Keistimewaan Memberi Makan Orang yang Berpuasa
19/02/2026 | Penulis: Humas BASNAZ Tulungagung
Keutamaan Memberi Makan Orang yang Berpuasa
Bulan Ramadhan adalah suatu moment yang penuh keberkahan yang mengajarkan umat islam untuk terus meningkatkan kepedulian sosial serta semangat berbagi. Salah satu amalan yang mudah tapi memiliki keutamaan besar ialah memberi makan kepada orang yang berpuasa. Rasulullah SAW bersabda "bahwa siapa saja yang memberi makan orang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang menjalankannya". Oleh karena itu, memberi makan kepada orang yang berpuasa bukan sekedar bentuk kebaikan sosial, melainkan juga ladang pahala yang luar biasa di sisi Allah SWT.
5 Keutamaan Memberi Makan Buka Puasa
Ada beberapa keutamaan memberi makan buka puasa. Ini juga termasuk bagi yang membantu atau menjadi panitia buka puasa karena termasuk dalam orang yang menolong dalam kebaikan.
1. Memberi makan buka puasa akan mendapatkan pahala dari orang yang berpuasa.
Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu 'anhu, Ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
Artinya: "Barang siapa yang memberi makan orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga." (HR. Tirmidzi no.807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5:192. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)
2. Menggabungkan Shalat, puasa dan sedekah dapat mengantarkan pada ridha Allah.
Ibnu Rajab Al-Hamdali rahimahullah karenanya menyatakan, "Puasa, shalat dan sedekah mengantarkan orang yang mengamalkannya pada Allah. Sebagian salaf sampai berkata, 'Shalat mengantarkan seseorang pada separuh jalan. Puasa mengantarkannya pada pintu raja. Sedekah nantinya akan mengambilnya dan mengantarnya pada raja." (Lathaif Al-Ma'arif, hlm.298)
3. Sedekah akan menyelamatkan seseorang dari panasnya hari kiamat.
Dari 'Uqbah bin 'Amir radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
Artinya: "Setiap orang akan berada di naungan amalan sedekahnya hingga ia mendapatkan keputusan di tengah-tengah manusia." (HR. Ahmad, 4:147. Syaikh Syu'aib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini Shahih)
4. Sedekah akan meredam murka Allah.
Sebagaimana disebutkan dalam hadits,
Artinya: "Sedekah itu dapat meredam murka Allah dan mencegah dari keadaan mati yang jelek." (HR. Trimidzi, no. 664. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini Dha'if)
5. Sedekah akan menghapus dosa
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
Artinya: "Sedekah itu akan memadamkan dosa sebagaimana air dapat memadamkan api." (HR. Trimidzi, no. 2616; Ibnu Majah, no. 3973. Al-Hafizh Abu Thahir menatakan bahwa sanad hadits ini Hasan)
Artikel Lainnya
Jelang Ramadhan 1447 H, Bagaimana Aturan Pembayaran Fidyah bagi Ibu Hamil Menurut Ulama?
Tips Khatam Al-Qur’an ala Ramadhan Produktif
Saatnya Berjuang Tanpa Senjata: Jadilah Pahlawan Lewat Kedermawanan
Hari Santri: Dari Resolusi Jihad Menuju Revolusi Moral
Indahnya Sedekah dan Zakat di Masa Rosululloh
Menuju Ramadan: Saatnya Bersih-Bersih Hati dan Perbaiki Diri
Cahaya Zakat, Pelita di Tengah Kegelapan
Apakah Dana Zakat Boleh Disalurkan untuk Penanggulangan Bencana?
Puasa Asyura dan Amalan Sunnah yang Sayang Dilewatkan di Bulan Muharram
Arti Ikhlas dalam Kehidupan: Bukan Pasrah Buta, Tapi Tanda Kekuatan Hati
Amalan Ringan, Pahala Besar: Sunnah yang Dianjurkan di Hari Jumat
Menyalakan Kembali Semangat Sumpah Pemuda dengan Gerakan Zakat, Infaq dan Sedekah
Sedekah sebagai Investasi dalam Kebaikan dan Keberkahan, Bukan Hanya Sekedar Melepas Harta
Kisah Isra Miraj dan Hikmahnya Bagi Umat muslim
Keutamaan Hari Jumat: Saat Terbaik untuk Panen Pahala dan Menebar Kebaikan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.
Lihat Daftar Rekening →