WhatsApp Icon
BAZNAS Tulungagung Gelar OASE, 108 Anak Yatim Duafa Diajak Belanja Lebaran di Apollo Supermall

Tulungagung – Dalam semarak Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim duafa melalui program Orang Tua Asuh Sehari (OASE). Bekerja sama dengan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Kabupaten Tulungagung, sebanyak 108 anak yatim duafa diajak berbelanja kebutuhan Lebaran di Apollo Supermall Tulungagung, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan di Pendopo Kongas Arum Kusumaningbangsa. Setelah itu, para peserta diberangkatkan menggunakan bus sekolah menuju pusat perbelanjaan dengan penuh antusias.

Dalam program tersebut, setiap anak menerima uang saku sebesar Rp200.000 dan voucher belanja senilai Rp300.000. Mereka diberi kebebasan memilih sendiri kebutuhan Lebaran sesuai keinginan masing-masing, mulai dari pakaian, celana, sepatu, sandal, hingga perlengkapan lainnya. Terlihat wajah-wajah ceria saat anak-anak menentukan pilihan terbaik untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., mengungkapkan bahwa pada Ramadhan tahun ini jumlah donatur program OASE mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Jika pada tahun-tahun sebelumnya penerima manfaat kurang dari seratus bahkan pernah kurang dari 50 anak, tahun ini alhamdulillah meningkat menjadi 108 anak yatim duafa,” ujarnya.

Suyadi menambahkan, para Orang Tua Asuh dalam kegiatan ini terdiri dari ibu-ibu Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia juga mengimbau para oranng tua asuh untuk menambah sedekah seikhlasnya guna semakin menambah kebahagiaan anak-anak tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Tulungagung, Abdul Wahid, S.IP., menjelaskan bahwa program OASE dilaksanakan untuk membantu meringankan beban ekonomi anak-anak yatim piatu, khususnya menjelang Lebaran.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian untuk membantu perekonomian anak-anak yatim piatu di Tulungagung, agar mereka juga bisa merasakan kebahagiaan memiliki pakaian baru saat Idul Fitri,” tuturnya.

Di akhir kegiatan, Suyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan hartanya melalui BAZNAS Tulungagung.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh donatur. Semoga di bulan Ramadhan ini, seluruh aktivitas kebaikan ini menjadi amal ibadah dan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT,” pungkasnya.

05/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Ikuti Safari Ramadhan Pemkab, Salurkan Santunan untuk Anak Yatim

Tulungagung - Dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung turut ambil bagian dalam rangkaian Safari Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung di sejumlah wilayah selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

Kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antara unsur pimpinan daerah dan masyarakat. Selain itu, agenda ini juga memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kondusivitas wilayah serta membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat selama bulan suci. Pemilihan lokasi Safari Ramadhan digilir setiap tahun, sehingga seluruh wilayah di Kabupaten Tulungagung dapat merasakan kehadiran langsung pimpinan daerah.

Dalam setiap titik Safari Ramadhan, BAZNAS Tulungagung menyalurkan santunan kepada 10 anak yatim di masing-masing wilayah. Santunan yang diberikan berupa uang saku sebesar Rp200.000 serta paket sembako “Si Fitri” senilai Rp120.000 untuk setiap penerima. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan anak-anak yatim menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam Safari Ramadhan merupakan bentuk komitmen lembaga dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Safari Ramadhan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wujud kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menghadirkan kepedulian sosial. Kami ingin memastikan bahwa keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh anak-anak yatim melalui santunan dan bantuan kebutuhan pokok,” ujarnya.

Adapun jadwal dan lokasi Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Tulungagung tahun ini adalah sebagai berikut:

  1. Pembukaan Safari Ramadhan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, 24 Februari 2026.

  2. Masjid Al Barokah, Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, 26 Februari 2026.

  3. Masjid Darussalam, Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, 2 Maret 2026.

  4. Masjid Al Ikhlas, Desa Karangrejo, Kecamatan Karangrejo, 4 Maret 2026.

  5. Masjid Baitul Khoir, Desa Bandung, Kecamatan Bandung, 6 Maret 2026.

  6. Masjid Ponpes Al Badru Alaina, Desa Ngantru, Kecamatan Ngantru, 10 Maret 2026.

  7. Penutupan Safari Ramadhan di DPRD Tulungagung, 12 Maret 2026.

Melalui partisipasi aktif dalam Safari Ramadhan ini, BAZNAS Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperluas kemaslahatan, serta mempererat kebersamaan dalam bingkai kepedulian sosial selama bulan suci Ramadhan

05/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Gelar Manasik Zakat di Sekolah, Tanamkan Empati Sosial Sejak Dini

Tulungagung - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Pondok Ramadhan bertajuk Manasik Zakat dengan tema “Dakwah Zakat dan Empati Sosial”. Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah madrasah dan sekolah tingkat SLTP/MTs di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Pelaksanaan perdana Manasik Zakat berlangsung di SMP Negeri 1 Ngunut pada 24–27 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS Tulungagung bersama mahasiswa binaan Program Beasiswa SKSS serta HMPS Mazawa UIN 1 Tulungagung.

Wakil Ketua BAZNAS Tulungagung Bidang Penghimpunan, Abdul Wachid, menjelaskan bahwa Manasik Zakat dirancang sebagai media pembelajaran dan pembentukan karakter bagi generasi muda.

“Kami akan melatih para peserta didik untuk menjadi pribadi yang dermawan sejak dini. Mereka diberikan pemahaman tentang zakat, infak, sedekah, serta peran amil, sekaligus menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap fakir miskin, yatim, dan dhuafa,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembelajaran tidak hanya bersifat teori, tetapi juga melalui praktik langsung. Para siswa dilibatkan dalam proses penghimpunan sedekah, pencatatan, hingga pendistribusian dana sosial keagamaan.

“Mereka akan praktik langsung mulai dari pengumpulan sedekah dari mereka sendiri, kemudian melakukan pencatatan, bahkan sampai ke pendistribusian. Peserta didik juga akan menyeleksi sendiri teman-teman mereka yang berhak menerima,” tambahnya.

Menurutnya, dana sedekah yang terkumpul akan dikembalikan kepada peserta untuk disalurkan secara langsung setelah mereka memahami delapan asnaf. Dengan cara tersebut, peserta didik diharapkan mampu memahami siapa saja golongan yang berhak menerima, baik dari lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.

Selain edukasi zakat, infak, dan sedekah, Manasik Zakat ini juga dilengkapi dengan pemberian pemahaman dasar mengenai kesiapsiagaan bencana. Materi disampaikan secara sederhana dan kontekstual, disesuaikan dengan usia pelajar SLTP/MTs, agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui sesi ini, peserta dikenalkan pada pentingnya sikap tanggap, peduli, dan saling tolong-menolong saat terjadi bencana sebagai bagian dari nilai empati sosial.

Melalui kegiatan Manasik Zakat ini, BAZNAS Tulungagung berharap dapat menumbuhkan kesadaran berzakat dan kepedulian sosial di kalangan pelajar, sekaligus menjadikan Ramadhan sebagai momentum pembentukan karakter yang berlandaskan nilai keislaman dan kemanusiaan.

27/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Kick Off Kolaborasi Pendampingan Mitra: BAZNAS, BMD dan Kemenag Tulungagung Perkuat Ekonomi dan Spiritual UMKM Binaan

Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Microfinance Desa (BMD) resmi menggelar Kick Off Kolaborasi Pendampingan Mitra dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini menjadi langkah awal sinergi lintas sektor dalam memperkuat pemberdayaan mustahik, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga pembinaan spiritual dan ibadah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung H.M. Afif Fauzi, S.Ag., M.Pd., Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung H.M. Makrus Manan, S.P., M.M., Perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Perwakilan Dinas Koperasi, Ketua IPARI, serta 56 mitra BAZNAS dan BMD Kabupaten Tulungagung.

Kolaborasi ini menjadi tonggak baru pendampingan mitra binaan BAZNAS dan BMD. Jika selama ini fokus pembinaan lebih banyak pada penguatan usaha dan akses permodalan, ke depan para mitra juga akan mendapatkan pendampingan keagamaan melalui penyuluh agama dari Kemenag.

Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa program BMD telah memberikan kontribusi nyata dalam penguatan UMKM di Tulungagung.

“Selama BMD berjalan, kami sudah menggelontorkan dana sebesar Rp1,5 miliar kepada para pelaku UMKM. Bantuan dana ini langsung cair ke rekening penerima manfaat, sehingga prosesnya transparan dan tepat sasaran,” jelasnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan Kemenag menjadi langkah strategis agar para mitra tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung, H.M. Afif Fauzi, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan pendampingan secara menyeluruh dan tanpa biaya.

“Pendampingan nanti tidak hanya dari sisi ekonomi, tapi juga dari sisi ibadahnya. Pendampingan ini kami lakukan gratis untuk kalian semua, tanpa dipungut biaya. BAZNAS sudah menunjukkan kepedulian kepada para mustahik, sekarang kita juga akan turut serta untuk meningkatkan kebahagiaan dunia dan akhirat para penerima manfaat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Kemenag siap mendampingi proses sertifikasi halal bagi para mitra yang belum memiliki legalitas tersebut. “Jika ada yang belum punya sertifikasi halal, silakan segera mengajukan. Kami dari Kemenag siap mendampingi proses pembuatannya,” tambahnya.

Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, H.M. Makrus Manan, S.P., M.M., dalam kesempatan yang sama menegaskan posisi BAZNAS sebagai bagian dari pemerintah.

“BAZNAS merupakan bagian dari pemerintah, sebuah lembaga pemerintah nonstruktural. Kami menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS yang selalu turut serta mewujudkan visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung,” ungkapnya.

Melalui Kick Off ini, BAZNAS, BMD, dan Kemenag Kabupaten Tulungagung menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan pemberdayaan yang holistik dalam menguatkan usaha, meningkatkan kualitas ibadah, serta mendorong terwujudnya mustahik yang mandiri dan berdaya saing, sekaligus meraih keberkahan dunia dan akhirat.

12/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Sambut Ramadhan 1447 H, BAZNAS Tulungagung Gelar Sosialisasi Zakat Fitrah dan Perkuat Optimalisasi ZIS ASN

TulungagungDalam rangka menyongsong datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar rapat sosialisasi zakat fitrah di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung pada Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan dan optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Rapat sosialisasi tersebut diikuti oleh Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Kabupaten Tulungagung, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, kepala SMP, MTs, dan MA, serta Koordinator UPASP se-Kabupaten Tulungagung.

PJ Sekda Kabupaten Tulungagung, Soeroto, S.Sos., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa penghimpunan zakat mal, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung sejauh ini telah berjalan cukup baik. Namun demikian, menurutnya, masih diperlukan langkah-langkah optimalisasi agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ia menekankan bahwa zakat merupakan kewajiban bagi setiap umat Muslim yang telah memenuhi syarat. Karena itu, penguatan sistem dan dukungan kelembagaan menjadi hal yang penting untuk memastikan penghimpunan ZIS dapat berjalan lebih maksimal.

“Pengumpulan zakat mal, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung selama ini telah berjalan, namun masih memerlukan optimalisasi agar dampaknya semakin dirasakan masyarakat. Zakat ini adalah kewajiban umat Muslim. Oleh karena itu, kami dari Pemerintah Daerah siap mendukung penuh optimalisasi ZIS di wilayah Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa ke depan akan dipertimbangkan penerbitan surat edaran kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memperkuat penghimpunan zakat mal, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aparatur sipil negara dalam menunaikan kewajiban zakat secara terkoordinasi dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., memaparkan potensi besar zakat apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan. Ia mencontohkan, jika terdapat 500 pejabat struktural yang membayar zakat dengan nominal Rp150.000 per orang, maka dana yang terkumpul hampir mencapai Rp100.000.000.

“Itu baru dari pejabat struktural saja. Bayangkan jika seluruh potensi zakat di Kabupaten Tulungagung dapat dihimpun secara maksimal,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan salah satu program unggulan BAZNAS Tulungagung, yakni bantuan biaya hidup bagi lansia sebatang kara. Program tersebut menyasar lansia yang hidup sendirian tanpa penghasilan tetap, dengan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama hidup.

“Program ini akan terus berjalan selama pembayaran zakat melalui BAZNAS tetap berjalan. Oleh karena itu, optimalisasi penghimpunan ZIS di wilayah Tulungagung perlu terus ditingkatkan,” tegasnya.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa sosialisasi zakat fitrah menjadi momentum penting untuk memperluas edukasi zakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Selain sosialisasi zakat fitrah, BAZNAS juga akan melaksanakan sejumlah program di bulan Ramadhan, salah satunya edukasi zakat, infak, dan sedekah kepada peserta didik di sekolah.

“Kami akan melatih anak-anak menjadi pribadi yang dermawan sejak dini. Mereka akan diberikan pemahaman tentang delapan asnaf, kemudian diminta menyeleksi di antara teman-temannya yang termasuk golongan tersebut. Uang hasil infak atau sedekah mereka nantinya akan kami kembalikan kepada mereka yang berhak,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Zainul Fuad, S.E., M.Pd., memberikan penjelasan terkait zakat fitrah, fidyah, dan kafarat dalam perspektif fikih Islam.

“Setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, ada satu kewajiban lagi bagi umat Islam, yaitu menunaikan zakat fitrah. Ini sangat penting karena merupakan bagian dari rukun Islam. Menjelang berakhirnya Ramadhan, zakat fitrah memiliki keterkaitan erat dengan kesempurnaan ibadah puasa,” paparnya.

Ia juga menjelaskan ketentuan fidyah dan kafarat. “Fidyah adalah denda bagi orang yang tidak melaksanakan puasa. Ibu hamil boleh tidak berpuasa, tetapi wajib membayar fidyah dan tetap mengganti puasanya. Fidyah sebesar satu mud, setara dengan 6,75 ons yang dibulatkan menjadi 7 ons. Jika diuangkan, satu mud senilai Rp30.000,” terangnya.

Sementara itu, kafarat bagi pelanggaran berat di bulan Ramadhan, seperti melakukan hubungan suami istri di siang hari, adalah berpuasa dua bulan berturut-turut tanpa jeda, atau memerdekakan budak, atau memberi makan 60 fakir miskin.

Di akhir kegiatan, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung memaparkan skema penghimpunan zakat fitrah yang akan diterapkan selama Ramadhan 1447 H.

Melalui rapat sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan umat, khususnya di Kabupaten Tulungagung.

10/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Terbaru

BAZNAS Tulungagung Gelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Zakat
BAZNAS Tulungagung Gelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Zakat
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar rapat koordinasi daerah dan sosialisasi zakat dalam rangka menyongsong bulan suci Ramadhan 1446 H, pada Selasa (11/02/25) di Aula Dinas Kesehatan Tulungagung. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta optimalisasi pengelolaan zakat di lingkungan Kabupaten Tulungagung. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tulungagung yang secara resmi membuka kegiatan sosialisasi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong optimalisasi pengelolaan zakat di Tulungagung. "Zakat memiliki peran yang sangat strategis dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan agar potensi zakat dapat dimaksimalkan dengan baik," ujar Makrus, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tulungagung Acara ini juga dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Tulungagung, Kepala Kecamatan se-Tulungagung, Koordinator Unit Pelayanan Administrasi Satuan Pendidikan (UPASP) se-Tulungagung, Kepala Sekolah SMP se-Tulungagung, serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang berada di bawah naungan BAZNAS Tulungagung. Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung dalam sambutannya menegaskan bahwa pengelolaan zakat yang transparan dan profesional akan memberikan dampak besar bagi masyarakat. "Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, seluruh peserta yang hadir dapat memahami pentingnya zakat serta berperan aktif dalam pengelolaannya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang berhak," ungkap Wachid, Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan materi mengenai tata kelola zakat yang efektif, tata cara perhitungan zakat mal mekanisme pengumpulan dan penyaluran zakat terutama dalam skema pengelolaan zakat fitrah tahun ini, serta pentingnya peran amil zakat dalam menyalurkan dana secara tepat sasaran. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung terkait pengelolaan zakat di daerah masing-masing. Acara ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat dalam mengoptimalkan potensi zakat demi kesejahteraan bersama.
BERITA11/02/2025 | BAZNAS Tulungagung
Beasiswa SKSS BAZNAS: Lentera Harapan di Langit Rama
Beasiswa SKSS BAZNAS: Lentera Harapan di Langit Rama
Di sebuah sudut desa Kepatihan, Kecamatan Tulungagung, hiduplah seorang pemuda bernama Muhammad Ramadhan, atau yang akrab disapa Rama. Sebagai anak pertama dari empat bersaudara, Rama tumbuh dengan kesadaran bahwa kehidupan keluarganya penuh keterbatasan. Ayahnya bekerja sebagai buruh serabutan, mengandalkan pekerjaan yang tak menentu, sementara ibunya berperan sebagai ibu rumah tangga, menjaga rumah dan mendampingi adik-adiknya. Meskipun hidup dalam kondisi yang serba pas-pasan, Rama memiliki impian besar: ia ingin berkuliah. Namun, kenyataan pahit harus ia terima. Biaya pendidikan yang tinggi dan kebutuhan adik-adiknya yang masih sekolah membuatnya mengubur impian itu dalam-dalam. Tidak ingin menyerah begitu saja, Rama mengambil keputusan besar. Ia merantau ke Kota Malang selama satu tahun, berharap bisa mengumpulkan cukup uang untuk biaya kuliah. Setiap hari, ia bekerja keras, berpindah-pindah pekerjaan, menabung sedikit demi sedikit dengan harapan suatu hari nanti ia bisa melangkah ke dunia perkuliahan. Namun, takdir berkata lain. Upaya yang ia lakukan tidak cukup untuk menutupi biaya kuliah yang semakin mahal. Harapannya mulai redup, hampir padam, hingga suatu hari ia menemukan seberkas cahaya informasi tentang Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Mata Rama kembali berbinar. Ia tahu, ini adalah kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan. Dengan penuh harap, ia mengajukan diri sebagai salah satu penerima beasiswa tersebut. Prosesnya tak mudah, tetapi semangatnya yang kuat membuatnya terus berjuang. Hingga akhirnya, kabar baik datang. Rama dinyatakan sebagai penerima Beasiswa SKSS BAZNAS. Kebahagiaan yang tak terkira mengalir dalam dirinya dan keluarganya. Kini, pintu pendidikan yang sempat tertutup kembali terbuka. Ia bisa melanjutkan impiannya, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk keluarganya. Bagi Rama, SKSS BAZNAS bukan sekadar beasiswa, melainkan lentera harapan yang menerangi jalannya menuju masa depan. Kini, ia bertekad untuk belajar dengan sungguh-sungguh, membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang bagi mereka yang memiliki mimpi besar. "Karena pendidikan adalah jalan menuju perubahan, dan dengan SKSS BAZNAS, aku menemukan jalan itu kembali," ucapnya penuh syukur. --- Semoga kisah ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang yang sedang berjuang meraih impiannya! Mari sedekahkan harta terbaik kalian untuk mereka yang lebih membutuhkan melalui BAZNAS Tulungagung, bisa melalui link: kabtulungagung.baznas.go.id/sedekah
BERITA11/02/2025 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Gelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Zakat: Diikuti Oleh Satker Kemenag
BAZNAS Tulungagung Gelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Zakat: Diikuti Oleh Satker Kemenag
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung telah mengadakan kegiatan rapat koordinasi dan sosialisasi zakat fitrah yang diikuti oleh satuan kerja Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan koordinasi dalam pengelolaan zakat fitrah dan zakat mal guna optimalisasi penyaluran kepada yang berhak menerima.(4/2/24) Acara yang digelar di Hotel Lojikka tersebut dihadiri oleh para perwakilan dari berbagai unit kerja Kementerian Agama Wilayah Kabupaten meliputi Kepala Sekolah MIN, MTsN dan MAN serta para kasi kantor Kemenag. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tata cara pengumpulan, pengelolaan, dan pendistribusian zakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Agama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kewajiban zakat fitrah dan zakat mal. “Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa zakat fitrah dan zakat mal yang dikumpulkan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran. Kami berharap kerja sama antara BAZNAS dan Kementerian Agama terus terjalin erat demi kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Abdul Wachid. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan zakat agar masyarakat semakin percaya dan aktif dalam menunaikan kewajiban zakatnya melalui BAZNAS. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat mengenai zakat semakin meningkat, sehingga dana yang terkumpul dapat memberikan manfaat optimal bagi mereka yang membutuhkan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga berusaha untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait zakat kepada masyarakat luas.
BERITA04/02/2025 | BAZNAS Tulungagung
Rajab: Lembaran Awal dalam Perjalanan Menuju Cinta Ilahi
Rajab: Lembaran Awal dalam Perjalanan Menuju Cinta Ilahi
Pada awal tahun 2025, terdapat momen istimewa. Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI, bulan Rajab 1446 H/2025 M dimulai pada hari Rabu, 1 Januari 2025. Bulan Rajab, bulan ke-7 dalam kalender qamariah, termasuk di antara bulan-bulan yang sangat dimuliakan dalam ajaran Islam. Dibulan Rajab sebagai pengingat bahwa cinta kepada Allah SWT bukanlah sesuatu yang datang begitu saja. Cinta ini membutuhkan niat tulus, usaha yang berkelanjutan, dan keteguhan hati. Sebagai lembaran awal yang penuh makna, menawarkan kesempatan untuk mempererat hubungan dengan Sang Pencipta melalui langkah-langkah: 1. Puasa Sunnah Rajab Puasa di bulan Rajab memiliki keutamaan besar. Terdapat salah satu hadis tentang puasa sehari bagaikan sebulan, yang berbunyi: “Barang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari.” Puasa ini dapat dilakukan pada hari-hari tertentu, seperti Senin dan Kamis, atau puasa ayyamul bidh (tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah). Hadis di atas dikutip oleh Imam Fakhruddin al-Razi dalam kitabnya yang berjudul Mafatih al-Ghaib (juz XVI, halaman 54). 2. Memperbanyak Istighfar dan Dzikir; Istighfar adalah amalan yang dianjurkan untuk membersihkan diri dari segala dosa. Di bulan Rajab yang penuh berkah, kita dapat memperbanyak dzikir “Astaghfirullah wa atubu ilaih” (Aku memohon ampun kepada Allah dan berdamai dengan-Nya). Kalimat ini bukan hanya permohonan ampun, tetapi juga langkah awal dalam perjalanan spiritual. Rajab memberi kita kesempatan untuk memperbaiki diri, memohon ampunan, dan memperbaharui niat dalam perjalanan menuju cinta Ilahi. 3. Banyak berdo’a dibulan rajab Rasulullah SAW mengajar umat Islam untuk membaca doa khusus di bulan Rajab: Doa di Bulan Rajab, yang berbunyi: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadan.” Doa ini bukan hanya permohonan untuk keberkahan, tetapi juga sebagai ungkapan kerinduan dan kesiapan menyambut bulan penuh ampunan. 4. Shalat Malam dan Qiyamul Lail Memperbanyak ibadah malam, seperti tahajud, witir, dan membaca Al-Qur'an, sangat dianjurkan di bulan Rajab. Malam yang tenang memberikan kesempatan emas untuk meresapi ketenangan hati, memperdalam rasa khusyuk, dan mendekatkan diri lebih dekat lagi kepada Allah SWT. 5. Bersedekah Sedekah di bulan Rajab memiliki keutamaan luar biasa, dengan pahala yang dilipat gandakan. Ini adalah momen yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama, seperti memberi makan kepada fakir miskin, memuliakan anak yatim, atau mendukung berbagai kegiatan sosial lainnya. Dengan berbuat kebaikan di bulan yang penuh berkah ini, kita tidak hanya menghidupkan semangat berbagi, tetapi juga meraih pahala yang berlimpah dari Allah SWT.
BERITA20/01/2025 | BAZNAS Tulungagung
Hari Ulang Tahun Ke-24, BAZNAS Tulungagung Gelar Do’a Bersama
Hari Ulang Tahun Ke-24, BAZNAS Tulungagung Gelar Do’a Bersama
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) BAZNAS yang ke-24 dengan penuh khidmat. Acara yang diadakan di kantor BAZNAS setempat ini mengusung tema "Cahaya Zakat, Keajaiban Muzaki dan Mustahik," yang menggambarkan pentingnya peran zakat sebagai sumber harapan dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. (17/01/25) Acara dimulai dengan do'a bersama dan Khotmil Qur'an yang dipimpin oleh Hafidz PAC GP Ansor Ngunut. Dilanjutkan dengan santunan anak-anak yatim, sambutan-sambutan, serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan BAZNAS selama 24 tahun. Tema yang diusung tahun ini sangat menarik, menggarisbawahi betapa zakat mampu membawa cahaya kegembiraan baik bagi Muzaki maupun Mustahik. Dalam sambutannya,H. Abdul Wachid S.IP, selaku Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, menekankan pentingnya zakat dalam menciptakan perubahan sosial. "Zakat adalah cahaya yang menerobos ke relung hati para muzaki, memberikan ketenangan dan kebahagiaan bagi mereka. Pada saat yang sama, zakat juga menjadi keajaiban bagi mustahik, membawa mereka keluar dari kesulitan dan memberikan harapan baru dalam hidup mereka,", ujarnya. Sambutan dari Kemenag Tulungagung, yang disampaikan oleh Dr. H Masngut M.Pd, juga menambah makna dalam acara tersebut. Ia mengucapkan selamat ulang tahun kepada BAZNAS dan berharap dengan bertambahnya usia, BAZNAS Tulungagung semakin memberikan manfaat dan berkah bagi masyarakat. H. M. Mahrus Manan S.P., M.M., selaku Kabag Kesra Sekda Kabupaten Tulungagung, turut menyampaikan harapannya. "Kami mewakiliki PJ Bupati, mengucapkan selamat kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang tahun ini berusia 24 tahun. BAZNAS memiliki tugas untuk mengumpulkan dan menyalurkan zakat, infaq dan sedekah dapat memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat Tulungagung. Kita berharap kedepannya BAZNAS dapat berdiri kokoh, menjalankan amanah dengan baik," ungkapnya. Sebagai bagian dari perayaan harlah ke-24, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga merencanakan berbagai program kemanusiaan. Abdul Wachid menjelaskan bahwa BAZNAS akan mendistriusikan beasiswa untuk tingkat MI, SD, SMP, MTS, MA, SMK, dan SMA. Selain itu, ada juga program pengadaan kacamata untuk anak-anak, pemberian 5 unit kursi roda kepada Rumah Sakit Dr. Iskak, serta pelatihan dan modal Z-Chizken. Dengan semangat dan harapan baru, BAZNAS Tulungagung siap melanjutkan kontribusinya bagi masyarakat, membawa cahaya zakat yang penuh keajaiban bagi semua.
BERITA17/01/2025 | BAZNAS Tulungagung
Gerakan Bersih Kali Ngrowo: Langkah Kecil Menciptakan Lingkungan Yang Lebih Sehat
Gerakan Bersih Kali Ngrowo: Langkah Kecil Menciptakan Lingkungan Yang Lebih Sehat
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung terjun langsung dalam aksi sosial lintas komunitas yang bertajuk "Gerakan Bersih Kali Ngrowo". Bertempat di sepanjang Kali Ngrowo di Kelurahan Sembung pada hari Senin, (23/12/24). Kegiatan ini bertujuan untuk untuk membersihkan area sungai dari berbagai jenis sampah dan rumput yang mencemari. Tim BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Tulungagung berkolaborasi dengan berbagai komunitas untuk mensukseskan kegiatan ini. Dengan semangat yang membara, seluruh komunitas bersama-sama untuk menciptakan lingkungan sungai yang lebih nyaman, sehat dan tampak asri. Selama kegiatan berlangsung, semua komunitas berkontribusi aktif dalam membersihkan area sungai. Berbagai jenis sampah dan rumput liar yang mengganggu telah di bersihkan. Pemandangan ini menunjukkan betapa besar perhatian masyarakat terhadap lingkungan sekitar, meskipun banyak tantangan yang dihadapi. Staff BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Tulungagung, Ari Khotmil Mubarak, S.E., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah pertama untuk menciptakan kesadaran masyarakat serta tanggung jawab akan pentingnya menjaga kebersihan sungai. "Kegiatan aksi sosial ini merupakan upaya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan itu sangat penting." Ujarnya Salah satu peserta, Darul, juga menyampaikan, "Aksi sosial ini benar-benar menjadi inspirasi bagi saya sebagai masyarakat, bahwa peran masyarakat itu sangat penting untuk menciptakan sebuah lingkungan yang sehat dan nyaman." Terlaksananya aksi sosial Bersih Kali Ngrowo diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak masyarakat dan komunitas lainnya untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan. Dengan semangat kolaborasi, kedepannya Tim BAZNAS Tanggap Bencana berharap dapat terus berkontribusi dalam menjaga keindahan lingkungan kita. Mari menjaga lingkungan untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan.
BERITA24/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Cetak Barista Profesional Melalui Program Z Coffee
BAZNAS Tulungagung Cetak Barista Profesional Melalui Program Z Coffee
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung terus berinovasi dalam memberdayakan masyarakat melalui berbagai program yang kreatif dan produktif. Salah satunya dengan mengadakan Pelatihan Barista Program Z Coffee yang mengusung konsep unik berupa coffee shop keliling (24/12/2024). Program ini diikuti oleh 5 peserta terpilih yang berasal dari kalangan mustahik, bertujuan untuk membekali mereka keterampilan baru di bidang kopi. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, mencakup materi teori dan praktik tentang dasar-dasar perkopian, teknik penyeduhan (brewing), hingga manajemen usaha kedai kopi. Tidak hanya itu, peserta juga diajarkan strategi pemasaran dan pelayanan pelanggan yang berorientasi pada bisnis coffee shop keliling. Program ini bertujuan agar para peserta dapat membuka usaha mandiri yang berkelanjutan sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas melalui konsep usaha yang fleksibel. Wakil Ketua Baznas Tulungagung, H. Abdulloh Irfan, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap program ini. “Kami melihat potensi besar di industri kopi yang terus berkembang. Program Z Coffee ini kami rancang untuk memberikan peluang baru bagi masyarakat, khususnya mustahik, agar mereka memiliki keterampilan yang bisa langsung diaplikasikan. Dengan konsep coffee shop keliling, kami ingin mendukung mereka menjadi wirausahawan yang mandiri dan produktif,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa BAZNAS Tulungagung tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga terus berupaya menciptakan program pemberdayaan ekonomi yang berdampak jangka panjang. Kelima peserta yang telah menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan bantuan berupa peralatan usaha untuk memulai coffee shop keliling. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan pendampingan lanjutan dari BAZNAS Tulungagung guna memastikan keberhasilan usaha yang dirintis. Program Z Coffee menjadi salah satu langkah BAZNAS Tulungagung untuk membantu mustahik bertransformasi menjadi muzakki melalui pemberdayaan ekonomi. Dengan hadirnya barista baru dari program ini, diharapkan mereka mampu mengubah kehidupan mereka sekaligus memberikan inspirasi bagi masyarakat lain. Melalui program-program seperti Z Coffee, BAZNAS Tulungagung terus menunjukkan komitmennya dalam mengelola zakat secara produktif untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.
BERITA24/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
Peningkatan Kapasitas SDM BAZNAS Tulungagung untuk Optimalkan Kinerja
Peningkatan Kapasitas SDM BAZNAS Tulungagung untuk Optimalkan Kinerja
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia pada Rabu (18/12/2024). Acara ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas kerja para amil zakat agar lebih optimal dalam melayani masyarakat, khususnya dalam pengelolaan zakat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus dan staf BAZNAS Kabupaten Tulungagung dengan fokus pada beberapa materi strategis, yakni manajemen kepemimpinan, problem solving, manajemen interpersonal, dan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion). Semua materi dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan yang relevan dalam menghadapi tantangan operasional sehari-hari. Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP. , dalam sambutannya menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung visi dan misi organisasi. “BAZNAS memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas SDM adalah langkah mutlak yang harus dilakukan untuk memastikan seluruh program dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya. Menurutnya, pelatihan ini juga bertujuan untuk membangun kekompakan tim dan menumbuhkan kepemimpinan yang efektif. “Kita tidak hanya bekerja sebagai individu, tetapi sebagai sebuah tim. Kemampuan dalam manajemen kepemimpinan dan interpersonal menjadi kunci utama untuk menciptakan kolaborasi yang solid. Selain itu, kemampuan memecahkan masalah secara strategis akan mempermudah kita dalam menghadapi dinamika yang ada di lapangan,” tandasnya. Materi pertama mengenai manajemen kepemimpinan disampaikan oleh narasumber yang berpengalaman dalam pengembangan organisasi. Para peserta diajarkan tentang pentingnya gaya kepemimpinan yang adaptif dan visioner, terutama dalam mengelola organisasi berbasis layanan publik seperti BAZNAS. Sesi kedua, yaitu problem solving, memberikan wawasan praktis mengenai bagaimana cara mengidentifikasi masalah, menganalisis akar penyebab, dan mencari solusi yang efektif. Peserta diajak untuk memecahkan studi kasus terkait kendala yang sering dihadapi dalam pengelolaan zakat. Selanjutnya, pada materi manajemen interpersonal, peserta dilatih untuk mengasah kemampuan berkomunikasi dan membangun hubungan kerja yang harmonis. Narasumber menekankan pentingnya empati dan keterampilan mendengarkan dalam menciptakan suasana kerja yang kondusif. Kegiatan diakhiri dengan sesi Focus Group Discussion (FGD), di mana peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk berdiskusi dan mempresentasikan strategi pengembangan layanan zakat. Sesi ini dirancang untuk melatih kemampuan kolaborasi, berpikir kritis, dan pengambilan keputusan berbasis konsensus. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung optimis bahwa hasil pelatihan ini akan memberikan dampak positif terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan. “Kami berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam pekerjaan sehari-hari. Peningkatan kapasitas SDM ini bukan hanya untuk individu, tetapi juga untuk kemajuan bersama. Semakin baik kinerja kita, semakin besar pula manfaat zakat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Abdul. Acara yang berlangsung selama satu hari penuh ini mendapat apresiasi dari para peserta. Mereka mengaku mendapatkan wawasan baru dan merasa lebih siap untuk menghadapi tantangan dalam menjalankan tugas sebagai amil zakat. Dengan pelatihan seperti ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung membuktikan komitmennya untuk terus berkembang dan memberikan layanan terbaik bagi umat.
BERITA20/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Berikan Bantuan Kursi Roda untuk Sunirta
BAZNAS Tulungagung Berikan Bantuan Kursi Roda untuk Sunirta
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu. Kali ini, Sunirta, warga Dusun Popoh, Desa Besole, menerima bantuan berupa kursi roda dengan total nilai Rp 1.750.000,-. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu Sunirta yang mengalami keterbatasan mobilitas akibat kondisi kesehatannya. (19/12/24) Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP., menyampaikan, “Bantuan seperti ini merupakan bagian dari program BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kursi roda ini dapat meringankan beban Ibu Sunirta dan mempermudah aktivitas sehari-harinya.” Sunirta, penerima manfaat bantuan tersebut, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya. “Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Tulungagung atas bantuan ini. Dengan adanya kursi roda ini, saya bisa lebih mandiri dan tidak terlalu merepotkan keluarga,” ujarnya dengan penuh haru. Program bantuan kursi roda ini merupakan salah satu bentuk nyata dari pemanfaatan dana zakat, infaq dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Tulungagung untuk kesejahteraan masyarakat. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung kegiatan sosial kemanusiaan dengan menyalurkan zakat dan sedekah mereka, sehingga banyak warga kurang mampu yang bisa terbantu dan merasakan manfaatnya.
BERITA20/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Tulungagung Hadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana Nasional
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Tulungagung Hadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana Nasional
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Tulungagung berpartisipasi dalam kegiatan Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) yang diadakan oleh BAZNAS Republik Indonesia. Apel diikuti oleh 5.000 personil kesiapsiagaan bencana yang terdiri dari: Relawan BAZNAS Tanggap Bencana, Palang Merah Indonesia, Perwakilan Lembaga Amil Zakat, tenaga medis dan non medis Rumah Sehat BAZNAS; OPD Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, yang bertindak sebagai pembina apel kesiapsiagaan sekaligus membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 yang dilaksanakan di Alun-Alun Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah. Jum'at (13/12/24). Turut hadir pula Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, serta jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia. Hadir pula PJ Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, perwakilan dari PT Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Palang Merah Indonesia (PMI) serta Perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Apel ini bertujuan untuk mengoptimalkan koordinasi dalam penanggulangan bencana oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana. Indonesia, yang terletak di "Ring of Fire," memiliki risiko tinggi terhadap berbagai bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, dan tanah longsor. Dalam sambutannya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. "Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana menjadi sangat penting untuk mengurangi kerugian yang ditimbulkan," ujarnya. Wakil Presiden juga memberikan apresiasi kepada BAZNAS atas pembentukan tim BAZNAS Tanggap Bencana. "Saya sangat mengapresiasi peran aktif BAZNAS, para relawan, serta mitra BAZNAS yang telah bersinergi untuk membantu pemerintah dalam penanganan kebencanaan," katanya. Ia juga berharap BAZNAS dapat memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat. Prof. Dr. KH Noor Achmad, Ketua BAZNAS RI, menjelaskan bahwa BAZNAS Tanggap Bencana merupakan harapan masyarakat. "Apa yang kami lakukan ini merupakan bagian dari harapan masyarakat yang menginginkan BAZNAS untuk tampil dan membentuk relawan-relawan," ungkapnya. "Demikian juga pada hari ini akan ada Rakornas BTB dan RSB. RSB rumah tanpa kasir, rumah sehat yang tidak membayar apapun, karena semuanya didedikasikan untuk masyarakat, karena semuanya dari muqayyadh, sehingga tidak perlu membayar," sambungnya. Acara ditutup dengan simulasi kesiapsiagaan bencana, yang menunjukkan kerja sama antara tim BAZNAS Tanggap Bencana dan Palang Merah Indonesia. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana di Indonesia.
BERITA13/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Tulungagung: Langkah Nyata Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Tulungagung: Langkah Nyata Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan modal usaha. Sejak tahun 2022 hingga sekarang, BAZNAS telah berhasil menyalurkan bantuan kepada 355 individu, dengan total bantuan mencapai Rp. 532.500.000,-. Ini menjadi salah satu langkah strategis untuk membantu mereka yang sedang mengalami tantangan ekonomi. Program bantuan modal usaha ini dirancang untuk mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM) sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi di Kabupaten Tulungagung. Dalam beberapa tahun terakhir, UMKM telah menjadi pilar penting dalam perekonomian lokal, dan BAZNAS berupaya untuk memperkuat hal ini dengan memberikan bantuan berupa modal usaha. Pada tahun 2024, BAZNAS Kabupaten Tulungagung telah menyalurkan bantuan kepada 122 orang, dengan total bantuan yang disalurkan sebesar Rp. 232.500.000,-. Ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya dukungan finansial untuk menumbuhkan usaha mereka. BAZNAS berharap bahwa penerima dapat meningkatkan pendapatan mereka dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain menerima bantuan modal, para penerima manfaat juga diberikan arahan untuk berkontribusi dalam program sosial. Salah satunya adalah anjuran untuk melaksanakan sedekah subuh setiap hari dengan nominal Rp 2.000. Plt. Ketua Baznas Kabupaten Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP., menyampaikan bahwa anjuran sedekah subuh ini bukan hanya sebagai bentuk syukur, tetapi juga untuk melatih kepedulian sosial di kalangan penerima manfaat. "Sedekah subuh 2 ribu ini adalah upaya sederhana namun bermakna untuk terus berbagi kepada sesama, sekaligus menjadi keberkahan dalam menjalankan usaha mereka," ujarnya. Salah satu penerima manfaat, Siti Nurhayati, seorang pedagang kecil di Tulungagung, mengungkapkan rasa syukurnya. "Saya sangat berterima kasih kepada Baznas atas bantuan ini. Modal usaha ini akan saya gunakan untuk menambah stok dagangan saya. Dengan sedekah subuh 2 ribu, saya juga merasa lebih dekat dengan keberkahan," ujarnya. Program ini telah menunjukkan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus meningkatkan program ini dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
BERITA12/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tanggap Bencana Tulungagung Ikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi
BAZNAS Tanggap Bencana Tulungagung Ikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi
Tulungagung - Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi, BAZNAS tanggap bencana Kabupaten Tulungagung berpartisipasi dalam kegiatan apel yang diselenggarakan di PEMKAB Tulungagung. Kegiatan ini merupakan bentuk upaya dari pemerintah untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi bencana yang mungkin dapat terjadi di tahun 2024/2025. Apel yang diadakan ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting dalam memperkuat langkah-langkah penanggulangan bencana. Dalam kegiatan tersebut, PJ Bupati Tulungagung bersama dengan forkopimda melakukan peninjauan terhadap kelengkapan kendaraan penanggulangan bencana dari berbagai instansi yang terlibat. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk menghadapi situasi darurat. BAZNAS, Sebagai lembaga yang selalu siap membantu masyarakat, bertekad untuk terus berkontribusi dalam upaya penanggulangan bencana. Dengan pengalaman yang telah dimiliki dalam menangani berbagai bencana sebelumnya, BAZNAS berharap dapat memberikan dukungan yang lebih optimal dan terencana. Dengan tekad yang kuat, BAZNAS berharap dapat menghadapi setiap tantangan yang datang dengan lebih siap dan tangguh. Diharapkan, melalui sinergi yang baik antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat, Kabupaten Tulungagung dapat menjadi daerah yang lebih resilien terhadap bencana. Kesiapsiagaan yang baik tidak hanya melindungi harta dan jiwa, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dalam komunitas. BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung dan bersinergi dengan berbagai pihak demi tercapainya tujuan bersama dalam penanggulangan bencana, sehingga masyarakat dapat hidup dengan lebih tenang dan aman.
BERITA12/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
Dua Bulan Berjalan, BAZNAS Microfinance Desa Kabupaten Tulungagung Gelontorkan Dana Pembiayaan 300 Juta
Dua Bulan Berjalan, BAZNAS Microfinance Desa Kabupaten Tulungagung Gelontorkan Dana Pembiayaan 300 Juta
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melalui program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) telah menyalurkan dana pembiayaan sebesar Rp. 300 juta kepada masyarakat di Kabupaten Tulungagung. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa melalui pembiayaan usaha kecil dan mikro. Penyaluran pembiayaan modal usaha dengan sumber dana zakat dari BAZNAS terlaksana mulai September 2024 dengan total dana disalurkan sebesar Rp. 301.400.000. Total dana tersebut disalurkan dalam bentuk pinjaman modal usaha tanpa bunga kepada 175 penerima manfaat yang tersebar di 52 Desa dari 12 Kecamatan di Kabupaten Tulungagung yang diantaranya di Desa Majan dan Desa Tapan. Dana tersebut diberikan kepada pelaku usaha kecil yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya. Dengan sistem pembiayaan yang berbasis syariah, program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang sulit mengakses layanan keuangan formal. Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP. menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi umat, khususnya di sektor pedesaan. "Kami berharap dana yang disalurkan ini mampu memberikan dampak positif, baik dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat maupun dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya. Beberapa sektor usaha yang mendapatkan pembiayaan antara lain: fashion, industri kuliner, industri kerajinan dan ART, jasa, kuliner siap saji, perdagangan, dan peternakan. BMD tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga pada pemberdayaan melalui pendampingan usaha serta adanya monitoring untuk memastikan dana yang disalurkan tepat sasaran. "Kami tidak hanya memberikan modal, tetapi juga mendampingi penerima manfaat dalam menjalankan usahanya. Dengan begitu, dana yang disalurkan dapat memberikan dampak maksimal bagi peningkatan ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar," tambah Imam Suyudi, Manager BMD Tulungagung. Salah satu penerima manfaat, Siti Romdiyah seorang pedagang sayur diteras rumah, mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya. "Saya sangat berterimakasih kepada BAZNAS. Bantuan ini sangat membantu saya untuk mengembangkan usaha jualan sayur saya. Dengan adanya pendampingan, saya juga belajar cara mengelola usaha dengan lebih baik. Sekarang usaha saya mulai berkembang dan penghasilan saya mulai bertambah," katanya. Program Microfinance Desa ini mendapat apresiasi dari masyarakat, terutama para penerima manfaat yang merasa terbantu untuk memajukan usaha mereka tanpa terbebani bunga tinggi seperti pada sistem konvensional. BAZNAS berharap program serupa dapat terus dikembangkan ke wilayah lain di Indonesia.
BERITA12/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Kabupaten Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi di 45 Titik
BAZNAS Kabupaten Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi di 45 Titik
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung berhasil menyalurkan bantuan sanitasi di 45 titik yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang kebersihan dan kesehatan. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengalokasikan anggaran sebesar 5 juta rupiah untuk setiap titik bantuan sanitasi. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan fasilitas sanitasi yang mencakup pembuatan toilet, sistem pembuangan air yang aman, serta fasilitas lainnya yang mendukung kebersihan dan kesehatan masyarakat. Penerima manfaat sendiri merupakan masyarakat kurang mampu yang berdasarkan survei sebelumnya layak dan membutuhkan fasilitas sanitasi. Dengan adanya program ini diharapkan dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit akibat sanitasi yang buruk, serta meningkatkan kualitas hidup warga setempat. Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP., mengungkapkan bahwa bantuan sanitasi ini adalah bagian dari komitmen BAZNAS untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bersih. "Kami berharap bantuan sanitasi ini dapat membantu masyarakat untuk hidup lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit yang bisa ditularkan melalui sanitasi yang buruk," ujarnya. Sementara itu, Kepala Bagian Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ahmad Saifudin, ME., menyampaikan bahwa program ini juga ditujukan untuk mencegah masyarakat ODF (Open Defecation Fee) atau stop buang air besar sembarang. "Program ini juga kami adakan dengan tujuan ODF, mencegah dan meminimalisir adanya masyarakat yang buang air besar sembarang karena kebersihan lingkungan itu sangat mempengaruhi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat harus berbudaya hidup bersih dan sehat agar selalu terhindar dari berbagai penyakit." tambahnya. Salah seorang penerima manfaat, Kusmidi, warga Desa Mojoagung, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diterimanya. "Sebelumnya, kami sangat kesulitan dengan sanitasi yang ada. Sekarang, dengan adanya bantuan ini, kehidupan kami menjadi lebih nyaman dan sehat. Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan bantuan ini, semoga bisa terus membantu masyarakat lainnya," kata Kusmidi dengan penuh haru. Selama satu tahun pelaksanaan program ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berhasil menciptakan dampak positif yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Bantuan sanitasi yang tersebar di 45 titik ini telah membantu lebih dari puluhan keluarga yang sebelumnya tidak memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak. Dengan suksesnya program ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program serupa di masa mendatang.
BERITA05/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
Bantuan Bedah Rumah BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk 7 Penerima Manfaat
Bantuan Bedah Rumah BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk 7 Penerima Manfaat
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyalurkan bantuan bedah rumah. Sebanyak tujuh keluarga di berbagai wilayah Kabupaten Tulungagung telah menerima bantuan untuk merenovasi rumah mereka yang kurang layak huni, dengan nilai masing-masing sebesar Rp. 12.500.000,- per rumah. Setiap titik rumah yang mendapat bantuan tersebut telah melalui proses verifikasi dan penilaian dari pihak BAZNAS, memastikan bahwa rumah-rumah tersebut layak untuk diperbaiki. Kegiatan ini merupakan salah satu program sosial BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam rangka membantu warga yang kurang mampu, serta mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar seperti tempat tinggal yang layak. Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP., menyampaikan, "Program bedah rumah ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap warga yang kurang mampu. Dengan bantuan yang diberikan, kami berharap rumah yang sebelumnya tidak layak, dapat menjadi tempat yang lebih nyaman dan aman untuk keluarga penerima manfaat. Semoga bantuan ini juga dapat menginspirasi masyarakat untuk terus berbagi, serta memperkuat rasa solidaritas di antara kita." Salah satu penerima manfaat, Marianto, yang rumahnya terletak di Ds. Krosok Kec. Sendang, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. "Saya sangat bersyukur dan terharu karena akhirnya rumah kami bisa diperbaiki. Sebelumnya, rumah saya sangat tidak layak, atapnya bocor dan dinding gedek yang sudah rapuh. Dengan bantuan ini, rumah saya akan lebih aman dan nyaman. Terima kasih kepada BAZNAS dan para donatur yang sudah membantu kami," ungkapnya dengan penuh haru. Selain Marianto, enam penerima manfaat lainnya juga mendapatkan bantuan yang sama, masing-masing senilai Rp. 12.500.000,-. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat, serta memperbaiki kondisi lingkungan tempat tinggal mereka. Program bedah rumah ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk membantu masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan, terutama yang menghadapi kesulitan dalam memiliki tempat tinggal yang layak. Ke depannya, BAZNAS berencana untuk melanjutkan program ini dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan bantuan serupa. Penerima bantuan dan warga setempat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS serta para donatur yang telah mendukung program ini. Mereka berharap, dengan adanya bantuan bedah rumah, kehidupan mereka akan semakin baik dan bisa hidup dengan lebih nyaman di rumah yang lebih layak huni. Dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong, diharapkan program bedah rumah ini bisa menjadi langkah nyata dalam menciptakan kehidupan yang lebih sejahtera bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung.
BERITA05/12/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Luncurkan Program Z Coffee Dalam Event Tulungagung Coffee Fest
BAZNAS Tulungagung Luncurkan Program Z Coffee Dalam Event Tulungagung Coffee Fest
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung meluncurkan program Z-Coffee dalam rangka mendukung perekonomian mustahik (penerima zakat) dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Peluncuran Z-Coffee ini dilakukan dalam event Tulungagung Coffee Festival Peringatan Hari Jadi Tulungagung ke 819, yang digelar di halaman Kantor Bupati Tulungagung. (29/11/34) Z-Coffee merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang dikembangkan oleh BAZNAS Tulungagung, dengan memberi bantuan modal usaha berupa peralatan dan modal kerja, sekaligus pembekalan skill dalam proses pengolahan kopi berkualitas. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mustahik untuk meningkatkan keterampilan dan menciptakan lapangan pekerjaan yang produktif, sekaligus mengangkat produk kopi lokal Tulungagung ke pasar yang lebih luas. "Peluncuran Z-Coffee ini adalah upaya kami untuk memberdayakan mustahik dan memberikan mereka kesempatan untuk mandiri secara ekonomi. Melalui program ini, kami juga ingin menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi sarana untuk menciptakan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Wachid, Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung Peluncuran Z-Coffee di Tulungagung Coffee Festival mendapat sambutan antusias dari para pengunjung yang berkesempatan mencicipi produk kopi tersebut. Festival kopi ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan berbagai produk olahan kopi terbaik dari wilayah Tulungagung dan sekitarnya. Dalam sambutannya, Pj. Bupati Tulungagung Dr. Ir. Heru Suseno, MT. juga menyampaikan dukungan penuh terhadap perkembangan industri kopi daerah. "Kami sangat mendukung inisiatif seperti Z-Coffee yang turut mempromosikan kopi lokal serta mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif di Tulungagung. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, Kabupaten Tulungagung dikenal sebagai Kota Cethe, dimana nyethe telah menjadi budaya yang tidak bisa dipisahkan dari masyarakat Tulungagung " kata Bupati dalam pidato singkatnya. Dengan adanya inisiatif seperti Z-Coffee, BAZNAS Tulungagung berharap dapat terus memberdayakan mustahik melalui berbagai program ekonomi produktif, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan.
BERITA30/11/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Gelar Program Z Chicken untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Usaha Kuliner Halal
BAZNAS Tulungagung Gelar Program Z Chicken untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Usaha Kuliner Halal
Tulungagung - BAZNAS Tulungagung menyelenggarakan pelatihan pembuatan produk olahan Z Chicken yang berlangsung selama 3 hari di halaman kantor BAZNAS Tulungagung. (20-22/11/24) Pelatihan ini diikuti oleh 4 peserta yang antusias untuk mengembangkan keterampilan dalam memproduksi dan mengelola usaha kuliner berbasis ayam goreng krispy. Z Chicken merupakan produk olahan ayam goreng dengan cita rasa khas yang diproses dengan teknik dan bahan-bahan pilihan, menghasilkan ayam yang garing di luar dan empuk di dalam. Dalam pelatihan ini, para peserta tidak hanya diajarkan cara mengolah ayam menjadi produk Z Chicken, tetapi juga diberikan pemahaman tentang strategi pemasaran, serta pengelolaan usaha kuliner yang dapat dijalankan dengan modal terbatas. Selama 4 hari pelatihan, peserta mendapat kesempatan untuk belajar langsung dari para ahli di bidang kuliner "Ibu Diana" dan juga mempraktikkan setiap langkah pembuatan Z Chicken. Mulai dari mempersiapkan bahan baku yang berkualitas, teknik menggoreng yang tepat, serta resep rahasia yang membuat Z Chicken berbeda dari ayam goreng pada umumnya. Selain itu, mereka juga diberikan pengetahuan tentang cara menjaga kualitas produk agar tetap konsisten. Program Z Chicken ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi dengan melatih mental kewirausahaan sejak dini. Dalam pelatihan kali ini, BAZNAS tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung, serta fasilitas lengkap mulai dari bantuan modal, gerobak, pelaratan, hingga monitoring evaluasi. Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP. mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memberdayakan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. "Kami berharap peserta pelatihan ini dapat membuka peluang usaha kuliner yang menguntungkan, serta berkontribusi pada pengurangan angka kemiskinan di Kabupaten Tulungagung," ungkapnya. Pelatihan ini diakhiri dengan praktek langsung pembuatan Z Chicken oleh para peserta, yang diharapkan bisa menerapkan ilmu yang didapat untuk memulai usaha mereka sendiri. Dengan adanya pelatihan ini, BAZNAS Tulungagung ingin memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin memulai usaha mandiri dan produktif di sektor kuliner, sekaligus memanfaatkan potensi zakat untuk kesejahteraan bersama. "Jangan malu untuk memulai usaha. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena ini adalah peluang yang tidak akan datang dua kali," ujar Diana, mengingatkan peserta agar memanfaatkan setiap peluang untuk mencapai kemandirian ekonomi.
BERITA22/11/2024 | BAZNAS Tulungagung
Suparlan Tersenyum Lebar Terima Bantuan Bedah Rumah
Suparlan Tersenyum Lebar Terima Bantuan Bedah Rumah
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan bedah rumah kepada masyarakat yang membutuhkan. Penerima manfaat kali ini adalah Suparlan, salah satu warga Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol yang rumahnya membutuhkan perbaikan mendasar. (20/11/24) Program ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi rumah yang tidak layak huni, agar penerima manfaat dapat menikmati kehidupan yang lebih nyaman dan sehat. Melalui program ini, BAZNAS Tulungagung berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup warga dan memastikan mereka tinggal di rumah yang lebih aman dan nyaman. Penyaluran bantuan dilakukan dengan menggandeng pihak terkait, termasuk pemerintah setempat untuk memastikan bahwa proses bedah rumah berjalan lancar dan tepat sasaran. Proyek ini melibatkan renovasi berbagai bagian rumah, seperti atap, dinding, dan lantai yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak. Suparlan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diterima. "Saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini. Terima kasih kepada BAZNAS yang telah peduli dengan kondisi saya," ungkapnya. Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membantu masyarakat, BAZNAS Tulungagung berkomitmen untuk terus memperluas program bedah rumah, yang diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. Program ini juga sejalan dengan misi BAZNAS untuk memberdayakan umat melalui zakat dan berbagi kebahagiaan kepada sesama.
BERITA21/11/2024 | BAZNAS Tulungagung
Bantu Kemandirian Usaha Mustahik, BAZNAS Microfinance Desa Diluncurkan di Tulungagung
Bantu Kemandirian Usaha Mustahik, BAZNAS Microfinance Desa Diluncurkan di Tulungagung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) di Kabupaten Tulungagung sebagai salah satu langkah strategis BAZNAS untuk mendukung kemandirian dan pengembangan usaha mikro yang dikelola oleh para mustahik. Peresmian ini diselenggarakan dikantor BMD Kabupaten Tulungagung yang berlokasikan di Eks Pertokoan Belga, Desa Kenayan. (15/11/24) Turut hadir Pimpinan Baznas RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, Pj Bupati Tulungagung Dr Ir. Heru Suseno, M.T., Pimpinan BAZNAS Jatim Prof. Dr. K.H. Ali Machan Moesa, M.Si., Pimpinan BAZNAS se-Karesidenan Kediri atau yang mewakili, Kepala Kemenag Kabupaten Tulungagung, serta perwakilan mustahik penerima manfaat. BMD merupakan program penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berfokus pada layanan keuangan mikro bagi para mustahik pelaku usaha mikro dalam bentuk pembiayaan permodalan tanpa bunga serta pendampingan usaha. Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS RI Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani mengatakan, dengan hadirnya BMD, diharapkan para mustahik di Tulungagung dapat lebih mandiri secara ekonomi melalui pendampingan serta pembiayaan yang diberikan. "BMD merupakan program unggulan BAZNAS yang telah sukses membantu ribuan pelaku usaha mikro di berbagai daerah. Program ini mengusung konsep pembiayaan tanpa bunga (qardhul hasan) sehingga memudahkan para mustahik untuk mengembangkan usahanya tanpa terbebani oleh cicilan yang memberatkan," ujar Nur Chamdani. Zakat yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dengan database Muzaki (pemberi zakat) dan Mustahik (penerima zakat) yang sudah terdata serta membuat BAZNAS mampu menyalurkan bantuan dengan lebih tepat sasaran. Selain itu, BAZNAS juga memberikan berbagai program sebagai bekal kepada penerima manfaat, termasuk untuk persiapan masuk perguruan tinggi, sebagai langkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan. Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP. mengatakan, BMD merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan dan membantu masyarakat dalam bidang ekonomi. “BMD hadir untuk memberikan layanan permodalan dan pengembangan usaha bagi para mustahik pelaku usaha mikro. Melalui program ini juga, para mustahik dapat diberikan pinjaman modal tanpa bunga dan tanpa jaminan. ” ujar Wachid. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga terus memperkuat dukungannya terhadap pemberdayaan usaha mikro. Hingga saat ini, dana hampir Rp 200 juta telah diberikan, dimana sebagian besar dana disalurkan untuk mendukung kegiatan seperti program car free day dan berbagai usaha kecil lainnya di Tulungagung. “Di masa mendatang, kami berencana mendirikan Micro Finance Institute, yaitu sebuah pusat kajian yang berfokus pada pemberdayaan dan peningkatan usaha-usaha mikro. Kami ingin menjadikan tempat ini sebagai pusat peningkatan kapasitas usaha mikro, yang tentunya akan kami dukung dengan kolaborasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kampus-kampus di Tulungagung,” ungkap Abdul Wachid, Plt Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Melalui langkah ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen tidak hanya sebagai lembaga penyalur dana, tetapi juga sebagai mitra pendamping bagi para pelaku usaha mikro untuk mencapai kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Saat ini, terdapat 25 titik BMD di seluruh Indonesia yang tersebar di 17 provinsi, dengan BMD Tulungagung sebagai titik keempat di Jawa Timur, setelah BMD Sawojajar di Malang, BMD Sampang, dan BMD Ponorogo. Pimpinan BAZNAS RI, Kol. CAJ (Purn) Nur Chamdani mengatakan, "melalui BMD, berharap mampu menyediakan solusi pembiayaan syariah bagi pelaku usaha mikro, membantu mereka dalam mengembangkan usaha dan menuju kemandirian ekonomi". Program ini menjadi salah satu langkah BAZNAS dalam menyejahterakan Mustahik (penerima zakat) di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program-program BAZNAS, termasuk BMD. Mengingat, progam BMD ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. “Kami pasti akan mendukung untuk kemanfaatan sosial masyarakat, membantu mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan melalui pendidikan". ujar Heru, Pj Bupati Tulungagung. Sementara itu, Ketua BAZNAS Prov. Jawa Timur, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa berharap dengan adanya BMD Tulungagung akan terbentuk ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan mandiri di kalangan mustahik. “Kami optimis, program ini akan mampu mengurangi angka kemiskinan dan ketergantungan masyarakat pada bantuan sosial. Dengan menjadi pelaku usaha yang mandiri, para mustahik dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah," tambah Ali.
BERITA15/11/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Modal Usaha untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik
BAZNAS Tulungagung Salurkan Modal Usaha untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik
Tulungagung - BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Tulungagung secara rutin memberikan bantuan modal usaha kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama yang terdaftar sebagai mustahik (penerima zakat). Bantuan kali ini diberikan kepada 20 penerima dengan masing-masing penerima mendapatkan Rp. 1.500.000,- di wilayah kecamatan Besuki. (12/11/24) Program ini dirancang untuk membantu para mustahik, yaitu masyarakat penerima zakat, agar dapat mandiri secara ekonomi dengan mengembangkan usaha yang berkelanjutan. “Program modal usaha ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan. Kami berharap dengan adanya bantuan ini, para mustahik dapat menjalankan usaha mereka dengan lebih stabil dan memberikan dampak ekonomi positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Wachid, Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung. Para penerima manfaat merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Mereka berharap agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan menjadi sumber penghidupan yang layak untuk keluarganya. “Alhamdulillah, terima kasih BAZNAS dan para muzaki yang telah membantu usaha saya dan keluarga, semoga kedepannya usaha saya dapat berkembang dan menjadi sumber penghidupan kami,” ujar Sulis, salah satu penerima manfaat. Program modal usaha BAZNAS ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru di tingkat lokal, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dengan adanya program modal usaha ini, BAZNAS Tulungagung membuktikan komitmennya dalam mendukung mustahik agar tidak hanya menjadi penerima zakat, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.
BERITA12/11/2024 | BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat