionalisme dan gotong royong. Dengan mengikuti kegiatan peringatan kemerdekaan secara langsung, pimpinan dan pegawai dari BAZNAS serta seluruh satuan kerja Kemenag menunjukkan dedikasi mereka terhadap nilai-nilai persatuan dan kebersamaan yang sejalan dengan semangat Kemerdekaan Indonesia. Penyelenggaraan acara ini juga merupakan bentuk apresiasi Kemenag terhadap peran berbagai lembaga dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Dengan terus mempererat hubungan dan membangun sinergi yang kuat, diharapkan pelayanan kepada masyarakat Tulungagung dapat menjadi lebih baik dan lebih bermakna.
BERITA26/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Bersama Plt. Bupati dan Relawan, Tim BAZNAS Tanggap Bencana Turut Gotong Royong Bersihkan Kali Ngrowo
Bersama Plt. Bupati dan Relawan, Tim BAZNAS Tanggap Bencana Turut Gotong Royong Bersihkan Kali Ngrowo
Tulungagung - Upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan terus dilakukan melalui aksi nyata. Tim BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Tulungagung turut ambil bagian dalam kegiatan bakti sosial bersih-bersih bantaran Kali Ngrowo bersama Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung, serta sejumlah relawan dan masyarakat sekitar bantaran sungai, Minggu (23/8/26). Kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan tersebut menyisir bantaran Kali Ngrowo mulai dari Jembatan Plengkung Mangunsari hingga Dam Majan, dengan jarak kurang lebih 5 kilometer. Rute tersebut mencakup enam desa, yakni Desa Mangunsari, Tawangsari, Winong, Plandaan, Tanon, dan Majan. Aksi bersih sungai dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan, khususnya dalam menjaga kebersihan aliran sungai dari sampah dan berbagai material yang dapat mengganggu ekosistem serta aliran air. Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat agar semakin sadar bahwa kelestarian sungai dan lingkungan membutuhkan keterlibatan dan tanggung jawab seluruh pihak. Tidak hanya bergerak dalam aksi kebersihan lingkungan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menghadirkan kepedulian sosial di tengah kegiatan tersebut. Pada setiap desa yang dilalui, BAZNAS menyalurkan paket sembako kepada masyarakat dhuafa dengan total sebanyak 40 paket sembako. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan. Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., menyampaikan harapannya agar kegiatan bakti sosial bersih Kali Ngrowo dapat dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, menjaga kebersihan sungai bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, organisasi, komunitas, relawan, dan masyarakat. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menegaskan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui program zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. “BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam kegiatan bakti sosial bersih Kali Ngrowo ini, kami mengirimkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana untuk turut bergotong royong bersama pemerintah, relawan, dan masyarakat. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan sekaligus wujud nyata semangat kebersamaan,” ujarnya. Ia menambahkan, keterlibatan BAZNAS Tanggap Bencana diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, sungai merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat sehingga kebersihannya harus dijaga secara berkelanjutan. Kegiatan bersih Kali Ngrowo ini menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan kepedulian terhadap sesama dapat berjalan beriringan. Semangat gotong royong yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kali ini, tetapi terus tumbuh menjadi gerakan bersama untuk menjaga kebersihan sungai dan lingkungan di Kabupaten Tulungagung. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, Dinas Lingkungan Hidup, relawan, organisasi terkait, dan masyarakat, diharapkan Kali Ngrowo semakin bersih, sehat, dan terawat, serta kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai semakin kuat. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin dan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan Tulungagung yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
BERITA23/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Plt. Bupati Tulungagung Bersama BAZNAS Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Sebatangkara di Tawangsari
Plt. Bupati Tulungagung Bersama BAZNAS Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Sebatangkara di Tawangsari
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama Plt. Bupati Tulungagung menyerahkan bantuan bedah rumah kepada Mawahib, warga Desa Tawangsari, Kecamatan Kedungwaru, Minggu (23/8/2026). Penyerahan dilakukan langsung oleh Plt. Bupati bersama Ketua BAZNAS Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., dan disaksikan jajaran Forkopimda, Camat Kedungwaru, serta Kepala Desa Tawangsari. Bantuan senilai Rp20.000.000 tersebut berasal dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Selanjutnya, dana diberikan kepada Pemerintah Desa Tawangsari untuk dikelola dalam proses pembangunan hingga rumah selesai dan layak ditempati. Mawahib merupakan warga yang tinggal seorang diri dengan kondisi tempat tinggal yang sangat memprihatinkan. Ia selama ini berteduh di sela-sela pepohonan dengan terpal sebagai pelindung, tanpa bangunan maupun dinding yang memadai. Bahkan, pada malam hari ia kerap beristirahat di masjid. Ketua BAZNAS Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., mengatakan pembangunan rumah tersebut diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang layak sekaligus memastikan penerima manfaat dapat menempatinya. “Nanti akan dibangunkan rumah, tetapi harus ditempati. Bantuan ini kami salurkan dan dikelola oleh desa sampai bangunan selesai dan layak huni,” ujarnya. Mawahib menyampaikan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Ia berharap pembangunan rumah dapat segera terealisasi sehingga memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan layak. Penyerahan bantuan bedah rumah ini berlangsung bersamaan dengan kegiatan bakti sosial di bantaran Kali Ngrowo. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga turut menyalurkan paket sembako kepada 40 penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Tulungagung untuk terus menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara nyata di tengah masyarakat. Tidak hanya melalui bantuan pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga melalui dukungan yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan memberikan harapan baru bagi para penerima manfaat. Melalui semangat kepedulian dan gotong royong, BAZNAS Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah. Salurkan kebaikan Anda dengan mudah melalui:-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA23/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Perkuat Tata Kelola ZIS, BAZNAS Tulungagung Gelar Rapat Koordinasi BAZNAS Se-Karesidenan Kediri Plus
Perkuat Tata Kelola ZIS, BAZNAS Tulungagung Gelar Rapat Koordinasi BAZNAS Se-Karesidenan Kediri Plus
Tulungagung - Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar silaturahmi dan rapat koordinasi BAZNAS Kabupaten/Kota se-Eks Karesidenan Kediri Plus. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula TP PKK Kabupaten Tulungagung, Kamis (20/8/2026), usai pelantikan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung periode 2026-2031. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan BAZNAS Kota Blitar, BAZNAS Kabupaten Blitar, dan BAZNAS Kabupaten Gresik. Turut hadir Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, perwakilan Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, serta perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung melalui Kasi Zawa. Silaturahmi dan rapat koordinasi tersebut menjadi ruang bagi para pimpinan BAZNAS untuk membangun komunikasi antarlembaga, berbagi pengalaman, serta bertukar pikiran mengenai berbagai tantangan dan peluang dalam pengelolaan ZIS. Masing-masing lembaga juga berkesempatan menyampaikan praktik maupun keunggulan yang dimiliki untuk dapat menjadi bahan pembelajaran bersama. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., selaku penyelenggara kegiatan, mengatakan bahwa forum tersebut dibentuk sebagai wadah untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman antar-BAZNAS. “Asbabul nuzul dibentuknya forum ini adalah bagaimana ilmu dan keunggulan yang dimiliki masing-masing BAZNAS bisa dibagikan kepada BAZNAS yang lain. Dengan begitu, kita bisa saling belajar dan berlomba-lomba dalam kemajuan pengelolaan ZIS,” ujar Abdul Wachid. Menurutnya, transformasi tata kelola ZIS tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga secara sendiri-sendiri. Diperlukan komunikasi, koordinasi, dan keterbukaan untuk saling bertukar gagasan agar pengelolaan ZIS semakin efektif, profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Silaturahmi antarlembaga BAZNAS di wilayah eks Karesidenan Kediri Plus ini penting untuk memperkuat tata kelola. Kita perlu saling berkoordinasi dan bertukar pikiran, sehingga setiap pengalaman dan inovasi yang dimiliki dapat menjadi kekuatan bersama untuk memajukan pengelolaan ZIS,” tambahnya. Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, H. M. Makrus Manan, S.P., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS yang selama ini turut mendukung berbagai program pemberdayaan umat. Ia secara khusus mengapresiasi kontribusi BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam membantu pemerintah daerah menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Dukungan terhadap penguatan tata kelola ZIS juga disampaikan Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, H. A. Afif Amrullah, S.HI., M.EI. Ia sependapat dengan gagasan Ketua BAZNAS Tulungagung mengenai pentingnya penguatan kolaborasi dan peningkatan kinerja antar-BAZNAS. “BAZNAS sebagai lembaga nonstruktural harus terus menguatkan kinerja kita dalam mengelola ZIS. Karena itu, forum seperti ini penting untuk saling belajar, memperkuat koordinasi, dan mencari solusi bersama,” ungkapnya. Dalam kegiatan tersebut, para pimpinan BAZNAS terlibat aktif dalam komunikasi, sesi tanya jawab, serta bertukar pikiran mengenai pengelolaan ZIS di masing-masing daerah. Diskusi diarahkan pada upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik, memperkuat kelembagaan, serta mendorong inovasi dalam penghimpunan dan pendistribusian ZIS. Melalui forum silaturahmi dan koordinasi ini, diharapkan terbangun jejaring kerja sama yang semakin kuat antar-BAZNAS di wilayah Eks Karesidenan Kediri Plus. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong transformasi tata kelola ZIS yang semakin profesional, amanah, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA20/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Turut Dukung Karya Bakti TNI 2026, Salurkan Bantuan Pendidikan dan Paket Sembako
BAZNAS Tulungagung Turut Dukung Karya Bakti TNI 2026, Salurkan Bantuan Pendidikan dan Paket Sembako
Tulungagung - Program Karya Bakti TNI Tahun 2026 resmi dimulai melalui kegiatan ground breaking yang digelar di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Kodim 0807/Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Yonif TP 886/Panjalu Jayati, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur perdesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, MM. Dalam pelaksanaannya, berbagai unsur turut mengambil bagian, termasuk BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang hadir dengan memberikan dukungan melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebagai lembaga yang memiliki peran dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Tulungagung turut berkontribusi dalam aspek sosial melalui penyaluran bantuan pendidikan dan paket sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan pendidikan kepada 6 penerima, yang terdiri dari bantuan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp250.000 per penerima dan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar Rp300.000 per penerima. Selain bantuan pendidikan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menyalurkan paket sembako kepada 10 penerima dari kalangan fakir miskin. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Secara keseluruhan, total bantuan yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan Karya Bakti TNI Tahun 2026 tersebut mencapai Rp3.150.000. Penyaluran ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana ZIS untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para mustahik. Keikutsertaan BAZNAS dalam kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pengelola ZIS dengan pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus berupaya hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi yang terjalin dalam Karya Bakti TNI 2026, diharapkan pembangunan infrastruktur perdesaan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga berharap kolaborasi semacam ini dapat terus diperkuat, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari kepedulian, gotong royong, dan pengelolaan ZIS yang amanah.
BERITA12/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara BAZNAS Kabupaten Tulungagung
Program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara BAZNAS Kabupaten Tulungagung
Tulungagung – Program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara merupakan salah satu program sosial BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang bertujuan memberikan kepedulian kepada masyarakat lanjut usia maupun mereka yang hidup sebatangkara dengan kondisi ekonomi yang terbatas. Program ini menjadi wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahik yang tidak lagi memiliki penopang kehidupan atau hidup dalam keterbatasan. Melalui program ini, setiap penerima memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp900.000 yang disalurkan secara berkelanjutan selama penerima masih hidup atau hingga meninggal dunia. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari, sekaligus memberikan rasa aman dan kepastian bagi para penerima yang membutuhkan perhatian serta dukungan dari masyarakat. Sebagai salah satu program unggulan pada bidang kemanusiaan, program bantuan Biaya Hidup Sebatangkara ini tidak hanya menghadirkan bantuan finansial, tetapi juga menjadi bentuk nyata hadirnya zakat dalam menjaga martabat dan kesejahteraan masyarakat yang rentan. Dana yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki dan munfiq yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh mereka yang berhak menerima. Sebaran Penerima Bantuan per Juli Tahun 2026 Adapun jumlah penerima program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara di setiap kecamatan di Kabupaten Tulungagung adalah sebagai berikut: 1. Kecamatan Tulungagung: 14 penerima manfaat2. Kecamatan Sendang: 13 penerima manfaat3. Kecamatan Gondang: 12 penerima manfaat4. Kecamatan Sumbergempol: 12 penerima manfaat5. Kecamatan Campurdarat: 12 penerima manfaat6. Kecamatan Tanggunggunung: 12 penerima manfaat7. Kecamatan Karangrejo: 11 penerima manfaat8. Kecamatan Rejotangan: 11 penerima manfaat9. Kecamatan Ngantru: 10 penerima manfaat10. Kecamatan Pakel: 10 penerima manfaat11. Kecamatan Kalidawir: 10 penerima manfaat12. Kecamatan Pucanglaban: 10 penerima manfaat13. Kecamatan Boyolangu: 9 penerima manfaat14. Kecamatan Besuki: 9 penerima manfaat15. Kecamatan Bandung: 8 penerima manfaat16 Kecamatan Kedungwaru: 8 penerima manfaat17. Kecamatan Ngunut: 8 penerima manfaat18. Kecamatan Pagerwojo: 7 penerima manfaat19. Kecamatan Kauman: 7 penerima manfaat Total: 193 penerima manfaat. Data sebaran penerima tersebut menunjukkan bahwa manfaat zakat telah menjangkau hampir seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. Hal ini menjadi bukti bahwa dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, tanpa memandang lokasi tempat tinggal. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di tahun-tahun mendatang. Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, maka semakin besar pula manfaat yang dapat diberikan kepada para mustahik. BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzaki dan munfiq yang telah mempercayakan zakat, infak, serta sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Setiap rupiah yang ditunaikan menjadi sumber harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, menghadirkan ketenangan, serta membantu mereka menjalani kehidupan dengan lebih layak. Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Bersama, kita dapat menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”(HR. Ahmad) Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui:Klik disini-> Berbagi bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA06/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Jumat Berkah, BAZNAS Tulungagung Salurkan 150 Paket Makan untuk Tukang Becak dan Pak Ogah
Jumat Berkah, BAZNAS Tulungagung Salurkan 150 Paket Makan untuk Tukang Becak dan Pak Ogah
Tulungagung – Di tengah pesatnya perkembangan transportasi modern, banyak tukang becak yang masih setia menggantungkan penghasilannya dari mengayuh becak di jalanan. Meski harus bersaing dengan berbagai moda transportasi yang semakin canggih, mereka tetap bertahan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Berangkat dari kepedulian terhadap kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menggelar program Jumat Berkah dengan menyalurkan 150 paket makan dan minum kepada para tukang becak dan pak ogah (penyeberang jalan), Jumat (31/7/2026). Penyaluran dilakukan di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, di antaranya kawasan RS Bhayangkara Tulungagung, Alun-Alun Tulungagung, dan area sekitar Kantor Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi tempat para tukang becak dan pak ogah mencari nafkah setiap harinya. Sejak pagi, tim BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama para relawan turun langsung membagikan paket makan kepada para penerima manfaat. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal dengan penghasilan yang tidak menentu. Ari Khotmil Mubarak selaku Tim BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengatakan bahwa program Jumat Berkah dihadirkan sebagai upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. "Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang setiap hari tetap bekerja keras meski penghasilannya tidak menentu. Semoga bantuan sederhana ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi mereka," ujarnya. Kehadiran tim BAZNAS disambut dengan penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat. Salah seorang tukang becak mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti dan menjadi penyemangat di tengah aktivitas mencari nafkah. "Terimakasih banyak. Semoga semuanya diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, dan keberkahan oleh Allah SWT," ungkap salah satu tukang becak. Melalui program Jumat Berkah, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Kepedulian sekecil apa pun akan menjadi berarti ketika diberikan kepada mereka yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah. Dengan menunaikan ZIS melalui BAZNAS, setiap kebaikan yang dititipkan akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima sehingga semakin banyak saudara-saudara kita yang dapat merasakan manfaatnya. Mari jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk berbagi dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama, karena kebaikan yang kita berikan hari ini dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui:Klik disini-> Berbagi bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA31/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS dan Kemenag Perkuat Sinergi Pemberdayaan Ekonomi, UMKM di Pagerwojo Terima Bantuan Modal dan Pendampingan Usaha
BAZNAS dan Kemenag Perkuat Sinergi Pemberdayaan Ekonomi, UMKM di Pagerwojo Terima Bantuan Modal dan Pendampingan Usaha
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus memperkuat sinergi lintas lembaga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi umat bersama Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung. Salah satu bentuk kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Pagerwojo yang dilaksanakan melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagerwojo, Rabu (29/7/2026). Pada tahap pertama ini, bantuan diserahkan kepada enam pelaku UMKM dengan nilai masing-masing sebesar Rp1.500.000. Program tersebut merupakan bagian dari target penyaluran kepada sepuluh penerima manfaat, sementara empat penerima lainnya akan menerima bantuan pada tahap berikutnya. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menjelaskan bahwa program bantuan modal usaha ini tidak hanya berorientasi pada pemberian dana, tetapi juga dirancang sebagai program pemberdayaan yang berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, melainkan dari sejauh mana usaha para penerima dapat berkembang dan meningkatkan taraf hidup mereka. "Bantuan ini bukan sekadar memberikan modal usaha, tetapi akan terus kami dampingi. Bersama penyuluh agama dari Kemenag Tulungagung, kami akan melakukan pembinaan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi secara berkala agar bantuan yang diberikan benar-benar produktif, berkembang, dan memberikan manfaat maksimal bagi para penerima," jelasnya. Lebih lanjut, Abdul Wachid mengungkapkan bahwa para penerima manfaat juga diajak membangun karakter dermawan melalui kebiasaan bersedekah. Setiap penerima dianjurkan untuk membiasakan sedekah subuh sebesar Rp2.000 setiap hari sebagai bentuk ikhtiar menumbuhkan semangat berbagi sekaligus meningkatkan keberkahan usaha yang dijalankan. "Kalau sedekahnya istiqamah dan perkembangan usahanya baik, insyaallah akan kami pertimbangkan untuk mendapatkan tambahan bantuan modal. Harapan kami, mereka tidak selamanya menjadi penerima manfaat, tetapi suatu saat mampu naik kelas menjadi muzaki yang ikut membantu sesama melalui zakat, infak, dan sedekah," tambahnya. Program pemberdayaan ekonomi ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat. Melalui sinergi bersama Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, BAZNAS berharap lahir lebih banyak pelaku usaha yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara berkelanjutan. Di akhir kegiatan, Abdul Wachid menyampaikan doa dan harapannya kepada seluruh penerima bantuan. "Semoga bantuan ini benar-benar membawa manfaat, memberikan keberkahan dalam setiap usaha yang dijalankan, melapangkan rezeki, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan menjadi jalan agar para penerima kelak dapat menjadi pribadi yang mandiri, sukses, serta tumbuh menjadi muzaki yang menebarkan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.
BERITA29/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
25 Mahasiswa Lolos ke Tahap Akhir, BAZNAS Tulungagung Gelar Wawancara Penentu Beasiswa SKSS 2026
25 Mahasiswa Lolos ke Tahap Akhir, BAZNAS Tulungagung Gelar Wawancara Penentu Beasiswa SKSS 2026
Tulungagung - Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) BAZNAS Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 resmi memasuki tahap akhir seleksi, yakni wawancara calon penerima beasiswa. Tahap ini menjadi penentu akhir sebelum ditetapkannya mahasiswa penerima bantuan pendidikan tahun ini. Kegiatan wawancara diikuti oleh 25 mahasiswa yang sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi dan ujian tulis berbasis komputer (UTBK). Para peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Tulungagung dan mengikuti proses wawancara secara bergantian di hadapan tim seleksi. Ketua Panitia Seleksi, Ahmad Asrofi, menjelaskan bahwa tahap wawancara bertujuan untuk mengenal lebih jauh kondisi calon penerima, mulai dari latar belakang keluarga, motivasi melanjutkan pendidikan, hingga komitmen mereka dalam menyelesaikan studi. "Pada tahap ini kami tidak hanya melihat hasil seleksi administrasi maupun nilai ujian tulis. Tim pewawancara akan melakukan penilaian secara komprehensif, mulai dari aspek keagamaan, kepedulian sosial, kemampuan akademik, wawasan kebangsaan, hingga pengetahuan peserta mengenai BAZNAS dan program-programnya. Dari 25 peserta yang mengikuti tahap akhir ini, nantinya akan dipilih 20 mahasiswa terbaik yang benar-benar memenuhi kriteria sebagai penerima Beasiswa SKSS Tahun 2026," terang Ahmad Asrofi. Melalui tahap wawancara ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupaya memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai karakter, integritas, serta kesiapan setiap peserta untuk menjalani pendidikan tinggi. Hasil dari tahapan ini akan dipadukan dengan seluruh komponen penilaian pada seleksi sebelumnya sebagai dasar penetapan penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026. Dengan mekanisme seleksi yang dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen menghadirkan proses seleksi yang objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga 20 mahasiswa yang ditetapkan sebagai penerima beasiswa benar-benar merupakan peserta yang paling memenuhi kriteria sesuai dengan ketentuan Program SKSS Tahun 2026.
BERITA28/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Gunakan Teknologi Anti-curang, BAZNAS Tulungagung Tingkatkan Standar Seleksi Beasiswa SKSS tahun 2026
Gunakan Teknologi Anti-curang, BAZNAS Tulungagung Tingkatkan Standar Seleksi Beasiswa SKSS tahun 2026
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menghadirkan inovasi digital dalam proses seleksi Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026. Untuk memastikan proses seleksi berjalan secara objektif, transparan, dan profesional, BAZNAS resmi menerapkan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dilengkapi teknologi canggih pendeteksi kecurangan. Pelaksanaan tes berbasis komputer tersebut digelar di Gedung Laboratorium UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung pada Selasa (22/6/2026). Penerapan sistem digital ini menjadi langkah nyata BAZNAS Tulungagung untuk meningkatkan kualitas kelulusan peserta, di mana seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama karena hasil ujian sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan mandiri masing-masing. Ketua Panitia sekaligus Staf IT BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Ahmad Asrofi, menjelaskan bahwa aplikasi ujian seleksi Beasiswa SKSS 2026 ini dirancang dengan tingkat keamanan tinggi untuk meminimalisir segala bentuk potensi kecurangan secara otomatis. Saat peserta mulai mengerjakan tes, tampilan aplikasi secara otomatis akan memenuhi seluruh layar komputer (full screen) dan mengunci sistem operasi. "Begitu peserta masuk ke dalam mode ujian, sistem akan langsung mengunci tampilan layar. Apabila peserta mencoba keluar dari aplikasi, membuka tab browser baru, menjalankan aplikasi lain, atau bahkan menekan tombol Windows pada keyboard, maka sistem akan otomatis mengakhiri ujian saat itu juga," tegas Asrofi. Ia menambahkan, skor atau nilai ujian peserta yang teridentifikasi melakukan pelanggaran akan langsung muncul dan ditandai oleh sistem. Fitur ini dirancang untuk menghilangkan peluang terjadinya kecurangan sekaligus menjaga integritas pelaksanaan tes tulis dari awal hingga akhir. Selain pengamanan aplikasi berbasis digital, soal ujian juga disusun secara acak (random system). Langkah ini dilakukan agar setiap komputer menampilkan urutan maupun paket soal yang berbeda antarpeserta. Dengan demikian, para peserta tidak memiliki peluang untuk saling menyalin jawaban meskipun duduk berdampingan di dalam laboratorium komputer. Adapun materi yang diujikan dalam tes tulis ini mencakup kebaznasan dan pengelolaan ZIS, wawasan keislaman dan moderasi beragama, wawasan kebangsaan, serta tes kemampuan dasar (TKD). Untuk mendukung fokus dan kondusivitas, seluruh unit telepon genggam milik peserta dikumpulkan sebelum tes dimulai. Peserta hanya diperbolehkan membawa kertas kosong untuk mencatat serta air minum pribadi, dibantu pengawasan aktif dari panitia di seluruh sudut ruangan. Salah satu keunggulan utama dari sistem CAT ini adalah transparansi, di mana peserta dapat langsung melihat perolehan skor mereka di layar monitor sesaat setelah menekan tombol selesai tanpa adanya jeda atau intervensi dari pihak mana pun. Meski begitu, Asrofi menegaskan bahwa nilai tes tulis CAT bukanlah satu-satunya faktor penentu kelulusan menuju tahap berikutnya. "Nilai ujian CAT ini akan dikombinasikan dengan hasil survei lapangan yang sebelumnya telah dilakukan oleh tim verifikasi BAZNAS. Akumulasi kedua nilai tersebut menjadi dasar penentuan peserta yang berhak melaju ke tahap wawancara. Jadi seleksi ini tidak hanya melihat kemampuan akademik saat tes, tetapi juga mempertimbangkan kondisi dan hasil verifikasi lapangan," ungkap Asrofi. Melalui kombinasi pengawasan digital dan verifikasi faktual di lapangan, program Beasiswa SKSS BAZNAS Tulungagung 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kejujuran, integritas, serta komitmen untuk membangun daerah. Masyarakat dan peserta yang ingin mengetahui pembaruan informasi mengenai hasil seleksi maupun jadwal wawancara Beasiswa SKSS 2026 dapat mengakses portal resmi BAZNAS Kabupaten Tulungagung atau mengikuti kanal media sosial resmi BAZNAS Tulungagung.
BERITA23/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Gunakan Sistem Ujian Anti-Curang, Calon Penerima Beasiswa SKSS Pusing Hadapi Seleksi yang Semakin Ketat
Gunakan Sistem Ujian Anti-Curang, Calon Penerima Beasiswa SKSS Pusing Hadapi Seleksi yang Semakin Ketat
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung menghadirkan inovasi baru dalam proses seleksi Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026 dengan menerapkan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dilengkapi teknologi pendeteksi kecurangan. Sistem tersebut digunakan dalam pelaksanaan tes tulis yang digelar di Gedung Laboratorium UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Selasa (22/7/2026). Penerapan sistem ini menjadi salah satu upaya BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk meningkatkan kualitas seleksi sehingga berjalan lebih objektif, transparan, dan profesional. Seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama karena hasil ujian sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan masing-masing. Ketua Panitia sekaligus Staf IT BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Ahmad Asrofi, menjelaskan bahwa aplikasi ujian dirancang dengan sistem keamanan yang mampu mendeteksi berbagai bentuk kecurangan secara otomatis. Menurutnya, ketika peserta telah memasuki mode ujian, tampilan aplikasi akan memenuhi seluruh layar komputer (full screen) sehingga peserta tidak dapat mengakses program lain selama ujian berlangsung. "Begitu peserta masuk ke dalam mode ujian, sistem akan langsung mengunci tampilan layar. Apabila peserta mencoba keluar dari aplikasi, membuka tab baru, menjalankan aplikasi lain, atau bahkan menekan tombol Windows pada keyboard, maka sistem akan otomatis mengakhiri ujian saat itu juga. Skor yang diperoleh langsung muncul di layar sehingga peserta yang melakukan pelanggaran akan langsung teridentifikasi oleh sistem," jelas Asrofi. Ia menambahkan bahwa teknologi tersebut dirancang untuk menghilangkan peluang terjadinya kecurangan sekaligus menjaga integritas pelaksanaan seleksi. Selain pengamanan sistem, soal ujian juga dibuat secara acak (random) sehingga setiap komputer menampilkan susunan soal yang berbeda. Dengan demikian, peserta tidak dapat saling menyalin jawaban meskipun duduk berdekatan. "Setiap peserta menerima paket soal yang berbeda. Urutan maupun isi soal telah diacak oleh sistem sehingga masing-masing peserta benar-benar harus mengandalkan kemampuan sendiri dalam mengerjakan ujian," tambahnya. Asrofi juga menegaskan bahwa hasil tes tulis bukan menjadi satu-satunya penentu kelulusan peserta menuju tahap berikutnya. "Nilai ujian ini akan dikombinasikan dengan hasil survei lapangan yang sebelumnya telah dilakukan oleh tim BAZNAS. Kedua komponen tersebut akan diakumulasi menjadi nilai akhir sebagai dasar penentuan peserta yang berhak melaju ke tahap wawancara. Jadi seleksi ini tidak hanya melihat kemampuan akademik saat tes, tetapi juga mempertimbangkan kondisi dan hasil verifikasi lapangan," ungkapnya. Salah satu bentuk transparansi yang diterapkan dalam sistem ini adalah peserta dapat langsung mengetahui skor ujian sesaat setelah menyelesaikan tes. Hal tersebut memberikan kepastian bahwa proses penilaian berlangsung secara terbuka tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun. Untuk menjaga fokus peserta, seluruh telepon genggam dikumpulkan sebelum ujian dimulai. Peserta hanya diperbolehkan membawa kertas kosong sebagai media mencatat dan air minum pribadi. Selama pelaksanaan tes, pengawas juga secara aktif berkeliling mengawasi seluruh ruangan sehingga setiap peserta benar-benar mengerjakan soal secara mandiri. Adapun materi yang diujikan meliputi kebaznasan, keislaman, wawasan kebangsaan, serta tes kemampuan dasar. Dengan kombinasi sistem pengawasan digital dan pengawasan langsung di dalam ruang ujian, proses seleksi Beasiswa SKSS Tahun 2026 diharapkan mampu menghasilkan mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kejujuran, integritas, dan komitmen untuk menjadi generasi penerus yang berkualitas.
BERITA23/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Terapkan Sistem CAT Anti-Curang di Seleksi Beasiswa SKSS 2026
BAZNAS Tulungagung Terapkan Sistem CAT Anti-Curang di Seleksi Beasiswa SKSS 2026
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali melanjutkan rangkaian seleksi Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026 dengan menggelar tes tulis bagi para calon penerima beasiswa di Gedung Laboratorium UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Selasa (22/7/2026). Tes ini diikuti oleh 51 peserta yang sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi dari total 90 mahasiswa pendaftar yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Tulungagung. Berbeda dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menghadirkan sistem ujian berbasis komputer yang dilengkapi dengan teknologi anti-kecurangan (anti cheating system). Inovasi tersebut menjadi langkah baru dalam menghadirkan proses seleksi yang semakin profesional, transparan, objektif, serta memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., mengatakan bahwa peningkatan kualitas proses seleksi dilakukan sebagai bentuk komitmen BAZNAS dalam mendapatkan mahasiswa terbaik yang layak menerima beasiswa. "Tahun ini kami memperketat proses seleksi agar benar-benar mampu menjaring mahasiswa yang memiliki kompetensi, integritas, dan semangat belajar yang tinggi. Beasiswa SKSS merupakan amanah dari para muzaki, sehingga setiap tahapan seleksi harus dilakukan secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami ingin memastikan bantuan pendidikan ini diterima oleh mahasiswa yang memang layak dan memiliki potensi untuk berkembang," ujar Suyadi. Pelaksanaan tes turut dipantau langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Wakil Ketua II, beserta jajaran pelaksana yang hadir untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan dengan tertib, aman, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Sebelum memasuki ruang ujian, seluruh peserta diwajibkan mengumpulkan telepon genggam serta perangkat elektronik lainnya. Peserta hanya diperbolehkan membawa selembar kertas kosong sebagai media coretan dan air minum pribadi selama mengerjakan soal. Suasana ujian berlangsung dengan penuh konsentrasi. Para pengawas secara bergantian berkeliling memantau setiap peserta sehingga tidak ada ruang bagi tindakan yang mengarah pada kecurangan. Dalam tes tersebut, peserta mengerjakan berbagai materi yang meliputi kebaznasan, keislaman, wawasan kebangsaan, serta tes kemampuan dasar sebagai bagian dari penilaian kompetensi calon penerima Beasiswa SKSS Tahun 2026. Melalui proses seleksi yang semakin ketat ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap mampu melahirkan penerima beasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta kepedulian sosial yang tinggi.
BERITA23/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading dan Evaluasi Program SKSS untuk Perkuat Komitmen Mahasiswa
BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading dan Evaluasi Program SKSS untuk Perkuat Komitmen Mahasiswa
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar Upgrading dan Evaluasi Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) di Rumah Dinas Wakil Bupati Tulungagung, Sabtu (11/7/2026). Agenda tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus evaluasi bagi para mahasiswa penerima manfaat guna memperkuat komitmen, meningkatkan kualitas diri, serta membentuk karakter yang bertanggung jawab dan siap berkontribusi bagi masyarakat. Acara tersebut diikuti oleh pimpinan BAZNAS Tulungagung yang diwakilkan oleh Wakil Ketua I, seluruh staf pelaksana, serta seluruh mahasiswa aktif penerima beasiswa. Selain menjadi sarana refleksi terhadap pelaksanaan program, forum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan agar manfaat yang diterima tidak hanya berdampak pada keberhasilan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepemimpinan para mahasiswa. SKSS merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang berfokus pada peningkatan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Melalui bantuan pendidikan dan pembinaan yang berkelanjutan, program ini diharapkan mampu menjadi salah satu upaya memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menegaskan bahwa para penerima manfaat merupakan mahasiswa terpilih yang memperoleh kesempatan berharga untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. "Program ini merupakan salah satu program unggulan BAZNAS untuk memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini untuk meraih kesuksesan pada jenjang yang lebih tinggi, karena diluar sana masih banyak orang yang ingin berada ditempat kalian saat ini tapi keterbatasan ekonomi," ujarnya. Ia mendorong seluruh mahasiswa agar memanfaatkan masa perkuliahan sebaik mungkin dengan aktif mengikuti berbagai kegiatan, mengembangkan kemampuan diri, serta terus meningkatkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Menurutnya, keberhasilan para mahasiswa nantinya akan menjadi kebanggaan bagi keluarga sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan program yang dijalankan. Pada kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. M. Fathul Manan, M.Pd., menjelaskan bahwa SKSS telah berjalan sejak tahun 2017 sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas generasi muda melalui pendidikan tinggi. Selain membantu mahasiswa menyelesaikan studi, pembinaan yang diberikan juga diarahkan untuk membentuk pribadi yang peduli terhadap lingkungan, tangguh menghadapi tantangan, serta memiliki kemampuan berpikir kritis. "Kita ingin membangun sisi akademis mahasiswa melalui bangku kuliah, sekaligus membangun pribadi yang peduli, tangguh, dan kritis. Karena itu, komitmen setiap mahasiswa dalam mengikuti Program SKSS akan terus dievaluasi," jelasnya. Melalui pelaksanaan upgrading dan evaluasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap seluruh penerima manfaat mampu menjaga komitmen selama menempuh pendidikan, terus meningkatkan kapasitas diri, serta tumbuh menjadi lulusan yang berprestasi, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
BERITA13/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Menguatkan Pondasi Pendidikan Islam, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 34 RA
Menguatkan Pondasi Pendidikan Islam, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 34 RA
Tulungagung - Komitmen dalam memperkuat kualitas lembaga pendidikan terus diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung. Melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS kembali menyalurkan bantuan pendidikan kepada lembaga Raudhatul Athfal (RA) di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung tentang Program Pemberdayaan Ekonomi Umat, yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Kamis (09/07/2026). Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan Islam sejak usia dini. Kolaborasi ini tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan pendidikan, tetapi juga melalui penguatan program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 lembaga Raudhatul Athfal (RA) sebagai bagian dari penyaluran bantuan tahap II. Masing-masing lembaga menerima bantuan sebesar Rp1.500.000 yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pendidikan, seperti pengembangan sarana dan prasarana, operasional lembaga, hingga peningkatan kualitas layanan pembelajaran bagi anak-anak usia dini. Penyaluran bantuan tahap II ini merupakan kelanjutan dari program bantuan pendidikan yang telah dimulai pada 22/05/2026. Pada tahap pertama, BAZNAS Kabupaten Tulungagung telah menyalurkan bantuan kepada 19 Raudhatul Athfal (RA). Program bantuan pendidikan tersebut, kini telah menjangkau sebanyak 34 RA di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung. Selain menjadi momentum penyaluran bantuan, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Kerja sama tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat serta pentasarufan zakat, infak, dan sedekah. Melalui sinergi tersebut, diharapkan semakin banyak program kemaslahatan yang dapat diwujudkan, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tulungagung. BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus memperluas manfaat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, khususnya dalam mendukung sektor pendidikan. Diharapkan sinergi yang telah terjalin mampu meningkatkan kualitas lembaga Raudhatul Athfal sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam di Kabupaten Tulungagung. Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Bersama, kita hadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat melalui program-program yang amanah, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Klik disini -> Berbagi bersama BAZNAS
BERITA09/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Sinergi untuk Umat, BAZNAS dan Kemenag Tulungagung Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat
Sinergi untuk Umat, BAZNAS dan Kemenag Tulungagung Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulungagung resmi menjalin perjanjian kerja sama dalam program pemberdayaan ekonomi umat. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung dan dihadiri oleh jajaran pengurus BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Tulungagung (9/7/26). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar lembaga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, khususnya di bidang ekonomi dan pendidikan. Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan berbagai bantuan di sektor pendidikan. Bantuan yang disalurkan meliputi beasiswa pendidikan, bantuan honor bagi Guru Tidak Tetap/Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT), serta bantuan sarana dan prasarana pendidikan kepada 15 Raudhatul Athfal (RA) di Kabupaten Tulungagung. Penyaluran bantuan tersebut merupakan tahap kedua dari program kerja sama BAZNAS dan Kementerian Agama. Sebelumnya, sebanyak 19 Raudhatul Athfal (RA) telah menerima bantuan serupa. Dengan demikian, kolaborasi kedua lembaga ini terus diwujudkan secara nyata melalui program-program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dunia pendidikan. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan masyarakat tidak dapat dicapai jika hanya dilakukan oleh satu atau dua lembaga saja. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor merupakan kunci agar program pemberdayaan mampu berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas. "Pemberdayaan ekonomi umat akan berjalan lebih kuat dan berkelanjutan apabila dikerjakan secara bersama-sama. Mari kita bergandeng tangan, melibatkan OPD, perguruan tinggi, Kementerian Agama, dan berbagai pihak lainnya. Kementerian Agama memiliki jaringan hingga KUA dan para penyuluh agama, BAZNAS memiliki dukungan permodalan, perguruan tinggi memiliki keahlian dan pendampingan, sedangkan OPD memiliki berbagai program serta anggaran pelatihan. Ketika seluruh potensi tersebut disatukan, akan lahir kekuatan yang luar biasa untuk memberdayakan masyarakat," ujarnya. Ia menambahkan bahwa semangat kolaborasi menjadi fondasi penting dalam membangun kemandirian ekonomi umat. Dengan menggabungkan sumber daya, keahlian, dan jaringan dari berbagai institusi, program pemberdayaan akan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Mohamad Afif Fauzi, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi yang telah dibangun tidak hanya berhenti pada penandatanganan perjanjian, tetapi terus berkembang menjadi kemitraan yang harmonis dan produktif. "Mudah-mudahan kerja sama ini seperti manten baru, selalu baik, harmonis, dan mesra. Semoga sinergi antara Kementerian Agama dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus terjaga sehingga mampu menghadirkan lebih banyak manfaat bagi umat dan masyarakat Kabupaten Tulungagung," ungkapnya. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung optimistis dapat memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonomi umat serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antar lembaga diharapkan menjadi model kolaborasi yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan sosial, ekonomi, dan pendidikan di Kabupaten Tulungagung. BAZNAS Kabupaten Tulungagung turut mengajak masyarakat untuk turut peduli dan ikut berpartisipasi dalam membangun Tulungagung yang lebih sejahtera melalui zakat, infak, dan sedekah. Mari bersama menghadirkan manfaat bagi sesama. Klik disini -> Berbagi bersama BAZNAS
BERITA09/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.

Lihat Daftar Rekening →