WhatsApp Icon
Dari Dapur Sederhana : Kisah Keteguhan Radzel Catering Bersama Bantuan Pembiayaan BMD

Tulungagung - Di tengah dinamika usaha kecil yang kerap naik turun, Susanti (51), pemilik Radzel Catering, membuktikan bahwa ketekunan dan kejujuran mampu menjaga api wirausaha tetap menyala. Usaha rumahan yang ia rintis sejak 1996 ini berlokasi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Karangrejo, dan hingga kini masih konsisten melayani kebutuhan pangan masyarakat sekitar.

Radzel Catering memproduksi beragam produk, mulai dari kue kering, kue basah, jamu tradisional, nasi kotak, hingga minuman soya. Produksi dilakukan secara mandiri dari rumah, sementara pemasarannya mengandalkan jaringan offline dan online. Secara offline, produk Radzel Catering banyak digunakan untuk kegiatan Posyandu, puskesmas, kader PMT balita, serta berbagai acara desa. Hal ini tidak lepas dari peran aktif Susanti sebagai kader BKKBN, yang membuat produknya dikenal luas di kalangan komunitas dan kegiatan sosial.

Selain itu, Susanti juga rutin berjualan di kegiatan Car Free Day Alun-Alun Tulungagung setiap hari Minggu, yang menjadi salah satu etalase penting bagi produknya untuk menjangkau konsumen baru. Untuk pemasaran harian, Radzel Catering telah masuk ke satu kantin serta dua warung yang menjual kue, jus buah, dan produk lainnya. 

Layanan pemesanan online dan pesan antar pun tersedia, khususnya untuk wilayah Karangrejo dan sekitarnya.Dalam sebulan, omzet Radzel Catering berkisar antara Rp1 juta hingga Rp2 juta, dengan laba bersih di atas 50 persen. Meski demikian, perjalanan usaha tidak selalu mulus. Susanti mengakui bahwa tantangan terbesar adalah fluktuasi pesanan. Namun, ia memilih untuk tetap semangat, meskipun order yang masuk terkadang kecil.

“Prinsip saya sederhana: jujur, tekun, dan merawat pelanggan,” ujarnya. Prinsip inilah yang membuat pelanggan tetap setia, meski persaingan usaha kuliner semakin ketat.

Untuk mendukung keberlanjutan usahanya, Susanti juga mendapatkan pembiayaan dari Baznas Microfinance Desa Tulungagung. Pada tahap pertama, yang diterima akhir November 2024, ia memperoleh modal sebesar Rp1,8 juta yang digunakan untuk membeli bahan baku. Saat ini, ia kembali mengajukan pembiayaan tahap kedua pada November 2025 sebesar Rp2 juta, yang juga akan dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan bahan baku dan pesanan produk.Tak hanya itu, Radzel Catering kini telah ditunjang dengan sertifikasi halal, yang menjadi modal penting untuk memperluas pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Ke depan, Susanti berharap dapat memiliki outlet sendiri.

Dari dapur sederhana di Desa Tulungrejo, Radzel Catering menjadi bukti bahwa usaha kecil dengan manajemen yang jujur, konsisten, dan dekat dengan masyarakat mampu bertahan puluhan tahun bahkan terus bersiap untuk melangkah lebih jauh.

14/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Melalui Zakat Umat, BAZNAS Menjadi Penopang Hidup Nenek Mukir Hingga Akhir Hayat

Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan biaya hidup kepada lansia fakir miskin. Kali ini, bantuan diberikan kepada Mbah Mukir, warga Desa Tenggong, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, yang hidup sebatang kara di usia lanjut.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program Kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat rentan, khususnya lansia yang tidak memiliki penghasilan tetap maupun pendamping keluarga.

Program bantuan biaya hidup ini menjadi salah satu kegiatan berkelanjutan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang difokuskan pada warga dhuafa sebatang kara. Melalui program ini, BAZNAS berkomitmen memastikan dana zakat yang dihimpun dapat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik.

Mbah Mukir diketahui telah lama menjalani kehidupan seorang diri. Meskipun anaknya sesekali datang menjenguk, sebagian besar kebutuhan dan aktivitas sehari-hari dijalani secara mandiri. Faktor usia yang semakin lanjut menyebabkan kondisi kesehatannya kerap menurun. Dalam keseharian, dukungan sosial masih terjalin melalui kepedulian beberapa tetangga yang sesekali memberikan perhatian.

“Alhamdulillah, mugi-mugi pinaring sukses, sehat kanggo kabeh, lan barokah. Mugi BAZNAS tambah barokah,” tutur Mbah Mukir dengan penuh syukur.

Kepala dusun setempat menyampaikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi lansia yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian bersama.

Sementara itu, relawan binaan BAZNAS Kabupaten Tulungagung menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program bantuan biaya hidup fakir miskin sebatang kara yang tidak hanya menyasar aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan kondisi sosial penerima manfaat. Dalam penyaluran bantuan, relawan turut memberikan pendampingan moril serta memastikan bantuan diterima langsung oleh yang bersangkutan.

BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan aktif membantu sesama dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, guna menghadirkan harapan dan solusi berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.

13/01/2026 | Kontributor: Humas BASNAZ Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Konsisten Cetak Sarjana Lewat Program SKSS Selama Sembilan Tahun

Tulungagung - Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan terus diwujudkan secara nyata melalui Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Program beasiswa strata 1 (S1) ini telah berjalan selama sembilan tahun dan menjadi harapan besar bagi keluarga kurang mampu agar memiliki setidaknya satu anggota keluarga bergelar sarjana.

Setiap tahunnya, Program SKSS menjaring 20 mahasiswa terpilih untuk menempuh pendidikan S1 di lima perguruan tinggi di Kabupaten Tulungagung, dengan pilihan jurusan yang beragam sesuai minat dan bakat masing-masing peserta. Beasiswa ini mencakup bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp 2.000.000,- per mahasiswa selama empat tahun.

Tidak hanya memberikan dukungan finansial, BAZNAS Tulungagung juga menekankan pentingnya pembinaan non-akademik. Para penerima beasiswa dibekali dengan pembentukan karakter, penguatan nilai integritas, semangat kepedulian sosial, serta wawasan kehidupan nyata, agar kelak mampu menjadi pribadi yang mandiri dan berkontribusi bagi masyarakat.

Hingga saat ini, Program SKSS telah mencatatkan capaian yang membanggakan. Sebanyak 156 mahasiswa telah menerima manfaat beasiswa, dengan 89 mahasiswa telah lulus dan menyandang gelar sarjana, sementara 67 mahasiswa lainnya masih aktif menjalani perkuliahan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menegaskan bahwa Program SKSS harus benar-benar tepat sasaran. Oleh karena itu, proses seleksi dilakukan secara ketat dan berlapis.

“Beasiswa SKSS ini harus tepat sasaran. Proses seleksi berlapis kami lakukan agar benar-benar mendapatkan generasi muda yang berdaya saing, berintegritas, dan siap menjadi agen perubahan bagi keluarga maupun masyarakat sekitar. Seleksi ini bukan sekadar formalitas, tetapi penentu masa depan penerima beasiswa,” tegasnya.

Seleksi Program SKSS dimulai dari seleksi administrasi, dilanjutkan dengan survei lapangan untuk memastikan kondisi ekonomi keluarga calon penerima. Tahap berikutnya adalah tes tulis, dan diakhiri dengan tes wawancara guna menggali motivasi, komitmen, serta kesiapan peserta dalam menempuh pendidikan tinggi.

Dalam rangka menjaga fokus dan keberhasilan studi, BAZNAS Tulungagung juga menetapkan komitmen khusus bagi para penerima beasiswa.

“Selama masa studi, penerima beasiswa SKSS tidak diperkenankan untuk menikah terlebih dahulu. Hal ini agar mereka bisa fokus pada perkuliahan, menyelesaikan studi tepat waktu, dan kelak menjadi sarjana yang membanggakan keluarga,” tambah Suyadi.

Melalui Program SKSS, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat untuk mengangkat derajat keluarga serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Program ini menjadi bukti bahwa zakat, jika dikelola dengan tepat, mampu menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan umat.

12/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Hadirkan Hunian Layak bagi Mustahik, BAZNAS Tulungagung Gelontorkan Rp249,5 Juta untuk 20 Penerima

Tulungagung - Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau Rumah Layak Huni (RLH) menjadi wujud nyata komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung dalam menghadirkan hunian layak bagi keluarga kurang mampu. Melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), program ini diarahkan untuk meningkatkan taraf hidup mustahik dengan menyediakan tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman.

Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kabupaten Tulungagung telah menyalurkan bantuan program RTLH/RLH kepada 15 penerima manfaat dengan total nilai mencapai Rp149.500.000,-. Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga yang rumahnya berada dalam kondisi tidak layak huni dan membutuhkan perbaikan mendesak demi keselamatan serta kelayakan tempat tinggal.

Tak hanya itu, BAZNAS Tulungagung juga berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam memperluas jangkauan program. Melalui sinergi tersebut, bantuan RTLH/RLH kembali disalurkan kepada 5 penerima manfaat tambahan dengan total nilai sebesar Rp100.000.000,-.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menegaskan bahwa program bedah rumah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam pengelolaan dana umat. “Program ini bukan sekadar membangun dinding dan atap, tetapi membangun kembali rasa aman, harapan, dan martabat keluarga mustahik. Kami ingin zakat benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan utama program RTLH/RLH adalah meningkatkan kualitas hidup mustahik melalui hunian yang layak, sekaligus mendukung kesehatan, keselamatan, dan ketenangan psikologis keluarga penerima manfaat. Dengan tempat tinggal yang lebih baik, keluarga diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih produktif dan bermartabat.

Drs. H. Suyadi, MM. juga menambahkan bahwa sinergi dengan berbagai pihak akan terus diperkuat agar manfaat ZIS dapat menjangkau lebih luas. “Kami berharap dukungan dan partisipasi masyarakat terus meningkat sehingga program-program kemaslahatan seperti ini dapat berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tulungagung,” pungkasnya.

Melalui program RTLH/RLH ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menegaskan bahwa dana ZIS tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program pemberdayaan yang berdampak langsung dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

09/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah, BAZNAS Tulungagung Alokasikan Rp415,5 Juta untuk Usaha Warga

Tulungagung - Keterbatasan ekonomi masih menjadi persoalan yang dihadapi sebagian masyarakat rentan di Kabupaten Tulungagung. Tekanan ekonomi yang berkepanjangan kerap menimbulkan rasa khawatir dan kebingungan, terutama bagi keluarga yang menggantungkan hidup pada sektor informal. Kondisi ini diperparah dengan keterbatasan lapangan kerja yang berdampak pada menurunnya taraf kesejahteraan keluarga.

Di tengah situasi tersebut, masyarakat dituntut untuk bekerja lebih keras serta mampu menghadirkan inovasi demi memperbaiki kondisi ekonomi. Namun, upaya tersebut tidak selalu berjalan mudah. Keterbatasan modal usaha, minimnya akses informasi, kurangnya keterampilan, serta terbatasnya akses pasar masih menjadi hambatan utama bagi para pejuang nafkah di Kabupaten Tulungagung.

Menjawab tantangan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melalui Program Pemberdayaan Ekonomi terus berupaya memberikan solusi nyata bagi masyarakat agar mampu mandiri dan memiliki taraf perekonomian yang lebih baik. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kabupaten Tulungagung telah menyalurkan bantuan modal usaha kepada 318 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Tulungagung, dengan total dana yang disalurkan sebesar Rp415.500.000.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa modal pengembangan usaha, tetapi juga disertai pendampingan intensif. BAZNAS Tulungagung secara berkala melakukan monitoring untuk memastikan usaha yang dijalankan penerima manfaat tetap berjalan dan mengalami perkembangan. Bahkan, bagi penerima manfaat yang usahanya terbukti tumbuh secara positif, BAZNAS memberikan dukungan lanjutan berupa bantuan tahap kedua hingga tahap ketiga sebagai bentuk apresiasi dan penguatan keberlanjutan usaha.

Tak hanya berfokus pada aspek ekonomi, BAZNAS Tulungagung juga memberikan pendampingan spiritual kepada para penerima manfaat. Melalui program sedekah subuh Rp2.000 setiap hari, para mustahik diajak untuk menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial. Langkah ini diharapkan mampu membentuk pribadi yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga dermawan dan berdaya bagi lingkungan sekitarnya.

Melalui pendekatan pemberdayaan yang menyeluruh baik secara ekonomi maupun sosial, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen menghadirkan program yang berkelanjutan dan berdampak nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di Kabupaten Tulungagung.

08/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Terbaru

Kenalkan Produk Unggulan, Baznas Tulungagung Bagi-bagi 500 Paket Z-Mie Gaess
Kenalkan Produk Unggulan, Baznas Tulungagung Bagi-bagi 500 Paket Z-Mie Gaess
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung berbagi 500 paket Mie hasil pemberdayaan zakat produktif pada event Resepsi Peringatan Hari Santri Nasional 2023 yang diselenggarakan oleh PC NU Kabupaten Tulungagung yang menghadirkan KH. Zulfa Musthofa selaku Wakil ketua umum PBNU di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Kabupaten Tulungagung.(28/10/2023) Pada kesempatan resepsi Hari Santri Nasional 2023 ini Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, KH. Samsul Umam, S.Pd dalam hal ini memperkenalkan kepada khalayak umum salah satu produk terbaru dari hasil Zakat Produktif yang dikelola BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupa Z-Mie Gaess. "Produk yang kami beri nama Z-Mie Gaess ini sudah siap untuk melakukan Grand opening di seluruh kecamatan se-Kabupaten Tulungagung dan siap bersaing di pasaran", Tutur Samsul. Acara ini dihadiri oleh Pj Bupati Tulungagung DR. Heru Suseno, S.ST, MT serta seluruh Forkopimda Kabupaten Tulungagung. "Kegiatan bantuan dan pelatihan seperti ini sangat bagus untuk meningkatkan ekonomi Mustahik di Kabupaten Tulungagung", ungkap Heru Sebanyak 500 paket mie yang dibagikan tersebut dimasak langsung oleh para mustahik yang menerima pelatihan pembuatan produk Z-Mie Gaess yang mendatangkan mentor dari Jawa Tengah langsung tempo hari di perpustakaan dan pengarsipan daerah Kabupaten Tulungagung. "Produk mie ini sangat enak, insyaallah bisa bersaing dengan produk lain", ungkap salah seorang pengunjung setand. "Saya mencoba beberapa dari gerobak yang berbeda, ternyata rasanya sama tidak ada perbedaan cuma tergantung selera pemesan", tukas pengunjung yang lain.
BERITA28/10/2023 | Humas BAZNAS Tulungagung
Berdayakan Mustahik, BAZNAS Tulungagung Gelar Pelatihan Produk Z-Mie Gaess
Berdayakan Mustahik, BAZNAS Tulungagung Gelar Pelatihan Produk Z-Mie Gaess
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung dengan bangga mengumumkan pelaksanaan kegiatan Pelatihan Produksi dan Penjualan Z-Mie Gaess yang telah berlangsung sukses hari ini di Halaman Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tulungagung.(24/10/2023) Acara ini merupakan bagian dari upaya Baznas untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan konsep yang unik dan menarik. Kegiatan "Z-Mie Gaess" menggabungkan konsep donasi dengan kelezatan mie sebagai sajian utama. Acara ini dihadiri oleh 20 peserta pelatihan dan berbagai pihak yang peduli dengan kemanusiaan. Para peserta dapat menikmati mie berbagai kreasi penyajian yang lezat sambil berpartisipasi dalam gerakan sosial yang mulia. Ketua Baznas Kabupaten Tulungagung KH. Samsul Umam, menyampaikan apresiasi kepada semua yang telah turut serta dalam acara ini. Beliau juga mengungkapkan bahwa Baznas akan terus berupaya untuk memperluas dampak positifnya dan membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di masa mendatang. "kegiatan Z-Mie Gaess ini contoh bagaimana kita dapat bersatu untuk memberikan bantuan kepada sesama sambil menikmati makanan yang lezat. Baznas Kabupaten Tulungagung sangat berterima kasih kepada semua yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini," kata Samsul. Produk Z-Mie Gaess diharapkan akan menjadi inspirasi bagi kegiatan amal serupa di masa depan dan terus menjadi bagian dari upaya Baznas untuk membangun masyarakat yang lebih baik dan memajukan perkembangan ekonomi khususnya di kabupaten tulungagung Jawa Timur.
BERITA24/10/2023 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tebar Manfaat Bagi Mereka Yang Membutuhkan
BAZNAS Tebar Manfaat Bagi Mereka Yang Membutuhkan
