WhatsApp Icon
Dari Dapur Sederhana : Kisah Keteguhan Radzel Catering Bersama Bantuan Pembiayaan BMD

Tulungagung - Di tengah dinamika usaha kecil yang kerap naik turun, Susanti (51), pemilik Radzel Catering, membuktikan bahwa ketekunan dan kejujuran mampu menjaga api wirausaha tetap menyala. Usaha rumahan yang ia rintis sejak 1996 ini berlokasi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Karangrejo, dan hingga kini masih konsisten melayani kebutuhan pangan masyarakat sekitar.

Radzel Catering memproduksi beragam produk, mulai dari kue kering, kue basah, jamu tradisional, nasi kotak, hingga minuman soya. Produksi dilakukan secara mandiri dari rumah, sementara pemasarannya mengandalkan jaringan offline dan online. Secara offline, produk Radzel Catering banyak digunakan untuk kegiatan Posyandu, puskesmas, kader PMT balita, serta berbagai acara desa. Hal ini tidak lepas dari peran aktif Susanti sebagai kader BKKBN, yang membuat produknya dikenal luas di kalangan komunitas dan kegiatan sosial.

Selain itu, Susanti juga rutin berjualan di kegiatan Car Free Day Alun-Alun Tulungagung setiap hari Minggu, yang menjadi salah satu etalase penting bagi produknya untuk menjangkau konsumen baru. Untuk pemasaran harian, Radzel Catering telah masuk ke satu kantin serta dua warung yang menjual kue, jus buah, dan produk lainnya. 

Layanan pemesanan online dan pesan antar pun tersedia, khususnya untuk wilayah Karangrejo dan sekitarnya.Dalam sebulan, omzet Radzel Catering berkisar antara Rp1 juta hingga Rp2 juta, dengan laba bersih di atas 50 persen. Meski demikian, perjalanan usaha tidak selalu mulus. Susanti mengakui bahwa tantangan terbesar adalah fluktuasi pesanan. Namun, ia memilih untuk tetap semangat, meskipun order yang masuk terkadang kecil.

“Prinsip saya sederhana: jujur, tekun, dan merawat pelanggan,” ujarnya. Prinsip inilah yang membuat pelanggan tetap setia, meski persaingan usaha kuliner semakin ketat.

Untuk mendukung keberlanjutan usahanya, Susanti juga mendapatkan pembiayaan dari Baznas Microfinance Desa Tulungagung. Pada tahap pertama, yang diterima akhir November 2024, ia memperoleh modal sebesar Rp1,8 juta yang digunakan untuk membeli bahan baku. Saat ini, ia kembali mengajukan pembiayaan tahap kedua pada November 2025 sebesar Rp2 juta, yang juga akan dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan bahan baku dan pesanan produk.Tak hanya itu, Radzel Catering kini telah ditunjang dengan sertifikasi halal, yang menjadi modal penting untuk memperluas pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Ke depan, Susanti berharap dapat memiliki outlet sendiri.

Dari dapur sederhana di Desa Tulungrejo, Radzel Catering menjadi bukti bahwa usaha kecil dengan manajemen yang jujur, konsisten, dan dekat dengan masyarakat mampu bertahan puluhan tahun bahkan terus bersiap untuk melangkah lebih jauh.

14/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Melalui Zakat Umat, BAZNAS Menjadi Penopang Hidup Nenek Mukir Hingga Akhir Hayat

Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan biaya hidup kepada lansia fakir miskin. Kali ini, bantuan diberikan kepada Mbah Mukir, warga Desa Tenggong, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, yang hidup sebatang kara di usia lanjut.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program Kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat rentan, khususnya lansia yang tidak memiliki penghasilan tetap maupun pendamping keluarga.

Program bantuan biaya hidup ini menjadi salah satu kegiatan berkelanjutan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang difokuskan pada warga dhuafa sebatang kara. Melalui program ini, BAZNAS berkomitmen memastikan dana zakat yang dihimpun dapat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik.

Mbah Mukir diketahui telah lama menjalani kehidupan seorang diri. Meskipun anaknya sesekali datang menjenguk, sebagian besar kebutuhan dan aktivitas sehari-hari dijalani secara mandiri. Faktor usia yang semakin lanjut menyebabkan kondisi kesehatannya kerap menurun. Dalam keseharian, dukungan sosial masih terjalin melalui kepedulian beberapa tetangga yang sesekali memberikan perhatian.

“Alhamdulillah, mugi-mugi pinaring sukses, sehat kanggo kabeh, lan barokah. Mugi BAZNAS tambah barokah,” tutur Mbah Mukir dengan penuh syukur.

Kepala dusun setempat menyampaikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi lansia yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian bersama.

Sementara itu, relawan binaan BAZNAS Kabupaten Tulungagung menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program bantuan biaya hidup fakir miskin sebatang kara yang tidak hanya menyasar aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan kondisi sosial penerima manfaat. Dalam penyaluran bantuan, relawan turut memberikan pendampingan moril serta memastikan bantuan diterima langsung oleh yang bersangkutan.

BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan aktif membantu sesama dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, guna menghadirkan harapan dan solusi berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.

13/01/2026 | Kontributor: Humas BASNAZ Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Konsisten Cetak Sarjana Lewat Program SKSS Selama Sembilan Tahun

Tulungagung - Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan terus diwujudkan secara nyata melalui Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Program beasiswa strata 1 (S1) ini telah berjalan selama sembilan tahun dan menjadi harapan besar bagi keluarga kurang mampu agar memiliki setidaknya satu anggota keluarga bergelar sarjana.

Setiap tahunnya, Program SKSS menjaring 20 mahasiswa terpilih untuk menempuh pendidikan S1 di lima perguruan tinggi di Kabupaten Tulungagung, dengan pilihan jurusan yang beragam sesuai minat dan bakat masing-masing peserta. Beasiswa ini mencakup bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp 2.000.000,- per mahasiswa selama empat tahun.

Tidak hanya memberikan dukungan finansial, BAZNAS Tulungagung juga menekankan pentingnya pembinaan non-akademik. Para penerima beasiswa dibekali dengan pembentukan karakter, penguatan nilai integritas, semangat kepedulian sosial, serta wawasan kehidupan nyata, agar kelak mampu menjadi pribadi yang mandiri dan berkontribusi bagi masyarakat.

Hingga saat ini, Program SKSS telah mencatatkan capaian yang membanggakan. Sebanyak 156 mahasiswa telah menerima manfaat beasiswa, dengan 89 mahasiswa telah lulus dan menyandang gelar sarjana, sementara 67 mahasiswa lainnya masih aktif menjalani perkuliahan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menegaskan bahwa Program SKSS harus benar-benar tepat sasaran. Oleh karena itu, proses seleksi dilakukan secara ketat dan berlapis.

“Beasiswa SKSS ini harus tepat sasaran. Proses seleksi berlapis kami lakukan agar benar-benar mendapatkan generasi muda yang berdaya saing, berintegritas, dan siap menjadi agen perubahan bagi keluarga maupun masyarakat sekitar. Seleksi ini bukan sekadar formalitas, tetapi penentu masa depan penerima beasiswa,” tegasnya.

Seleksi Program SKSS dimulai dari seleksi administrasi, dilanjutkan dengan survei lapangan untuk memastikan kondisi ekonomi keluarga calon penerima. Tahap berikutnya adalah tes tulis, dan diakhiri dengan tes wawancara guna menggali motivasi, komitmen, serta kesiapan peserta dalam menempuh pendidikan tinggi.

Dalam rangka menjaga fokus dan keberhasilan studi, BAZNAS Tulungagung juga menetapkan komitmen khusus bagi para penerima beasiswa.

“Selama masa studi, penerima beasiswa SKSS tidak diperkenankan untuk menikah terlebih dahulu. Hal ini agar mereka bisa fokus pada perkuliahan, menyelesaikan studi tepat waktu, dan kelak menjadi sarjana yang membanggakan keluarga,” tambah Suyadi.

Melalui Program SKSS, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat untuk mengangkat derajat keluarga serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Program ini menjadi bukti bahwa zakat, jika dikelola dengan tepat, mampu menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan umat.

12/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Hadirkan Hunian Layak bagi Mustahik, BAZNAS Tulungagung Gelontorkan Rp249,5 Juta untuk 20 Penerima

Tulungagung - Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau Rumah Layak Huni (RLH) menjadi wujud nyata komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung dalam menghadirkan hunian layak bagi keluarga kurang mampu. Melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), program ini diarahkan untuk meningkatkan taraf hidup mustahik dengan menyediakan tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman.

Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kabupaten Tulungagung telah menyalurkan bantuan program RTLH/RLH kepada 15 penerima manfaat dengan total nilai mencapai Rp149.500.000,-. Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga yang rumahnya berada dalam kondisi tidak layak huni dan membutuhkan perbaikan mendesak demi keselamatan serta kelayakan tempat tinggal.

Tak hanya itu, BAZNAS Tulungagung juga berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam memperluas jangkauan program. Melalui sinergi tersebut, bantuan RTLH/RLH kembali disalurkan kepada 5 penerima manfaat tambahan dengan total nilai sebesar Rp100.000.000,-.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menegaskan bahwa program bedah rumah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam pengelolaan dana umat. “Program ini bukan sekadar membangun dinding dan atap, tetapi membangun kembali rasa aman, harapan, dan martabat keluarga mustahik. Kami ingin zakat benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan utama program RTLH/RLH adalah meningkatkan kualitas hidup mustahik melalui hunian yang layak, sekaligus mendukung kesehatan, keselamatan, dan ketenangan psikologis keluarga penerima manfaat. Dengan tempat tinggal yang lebih baik, keluarga diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih produktif dan bermartabat.

Drs. H. Suyadi, MM. juga menambahkan bahwa sinergi dengan berbagai pihak akan terus diperkuat agar manfaat ZIS dapat menjangkau lebih luas. “Kami berharap dukungan dan partisipasi masyarakat terus meningkat sehingga program-program kemaslahatan seperti ini dapat berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tulungagung,” pungkasnya.

Melalui program RTLH/RLH ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menegaskan bahwa dana ZIS tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program pemberdayaan yang berdampak langsung dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

09/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah, BAZNAS Tulungagung Alokasikan Rp415,5 Juta untuk Usaha Warga

Tulungagung - Keterbatasan ekonomi masih menjadi persoalan yang dihadapi sebagian masyarakat rentan di Kabupaten Tulungagung. Tekanan ekonomi yang berkepanjangan kerap menimbulkan rasa khawatir dan kebingungan, terutama bagi keluarga yang menggantungkan hidup pada sektor informal. Kondisi ini diperparah dengan keterbatasan lapangan kerja yang berdampak pada menurunnya taraf kesejahteraan keluarga.

Di tengah situasi tersebut, masyarakat dituntut untuk bekerja lebih keras serta mampu menghadirkan inovasi demi memperbaiki kondisi ekonomi. Namun, upaya tersebut tidak selalu berjalan mudah. Keterbatasan modal usaha, minimnya akses informasi, kurangnya keterampilan, serta terbatasnya akses pasar masih menjadi hambatan utama bagi para pejuang nafkah di Kabupaten Tulungagung.

Menjawab tantangan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melalui Program Pemberdayaan Ekonomi terus berupaya memberikan solusi nyata bagi masyarakat agar mampu mandiri dan memiliki taraf perekonomian yang lebih baik. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kabupaten Tulungagung telah menyalurkan bantuan modal usaha kepada 318 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Tulungagung, dengan total dana yang disalurkan sebesar Rp415.500.000.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa modal pengembangan usaha, tetapi juga disertai pendampingan intensif. BAZNAS Tulungagung secara berkala melakukan monitoring untuk memastikan usaha yang dijalankan penerima manfaat tetap berjalan dan mengalami perkembangan. Bahkan, bagi penerima manfaat yang usahanya terbukti tumbuh secara positif, BAZNAS memberikan dukungan lanjutan berupa bantuan tahap kedua hingga tahap ketiga sebagai bentuk apresiasi dan penguatan keberlanjutan usaha.

Tak hanya berfokus pada aspek ekonomi, BAZNAS Tulungagung juga memberikan pendampingan spiritual kepada para penerima manfaat. Melalui program sedekah subuh Rp2.000 setiap hari, para mustahik diajak untuk menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial. Langkah ini diharapkan mampu membentuk pribadi yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga dermawan dan berdaya bagi lingkungan sekitarnya.

Melalui pendekatan pemberdayaan yang menyeluruh baik secara ekonomi maupun sosial, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen menghadirkan program yang berkelanjutan dan berdampak nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di Kabupaten Tulungagung.

08/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Terbaru

Program Pendayagunaan: BAZNAS Tulungagung Lakukan Monitoring dan Evaluasi
Program Pendayagunaan: BAZNAS Tulungagung Lakukan Monitoring dan Evaluasi
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten tulungagung melaksanakan monitoring dan evaluasi (MONEV) kepada penerima manfaat (mustahik) yang tergabung dalam Program Bantuan Modal Usaha. Selain memantau perkembangan usaha, monitoring ini juga memperkuat hubungan antara peserta program, sehingga mereka bisa saling memberikan solusi dan mendapatkan masukan dari pendamping atau peserta lainnya.(16/07/2024) Wakil Ketua Bidang Pendayagunaan, H. Abdul Wachid, S.IP menjelaskan bahwa Program Ekonomi yang ada di BAZNAS Kabupaten Tulungagung bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Tulungagung dan memberdayakan pelaku usaha kecil menengah ke bawah dengan cara memberikan tambahan modal agar usaha yang mereka geluti dapat terus berkembang. Setiap bulannya, BAZNAS Kabupaten Tulungagung melakukan evaluasi untuk memantau perkembangan usaha para pelaku usaha dan memberikan masukan kepada sesama pengusaha. “Program Ekonomi ini diharapkan mampu memperbaiki ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan mereka, para pelaku usaha ini diberikan tambahan modal dan pendampingan agar usaha yang mereka miliki bisa berkembang dan yang terpenting mereka terbebas dari jeratan rentenir." Ujar Abdul Contoh nyata dari manfaat program ini adalah Anik, seorang penerima manfaat dalam Program Bantuan Modal Usaha. Sebelum mengenal dan mendapatkan bantuan dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung, kondisi warungnya sangat sederhana. “Kondisi dulu dan sekarang tentu sangat jauh berbeda, kalau dulu produk yang saya jual tidak begitu lengkap, terlebih warung kecil yang saya memiliki juga kalah bersaing dengan warung-warung besar yang menjual banyak produk dan tentunya sangat lengkap, berbeda dengan sekarang setelah saya mendapatkan modal dari BAZNAS Tulungagung warung saya semakin baik dan barang yang saya jual juga lengkap sehingga bisa bersaing dipasaran" ungkap Anik Bahkan, sekarang ia bisa berinovasi dengan memberikan pelayanan jasa antar ketika konsumen berbelanja di warungnya. Semoga program ini terus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Tulungagung.
BERITA15/07/2024 | BAZNAS Tulungagung
Ratusan Lansia Sebatangkara Berbahagia: BAZNAS Tulungagung Beri Bantuan Biaya Hidup
Ratusan Lansia Sebatangkara Berbahagia: BAZNAS Tulungagung Beri Bantuan Biaya Hidup
Sebanyak 208 orang fakir miskin yang hidup sebatangkara dari seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung sudah menerima program bantuan biaya hidup dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung. Bantuan biaya hidup ini diberikan secara berkelanjutan setiap bulan dengan besaran 300 ribu rupiah bagi fakir miskin yang belum terjangkau oleh Dinas Sosial. Kepala Staff Bagian Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Tulungagung Ahmad Saifudin mengatakan program bantuan biaya hidup bagi fakir sebatangkara ini bertujuan untuk merealisasikan hak fakir sesuai dengan ketentuan syariat. Anggaran dari program ini berasal dari dana zakat dan infaq yang disalurkan oleh ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. “Harapannya dengan adanya bantuan biaya hidup ini masyarakat yang hidup sebatangkara tidak lagi harus menunggu pemberian tetangga untuk makan karena sudah bisa mengelola sendiri keuangan yang didapatnya untuk biaya hidup sehari-hari,” harapnya. Menurut Ahmad, untuk bantuan biaya hidup ini diberikan kepada mustahik yang hidupnya sebatang kara, terlebih tidak mempunyai keturunan dan anak serta untuk makan sehari-hari masih menunggu bantuan dari tetangga sekitar. Ahmad menambahkan, bantuan biaya hidup bagi mustahik yang hidupnya sebatangkara ini diharapkan bisa digunakan untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari. “Semua ini tidak terlepas dari peranan para ASN, PNS dan muzaki lainnya yang menyalurkan zakat dan infaqnya di BAZNAS Kabupaten Tulungagung,” tambahnya. Oleh sebab itu, Ahamad menegaskan BAZNAS Tulungagung akan terus meningkatkan kerjasama dengan Pemkab Tulungagung dalam pengumpulan dan pendistribusian dana zakat, infak dan sedekah. Sebab, ZIS yang dibayarkan akan kembali diputar untuk membantu masyarakat Tulungagung lain yang membutuhkan bantuan, guna meningkatkan kesejahteraan hidup. "Mudah-mudahan bantuan ini memberikan manfaat bagi mereka dan meringkankan kehidupannya sehari-hari dengan harapan kesejahteraan masyarakat benar-benar bisa terwujud, khususnya di wilayah Kabupaten Tulungagung" ungkap Ahmad.
BERITA11/07/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi: Puluhan Warga Terbantu
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi: Puluhan Warga Terbantu
BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan sanitasi secara simbolis di Desa Sukowiyono, Kec. Karangrejo. Selasa (09/07/24) Penerima manfaat sendiri merupakan masyarakat kurang mampu yang berdasarkan survei sebelumnya yang layak dan membutuhkan fasilitas sanitasi. Sementara, terdapat 4 kecamatan dengan total 30 orang yang sudah menerima bantuan ini, yaitu: Karangrejo (5), Ngantru (15), Kedungwaru (5), dan Rejotangan (5). Masing-masing orang mendapatkan bantuan senilai Rp. 5.000.000,- Pemberian bantuan ini merupakan upaya BAZNAS untuk mewujudkan perilaku higienis di masyarakat melalui pendekatan program bantuan Sanitasi ini agar angka orang yang tertular penyakit akibat sanitasi yang buruk dapat menurun. Wakil Ketua I BAZNAS Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP., mengatakan tujuan program ini adalah untuk mencegah masyarakat ODF (Open Defecation Fee) atau stop buang air besar sembarang. “Program ini kami adakan dengan tujuan ODF, mencegah dan meminimalisir adanya masyarakat yang buang air besar sembarang karena kebersihan lingkungan itu sangat mempengaruhi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat harus berbudaya hidup bersih dan sehat agar selalu terhindar dari berbagai penyakit.” Ujar Wachid. Semoga program ini bisa terus terlaksana secara tepat sasaran, tepat manfaat, tepat waktu dan tepat mutu guna dengan memberikan sanitasi yang layak kepada masyarakat yang membutuhkan. Dan semoga budaya hidup bersih dan sehat pun dapat terwujud.
BERITA09/07/2024 | BAZNAS Tulungagung
Optimalisasi Rencana Program, BAZNAS Kabupaten Tulungagung Gelar FGD
Optimalisasi Rencana Program, BAZNAS Kabupaten Tulungagung Gelar FGD
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Bagian Kesejahteraan MAsyarakat Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang bertempat di ruang pertemuan Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung.(3/7/24) Focus Group Discussion (FGD) ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. FGD ini diadakan untuk menyelaraskan dan menyinkronkan program BAZNAS Kabupaten Tulungagung dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam rangka mempercepat penghapusan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. H. Abdul Wachid, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, menyatakan bahwa FGD ini adalah kolaborasi yang bertujuan mempercepat penghapusan kemiskinan dan mengoptimalkan pendayaguanaan dana ZIS. Hal ini sesuai dengan salah satu visi BAZNAS Kabupaten Tulungagung yaitu mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan umat, dan mengurangi kesenjangan sosial di Kabupaten Tulungagung. Dalam rangkaian acara FGD, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan poin-poin Rencana Strategis Program Baznas yang diharapkan dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dari berbagai aspek. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan program melalui beberapa program strategis. Kepala BAPPEDA Kabupaten Tulungagung menekankan pentingnya kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi dan sinkronisasi program-program pemerintah. Beliau juga mengatakan bahwa selama ini kerja sama antara Pemerintah dengan BAZNAS Kabupaten Tulungagung sudah ada peningkatan, diharapan kedepannya ada peningkatan lagi. Di akhir acara, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap agar masyarakat penerima manfaat yang terpilih mendapatkan bantuan agar bisa menjadi munfik/muzakki “Dengan adanya program-program pendayagunaan ini diharapkan masyarakat terbebas dari jeratan pinjol/rentenir dan bisa menjadi munfik/muzakki di BAZNAS Kabupaten Tulungagung” ujar Wachid.
BERITA03/07/2024 | BAZNAS Tulungagung
Perkuat BTB: BAZNAS Tulungagung Hadiri Rakor Pembentukan TRC TB Kab. Tulungagung
Perkuat BTB: BAZNAS Tulungagung Hadiri Rakor Pembentukan TRC TB Kab. Tulungagung
Tulungagung - M. Fathul Manan, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung menghadiri Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Kabupatem Tulungagung. Rapat yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung dan dihadiri oleh instansi terkait Kabupaten Tulungagung tersebut bertempat di Ruang Prajamukti Kantor Bupati Jl. A. Yani Timur No. 37 Tulungagung, Rabu (26/6/2024). “TRC adalah tim terpadu yang melakukan tindakan segera setelah adanya informasi awal kejadian atau ancaman bencana yang sesegera mungkin bergerak ke lokasi bencana untuk memberikan pelayanan bagi korban," ujar Robinson, Kepala BPBD Kab. Tulungagung Robinson juga mengungkapkan dalam melaksanakan penanganan kebencanaan secara luas, BPBD tidak mungkin bekerja sendiri. Untuk itu perlu sinergisitas lintas sektor bersama instansi terkait dalam upaya melakukan penanganan pada saat terjadi bencana. TRC PB Kabupaten mempunyai tugas melakukan penanganan awal kedaruratan bencana berupa penyelamatan dan evakuasi korban, Pemenuhan kebutuhan dasar dan pemulihan fungsi prasarana dan sarana vital, Melaporkan hasil kegiatan sebagai bahan pertimbangan pemerintah kabupaten dalam pengambilan keputusan tindakan pendampingan lebih lanjut, dan Membantu aktivitas sistem komando penanganan darurat bencana di wilayah terdampak. “Setelah rakor ini Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Tulungagung diharapkan bisa turut andil tim TRC PB Kabupaten Tulungagung, sehingga apabila sewaktu-waktu terjadi bencana alam, BTB langsung siap tanggap” Tegas Fathul, Kapala Pelaksana BAZNAS Kabupten Tulungagung. "Sesuai pembagian tugas, Tim BTB BAZNAS Tulungagung diberi amanah sebagai tim TRC di bidang ekonomi salah satu tugasnya menganalisis awal kerugian ekonomi akibat bencana" Tambah Fathul.
BERITA26/06/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Kesehatan: Alat Bantu Dengar
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Kesehatan: Alat Bantu Dengar
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan alat bantu dengar kepada Eka Rahayu Ning Tyas langsung di RSUD Dr. Iskak Tulungagung dan didampingi oleh pihak rumah sakit dengan total senilai Rp. 9.520.000,-. (25/06/2024) Eka Rahayu Ning Tyas, balita yang mengalami gangguan pendengaran. Dengan adanya bantuan alat dengar ini, diharapkan Eka dapat mendengarkan dengan jelas kembali dan bisa bahagia selalu seperti sebelumnya. “Kami berharap semoga bantuan ini dapat membantu keluarga ibuk dan bermanfaat bagi adek Eka. Semoga kedepannya adek Eka dapat mendengarkan kembali khalayak orang pada umumnya,” Ujar Wachid, Wakil Ketua I BAZNAS Tulungagung. “Saya sangat berterima kasih banyak kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung atas bantuannya ini, saya merasa terharu dan bahagia atas apa yang diberikan, semoga BAZNAS makin sukses selalu supaya bisa membantu banyak orang kedepannya, Aamiin.” Ujar Hadi, Bapak anak penderita gangguan pendengaran Alat bantu dengar menjadi kebutuhan utama dalam upaya mengurangi hambatan berkomunikasi yang dihadapi oleh Eka. Alat ini membantu seseorang yang memiliki gangguan pendengaran dengan memperkuat atau memperbesar suara sehingga membantu penggunanya untuk dapat mendengar lebih jelas.
BERITA25/06/2024 | BAZNAS Tulungagung
Jum'at Berkah: BAZNAS Tulungagung Buka Warung Gratis di Alon-Alon Tulungagung
Jum'at Berkah: BAZNAS Tulungagung Buka Warung Gratis di Alon-Alon Tulungagung
BAZNAS Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali membuka warung makan gratis dalam rangka menjemput keberkahan dihari Jum'at. Warung makan gratis kali ini dibuka dipusat kota, yakni Alon-Alon Tulungagung. (07/06/24) Warung makan gratis ini merupakan sebuah terobosan bagus bagi masyarakat yang diadakan di hari jum'at setiap dua bulan sekali dengan tempat yang berbeda-beda. Dengan adanya warung makan gratis ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu, dan tidak ada lagi orang yang kelaparan. Seperti yang kita ketahui, bahwa indahnya berbagi tak hanya untuk menjemput keberkahan saja, tetapi juga dapat menciptakan kebersamaan dan kebahagiaan. “Kebetulan sekali pagi ini saya jalan-jalan di Alon-Alon dan belum sarapan tapi untung ada BAZNAS yang berbagi makanan gratis. Saya sarapan pakai pecel dan rasanya enak sekali, apalagi ditambah momen kebersamaan ini. Terima kasih BAZNAS semoga berkah, panjang umur dan sukses terus,” Ujar Astri. Banyak masyarakat yang merasa senang dan terbantu dengan adanya program warung makan gratis ini. Banyak pula dari mereka yang ingin program ini terus berlanjut. “Habis ngantar anak sekolah, saya dipanggil mas-mas untuk makan gratis di warung BAZNAS ini. Alhamdulillah makanannya enak sekali, kalau bisa tiap Jum'at BAZNAS buka warung gratis ini dengan menu yang berbeda-beda. Terimakasih BAZNAS.” Ujar Dalin BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengucapkan terima kasih atas uluran tangan dari donatur yang telah berbagi kepada mereka yang membutuhkan bantuan. Semoga keberkahan selalu menyertai. ______________________ Bagi masyarkat yang ingin turut serta dalam program Jum’at Berkah bisa tranfser melalui Rekening Kemanusiaan Baznas Kabupaten Tulungagung Bank Jatim Syariah 7152271726, Bank Jatim 0152210022, BRI 011001030166530, BSI 7137892051, BPR 0101003333. Informasi lebih lanjut dapat menghubunig Whatsapp Center 0813-5717-0996
BERITA07/06/2024 | BAZNAS Tulungagung
Program Kesehatan: BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Untuk Bayi Kembar Siam
Program Kesehatan: BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Untuk Bayi Kembar Siam
BAZNAS Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung salurkan bantuan susu formula pada anak kembar siam warga kelurahan Kepatihan Kecamatan Tulungagung. Bantuan tersebut disalurkan secara simbolis oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Adbul Wachid, S.IP didampingi Kepala Puskesmas Desa Sembung beserta Forkopim Kecamatan Tulungagung dan bantuan diterima langsung oleh Yeni Dwi orang tua bayi Kembar siam, pada Kamis (6/6/24) Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengatakan bahwa bantuan yang diberikan pada anak kembar siam senilai 5,4 juta yang diwujudkan berupa susu formula untuk menunjang kesehatan bayi. “Bantuan susu formula ini digunakan untuk jangka waktu 6 bulan kedepan sampai proses operasi di lakukan, yang diperkirakan pada bulan Desember mendatang,” ujar beliau, Wakil Ketua I BAZNAS Tulungagung. Selain itu, kata Wakil Ketua BAZNAS, kedatanganya juga untuk melihat sejauh mana kesiapan dan kesehatan bayi kembar siam ini, menjelang dioperasi. Dikatakan beliau, disamping memberikan bantuan senilai 5,4 juta, beliau juga akan membantu menggalang dana melalui sedekah online dengan mengajak masyarakat untuk peduli dan memberikan sekedar infaknya kepada anak kembar siam demi kelancaran proses operasinya. Sementara itu, orang tua dari anak yang mengalami kembar siam Yeni Dwi merasa bersyukur atas kepedulian dan bantuan donasi yang diterimanya. “Kami suami istri orang tua bayi kembar ini, sangat berterimakasih karena telah diberikan bantuan donasi kepada anak kami,” ungkapnya
BERITA06/06/2024 | BAZNAS Tulungagung
Tingkatkan Kompetensi, BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading UPZ OPD
Tingkatkan Kompetensi, BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading UPZ OPD
BAZNAS Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung gelar acara upgrading dan pemantapan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam upaya peningkatan kompetensi dan pengoptimalan pengumpulan dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS). Kegiatan ini berlangsung diruang rapat Prajamukti, kantor Bupati Tulungagung. (03/06/24) Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Asisten I Setda, Unit Pengumpul Zakat Organisasi Pemerintah Daerah (UPZ OPD) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Kabupaten Tulungagung. Mengingat hukum zakat adalah wajib bagi yang mampu, maka upaya meningkatkan kesadaran zakat masyarakat memang harus kita perkuat, termasuk juga Unit Pengumpul Zakat tersebut. Sehingga perlu untuk dilakukan pemahaman kembali terkait ZIS, sekaligus peningkatan kompetensi dan pengoptimalan pengumpulan dan pendistribusian dana ZIS kepada mustahiq agar menjadi lebih mudah. “Kegiatan ini kami selenggarakan guna untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat. Terkhusus kepada Unit Pengumpul Zakat akan kami lakukan pengupgrad-an atau peningkatan kompetensi agar pendistribusian dana ZIS kepada masyarakat lebih optimal”, Ujar KH. Samsul Umam, M. Pd. I, Pimpinan BAZNAS Tulungagung. Kepada seluruh pengurus UPZ OPD dan UPZ Kecamatan, Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur berharap agar dapat mengikuti bimtek ini dengan serius dan semangat, sehingga kedepannya dapat lebih berdaya dan berhasil guna. “Saya mengharapkan kepada seluruh tamu undangan yang hadir ini dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan semangat agar apa yang menjadi tujuan dari zakat, infaq dan sedekah kedepannya dapat lebih berdaya dan berhasil guna sebagai salah satu solusi dalam mengatasi berbagai problematika kemiskinan dan kesenjangan sosial ditengah masyarakat. Dan perlu diketahui juga, bahwa BAZNAS itu lembaga pemerintah non struktural dibawah Bupati,” Ucap KH. Ali Maschan Moesa, M. Si, Pimpinan BAZNAS Jatim. PJ Bupati Tulungagung berharap dalam sambutannya yang diwakilkan oleh Asisten I Setda, untuk mengoptimalkan pengumpulan dana zakat, infaq, dan sedekah. “Jika kita mampu bersinergi, berkolaborasi, saling membantu dan terus berusaha dalam pengumpulan dan pemberdayaan zakat, tentu akan menjadi potensi besar pula dalam upaya kita mensejahterakan masyarakat melalui pemberdayaan zakat secara terstruktur, terarah dan sistematis. Jadi, saya minta kepada seluruh UPZ-UPZ untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat, infaq dan sedekah ke BAZNAS Tulungagung/setempat,” Ujar Agus Prijanto Utomo, S. E., Asisten I Setda.
BERITA03/06/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Serahkan Bantuan Becak: Gunakan Untuk Menafkahi Keluarga
BAZNAS Tulungagung Serahkan Bantuan Becak: Gunakan Untuk Menafkahi Keluarga
BAZNAS Tulungagung - Penyaluran bantuan dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung sangat dirasakan oleh Siswoyo, salah satu penerima bantuan alat usaha berupa becak dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung, warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Siswoyo merasa sangat senang sekali atas bantuan yang telah diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Beliau bisa memanfaatkan becak tersebut untuk bekerja sehari-hari mulai dari ngojek hingga untuk mencari barang bekas atau rosok. Turut prihatin setiap kali Siswoyo mencari barang bekas atau rosok hanya menggunakan sepedah ontel, dengan adanya bantuan berupa becak dirasa dapat membantu Siswoyo mengangkut rosok lebih banyak dan lebih produktif. Setelah pembelian becak, Siswoyo langsung pergi ke kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk mengucapkan rasa terima kasihnya. Siswoyo merasa sangat terbantu dan senang sekali atas bantuan yang telah diberikan kepadanya. “Alhamdulillah saya merasa senang sekali atas bantuan yang telah diberikan BAZNAS kepada keluarga kami. Sebagai rasa terima kasih saya, izinkan saya hari ini membantu membersihkan halaman BAZNAS dari sampah dan rumput-rumput yang ada”, Ujar Siswoyo. (27/05/2024) Seluruh staff dan relawan BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga turut bahagia dan senang atas terwujudnya bantuan pembelian becak kepada Siswoyo. “Saya turut bahagia atas apa yang terjadi, semoga pak Siswoyo sehat selalu dan ikhtiar dalam mencari rizki yang halal dan berkah, saya juga berharap semoga program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat kepada banyak orang”, ucap Tika, salah satu staff BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Diharapkan dengan bantuan alat usaha dari BAZNAS Tulungagung, semakin banyak mustahik yang bisa diberdayakan dan menerima manfaat dari program ini. Hal ini merupakan wujud pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat melalui BAZNAS demi menyejahterakan umat.
BERITA28/05/2024 | BAZNAS Tulungagung
Perolehan Zakat Fitrah BAZNAS Tulungagung meningkat 27,3%
Perolehan Zakat Fitrah BAZNAS Tulungagung meningkat 27,3%
Baznas Tulungagung - Bulan Ramadhan menjadi bulan yang penuh berkah bagi umat Islam di seluruh dunia. Semangat kebaikan dan kedermawanan tampak mewarnai kabupaten Tulungagung, terutama dalam pengumpulan zakat. Hal tersebut memberi dampak perolehan zakat fitrah dan fidyah di Kabupaten Tulungagung tahun ini hingga terkumpul sekitar 700 juta lebih. Jumlah tersebut merupakan perolehan zakat fitrah yang langsung disalurkan oleh muzaki melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung tanpa melalui UPZ. Berdasarkan dari hasil rekapan, BAZNAS Tulungagung berhasil menghimpun zakat fitrah dan fidyah sebesar Rp. 775. 940.000,- selama Ramadhan 1445 H. Angka ini meningkat dari Ramadhan tahun 2023 yang sebesar Rp. 593.792.400,-, jika di prosentasi sebesar 27,3 %. "Alhamdulillah, untuk Ramadhan hingga malam Idul Fitri 1443 H tahun ini, perolehan zakat fitrah meningkat 27 persen dari tahun sebelumnya," ujar Wakil Ketua I Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulungagung, H. Abdul Wachid. Wachid mengatakan, meskipun tergolong alami peningkatan, namun angka tersebut masih tergolong belum memenuhi target yang sudah ditentukan. Tapi, kalau melihat secara keseluruhan perolehan zakat tergolong mencapai 100 persen."Kalau untuk zakat fitrah masih belum memenuhi target, walaupun alami peningkatan mencapai 27 persen. Tapi kalau ditotal dengan keseluruhan zakat tentu saja kenaikanya mencapai 100 persen," katanya. Wachid mengungkapkan, adanya peningkatan perolehan zakat fitrah tahun ini bisa saja salah satunya ada perubahan strategi. Dimana tahun ini, setelah dibentuknya kantor digital jadi mempermudah pelayanan pembayaran zakat. "Dengan layanan tersebut tentu saja akan memudahkan muzaki dalam menunaikan zakat. Bisa diakses kapanpun dan dimanapun" ungkapnya. Pihaknya juga mengapresiasi tingkat kepercayaan masyarakat akan bayar zakat fitrah ke Baznas sangat tinggi, ditunjukan dengan adanya peningaktan perolehan zakat fitrah di tahun ini. Walaupun saat ini masih ada masyarakat yang membayar zakat fitrahnya ke lembaga-lembaga tertentu. "Kepercayaan masyarakat ke Baznas saat ini sangat tinggi. Makanya kami ingatkan sekali lagi ketika ingat zakat ingat Baznas. Begitu juga kami tengah melakukan perbaikan-perbaikan kedepanya," tambahnya.
BERITA26/04/2024 | BAZNAS Tulungagung
Santunan Yatim: Program OASE menjadi
Santunan Yatim: Program OASE menjadi
Tulungagung - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1445 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali msantuni anak yatim dengan program OASE (Orang Tua Asuh Sehari) dengan mengajak 11 anak untuk berbelanja kebutuhan lebaran di Bravo Supermarket, Tulungagung (28/03/2024). OASE menjadi salah satu program Ramadhan yang rutin diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung setiap tahun. Dalam kegiatan yang berlangsung penuh keceriaan ini, setiap anak yatim didampingi oleh seorang orang tua asuh selama berbelanja di Bravo supermarket, Tulungagung. "Program ini mengajak anak-anak yatim untuk berbelanja kebutuhan lebaran. Tentu program ini membuat kita terenyuh dan mengingatkan kita semua betapa pentingnya bersyukur kepada Allah SWT. Mudah-mudahan 11 anak yatim ini bisa memenuhi kebutuhannya secara maksimal” Ujar Tika Staff Baznas "Seru dan menyenangkan untuk anak-anak ya pastinya, dan semoga program ini terus bisa diistiqomahkan tapi dengan variasi mungkin nanti yang berbeda-beda ya, yang penting adalah menggembirakan anak-anak yatim", Ujar Aghil Staff Baznas Salah satu anak yatim peserta OASE, Bayu tampak menikmati ruangan ber ac tersebut dan mendapat berbagai produk mulai dari pakaian hingga perlengkapan lainnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung karena kini dirinya sudah memiliki sepatu dan baju baru. "Senang, tahun depan mau ikut lagi. Terima kasih BAZNAS sekarang aku sudah punya sepatu dan baju baru”, ujar Bayu.
BERITA28/03/2024 | BAZNAS Tulungagung
Semarak Ramadhan: SKSS Baznas Kabupaten Tulungagung Gelar Pondok Ramadhan di SD/SMP se-Kab. Tulungagung
Semarak Ramadhan: SKSS Baznas Kabupaten Tulungagung Gelar Pondok Ramadhan di SD/SMP se-Kab. Tulungagung
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan pondok Ramadhan SD/SMP dibeberapa wilayah di Kabupaten Tulungagung oleh mahasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini dilaksanakan beberapa hari selama bulan Ramadhan. Kebanyakan tempat yang menjadi sasaran dilakukannya pondok Ramadhan ini yaitu didaerah plosok pegunungan di Kabupaten Tulungagung. Diantaranya yaituSDN 1 Kalidawir dan SMPN 1 Sendang. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih para mahasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Baznas Kabupaten Tulungagung dalam mengajar anak didik dan untuk berbagi ilmu kepada siswa siswi sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, dan juga sekaligus sebagai bentuk pengabdian para mahasiswa SKSS Kabupaten Tulungagung. Staff BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Tulungagung, Ari Khotmil Mubarok selaku penanggungjawab kegiatan pondok Ramadhan ini, mengatakan bahwasanya kegiatan ini merupakan salah satu siar yang dilakukan untuk mengenalkan apa itu BAZNAS kepada masyarakat, salah satunya yaitu dilingkup sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Ia juga berharap kegiatan ini dapat terus diselenggarakan setiap tahunnya. “Saya berharap kegiatan ini akan terus bergulir disetiap tahunnya, diliat dari kegiatan ini juga merupakan siar Baznas. Saya juga berharap ilmu yang diberikan oleh para mahasiswa SKSS kepada para siswa siswi menjadi berkah dan bermanfaat,” ujar Ari. “Alhamdulillah hari pertma saya melakukan pondok Ramadhan berjalan lancar, saya merasa senang sekali kegiatan ini dapat melatih publik speaking saya terutama,” ujar Belqis.
BERITA26/03/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Distribusikan 7.800 Paket Zakat fitrah
BAZNAS Tulungagung Distribusikan 7.800 Paket Zakat fitrah
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung mulai mendistribusikan beras Zakat Fitrah sebanyak 7.800 paket beras ukuran 5kg untuk para penerima manfaat (mustahik) di wilayah Kabupaten Tulungagung hingga ke pelosok desa. Dalam pendistribusian beras Zakat Fitrah, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bekerja sama dengan Kecamatan wilayah Kabupaten Tulungagung sehingga beras zakat fitrah ini dapat disalurkan kepada mustahik. Panitia Zakat langsung mendistribusikannya kepada para penerima zakat di 19. Kecamatan yang ada di Kabupaten Tulungagung. Pj bupati Tulungagung memberangkatkan 2 truk secara simbolis di halaman pendopo kongas arum kusumaning bongso. Pendistribusian tersebut disalurkan melalui kecamatan kemudian tersalurkan kepada desa-desa wilayah kabupaten tulungagung dan diserahkan kepada mustahik. “Mudah-mudahan ke depannya akan lebih banyak lagi zakat fitrah yang akan disalurkan kepada warga” ujar Saifudin Staff Baznas Semoga pendistribusian zakat fitrah ini dapat memberikan berkah yang berlimpah bagi penerima manfaat dan penyempurna amalan ibadah di bulan yang penuh berkah ini. "ujar Manan Staff Baznas
BERITA25/03/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Sosialisasikan Pelaksanaan Zakat Fitrah Kepada UPZ se-Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Sosialisasikan Pelaksanaan Zakat Fitrah Kepada UPZ se-Tulungagung
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung selenggarakan sosialisasi dan bimbingan teknis pelaksanaan zakat fitrah kepada UPZ se-Kabupaten Tulungagung pada hari Kamis, 22 Februari 2024 yang bertempat di Aula PLHUT Kementrian Agama Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini dihadiri oleh Kakan Kemenag dan Kesra serta dihadiri oleh UPZ se-Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam rangka optimalisasi pengumpulan dan pendistribusian zakat fitrah di Kabupaten Tulungagung. Ketua Baznas Kabupaten Tulungagung menyampaikan terimakasih kasih atas kedatangan bapak ibu UPZ se-Kabupaten Tulungagung dalam sosialisasi dan bimbingan teknis pelaksanaan zakat fitrah tahun ini. “Berkaitan dengan sudah terbentuknya UPZ - UPZ se Kabupaten Tulungagung terutama di mushola dan masjid sudah banyak yang pindah ke LAZ yang ada, insyaallah nanti Baznas juga akan terjun langsung ke Kecamatan-Kecamatan terkait perhimpunan dan pendistribusian zakat fitrah agar lebih baik lagi,” ujar Ketua Baznas Kabupaten Tulungagung. Kemenag Kabupaten Tulungagung menanggapi terkait program-program yang telah dilakukan oleh Baznas Kabupaten Tulungagung dan mengucapkan banyak-banyak terimakasih dan sangat mengapresiasi program-program tersebut. “Terkait pengumpulan zakat ini benar-benar luar biasa. Dan Kami dari Kemenag Kabupaten Tulungagung sangat-sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Baznas Kabupaten Tulungagung. Kami seharusnya sering-sering berkomunikasi dengan Baznas dikarenakan Program-program dari Baznas sangat membantu warga Kabupaten Tulungagung,” ujar Kakan Kemenag Kabupaten Tulungagung. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap sosialisasi dan bimbingan teknis pelaksanaan zakat fitrah kepada UPZ se-Kabupaten Tulungagung ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi antara Baznas Kabupaten Tulungagung dengan UPZ se-Kabupaten Tulungagung, sehingga optimalisasi pengumpulan dan pendistribusian zakat fitrah di Kabupaten Tulungagung dapat tercapai.
BERITA22/02/2024 | BAZNAS Tulungagung
Jum’at Berbagi: BAZNAS Tulungagung Buka Warung Gratis di Pasar Wage
Jum’at Berbagi: BAZNAS Tulungagung Buka Warung Gratis di Pasar Wage
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menjemput keberkahan pada hari Jum’at lewat program “BAZNAS Berbagi”. Program ini digelar dengan membuka warung gratis setiap hari Jum’at pagi. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat dengan membagikan makanan. Lokasi pembagian makanan ini di pusat perbelanjaaan yakni di Pasar Wage Tulungagung yang di khususkan bagi pedagang kaki lima (02/02/24). Staff BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Tulungagung, Ari Khotmil Mubarok mengatakan bantuan ini merupakan ikhtiar dari kebaikan yang terus dilakukan masyarakat melalui BAZNAS Tulungagung, yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat . “Masyarakat merasa sangat senang dengan adanya program Jum’at Berkah ini dan berharap supaya kegiatan ini dapat terus berkelanjutan,” ujar Ari. Ia juga berharap kegiatan ini dapat terus diselenggarakan agar semangat untuk berbagi ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat seluruh masyarkat Kabupaten Tulungagung. “Alhamdulillah, hari ini tim BTB BAZNAS Tulungagung mendistribusikan makanan dengan membuka warung gratis di Pasar Wage. Kurang lebih 150 porsi makanan yang akan kita bagikan,” ujar Darul, anggota tim BTB BAZNAS Tulungagung. BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengucapkan terima kasih atas uluran tangan dari donatur yang telah berbagi dengan masyarakat rentan yang membutuhkan bantuan. Semoga keberkahan selalu menyertai. Bagi masyarkat yang ingin turut serta dalam program Jum’at Berkah bisa tranfser melalui Rekening Kemanusiaan Baznas Kabupaten Tulungagung Bank Jatim Syariah 7152271726, Bank Jatim 0152210022, BRI 011001030166530, BSI 7137892051, BPR 0101003333. Informasi lebih lanjut dapat menghubunig Whatsapp Center 0813-5717-0996
BERITA02/02/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Rayakan Hari Ulang Tahun ke-23 Gelar Bazar UMKM
BAZNAS Tulungagung Rayakan Hari Ulang Tahun ke-23 Gelar Bazar UMKM
Tulungagung - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Badan Amil Zakat nasional (BAZNAS) ke-23, BAZNAS Kabupaten Tulungagung selenggarakan kegiatan senam masal dan bazar UMKM di Titik Nol Taman Alun-Alun Tulungagung (14/01/24). Turut Hadir Pj. Bupati Tulungagung Dr. Ir. Heru Suseno, MT, Dandim 0807 Tulungagung Letkol Ci. Nooris Agus Rinanto, S.I.P, Sekda Kab. Tulungagung Drs. Sukaji, M.Si, Serta Ketua BAZNAS Tulungagung KH. Samsul Usam,S.Pd, Bersama Wakil Ketua 1 Baznas Prov. Jawa Timur Prof. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. dan Seluruh Mayarakat Umum. Dalam Sambutannya Ketua Baznas Tulungagung menyampaikan rasa terima kasih kepada Pj. Bupati Tulungagung beserta Jajaran, Wakil Ketua 1 Baznas Prov. Jatim, Dandim 0807 Tulungagung dan para peserta yang telah hadir dalam serangkaian acara senam massal dan gelar UMKM di Taman Alon – Alon Tulungagung dan ikut serta untuk memeriahkan rangkaian kegiatan HUT Baznas Ke – 23. ujarnya. Kegiatan ini yang diawali dengan pemberian santunan terhadap Yatim dan Piatu bersama Pj. Bupati Tulungagung, Ketua BAZNAS Tulungagung, Dandim 0807 Tulungagung dan Sekda Kabupaten Tulungagung. Disampaikan pula bahwa beberapa tahun terakhir ini, Baznas Kab. Tulungagung telah melakukan pendistribusian zakat yang menyasar pada bidang Zakat Comunity Development (ZCD) di beberapa desa, termasuk zakat produktif, bantuan fakir miskin sebatangkara, bantuan bedah rumah, pengobatan, pembangunan dan renovasi Masjid, Musholla dan pondok pesantren serta program – program lain yang menyentuh lapisan masyarakat. Dilanjutkan dengan sambutan Pj. Bupati Tulungagung Dr. Ir. Heru Suseno, MT yang menyampaikan atas nama pemerintah Kabupaten Tulungagung menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya acara HUT Baznas ke 23 yang dapat dimanfaatkan dengan sebaik – baiknya. Semoga para pelaku UMKM Kab. Tulungagung dapat naik kelas, sehingga Kab. Tulungagung semakin berani dalam mewujudkan ekonomi kreatif pada skala tingkat nasional bahkan internasional. Pj. Bupati Kab. Tulungagung menyampaikan rasa terima kasih kepada Baznas Tulungagung yang telah menyelenggarakan acara ini yang diharapkan dapat menjadi rutinitas dan semoga dapat dinikmati oleh semua masyarakat Kab. Tulungagung, sebagaimana perlu diketahui Bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemeintah non Struktural yang dibentuk melalui keputusan Bupati Tulungagung. BAZNAS selama ini telah menghimpun dan mengelola zakat dari semua elemn masyarakat maupun birokrasi di lingkungan pemeintah Kab. Tulungagung, BUMD, dan Institusi lainnya, dengan wujudnya zakat yang telah didistribusikan atau ditasyarufkan oleh BAZNAS, kepada mereka yang berhak menerima atau Mustahiq yang sesuai dengan ketentuan syariah Islam. tuturnya. Pj. Bupati Kab. Tulungagung juga meminta kepada segenap jajaran Pengurus Baznas Kab. Tulungagung ikut serta dalam membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan secara spiritual dab sosial dan juga menghimbau terhadap seluru jajaran ASN Kab. Tulungagung agar dapat mendukung dan menyalurkan Zakat, Infak, dan sedekahnya melalui Badan Pengelola Zakat reesmi yaitu BAZNAS, agar Baznas Kab. Tulungagung dapat berkitprah lebih luas dalam mempercepat pembangunan di wilayah Kab. Tulungagung, Tutupnya.
BERITA14/01/2024 | BAZNAS Tulungagung
Dorong Perekonomian Mustahik, BAZNAS Tulungagung luncurkan produk Z-Mie Gaess
Dorong Perekonomian Mustahik, BAZNAS Tulungagung luncurkan produk Z-Mie Gaess
Tulungagung - Dalam suasana yang penuh semangat, BAZNAS Kabupaten tulungagung gelar acara Launching produk baru Z-Mie Gaess sebagai program untuk mendorong perekonomian mustahik sekaligus penyaluran Z-Pentol, Z-Mart dan Penggiling Pupuk Kandang di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa Tulungagung (28/11/2023). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Republik Indonesia, Sekda, Jajaran Forkopimda, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, BAZNAS Daerah terdekat dan tamu para tamu undangan. Dalam sambutannya, Ketua Baznas Tulungagung KH. Samsul Umam menyampaikan banyak terima kasih dan mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bersama-sama berzakat melalui Baznas. Ia menekankan bahwa setiap anggaran yang disalurkan akan sepenuhnya diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tulungagung. Program Z-Mie Gaess ada kepanjangannya yaitu (Z-Mie itu adalah produk mie dari dana zakat, sedangkan GAESS itu kepanjangannya adalah Gerakan Ajakan Empati Senang Sedekah). "Ini adalah salah satu program pemberdayaan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam rangka ikut serta mendukung Program Pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan." Ucap Samsul. Program ini dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari penjaringan mustahik, pelatihan, pemberian modal dan pendampingan selama 1 (satu) tahun sampai mustahik benar-benar mampu menopang ekonomi mereka dan keluar dari jurang kemiskinan. "Di setiap daerah ditekankan harus ada zakat produktif untuk mengentaskan kemiskinan dan dukungan pemerintah akan berpengaruh terhadap kelangsungan zakat di Tulungagung" Tambah Eka Eka Budhi, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BZNAS RI. Sukaji Selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulungagung sangat terbantu dengan adanya BAZNAS tulungagung. "Langkah-langkah positif yang diambil oleh Baznas Tulungagung telah membantu banyak kalangan masyarakat dan memperluas jangkauan penerima manfaat dari dana Zakat, Infaq dan Sedekah" Ungkap Sukaji. Oleh karena itu, BAZNAS Tulungagung berharap dukungan dari semua pihak, terutama pemerintah Kabupaten Tulungagung khususnya dan masyarakat pada umumnya, sehingga pengelolaan zakat, infaq dan sedekah dapat menjadi pendanaan alternatif dalam membantu pembangunan di Kabupaten Tulungagung.
BERITA28/11/2023 | BAZNAS Tulungagung
Desa Winong Terdampak Kekeringan, Baznas Tulungagung Salurkan Air Bersih
Desa Winong Terdampak Kekeringan, Baznas Tulungagung Salurkan Air Bersih
Tulungagung - Tim Baznas Tanggap Bencana Tulungagung melaksanakan kegiatan pembagian air bersih di Desa Winong, Kecamatan Kalidawir. Kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih di tengah kondisi darurat atau kekeringan.(6/11/2023) Kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh semangat oleh tim Baznas Tanggap Bencana Tulungagung, yang terdiri dari relawan dan pekerja sosial yang peduli dengan kondisi masyarakat. Mereka berkomitmen untuk memberikan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak oleh kekeringan. Pembagian air bersih ini berlangsung dengan tertib dan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Warga yang menerima bantuan air bersih sangat mengapresiasi kehadiran tim Baznas Tanggap Bencana Tulungagung dalam membantu mereka mengatasi masalah kekurangan air bersih. Ketua Baznas Tulungagung KH. Samsul Umam, S.Pd. mengungkapkan harapannya bahwa kegiatan seperti ini akan terus berlanjut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti kekeringan. Ia juga mengajak masyarakat dan pihak lainnya untuk bersama-sama peduli terhadap kondisi sosial dan lingkungan. Kegiatan ini merupakan contoh nyata dari kepedulian dan kerja keras tim Baznas Tanggap Bencana Tulungagung dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Semoga upaya seperti ini dapat menginspirasi pihak lain untuk ikut berkontribusi dalam membantu sesama.
BERITA06/11/2023 | Baznas Tulungagung
Warung Gratis, Baznas Tulungagung Bagikan Ratusan Makanan
Warung Gratis, Baznas Tulungagung Bagikan Ratusan Makanan
Tulungagung - BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Tulungagung adakan warung makan gratis di depan kantor layanan, Jum'at (3/11/2023). Warung ini dibangun dengan tenda seperti warung pinggiran. Spanduk bertuliskan 'Baznas Berbagi Makan Gratis' tampak jelas jika dibaca oleh siapapun yang melintas di jalur paling sibuk ini. Dalam upaya mewujudkan solidaritas sosial, BAZNAS bagikan 150 makanan gratis kepada mereka yang membutuhkan, termasuk keluarga pra sejahtera terutama masyarakat kurang mampu di wilayah sekitar dan siapapun yang mampir dengan memfasilitasi warung makan. "Warung Gratis ini tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan makanan, namun juga bagi siapa saja yang mampir ke sini, termasuk keluarga dalam keadaan sulit" Terang Abdul Wachid, Pimpinan Baznas Tulungagung Untuk menyajikan menu makanan sebanyak ratusan porsi, kegiatan ini melibatkan beberapa relawan SKSS yang ikut terjun langsung dan membantu menyiapkan makanan yang akan dibagikan. "Ini benar-benar cukup membantu keluarga saya, terutama di saat-saat sulit seperti sekarang. Terima kasih kepada BAZNAS." Ujar Yadi, tukang becak. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada masyarakat. BAZNAS mengundang semua pihak untuk turut serta dalam berbagi dan menciptakan perubahan yang berarti dalam kehidupan sesama. "Semoga kegiatan semacam ini akan menginspirasi dan menjadi ladang seedekah sekaligus ajakan dalam membantu sesama." Pungkas Manan
BERITA03/11/2023 | BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat