Muharram, Awal Tahun Hijriah yang Mengajarkan Makna Hijrah dan Ketakwaan
29/06/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Tulungagung
Muharram
Bulan Muhharam adalah salah satu bulan yang memiliki kedudukan istimewa dalam islam. Sebagai bulan pertama dalam kalender Hijiriah, Muharram bukan sekedar penanda pergantian tahun, melaikan awalan perjalanan waktu sekaligus momen emas bagi umat islam untuk memperbaiki diri dan mengingatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Keutamaan bulan ini telah dijelaskan baik dalam Al-Qur'an maupun hadis Nabi Muhammad SAW, sehingga umat islam sangat diajurkan untuk memperbnayak amal sholeh di dalamnya. Bagi seorang muslim, datangnya Muharram adalah kesempatan berharga untuk melakukan introspeksi (muhasabah), meninggalkan kebiasaan buruk, dan memulai lembaran baru dengan semangat yang lebih baik.
Apa Sebenarnya Arti "Muharram"?
Secara bahasa, kata Muharram berarti sesuatu yang dihormati atau diharamkan. Sejak zaman dahulu, masyarakat arab sudah menyepakati bahwa bulan ini adalah bulan yang suci. Segala bentuk konflik atau peperangan dilarang keras pada bulan ini demi menghormati kesuciannya.
Selain itu, kalender hijriah sendiri dimulai berdasarkan peristiwa Hijriahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Karena itulah, esensi utama dari bulan Muharram adalah bulan hijriah yaitu semangat untuk berpindah dari hal-hal yang negatif menuju kehidupan yang lebih positif dan sesuai dengan ajaran agama islam.
Masuk dalam 4 bukan yang dimuliakan
Dalam Al-Qur'an, Allah SWT menetapkan ada empat bulan yang disebut sebagai Bulan Haram (bulan yang disucikan), yaitu Dzulqaidah, Dzulhijjah, Rajab, dan Muharram.
Di bulan-bulan ini, setiap amal kebaikan yang kita lakukan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah. Namun sebaliknya, kita juga harus lebih berhati-hati karena perbuatan dosa di bulan ini juga memiliki timbangan yang lebih berat.
Amalan Ringan yang Bisa Kita Lakukan
Tidak perlu bingung harus mulai dari mana. Berikut adalah beberapa amalan sederhana namun berpahala besar yang bisa kita lakukan di bulan Muharram:
• Puasa Sunnah (Tasu'a dan Asyura): Ini adalah amalan yang paling dianjurkan. Puasa dilakukan pada tanggal 9 Muharram (Tasu'a) dan 10 Muharram (Asyura). Keutamaannya luar biasa, salah satunya bisa menghapus dosa-dosa kecil kita di tahun yang lalu.
• Memperbanyak Istighfar: Manfaatkan bulan ini untuk rajin beristighfar, memohon ampun atas kesalahan-kesalahan yang kita lakukan setahun ke belakang.
• Bersedekah dan Berbagi: Memberi bantuan kepada sesama, terutama menyantuni anak yatim dan fakir miskin, sangat dianjurkan di bulan ini sebagai bentuk kepedulian sosial.
• Memperbaiki Ibadah Harian: Mulai dari hal kecil, seperti mencoba salat tepat waktu, rutin membaca Al-Qur'an walau beberapa ayat, atau menjaga lisan dari membicarakan orang lain.
5 Himah Utama Bulan Muharram
Bulan Muharram bukan sekadar pergantian kalender, melainkan sekolah kehidupan yang memberikan lima pelajaran penting bagi seorang Muslim:
1. Pengingat Waktu: Menyadari bahwa waktu terus berjalan, sehingga kita harus bergegas mengisinya dengan amal saleh.
2. Pentingnya Perubahan: Mengajarkan kita untuk selalu berbenah dan berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
3. Puncak Rasa Syukur: Menjadi momen untuk merenungkan dan menyukuri segala nikmat yang telah Allah SWT berikan.
4. Bekal Masa Depan: Meningkatkan semangat ibadah sebagai modal terbaik menghadapi kehidupan dunia dan akhirat.
5. Mempererat Persaudaraan: Mengajarkan kepedulian sesama melalui sedekah dan berbagi, sehingga hubungan antar-manusia (ukhuwah) semakin kuat.
Jadikan Muharram sebagai Awal Hijrah yang Lebih Baik
Muharram adalah momentum terbaik untuk memulai perubahan menjadi pribadi yang lebih bertakwa. Mari manfaatkan bulan yang mulia ini dengan memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama melalui berbagai amal kebaikan.
Salah satu wujud nyata ketakwaan adalah berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Karena itu, mari jadikan Muharram sebagai semangat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Salurkan melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung
Klik disini-> Berbagi bersama BAZNAS
Semoga setiap amal yang kita lakukan menjadi pemberat timbangan kebaikan dan membawa keberkahan bagi kita semua. Aamiin.
Artikel Lainnya
Cuti Bersama Idul Adha: Momentum Menyambut Hari Raya dengan Ibadah dan Kepedulian
Sudah Siap Berkurban? Pahami Dulu Makna, Hukum, dan Keutamaan Ibadah Ini
Keistimewaan Bulan Safar: Memahami NIlainya dalam Kalender Hijriah
Tata Cara Pelaksanaan Salat Idul Adha
Jangan Asal Bagi! Ini Aturan Pembagian Daging Kurban dalam Islam
Memakmurkan Ibadah, Menebar Kebaikan: Makna dan Keutamaan Qurban
Jelang Ramadhan 1447 H, Bagaimana Aturan Pembayaran Fidyah bagi Ibu Hamil Menurut Ulama?
Kurban Digital: Tren Baru Ibadah di Era Modern
Tau gak? Amalan sedekah itu kayak Memancing Datangnya Rezeki loh..
Allah tidak Pernah Terlambat Memberi
Jangan Sampai Salah! Ini Syarat dan Ketentuan Kurban yang Sah
Keistimewaan Memberi Makan Orang yang Berpuasa
Sering Keliru, Berikut Golongan yang Berhak menerima Zakat Mal Sesuai Syariat
Keutamaan Menyantuni Anak Yatim di Bulan Muharram: Makna 10 Muharram, Lebaran Anak Yatim, dan Dalilnya
Dari Kebaikan Sederhana Menuju Kemudahan Hidup

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.
Lihat Daftar Rekening →