WhatsApp Icon
BAZNAS Tulungagung Turut Dukung Karya Bakti TNI 2026, Salurkan Bantuan Pendidikan dan Paket Sembako

Tulungagung - Program Karya Bakti TNI Tahun 2026 resmi dimulai melalui kegiatan ground breaking yang digelar di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Kodim 0807/Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Yonif TP 886/Panjalu Jayati, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur perdesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, MM. Dalam pelaksanaannya, berbagai unsur turut mengambil bagian, termasuk BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang hadir dengan memberikan dukungan melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai lembaga yang memiliki peran dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Tulungagung turut berkontribusi dalam aspek sosial melalui penyaluran bantuan pendidikan dan paket sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan pendidikan kepada 6 penerima, yang terdiri dari bantuan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp250.000 per penerima dan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar Rp300.000 per penerima.

Selain bantuan pendidikan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menyalurkan paket sembako kepada 10 penerima dari kalangan fakir miskin. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

Secara keseluruhan, total bantuan yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan Karya Bakti TNI Tahun 2026 tersebut mencapai Rp3.150.000. Penyaluran ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana ZIS untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para mustahik.

Keikutsertaan BAZNAS dalam kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pengelola ZIS dengan pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus berupaya hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi yang terjalin dalam Karya Bakti TNI 2026, diharapkan pembangunan infrastruktur perdesaan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga berharap kolaborasi semacam ini dapat terus diperkuat, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari kepedulian, gotong royong, dan pengelolaan ZIS yang amanah.

12/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara BAZNAS Kabupaten Tulungagung

TulungagungProgram Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara merupakan salah satu program sosial BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang bertujuan memberikan kepedulian kepada masyarakat lanjut usia maupun mereka yang hidup sebatangkara dengan kondisi ekonomi yang terbatas. Program ini menjadi wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahik yang tidak lagi memiliki penopang kehidupan atau hidup dalam keterbatasan.

Melalui program ini, setiap penerima memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp900.000 yang disalurkan secara berkelanjutan selama penerima masih hidup atau hingga meninggal dunia. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari, sekaligus memberikan rasa aman dan kepastian bagi para penerima yang membutuhkan perhatian serta dukungan dari masyarakat.

Sebagai salah satu program unggulan pada bidang kemanusiaan, program bantuan Biaya Hidup Sebatangkara ini tidak hanya menghadirkan bantuan finansial, tetapi juga menjadi bentuk nyata hadirnya zakat dalam menjaga martabat dan kesejahteraan masyarakat yang rentan.

Dana yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki dan munfiq yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh mereka yang berhak menerima.

Sebaran Penerima Bantuan per Juli Tahun 2026

Adapun jumlah penerima program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara di setiap kecamatan di Kabupaten Tulungagung adalah sebagai berikut:

1. Kecamatan Tulungagung: 14 penerima manfaat
2.  Kecamatan Sendang: 13 penerima manfaat
3. Kecamatan Gondang: 12 penerima manfaat
4. Kecamatan Sumbergempol: 12 penerima manfaat
5. Kecamatan Campurdarat: 12 penerima manfaat
6. Kecamatan Tanggunggunung: 12 penerima manfaat
7. Kecamatan Karangrejo: 11 penerima manfaat
8. Kecamatan Rejotangan: 11 penerima manfaat
9. Kecamatan Ngantru: 10 penerima manfaat
10. Kecamatan Pakel: 10 penerima manfaat
11. Kecamatan Kalidawir: 10 penerima manfaat
12. Kecamatan Pucanglaban: 10 penerima manfaat
13. Kecamatan Boyolangu: 9 penerima manfaat
14. Kecamatan Besuki: 9 penerima manfaat
15. Kecamatan Bandung: 8 penerima manfaat
16 Kecamatan Kedungwaru: 8 penerima manfaat
17. Kecamatan Ngunut: 8 penerima manfaat
18. Kecamatan Pagerwojo: 7 penerima manfaat
19. Kecamatan Kauman: 7 penerima manfaat

Total: 193 penerima manfaat.

Data sebaran penerima tersebut menunjukkan bahwa manfaat zakat telah menjangkau hampir seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. Hal ini menjadi bukti bahwa dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, tanpa memandang lokasi tempat tinggal.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di tahun-tahun mendatang. Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, maka semakin besar pula manfaat yang dapat diberikan kepada para mustahik.

BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzaki dan munfiq yang telah mempercayakan zakat, infak, serta sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Setiap rupiah yang ditunaikan menjadi sumber harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, menghadirkan ketenangan, serta membantu mereka menjalani kehidupan dengan lebih layak.

Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Bersama, kita dapat menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”
(HR. Ahmad)

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui:
Klik disini-> Berbagi bersama BAZNAS

• Rekening Zakat:
BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung

• Rekening Infak dan sedekah:
BSI 7137 892 051
a.n. Baznas Infak Tulungagung 

06/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Jumat Berkah, BAZNAS Tulungagung Salurkan 150 Paket Makan untuk Tukang Becak dan Pak Ogah

Tulungagung – Di tengah pesatnya perkembangan transportasi modern, banyak tukang becak yang masih setia menggantungkan penghasilannya dari mengayuh becak di jalanan. Meski harus bersaing dengan berbagai moda transportasi yang semakin canggih, mereka tetap bertahan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Berangkat dari kepedulian terhadap kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menggelar program Jumat Berkah dengan menyalurkan 150 paket makan dan minum kepada para tukang becak dan pak ogah (penyeberang jalan), Jumat (31/7/2026).

Penyaluran dilakukan di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, di antaranya kawasan RS Bhayangkara Tulungagung, Alun-Alun Tulungagung, dan area sekitar Kantor Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi tempat para tukang becak dan pak ogah mencari nafkah setiap harinya.

Sejak pagi, tim BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama para relawan turun langsung membagikan paket makan kepada para penerima manfaat. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal dengan penghasilan yang tidak menentu.

Ari Khotmil Mubarak selaku Tim BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengatakan bahwa program Jumat Berkah dihadirkan sebagai upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang setiap hari tetap bekerja keras meski penghasilannya tidak menentu. Semoga bantuan sederhana ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi mereka," ujarnya.

Kehadiran tim BAZNAS disambut dengan penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat. Salah seorang tukang becak mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti dan menjadi penyemangat di tengah aktivitas mencari nafkah.

"Terimakasih banyak. Semoga semuanya diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, dan keberkahan oleh Allah SWT," ungkap salah satu tukang becak.

Melalui program Jumat Berkah, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Kepedulian sekecil apa pun akan menjadi berarti ketika diberikan kepada mereka yang membutuhkan.

BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah. Dengan menunaikan ZIS melalui BAZNAS, setiap kebaikan yang dititipkan akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima sehingga semakin banyak saudara-saudara kita yang dapat merasakan manfaatnya.

Mari jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk berbagi dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama, karena kebaikan yang kita berikan hari ini dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui:
Klik disini-> Berbagi bersama BAZNAS

• Rekening Zakat:
BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung

• Rekening Infak dan sedekah:
BSI 7137 892 051
a.n. Baznas Infak Tulungagung 

31/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS dan Kemenag Perkuat Sinergi Pemberdayaan Ekonomi, UMKM di Pagerwojo Terima Bantuan Modal dan Pendampingan Usaha

Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus memperkuat sinergi lintas lembaga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi umat bersama Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung. Salah satu bentuk kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Pagerwojo yang dilaksanakan melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagerwojo, Rabu (29/7/2026).

Pada tahap pertama ini, bantuan diserahkan kepada enam pelaku UMKM dengan nilai masing-masing sebesar Rp1.500.000. Program tersebut merupakan bagian dari target penyaluran kepada sepuluh penerima manfaat, sementara empat penerima lainnya akan menerima bantuan pada tahap berikutnya.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menjelaskan bahwa program bantuan modal usaha ini tidak hanya berorientasi pada pemberian dana, tetapi juga dirancang sebagai program pemberdayaan yang berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, melainkan dari sejauh mana usaha para penerima dapat berkembang dan meningkatkan taraf hidup mereka.

"Bantuan ini bukan sekadar memberikan modal usaha, tetapi akan terus kami dampingi. Bersama penyuluh agama dari Kemenag Tulungagung, kami akan melakukan pembinaan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi secara berkala agar bantuan yang diberikan benar-benar produktif, berkembang, dan memberikan manfaat maksimal bagi para penerima," jelasnya.

Lebih lanjut, Abdul Wachid mengungkapkan bahwa para penerima manfaat juga diajak membangun karakter dermawan melalui kebiasaan bersedekah. Setiap penerima dianjurkan untuk membiasakan sedekah subuh sebesar Rp2.000 setiap hari sebagai bentuk ikhtiar menumbuhkan semangat berbagi sekaligus meningkatkan keberkahan usaha yang dijalankan.

"Kalau sedekahnya istiqamah dan perkembangan usahanya baik, insyaallah akan kami pertimbangkan untuk mendapatkan tambahan bantuan modal. Harapan kami, mereka tidak selamanya menjadi penerima manfaat, tetapi suatu saat mampu naik kelas menjadi muzaki yang ikut membantu sesama melalui zakat, infak, dan sedekah," tambahnya.

Program pemberdayaan ekonomi ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi mampu menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat. Melalui sinergi bersama Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, BAZNAS berharap lahir lebih banyak pelaku usaha yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Di akhir kegiatan, Abdul Wachid menyampaikan doa dan harapannya kepada seluruh penerima bantuan. "Semoga bantuan ini benar-benar membawa manfaat, memberikan keberkahan dalam setiap usaha yang dijalankan, melapangkan rezeki, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan menjadi jalan agar para penerima kelak dapat menjadi pribadi yang mandiri, sukses, serta tumbuh menjadi muzaki yang menebarkan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

29/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
25 Mahasiswa Lolos ke Tahap Akhir, BAZNAS Tulungagung Gelar Wawancara Penentu Beasiswa SKSS 2026

Tulungagung - Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) BAZNAS Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 resmi memasuki tahap akhir seleksi, yakni wawancara calon penerima beasiswa. Tahap ini menjadi penentu akhir sebelum ditetapkannya mahasiswa penerima bantuan pendidikan tahun ini.

Kegiatan wawancara diikuti oleh 25 mahasiswa yang sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi dan ujian tulis berbasis komputer (UTBK). Para peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Tulungagung dan mengikuti proses wawancara secara bergantian di hadapan tim seleksi.

Ketua Panitia Seleksi, Ahmad Asrofi, menjelaskan bahwa tahap wawancara bertujuan untuk mengenal lebih jauh kondisi calon penerima, mulai dari latar belakang keluarga, motivasi melanjutkan pendidikan, hingga komitmen mereka dalam menyelesaikan studi.

"Pada tahap ini kami tidak hanya melihat hasil seleksi administrasi maupun nilai ujian tulis. Tim pewawancara akan melakukan penilaian secara komprehensif, mulai dari aspek keagamaan, kepedulian sosial, kemampuan akademik, wawasan kebangsaan, hingga pengetahuan peserta mengenai BAZNAS dan program-programnya. Dari 25 peserta yang mengikuti tahap akhir ini, nantinya akan dipilih 20 mahasiswa terbaik yang benar-benar memenuhi kriteria sebagai penerima Beasiswa SKSS Tahun 2026," terang Ahmad Asrofi.

Melalui tahap wawancara ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupaya memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai karakter, integritas, serta kesiapan setiap peserta untuk menjalani pendidikan tinggi. Hasil dari tahapan ini akan dipadukan dengan seluruh komponen penilaian pada seleksi sebelumnya sebagai dasar penetapan penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026.

Dengan mekanisme seleksi yang dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen menghadirkan proses seleksi yang objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga 20 mahasiswa yang ditetapkan sebagai penerima beasiswa benar-benar merupakan peserta yang paling memenuhi kriteria sesuai dengan ketentuan Program SKSS Tahun 2026.

28/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Terbaru

Rajab: Lembaran Awal dalam Perjalanan Menuju Cinta Ilahi
Rajab: Lembaran Awal dalam Perjalanan Menuju Cinta Ilahi
Pada awal tahun 2025, terdapat momen istimewa. Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI, bulan Rajab 1446 H/2025 M dimulai pada hari Rabu, 1 Januari 2025. Bulan Rajab, bulan ke-7 dalam kalender qamariah, termasuk di antara bulan-bulan yang sangat dimuliakan dalam ajaran Islam. Dibulan Rajab sebagai pengingat bahwa cinta kepada Allah SWT bukanlah sesuatu yang datang begitu saja. Cinta ini membutuhkan niat tulus, usaha yang berkelanjutan, dan keteguhan hati. Sebagai lembaran awal yang penuh makna, menawarkan kesempatan untuk mempererat hubungan dengan Sang Pencipta melalui langkah-langkah: 1. Puasa Sunnah Rajab Puasa di bulan Rajab memiliki keutamaan besar. Terdapat salah satu hadis tentang puasa sehari bagaikan sebulan, yang berbunyi: “Barang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari.” Puasa ini dapat dilakukan pada hari-hari tertentu, seperti Senin dan Kamis, atau puasa ayyamul bidh (tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah). Hadis di atas dikutip oleh Imam Fakhruddin al-Razi dalam kitabnya yang berjudul Mafatih al-Ghaib (juz XVI, halaman 54). 2. Memperbanyak Istighfar dan Dzikir; Istighfar adalah amalan yang dianjurkan untuk membersihkan diri dari segala dosa. Di bulan Rajab yang penuh berkah, kita dapat memperbanyak dzikir “Astaghfirullah wa atubu ilaih” (Aku memohon ampun kepada Allah dan berdamai dengan-Nya). Kalimat ini bukan hanya permohonan ampun, tetapi juga langkah awal dalam perjalanan spiritual. Rajab memberi kita kesempatan untuk memperbaiki diri, memohon ampunan, dan memperbaharui niat dalam perjalanan menuju cinta Ilahi. 3. Banyak berdo’a dibulan rajab Rasulullah SAW mengajar umat Islam untuk membaca doa khusus di bulan Rajab: Doa di Bulan Rajab, yang berbunyi: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadan.” Doa ini bukan hanya permohonan untuk keberkahan, tetapi juga sebagai ungkapan kerinduan dan kesiapan menyambut bulan penuh ampunan. 4. Shalat Malam dan Qiyamul Lail Memperbanyak ibadah malam, seperti tahajud, witir, dan membaca Al-Qur'an, sangat dianjurkan di bulan Rajab. Malam yang tenang memberikan kesempatan emas untuk meresapi ketenangan hati, memperdalam rasa khusyuk, dan mendekatkan diri lebih dekat lagi kepada Allah SWT. 5. Bersedekah Sedekah di bulan Rajab memiliki keutamaan luar biasa, dengan pahala yang dilipat gandakan. Ini adalah momen yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama, seperti memberi makan kepada fakir miskin, memuliakan anak yatim, atau mendukung berbagai kegiatan sosial lainnya. Dengan berbuat kebaikan di bulan yang penuh berkah ini, kita tidak hanya menghidupkan semangat berbagi, tetapi juga meraih pahala yang berlimpah dari Allah SWT.
BERITA20/01/2025 | BAZNAS Tulungagung
Hari Ulang Tahun Ke-24, BAZNAS Tulungagung Gelar Do’a Bersama
Hari Ulang Tahun Ke-24, BAZNAS Tulungagung Gelar Do’a Bersama
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) BAZNAS yang ke-24 dengan penuh khidmat. Acara yang diadakan di kantor BAZNAS setempat ini mengusung tema "Cahaya Zakat, Keajaiban Muzaki dan Mustahik," yang menggambarkan pentingnya peran zakat sebagai sumber harapan dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. (17/01/25) Acara dimulai dengan do'a bersama dan Khotmil Qur'an yang dipimpin oleh Hafidz PAC GP Ansor Ngunut. Dilanjutkan dengan santunan anak-anak yatim, sambutan-sambutan, serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan BAZNAS selama 24 tahun. Tema yang diusung tahun ini sangat menarik, menggarisbawahi betapa zakat mampu membawa cahaya kegembiraan baik bagi Muzaki maupun Mustahik. Dalam sambutannya,H. Abdul Wachid S.IP, selaku Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, menekankan pentingnya zakat dalam menciptakan perubahan sosial. "Zakat adalah cahaya yang menerobos ke relung hati para muzaki, memberikan ketenangan dan kebahagiaan bagi mereka. Pada saat yang sama, zakat juga menjadi keajaiban bagi mustahik, membawa mereka keluar dari kesulitan dan memberikan harapan baru dalam hidup mereka,", ujarnya. Sambutan dari Kemenag Tulungagung, yang disampaikan oleh Dr. H Masngut M.Pd, juga menambah makna dalam acara tersebut. Ia mengucapkan selamat ulang tahun kepada BAZNAS dan berharap dengan bertambahnya usia, BAZNAS Tulungagung semakin memberikan manfaat dan berkah bagi masyarakat. H. M. Mahrus Manan S.P., M.M., selaku Kabag Kesra Sekda Kabupaten Tulungagung, turut menyampaikan harapannya. "Kami mewakiliki PJ Bupati, mengucapkan selamat kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang tahun ini berusia 24 tahun. BAZNAS memiliki tugas untuk mengumpulkan dan menyalurkan zakat, infaq dan sedekah dapat memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat Tulungagung. Kita berharap kedepannya BAZNAS dapat berdiri kokoh, menjalankan amanah dengan baik," ungkapnya. Sebagai bagian dari perayaan harlah ke-24, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga merencanakan berbagai program kemanusiaan. Abdul Wachid menjelaskan bahwa BAZNAS akan mendistriusikan beasiswa untuk tingkat MI, SD, SMP, MTS, MA, SMK, dan SMA. Selain itu, ada juga program pengadaan kacamata untuk anak-anak, pemberian 5 unit kursi roda kepada Rumah Sakit Dr. Iskak, serta pelatihan dan modal Z-Chizken. Dengan semangat dan harapan baru, BAZNAS Tulungagung siap melanjutkan kontribusinya bagi masyarakat, membawa cahaya zakat yang penuh keajaiban bagi semua.
BERITA17/01/2025 | BAZNAS Tulungagung
Gerakan Bersih Kali Ngrowo: Langkah Kecil Menciptakan Lingkungan Yang Lebih Sehat
Gerakan Bersih Kali Ngrowo: Langkah Kecil Menciptakan Lingkungan Yang Lebih Sehat
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung terjun langsung dalam aksi sosial lintas komunitas yang bertajuk "Gerakan Bersih Kali Ngrowo". Bertempat di sepanjang Kali Ngrowo di Kelurahan Sembung pada hari Senin, (23/12/24). Kegiatan ini bertujuan untuk untuk membersihkan area sungai dari berbagai jenis sampah dan rumput yang mencemari. Tim BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Tulungagung berkolaborasi dengan berbagai komunitas untuk mensukseskan kegiatan ini. Dengan semangat yang membara, seluruh komunitas bersama-sama untuk menciptakan lingkungan sungai yang lebih nyaman, sehat dan tampak asri. Selama kegiatan berlangsung, semua komunitas berkontribusi aktif dalam membersihkan area sungai. Berbagai jenis sampah dan rumput liar yang mengganggu telah di bersihkan. Pemandangan ini menunjukkan betapa besar perhatian masyarakat terhadap lingkungan sekitar, meskipun banyak tantangan yang dihadapi. Staff BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Tulungagung, Ari Khotmil Mubarak, S.E., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah pertama untuk menciptakan kesadaran masyarakat serta tanggung jawab akan pentingnya menjaga kebersihan sungai. "Kegiatan aksi sosial ini merupakan upaya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan itu sangat penting." Ujarnya Salah satu peserta, Darul, juga menyampaikan, "Aksi sosial ini benar-benar menjadi inspirasi bagi saya sebagai masyarakat, bahwa peran masyarakat itu sangat penting untuk menciptakan sebuah lingkungan yang sehat dan nyaman." Terlaksananya aksi sosial Bersih Kali Ngrowo diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak masyarakat dan komunitas lainnya untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan. Dengan semangat kolaborasi, kedepannya Tim BAZNAS Tanggap Bencana berharap dapat terus berkontribusi dalam menjaga keindahan lingkungan kita. Mari menjaga lingkungan untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan.
BERITA24/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Cetak Barista Profesional Melalui Program Z Coffee
BAZNAS Tulungagung Cetak Barista Profesional Melalui Program Z Coffee
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung terus berinovasi dalam memberdayakan masyarakat melalui berbagai program yang kreatif dan produktif. Salah satunya dengan mengadakan Pelatihan Barista Program Z Coffee yang mengusung konsep unik berupa coffee shop keliling (24/12/2024). Program ini diikuti oleh 5 peserta terpilih yang berasal dari kalangan mustahik, bertujuan untuk membekali mereka keterampilan baru di bidang kopi. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, mencakup materi teori dan praktik tentang dasar-dasar perkopian, teknik penyeduhan (brewing), hingga manajemen usaha kedai kopi. Tidak hanya itu, peserta juga diajarkan strategi pemasaran dan pelayanan pelanggan yang berorientasi pada bisnis coffee shop keliling. Program ini bertujuan agar para peserta dapat membuka usaha mandiri yang berkelanjutan sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas melalui konsep usaha yang fleksibel. Wakil Ketua Baznas Tulungagung, H. Abdulloh Irfan, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap program ini. “Kami melihat potensi besar di industri kopi yang terus berkembang. Program Z Coffee ini kami rancang untuk memberikan peluang baru bagi masyarakat, khususnya mustahik, agar mereka memiliki keterampilan yang bisa langsung diaplikasikan. Dengan konsep coffee shop keliling, kami ingin mendukung mereka menjadi wirausahawan yang mandiri dan produktif,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa BAZNAS Tulungagung tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga terus berupaya menciptakan program pemberdayaan ekonomi yang berdampak jangka panjang. Kelima peserta yang telah menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan bantuan berupa peralatan usaha untuk memulai coffee shop keliling. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan pendampingan lanjutan dari BAZNAS Tulungagung guna memastikan keberhasilan usaha yang dirintis. Program Z Coffee menjadi salah satu langkah BAZNAS Tulungagung untuk membantu mustahik bertransformasi menjadi muzakki melalui pemberdayaan ekonomi. Dengan hadirnya barista baru dari program ini, diharapkan mereka mampu mengubah kehidupan mereka sekaligus memberikan inspirasi bagi masyarakat lain. Melalui program-program seperti Z Coffee, BAZNAS Tulungagung terus menunjukkan komitmennya dalam mengelola zakat secara produktif untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.
BERITA24/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
Peningkatan Kapasitas SDM BAZNAS Tulungagung untuk Optimalkan Kinerja
Peningkatan Kapasitas SDM BAZNAS Tulungagung untuk Optimalkan Kinerja
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia pada Rabu (18/12/2024). Acara ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas kerja para amil zakat agar lebih optimal dalam melayani masyarakat, khususnya dalam pengelolaan zakat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus dan staf BAZNAS Kabupaten Tulungagung dengan fokus pada beberapa materi strategis, yakni manajemen kepemimpinan, problem solving, manajemen interpersonal, dan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion). Semua materi dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan yang relevan dalam menghadapi tantangan operasional sehari-hari. Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP. , dalam sambutannya menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung visi dan misi organisasi. “BAZNAS memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas SDM adalah langkah mutlak yang harus dilakukan untuk memastikan seluruh program dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya. Menurutnya, pelatihan ini juga bertujuan untuk membangun kekompakan tim dan menumbuhkan kepemimpinan yang efektif. “Kita tidak hanya bekerja sebagai individu, tetapi sebagai sebuah tim. Kemampuan dalam manajemen kepemimpinan dan interpersonal menjadi kunci utama untuk menciptakan kolaborasi yang solid. Selain itu, kemampuan memecahkan masalah secara strategis akan mempermudah kita dalam menghadapi dinamika yang ada di lapangan,” tandasnya. Materi pertama mengenai manajemen kepemimpinan disampaikan oleh narasumber yang berpengalaman dalam pengembangan organisasi. Para peserta diajarkan tentang pentingnya gaya kepemimpinan yang adaptif dan visioner, terutama dalam mengelola organisasi berbasis layanan publik seperti BAZNAS. Sesi kedua, yaitu problem solving, memberikan wawasan praktis mengenai bagaimana cara mengidentifikasi masalah, menganalisis akar penyebab, dan mencari solusi yang efektif. Peserta diajak untuk memecahkan studi kasus terkait kendala yang sering dihadapi dalam pengelolaan zakat. Selanjutnya, pada materi manajemen interpersonal, peserta dilatih untuk mengasah kemampuan berkomunikasi dan membangun hubungan kerja yang harmonis. Narasumber menekankan pentingnya empati dan keterampilan mendengarkan dalam menciptakan suasana kerja yang kondusif. Kegiatan diakhiri dengan sesi Focus Group Discussion (FGD), di mana peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk berdiskusi dan mempresentasikan strategi pengembangan layanan zakat. Sesi ini dirancang untuk melatih kemampuan kolaborasi, berpikir kritis, dan pengambilan keputusan berbasis konsensus. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung optimis bahwa hasil pelatihan ini akan memberikan dampak positif terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan. “Kami berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam pekerjaan sehari-hari. Peningkatan kapasitas SDM ini bukan hanya untuk individu, tetapi juga untuk kemajuan bersama. Semakin baik kinerja kita, semakin besar pula manfaat zakat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Abdul. Acara yang berlangsung selama satu hari penuh ini mendapat apresiasi dari para peserta. Mereka mengaku mendapatkan wawasan baru dan merasa lebih siap untuk menghadapi tantangan dalam menjalankan tugas sebagai amil zakat. Dengan pelatihan seperti ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung membuktikan komitmennya untuk terus berkembang dan memberikan layanan terbaik bagi umat.
BERITA20/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Berikan Bantuan Kursi Roda untuk Sunirta
BAZNAS Tulungagung Berikan Bantuan Kursi Roda untuk Sunirta
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu. Kali ini, Sunirta, warga Dusun Popoh, Desa Besole, menerima bantuan berupa kursi roda dengan total nilai Rp 1.750.000,-. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu Sunirta yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat kondisi kesehatannya. (19/12/24) Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP., menyampaikan, “Bantuan seperti ini merupakan bagian dari program BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kursi roda ini dapat meringankan beban Ibu Sunirta dan mempermudah aktivitas sehari-harinya.” Sunirta, penerima manfaat bantuan tersebut, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya. “Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Tulungagung atas bantuan ini. Dengan adanya kursi roda ini, saya bisa lebih mandiri dan tidak terlalu merepotkan keluarga,” ujarnya dengan penuh haru. Program bantuan kursi roda ini merupakan salah satu bentuk nyata dari pemanfaatan dana zakat, infaq dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Tulungagung untuk kesejahteraan masyarakat. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung kegiatan sosial kemanusiaan dengan menyalurkan zakat dan sedekah mereka, sehingga banyak warga kurang mampu yang bisa terbantu dan merasakan manfaatnya.
BERITA20/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Tulungagung Hadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana Nasional
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Tulungagung Hadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana Nasional
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Tulungagung berpartisipasi dalam kegiatan Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) yang diadakan oleh BAZNAS Republik Indonesia. Apel diikuti oleh 5.000 personil kesiapsiagaan bencana yang terdiri dari: Relawan BAZNAS Tanggap Bencana, Palang Merah Indonesia, Perwakilan Lembaga Amil Zakat, tenaga medis dan non medis Rumah Sehat BAZNAS; OPD Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, yang bertindak sebagai pembina apel kesiapsiagaan sekaligus membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 yang dilaksanakan di Alun-Alun Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah. Jum'at (13/12/24). Turut hadir pula Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, serta jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia. Hadir pula PJ Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, perwakilan dari PT Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Palang Merah Indonesia (PMI) serta Perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Apel ini bertujuan untuk mengoptimalkan koordinasi dalam penanggulangan bencana oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana. Indonesia, yang terletak di "Ring of Fire," memiliki risiko tinggi terhadap berbagai bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, dan tanah longsor. Dalam sambutannya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. "Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana menjadi sangat penting untuk mengurangi kerugian yang ditimbulkan," ujarnya. Wakil Presiden juga memberikan apresiasi kepada BAZNAS atas pembentukan tim BAZNAS Tanggap Bencana. "Saya sangat mengapresiasi peran aktif BAZNAS, para relawan, serta mitra BAZNAS yang telah bersinergi untuk membantu pemerintah dalam penanganan kebencanaan," katanya. Ia juga berharap BAZNAS dapat memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat. Prof. Dr. KH Noor Achmad, Ketua BAZNAS RI, menjelaskan bahwa BAZNAS Tanggap Bencana merupakan harapan masyarakat. "Apa yang kami lakukan ini merupakan bagian dari harapan masyarakat yang menginginkan BAZNAS untuk tampil dan membentuk relawan-relawan," ungkapnya. "Demikian juga pada hari ini akan ada Rakornas BTB dan RSB. RSB rumah tanpa kasir, rumah sehat yang tidak membayar apapun, karena semuanya didedikasikan untuk masyarakat, karena semuanya dari muqayyadh, sehingga tidak perlu membayar," sambungnya. Acara ditutup dengan simulasi kesiapsiagaan bencana, yang menunjukkan kerja sama antara tim BAZNAS Tanggap Bencana dan Palang Merah Indonesia. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana di Indonesia.
BERITA13/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Tulungagung: Langkah Nyata Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Tulungagung: Langkah Nyata Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan modal usaha. Sejak tahun 2022 hingga sekarang, BAZNAS telah berhasil menyalurkan bantuan kepada 355 individu, dengan total bantuan mencapai Rp. 532.500.000,-. Ini menjadi salah satu langkah strategis untuk membantu mereka yang sedang mengalami tantangan ekonomi. Program bantuan modal usaha ini dirancang untuk mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM) sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi di Kabupaten Tulungagung. Dalam beberapa tahun terakhir, UMKM telah menjadi pilar penting dalam perekonomian lokal, dan BAZNAS berupaya untuk memperkuat hal ini dengan memberikan bantuan berupa modal usaha. Pada tahun 2024, BAZNAS Kabupaten Tulungagung telah menyalurkan bantuan kepada 122 orang, dengan total bantuan yang disalurkan sebesar Rp. 232.500.000,-. Ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya dukungan finansial untuk menumbuhkan usaha mereka. BAZNAS berharap bahwa penerima dapat meningkatkan pendapatan mereka dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain menerima bantuan modal, para penerima manfaat juga diberikan arahan untuk berkontribusi dalam program sosial. Salah satunya adalah anjuran untuk melaksanakan sedekah subuh setiap hari dengan nominal Rp 2.000. Plt. Ketua Baznas Kabupaten Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP., menyampaikan bahwa anjuran sedekah subuh ini bukan hanya sebagai bentuk syukur, tetapi juga untuk melatih kepedulian sosial di kalangan penerima manfaat. "Sedekah subuh 2 ribu ini adalah upaya sederhana namun bermakna untuk terus berbagi kepada sesama, sekaligus menjadi keberkahan dalam menjalankan usaha mereka," ujarnya. Salah satu penerima manfaat, Siti Nurhayati, seorang pedagang kecil di Tulungagung, mengungkapkan rasa syukurnya. "Saya sangat berterima kasih kepada Baznas atas bantuan ini. Modal usaha ini akan saya gunakan untuk menambah stok dagangan saya. Dengan sedekah subuh 2 ribu, saya juga merasa lebih dekat dengan keberkahan," ujarnya. Program ini telah menunjukkan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus meningkatkan program ini dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
BERITA12/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tanggap Bencana Tulungagung Ikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi
BAZNAS Tanggap Bencana Tulungagung Ikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi
Tulungagung - Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi, BAZNAS tanggap bencana Kabupaten Tulungagung berpartisipasi dalam kegiatan apel yang diselenggarakan di PEMKAB Tulungagung. Kegiatan ini merupakan bentuk upaya dari pemerintah untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi bencana yang mungkin dapat terjadi di tahun 2024/2025. Apel yang diadakan ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting dalam memperkuat langkah-langkah penanggulangan bencana. Dalam kegiatan tersebut, PJ Bupati Tulungagung bersama dengan forkopimda melakukan peninjauan terhadap kelengkapan kendaraan penanggulangan bencana dari berbagai instansi yang terlibat. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk menghadapi situasi darurat. BAZNAS, Sebagai lembaga yang selalu siap membantu masyarakat, bertekad untuk terus berkontribusi dalam upaya penanggulangan bencana. Dengan pengalaman yang telah dimiliki dalam menangani berbagai bencana sebelumnya, BAZNAS berharap dapat memberikan dukungan yang lebih optimal dan terencana. Dengan tekad yang kuat, BAZNAS berharap dapat menghadapi setiap tantangan yang datang dengan lebih siap dan tangguh. Diharapkan, melalui sinergi yang baik antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat, Kabupaten Tulungagung dapat menjadi daerah yang lebih resilien terhadap bencana. Kesiapsiagaan yang baik tidak hanya melindungi harta dan jiwa, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dalam komunitas. BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung dan bersinergi dengan berbagai pihak demi tercapainya tujuan bersama dalam penanggulangan bencana, sehingga masyarakat dapat hidup dengan lebih tenang dan aman.
BERITA12/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
Dua Bulan Berjalan, BAZNAS Microfinance Desa Kabupaten Tulungagung Gelontorkan Dana Pembiayaan 300 Juta
Dua Bulan Berjalan, BAZNAS Microfinance Desa Kabupaten Tulungagung Gelontorkan Dana Pembiayaan 300 Juta
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) telah menyalurkan dana pembiayaan sebesar Rp. 300 juta kepada masyarakat di Kabupaten Tulungagung. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa melalui pembiayaan usaha kecil dan mikro. Penyaluran pembiayaan modal usaha dengan sumber dana zakat dari BAZNAS terlaksana mulai September 2024 dengan total dana disalurkan sebesar Rp. 301.400.000. Total dana tersebut disalurkan dalam bentuk pinjaman modal usaha tanpa bunga kepada 175 penerima manfaat yang tersebar di 52 Desa dari 12 Kecamatan di Kabupaten Tulungagung yang diantaranya di Desa Majan dan Desa Tapan. Dana tersebut diberikan kepada pelaku usaha kecil yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya. Dengan sistem pembiayaan yang berbasis syariah, program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang sulit mengakses layanan keuangan formal. Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP. menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi umat, khususnya di sektor pedesaan. "Kami berharap dana yang disalurkan ini mampu memberikan dampak positif, baik dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat maupun dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya. Beberapa sektor usaha yang mendapatkan pembiayaan antara lain: fashion, industri kuliner, industri kerajinan dan ART, jasa, kuliner siap saji, perdagangan, dan peternakan. BMD tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga pada pemberdayaan melalui pendampingan usaha serta adanya monitoring untuk memastikan dana yang disalurkan tepat sasaran. "Kami tidak hanya memberikan modal, tetapi juga mendampingi penerima manfaat dalam menjalankan usahanya. Dengan begitu, dana yang disalurkan dapat memberikan dampak maksimal bagi peningkatan ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar," tambah Imam Suyudi, Manager BMD Tulungagung. Salah satu penerima manfaat, Siti Romdiyah seorang pedagang sayur diteras rumah, mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya. "Saya sangat berterimakasih kepada BAZNAS. Bantuan ini sangat membantu saya untuk mengembangkan usaha jualan sayur saya. Dengan adanya pendampingan, saya juga belajar cara mengelola usaha dengan lebih baik. Sekarang usaha saya mulai berkembang dan penghasilan saya mulai bertambah," katanya. Program Microfinance Desa ini mendapat apresiasi dari masyarakat, terutama para penerima manfaat yang merasa terbantu untuk memajukan usaha mereka tanpa terbebani bunga tinggi seperti pada sistem konvensional. BAZNAS berharap program serupa dapat terus dikembangkan ke wilayah lain di Indonesia.
BERITA12/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Kabupaten Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi di 45 Titik
BAZNAS Kabupaten Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi di 45 Titik
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung berhasil menyalurkan bantuan sanitasi di 45 titik yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang kebersihan dan kesehatan. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengalokasikan anggaran sebesar 5 juta rupiah untuk setiap titik bantuan sanitasi. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan fasilitas sanitasi yang mencakup pembuatan toilet, sistem pembuangan air yang aman, serta fasilitas lainnya yang mendukung kebersihan dan kesehatan masyarakat. Penerima manfaat sendiri merupakan masyarakat kurang mampu yang berdasarkan survei sebelumnya layak dan membutuhkan fasilitas sanitasi. Dengan adanya program ini diharapkan dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit akibat sanitasi yang buruk, serta meningkatkan kualitas hidup warga setempat. Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP., mengungkapkan bahwa bantuan sanitasi ini adalah bagian dari komitmen BAZNAS untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bersih. "Kami berharap bantuan sanitasi ini dapat membantu masyarakat untuk hidup lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit yang bisa ditularkan melalui sanitasi yang buruk," ujarnya. Sementara itu, Kepala Bagian Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ahmad Saifudin, ME., menyampaikan bahwa program ini juga ditujukan untuk mencegah masyarakat ODF (Open Defecation Fee) atau stop buang air besar sembarang. "Program ini juga kami adakan dengan tujuan ODF, mencegah dan meminimalisir adanya masyarakat yang buang air besar sembarang karena kebersihan lingkungan itu sangat mempengaruhi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat harus berbudaya hidup bersih dan sehat agar selalu terhindar dari berbagai penyakit." tambahnya. Salah seorang penerima manfaat, Kusmidi, warga Desa Mojoagung, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diterimanya. "Sebelumnya, kami sangat kesulitan dengan sanitasi yang ada. Sekarang, dengan adanya bantuan ini, kehidupan kami menjadi lebih nyaman dan sehat. Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan bantuan ini, semoga bisa terus membantu masyarakat lainnya," kata Kusmidi dengan penuh haru. Selama satu tahun pelaksanaan program ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berhasil menciptakan dampak positif yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Bantuan sanitasi yang tersebar di 45 titik ini telah membantu lebih dari puluhan keluarga yang sebelumnya tidak memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak. Dengan suksesnya program ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program serupa di masa mendatang.
BERITA05/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
Bantuan Bedah Rumah BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk 7 Penerima Manfaat
Bantuan Bedah Rumah BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk 7 Penerima Manfaat
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyalurkan bantuan bedah rumah. Sebanyak tujuh keluarga di berbagai wilayah Kabupaten Tulungagung telah menerima bantuan untuk merenovasi rumah mereka yang kurang layak huni, dengan nilai masing-masing sebesar Rp. 12.500.000,- per rumah. Setiap titik rumah yang mendapat bantuan tersebut telah melalui proses verifikasi dan penilaian dari pihak BAZNAS, memastikan bahwa rumah-rumah tersebut layak untuk diperbaiki. Kegiatan ini merupakan salah satu program sosial BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam rangka membantu warga yang kurang mampu, serta mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar seperti tempat tinggal yang layak. Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP., menyampaikan, "Program bedah rumah ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap warga yang kurang mampu. Dengan bantuan yang diberikan, kami berharap rumah yang sebelumnya tidak layak, dapat menjadi tempat yang lebih nyaman dan aman untuk keluarga penerima manfaat. Semoga bantuan ini juga dapat menginspirasi masyarakat untuk terus berbagi, serta memperkuat rasa solidaritas di antara kita." Salah satu penerima manfaat, Marianto, yang rumahnya terletak di Ds. Krosok Kec. Sendang, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. "Saya sangat bersyukur dan terharu karena akhirnya rumah kami bisa diperbaiki. Sebelumnya, rumah saya sangat tidak layak, atapnya bocor dan dinding gedek yang sudah rapuh. Dengan bantuan ini, rumah saya akan lebih aman dan nyaman. Terima kasih kepada BAZNAS dan para donatur yang sudah membantu kami," ungkapnya dengan penuh haru. Selain Marianto, enam penerima manfaat lainnya juga mendapatkan bantuan yang sama, masing-masing senilai Rp. 12.500.000,-. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat, serta memperbaiki kondisi lingkungan tempat tinggal mereka. Program bedah rumah ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk membantu masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan, terutama yang menghadapi kesulitan dalam memiliki tempat tinggal yang layak. Ke depannya, BAZNAS berencana untuk melanjutkan program ini dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan bantuan serupa. Penerima bantuan dan warga setempat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS serta para donatur yang telah mendukung program ini. Mereka berharap, dengan adanya bantuan bedah rumah, kehidupan mereka akan semakin baik dan bisa hidup dengan lebih nyaman di rumah yang lebih layak huni. Dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong, diharapkan program bedah rumah ini bisa menjadi langkah nyata dalam menciptakan kehidupan yang lebih sejahtera bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung.
BERITA05/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Luncurkan Program Z Coffee Dalam Event Tulungagung Coffee Fest
BAZNAS Tulungagung Luncurkan Program Z Coffee Dalam Event Tulungagung Coffee Fest
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung meluncurkan program Z-Coffee dalam rangka mendukung perekonomian mustahik (penerima zakat) dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Peluncuran Z-Coffee ini dilakukan dalam event Tulungagung Coffee Festival Peringatan Hari Jadi Tulungagung ke 819, yang digelar di halaman Kantor Bupati Tulungagung. (29/11/34) Z-Coffee merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang dikembangkan oleh BAZNAS Tulungagung, dengan memberi bantuan modal usaha berupa peralatan dan modal kerja, sekaligus pembekalan skill dalam proses pengolahan kopi berkualitas. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mustahik untuk meningkatkan keterampilan dan menciptakan lapangan pekerjaan yang produktif, sekaligus mengangkat produk kopi lokal Tulungagung ke pasar yang lebih luas. "Peluncuran Z-Coffee ini adalah upaya kami untuk memberdayakan mustahik dan memberikan mereka kesempatan untuk mandiri secara ekonomi. Melalui program ini, kami juga ingin menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi sarana untuk menciptakan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Wachid, Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung Peluncuran Z-Coffee di Tulungagung Coffee Festival mendapat sambutan antusias dari para pengunjung yang berkesempatan mencicipi produk kopi tersebut. Festival kopi ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan berbagai produk olahan kopi terbaik dari wilayah Tulungagung dan sekitarnya. Dalam sambutannya, Pj. Bupati Tulungagung Dr. Ir. Heru Suseno, MT. juga menyampaikan dukungan penuh terhadap perkembangan industri kopi daerah. "Kami sangat mendukung inisiatif seperti Z-Coffee yang turut mempromosikan kopi lokal serta mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif di Tulungagung. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, Kabupaten Tulungagung dikenal sebagai Kota Cethe, dimana nyethe telah menjadi budaya yang tidak bisa dipisahkan dari masyarakat Tulungagung " kata Bupati dalam pidato singkatnya. Dengan adanya inisiatif seperti Z-Coffee, BAZNAS Tulungagung berharap dapat terus memberdayakan mustahik melalui berbagai program ekonomi produktif, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan.
BERITA30/11/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Gelar Program Z Chicken untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Usaha Kuliner Halal
BAZNAS Tulungagung Gelar Program Z Chicken untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Usaha Kuliner Halal
Tulungagung - BAZNAS Tulungagung menyelenggarakan pelatihan pembuatan produk olahan Z Chicken yang berlangsung selama 3 hari di halaman kantor BAZNAS Tulungagung. (20-22/11/24) Pelatihan ini diikuti oleh 4 peserta yang antusias untuk mengembangkan keterampilan dalam memproduksi dan mengelola usaha kuliner berbasis ayam goreng krispy. Z Chicken merupakan produk olahan ayam goreng dengan cita rasa khas yang diproses dengan teknik dan bahan-bahan pilihan, menghasilkan ayam yang garing di luar dan empuk di dalam. Dalam pelatihan ini, para peserta tidak hanya diajarkan cara mengolah ayam menjadi produk Z Chicken, tetapi juga diberikan pemahaman tentang strategi pemasaran, serta pengelolaan usaha kuliner yang dapat dijalankan dengan modal terbatas. Selama 4 hari pelatihan, peserta mendapat kesempatan untuk belajar langsung dari para ahli di bidang kuliner "Ibu Diana" dan juga mempraktikkan setiap langkah pembuatan Z Chicken. Mulai dari mempersiapkan bahan baku yang berkualitas, teknik menggoreng yang tepat, serta resep rahasia yang membuat Z Chicken berbeda dari ayam goreng pada umumnya. Selain itu, mereka juga diberikan pengetahuan tentang cara menjaga kualitas produk agar tetap konsisten. Program Z Chicken ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi dengan melatih mental kewirausahaan sejak dini. Dalam pelatihan kali ini, BAZNAS tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung, serta fasilitas lengkap mulai dari bantuan modal, gerobak, pelaratan, hingga monitoring evaluasi. Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP. mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memberdayakan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. "Kami berharap peserta pelatihan ini dapat membuka peluang usaha kuliner yang menguntungkan, serta berkontribusi pada pengurangan angka kemiskinan di Kabupaten Tulungagung," ungkapnya. Pelatihan ini diakhiri dengan praktek langsung pembuatan Z Chicken oleh para peserta, yang diharapkan bisa menerapkan ilmu yang didapat untuk memulai usaha mereka sendiri. Dengan adanya pelatihan ini, BAZNAS Tulungagung ingin memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin memulai usaha mandiri dan produktif di sektor kuliner, sekaligus memanfaatkan potensi zakat untuk kesejahteraan bersama. "Jangan malu untuk memulai usaha. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena ini adalah peluang yang tidak akan datang dua kali," ujar Diana, mengingatkan peserta agar memanfaatkan setiap peluang untuk mencapai kemandirian ekonomi.
BERITA22/11/2024 | BAZNAS Tulungagung
Suparlan Tersenyum Lebar Terima Bantuan Bedah Rumah
Suparlan Tersenyum Lebar Terima Bantuan Bedah Rumah
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan bedah rumah kepada masyarakat yang membutuhkan. Penerima manfaat kali ini adalah Suparlan, salah satu warga Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol yang rumahnya membutuhkan perbaikan mendasar. (20/11/24) Program ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi rumah yang tidak layak huni, agar penerima manfaat dapat menikmati kehidupan yang lebih nyaman dan sehat. Melalui program ini, BAZNAS Tulungagung berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup warga dan memastikan mereka tinggal di rumah yang lebih aman dan nyaman. Penyaluran bantuan dilakukan dengan menggandeng pihak terkait, termasuk pemerintah setempat untuk memastikan bahwa proses bedah rumah berjalan lancar dan tepat sasaran. Proyek ini melibatkan renovasi berbagai bagian rumah, seperti atap, dinding, dan lantai yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak. Suparlan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diterima. "Saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini. Terima kasih kepada BAZNAS yang telah peduli dengan kondisi saya," ungkapnya. Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membantu masyarakat, BAZNAS Tulungagung berkomitmen untuk terus memperluas program bedah rumah, yang diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. Program ini juga sejalan dengan misi BAZNAS untuk memberdayakan umat melalui zakat dan berbagi kebahagiaan kepada sesama.
BERITA21/11/2024 | BAZNAS Tulungagung
Bantu Kemandirian Usaha Mustahik, BAZNAS Microfinance Desa Diluncurkan di Tulungagung
Bantu Kemandirian Usaha Mustahik, BAZNAS Microfinance Desa Diluncurkan di Tulungagung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) di Kabupaten Tulungagung sebagai salah satu langkah strategis BAZNAS untuk mendukung kemandirian dan pengembangan usaha mikro yang dikelola oleh para mustahik. Peresmian ini diselenggarakan dikantor BMD Kabupaten Tulungagung yang berlokasikan di Eks Pertokoan Belga, Desa Kenayan. (15/11/24) Turut hadir Pimpinan Baznas RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, Pj Bupati Tulungagung Dr Ir. Heru Suseno, M.T., Pimpinan BAZNAS Jatim Prof. Dr. K.H. Ali Machan Moesa, M.Si., Pimpinan BAZNAS se-Karesidenan Kediri atau yang mewakili, Kepala Kemenag Kabupaten Tulungagung, serta perwakilan mustahik penerima manfaat. BMD merupakan program penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berfokus pada layanan keuangan mikro bagi para mustahik pelaku usaha mikro dalam bentuk pembiayaan permodalan tanpa bunga serta pendampingan usaha. Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS RI Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani mengatakan, dengan hadirnya BMD, diharapkan para mustahik di Tulungagung dapat lebih mandiri secara ekonomi melalui pendampingan serta pembiayaan yang diberikan. "BMD merupakan program unggulan BAZNAS yang telah sukses membantu ribuan pelaku usaha mikro di berbagai daerah. Program ini mengusung konsep pembiayaan tanpa bunga (qardhul hasan) sehingga memudahkan para mustahik untuk mengembangkan usahanya tanpa terbebani oleh cicilan yang memberatkan," ujar Nur Chamdani. Zakat yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dengan database Muzaki (pemberi zakat) dan Mustahik (penerima zakat) yang sudah terdata serta membuat BAZNAS mampu menyalurkan bantuan dengan lebih tepat sasaran. Selain itu, BAZNAS juga memberikan berbagai program sebagai bekal kepada penerima manfaat, termasuk untuk persiapan masuk perguruan tinggi, sebagai langkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan. Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP. mengatakan, BMD merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan dan membantu masyarakat dalam bidang ekonomi. “BMD hadir untuk memberikan layanan permodalan dan pengembangan usaha bagi para mustahik pelaku usaha mikro. Melalui program ini juga, para mustahik dapat diberikan pinjaman modal tanpa bunga dan tanpa jaminan. ” ujar Wachid. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga terus memperkuat dukungannya terhadap pemberdayaan usaha mikro. Hingga saat ini, dana hampir Rp 200 juta telah diberikan, dimana sebagian besar dana disalurkan untuk mendukung kegiatan seperti program car free day dan berbagai usaha kecil lainnya di Tulungagung. “Di masa mendatang, kami berencana mendirikan Micro Finance Institute, yaitu sebuah pusat kajian yang berfokus pada pemberdayaan dan peningkatan usaha-usaha mikro. Kami ingin menjadikan tempat ini sebagai pusat peningkatan kapasitas usaha mikro, yang tentunya akan kami dukung dengan kolaborasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kampus-kampus di Tulungagung,” ungkap Abdul Wachid, Plt Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Melalui langkah ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen tidak hanya sebagai lembaga penyalur dana, tetapi juga sebagai mitra pendamping bagi para pelaku usaha mikro untuk mencapai kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Saat ini, terdapat 25 titik BMD di seluruh Indonesia yang tersebar di 17 provinsi, dengan BMD Tulungagung sebagai titik keempat di Jawa Timur, setelah BMD Sawojajar di Malang, BMD Sampang, dan BMD Ponorogo. Pimpinan BAZNAS RI, Kol. CAJ (Purn) Nur Chamdani mengatakan, "melalui BMD, berharap mampu menyediakan solusi pembiayaan syariah bagi pelaku usaha mikro, membantu mereka dalam mengembangkan usaha dan menuju kemandirian ekonomi". Program ini menjadi salah satu langkah BAZNAS dalam menyejahterakan Mustahik (penerima zakat) di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program-program BAZNAS, termasuk BMD. Mengingat, progam BMD ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. “Kami pasti akan mendukung untuk kemanfaatan sosial masyarakat, membantu mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan melalui pendidikan". ujar Heru, Pj Bupati Tulungagung. Sementara itu, Ketua BAZNAS Prov. Jawa Timur, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa berharap dengan adanya BMD Tulungagung akan terbentuk ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan mandiri di kalangan mustahik. “Kami optimis, program ini akan mampu mengurangi angka kemiskinan dan ketergantungan masyarakat pada bantuan sosial. Dengan menjadi pelaku usaha yang mandiri, para mustahik dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah," tambah Ali.
BERITA15/11/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Modal Usaha untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik
BAZNAS Tulungagung Salurkan Modal Usaha untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik
Tulungagung - BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Tulungagung secara rutin memberikan bantuan modal usaha kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama yang terdaftar sebagai mustahik (penerima zakat). Bantuan kali ini diberikan kepada 20 penerima dengan masing-masing penerima mendapatkan Rp. 1.500.000,- di wilayah kecamatan Besuki. (12/11/24) Program ini dirancang untuk membantu para mustahik, yaitu masyarakat penerima zakat, agar dapat mandiri secara ekonomi dengan mengembangkan usaha yang berkelanjutan. “Program modal usaha ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan. Kami berharap dengan adanya bantuan ini, para mustahik dapat menjalankan usaha mereka dengan lebih stabil dan memberikan dampak ekonomi positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Wachid, Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung. Para penerima manfaat merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Mereka berharap agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan menjadi sumber penghidupan yang layak untuk keluarganya. “Alhamdulillah, terima kasih BAZNAS dan para muzaki yang telah membantu usaha saya dan keluarga, semoga kedepannya usaha saya dapat berkembang dan menjadi sumber penghidupan kami,” ujar Sulis, salah satu penerima manfaat. Program modal usaha BAZNAS ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru di tingkat lokal, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dengan adanya program modal usaha ini, BAZNAS Tulungagung membuktikan komitmennya dalam mendukung mustahik agar tidak hanya menjadi penerima zakat, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.
BERITA12/11/2024 | BAZNAS Tulungagung
13 Penyandang Disabilitas Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Tulungagung
13 Penyandang Disabilitas Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Tulungagung
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan dana zakat, infak, dan sedekah kepada 13 penyandang disabilitas di Kantor BAZNAS Kabupten Tulungagung. Setiap penerima mendapatkan bantuan modal usaha senilai Rp 1.500.000, yang diharapkan dapat menjadi modal awal dalam mengembangkan usaha mandiri.(29/10/2024) Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP. menyampaikan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen BAZNAS Tulungagung untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan ekonomi. "Kami berharap bantuan ini dapat menjadi stimulus yang mendorong para penerima untuk terus semangat dan mandiri secara finansial. BAZNAS selalu berusaha hadir untuk mendukung kelompok masyarakat yang rentan, termasuk saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik," ujar Abdul. Bantuan ini, berasal dari pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung dari para muzakki. Menurutnya, kolaborasi dan kepedulian masyarakat dalam memberikan zakat dan infak sangat berperan penting dalam terlaksananya kegiatan ini. Kepala Bagian Pendistribusian BAZNAS Tulungagung, Ahmad Saifudin, juga menambahkan bahwa penyaluran bantuan untuk penyandang disabilitas ini dilakukan dengan penuh perencanaan agar bisa tepat sasaran. "Kami telah melakukan asesmen kepada setiap penerima bantuan untuk memastikan bahwa mereka benar-benar membutuhkan dan siap untuk menjalankan usaha. Kami juga akan terus memantau perkembangan usaha mereka agar bantuan ini tepat guna," jelas Ahmad. Salah satu penerima bantuan, Anto, seorang penyandang disabilitas yang sudah merintis usaha kecil-kecilan, mengaku sangat terbantu dengan bantuan modal dari BAZNAS. "Modal ini akan saya gunakan untuk menambah stok barang dagangan. Terima kasih kepada BAZNAS dan para muzakki dan munfik yang sudah peduli kepada kami," ungkapnya. Program pemberian bantuan modal usaha ini diharapkan dapat berlanjut pada tahun-tahun mendatang dan mampu menjangkau lebih banyak penyandang disabilitas maupun kelompok masyarakat lain yang membutuhkan.
BERITA30/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Pelatihan Digitalpreneur " Content Marketing"
Pelatihan Digitalpreneur " Content Marketing"
Tulungagung - Sebanyak 27 santri dari berbagai pondok pesantren di Tulungagung mengikuti pelatihan "Santri Digitalpreneur: Content Marketing" yang diselenggarakan oleh BAZNAS Tulungagung pada Senin 28 Oktober 2024. Pelatihan ini bertemakan “Digdaya Santri, Mandiri Ekonomi”, mengusung visi memberdayakan santri dengan keterampilan pemasaran digital untuk mendukung kemandirian ekonomi. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pimpinan BAZNAS Tulungagung, Kabag Kesra, dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tulungagung. Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS Tulungagung menegaskan pentingnya peran santri di era digital untuk membangun kemandirian ekonomi. “Kami ingin para santri memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu berdaya secara ekonomi dengan bekal keterampilan digital,” ujarnya. Pelatihan ini menghadirkan dua pemateri utama, yakni ahli manajemen media sosial dan praktisi content marketing, yang berbagi wawasan tentang teknik pemasaran digital, pengelolaan media sosial, serta strategi untuk menciptakan konten yang menarik. Dalam sesi pertama, pemateri manajemen sosial media menekankan pentingnya memahami karakteristik masing-masing platform digital. “Konten yang dibuat harus sesuai dengan audiens target dan karakter platform. Instagram, TikTok, dan YouTube punya pendekatan yang berbeda, dan kita harus tahu cara memaksimalkannya,” jelas Khadziqun Nuha. Di sesi berikutnya, pemateri content marketing memberikan panduan praktis tentang bagaimana menciptakan konten menarik yang mampu meningkatkan jangkauan pemasaran. “Konten yang kreatif dan autentik akan lebih mudah menarik perhatian audiens. Santri harus mampu membuat konten yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga menyampaikan pesan yang jelas dan bernilai,” jelas Agung Hartadi. Antusiasme terlihat dari para peserta yang aktif berdiskusi dan mencoba berbagai teknik pemasaran digital yang diajarkan. Salah satu santri peserta pelatihan menyampaikan harapannya agar keterampilan ini bisa membuka peluang usaha baru di bidang digital. Acara ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan santri yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga berdaya saing di dunia digital dan ekonomi.
BERITA28/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Harapan Baru di Tengah Puing: BAZNAS Tulungagung bersama PJ Bupati Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Mbah Konah
Harapan Baru di Tengah Puing: BAZNAS Tulungagung bersama PJ Bupati Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Mbah Konah
Tulungagung - BAZNAS Tulungagung bersama PJ Bupati Tulungagung telah menyalurkan bantuan bedah rumah senilai Rp 12.500.000 kepada Mbah Konah, korban kebakaran yang tinggal di Dusun Cluwok, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu. Jum'at (18/10/2024). Kejadian kebakaran ini terjadi pada Hari Selasa, 15 Oktober 2024 sekitar pukul 00.30 WIB. Kebakaran yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada magicom telah menghanguskan seluruh isi rumah dan hanya menyisakan tembok rumah saja. Kebakaran cukup mengejutkan korban karena dalam hitungan menit, api melalap begitu cepat dan menghanguskan seluruh harta benda yang dimilikinya. Tidak ada yang tersisa kecuali puing-puing yang hanya menyisakan kenangan di balik reruntuhan rumah yang sederhana. PJ Bupati Tulungagung, Heru Suseno menyampaikan dukungan dan empatinya dalam pemberian bantuan ini. "Bantuan ini diserahkan sebagai bentuk rasa empati dari diri saya sendiri sekaligus pemerintah daerah, dan diharapkan bisa bermanfaat serta meringankan beban korban yang tertimpa musibah kebakaran rumah ini." Ujar beliau. Melihat kondisi Mbah Konah yang memprihatinkan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bergerak cepat merespon kejadian ini. BAZNAS Kabupaten Tulungagung memberikan bantuan berupa bedah rumah dengan harapan dapat mengurangi sedikit beban yang ditanggung Mbah Konah. Dengan bantuan ini diharapkan rumah Mbah Konah dapat segera diperbaiki dan kembali menjadi tempat yang aman serta nyaman bagi Mbah Konah tinggal. "Harapannya semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi Mbah Konah, agar segera memiliki tempat tinggal yang layak kembali, dan semoga dapat meringankan beban korban." Ujar Wachid, Plt Ketua BAZNAS Tulungagung.
BERITA18/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.

Lihat Daftar Rekening →