Selasa, 5 September 2023 BAZNAS kabupaten Tulungagung bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Tulungagung menyelenggarakan kegiatan BAZNAS TEBAR MANFAAT yang berlokasi di aula kantor kecamatan Gondang. Dihadiri oleh Ketua BAZNAS kabupaten Tulungagung, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Wakil Bupati Kabupaten Tulungagung, dan segenap Jajaran Forkopimda Tulungagung. Rangkaian kegiatan tersebut mulai dari penyerahan secara simbolis kepada beberapa penerima manfaat, diantaranya 10 penerima bantuan bedah rumah, 5 penerima bantuan modal usaha, 5 penerima bantuan insentif marbot masjid/guru TPQ, sekaligus santunan anak yatim. Kegiatan ceremonial berlangsung secara khidmat. Dalam sambutannya Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. selaku wakil ketua I BAZNAS Provinsi Jatim menyampaikan bahwa problematika yang terjadi di Indonesia saat ini yaitu kesenjangan sosial, hampir 50% warga Indonesia kesulitan dalam mendapatkan makanan sehat dan bergizi sehingga berdampak pada kesehatan manusia yang memburuk. Oleh karena itu, wajib kiranya seluruh lapisan masyarakat yang dirasa sudah mentas dalam urusan ekonomi untuk berbondong-bondong membantu masyarakat lainnya yang masuk dalam kategori fakir - miskin melalui Badan Amil Zakat Nasional, karena menjaga hubungan sesama manusia ( Habulum Minannas ) tidak kalah pentingnya dari menjaga hubungan dengan Sang Pencipta ( Hablum Minallah ). Begitu pula, Wakil Bupati Kabupaten Tulungagung mengatakan dengan membayar zakat melalui BAZNAS maka Zakat,Infaq, dan Shodaqoh yang dibayarkan akan disampaikan secara langsung dan tepat sasaran kepada penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu juga akan membangkitkan rasa solidaritas antar sesama manusia. Kegiatan hari ini ditutup dengan prosesi peletakan batu pertama di salah satu rumah mustahiq yang berlokasi di desa Gendingan kecamatan Gondang. Harapan dengan adanya penyaluran seluruh bantuan tersebut, dapat membantu kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat di Tulungagung.
BERITA05/09/2023 | Humas BAZNAS Tulungagung
Realisasi Program Ekonomi, Kemanusiaan dan Pendidikan
Realisasi Program Ekonomi, Kemanusiaan dan Pendidikan
BAZNAS Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten tulungagung sukses gelar Event akhir tahun, yakni Realisasi Program Ekonomi, Kemanusiaan dan Pendidikan sekaligus Peresmian Kampung Zakat yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Tulungagung. Acara ini diselenggarakan guna memper erat hubungan BAZNAS dengan para ASN Kabupaten Tulungagung agar lebih harmonis. KH. Samsul Umam Aziz sebagai ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam sambutannya mengatakan, “Apresiasi para ASN sudah bagus namun masih jauh dari harapan, harapan kedepan semoga bisa lebih baik lagi untuk menyalurkan zakatnya ke BAZNAS Kabupaten Tulungagung secara rutin”. tutur beliau. Drs. KH. Muhammad Roziqi, MM., sebagai ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, memberikan sebuah wejangan bahwa perlu adanya sinergi antara BAZNAS dengan Pemerintah untuk memaksimalkan penghimpunan dana Zakat Infaq Sedekah (ZIS) khususnya bagi para ASN yang sudah memenuhi syarat untuk mengeluarkan zakat. Kemudian, Drs. Maryoto Birowo, MM. selaku Bupati Kabupaten tulungagung menambahkan, bahwa beliau sangat Mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten tulungagung dan selalu mensupport melalui Perbup dan Instruksi Bupati yang ditujukan kepada para ASN untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. BAZNAS sebagai lembaga non struktural bersama Pemerintah bertanggung jawab untuk mengawal pengelolaan zakat yang berasaskan syariat Islam, amanah, keadilan, kepastian hukum, terintegrasi dan akuntabilitas. Oleh karena hal tersebut BAZNAS Kabupaten Tulungagung selalu menjalin hubungan erat dengan pemerintah dan kementrian agama. Dalam rankaian acara tersebut dilanjutkan Pemukulan kentongan secara serempak menandakan diresmikannya kampung zakat Desa Besole Kec. Besuki. Harapan kedepan dengan adanya kampung zakat dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat setempat. Yuk Sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan umat dengan cara transfer melalui Baznas Kabupaten Tulungagung REKENING INFAK: PT. BPR = 01.01.003333Bank Jatim = 0152210022BRI = 0110-01-030166-53-0BSI = 7137892051A.n Baznas Kab Tulungagung
BERITA28/11/2022 | Humas BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat