WhatsApp Icon
BAZNAS Tulungagung Gelar OASE, 108 Anak Yatim Duafa Diajak Belanja Lebaran di Apollo Supermall

Tulungagung – Dalam semarak Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim duafa melalui program Orang Tua Asuh Sehari (OASE). Bekerja sama dengan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Kabupaten Tulungagung, sebanyak 108 anak yatim duafa diajak berbelanja kebutuhan Lebaran di Apollo Supermall Tulungagung, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan di Pendopo Kongas Arum Kusumaningbangsa. Setelah itu, para peserta diberangkatkan menggunakan bus sekolah menuju pusat perbelanjaan dengan penuh antusias.

Dalam program tersebut, setiap anak menerima uang saku sebesar Rp200.000 dan voucher belanja senilai Rp300.000. Mereka diberi kebebasan memilih sendiri kebutuhan Lebaran sesuai keinginan masing-masing, mulai dari pakaian, celana, sepatu, sandal, hingga perlengkapan lainnya. Terlihat wajah-wajah ceria saat anak-anak menentukan pilihan terbaik untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., mengungkapkan bahwa pada Ramadhan tahun ini jumlah donatur program OASE mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Jika pada tahun-tahun sebelumnya penerima manfaat kurang dari seratus bahkan pernah kurang dari 50 anak, tahun ini alhamdulillah meningkat menjadi 108 anak yatim duafa,” ujarnya.

Suyadi menambahkan, para Orang Tua Asuh dalam kegiatan ini terdiri dari ibu-ibu Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia juga mengimbau para oranng tua asuh untuk menambah sedekah seikhlasnya guna semakin menambah kebahagiaan anak-anak tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Tulungagung, Abdul Wahid, S.IP., menjelaskan bahwa program OASE dilaksanakan untuk membantu meringankan beban ekonomi anak-anak yatim piatu, khususnya menjelang Lebaran.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian untuk membantu perekonomian anak-anak yatim piatu di Tulungagung, agar mereka juga bisa merasakan kebahagiaan memiliki pakaian baru saat Idul Fitri,” tuturnya.

Di akhir kegiatan, Suyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan hartanya melalui BAZNAS Tulungagung.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh donatur. Semoga di bulan Ramadhan ini, seluruh aktivitas kebaikan ini menjadi amal ibadah dan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT,” pungkasnya.

05/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Ikuti Safari Ramadhan Pemkab, Salurkan Santunan untuk Anak Yatim

Tulungagung - Dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung turut ambil bagian dalam rangkaian Safari Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung di sejumlah wilayah selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antara unsur pimpinan daerah dan masyarakat. Selain itu, agenda ini juga memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kondusivitas wilayah serta membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat selama bulan suci. Pemilihan lokasi Safari Ramadhan digilir setiap tahun, sehingga seluruh wilayah di Kabupaten Tulungagung dapat merasakan kehadiran langsung pimpinan daerah.

Dalam setiap titik Safari Ramadhan, BAZNAS Tulungagung menyalurkan santunan kepada 10 anak yatim di masing-masing wilayah. Santunan yang diberikan berupa uang saku sebesar Rp200.000 serta paket sembako “Si Fitri” senilai Rp120.000 untuk setiap penerima. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan anak-anak yatim menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam Safari Ramadhan merupakan bentuk komitmen lembaga dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Safari Ramadhan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wujud kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menghadirkan kepedulian sosial. Kami ingin memastikan bahwa keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh anak-anak yatim melalui santunan dan bantuan kebutuhan pokok,” ujarnya.

Adapun jadwal dan lokasi Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Tulungagung tahun ini adalah sebagai berikut:

  1. Pembukaan Safari Ramadhan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, 24 Februari 2026.

  2. Masjid Al Barokah, Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, 26 Februari 2026.

  3. Masjid Darussalam, Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, 2 Maret 2026.

  4. Masjid Al Ikhlas, Desa Karangrejo, Kecamatan Karangrejo, 4 Maret 2026.

  5. Masjid Baitul Khoir, Desa Bandung, Kecamatan Bandung, 6 Maret 2026.

  6. Masjid Ponpes Al Badru Alaina, Desa Ngantru, Kecamatan Ngantru, 10 Maret 2026.

  7. Penutupan Safari Ramadhan di DPRD Tulungagung, 12 Maret 2026.

Melalui partisipasi aktif dalam Safari Ramadhan ini, BAZNAS Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperluas kemaslahatan, serta mempererat kebersamaan dalam bingkai kepedulian sosial selama bulan suci Ramadhan

05/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Gelar Manasik Zakat di Sekolah, Tanamkan Empati Sosial Sejak Dini

Tulungagung - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Pondok Ramadhan bertajuk Manasik Zakat dengan tema “Dakwah Zakat dan Empati Sosial”. Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah madrasah dan sekolah tingkat SLTP/MTs di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Pelaksanaan perdana Manasik Zakat berlangsung di SMP Negeri 1 Ngunut pada 24–27 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS Tulungagung bersama mahasiswa binaan Program Beasiswa SKSS serta HMPS Mazawa UIN 1 Tulungagung.

Wakil Ketua BAZNAS Tulungagung Bidang Penghimpunan, Abdul Wachid, menjelaskan bahwa Manasik Zakat dirancang sebagai media pembelajaran dan pembentukan karakter bagi generasi muda.

“Kami akan melatih para peserta didik untuk menjadi pribadi yang dermawan sejak dini. Mereka diberikan pemahaman tentang zakat, infak, sedekah, serta peran amil, sekaligus menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap fakir miskin, yatim, dan dhuafa,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembelajaran tidak hanya bersifat teori, tetapi juga melalui praktik langsung. Para siswa dilibatkan dalam proses penghimpunan sedekah, pencatatan, hingga pendistribusian dana sosial keagamaan.

“Mereka akan praktik langsung mulai dari pengumpulan sedekah dari mereka sendiri, kemudian melakukan pencatatan, bahkan sampai ke pendistribusian. Peserta didik juga akan menyeleksi sendiri teman-teman mereka yang berhak menerima,” tambahnya.

Menurutnya, dana sedekah yang terkumpul akan dikembalikan kepada peserta untuk disalurkan secara langsung setelah mereka memahami delapan asnaf. Dengan cara tersebut, peserta didik diharapkan mampu memahami siapa saja golongan yang berhak menerima, baik dari lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.

Selain edukasi zakat, infak, dan sedekah, Manasik Zakat ini juga dilengkapi dengan pemberian pemahaman dasar mengenai kesiapsiagaan bencana. Materi disampaikan secara sederhana dan kontekstual, disesuaikan dengan usia pelajar SLTP/MTs, agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui sesi ini, peserta dikenalkan pada pentingnya sikap tanggap, peduli, dan saling tolong-menolong saat terjadi bencana sebagai bagian dari nilai empati sosial.

Melalui kegiatan Manasik Zakat ini, BAZNAS Tulungagung berharap dapat menumbuhkan kesadaran berzakat dan kepedulian sosial di kalangan pelajar, sekaligus menjadikan Ramadhan sebagai momentum pembentukan karakter yang berlandaskan nilai keislaman dan kemanusiaan.

27/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Kick Off Kolaborasi Pendampingan Mitra: BAZNAS, BMD dan Kemenag Tulungagung Perkuat Ekonomi dan Spiritual UMKM Binaan

Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Microfinance Desa (BMD) resmi menggelar Kick Off Kolaborasi Pendampingan Mitra dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini menjadi langkah awal sinergi lintas sektor dalam memperkuat pemberdayaan mustahik, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga pembinaan spiritual dan ibadah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung H.M. Afif Fauzi, S.Ag., M.Pd., Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung H.M. Makrus Manan, S.P., M.M., Perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Perwakilan Dinas Koperasi, Ketua IPARI, serta 56 mitra BAZNAS dan BMD Kabupaten Tulungagung.

Kolaborasi ini menjadi tonggak baru pendampingan mitra binaan BAZNAS dan BMD. Jika selama ini fokus pembinaan lebih banyak pada penguatan usaha dan akses permodalan, ke depan para mitra juga akan mendapatkan pendampingan keagamaan melalui penyuluh agama dari Kemenag.

Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa program BMD telah memberikan kontribusi nyata dalam penguatan UMKM di Tulungagung.

“Selama BMD berjalan, kami sudah menggelontorkan dana sebesar Rp1,5 miliar kepada para pelaku UMKM. Bantuan dana ini langsung cair ke rekening penerima manfaat, sehingga prosesnya transparan dan tepat sasaran,” jelasnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan Kemenag menjadi langkah strategis agar para mitra tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung, H.M. Afif Fauzi, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan pendampingan secara menyeluruh dan tanpa biaya.

“Pendampingan nanti tidak hanya dari sisi ekonomi, tapi juga dari sisi ibadahnya. Pendampingan ini kami lakukan gratis untuk kalian semua, tanpa dipungut biaya. BAZNAS sudah menunjukkan kepedulian kepada para mustahik, sekarang kita juga akan turut serta untuk meningkatkan kebahagiaan dunia dan akhirat para penerima manfaat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Kemenag siap mendampingi proses sertifikasi halal bagi para mitra yang belum memiliki legalitas tersebut. “Jika ada yang belum punya sertifikasi halal, silakan segera mengajukan. Kami dari Kemenag siap mendampingi proses pembuatannya,” tambahnya.

Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, H.M. Makrus Manan, S.P., M.M., dalam kesempatan yang sama menegaskan posisi BAZNAS sebagai bagian dari pemerintah.

“BAZNAS merupakan bagian dari pemerintah, sebuah lembaga pemerintah nonstruktural. Kami menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS yang selalu turut serta mewujudkan visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung,” ungkapnya.

Melalui Kick Off ini, BAZNAS, BMD, dan Kemenag Kabupaten Tulungagung menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan pemberdayaan yang holistik dalam menguatkan usaha, meningkatkan kualitas ibadah, serta mendorong terwujudnya mustahik yang mandiri dan berdaya saing, sekaligus meraih keberkahan dunia dan akhirat.

12/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Sambut Ramadhan 1447 H, BAZNAS Tulungagung Gelar Sosialisasi Zakat Fitrah dan Perkuat Optimalisasi ZIS ASN

TulungagungDalam rangka menyongsong datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar rapat sosialisasi zakat fitrah di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung pada Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan dan optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Rapat sosialisasi tersebut diikuti oleh Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kabupaten Tulungagung, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, kepala SMP, MTs, dan MA, serta Koordinator UPASP se-Kabupaten Tulungagung.

PJ Sekda Kabupaten Tulungagung, Soeroto, S.Sos., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa penghimpunan zakat mal, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung sejauh ini telah berjalan cukup baik. Namun demikian, menurutnya, masih diperlukan langkah-langkah optimalisasi agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ia menekankan bahwa zakat merupakan kewajiban bagi setiap umat Muslim yang telah memenuhi syarat. Karena itu, penguatan sistem dan dukungan kelembagaan menjadi hal yang penting untuk memastikan penghimpunan ZIS dapat berjalan lebih maksimal.

“Pengumpulan zakat mal, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung selama ini telah berjalan, namun masih memerlukan optimalisasi agar dampaknya semakin dirasakan masyarakat. Zakat ini adalah kewajiban umat Muslim. Oleh karena itu, kami dari Pemerintah Daerah siap mendukung penuh optimalisasi ZIS di wilayah Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa ke depan akan dipertimbangkan penerbitan surat edaran kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memperkuat penghimpunan zakat mal, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aparatur sipil negara dalam menunaikan kewajiban zakat secara terkoordinasi dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., memaparkan potensi besar zakat apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan. Ia mencontohkan, jika terdapat 500 pejabat struktural yang membayar zakat dengan nominal Rp150.000 per orang, maka dana yang terkumpul hampir mencapai Rp100.000.000.

“Itu baru dari pejabat struktural saja. Bayangkan jika seluruh potensi zakat di Kabupaten Tulungagung dapat dihimpun secara maksimal,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan salah satu program unggulan BAZNAS Tulungagung, yakni bantuan biaya hidup bagi lansia sebatang kara. Program tersebut menyasar lansia yang hidup sendirian tanpa penghasilan tetap, dengan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama hidup.

“Program ini akan terus berjalan selama pembayaran zakat melalui BAZNAS tetap berjalan. Oleh karena itu, optimalisasi penghimpunan ZIS di wilayah Tulungagung perlu terus ditingkatkan,” tegasnya.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa sosialisasi zakat fitrah menjadi momentum penting untuk memperluas edukasi zakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Selain sosialisasi zakat fitrah, BAZNAS juga akan melaksanakan sejumlah program di bulan Ramadhan, salah satunya edukasi zakat, infak, dan sedekah kepada peserta didik di sekolah.

“Kami akan melatih anak-anak menjadi pribadi yang dermawan sejak dini. Mereka akan diberikan pemahaman tentang delapan asnaf, kemudian diminta menyeleksi di antara teman-temannya yang termasuk golongan tersebut. Uang hasil infak atau sedekah mereka nantinya akan kami kembalikan kepada mereka yang berhak,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Zainul Fuad, S.E., M.Pd., memberikan penjelasan terkait zakat fitrah, fidyah, dan kafarat dalam perspektif fikih Islam.

“Setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, ada satu kewajiban lagi bagi umat Islam, yaitu menunaikan zakat fitrah. Ini sangat penting karena merupakan bagian dari rukun Islam. Menjelang berakhirnya Ramadhan, zakat fitrah memiliki keterkaitan erat dengan kesempurnaan ibadah puasa,” paparnya.

Ia juga menjelaskan ketentuan fidyah dan kafarat. “Fidyah adalah denda bagi orang yang tidak melaksanakan puasa. Ibu hamil boleh tidak berpuasa, tetapi wajib membayar fidyah dan tetap mengganti puasanya. Fidyah sebesar satu mud, setara dengan 6,75 ons yang dibulatkan menjadi 7 ons. Jika diuangkan, satu mud senilai Rp30.000,” terangnya.

Sementara itu, kafarat bagi pelanggaran berat di bulan Ramadhan, seperti melakukan hubungan suami istri di siang hari, adalah berpuasa dua bulan berturut-turut tanpa jeda, atau memerdekakan budak, atau memberi makan 60 fakir miskin.

Di akhir kegiatan, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung memaparkan skema penghimpunan zakat fitrah yang akan diterapkan selama Ramadhan 1447 H.

Melalui rapat sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan umat, khususnya di Kabupaten Tulungagung.

10/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Terbaru

13 Penyandang Disabilitas Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Tulungagung
13 Penyandang Disabilitas Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Tulungagung
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan dana zakat, infak, dan sedekah kepada 13 penyandang disabilitas di Kantor BAZNAS Kabupten Tulungagung. Setiap penerima mendapatkan bantuan modal usaha senilai Rp 1.500.000, yang diharapkan dapat menjadi modal awal dalam mengembangkan usaha mandiri.(29/10/2024) Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP. menyampaikan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen BAZNAS Tulungagung untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan ekonomi. "Kami berharap bantuan ini dapat menjadi stimulus yang mendorong para penerima untuk terus semangat dan mandiri secara finansial. BAZNAS selalu berusaha hadir untuk mendukung kelompok masyarakat yang rentan, termasuk saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik," ujar Abdul. Bantuan ini, berasal dari pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung dari para muzakki. Menurutnya, kolaborasi dan kepedulian masyarakat dalam memberikan zakat dan infak sangat berperan penting dalam terlaksananya kegiatan ini. Kepala Bagian Pendistribusian BAZNAS Tulungagung, Ahmad Saifudin, juga menambahkan bahwa penyaluran bantuan untuk penyandang disabilitas ini dilakukan dengan penuh perencanaan agar bisa tepat sasaran. "Kami telah melakukan asesmen kepada setiap penerima bantuan untuk memastikan bahwa mereka benar-benar membutuhkan dan siap untuk menjalankan usaha. Kami juga akan terus memantau perkembangan usaha mereka agar bantuan ini tepat guna," jelas Ahmad. Salah satu penerima bantuan, Anto, seorang penyandang disabilitas yang sudah merintis usaha kecil-kecilan, mengaku sangat terbantu dengan bantuan modal dari BAZNAS. "Modal ini akan saya gunakan untuk menambah stok barang dagangan. Terima kasih kepada BAZNAS dan para muzakki dan munfik yang sudah peduli kepada kami," ungkapnya. Program pemberian bantuan modal usaha ini diharapkan dapat berlanjut pada tahun-tahun mendatang dan mampu menjangkau lebih banyak penyandang disabilitas maupun kelompok masyarakat lain yang membutuhkan.
BERITA30/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Pelatihan Digitalpreneur " Content Marketing"
Pelatihan Digitalpreneur " Content Marketing"
Tulungagung - Sebanyak 27 santri dari berbagai pondok pesantren di Tulungagung mengikuti pelatihan "Santri Digitalpreneur: Content Marketing" yang diselenggarakan oleh BAZNAS Tulungagung pada Senin 28 Oktober 2024. Pelatihan ini bertemakan “Digdaya Santri, Mandiri Ekonomi”, mengusung visi memberdayakan santri dengan keterampilan pemasaran digital untuk mendukung kemandirian ekonomi. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pimpinan BAZNAS Tulungagung, Kabag Kesra, dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tulungagung. Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS Tulungagung menegaskan pentingnya peran santri di era digital untuk membangun kemandirian ekonomi. “Kami ingin para santri memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu berdaya secara ekonomi dengan bekal keterampilan digital,” ujarnya. Pelatihan ini menghadirkan dua pemateri utama, yakni ahli manajemen media sosial dan praktisi content marketing, yang berbagi wawasan tentang teknik pemasaran digital, pengelolaan media sosial, serta strategi untuk menciptakan konten yang menarik. Dalam sesi pertama, pemateri manajemen sosial media menekankan pentingnya memahami karakteristik masing-masing platform digital. “Konten yang dibuat harus sesuai dengan audiens target dan karakter platform. Instagram, TikTok, dan YouTube punya pendekatan yang berbeda, dan kita harus tahu cara memaksimalkannya,” jelas Khadziqun Nuha. Di sesi berikutnya, pemateri content marketing memberikan panduan praktis tentang bagaimana menciptakan konten menarik yang mampu meningkatkan jangkauan pemasaran. “Konten yang kreatif dan autentik akan lebih mudah menarik perhatian audiens. Santri harus mampu membuat konten yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga menyampaikan pesan yang jelas dan bernilai,” jelas Agung Hartadi. Antusiasme terlihat dari para peserta yang aktif berdiskusi dan mencoba berbagai teknik pemasaran digital yang diajarkan. Salah satu santri peserta pelatihan menyampaikan harapannya agar keterampilan ini bisa membuka peluang usaha baru di bidang digital. Acara ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan santri yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga berdaya saing di dunia digital dan ekonomi.
BERITA28/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Harapan Baru di Tengah Puing: BAZNAS Tulungagung bersama PJ Bupati Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Mbah Konah
Harapan Baru di Tengah Puing: BAZNAS Tulungagung bersama PJ Bupati Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Mbah Konah
Tulungagung - BAZNAS Tulungagung bersama PJ Bupati Tulungagung telah menyalurkan bantuan bedah rumah senilai Rp 12.500.000 kepada Mbah Konah, korban kebakaran yang tinggal di Dusun Cluwok, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu. Jum'at (18/10/2024). Kejadian kebakaran ini terjadi pada Hari Selasa, 15 Oktober 2024 sekitar pukul 00.30 WIB. Kebakaran yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada magicom telah menghanguskan seluruh isi rumah dan hanya menyisakan tembok rumah saja. Kebakaran cukup mengejutkan korban karena dalam hitungan menit, api melalap begitu cepat dan menghanguskan seluruh harta benda yang dimilikinya. Tidak ada yang tersisa kecuali puing-puing yang hanya menyisakan kenangan di balik reruntuhan rumah yang sederhana. PJ Bupati Tulungagung, Heru Suseno menyampaikan dukungan dan empatinya dalam pemberian bantuan ini. "Bantuan ini diserahkan sebagai bentuk rasa empati dari diri saya sendiri sekaligus pemerintah daerah, dan diharapkan bisa bermanfaat serta meringankan beban korban yang tertimpa musibah kebakaran rumah ini." Ujar beliau. Melihat kondisi Mbah Konah yang memprihatinkan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bergerak cepat merespon kejadian ini. BAZNAS Kabupaten Tulungagung memberikan bantuan berupa bedah rumah dengan harapan dapat mengurangi sedikit beban yang ditanggung Mbah Konah. Dengan bantuan ini diharapkan rumah Mbah Konah dapat segera diperbaiki dan kembali menjadi tempat yang aman serta nyaman bagi Mbah Konah tinggal. "Harapannya semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi Mbah Konah, agar segera memiliki tempat tinggal yang layak kembali, dan semoga dapat meringankan beban korban." Ujar Wachid, Plt Ketua BAZNAS Tulungagung.
BERITA18/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Bantu Usaha Mustahik, BAZNAS Microfinace Desa Luncurkan Pembuatan Rekening Bagi Calon Penerima Bantuan Modal
Bantu Usaha Mustahik, BAZNAS Microfinace Desa Luncurkan Pembuatan Rekening Bagi Calon Penerima Bantuan Modal
Tulungagung - BAZNAS Tulungagung gelar acara sosialisasi dan pembuatan rekening bagi calon penerima bantuan permodalan BAZNAS Microfinance Desa (BMD). (16/10/24) BAZNAS Microfinance Desa (BMD) merupakan program pembiayaan produktif kepada para mustahik dengan prinsip nonprofit dalam rangka pengembangan usaha. Program ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi masyarakat dengan memberikan akses terhadap pembiayaan produktif, seperti usaha kecil dan menengah, pertanian, peternakan, dan perikanan. Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP. mengatakan, BMD merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan dan membantu masyarakat dalam bidang ekonomi. “BMD hadir untuk memberikan layanan permodalan dan pengembangan usaha bagi para mustahik pelaku usaha mikro. Melalui program ini juga, para mustahik dapat diberikan pinjaman modal tanpa bunga dan tanpa jaminan. ” ujar Wachid. Pembuatan rekening kepada para mustahik merupakan langkah awal BMD untuk mendukung sarana permodalan tanpa bunga dan tanpa jaminan. Ini merupakan langkah BAZNAS untuk terus berkomitmen agar usaha mitra mustahik binaan tumbuh dan berkembang. “Kami sangat mendukung sekali program ini, karena akan membantu usaha yang masih pemula. Apalagi ini tanpa bunga, akan bermanfaat sekali untuk mengentaskan kemiskinan di Tulungagung.” ujar Imam, manager BMD Tulungagung. Diharapkan dengan dukungan sarana pemasaran, legalitas & permodalan usaha dari BAZNAS, semakin banyak mustahik yang bisa diberdayakan dan menerima manfaat dari program pinjaman dana bergulir non profit BAZNAS dan usaha mitra semakin berkembang seiring dengan bertambahnya pendapatan usaha dan terbebaskan daripada kemiskinan sehingga terwujud harapan mustahik menjadi muzaki melalui pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan oleh BAZNAS.
BERITA17/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Bersama PJ Bupati Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa yang Terdampak Kekeringan
BAZNAS Tulungagung Bersama PJ Bupati Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa yang Terdampak Kekeringan
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama PJ Bupati Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, berupa air bersih, modal usaha, dan biaya pendidikan di Balai Desa Campurdarat pada Jumat (11/10/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh Sekda Kabupaten Tulungagung, BPBD Kabupaten Tulungagung, Camat Campurdarat, Kapolsek Campurdarat, Danramil dan Kepala Desa Campurdarat. Kemudian dibuka dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama PJ Bupati Kabupaten Tulungagung, menyalurkan bantuan air bersih ke daerah-daerah terdampak kekeringan sebagai respons atas kebutuhan warga yang kesulitan mengakses air bersih. Selain bantuan air bersih, disalurkan pula bantuan berupa modal usaha senilai Rp 1.000.000 kepada dua pelaku usaha sebagai bentuk dukungan untuk mengembangkan usaha mereka. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Tulungagung, bantuan beasiswa pendidikan juga diberikan kepada 10 siswa jenjang SD/MI sebesar Rp 250.000, serta kepada 6 siswa jenjang SMP/MTs sebesar Rp 300.000. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga yang merasa sangat terbantu dengan berbagai bentuk dukungan tersebut. Bantuan dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung serta dukungan penuh dari PJ Bupati Kabupaten Tulungagung diharapkan dapat berlanjut dan berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Tulungagung secara merata. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengatasi dampak kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Tulungagung, serta memberikan dukungan terhadap kesejahteraan pendidikan dan ekonomi masyarakat. "Penyaluran bantuan air tersebut merupakan wujud kepedulian Pemkab Tulungagung melalui BAZNAS Tulungagung kepada warga masyarakat sekitar," ujar Heru Suseno.
BERITA12/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Sedekah Air, Sedekah Paling Utama
Sedekah Air, Sedekah Paling Utama
Sedekah adalah tindakan memberi atau menyumbang kepada orang lain, biasanya sebagai bentuk amal atau untuk kebaikan sosial. Dalam konteks agama, sedekah sering dianggap sebagai salah satu bentuk ibadah yang mendatangkan pahala, baik dalam hidup ini maupun di akhirat. Sedekah bisa dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti uang, makanan, air atau bantuan kepada yang membutuhkan. Air dikatakan sebagai sedekah yang lebih utama karena kemanfaatannya sangat luas untuk urusan agama dan duniawi. Anjuran memberi minum bagi yang kehausan tidak hanya bagi makhluk yang menjadikan air sebagai sumber hidupnya. Rasulullah Muhammad SAW bersabda, "Sedekah itu dapat memadamkan amarah Tuhan dan dapat menghapus dosa, serta dapat menjauhkan seseorang dari api neraka." (HR. Tirmidzi) Hadits ini menunjukkkan bahwa dengan bersedekah dapat menghapus dosa dan serta menjauhkan kita dari api neraka. Sedekah Air ini berguna di musim kemarau panjang seperti ini karena dapat meringankan beban saudara kita yang kekurangan air terutama bagi warga Kabupaten Tulungagung yang terdampak kekeringan. Allah SWT menyukai orang yang bersedekah, terutama sedekah air kepada semua umat-Nya.
BERITA07/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Peresmian Kawasan Kuliner Halal: BAZNAS Tulungagung Salurkan Rombong dan Modal Usaha
Peresmian Kawasan Kuliner Halal: BAZNAS Tulungagung Salurkan Rombong dan Modal Usaha
Tulungagung - Baznas Kabupaten Tulungagung turut serta dalam memeriahkan acara Peresmian Kuliner Halal dan Jembatan Kalidawir yang diresmikan oleh Pejabat Gubernur Jawa Timur. Acara ini juga dihadiri oleh Pj Bupati Tulungagung, jajaran Forkopimda Tulungagung, dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur. Peresmian ini berlangsung di Pasar Sore Lama Kabupaten Tulungagung. (03/10/24) Dalam sambutannya, Pj Gubernur Jawa Timur menyampaikan bahwa peresmian kuliner halal diharapkan dapat menjadi pilot project untuk kawasan lain, di wilayah Jawa Timur. "Tulungagung sebagai daerah pertama yang menerapkan konsep ini, keberadaan kawasan kuliner halal di Tulungagung diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Jawa Timur " Ujar Adhy Pj Gubernur Jawa Timur. Sementara PJ Bupati Tulangagung menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan hari ini termasuk kepada BAZNAS sudah ikut berpartisipasi “Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut memeriahkan acara ini dan semoga dengan adanya kawasan kuliner halal ini dapat juga membantu pengembangan UMKM agar lebih berkah dan barokah tentunya.” Ujar Heru, PJ Bupati Tulangagung. Dalam partisipasinya Baznas Kabupaten Tulungagung memberikan bantuan secara simbolis kepada 4 UMKM yang bergerak di berbagai bidang kuliner, dengan tujuan untuk mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah di Kabupaten Tulungagung. Bantuan yang diberikan berupa modal usaha senilai Rp 1.500.000 untuk 6 penerima dan rombong usaha senilai Rp 5.000.000 untuk 4 penerima Kanwil Kemenag Jawa Timur, Drs. Mufi Imron Rosyadi, M. EI menyampaikan Terimakasih kepada Baznas Kabupaten Tulungagung atas partisipasinya dalam mengikuti acara launching produk halal pada hari ini dan berharap semoga Baznas selalu amanah dalam mengumpulkan potensi zakat serta amanah dalam melakukan pendistribusian. Sementara itu, sebagai salah satu penerima bantuan berupa rombong usaha, Ibu Nur Khalifah yang berasal dari Kenayan, mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih kepada Baznas Kabupaten Tulungagung atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung merupakan komitmen jangka panjang untuk mendukung keberlanjutan usaha, tumbuh dan berkembangnya usaha serta mewujudkan kemandirian ekonomi para pelaku UMKM.
BERITA04/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Kabupaten Tulungagung Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Kepada Korban Kebakaran Rumah
BAZNAS Kabupaten Tulungagung Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Kepada Korban Kebakaran Rumah
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan dengan menyalurkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni kepada Bapak Pandi Subianto, korban kebakaran rumah, warga Desa Krosok Kecamatan Sendang. (1/10/2024) Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di kantor Kepala Desa Krosok, yang dihadiri oleh penerima bantuan, pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan staf bidang pendistribusian, serta perangkat desa setempat. Jumlah bantuan senilai Rp 12.500.000,- diberikan untuk membantu perbaikan rumah Bapak Pandi yang rusak parah akibat kebakaran. Dalam sambutannya, Kepala Desa Krosok menyampaikan rasa syukur atas kehadiran BAZNAS yang peduli terhadap warganya yang sedang mengalami musibah. “Kami berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah memberikan bantuan kepada Bapak Pandi Subianto. Bantuan ini sangat berarti bagi beliau untuk bisa segera memperbaiki rumahnya yang rusak dan bisa kembali menempati tempat tinggal yang layak,” ujar Kepala Desa Krosok. Abdul Wachid, S.IP., Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program BAZNAS untuk membantu masyarakat yang terkena musibah, khususnya dalam perbaikan rumah tidak layak huni. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Bapak Pandi dan keluarga, serta memberikan dorongan semangat bagi mereka untuk bangkit dari musibah yang menimpa. BAZNAS akan terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial,” kata pimpinan BAZNAS Tulungagung Sementara itu, Bapak Pandi Subianto sebagai penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan. “Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Tulungagung dan semua pihak yang telah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami untuk bisa memperbaiki rumah kami yang rusak akibat kebakaran. Semoga Allah membalas kebaikan BAZNAS dan semua yang terlibat,” ucapnya dengan haru. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan proses perbaikan rumah Bapak Pandi Subianto dapat segera dilakukan sehingga ia dan keluarganya dapat kembali menempati rumah yang lebih layak dan aman.
BERITA01/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Atasi Desa Terdampak Kekeringan, BAZNAS Tulungagung bersama BAZNAS Jatim salurkan 250 Ribu Liter Air Bersih
Atasi Desa Terdampak Kekeringan, BAZNAS Tulungagung bersama BAZNAS Jatim salurkan 250 Ribu Liter Air Bersih
Tulungagung - BAZNAS Kabupten Tulungagung gandeng BAZNAS Provinsi Jawa Timur bantu warga yang terdampak kekeringan dan kesulitan air bersih di wilayah Tulungagung. Kali ini bantuan air bersih kembali disalurkan sebanyak 50 tangki air bersih dan 10 tandon air berukuran besar. Penyaluran air bersih dan bantuan tandon dari BAZNAS Tulungagung dan BAZNAS Jatim tersebut dilakukan dan diberangkatkan secara langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan dan Pendistribusian BAZNAS Kab. Tulungagung, Abdul Wachid di depan Kantor BAZNAS Tulungagung, Kamis (11/9). Dalam sambutannya, Abdul Wachid menjelaskan bahwa penyaluran air bersih hari pertama, dilakukan dengan empat truk tangki. “Ini untuk membantu masyarakat yang alami kekeringan dan kesulitan air bersih. Utamanya di wilayah Selatan Tulungagung,” ujarnya. “Selanjutnya bertahap dalam dua minggu ini sampai mencapai 50 tangki, 20 tangki dari BAZNAS Tulungagung dan 30 tangki dari BAZNAS Jatim” tambahnya. Abdul Wachid menyebut bantuan air bersih dan tandon disalurkan di 10 desa yang berada di wilayah lima kecamatan. Yakni Kecamatan Tanggunggunung, Kecamatan Pucanglaban, Kecamatan Kalidawir dan Kecamatan Campurdarat. "Masing masing desa mendapat bantuan 2 tandon air. Kita juga mengirimkan 50 tangki air bersih yang terbagi di 5 kecamatan, per kecamatan mendapat 10 tangki air, pertangkinya berisi 5 ribu liter air. Dipastikan dua Minggu ini bantuan air bersih harus bisa tersalurkan semua," pinta Abdul Wachid. Bukan hanya bantuan air bersih saja, kedepannya BAZNAS juga akan membangun sumur bor yang dialokasikan tahun 2025 mendatang, guna memudahkan masyarakat mendapatkan air bersih. "Nanti kita survey desa mana yang layak akan kita dahulukan, tapi kita pusatkan dulu di Tanggunggunung dan Pucanglaban, karena daerah ini yang paling banyak kekeringannya," ungkapnya. Adapun pembangunan bersumber dari Baznas, dan zakat infaknya para ASN serta dari Muzaki Kabupaten Tulungagung. "Mudah mudahan zakat dan infaknya di terima Allah SWT dan mereka semakin rajin berzakat dan berinfak pada BAZNAS. Sebab ini akan kita fungsikan, kita distribusikan benar benar bermanfaat kepada yang menerima zakat," harap Abdul Wachid.
BERITA11/09/2024 | BAZNAS Tulungagung
Bantu Penanganan TBC dan AIDS: BAZNAS Tulungagung Bagi Ratusan Paket Sembako
Bantu Penanganan TBC dan AIDS: BAZNAS Tulungagung Bagi Ratusan Paket Sembako
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung turut membantu penanganan TBC-AIDS dengan memberikan ratusan paket sembako kepada penderita penyakit TBC dan HIV/AIDS kurang mampu, melalui Dinas Kesehatan dan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Tulungagung (6/8/24). Setiap bulannya, lembaga penyedia bantuan kepada para fakir miskin dan anak yatim ini, kali ini memberikan bantuan sembako dan vitamin kepada para penderita TBC-AIDS dengan total bantuan senilai 20 jt yang diberupakan beras sejumlah 760 kg. Kepala Bagian Pendistribusian BAZNAS Kab. Tulungagung, Ahmad Saifudin mengatakan pihaknya serius membantu pemerintah kabupaten Tulungagung, dalam menangani kasus TBC yang ada di Tulungagung. “BAZNAS Tulungagung melalui program pendistribusian bidang kesehatan kali ini memberikan sejumlah 332 paket sembako untuk penderita TBC dan AIDS di Kabupaten Tulungagung.” ucapnya. Menurut dia, bantuan ini Ini merupakan komitmen BAZNAS dalam membantu penanganan TBC dan AIDS yang ada di kabupaten Tulungagung. “Kami berkoordinasi dengan Komisi Penanggulangan Aids dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung terkait kelanjutan sasaran bantuan untuk memberikan data penerima” tuturnya. “Semoga langkah ini, mampu memberikan manfaat kepada pederita TBC dan cepat di berikan kesembuhan,” harapnya.
BERITA07/08/2024 | BAZNAS Tulungagung
Program Pendayagunaan: BAZNAS Tulungagung Lakukan Monitoring dan Evaluasi
Program Pendayagunaan: BAZNAS Tulungagung Lakukan Monitoring dan Evaluasi
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten tulungagung melaksanakan monitoring dan evaluasi (MONEV) kepada penerima manfaat (mustahik) yang tergabung dalam Program Bantuan Modal Usaha. Selain memantau perkembangan usaha, monitoring ini juga memperkuat hubungan antara peserta program, sehingga mereka bisa saling memberikan solusi dan mendapatkan masukan dari pendamping atau peserta lainnya.(16/07/2024) Wakil Ketua Bidang Pendayagunaan, H. Abdul Wachid, S.IP menjelaskan bahwa Program Ekonomi yang ada di BAZNAS Kabupaten Tulungagung bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Tulungagung dan memberdayakan pelaku usaha kecil menengah ke bawah dengan cara memberikan tambahan modal agar usaha yang mereka geluti dapat terus berkembang. Setiap bulannya, BAZNAS Kabupaten Tulungagung melakukan evaluasi untuk memantau perkembangan usaha para pelaku usaha dan memberikan masukan kepada sesama pengusaha. “Program Ekonomi ini diharapkan mampu memperbaiki ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan mereka, para pelaku usaha ini diberikan tambahan modal dan pendampingan agar usaha yang mereka miliki bisa berkembang dan yang terpenting mereka terbebas dari jeratan rentenir." Ujar Abdul Contoh nyata dari manfaat program ini adalah Anik, seorang penerima manfaat dalam Program Bantuan Modal Usaha. Sebelum mengenal dan mendapatkan bantuan dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung, kondisi warungnya sangat sederhana. “Kondisi dulu dan sekarang tentu sangat jauh berbeda, kalau dulu produk yang saya jual tidak begitu lengkap, terlebih warung kecil yang saya memiliki juga kalah bersaing dengan warung-warung besar yang menjual banyak produk dan tentunya sangat lengkap, berbeda dengan sekarang setelah saya mendapatkan modal dari BAZNAS Tulungagung warung saya semakin baik dan barang yang saya jual juga lengkap sehingga bisa bersaing dipasaran" ungkap Anik Bahkan, sekarang ia bisa berinovasi dengan memberikan pelayanan jasa antar ketika konsumen berbelanja di warungnya. Semoga program ini terus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Tulungagung.
BERITA15/07/2024 | BAZNAS Tulungagung
Ratusan Lansia Sebatangkara Berbahagia: BAZNAS Tulungagung Beri Bantuan Biaya Hidup
Ratusan Lansia Sebatangkara Berbahagia: BAZNAS Tulungagung Beri Bantuan Biaya Hidup
Sebanyak 208 orang fakir miskin yang hidup sebatangkara dari seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung sudah menerima program bantuan biaya hidup dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung. Bantuan biaya hidup ini diberikan secara berkelanjutan setiap bulan dengan besaran 300 ribu rupiah bagi fakir miskin yang belum terjangkau oleh Dinas Sosial. Kepala Staff Bagian Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Tulungagung Ahmad Saifudin mengatakan program bantuan biaya hidup bagi fakir sebatangkara ini bertujuan untuk merealisasikan hak fakir sesuai dengan ketentuan syariat. Anggaran dari program ini berasal dari dana zakat dan infaq yang disalurkan oleh ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. “Harapannya dengan adanya bantuan biaya hidup ini masyarakat yang hidup sebatangkara tidak lagi harus menunggu pemberian tetangga untuk makan karena sudah bisa mengelola sendiri keuangan yang didapatnya untuk biaya hidup sehari-hari,” harapnya. Menurut Ahmad, untuk bantuan biaya hidup ini diberikan kepada mustahik yang hidupnya sebatang kara, terlebih tidak mempunyai keturunan dan anak serta untuk makan sehari-hari masih menunggu bantuan dari tetangga sekitar. Ahmad menambahkan, bantuan biaya hidup bagi mustahik yang hidupnya sebatangkara ini diharapkan bisa digunakan untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari. “Semua ini tidak terlepas dari peranan para ASN, PNS dan muzaki lainnya yang menyalurkan zakat dan infaqnya di BAZNAS Kabupaten Tulungagung,” tambahnya. Oleh sebab itu, Ahamad menegaskan BAZNAS Tulungagung akan terus meningkatkan kerjasama dengan Pemkab Tulungagung dalam pengumpulan dan pendistribusian dana zakat, infak dan sedekah. Sebab, ZIS yang dibayarkan akan kembali diputar untuk membantu masyarakat Tulungagung lain yang membutuhkan bantuan, guna meningkatkan kesejahteraan hidup. "Mudah-mudahan bantuan ini memberikan manfaat bagi mereka dan meringkankan kehidupannya sehari-hari dengan harapan kesejahteraan masyarakat benar-benar bisa terwujud, khususnya di wilayah Kabupaten Tulungagung" ungkap Ahmad.
BERITA11/07/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi: Puluhan Warga Terbantu
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi: Puluhan Warga Terbantu
BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan sanitasi secara simbolis di Desa Sukowiyono, Kec. Karangrejo. Selasa (09/07/24) Penerima manfaat sendiri merupakan masyarakat kurang mampu yang berdasarkan survei sebelumnya yang layak dan membutuhkan fasilitas sanitasi. Sementara, terdapat 4 kecamatan dengan total 30 orang yang sudah menerima bantuan ini, yaitu: Karangrejo (5), Ngantru (15), Kedungwaru (5), dan Rejotangan (5). Masing-masing orang mendapatkan bantuan senilai Rp. 5.000.000,- Pemberian bantuan ini merupakan upaya BAZNAS untuk mewujudkan perilaku higienis di masyarakat melalui pendekatan program bantuan Sanitasi ini agar angka orang yang tertular penyakit akibat sanitasi yang buruk dapat menurun. Wakil Ketua I BAZNAS Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP., mengatakan tujuan program ini adalah untuk mencegah masyarakat ODF (Open Defecation Fee) atau stop buang air besar sembarang. “Program ini kami adakan dengan tujuan ODF, mencegah dan meminimalisir adanya masyarakat yang buang air besar sembarang karena kebersihan lingkungan itu sangat mempengaruhi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat harus berbudaya hidup bersih dan sehat agar selalu terhindar dari berbagai penyakit.” Ujar Wachid. Semoga program ini bisa terus terlaksana secara tepat sasaran, tepat manfaat, tepat waktu dan tepat mutu guna dengan memberikan sanitasi yang layak kepada masyarakat yang membutuhkan. Dan semoga budaya hidup bersih dan sehat pun dapat terwujud.
BERITA09/07/2024 | BAZNAS Tulungagung
Optimalisasi Rencana Program, BAZNAS Kabupaten Tulungagung Gelar FGD
Optimalisasi Rencana Program, BAZNAS Kabupaten Tulungagung Gelar FGD
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Bagian Kesejahteraan MAsyarakat Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang bertempat di ruang pertemuan Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung.(3/7/24) Focus Group Discussion (FGD) ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. FGD ini diadakan untuk menyelaraskan dan menyinkronkan program BAZNAS Kabupaten Tulungagung dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam rangka mempercepat penghapusan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. H. Abdul Wachid, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, menyatakan bahwa FGD ini adalah kolaborasi yang bertujuan mempercepat penghapusan kemiskinan dan mengoptimalkan pendayaguanaan dana ZIS. Hal ini sesuai dengan salah satu visi BAZNAS Kabupaten Tulungagung yaitu mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan umat, dan mengurangi kesenjangan sosial di Kabupaten Tulungagung. Dalam rangkaian acara FGD, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan poin-poin Rencana Strategis Program Baznas yang diharapkan dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dari berbagai aspek. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan program melalui beberapa program strategis. Kepala BAPPEDA Kabupaten Tulungagung menekankan pentingnya kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi dan sinkronisasi program-program pemerintah. Beliau juga mengatakan bahwa selama ini kerja sama antara Pemerintah dengan BAZNAS Kabupaten Tulungagung sudah ada peningkatan, diharapan kedepannya ada peningkatan lagi. Di akhir acara, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap agar masyarakat penerima manfaat yang terpilih mendapatkan bantuan agar bisa menjadi munfik/muzakki “Dengan adanya program-program pendayagunaan ini diharapkan masyarakat terbebas dari jeratan pinjol/rentenir dan bisa menjadi munfik/muzakki di BAZNAS Kabupaten Tulungagung” ujar Wachid.
BERITA03/07/2024 | BAZNAS Tulungagung
Perkuat BTB: BAZNAS Tulungagung Hadiri Rakor Pembentukan TRC TB Kab. Tulungagung
Perkuat BTB: BAZNAS Tulungagung Hadiri Rakor Pembentukan TRC TB Kab. Tulungagung
Tulungagung - M. Fathul Manan, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung menghadiri Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Kabupatem Tulungagung. Rapat yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung dan dihadiri oleh instansi terkait Kabupaten Tulungagung tersebut bertempat di Ruang Prajamukti Kantor Bupati Jl. A. Yani Timur No. 37 Tulungagung, Rabu (26/6/2024). “TRC adalah tim terpadu yang melakukan tindakan segera setelah adanya informasi awal kejadian atau ancaman bencana yang sesegera mungkin bergerak ke lokasi bencana untuk memberikan pelayanan bagi korban," ujar Robinson, Kepala BPBD Kab. Tulungagung Robinson juga mengungkapkan dalam melaksanakan penanganan kebencanaan secara luas, BPBD tidak mungkin bekerja sendiri. Untuk itu perlu sinergisitas lintas sektor bersama instansi terkait dalam upaya melakukan penanganan pada saat terjadi bencana. TRC PB Kabupaten mempunyai tugas melakukan penanganan awal kedaruratan bencana berupa penyelamatan dan evakuasi korban, Pemenuhan kebutuhan dasar dan pemulihan fungsi prasarana dan sarana vital, Melaporkan hasil kegiatan sebagai bahan pertimbangan pemerintah kabupaten dalam pengambilan keputusan tindakan pendampingan lebih lanjut, dan Membantu aktivitas sistem komando penanganan darurat bencana di wilayah terdampak. “Setelah rakor ini Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Tulungagung diharapkan bisa turut andil tim TRC PB Kabupaten Tulungagung, sehingga apabila sewaktu-waktu terjadi bencana alam, BTB langsung siap tanggap” Tegas Fathul, Kapala Pelaksana BAZNAS Kabupten Tulungagung. "Sesuai pembagian tugas, Tim BTB BAZNAS Tulungagung diberi amanah sebagai tim TRC di bidang ekonomi salah satu tugasnya menganalisis awal kerugian ekonomi akibat bencana" Tambah Fathul.
BERITA26/06/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Kesehatan: Alat Bantu Dengar
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Kesehatan: Alat Bantu Dengar
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan alat bantu dengar kepada Eka Rahayu Ning Tyas langsung di RSUD Dr. Iskak Tulungagung dan didampingi oleh pihak rumah sakit dengan total senilai Rp. 9.520.000,-. (25/06/2024) Eka Rahayu Ning Tyas, balita yang mengalami gangguan pendengaran. Dengan adanya bantuan alat dengar ini, diharapkan Eka dapat mendengarkan dengan jelas kembali dan bisa bahagia selalu seperti sebelumnya. “Kami berharap semoga bantuan ini dapat membantu keluarga ibuk dan bermanfaat bagi adek Eka. Semoga kedepannya adek Eka dapat mendengarkan kembali khalayak orang pada umumnya,” Ujar Wachid, Wakil Ketua I BAZNAS Tulungagung. “Saya sangat berterima kasih banyak kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung atas bantuannya ini, saya merasa terharu dan bahagia atas apa yang diberikan, semoga BAZNAS makin sukses selalu supaya bisa membantu banyak orang kedepannya, Aamiin.” Ujar Hadi, Bapak anak penderita gangguan pendengaran Alat bantu dengar menjadi kebutuhan utama dalam upaya mengurangi hambatan berkomunikasi yang dihadapi oleh Eka. Alat ini membantu seseorang yang memiliki gangguan pendengaran dengan memperkuat atau memperbesar suara sehingga membantu penggunanya untuk dapat mendengar lebih jelas.
BERITA25/06/2024 | BAZNAS Tulungagung
Jum'at Berkah: BAZNAS Tulungagung Buka Warung Gratis di Alon-Alon Tulungagung
Jum'at Berkah: BAZNAS Tulungagung Buka Warung Gratis di Alon-Alon Tulungagung
BAZNAS Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali membuka warung makan gratis dalam rangka menjemput keberkahan dihari Jum'at. Warung makan gratis kali ini dibuka dipusat kota, yakni Alon-Alon Tulungagung. (07/06/24) Warung makan gratis ini merupakan sebuah terobosan bagus bagi masyarakat yang diadakan di hari jum'at setiap dua bulan sekali dengan tempat yang berbeda-beda. Dengan adanya warung makan gratis ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu, dan tidak ada lagi orang yang kelaparan. Seperti yang kita ketahui, bahwa indahnya berbagi tak hanya untuk menjemput keberkahan saja, tetapi juga dapat menciptakan kebersamaan dan kebahagiaan. “Kebetulan sekali pagi ini saya jalan-jalan di Alon-Alon dan belum sarapan tapi untung ada BAZNAS yang berbagi makanan gratis. Saya sarapan pakai pecel dan rasanya enak sekali, apalagi ditambah momen kebersamaan ini. Terima kasih BAZNAS semoga berkah, panjang umur dan sukses terus,” Ujar Astri. Banyak masyarakat yang merasa senang dan terbantu dengan adanya program warung makan gratis ini. Banyak pula dari mereka yang ingin program ini terus berlanjut. “Habis ngantar anak sekolah, saya dipanggil mas-mas untuk makan gratis di warung BAZNAS ini. Alhamdulillah makanannya enak sekali, kalau bisa tiap Jum'at BAZNAS buka warung gratis ini dengan menu yang berbeda-beda. Terimakasih BAZNAS.” Ujar Dalin BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengucapkan terima kasih atas uluran tangan dari donatur yang telah berbagi kepada mereka yang membutuhkan bantuan. Semoga keberkahan selalu menyertai. ______________________ Bagi masyarkat yang ingin turut serta dalam program Jum’at Berkah bisa tranfser melalui Rekening Kemanusiaan Baznas Kabupaten Tulungagung Bank Jatim Syariah 7152271726, Bank Jatim 0152210022, BRI 011001030166530, BSI 7137892051, BPR 0101003333. Informasi lebih lanjut dapat menghubunig Whatsapp Center 0813-5717-0996
BERITA07/06/2024 | BAZNAS Tulungagung
Program Kesehatan: BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Untuk Bayi Kembar Siam
Program Kesehatan: BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Untuk Bayi Kembar Siam
BAZNAS Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung salurkan bantuan susu formula pada anak kembar siam warga kelurahan Kepatihan Kecamatan Tulungagung. Bantuan tersebut disalurkan secara simbolis oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Adbul Wachid, S.IP didampingi Kepala Puskesmas Desa Sembung beserta Forkopim Kecamatan Tulungagung dan bantuan diterima langsung oleh Yeni Dwi orang tua bayi Kembar siam, pada Kamis (6/6/24) Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengatakan bahwa bantuan yang diberikan pada anak kembar siam senilai 5,4 juta yang diwujudkan berupa susu formula untuk menunjang kesehatan bayi. “Bantuan susu formula ini digunakan untuk jangka waktu 6 bulan kedepan sampai proses operasi di lakukan, yang diperkirakan pada bulan Desember mendatang,” ujar beliau, Wakil Ketua I BAZNAS Tulungagung. Selain itu, kata Wakil Ketua BAZNAS, kedatanganya juga untuk melihat sejauh mana kesiapan dan kesehatan bayi kembar siam ini, menjelang dioperasi. Dikatakan beliau, disamping memberikan bantuan senilai 5,4 juta, beliau juga akan membantu menggalang dana melalui sedekah online dengan mengajak masyarakat untuk peduli dan memberikan sekedar infaknya kepada anak kembar siam demi kelancaran proses operasinya. Sementara itu, orang tua dari anak yang mengalami kembar siam Yeni Dwi merasa bersyukur atas kepedulian dan bantuan donasi yang diterimanya. “Kami suami istri orang tua bayi kembar ini, sangat berterimakasih karena telah diberikan bantuan donasi kepada anak kami,” ungkapnya
BERITA06/06/2024 | BAZNAS Tulungagung
Tingkatkan Kompetensi, BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading UPZ OPD
Tingkatkan Kompetensi, BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading UPZ OPD
BAZNAS Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung gelar acara upgrading dan pemantapan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam upaya peningkatan kompetensi dan pengoptimalan pengumpulan dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS). Kegiatan ini berlangsung diruang rapat Prajamukti, kantor Bupati Tulungagung. (03/06/24) Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Asisten I Setda, Unit Pengumpul Zakat Organisasi Pemerintah Daerah (UPZ OPD) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Kabupaten Tulungagung. Mengingat hukum zakat adalah wajib bagi yang mampu, maka upaya meningkatkan kesadaran zakat masyarakat memang harus kita perkuat, termasuk juga Unit Pengumpul Zakat tersebut. Sehingga perlu untuk dilakukan pemahaman kembali terkait ZIS, sekaligus peningkatan kompetensi dan pengoptimalan pengumpulan dan pendistribusian dana ZIS kepada mustahiq agar menjadi lebih mudah. “Kegiatan ini kami selenggarakan guna untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat. Terkhusus kepada Unit Pengumpul Zakat akan kami lakukan pengupgrad-an atau peningkatan kompetensi agar pendistribusian dana ZIS kepada masyarakat lebih optimal”, Ujar KH. Samsul Umam, M. Pd. I, Pimpinan BAZNAS Tulungagung. Kepada seluruh pengurus UPZ OPD dan UPZ Kecamatan, Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur berharap agar dapat mengikuti bimtek ini dengan serius dan semangat, sehingga kedepannya dapat lebih berdaya dan berhasil guna. “Saya mengharapkan kepada seluruh tamu undangan yang hadir ini dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan semangat agar apa yang menjadi tujuan dari zakat, infaq dan sedekah kedepannya dapat lebih berdaya dan berhasil guna sebagai salah satu solusi dalam mengatasi berbagai problematika kemiskinan dan kesenjangan sosial ditengah masyarakat. Dan perlu diketahui juga, bahwa BAZNAS itu lembaga pemerintah non struktural dibawah Bupati,” Ucap KH. Ali Maschan Moesa, M. Si, Pimpinan BAZNAS Jatim. PJ Bupati Tulungagung berharap dalam sambutannya yang diwakilkan oleh Asisten I Setda, untuk mengoptimalkan pengumpulan dana zakat, infaq, dan sedekah. “Jika kita mampu bersinergi, berkolaborasi, saling membantu dan terus berusaha dalam pengumpulan dan pemberdayaan zakat, tentu akan menjadi potensi besar pula dalam upaya kita mensejahterakan masyarakat melalui pemberdayaan zakat secara terstruktur, terarah dan sistematis. Jadi, saya minta kepada seluruh UPZ-UPZ untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat, infaq dan sedekah ke BAZNAS Tulungagung/setempat,” Ujar Agus Prijanto Utomo, S. E., Asisten I Setda.
BERITA03/06/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Serahkan Bantuan Becak: Gunakan Untuk Menafkahi Keluarga
BAZNAS Tulungagung Serahkan Bantuan Becak: Gunakan Untuk Menafkahi Keluarga
BAZNAS Tulungagung - Penyaluran bantuan dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung sangat dirasakan oleh Siswoyo, salah satu penerima bantuan alat usaha berupa becak dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung, warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Siswoyo merasa sangat senang sekali atas bantuan yang telah diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Beliau bisa memanfaatkan becak tersebut untuk bekerja sehari-hari mulai dari ngojek hingga untuk mencari barang bekas atau rosok. Turut prihatin setiap kali Siswoyo mencari barang bekas atau rosok hanya menggunakan sepedah ontel, dengan adanya bantuan berupa becak dirasa dapat membantu Siswoyo mengangkut rosok lebih banyak dan lebih produktif. Setelah pembelian becak, Siswoyo langsung pergi ke kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk mengucapkan rasa terima kasihnya. Siswoyo merasa sangat terbantu dan senang sekali atas bantuan yang telah diberikan kepadanya. “Alhamdulillah saya merasa senang sekali atas bantuan yang telah diberikan BAZNAS kepada keluarga kami. Sebagai rasa terima kasih saya, izinkan saya hari ini membantu membersihkan halaman BAZNAS dari sampah dan rumput-rumput yang ada”, Ujar Siswoyo. (27/05/2024) Seluruh staff dan relawan BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga turut bahagia dan senang atas terwujudnya bantuan pembelian becak kepada Siswoyo. “Saya turut bahagia atas apa yang terjadi, semoga pak Siswoyo sehat selalu dan ikhtiar dalam mencari rizki yang halal dan berkah, saya juga berharap semoga program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat kepada banyak orang”, ucap Tika, salah satu staff BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Diharapkan dengan bantuan alat usaha dari BAZNAS Tulungagung, semakin banyak mustahik yang bisa diberdayakan dan menerima manfaat dari program ini. Hal ini merupakan wujud pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat melalui BAZNAS demi menyejahterakan umat.
BERITA28/05/2024 | BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat