WhatsApp Icon
BAZNAS Tulungagung Tekankan Komitmen dan Fokus Pendidikan bagi Penerima SKSS 2026

Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan pembekalan dan orientasi bagi para penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026, Rabu (3/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 mahasiswa penerima beasiswa yang hadir bersama orang tua atau wali masing-masing.

Kegiatan pembekalan dan orientasi ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memberikan pemahaman kepada para penerima manfaat mengenai program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), sekaligus menumbuhkan semangat, tanggung jawab, dan komitmen para mahasiswa dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Melalui program SKSS, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupaya membuka kesempatan bagi putra-putri dari keluarga yang membutuhkan untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Kehadiran orang tua dan wali dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman serta dukungan bersama terhadap perjalanan pendidikan para penerima beasiswa.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi para mahasiswa penerima beasiswa untuk menyadari bahwa mereka merupakan orang-orang terpilih yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui program SKSS.

“Kami mengumpulkan semuanya di sini untuk memberitahukan bahwa kalian semua yang berada di sini adalah orang-orang yang terpilih. Ini adalah awal investasi kalian. Karena itu, manfaatkan sebaik mungkin kesempatan yang telah diberikan ini,” ujar Abdul Wachid.

Ia menambahkan bahwa menempuh pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya bertujuan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan, membentuk pola pikir, serta mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Kuliah itu juga untuk memperluas wawasan panjenengan semua. Maka gunakan masa kuliah ini sebaik mungkin, bukan hanya untuk belajar di dalam kelas, tetapi juga untuk menambah pengalaman dan pengetahuan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, para penerima Beasiswa SKSS juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga komitmen dan fokus selama menempuh pendidikan. Para mahasiswa diharapkan untuk memprioritaskan penyelesaian studi terlebih dahulu dan tidak menikah selama masih menjalani masa penerimaan beasiswa.

Hal tersebut dimaksudkan agar para penerima beasiswa dapat lebih fokus dalam menimba ilmu dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Pernikahan dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga dikhawatirkan dapat membagi perhatian serta fokus mahasiswa, sehingga berpotensi menghambat proses mereka dalam menyelesaikan studi.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, menekankan pentingnya ilmu sebagai bekal utama dalam meraih keberhasilan, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

“Sebagai manusia, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Dan salah satu kuncinya adalah ilmu. Siapa yang ingin sukses di dunia dan akhirat, maka modal utamanya juga adalah ilmu,” tuturnya.

Melalui kegiatan pembekalan dan orientasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para penerima Beasiswa SKSS Tahun 2026 dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan ini dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan kesungguhan.

Ke depan, para mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar sarjana, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki wawasan luas, berkarakter, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya.

Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bidang pendidikan, sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus yang mampu mengubah masa depan keluarga menuju kehidupan yang lebih baik.

03/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sembako pada Peresmian Jalan Karya Bhakti TNI di Lingkar Waduk Wonorejo

Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepeduliannya melalui aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan pendidikan dan paket sembako kepada masyarakat dalam kegiatan peresmian hasil pembangunan Jalan Rabat Beton Program Karya Bhakti TNI Kodim 0807/Tulungagung. Kegiatan tersebut diresmikan langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., (2/9/26).

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyerahkan bantuan pendidikan kepada 10 pelajar. Sebanyak lima siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp250.000, sementara lima siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp300.000. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menyalurkan paket sembako kepada 10 orang dhuafa.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk keterlibatan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan bersama berbagai unsur. Sebelumnya, pada kegiatan pembukaan Program Karya Bhakti TNI, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga turut menyalurkan bantuan serupa kepada masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, yang turut menyerahkan bantuan, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial serta memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“BAZNAS Kabupaten Tulungagung merasa senang dapat turut ambil bagian dalam kegiatan Karya Bhakti TNI ini. Selain pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat, kami juga ingin menghadirkan kepedulian melalui bantuan pendidikan dan sembako bagi mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan para penerima,” ujarnya.

Program Karya Bhakti TNI sendiri menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan percepatan pembangunan infrastruktur yang kokoh serta tepat sasaran hingga ke tingkat desa.

Jalan rabat beton yang telah selesai dibangun kini menjadi akses penting bagi mobilitas harian masyarakat Desa Wonorejo. Dengan kondisi jalan yang lebih rapi dan representatif, akses transportasi masyarakat diharapkan semakin lancar, termasuk dalam mendukung aktivitas warga, mempercepat pengangkutan hasil pertanian, serta menggerakkan potensi perekonomian di lingkungan sekitar.

BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap sinergi dan semangat gotong royong seperti ini dapat terus terjaga. Pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam bidang pendidikan maupun pemenuhan kebutuhan dasar.

Melalui zakat, infak, dan sedekah, masyarakat juga dapat turut mengambil bagian dalam menghadirkan perubahan dan membantu sesama. BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan bersama-sama membangun Tulungagung yang lebih sejahtera.

Salurkan kebaikan Anda melalui zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS

• Rekening Zakat:
BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung

• Rekening Infak dan sedekah:
BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung

02/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung bersama BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Rp80 Juta untuk Bedah Empat Rumah Warga

Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada masyarakat yang memiliki tempat tinggal kurang layak dan membutuhkan perbaikan. Bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, bantuan tersebut diberikan kepada empat penerima manfaat yang tersebar di Kecamatan Kalidawir dan Kecamatan Sendang.

Masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp20.000.000 yang akan digunakan untuk mendukung proses pembangunan dan rehabilitasi rumah hingga menjadi hunian yang lebih layak.

Adapun empat penerima manfaat tersebut adalah Jarni, warga Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir; Khairul Anam, warga Desa Pakisaji, Kecamatan Kalidawir; Jaenal Arifin, warga Desa Dono, Kecamatan Sendang; serta Sumirah, warga Desa Krosok, Kecamatan Sendang.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung kepada para penerima manfaat. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh perangkat desa dan camat setempat sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pelaksanaan program.

Selanjutnya, dana bantuan akan diserahkan kepada pihak desa untuk dikelola dan digunakan dalam proses pembangunan rumah. Pengelolaan tersebut dilakukan hingga proses pembangunan selesai dan rumah dapat menjadi tempat tinggal yang layak bagi masing-masing penerima manfaat.

Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., yang turut mendistribusikan langsung bantuan kepada para penerima manfaat, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

“Bantuan ini merupakan titipan dari umat yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Dana yang diberikan ini berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Oleh karena itu, ini merupakan amanah yang harus kita jaga dan salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Semoga bantuan bedah rumah ini, dapat membantu para mustahik memperoleh tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak. Selain itu, program ini diharapkan menjadi wujud nyata kepedulian dan gotong royong umat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.

31/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Dinding Berlubang dan Kerap Bocor Saat Hujan, BAZNAS Bantu Rehabilitasi Rumah Mbah Sumirah

Tulungagung - Di usia senjanya, Sumirah atau yang akrab disapa Mbah Sumirah masih tinggal seorang diri di sebuah rumah sederhana di Dusun Gendingan, Desa Krosok, Kecamatan Sendang. Kondisi rumah yang telah tua dan kurang layak huni tersebut menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

Rumah yang selama ini ditempati Mbah Sumirah sebagian masih menggunakan dinding anyaman bambu. Meski bagian utama rumah telah terdapat dinding bata merah, sebagian besar bangunan lainnya, terutama di bagian atas, dapur, hingga bagian belakang rumah, masih menggunakan anyaman bambu.

Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena sejumlah bagian dinding anyaman bambu telah berlubang dan mengalami kerusakan. Saat musim hujan tiba, air hujan kerap masuk ke dalam rumah dan membuat bagian dalam rumah mengalami kebocoran atau trocoh. Bahkan, ketika hujan turun dengan deras, air dapat menggenangi sebagian area rumah.

Di samping rumah Mbah Sumirah terdapat rumah milik kerabatnya. Namun, sehari-hari Mbah Sumirah tetap tinggal sendiri di rumah tua yang selama ini menjadi tempat tinggalnya.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada Mbah Sumirah sebesar Rp20.000.000., (31/8/26).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan selanjutnya dikelola melalui pemerintah desa untuk mendukung proses pembangunan hingga rumah Mbah Sumirah dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak.

Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

“Bantuan ini merupakan amanah dari umat yang dititipkan melalui BAZNAS. Dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Karena itu, amanah ini harus kita jaga dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya,” ujarnya.

Dengan penuh haru, Mbah Sumirah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Matur nuwun sanget, terimakasih. Kulo mboten saged mbales napa-napa. Mugi sedoyo ingkang sampun paring bantuan diparingi sehat, lancar rejekine, lan diparingi berkah,” tutur Mbah Sumirah dengan penuh haru.

Melalui bantuan bedah rumah tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap Mbah Sumirah dapat segera memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak huni, sehingga dapat menjalani hari-harinya dengan kondisi kehidupan yang lebih baik.

Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan, salurkan kebaikan Anda melalui:
-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS

• Rekening Zakat:
BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung

• Rekening Infak dan sedekah:
BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung

31/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Empat Mahasiswa Penerima Beasiswa SKSS BAZNAS Tulungagung Lulus Sarjana di STAI Muhammadiyah

Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melalui program bantuan pendidikan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) mencatatkan empat mahasiswa penerima manfaat yang berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 1 di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Tulungagung.

Keempat mahasiswa tersebut mengikuti Wisuda Sarjana Strata 1 ke-37 STAI Muhammadiyah Tulungagung yang dilaksanakan di Crown Victoria Hotel, Minggu (30/8/2026).

Adapun empat mahasiswa penerima manfaat program SKSS BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah menyelesaikan pendidikan, yakni:
1. Jacinda Putri Prayitno, S.E.
2. Elia Rofi Fatul Rifdah, S.Pd.
3. Sisca Wahyuningsih, S.E.
4. Rafida Amalia Bilqis, S.Pd.

Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., turut hadir secara langsung dalam kegiatan wisuda tersebut.

Kehadiran BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap para penerima manfaat program SKSS yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Program Satu Keluarga Satu Sarjana merupakan salah satu program bantuan pendidikan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang ditujukan untuk membantu mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan dalam melanjutkan pendidikan hingga jenjang Strata 1. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Imam Koirudin menyampaikan ucapan selamat kepada para mahasiswa penerima manfaat program SKSS yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana.

“Selamat kepada para mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 1. Semoga ilmu yang telah diperoleh dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya serta menjadi bekal untuk melanjutkan pengabdian dan memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, maupun lingkungan,” ujar Imam Koirudin.

Keberhasilan empat mahasiswa tersebut dalam menyelesaikan pendidikan menjadi salah satu capaian dari pelaksanaan program Satu Keluarga Satu Sarjana. Dimana pada sebelumnya, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga telah meluluskan sebanyak 89 mahasiswa Strata 1 dari total 156 mahasiswa, sementara 63 mahasiswa lainnya masih aktif menempuh perkuliahan di berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Tulungagung.

BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para lulusan penerima manfaat program SKSS dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, mengembangkan potensi diri, serta memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Ke depan, program bantuan pendidikan SKSS diharapkan dapat terus memberikan manfaat dan membantu lebih banyak mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.

30/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Terbaru

BAZNAS Tulungagung Gelar Program Z Chicken untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Usaha Kuliner Halal
BAZNAS Tulungagung Gelar Program Z Chicken untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Usaha Kuliner Halal
Tulungagung - BAZNAS Tulungagung menyelenggarakan pelatihan pembuatan produk olahan Z Chicken yang berlangsung selama 3 hari di halaman kantor BAZNAS Tulungagung. (20-22/11/24) Pelatihan ini diikuti oleh 4 peserta yang antusias untuk mengembangkan keterampilan dalam memproduksi dan mengelola usaha kuliner berbasis ayam goreng krispy. Z Chicken merupakan produk olahan ayam goreng dengan cita rasa khas yang diproses dengan teknik dan bahan-bahan pilihan, menghasilkan ayam yang garing di luar dan empuk di dalam. Dalam pelatihan ini, para peserta tidak hanya diajarkan cara mengolah ayam menjadi produk Z Chicken, tetapi juga diberikan pemahaman tentang strategi pemasaran, serta pengelolaan usaha kuliner yang dapat dijalankan dengan modal terbatas. Selama 4 hari pelatihan, peserta mendapat kesempatan untuk belajar langsung dari para ahli di bidang kuliner "Ibu Diana" dan juga mempraktikkan setiap langkah pembuatan Z Chicken. Mulai dari mempersiapkan bahan baku yang berkualitas, teknik menggoreng yang tepat, serta resep rahasia yang membuat Z Chicken berbeda dari ayam goreng pada umumnya. Selain itu, mereka juga diberikan pengetahuan tentang cara menjaga kualitas produk agar tetap konsisten. Program Z Chicken ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi dengan melatih mental kewirausahaan sejak dini. Dalam pelatihan kali ini, BAZNAS tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung, serta fasilitas lengkap mulai dari bantuan modal, gerobak, pelaratan, hingga monitoring evaluasi. Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP. mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memberdayakan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. "Kami berharap peserta pelatihan ini dapat membuka peluang usaha kuliner yang menguntungkan, serta berkontribusi pada pengurangan angka kemiskinan di Kabupaten Tulungagung," ungkapnya. Pelatihan ini diakhiri dengan praktek langsung pembuatan Z Chicken oleh para peserta, yang diharapkan bisa menerapkan ilmu yang didapat untuk memulai usaha mereka sendiri. Dengan adanya pelatihan ini, BAZNAS Tulungagung ingin memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin memulai usaha mandiri dan produktif di sektor kuliner, sekaligus memanfaatkan potensi zakat untuk kesejahteraan bersama. "Jangan malu untuk memulai usaha. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena ini adalah peluang yang tidak akan datang dua kali," ujar Diana, mengingatkan peserta agar memanfaatkan setiap peluang untuk mencapai kemandirian ekonomi.
BERITA22/11/2024 | BAZNAS Tulungagung
Suparlan Tersenyum Lebar Terima Bantuan Bedah Rumah
Suparlan Tersenyum Lebar Terima Bantuan Bedah Rumah
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan bedah rumah kepada masyarakat yang membutuhkan. Penerima manfaat kali ini adalah Suparlan, salah satu warga Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol yang rumahnya membutuhkan perbaikan mendasar. (20/11/24) Program ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi rumah yang tidak layak huni, agar penerima manfaat dapat menikmati kehidupan yang lebih nyaman dan sehat. Melalui program ini, BAZNAS Tulungagung berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup warga dan memastikan mereka tinggal di rumah yang lebih aman dan nyaman. Penyaluran bantuan dilakukan dengan menggandeng pihak terkait, termasuk pemerintah setempat untuk memastikan bahwa proses bedah rumah berjalan lancar dan tepat sasaran. Proyek ini melibatkan renovasi berbagai bagian rumah, seperti atap, dinding, dan lantai yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak. Suparlan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diterima. "Saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini. Terima kasih kepada BAZNAS yang telah peduli dengan kondisi saya," ungkapnya. Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membantu masyarakat, BAZNAS Tulungagung berkomitmen untuk terus memperluas program bedah rumah, yang diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. Program ini juga sejalan dengan misi BAZNAS untuk memberdayakan umat melalui zakat dan berbagi kebahagiaan kepada sesama.
BERITA21/11/2024 | BAZNAS Tulungagung
Bantu Kemandirian Usaha Mustahik, BAZNAS Microfinance Desa Diluncurkan di Tulungagung
Bantu Kemandirian Usaha Mustahik, BAZNAS Microfinance Desa Diluncurkan di Tulungagung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) di Kabupaten Tulungagung sebagai salah satu langkah strategis BAZNAS untuk mendukung kemandirian dan pengembangan usaha mikro yang dikelola oleh para mustahik. Peresmian ini diselenggarakan dikantor BMD Kabupaten Tulungagung yang berlokasikan di Eks Pertokoan Belga, Desa Kenayan. (15/11/24) Turut hadir Pimpinan Baznas RI Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, Pj Bupati Tulungagung Dr Ir. Heru Suseno, M.T., Pimpinan BAZNAS Jatim Prof. Dr. K.H. Ali Machan Moesa, M.Si., Pimpinan BAZNAS se-Karesidenan Kediri atau yang mewakili, Kepala Kemenag Kabupaten Tulungagung, serta perwakilan mustahik penerima manfaat. BMD merupakan program penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berfokus pada layanan keuangan mikro bagi para mustahik pelaku usaha mikro dalam bentuk pembiayaan permodalan tanpa bunga serta pendampingan usaha. Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS RI Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani mengatakan, dengan hadirnya BMD, diharapkan para mustahik di Tulungagung dapat lebih mandiri secara ekonomi melalui pendampingan serta pembiayaan yang diberikan. "BMD merupakan program unggulan BAZNAS yang telah sukses membantu ribuan pelaku usaha mikro di berbagai daerah. Program ini mengusung konsep pembiayaan tanpa bunga (qardhul hasan) sehingga memudahkan para mustahik untuk mengembangkan usahanya tanpa terbebani oleh cicilan yang memberatkan," ujar Nur Chamdani. Zakat yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dengan database Muzaki (pemberi zakat) dan Mustahik (penerima zakat) yang sudah terdata serta membuat BAZNAS mampu menyalurkan bantuan dengan lebih tepat sasaran. Selain itu, BAZNAS juga memberikan berbagai program sebagai bekal kepada penerima manfaat, termasuk untuk persiapan masuk perguruan tinggi, sebagai langkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan. Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP. mengatakan, BMD merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan dan membantu masyarakat dalam bidang ekonomi. “BMD hadir untuk memberikan layanan permodalan dan pengembangan usaha bagi para mustahik pelaku usaha mikro. Melalui program ini juga, para mustahik dapat diberikan pinjaman modal tanpa bunga dan tanpa jaminan. ” ujar Wachid. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga terus memperkuat dukungannya terhadap pemberdayaan usaha mikro. Hingga saat ini, dana hampir Rp 200 juta telah diberikan, dimana sebagian besar dana disalurkan untuk mendukung kegiatan seperti program car free day dan berbagai usaha kecil lainnya di Tulungagung. “Di masa mendatang, kami berencana mendirikan Micro Finance Institute, yaitu sebuah pusat kajian yang berfokus pada pemberdayaan dan peningkatan usaha-usaha mikro. Kami ingin menjadikan tempat ini sebagai pusat peningkatan kapasitas usaha mikro, yang tentunya akan kami dukung dengan kolaborasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kampus-kampus di Tulungagung,” ungkap Abdul Wachid, Plt Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Melalui langkah ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen tidak hanya sebagai lembaga penyalur dana, tetapi juga sebagai mitra pendamping bagi para pelaku usaha mikro untuk mencapai kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Saat ini, terdapat 25 titik BMD di seluruh Indonesia yang tersebar di 17 provinsi, dengan BMD Tulungagung sebagai titik keempat di Jawa Timur, setelah BMD Sawojajar di Malang, BMD Sampang, dan BMD Ponorogo. Pimpinan BAZNAS RI, Kol. CAJ (Purn) Nur Chamdani mengatakan, "melalui BMD, berharap mampu menyediakan solusi pembiayaan syariah bagi pelaku usaha mikro, membantu mereka dalam mengembangkan usaha dan menuju kemandirian ekonomi". Program ini menjadi salah satu langkah BAZNAS dalam menyejahterakan Mustahik (penerima zakat) di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program-program BAZNAS, termasuk BMD. Mengingat, progam BMD ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. “Kami pasti akan mendukung untuk kemanfaatan sosial masyarakat, membantu mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan melalui pendidikan". ujar Heru, Pj Bupati Tulungagung. Sementara itu, Ketua BAZNAS Prov. Jawa Timur, Prof. Dr. K.H. Ali Maschan Moesa berharap dengan adanya BMD Tulungagung akan terbentuk ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan mandiri di kalangan mustahik. “Kami optimis, program ini akan mampu mengurangi angka kemiskinan dan ketergantungan masyarakat pada bantuan sosial. Dengan menjadi pelaku usaha yang mandiri, para mustahik dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah," tambah Ali.
BERITA15/11/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Modal Usaha untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik
BAZNAS Tulungagung Salurkan Modal Usaha untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik
Tulungagung - BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Tulungagung secara rutin memberikan bantuan modal usaha kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama yang terdaftar sebagai mustahik (penerima zakat). Bantuan kali ini diberikan kepada 20 penerima dengan masing-masing penerima mendapatkan Rp. 1.500.000,- di wilayah kecamatan Besuki. (12/11/24) Program ini dirancang untuk membantu para mustahik, yaitu masyarakat penerima zakat, agar dapat mandiri secara ekonomi dengan mengembangkan usaha yang berkelanjutan. “Program modal usaha ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan. Kami berharap dengan adanya bantuan ini, para mustahik dapat menjalankan usaha mereka dengan lebih stabil dan memberikan dampak ekonomi positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Wachid, Plt. Ketua BAZNAS Tulungagung. Para penerima manfaat merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Mereka berharap agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan menjadi sumber penghidupan yang layak untuk keluarganya. “Alhamdulillah, terima kasih BAZNAS dan para muzaki yang telah membantu usaha saya dan keluarga, semoga kedepannya usaha saya dapat berkembang dan menjadi sumber penghidupan kami,” ujar Sulis, salah satu penerima manfaat. Program modal usaha BAZNAS ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru di tingkat lokal, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dengan adanya program modal usaha ini, BAZNAS Tulungagung membuktikan komitmennya dalam mendukung mustahik agar tidak hanya menjadi penerima zakat, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.
BERITA12/11/2024 | BAZNAS Tulungagung
13 Penyandang Disabilitas Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Tulungagung
13 Penyandang Disabilitas Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Tulungagung
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan dana zakat, infak, dan sedekah kepada 13 penyandang disabilitas di Kantor BAZNAS Kabupten Tulungagung. Setiap penerima mendapatkan bantuan modal usaha senilai Rp 1.500.000, yang diharapkan dapat menjadi modal awal dalam mengembangkan usaha mandiri.(29/10/2024) Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP. menyampaikan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen BAZNAS Tulungagung untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan ekonomi. "Kami berharap bantuan ini dapat menjadi stimulus yang mendorong para penerima untuk terus semangat dan mandiri secara finansial. BAZNAS selalu berusaha hadir untuk mendukung kelompok masyarakat yang rentan, termasuk saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik," ujar Abdul. Bantuan ini, berasal dari pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung dari para muzakki. Menurutnya, kolaborasi dan kepedulian masyarakat dalam memberikan zakat dan infak sangat berperan penting dalam terlaksananya kegiatan ini. Kepala Bagian Pendistribusian BAZNAS Tulungagung, Ahmad Saifudin, juga menambahkan bahwa penyaluran bantuan untuk penyandang disabilitas ini dilakukan dengan penuh perencanaan agar bisa tepat sasaran. "Kami telah melakukan asesmen kepada setiap penerima bantuan untuk memastikan bahwa mereka benar-benar membutuhkan dan siap untuk menjalankan usaha. Kami juga akan terus memantau perkembangan usaha mereka agar bantuan ini tepat guna," jelas Ahmad. Salah satu penerima bantuan, Anto, seorang penyandang disabilitas yang sudah merintis usaha kecil-kecilan, mengaku sangat terbantu dengan bantuan modal dari BAZNAS. "Modal ini akan saya gunakan untuk menambah stok barang dagangan. Terima kasih kepada BAZNAS dan para muzakki dan munfik yang sudah peduli kepada kami," ungkapnya. Program pemberian bantuan modal usaha ini diharapkan dapat berlanjut pada tahun-tahun mendatang dan mampu menjangkau lebih banyak penyandang disabilitas maupun kelompok masyarakat lain yang membutuhkan.
BERITA30/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Pelatihan Digitalpreneur " Content Marketing"
Pelatihan Digitalpreneur " Content Marketing"
Tulungagung - Sebanyak 27 santri dari berbagai pondok pesantren di Tulungagung mengikuti pelatihan "Santri Digitalpreneur: Content Marketing" yang diselenggarakan oleh BAZNAS Tulungagung pada Senin 28 Oktober 2024. Pelatihan ini bertemakan “Digdaya Santri, Mandiri Ekonomi”, mengusung visi memberdayakan santri dengan keterampilan pemasaran digital untuk mendukung kemandirian ekonomi. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pimpinan BAZNAS Tulungagung, Kabag Kesra, dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tulungagung. Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS Tulungagung menegaskan pentingnya peran santri di era digital untuk membangun kemandirian ekonomi. “Kami ingin para santri memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu berdaya secara ekonomi dengan bekal keterampilan digital,” ujarnya. Pelatihan ini menghadirkan dua pemateri utama, yakni ahli manajemen media sosial dan praktisi content marketing, yang berbagi wawasan tentang teknik pemasaran digital, pengelolaan media sosial, serta strategi untuk menciptakan konten yang menarik. Dalam sesi pertama, pemateri manajemen sosial media menekankan pentingnya memahami karakteristik masing-masing platform digital. “Konten yang dibuat harus sesuai dengan audiens target dan karakter platform. Instagram, TikTok, dan YouTube punya pendekatan yang berbeda, dan kita harus tahu cara memaksimalkannya,” jelas Khadziqun Nuha. Di sesi berikutnya, pemateri content marketing memberikan panduan praktis tentang bagaimana menciptakan konten menarik yang mampu meningkatkan jangkauan pemasaran. “Konten yang kreatif dan autentik akan lebih mudah menarik perhatian audiens. Santri harus mampu membuat konten yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga menyampaikan pesan yang jelas dan bernilai,” jelas Agung Hartadi. Antusiasme terlihat dari para peserta yang aktif berdiskusi dan mencoba berbagai teknik pemasaran digital yang diajarkan. Salah satu santri peserta pelatihan menyampaikan harapannya agar keterampilan ini bisa membuka peluang usaha baru di bidang digital. Acara ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan santri yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga berdaya saing di dunia digital dan ekonomi.
BERITA28/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Harapan Baru di Tengah Puing: BAZNAS Tulungagung bersama PJ Bupati Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Mbah Konah
Harapan Baru di Tengah Puing: BAZNAS Tulungagung bersama PJ Bupati Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Mbah Konah
Tulungagung - BAZNAS Tulungagung bersama PJ Bupati Tulungagung telah menyalurkan bantuan bedah rumah senilai Rp 12.500.000 kepada Mbah Konah, korban kebakaran yang tinggal di Dusun Cluwok, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu. Jum'at (18/10/2024). Kejadian kebakaran ini terjadi pada Hari Selasa, 15 Oktober 2024 sekitar pukul 00.30 WIB. Kebakaran yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada magicom telah menghanguskan seluruh isi rumah dan hanya menyisakan tembok rumah saja. Kebakaran cukup mengejutkan korban karena dalam hitungan menit, api melalap begitu cepat dan menghanguskan seluruh harta benda yang dimilikinya. Tidak ada yang tersisa kecuali puing-puing yang hanya menyisakan kenangan di balik reruntuhan rumah yang sederhana. PJ Bupati Tulungagung, Heru Suseno menyampaikan dukungan dan empatinya dalam pemberian bantuan ini. "Bantuan ini diserahkan sebagai bentuk rasa empati dari diri saya sendiri sekaligus pemerintah daerah, dan diharapkan bisa bermanfaat serta meringankan beban korban yang tertimpa musibah kebakaran rumah ini." Ujar beliau. Melihat kondisi Mbah Konah yang memprihatinkan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bergerak cepat merespon kejadian ini. BAZNAS Kabupaten Tulungagung memberikan bantuan berupa bedah rumah dengan harapan dapat mengurangi sedikit beban yang ditanggung Mbah Konah. Dengan bantuan ini diharapkan rumah Mbah Konah dapat segera diperbaiki dan kembali menjadi tempat yang aman serta nyaman bagi Mbah Konah tinggal. "Harapannya semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi Mbah Konah, agar segera memiliki tempat tinggal yang layak kembali, dan semoga dapat meringankan beban korban." Ujar Wachid, Plt Ketua BAZNAS Tulungagung.
BERITA18/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Bantu Usaha Mustahik, BAZNAS Microfinace Desa Luncurkan Pembuatan Rekening Bagi Calon Penerima Bantuan Modal
Bantu Usaha Mustahik, BAZNAS Microfinace Desa Luncurkan Pembuatan Rekening Bagi Calon Penerima Bantuan Modal
Tulungagung - BAZNAS Tulungagung gelar acara sosialisasi dan pembuatan rekening bagi calon penerima bantuan permodalan BAZNAS Microfinance Desa (BMD). (16/10/24) BAZNAS Microfinance Desa (BMD) merupakan program pembiayaan produktif kepada para mustahik dengan prinsip nonprofit dalam rangka pengembangan usaha. Program ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi masyarakat dengan memberikan akses terhadap pembiayaan produktif, seperti usaha kecil dan menengah, pertanian, peternakan, dan perikanan. Plt. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP. mengatakan, BMD merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan dan membantu masyarakat dalam bidang ekonomi. “BMD hadir untuk memberikan layanan permodalan dan pengembangan usaha bagi para mustahik pelaku usaha mikro. Melalui program ini juga, para mustahik dapat diberikan pinjaman modal tanpa bunga dan tanpa jaminan. ” ujar Wachid. Pembuatan rekening kepada para mustahik merupakan langkah awal BMD untuk mendukung sarana permodalan tanpa bunga dan tanpa jaminan. Ini merupakan langkah BAZNAS untuk terus berkomitmen agar usaha mitra mustahik binaan tumbuh dan berkembang. “Kami sangat mendukung sekali program ini, karena akan membantu usaha yang masih pemula. Apalagi ini tanpa bunga, akan bermanfaat sekali untuk mengentaskan kemiskinan di Tulungagung.” ujar Imam, manager BMD Tulungagung. Diharapkan dengan dukungan sarana pemasaran, legalitas & permodalan usaha dari BAZNAS, semakin banyak mustahik yang bisa diberdayakan dan menerima manfaat dari program pinjaman dana bergulir non profit BAZNAS dan usaha mitra semakin berkembang seiring dengan bertambahnya pendapatan usaha dan terbebaskan daripada kemiskinan sehingga terwujud harapan mustahik menjadi muzaki melalui pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan oleh BAZNAS.
BERITA17/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Bersama PJ Bupati Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa yang Terdampak Kekeringan
BAZNAS Tulungagung Bersama PJ Bupati Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa yang Terdampak Kekeringan
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama PJ Bupati Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, berupa air bersih, modal usaha, dan biaya pendidikan di Balai Desa Campurdarat pada Jumat (11/10/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh Sekda Kabupaten Tulungagung, BPBD Kabupaten Tulungagung, Camat Campurdarat, Kapolsek Campurdarat, Danramil dan Kepala Desa Campurdarat. Kemudian dibuka dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama PJ Bupati Kabupaten Tulungagung, menyalurkan bantuan air bersih ke daerah-daerah terdampak kekeringan sebagai respons atas kebutuhan warga yang kesulitan mengakses air bersih. Selain bantuan air bersih, disalurkan pula bantuan berupa modal usaha senilai Rp 1.000.000 kepada dua pelaku usaha sebagai bentuk dukungan untuk mengembangkan usaha mereka. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Tulungagung, bantuan beasiswa pendidikan juga diberikan kepada 10 siswa jenjang SD/MI sebesar Rp 250.000, serta kepada 6 siswa jenjang SMP/MTs sebesar Rp 300.000. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga yang merasa sangat terbantu dengan berbagai bentuk dukungan tersebut. Bantuan dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung serta dukungan penuh dari PJ Bupati Kabupaten Tulungagung diharapkan dapat berlanjut dan berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Tulungagung secara merata. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengatasi dampak kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Tulungagung, serta memberikan dukungan terhadap kesejahteraan pendidikan dan ekonomi masyarakat. "Penyaluran bantuan air tersebut merupakan wujud kepedulian Pemkab Tulungagung melalui BAZNAS Tulungagung kepada warga masyarakat sekitar," ujar Heru Suseno.
BERITA12/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Sedekah Air, Sedekah Paling Utama
Sedekah Air, Sedekah Paling Utama
Sedekah adalah tindakan memberi atau menyumbang kepada orang lain, biasanya sebagai bentuk amal atau untuk kebaikan sosial. Dalam konteks agama, sedekah sering dianggap sebagai salah satu bentuk ibadah yang mendatangkan pahala, baik dalam hidup ini maupun di akhirat. Sedekah bisa dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti uang, makanan, air atau bantuan kepada yang membutuhkan. Air dikatakan sebagai sedekah yang lebih utama karena kemanfaatannya sangat luas untuk urusan agama dan duniawi. Anjuran memberi minum bagi yang kehausan tidak hanya bagi makhluk yang menjadikan air sebagai sumber hidupnya. Rasulullah Muhammad SAW bersabda, "Sedekah itu dapat memadamkan amarah Tuhan dan dapat menghapus dosa, serta dapat menjauhkan seseorang dari api neraka." (HR. Tirmidzi) Hadits ini menunjukkkan bahwa dengan bersedekah dapat menghapus dosa dan serta menjauhkan kita dari api neraka. Sedekah Air ini berguna di musim kemarau panjang seperti ini karena dapat meringankan beban saudara kita yang kekurangan air terutama bagi warga Kabupaten Tulungagung yang terdampak kekeringan. Allah SWT menyukai orang yang bersedekah, terutama sedekah air kepada semua umat-Nya.
BERITA07/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Peresmian Kawasan Kuliner Halal: BAZNAS Tulungagung Salurkan Rombong dan Modal Usaha
Peresmian Kawasan Kuliner Halal: BAZNAS Tulungagung Salurkan Rombong dan Modal Usaha
Tulungagung - Baznas Kabupaten Tulungagung turut serta dalam memeriahkan acara Peresmian Kuliner Halal dan Jembatan Kalidawir yang diresmikan oleh Pejabat Gubernur Jawa Timur. Acara ini juga dihadiri oleh Pj Bupati Tulungagung, jajaran Forkopimda Tulungagung, dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur. Peresmian ini berlangsung di Pasar Sore Lama Kabupaten Tulungagung. (03/10/24) Dalam sambutannya, Pj Gubernur Jawa Timur menyampaikan bahwa peresmian kuliner halal diharapkan dapat menjadi pilot project untuk kawasan lain, di wilayah Jawa Timur. "Tulungagung sebagai daerah pertama yang menerapkan konsep ini, keberadaan kawasan kuliner halal di Tulungagung diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Jawa Timur " Ujar Adhy Pj Gubernur Jawa Timur. Sementara PJ Bupati Tulangagung menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan hari ini termasuk kepada BAZNAS sudah ikut berpartisipasi “Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut memeriahkan acara ini dan semoga dengan adanya kawasan kuliner halal ini dapat juga membantu pengembangan UMKM agar lebih berkah dan barokah tentunya.” Ujar Heru, PJ Bupati Tulangagung. Dalam partisipasinya Baznas Kabupaten Tulungagung memberikan bantuan secara simbolis kepada 4 UMKM yang bergerak di berbagai bidang kuliner, dengan tujuan untuk mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah di Kabupaten Tulungagung. Bantuan yang diberikan berupa modal usaha senilai Rp 1.500.000 untuk 6 penerima dan rombong usaha senilai Rp 5.000.000 untuk 4 penerima Kanwil Kemenag Jawa Timur, Drs. Mufi Imron Rosyadi, M. EI menyampaikan Terimakasih kepada Baznas Kabupaten Tulungagung atas partisipasinya dalam mengikuti acara launching produk halal pada hari ini dan berharap semoga Baznas selalu amanah dalam mengumpulkan potensi zakat serta amanah dalam melakukan pendistribusian. Sementara itu, sebagai salah satu penerima bantuan berupa rombong usaha, Ibu Nur Khalifah yang berasal dari Kenayan, mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih kepada Baznas Kabupaten Tulungagung atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung merupakan komitmen jangka panjang untuk mendukung keberlanjutan usaha, tumbuh dan berkembangnya usaha serta mewujudkan kemandirian ekonomi para pelaku UMKM.
BERITA04/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Kabupaten Tulungagung Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Kepada Korban Kebakaran Rumah
BAZNAS Kabupaten Tulungagung Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Kepada Korban Kebakaran Rumah
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan dengan menyalurkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni kepada Bapak Pandi Subianto, korban kebakaran rumah, warga Desa Krosok Kecamatan Sendang. (1/10/2024) Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di kantor Kepala Desa Krosok, yang dihadiri oleh penerima bantuan, pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan staf bidang pendistribusian, serta perangkat desa setempat. Jumlah bantuan senilai Rp 12.500.000,- diberikan untuk membantu perbaikan rumah Bapak Pandi yang rusak parah akibat kebakaran. Dalam sambutannya, Kepala Desa Krosok menyampaikan rasa syukur atas kehadiran BAZNAS yang peduli terhadap warganya yang sedang mengalami musibah. “Kami berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah memberikan bantuan kepada Bapak Pandi Subianto. Bantuan ini sangat berarti bagi beliau untuk bisa segera memperbaiki rumahnya yang rusak dan bisa kembali menempati tempat tinggal yang layak,” ujar Kepala Desa Krosok. Abdul Wachid, S.IP., Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program BAZNAS untuk membantu masyarakat yang terkena musibah, khususnya dalam perbaikan rumah tidak layak huni. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Bapak Pandi dan keluarga, serta memberikan dorongan semangat bagi mereka untuk bangkit dari musibah yang menimpa. BAZNAS akan terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial,” kata pimpinan BAZNAS Tulungagung Sementara itu, Bapak Pandi Subianto sebagai penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan. “Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Tulungagung dan semua pihak yang telah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami untuk bisa memperbaiki rumah kami yang rusak akibat kebakaran. Semoga Allah membalas kebaikan BAZNAS dan semua yang terlibat,” ucapnya dengan haru. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan proses perbaikan rumah Bapak Pandi Subianto dapat segera dilakukan sehingga ia dan keluarganya dapat kembali menempati rumah yang lebih layak dan aman.
BERITA01/10/2024 | BAZNAS Tulungagung
Atasi Desa Terdampak Kekeringan, BAZNAS Tulungagung bersama BAZNAS Jatim salurkan 250 Ribu Liter Air Bersih
Atasi Desa Terdampak Kekeringan, BAZNAS Tulungagung bersama BAZNAS Jatim salurkan 250 Ribu Liter Air Bersih
Tulungagung - BAZNAS Kabupten Tulungagung gandeng BAZNAS Provinsi Jawa Timur bantu warga yang terdampak kekeringan dan kesulitan air bersih di wilayah Tulungagung. Kali ini bantuan air bersih kembali disalurkan sebanyak 50 tangki air bersih dan 10 tandon air berukuran besar. Penyaluran air bersih dan bantuan tandon dari BAZNAS Tulungagung dan BAZNAS Jatim tersebut dilakukan dan diberangkatkan secara langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan dan Pendistribusian BAZNAS Kab. Tulungagung, Abdul Wachid di depan Kantor BAZNAS Tulungagung, Kamis (11/9). Dalam sambutannya, Abdul Wachid menjelaskan bahwa penyaluran air bersih hari pertama, dilakukan dengan empat truk tangki. “Ini untuk membantu masyarakat yang alami kekeringan dan kesulitan air bersih. Utamanya di wilayah Selatan Tulungagung,” ujarnya. “Selanjutnya bertahap dalam dua minggu ini sampai mencapai 50 tangki, 20 tangki dari BAZNAS Tulungagung dan 30 tangki dari BAZNAS Jatim” tambahnya. Abdul Wachid menyebut bantuan air bersih dan tandon disalurkan di 10 desa yang berada di wilayah lima kecamatan. Yakni Kecamatan Tanggunggunung, Kecamatan Pucanglaban, Kecamatan Kalidawir dan Kecamatan Campurdarat. "Masing masing desa mendapat bantuan 2 tandon air. Kita juga mengirimkan 50 tangki air bersih yang terbagi di 5 kecamatan, per kecamatan mendapat 10 tangki air, pertangkinya berisi 5 ribu liter air. Dipastikan dua Minggu ini bantuan air bersih harus bisa tersalurkan semua," pinta Abdul Wachid. Bukan hanya bantuan air bersih saja, kedepannya BAZNAS juga akan membangun sumur bor yang dialokasikan tahun 2025 mendatang, guna memudahkan masyarakat mendapatkan air bersih. "Nanti kita survey desa mana yang layak akan kita dahulukan, tapi kita pusatkan dulu di Tanggunggunung dan Pucanglaban, karena daerah ini yang paling banyak kekeringannya," ungkapnya. Adapun pembangunan bersumber dari Baznas, dan zakat infaknya para ASN serta dari Muzaki Kabupaten Tulungagung. "Mudah mudahan zakat dan infaknya di terima Allah SWT dan mereka semakin rajin berzakat dan berinfak pada BAZNAS. Sebab ini akan kita fungsikan, kita distribusikan benar benar bermanfaat kepada yang menerima zakat," harap Abdul Wachid.
BERITA11/09/2024 | BAZNAS Tulungagung
Bantu Penanganan TBC dan AIDS: BAZNAS Tulungagung Bagi Ratusan Paket Sembako
Bantu Penanganan TBC dan AIDS: BAZNAS Tulungagung Bagi Ratusan Paket Sembako
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung turut membantu penanganan TBC-AIDS dengan memberikan ratusan paket sembako kepada penderita penyakit TBC dan HIV/AIDS kurang mampu, melalui Dinas Kesehatan dan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Tulungagung (6/8/24). Setiap bulannya, lembaga penyedia bantuan kepada para fakir miskin dan anak yatim ini, kali ini memberikan bantuan sembako dan vitamin kepada para penderita TBC-AIDS dengan total bantuan senilai 20 jt yang diberupakan beras sejumlah 760 kg. Kepala Bagian Pendistribusian BAZNAS Kab. Tulungagung, Ahmad Saifudin mengatakan pihaknya serius membantu pemerintah kabupaten Tulungagung, dalam menangani kasus TBC yang ada di Tulungagung. “BAZNAS Tulungagung melalui program pendistribusian bidang kesehatan kali ini memberikan sejumlah 332 paket sembako untuk penderita TBC dan AIDS di Kabupaten Tulungagung.” ucapnya. Menurut dia, bantuan ini Ini merupakan komitmen BAZNAS dalam membantu penanganan TBC dan AIDS yang ada di kabupaten Tulungagung. “Kami berkoordinasi dengan Komisi Penanggulangan Aids dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung terkait kelanjutan sasaran bantuan untuk memberikan data penerima” tuturnya. “Semoga langkah ini, mampu memberikan manfaat kepada pederita TBC dan cepat di berikan kesembuhan,” harapnya.
BERITA07/08/2024 | BAZNAS Tulungagung
Program Pendayagunaan: BAZNAS Tulungagung Lakukan Monitoring dan Evaluasi
Program Pendayagunaan: BAZNAS Tulungagung Lakukan Monitoring dan Evaluasi
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten tulungagung melaksanakan monitoring dan evaluasi (MONEV) kepada penerima manfaat (mustahik) yang tergabung dalam Program Bantuan Modal Usaha. Selain memantau perkembangan usaha, monitoring ini juga memperkuat hubungan antara peserta program, sehingga mereka bisa saling memberikan solusi dan mendapatkan masukan dari pendamping atau peserta lainnya.(16/07/2024) Wakil Ketua Bidang Pendayagunaan, H. Abdul Wachid, S.IP menjelaskan bahwa Program Ekonomi yang ada di BAZNAS Kabupaten Tulungagung bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Tulungagung dan memberdayakan pelaku usaha kecil menengah ke bawah dengan cara memberikan tambahan modal agar usaha yang mereka geluti dapat terus berkembang. Setiap bulannya, BAZNAS Kabupaten Tulungagung melakukan evaluasi untuk memantau perkembangan usaha para pelaku usaha dan memberikan masukan kepada sesama pengusaha. “Program Ekonomi ini diharapkan mampu memperbaiki ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan mereka, para pelaku usaha ini diberikan tambahan modal dan pendampingan agar usaha yang mereka miliki bisa berkembang dan yang terpenting mereka terbebas dari jeratan rentenir." Ujar Abdul Contoh nyata dari manfaat program ini adalah Anik, seorang penerima manfaat dalam Program Bantuan Modal Usaha. Sebelum mengenal dan mendapatkan bantuan dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung, kondisi warungnya sangat sederhana. “Kondisi dulu dan sekarang tentu sangat jauh berbeda, kalau dulu produk yang saya jual tidak begitu lengkap, terlebih warung kecil yang saya memiliki juga kalah bersaing dengan warung-warung besar yang menjual banyak produk dan tentunya sangat lengkap, berbeda dengan sekarang setelah saya mendapatkan modal dari BAZNAS Tulungagung warung saya semakin baik dan barang yang saya jual juga lengkap sehingga bisa bersaing dipasaran" ungkap Anik Bahkan, sekarang ia bisa berinovasi dengan memberikan pelayanan jasa antar ketika konsumen berbelanja di warungnya. Semoga program ini terus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Tulungagung.
BERITA15/07/2024 | BAZNAS Tulungagung
Ratusan Lansia Sebatangkara Berbahagia: BAZNAS Tulungagung Beri Bantuan Biaya Hidup
Ratusan Lansia Sebatangkara Berbahagia: BAZNAS Tulungagung Beri Bantuan Biaya Hidup
Sebanyak 208 orang fakir miskin yang hidup sebatangkara dari seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung sudah menerima program bantuan biaya hidup dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung. Bantuan biaya hidup ini diberikan secara berkelanjutan setiap bulan dengan besaran 300 ribu rupiah bagi fakir miskin yang belum terjangkau oleh Dinas Sosial. Kepala Staff Bagian Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Tulungagung Ahmad Saifudin mengatakan program bantuan biaya hidup bagi fakir sebatangkara ini bertujuan untuk merealisasikan hak fakir sesuai dengan ketentuan syariat. Anggaran dari program ini berasal dari dana zakat dan infaq yang disalurkan oleh ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. “Harapannya dengan adanya bantuan biaya hidup ini masyarakat yang hidup sebatangkara tidak lagi harus menunggu pemberian tetangga untuk makan karena sudah bisa mengelola sendiri keuangan yang didapatnya untuk biaya hidup sehari-hari,” harapnya. Menurut Ahmad, untuk bantuan biaya hidup ini diberikan kepada mustahik yang hidupnya sebatang kara, terlebih tidak mempunyai keturunan dan anak serta untuk makan sehari-hari masih menunggu bantuan dari tetangga sekitar. Ahmad menambahkan, bantuan biaya hidup bagi mustahik yang hidupnya sebatangkara ini diharapkan bisa digunakan untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari. “Semua ini tidak terlepas dari peranan para ASN, PNS dan muzaki lainnya yang menyalurkan zakat dan infaqnya di BAZNAS Kabupaten Tulungagung,” tambahnya. Oleh sebab itu, Ahamad menegaskan BAZNAS Tulungagung akan terus meningkatkan kerjasama dengan Pemkab Tulungagung dalam pengumpulan dan pendistribusian dana zakat, infak dan sedekah. Sebab, ZIS yang dibayarkan akan kembali diputar untuk membantu masyarakat Tulungagung lain yang membutuhkan bantuan, guna meningkatkan kesejahteraan hidup. "Mudah-mudahan bantuan ini memberikan manfaat bagi mereka dan meringkankan kehidupannya sehari-hari dengan harapan kesejahteraan masyarakat benar-benar bisa terwujud, khususnya di wilayah Kabupaten Tulungagung" ungkap Ahmad.
BERITA11/07/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi: Puluhan Warga Terbantu
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi: Puluhan Warga Terbantu
BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan sanitasi secara simbolis di Desa Sukowiyono, Kec. Karangrejo. Selasa (09/07/24) Penerima manfaat sendiri merupakan masyarakat kurang mampu yang berdasarkan survei sebelumnya yang layak dan membutuhkan fasilitas sanitasi. Sementara, terdapat 4 kecamatan dengan total 30 orang yang sudah menerima bantuan ini, yaitu: Karangrejo (5), Ngantru (15), Kedungwaru (5), dan Rejotangan (5). Masing-masing orang mendapatkan bantuan senilai Rp. 5.000.000,- Pemberian bantuan ini merupakan upaya BAZNAS untuk mewujudkan perilaku higienis di masyarakat melalui pendekatan program bantuan Sanitasi ini agar angka orang yang tertular penyakit akibat sanitasi yang buruk dapat menurun. Wakil Ketua I BAZNAS Tulungagung, H. Abdul Wachid, S. IP., mengatakan tujuan program ini adalah untuk mencegah masyarakat ODF (Open Defecation Fee) atau stop buang air besar sembarang. “Program ini kami adakan dengan tujuan ODF, mencegah dan meminimalisir adanya masyarakat yang buang air besar sembarang karena kebersihan lingkungan itu sangat mempengaruhi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat harus berbudaya hidup bersih dan sehat agar selalu terhindar dari berbagai penyakit.” Ujar Wachid. Semoga program ini bisa terus terlaksana secara tepat sasaran, tepat manfaat, tepat waktu dan tepat mutu guna dengan memberikan sanitasi yang layak kepada masyarakat yang membutuhkan. Dan semoga budaya hidup bersih dan sehat pun dapat terwujud.
BERITA09/07/2024 | BAZNAS Tulungagung
Optimalisasi Rencana Program, BAZNAS Kabupaten Tulungagung Gelar FGD
Optimalisasi Rencana Program, BAZNAS Kabupaten Tulungagung Gelar FGD
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Bagian Kesejahteraan MAsyarakat Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang bertempat di ruang pertemuan Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung.(3/7/24) Focus Group Discussion (FGD) ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. FGD ini diadakan untuk menyelaraskan dan menyinkronkan program BAZNAS Kabupaten Tulungagung dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam rangka mempercepat penghapusan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. H. Abdul Wachid, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, menyatakan bahwa FGD ini adalah kolaborasi yang bertujuan mempercepat penghapusan kemiskinan dan mengoptimalkan pendayaguanaan dana ZIS. Hal ini sesuai dengan salah satu visi BAZNAS Kabupaten Tulungagung yaitu mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan umat, dan mengurangi kesenjangan sosial di Kabupaten Tulungagung. Dalam rangkaian acara FGD, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan poin-poin Rencana Strategis Program Baznas yang diharapkan dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dari berbagai aspek. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan program melalui beberapa program strategis. Kepala BAPPEDA Kabupaten Tulungagung menekankan pentingnya kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi dan sinkronisasi program-program pemerintah. Beliau juga mengatakan bahwa selama ini kerja sama antara Pemerintah dengan BAZNAS Kabupaten Tulungagung sudah ada peningkatan, diharapan kedepannya ada peningkatan lagi. Di akhir acara, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap agar masyarakat penerima manfaat yang terpilih mendapatkan bantuan agar bisa menjadi munfik/muzakki “Dengan adanya program-program pendayagunaan ini diharapkan masyarakat terbebas dari jeratan pinjol/rentenir dan bisa menjadi munfik/muzakki di BAZNAS Kabupaten Tulungagung” ujar Wachid.
BERITA03/07/2024 | BAZNAS Tulungagung
Perkuat BTB: BAZNAS Tulungagung Hadiri Rakor Pembentukan TRC TB Kab. Tulungagung
Perkuat BTB: BAZNAS Tulungagung Hadiri Rakor Pembentukan TRC TB Kab. Tulungagung
Tulungagung - M. Fathul Manan, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung menghadiri Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Kabupatem Tulungagung. Rapat yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung dan dihadiri oleh instansi terkait Kabupaten Tulungagung tersebut bertempat di Ruang Prajamukti Kantor Bupati Jl. A. Yani Timur No. 37 Tulungagung, Rabu (26/6/2024). “TRC adalah tim terpadu yang melakukan tindakan segera setelah adanya informasi awal kejadian atau ancaman bencana yang sesegera mungkin bergerak ke lokasi bencana untuk memberikan pelayanan bagi korban," ujar Robinson, Kepala BPBD Kab. Tulungagung Robinson juga mengungkapkan dalam melaksanakan penanganan kebencanaan secara luas, BPBD tidak mungkin bekerja sendiri. Untuk itu perlu sinergisitas lintas sektor bersama instansi terkait dalam upaya melakukan penanganan pada saat terjadi bencana. TRC PB Kabupaten mempunyai tugas melakukan penanganan awal kedaruratan bencana berupa penyelamatan dan evakuasi korban, Pemenuhan kebutuhan dasar dan pemulihan fungsi prasarana dan sarana vital, Melaporkan hasil kegiatan sebagai bahan pertimbangan pemerintah kabupaten dalam pengambilan keputusan tindakan pendampingan lebih lanjut, dan Membantu aktivitas sistem komando penanganan darurat bencana di wilayah terdampak. “Setelah rakor ini Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Tulungagung diharapkan bisa turut andil tim TRC PB Kabupaten Tulungagung, sehingga apabila sewaktu-waktu terjadi bencana alam, BTB langsung siap tanggap” Tegas Fathul, Kapala Pelaksana BAZNAS Kabupten Tulungagung. "Sesuai pembagian tugas, Tim BTB BAZNAS Tulungagung diberi amanah sebagai tim TRC di bidang ekonomi salah satu tugasnya menganalisis awal kerugian ekonomi akibat bencana" Tambah Fathul.
BERITA26/06/2024 | BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Kesehatan: Alat Bantu Dengar
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Kesehatan: Alat Bantu Dengar
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan alat bantu dengar kepada Eka Rahayu Ning Tyas langsung di RSUD Dr. Iskak Tulungagung dan didampingi oleh pihak rumah sakit dengan total senilai Rp. 9.520.000,-. (25/06/2024) Eka Rahayu Ning Tyas, balita yang mengalami gangguan pendengaran. Dengan adanya bantuan alat dengar ini, diharapkan Eka dapat mendengarkan dengan jelas kembali dan bisa bahagia selalu seperti sebelumnya. “Kami berharap semoga bantuan ini dapat membantu keluarga ibuk dan bermanfaat bagi adek Eka. Semoga kedepannya adek Eka dapat mendengarkan kembali khalayak orang pada umumnya,” Ujar Wachid, Wakil Ketua I BAZNAS Tulungagung. “Saya sangat berterima kasih banyak kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung atas bantuannya ini, saya merasa terharu dan bahagia atas apa yang diberikan, semoga BAZNAS makin sukses selalu supaya bisa membantu banyak orang kedepannya, Aamiin.” Ujar Hadi, Bapak anak penderita gangguan pendengaran Alat bantu dengar menjadi kebutuhan utama dalam upaya mengurangi hambatan berkomunikasi yang dihadapi oleh Eka. Alat ini membantu seseorang yang memiliki gangguan pendengaran dengan memperkuat atau memperbesar suara sehingga membantu penggunanya untuk dapat mendengar lebih jelas.
BERITA25/06/2024 | BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.

Lihat Daftar Rekening →