WhatsApp Icon
Pendaftaran Dibuka! Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung Periode 2026–2031 Resmi Dimulai

TulungagungPanitia Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung resmi membuka pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung Periode 2026-2031. Seleksi ini dilaksanakan untuk menjaring calon pimpinan yang memiliki integritas, kapabilitas, serta komitmen dalam mengembangkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung.

Pembukaan seleksi tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung guna memastikan keberlanjutan pengelolaan dana zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip syariah.

Dalam seleksi kali ini, Panitia Seleksi membuka kebutuhan sebanyak lima orang pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang akan bertugas pada masa bakti 2026-2031. Para pimpinan terpilih nantinya diharapkan mampu memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pemberdayaan umat.

Pendaftaran dibuka mulai 2 Juni hingga 16 Juni 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman:
Klik disini -> Sistem Informasi Zakat

Seluruh proses seleksi akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan guna memperoleh kandidat terbaik yang mampu mengemban amanah pengelolaan zakat di Kabupaten Tulungagung.

Masyarakat yang memenuhi persyaratan dan berminat mengikuti seleksi dapat mengakses informasi lengkap terkait pengumuman seleksi, persyaratan, tahapan seleksi, serta formulir pernyataan melalui laman:
Klik -> Pemberitahuan BAZNAS

Panitia Seleksi mengundang putra-putri terbaik Kabupaten Tulungagung yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam proses seleksi tersebut.

Melalui proses seleksi yang terbuka dan objektif, diharapkan akan terpilih pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang mampu memperkuat tata kelola zakat serta meningkatkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tulungagung.

03/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung dan Pemda Salurkan Puluhan Hewan Kurban, Tebar Kepedulian hingga Pelosok

Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyerahkan bantuan sedekah daging secara simbolis kepada sejumlah lembaga keagamaan dan organisasi masyarakat di Kabupaten Tulungagung, Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menumbuhkan nilai kepedulian sosial serta semangat kebersamaan menjelang Hari Raya Iduladha.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, MM., didampingi jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung serta dinas terkait. Bantuan yang disalurkan berupa hewan hidup dalam kondisi sehat, aktif, dan tidak cacat.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 27 ekor sapi diserahkan, termasuk 1 ekor sapi limosin berbobot 1 ton 50 kilogram yang merupakan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta 17 ekor sapi yang berasal dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, MM., menyampaikan bahwa momentum Iduladha menjadi sarana penting untuk memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Melalui momentum kurban ini, kita ingin memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. Pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat berharap bantuan hewan kurban ini dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., mengatakan bahwa program sedekah daging merupakan bentuk nyata kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah yang jarang menerima distribusi hewan kurban.

Ia menjelaskan bahwa BAZNAS Tulungagung tidak hanya menyalurkan bantuan sedekah daging berupa hewan sapi, tetapi juga menyalurkan 16 ekor kambing yang berasal dari donasi masyarakat. Hewan tersebut kemudian disalurkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung, termasuk daerah pelosok agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata.

“Alhamdulillah, amanah dari masyarakat terus kami salurkan kepada yang berhak menerima. Tidak hanya sapi, tahun ini kami juga menyalurkan 16 ekor kambing hasil donasi masyarakat. Distribusi dilakukan hingga ke wilayah pelosok agar masyarakat yang membutuhkan juga dapat merasakan kebahagiaan Iduladha,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat terus meningkat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak masyarakat untuk terus menebar manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah agar semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu.

Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat

29/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Puluhan RA di Bawah Naungan Kemenag

Tulungagung - BANZAS Kabupaten Tulungagung bersinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan sosialisasi dan pentasyarufan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung dan dihadiri oleh jajaran Raudhatul Athfal (RA) di bawah lingkup Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan kepada 19 Raudhatul Athfal (RA) sebagai bagian dari penyaluran tahap pertama. Secara keseluruhan, program ini nantinya akan menyasar 34 RA di Kabupaten Tulungagung.

Bantuan yang diberikan meliputi berbagai sektor kebutuhan pendidikan, mulai dari beasiswa, bantuan honor guru GTT/PTT, hingga bantuan sarana dan prasarana pendidikan. Masing-masing RA menerima bantuan senilai Rp1.500.000,- sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan lembaga pendidikan Islam di Tulungagung.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., dalam sambutannya menjelaskan bahwa program pentasyarufan ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang pendidikan.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan oleh BAZNAS Tulungagung tidak hanya berfokus pada bidang pendidikan saja, melainkan juga mencakup bidang lain. Salah satunya yaitu program bantuan biaya hidup sebatangkara bagi para lansia yang hidup sendiri tanpa penghasilan maupun dukungan keluarga. Menurutnya, sebagian besar penerima manfaat program tersebut bahkan tidak memiliki identitas kependudukan sehingga tidak dapat memperoleh bantuan dari pemerintah.

“Ada sekitar 200 lansia yang telah kami bantu hingga beliau wafat. Kalau tidak ada yang membayar zakat dan infaknya melalui BAZNAS, lalu bagaimana nasib mereka nantinya?” ungkapnya.

Ia berharap kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah terus meningkat agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu melalui berbagai program yang dijalankan BAZNAS Tulungagung.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Mohamad Afif Fauzi, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penghimpunan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Tulungagung. Beliau juga mengungkapkan rasa syukur karena hampir seluruh ASN di lingkungan Kantor Kemenag Tulungagung telah menunaikan zakat maupun infaknya melalui BAZNAS Tulungagung.

Menurutnya, keberhasilan program pentasyarufan tidak terlepas dari keseimbangan antara penghimpunan dan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah.

“Di BAZNAS Tulungagung ini kalau tidak ada yang setor zakat dan infak, maka tidak ada yang ditasyarufkan. Jadi antara penghimpunan dan pendistribusian harus seimbang,” ujarnya.

Beliau menambahkan, apabila nantinya masih terdapat ASN yang belum menunaikan zakat profesi, maka pihaknya melalui bagian ZAWA akan menginstruksikan agar pembayaran zakat profesi dapat disalurkan melalui BAZNAS Tulungagung.

Selain itu, Mohamad Afif Fauzi turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung atas kerja sama dan kontribusi yang selama ini telah diberikan dalam membantu masyarakat Kabupaten Tulungagung.

Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang peduli dan ikut berpartisipasi dalam membangun Tulungagung yang lebih sejahtera melalui zakat, infak, dan sedekah.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung, untuk bersama menghadirkan manfaat bagi sesama.

Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat

22/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Genjot Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Eks Kawedanan Campurdarat

Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar Sosialisasi dan Optimalisasi Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) se-Eks Kawedanan Campurdarat di Aula Kantor Kecamatan Pakel, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kembali penghimpunan dana ZIS, khususnya di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tulungagung, Kasi Zakat dan Wakaf (Zawa) Kementerian Agama Tulungagung, para camat se-Eks Kawedanan Campurdarat, Koordinator Wilayah UPA-SP, kepala sekolah SD, hingga kepala puskesmas se-Eks Kawedanan Campurdarat.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Tulungagung yang diwakilkan oleh Wakil Ketua I, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa pada masa sebelumnya BAZNAS Tulungagung pernah menjadi rujukan berbagai BAZNAS kabupaten/kota lain untuk studi tiru. Namun, menurutnya, saat ini penghimpunan dana ZIS di Tulungagung mulai tertinggal dibandingkan daerah lain.

“Dulu BAZNAS Tulungagung sering menjadi tujuan studi tiru dari daerah lain. Namun sekarang justru mulai tertinggal, terutama dalam penghimpunan dana ZIS. Karena itu, sosialisasi seperti ini sangat penting untuk kembali mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Tulungagung, H. Makrus Manan, S.P., M.M., menegaskan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap pengoptimalan penghimpunan ZIS melalui lembaga resmi, yakni BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

Ia berharap penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung dapat kembali meningkat dan berjalan lebih optimal. Selain itu, pihaknya juga meminta para camat untuk turut aktif membantu penguatan penghimpunan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di wilayah masing-masing.

“Kami dari pemerintah daerah sangat mendukung optimalisasi ZIS melalui lembaga resmi pemerintah seperti BAZNAS Tulungagung. Kami juga memohon sekaligus menginstruksikan kepada para camat agar membantu pengoptimalan zakat melalui UPZ-UPZ yang ada di bawahnya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh UPZ di wilayah Eks Kawedanan Campurdarat semakin kuat sehingga penghimpunan dana ZIS dapat meningkat dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai bentuk kemudahan layanan, para ASN atau masyarakat dapat menunaikan zakat dan sedekah secara online melalui tautan berikut:

Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat

13/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Dorong Optimalisasi Penghimpunan ZIS di Kawedanan Ngunut

Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Sosialisasi dan Optimalisasi Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) se-Eks Kawedanan Ngunut. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wilis UPT Balai Kerja Kabupaten Tulungagung pada Selasa (28/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kepala Dinas Kesehatan, para camat se-eks Kawedanan Ngunut, koordinator wilayah UPA-SP, kepala sekolah SD, serta kepala puskesmas se-eks Kawedanan Ngunut. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat penghimpunan ZIS, khususnya di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan penghimpunan ZIS. Ia mengajak seluruh peserta untuk mulai berkontribusi sesuai kemampuan.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap Bapak/Ibu semua tergugah untuk berzakat, berinfak, maupun bersedekah melalui BAZNAS. Jika belum mampu berzakat, maka bersedekahlah seikhlasnya. Insyaallah, apa yang ditunaikan akan kembali memberi manfaat, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suyadi menjelaskan bahwa dana ZIS yang dihimpun akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program BAZNAS. Salah satunya adalah program bantuan biaya hidup bagi fakir miskin sebatang kara, yang menyasar lansia tanpa keluarga dan tanpa penghasilan tetap. Ia menambahkan, banyak dari mereka yang belum terjangkau bantuan pemerintah karena tidak memiliki identitas resmi seperti KTP atau Kartu Keluarga.

“Jika penghimpunan ZIS tidak optimal, maka keberlangsungan bantuan bagi mereka tentu akan terancam. Di sinilah pentingnya peran kita bersama,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap kesadaran dan partisipasi ASN serta masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat.

Sebagai bentuk kemudahan layanan, masyarakat dapat menunaikan zakat dan sedekah secara daring melalui tautan berikut:

Klik disini -> kabtulungagung.baznas.go.id/bayarzakat

28/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Terbaru

BAZNAS Tulungagung Terima Donasi Peduli Bencana Sumatera dari Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an
BAZNAS Tulungagung Terima Donasi Peduli Bencana Sumatera dari Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menerima donasi kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sumatera dari Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an Tulungagung. Penyerahan donasi tersebut dilaksanakan pada Selasa (16/12/25) di lingkungan yayasan. Donasi sebesar Rp3.011.000,- diserahkan langsung oleh salah satu guru Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an Tulungagung dan diterima oleh Kepala Bagian Penghimpunan bersama staf Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian lembaga pendidikan terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera. Kepala Bagian Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Tika Nifatul Chusna, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak yayasan. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an atas kepercayaan dan kepeduliannya. Amanah ini akan kami salurkan kepada para korban bencana di Sumatera secara tepat dan bertanggung jawab,” ujarnya. Sementara itu, salah satu guru Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an Tulungagung yang menyerahkan donasi menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Tulungagung. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah menerima dan bersedia menyalurkan donasi dari lembaga kami. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tuturnya. BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus mengajak masyarakat, lembaga, dan seluruh elemen untuk bersama-sama menebar kepedulian dan solidaritas kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana. Tak harus dengan nominal yang besar, bahkan donasi kecil sangat berarti untuk mereka yang dalam kesulitan. Semoga kepedulian masyarakat Tulungagung dapat menjadi semangat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Terima Kunjungan Kerja dan Studi Referensi BAZNAS Kabupaten Mojokerto
BAZNAS Tulungagung Terima Kunjungan Kerja dan Studi Referensi BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menjadi rujukan BAZNAS daerah lain. Pada Minggu pagi (14/12/25), BAZNAS Tulungagung menerima kunjungan kerja dan studi referensi dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Kunjungan ini diikuti sebanyak 45 orang yang terdiri dari jajaran Pimpinan dan Staff BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Asisten I Bidang Pemerintahan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), perwakilan Dinas Kesehatan, serta para relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari sistem penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), program-program unggulan BAZNAS Tulungagung, serta strategi pengembangan UMKM binaan, khususnya melalui program Car Free Day (CFD) Tulungagung Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., menyambut hangat kedatangan rombongan dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto. “Kami sangat menyambut baik kunjungan kerja dan studi referensi dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Semoga silaturahmi dan sharing program ini dapat memberikan manfaat serta memperkuat sinergi antarlembaga BAZNAS,” ungkapnya. Dukungan penuh terhadap keberadaan dan peran BAZNAS juga disampaikan oleh Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, H. M. Makrus Manan, S.P., M.M. Menurutnya, program-program BAZNAS telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah. “Program-program dari BAZNAS sangat membantu kami di pemerintahan. Kami di Kesra ditugasi langsung oleh Bupati untuk membina BAZNAS, mendukung, membantu, serta menyinkronkan program BAZNAS dengan program pemerintah daerah,” jelasnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa fokus utama kunjungan ini adalah penguatan kapasitas relawan. “Kehadiran kami ke BAZNAS Tulungagung tak lain untuk memperkuat relawan. Relawan adalah ujung tombak pergerakan BAZNAS. Kami berharap para relawan ini mendapatkan ilmu dan pengalaman yang bermanfaat disini,” ungkapnya. Zamroni Ahmad juga mengaku terkesan dengan keberhasilan BAZNAS Tulungagung dalam mengembangkan UMKM binaan. “Kami sudah melihat langsung bagaimana pengembangan UMKM yang dilakukan BAZNAS Tulungagung. Ke depan, kami berharap bisa memiliki wilayah binaan sendiri untuk mengembangkan UMKM di Mojokerto,” tambahnya. Ia juga menyinggung antusiasme masyarakat pada CFD Besuki Tulungagung. “Kemarin kami menghadiri launching CFD di Besuki, luar biasa ramai. Terdapat 115 UMKM binaan BAZNAS Tulungagung. Perputaran ekonominya sungguh luar biasa,” tuturnya. Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Abdul Wachid, S.IP., memaparkan dampak ekonomi signifikan dari program CFD. “Setiap minggu, perputaran uang di CFD Besuki bisa mencapai 80 juta rupiah. Sedangkan di CFD Alun-Alun Tulungagung bisa mencapai 250 juta rupiah, bahkan hingga 350 juta rupiah tergantung event yang diselenggarakan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa BAZNAS Tulungagung tidak hanya menghadirkan ruang usaha, tetapi juga memberikan penguatan modal kepada para UMKM binaan. “Kami memberikan bantuan modal usaha, bantuan tenda dan meja portabel. Selain itu, kami memiliki program BAZNAS Microfinance Desa (BMD), di mana para pedagang bisa memperoleh pinjaman modal tanpa bunga dan tanpa agunan,” pungkasnya. Melalui kunjungan kerja dan studi referensi ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antar-BAZNAS daerah dalam meningkatkan penghimpunan ZIS, memperkuat relawan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir di Sumatra
BAZNAS Tulungagung Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir di Sumatra
Tulungagung - Hujan deras yang terus mengguyur sejumlah wilayah di Sumatra menyebabkan banjir meluas dan merendam permukiman warga. Air yang naik dengan cepat memaksa banyak keluarga mengungsi, meninggalkan rumah, harta benda, dan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini membuat para korban membutuhkan bantuan segera untuk bertahan di tengah keterbatasan. Menanggapi situasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak masyarakat untuk turut hadir membantu para korban banjir. Mari, di tengah kenyamanan yang kita rasakan hari ini, kita sisihkan sejenak waktu untuk mengetuk pintu langit. Panjatkan doa terbaik untuk keselamatan, ketabahan, serta pemulihan bagi seluruh masyarakat Sumatera yang terdampak. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan bahwa kepedulian masyarakat sangat berarti bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit. “Saat saudara kita kehilangan tempat tinggal dan rasa aman, kehadiran kita melalui bantuan dan doa menjadi penguat bagi mereka,” ujarnya. Melalui gerakan kepedulian ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak masyarakat luas untuk berbagi rezeki dan empati. Saatnya kita hadir meski dari kejauhan, membantu mereka bangkit kembali. Salurkan donasi terbaik Anda melalui BAZNAS Tulungagung sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita yang sedang dirundung duka. Rekening BRI 011001030166530 a.n. Baznas Tulungagung I *Gunakan kode 025 dalam nominal sedekah, contoh: Rp 10.025,- Saatnya Peduli, Saatnya Berbagi untuk Sesama Semoga setiap rupiah yang kita niatkan menjadi cahaya harapan bagi mereka yang sedang berjuang memulihkan kehidupan. Bersama BAZNAS Kabupaten Tulungagung, mari kita ringankan beban mereka.#prayforsumatera #donasikorbanbencanasumatera
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Lakukan Studi Referensi ke BAZNAS Kota Surabaya untuk Perkuat Kapasitas SDM dan Pengelolaan ZIS
BAZNAS Tulungagung Lakukan Studi Referensi ke BAZNAS Kota Surabaya untuk Perkuat Kapasitas SDM dan Pengelolaan ZIS
Surabaya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melaksanakan kunjungan kerja studi referensi ke BAZNAS Kota Surabaya sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Tulungagung. (10/12/25) Kunjungan ini turut diikuti oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) beserta dua staf, serta dua perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung bidang Zawa. Studi referensi ini dimaksudkan sebagai sarana pembelajaran dan pertukaran pengalaman, khususnya dalam penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kapasitas amil, serta strategi optimalisasi penghimpunan dan pendayagunaan ZIS yang telah berjalan baik di Kota Surabaya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tulungagung berharap dapat mengadopsi praktik-praktik terbaik yang relevan untuk diterapkan di daerah. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta keterbukaan BAZNAS Kota Surabaya dalam berbagi pengalaman. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kota Surabaya atas diterimanya studi referensi dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk belajar dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di daerah,” ujar Suyadi. Lebih lanjut, Suyadi menegaskan bahwa pihaknya ingin mendalami strategi optimalisasi penghimpunan ZIS yang telah diterapkan di Kota Surabaya. “Kami ingin belajar secara langsung bagaimana BAZNAS Kota Surabaya mampu mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dengan dukungan kuat dari berbagai pihak, sehingga dapat menjadi referensi bagi penguatan program di Tulungagung,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST., MM., menjelaskan bahwa keberhasilan penghimpunan ZIS di Kota Surabaya tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kota Surabaya. “Di Kota Surabaya, penghimpunan zakat sangat didukung oleh Wali Kota. Kami tidak memiliki Peraturan Bupati atau Peraturan Wali Kota khusus, melainkan cukup melalui surat edaran yang secara efektif mendorong optimalisasi penghimpunan zakat,” jelas Hamzah. Hamzah menambahkan bahwa skema pemotongan gaji ASN menjadi tulang punggung utama penghimpunan ZIS di Kota Surabaya. “Penghimpunan kami hampir sepenuhnya bersumber dari para ASN melalui mekanisme potong gaji. Bahkan, dalam satu bulan jarang sekali ada muzakki yang datang langsung membayar zakat ke kantor BAZNAS kami. Meski demikian, kami mampu menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah hingga Rp45 miliar dalam satu tahun,” ungkapnya. Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya menyampaikan bahwa keberadaan BAZNAS sangat membantu pemerintah kota dalam memperkuat program kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi kunci penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial diwilayahnya. Melalui kunjungan kerja ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap terjalin sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat antarlembaga, sekaligus menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Terima Donasi Kemanusiaan dari SD Zumrotus Salamah untuk Korban Bencana Sumatera
BAZNAS Tulungagung Terima Donasi Kemanusiaan dari SD Zumrotus Salamah untuk Korban Bencana Sumatera
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menerima amanah kebaikan dari masyarakat. Pada Selasa (9/12/2025), SD Zumrotus Salamah, Tawangsari, Kedungwaru menyerahkan donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera. Penyerahan berlangsung di Kantor BAZNAS Tulungagung dan diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah beserta perwakilan siswa-siswi SD Zumrotus Salamah. Donasi dengan total senilai Rp 4.400.000,- tersebut diterima oleh Wakil Ketua Bidang Pendistibusian dan Pendayagunaan BAZNAS Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP. Pihak sekolah menyampaikan bahwa mereka mempercayakan bantuan ini kepada BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah yang kredibel dan amanah dalam penyaluran dana kemanusiaan. Ke depan, donasi ini akan diteruskan ke BAZNAS Provinsi Jawa Timur, kemudian dilanjutkan ke BAZNAS Pusat, sebelum akhirnya disalurkan kepada para korban bencana di wilayah Pulau Sumatera. Abdul Wachid menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan pihak sekolah. “Kami sangat berterima kasih kepada keluarga besar SD Zumrotus Salamah. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Setiap rupiah dari para donatur adalah harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya. BAZNAS Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam aksi kemanusiaan ini. Tak harus besar, bahkan donasi kecil pun sangat berarti bagi mereka yang sedang menghadapi ujian berat akibat bencana. Semoga kepedulian masyarakat Tulungagung dapat menjadi penguat bagi saudara-saudara kita di Sumatera.
BERITA09/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Bersama Mbah Pucung Salurkan Bantuan Biaya Hidup untuk Empat Lansia Fakir Miskin di Ngantru
BAZNAS Tulungagung Bersama Mbah Pucung Salurkan Bantuan Biaya Hidup untuk Empat Lansia Fakir Miskin di Ngantru
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepedulian terhadap warga yang hidup dalam keterbatasan. Bersama dengan Imam Sopingi atau sosok yang dikenal luas dengan sebutan Mbah Pucung (Kepala Desa Pucung Lor), BAZNAS Tulungagung menyalurkan bantuan biaya hidup kepada empat lansia fakir miskin sebatang kara. (4/12/25) Empat penerima manfaat tersebut terdiri dari dua warga Desa Pakel dan dua warga Desa Pucung Lor, kecamatan Ngantru. Penyaluran berlangsung dan diserahkan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M, di Balai Desa Pucung Lor untuk dua warga Desa Pakel, Kecamatan Ngantru. Sementara itu, dua penerima manfaat dari Desa Pucung Lor mendapat penyaluran secara langsung di rumah masing-masing, didampingi oleh Mbah Pucung. Setiap penerima mendapat bantuan berupa uang tunai sebesar Rp900.000,- yang disalurkan setiap tiga bulan sekali sepanjang hidup penerima, sebagai bentuk dukungan berkelanjutan bagi para lansia yang tidak memiliki keluarga dan tinggal dalam kondisi serba terbatas. Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian untuk menjamin kehidupan dasar masyarakat yang rentan. “Bantuan biaya hidup ini kami salurkan sebagai bentuk kehadiran masyarakat melalui BAZNAS untuk memastikan para lansia fakir miskin tetap bisa memenuhi kebutuhan dasarnya. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka serta memberi ketenangan dalam menjalani hari-hari,” ujarnya. Sementara itu, Mbah Pucung menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada BAZNAS Tulungagung atas bantuan yang diberikan kepada warganya BAZNAS Tulungagung berharap bantuan ini dapat menjadi penguat bagi para penerima manfaat untuk menjalani hidup dengan lebih layak dan tenang. Selain itu, BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, agar semakin banyak saudara yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi 10 Juta Secara Simbolis di Desa Pucung Lor
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi 10 Juta Secara Simbolis di Desa Pucung Lor
Tulungagung - Upaya peningkatan sanitasi layak bagi masyarakat terus dilakukan BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Pada Kamis (4/12/25), lembaga ini menyalurkan bantuan sanitasi kepada warga Desa Pucung Lor, Kecamatan Ngantru, dalam acara yang digelar di Balai Desa setempat. Bantuan berupa uang tunai senilai Rp10.000.000,- diberikan kepada 5 penerima manfaat, masing-masing menerima Rp2.000.000,-. Para penerima manfaat merupakan warga desa Pucung Lor; Muhammad Miftahul Huda, Miskam, Zumar, Markani, dan Bero. Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., didampingi oleh Kepala Desa Pucung Lor, Imam Sopingi atau yang akrab disapa Mbah Pucung. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Tulungagung menyampaikan bahwa bantuan sanitasi ini diberikan untuk mendukung terciptanya lingkungan sehat di masyarakat. “Seluruh bantuan sudah kami salurkan kepada para penerima, dan Alhamdulillah kini telah terbangun fasilitas WC yang lebih layak dan sehat. Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga memiliki akses sanitasi yang memadai,” ungkap Suyadi. Ia menambahkan bahwa fasilitas sanitasi yang baik merupakan pondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan keluarga yang lebih sehat. “Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat, sekaligus mendorong kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” imbuhnya. Kepala Desa Pucung Lor, Mbah Pucung, menyampaikan apresiasinya atas hadirnya bantuan ini, yang dinilai sangat membantu warga yang sebelumnya belum memiliki sarana sanitasi memadai. BAZNAS berharap agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih sehat dan layak huni.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif Tulungagung Tahun 2025 oleh AJT
BAZNAS Tulungagung Dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif Tulungagung Tahun 2025 oleh AJT
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menorehkan prestasi membanggakan. Lembaga ini dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif Tulungagung Tahun 2025 oleh Aliansi Jurnalis Tulungagung (AJT) dalam Malam Penganugerahan yang menjadi puncak perayaan HUT ke-20 AJT bertema “Menjaga Nurani, Merajut Sinergi.” Acara bergengsi tersebut digelar di Gedung Barata Convention Tulungagung pada Senin (1/12/25) dan turut dihadiri oleh Bupati Tulungagung beserta jajaran Forkopimda. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensi BAZNAS Tulungagung dalam menjalankan program unggulan “Satu Keluarga Satu Sarjana” (SKSS) yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Ketua AJT, Catur Santoso, melalui Sunari selaku Ketua Bidang Multimedia dan IT, menyampaikan bahwa BAZNAS Tulungagung layak mendapat penghargaan tersebut karena telah membuktikan komitmennya dalam pemberdayaan umat melalui pendidikan. “Program SKSS adalah wujud nyata pemanfaatan dana zakat untuk pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. BAZNAS Tulungagung memberikan harapan kepada keluarga kurang mampu agar minimal satu anak mereka dapat mengenyam pendidikan tinggi dan meraih gelar sarjana,” jelas Sunari. Program Beasiswa SKSS menyasar mahasiswa dari keluarga fakir atau miskin di Tulungagung yang belum memiliki anggota keluarga lulusan S1 dalam satu Kartu Keluarga. Melalui program ini, BAZNAS memberikan subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) Rp2.000.000 per semester selama delapan semester, serta berbagai fasilitas pengembangan diri bersama mentor. Tujuannya agar para penerima beasiswa dapat tumbuh menjadi pelopor pemberdayaan di lingkungan masing-masing. Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk kepercayaan publik terhadap kinerja BAZNAS, khususnya dalam sektor pendidikan. Ia mengungkapkan bahwa hingga tahun 2025, program SKSS telah berhasil meluluskan 100 mahasiswa binaan, sementara 80 mahasiswa lainnya masih aktif menempuh perkuliahan. “Saat ini terdapat 80 mahasiswa binaan yang tersebar di berbagai kampus di Tulungagung, seperti UIN Satu Tulungagung, Universitas Tulungagung, Universitas Bhinneka PGRI, STAI Diponegoro, dan STAI Muhammadiyah Tulungagung. Ini menjadi bukti bahwa dana zakat benar-benar mampu membuka jalan perubahan bagi generasi muda,” ungkap Suyadi. Ia menambahkan bahwa BAZNAS Tulungagung akan terus berkomitmen memperluas kebermanfaatan di berbagai bidang termasuk pendidikan, demi terwujudnya masyarakat Tulungagung yang lebih berdaya dan sejahtera. Di akhir kesempatan, Sunari juga menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya pengakuan terhadap keberhasilan program SKSS, tetapi juga terhadap peran strategis BAZNAS dalam memperkuat fondasi sosial masyarakat. “Secara keseluruhan, penghargaan ini merupakan pengakuan atas dedikasi BAZNAS dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi melalui instrumen zakat, infak, dan sedekah, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat,” tutupnya.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Berawal dari Gerobak Telur Gulung, Fikri Kini Raup Omzet Ratusan Ribu per Hari Bersama Dukungan BMD
Berawal dari Gerobak Telur Gulung, Fikri Kini Raup Omzet Ratusan Ribu per Hari Bersama Dukungan BMD
Tulungagung - Tekad kuat Muhammad Fikri Salam (28), pemuda asal Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, menjadi gambaran bahwa usaha kecil dapat bertumbuh ketika dikelola dengan tekun, jujur, dan konsisten menjaga kualitas. Melalui brand kuliner “Sobat Telur”, Fikri berhasil menarik perhatian masyarakat dengan dua menu andalan: Telur Gulung dan Makaroni Telur. Jajanan ini kini menjadi salah satu cemilan paling dicari di CFD Alun-Alun Tulungagung dan CFD Sobontoro setiap hari Minggunya, bahkan hingga ke Pusat Kuliner PINKA Kutoanyar setiap hari pukul 10.00-17.00 WIB. Setiap hari, Fikri mengolah 4-5 kilogram telur sebagai bahan utama. Di Pusat Kuliner Pinka, omzet hariannya berada di kisaran Rp200 ribu - Rp300 ribu. Sementara pada momen Car Free Day di dua titik sekaligus, pendapatannya bahkan bisa melesat hingga Rp600 ribu - Rp700 ribu. Dari total omzet tersebut, Fikri mampu mengantongi laba bersih sekitar 50%, sebuah capaian yang memperlihatkan efisiensi pengelolaan usahanya. Meski menjanjikan, perjalanan usaha Fikri tak selalu mulus. Persaingan di lokasi yang sama, kesulitan mencari SDM untuk membuka cabang, serta fluktuasi harga telur menjadi tantangan yang harus ia hadapi setiap hari. Namun Fikri tidak patah semangat; ia justru semakin termotivasi untuk memperluas usahanya di masa mendatang. Pada akhir November 2024, Fikri menerima pembiayaan modal usaha tanpa bunga tanpa agunan di tahap pertama sebesar Rp1,6 juta dari program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Tulungagung. Dana tersebut digunakan untuk membeli bahan baku utama. Kini, pada pengajuan tahap kedua di Oktober 2025, ia kembali mendapat pembiayaan sebesar Rp2,5 juta untuk menambah peralatan sekaligus memperkuat modal bahan baku. Fikri tidak hanya mendapatkan bantuan berupa modal saja, tetapi juga edukasi dan pendampingan dari tim BMD Tulungagung, salah satunya pencatatan keuangan sederhana. Fikri mengaku mulai menerapkan pembukuan harian agar pengelolaan bisnisnya lebih transparan dan terarah. Program BMD dirancang bukan untuk mengubah hidup usaha penerima manfaat secara instan, tetapi sebagai penopang yang memperkuat pondasi usaha agar semakin stabil dan berdaya. Fikri menjadi contoh bahwa fasilitas yang tepat mampu mendukung pelaku usaha yang memiliki komitmen kuat. Dengan prinsip jujur, tekun, dan menjaga kualitas, Fikri optimistis “Sobat Telur” dapat berkembang lebih besar. Keinginannya membuka cabang baru menjadi target yang ingin ia wujudkan agar jajanan rumahan ini semakin dikenal sebagai camilan favorit keluarga. Kisah Fikri membuktikan bahwa usaha kecil pun dapat melesat ketika dirawat dengan kesungguhan dan dibarengi kemauan untuk belajar dan berkembang.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Kebencaan untuk Korban Kebakaran di Desa Plandaan
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Kebencaan untuk Korban Kebakaran di Desa Plandaan
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan kebencanaan kepada Winarsini, warga RT 003/RW 005 Desa Plandaan, Kecamatan Kedungwaru, yang rumahnya hangus terbakar pada Jumat siang (3/10) sekitar pukul 13.45 WIB. Peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu oleh api dari kompor gas yang ditinggal menyala saat pemilik rumah tengah merebus air. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, seluruh bangunan rumah milik Winarsini ludes terbakar hingga rata dengan tanah, menyisakan kepedihan dan kehilangan besar bagi keluarga. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Tulungagung menyalurkan bantuan kebencanaan pada Senin (1/12/25) bertempat dikantor BAZNAS Tulungagung berupa uang tunai sebesar Rp 5.000.000,- guna meringankan beban Winarsini dan membantu kebutuhan darurat pascakebakaran. Wakil Ketua III BAZNAS Tulungagung, H. Zainul Fuad, S.E., M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap warga yang tertimpa musibah. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Bu Winarsini setelah kehilangan tempat tinggalnya. BAZNAS Tulungagung akan terus hadir untuk masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi darurat seperti kebakaran dan bencana lainnya,” ujarnya. Dengan adanya bantuan tersebut, BAZNAS Tulungagung berharap Winarsini dapat segera memulihkan kondisi dan memperoleh kembali keteguhan setelah terkena musibah. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah demi membantu sesama yang membutuhkan.
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
CFD Bantaran Sungai Niyama, Suguhkan Keindahan Pegunungan dan Udara Segar
CFD Bantaran Sungai Niyama, Suguhkan Keindahan Pegunungan dan Udara Segar
Tulungagung - Desa Besuki, resmi menggelar Car Free Day (CFD) perdana di kawasan bantaran Sungai Niyama, sebuah lokasi yang memadukan keindahan pegunungan dan udara pagi yang segar. Kegiatan yang diinisiasi oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan dilaksanakan oleh UPZ Desa Besuki ini langsung mendapat sambutan meriah dari masyarakat sejak dibukanya pada Ahad pagi. Bantaran Sungai Niyama yang biasanya menjadi tempat olah raga warga sekitar, kini ditata khusus menjadi jalur bebas kendaraan di Ahad pagi. Para pengunjung dapat berolahraga, berjalan santai, hingga menikmati udara bersih tanpa polusi sambil mendengarkan gemericik air sungai. Pemandangan hijau pegunungan yang mengelilingi area tersebut membuat suasana CFD terasa lebih sejuk dan menenangkan dibandingkan lokasi-lokasi CFD pada umumnya. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan aktivitas sehat, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi warga. Ratusan UMKM lokal terlihat berjejer rapi menyuguhkan beragam kuliner tradisional, minuman herbal, kerajinan kreatif, hingga olahan pangan rumahan. Kehadiran UMKM menjadi magnet yang memperkaya pengalaman para pengunjung. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung Bidang Pendistribusian, Abdul Wachid, S.IP, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga. “Car Free Day di bantaran Sungai Niyama ini merupakan upaya kami menghadirkan ruang publik yang sehat sekaligus produktif. Kami ingin masyarakat tidak hanya berolahraga dan menikmati udara segar, tetapi juga mendukung ekonomi lokal melalui UMKM yang hadir di sini. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi kegiatan rutin yang membawa manfaat luas,” ujarnya. Ketua UPZ Desa Besuki juga menambahkan bahwa CFD ini diharapkan menjadi ikon baru desa. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan potensi alam Besuki dan membuka peluang ekonomi bagi warga. Acara semakin semarak dengan adanya senam bersama, penampilan komunitas lokal, serta area bermain aman bagi anak-anak. Harmoni antara alam, komunitas, dan pemberdayaan ekonomi menjadikan CFD bantaran Sungai Niyama sebagai salah satu kegiatan publik paling menarik di wilayah Tulungagung. Dengan dukungan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, pemerintah desa, dinas terkait dan masyarakat, CFD ini diharapkan terus berkembang dan menjadi agenda mingguan yang dinantikan warga.
BERITA25/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Resmi Launching CFD UPZ Besuki, Bukakan Ruang Baru bagi 115 Pedagang UMKM
BAZNAS Tulungagung Resmi Launching CFD UPZ Besuki, Bukakan Ruang Baru bagi 115 Pedagang UMKM
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung resmi melaunching program Car Free Day (CFD) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Besuki pada Minggu pagi, (23/11/2025). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 WIB ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tulungagung yang diwakili oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Dr. Slamet Sunarto, M.Si. Acara peresmian turut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS wilayah sekitar, meliputi BAZNAS Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, serta Kabupaten Mojokerto. Selain itu, Forkopimcam Besuki, Kepala OPD terkait, Kepala Desa Besuki, serta berbagai tokoh masyarakat juga hadir memeriahkan kegiatan tersebut. Program CFD ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Tulungagung dan UPZ Desa Besuki, dengan tujuan memperkuat pemberdayaan UMKM binaan maupun pelaku UMKM lokal. Melalui penyediaan ruang usaha yang lebih tertata dan strategis, program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan dan berkeadilan. Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa peluncuran CFD di Desa Besuki merupakan langkah lanjutan dari semangat pemerataan manfaat ekonomi hasil gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). “Kami melihat keberhasilan CFD yang berjalan aktif di Alun-Alun Tulungagung, dan hari ini kami ingin memperluas manfaatnya. CFD Besuki kami hadirkan sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus sarana membangun kemandirian UMKM,” ujarnya. Sebagai bentuk penguatan ekonomi kerakyatan, BAZNAS Tulungagung juga telah menyalurkan bantuan kepada 60 pelaku UMKM berupa fasilitas tenda dan meja portabel untuk mendukung aktivitas jualan mereka. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalitas dan kenyamanan pedagang dalam melayani masyarakat. Ketua BAZNAS Tulungagung tersebut juga menegaskan bahwa pelaksanaan CFD selanjutnya akan dikelola oleh UPZ Desa Besuki. “Setelah launching ini, pengelolaan kami serahkan kepada UPZ Besuki. Namun BAZNAS tetap akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, baik setiap satu bulan maupun tiga bulan sekali,” jelas Suyadi. Kepala Desa Besuki menyampaikan rasa syukurnya atas pelaksanaan CFD yang mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. “Alhamdulillah, sudah ada 115 pedagang UMKM yang mendapatkan ruang usaha di CFD ini. Tidak hanya dari Desa Besuki, tetapi juga dari luar desa. Ini menjadi bukti bahwa CFD memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Kepala Dinas Koperasi dan UMKM juga memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya CFD ini. Dr. Slamet Sunarto menegaskan, “Pemkab Tulungagung mendukung penuh inisiatif BAZNAS dan UPZ Besuki. CFD ini menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.” Salah satu pedagang UMKM yang hadir turut mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Terima kasih kepada BAZNAS dan UPZ Besuki. CFD ini sangat membantu pedagang kecil seperti kami untuk mendapatkan tempat berdagang yang layak dan ramai,” ujarnya. Menutup kegiatan, Ketua BAZNAS Tulungagung menyampaikan harapan besar terhadap keberlanjutan program ini. “Semoga dengan adanya CFD ini, sektor ekonomi di Desa Besuki dan sekitarnya bisa terangkat secara maksimal. Kami ingin CFD ini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat,” pungkas Suyadi.
BERITA24/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
CFD Desa Besuki Dibuka, Ribuan Pengunjung Padati Bantaran Sungai Niyama
CFD Desa Besuki Dibuka, Ribuan Pengunjung Padati Bantaran Sungai Niyama
Tulungagung - Suasana Ahad pagi di bantaran Sungai Niyama, Desa Besuki, tampak berbeda dari biasanya. Ribuan warga memadati area tersebut untuk menghadiri pembukaan perdana Car Free Day (CFD) Desa Besuki, sebuah kegiatan yang diinisiasi oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung, dikelola oleh UPZ Desa Besuki, serta didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung (23/11/2025) Kegiatan perdana ini menampilkan geliat ekonomi lokal yang luar biasa. Sebanyak 115 UMKM lokal dan 60 diantaranya termasuk UMKM binaan BAZNAS, turut meramaikan sepanjang jalur Sungai Niyama. Sejak pagi, pengunjung langsung berhamburan memenuhi kawasan CFD untuk berbelanja, berolahraga, hingga menikmati kuliner khas desa. Ketua UPZ Desa Besuki menyampaikan bahwa CFD ini dirancang sebagai sarana pemberdayaan ekonomi warga. "Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah berkelanjutan bagi UMKM untuk tumbuh dan mendekatkan produk mereka ke masyarakat,” ujarnya. Antusiasme Pengunjung Para pengunjung tampak sangat antusias. Banyak yang mengaku senang dengan adanya kegiatan baru yang memberi ruang rekreasi sehat bagi keluarga. Eka Rahmawati (32), warga Besuki menyampaikan, “Baru pertama dibuka sudah seramai ini. Senang sekali ada tempat yang bisa dipakai olahraga sambil kulineran dengan keluarga. Semoga rutin setiap minggu.” Sementara itu, Ahmad Satrio (28) juga merasa terkesan, “UMKM-nya lengkap sekali. Banyak produk unik dan harganya terjangkau. Saya berharap panitia bisa terus mengadakannya setiap hari minggu” Suara Para Pedagang Tidak hanya pengunjung, para pedagang pun merasa terbantu dengan adanya CFD ini. Siti Nuraini, salah satu UMKM binaan BAZNAS yang menjual jajanan tradisional, mengaku dagangannya laris manis sejak pagi. “Alhamdulillah, baru dua jam buka sudah hampir habis. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami memperluas pasar,” ungkapnya. Pedagang minuman segar, Rizki Darmawan, juga merasakan manfaat serupa, “Ramainya luar biasa. Ini pertama kali saya berjualan di CFD dan hasilnya sangat memuaskan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut.” Mendorong Ekonomi Kerakyatan Dengan antusiasme masyarakat dan keterlibatan pelaku UMKM, Car Free Day bantaran Sungai Niyama diproyeksikan menjadi program mingguan yang tidak hanya memberikan ruang rekreasi sehat bagi warga, tetapi juga menggerakkan ekonomi kerakyatan di Desa Besuki dan sekitarnya. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen BAZNAS Tulungagung dan UPZ Desa Besuki dalam memberdayakan masyarakat melalui pendekatan ekonomi kreatif dan fasilitas ruang publik yang lebih hidup.
BERITA24/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Memeriahkan HUT ke-820, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Secara Simbolis pada Pagelaran Wayang Kulit di Pendopo Kongas Arum
Memeriahkan HUT ke-820, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Secara Simbolis pada Pagelaran Wayang Kulit di Pendopo Kongas Arum
Tulungagung - Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-820, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung turut berpartisipasi dalam pagelaran wayang kulit yang berlangsung meriah di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Kamis malam, (20/11/25). Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Tulungagung menampilkan capaian penyaluran bantuannya selama tahun 2025 dengan menyerahkan secara simbolis dua jenis bantuan, yaitu bantuan modal usaha dan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Tulungagung telah menyalurkan bantuan modal usaha kepada 226 penerima manfaat dengan total nilai Rp272.000.000,-. Selain itu, bantuan rehab RTLH kepada 15 penerima juga telah direalisasikan dengan total nilai Rp210.000.000,-. Sebagai bentuk apresiasi dan penyampaian kepada publik, penyaluran yang telah terlaksana tersebut kemudian diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., kepada dua perwakilan penerima, yaitu Bu Sri Untari dan Bu Munarsih. Acara yang dibuka langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimda, para Camat, Kepala OPD lingkup Pemkab Tulungagung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati area pendopo. Pagelaran wayang kulit malam itu semakin semarak dengan tampilnya tiga dalang terkemuka Tulungagung: Ki Eko Kondho Prisdianto, Ki Minto Darsono, dan Ki Sun Gondrong. Kehadiran Niken Salindry, sinden populer asal Kediri, turut menambah antusiasme penonton. Hiburan juga semakin lengkap dengan penampilan Cak Percil cs dan Duo Jo, yang menjadikan malam peringatan HUT Tulungagung ini semakin meriah. Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam kegiatan ini adalah bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah dan kebahagiaan masyarakat Tulungagung. “BAZNAS Tulungagung hadir tidak hanya dalam program pemberdayaan dan bantuan sosial, tetapi juga dalam momen kebersamaan seperti peringatan Hari Jadi ini. Penyaluran bantuan merupakan wujud komitmen kami dalam membantu masyarakat kurang mampu agar lebih berdaya serta turut menikmati semaraknya perayaan hari jadi Kabupaten Tulungagung,” ujarnya. Lebih lanjut, Suyadi menjelaskan bahwa bantuan modal usaha bertujuan memperkuat ekonomi mustahik agar mampu meningkatkan pendapatan, sedangkan bantuan rehab RTLH difokuskan untuk menghadirkan hunian yang layak dan lebih aman bagi keluarga penerima manfaat. Menutup malam penuh kebersamaan tersebut, BAZNAS Tulungagung menyampaikan harapan agar peringatan Hari Jadi ke-820 ini menjadi titik tumbuh bagi terciptanya masyarakat yang semakin berdaya, kehidupan sosial yang semakin harmonis, serta pembangunan daerah yang berjalan lebih inklusif. BAZNAS juga berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga sosial semakin kuat sehingga upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Semoga Kabupaten Tulungagung terus berkembang sebagai daerah yang maju, aman, dan penuh keberkahan bagi seluruh warganya.
BERITA21/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Dari Jualan di CFD hingga Jadi Pemasok Program MBG, UMKM Binaan BAZNAS Ini Buktikan Kerja Keras Berbuah Manis
Dari Jualan di CFD hingga Jadi Pemasok Program MBG, UMKM Binaan BAZNAS Ini Buktikan Kerja Keras Berbuah Manis
Tulungagung – Dari hobi berjualan buah segar di Car Free Day (CFD), kini Diana Nuraini (26), warga Sukorejo, Rejotangan, Tulungagung, berhasil mengembangkan usahanya menjadi pemasok strawberry frozen untuk coffeeshop dan strawberry segar untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Usaha yang diberi nama “Nadera Strawberry Fresh” ini membuktikan bahwa kerja keras, ketelatenan, dan semangat pantang menyerah bisa mengubah peluang kecil menjadi ladang rezeki yang menjanjikan. Diana bersama sang suami menjalankan usaha penjualan strawberry segar sejak tahun 2022. Awalnya mereka berjualan secara pre-order dengan sistem COD dan membuka lapak di acara Car Free Day (CFD). Kini, mereka biasa berjualan di 2 tempat dengan waktu yang berbeda, yakni di depan Pasar Ngunut serta 2 lapak di Pusat Kuliner PINKA Kelurahan Kutoanyar Tulungagung, untuk lapak pertama di Gazebo barat sungai dijaga langsung oleh Diana dan suami, sementara lapak kedua ditimur sungai dikelola oleh karyawan. Selain berjualan secara offline, Diana juga aktif memanfaatkan media sosial untuk memperluas pasar. Melalui akun TikTok “Nadera Strawberry Fresh Tulungagung” dan Facebook “Nadera Real”, ia kerap melakukan live streaming tiktok untuk menarik minat pembeli. “Kami berusaha terus menjaga kualitas, selalu sortir buah sesuai kondisi buah, kejujuran dalam berjualan telaten, dan selalu memberikan yang terbaik untuk pelanggan untuk meminimalisir komplain dari pelanggan” ujar Diana dan sang suami dengan senyum semangat. Kini,ketika suplay strawberry lancar ,beliau bisa jualan 2 hari sekali, setiap berjualan, Diana mampu meraup omzet hingga Rp800 ribu, dengan laba bersih sekitar Rp400 ribu. Produk strawberry segar yang dijualnya dibanderol mulai dari Rp2.500 hingga Rp38.000, tergantung ukuran kemasan. Tak hanya dijual eceran, Nadera Strawberry Fresh kini juga dipercaya untuk menyuplai 120 kilogram strawberry segar setiap 1 bulan sekali ke dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta memasok strawberry frozen untuk coffeeshop di Tulungagung. Namun, perjalanan usaha ini tidak selalu mulus. Tantangan utama datang setiap musim hujan, ketika pasokan strawberry dari petani menurun. Untuk terus bertahan dan berkembang, Diana memanfaatkan pembiayaan dari BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Tulungagung. Pada tahap pertama di akhir Oktober 2024, Diana memperoleh pembiayaan sebesar Rp1,6 juta yang digunakan untuk membeli tenda, meja, dan banner usaha untuk memenuhi kebutuhan peralatan penunjang jualan di lapak Car Free Day (CFD), Kini, di tahap kedua pada Oktober 2025, ia mendapatkan tambahan modal sebesar Rp3 juta untuk menambah stok strawberry guna memenuhi kebutuhan MBG. Kunjungan tim BAZNAS Microfinance Desa ke lokasi usahanya kali ini juga memberikan edukasi pencatatan keuangan sederhana agar pengelolaan usaha semakin tertata. “Kami berharap Nadera Strawberry Fresh terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM muda di Tulungagung,” ujar pendamping program BAZNAS Microfinance Desa Tulungagung Dengan semangat dan ketelatenan, Diana Nuraini membuktikan bahwa usaha kecil yang dijalankan dengan niat baik dan strategi yang tepat dapat tumbuh menjadi bisnis yang berdaya saing tinggi.
BERITA13/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Peduli Generasi Sehat, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Gizi untuk Balita Stunting
Peduli Generasi Sehat, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Gizi untuk Balita Stunting
Tulungagung – Sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung kembali terjalin. Kali ini, kerja sama tersebut difokuskan pada penanganan permasalahan gizi masyarakat, khususnya bagi balita yang mengalami stunting. Berdasarkan data Agustus 2025, tercatat sebanyak 2.843 balita atau sekitar 5,52% di Kabupaten Tulungagung mengalami stunting. Menyikapi hal tersebut, BAZNAS Tulungagung menyalurkan bantuan senilai Rp10 juta dalam bentuk susu DanGro, yaitu susu formula khusus yang diformulasikan untuk mendukung pertumbuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh balita, terutama yang berisiko gagal tumbuh, kurang gizi, atau gizi buruk. Penyaluran bantuan ini dilakukan secara simbolis di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung pada Selasa (11/11/2025) dan diterima langsung oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara lembaga zakat dan instansi pemerintah daerah dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini bukanlah solusi utama, melainkan bentuk dukungan kecil yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi persoalan gizi. “Kami sadar bahwa permasalahan stunting membutuhkan upaya besar dan berkelanjutan. Namun, melalui langkah kecil seperti ini, BAZNAS ingin ikut meringankan dan memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang berjuang memperbaiki gizi anak-anak mereka,” ujarnya. Melalui sinergi ini, BAZNAS Tulungagung berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang. Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam program-program kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tulungagung.
BERITA12/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung dan MUI Kembali Perkuat Sinergi untuk Penguatan Zakat dan Syiar Islam
BAZNAS Tulungagung dan MUI Kembali Perkuat Sinergi untuk Penguatan Zakat dan Syiar Islam
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung terus memperkuat kolaborasi strategisnya bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung dalam upaya penguatan pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) serta memperkuat syiar Islam di wilayah Tulungagung. Sinergi yang kini memasuki tahap ketiga tersebut ditandai dengan penyerahan dana syiar dan dakwah sebesar Rp20 juta dari BAZNAS Tulungagung kepada MUI Kabupaten Tulungagung. Prosesi penyerahan berlangsung di kantor MUI Tulungagung pada Senin (10/11/2025) dan disaksikan oleh jajaran pengurus dari kedua lembaga. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperluas jangkauan dakwah serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat, infaq, dan sedekah sebagai instrumen pembangunan umat. Melalui sinergi ini, BAZNAS dan MUI berupaya memperkuat kegiatan dakwah, sosialisasi, serta edukasi masyarakat agar semakin memahami peran zakat dalam menumbuhkan kesejahteraan sosial dan ekonomi di Tulungagung. Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis yang memiliki dampak luas bagi masyarakat. “Sinergi ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah strategis untuk memastikan pesan zakat, infaq, dan sedekah tersampaikan secara benar dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, melalui dukungan MUI, gerakan zakat di Tulungagung diharapkan semakin kuat dan menyentuh hati umat. “Dengan adanya peran MUI, kami yakin pesan dakwah dan ajakan berzakat akan lebih mudah diterima masyarakat. Gerakan zakat akan semakin masif dan berdampak,” tambahnya. Lebih lanjut, Abdul Wachid juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mendukung pengelolaan zakat yang terpusat dan profesional. “Sinergi ini kami harapkan menjadi pemantik semangat kebaikan di tengah masyarakat. Semakin tinggi kesadaran umat untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS, maka semakin besar pula dana umat yang dapat kami kelola untuk kemaslahatan bersama,” jelasnya. Ia menutup dengan harapan agar dampak positif dari sinergi ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Tulungagung. “InsyaAllah, dengan meningkatnya penghimpunan dana ZIS, manfaatnya akan menjangkau lebih banyak saudara kita yang membutuhkan. Dari sini, kita bisa bersama-sama mewujudkan masyarakat Tulungagung yang lebih mandiri, berdaya, dan sejahtera,” pungkasnya Ke depan, BAZNAS Tulungagung berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, khususnya lembaga keagamaan, dalam memperkokoh ekosistem zakat yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan umat. Dengan sinergi ini, BAZNAS dan MUI Kabupaten Tulungagung berharap mampu membangun fondasi zakat yang lebih kuat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat sekaligus penguatan spiritual masyarakat Tulungagung.
BERITA11/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Modal Usaha 18 Juta untuk Penyandang Disabilitas, Dorong Kemandirian dan Semangat Sedekah
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Modal Usaha 18 Juta untuk Penyandang Disabilitas, Dorong Kemandirian dan Semangat Sedekah
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi penyandang disabilitas. Pada Kamis (6/11/2025), BAZNAS Tulungagung menyalurkan bantuan modal usaha tahap kedua kepada 12 orang penyandang disabilitas yang tergabung dalam Kelompok UMKM Perkumpulan Disabilitas Mandiri Tulungagung, dengan total nilai bantuan mencapai Rp18 juta, dimana masing-masing menerima bantuan modal sebesar Rp1,5 juta. Penyaluran bantuan berlangsung di kantor BAZNAS Tulungagung dan dihadiri langsung oleh para penerima manfaat. Bantuan ini merupakan lanjutan dari tahap pertama yang telah diberikan pada bulan Oktober 2024. Melalui program ini, BAZNAS Tulungagung terus berupaya menumbuhkan kemandirian ekonomi bagi kelompok disabilitas agar mampu menjalankan usaha secara berkelanjutan. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa bantuan ini adalah bentuk nyata dari perhatian BAZNAS terhadap kesejahteraan penyandang disabilitas. “Kami ingin memastikan bahwa para penyandang disabilitas juga memiliki kesempatan yang sama untuk mandiri secara ekonomi. Bantuan ini bukan sekadar santunan, tapi sebuah langkah pemberdayaan agar mereka bisa terus berkarya dan berdaya,” ujar Suyadi. Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa BAZNAS Tulungagung berencana menyalurkan bantuan tahap ketiga bagi penerima manfaat yang usahanya terbukti tetap berjalan dan menunjukkan perkembangan positif. “Jika usaha mereka terus tumbuh dan dikelola dengan baik, insyaallah kami akan memberikan tambahan bantuan tahap ketiga sebagai bentuk apresiasi dan dukungan keberlanjutan,” imbuhnya. Kebahagiaan pun terpancar dari wajah para penerima manfaat. Dengan penuh rasa syukur, mereka mengungkapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih BAZNAS, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga usaha kami bisa terus maju dan kami pun bisa ikut berbagi dengan orang lain,” ungkap salah satu penerima manfaat dengan penuh haru. Tak hanya berhenti pada penyaluran dana, BAZNAS Tulungagung juga memberikan pendampingan spiritual dengan mengajak para penerima manfaat untuk menjadi pribadi yang dermawan melalui program sedekah subuh Rp2.000 setiap hari. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial antar sesama. Di akhir kegiatan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan harapan agar bantuan ini dapat memberikan manfaat luas dan menginspirasi masyarakat lainnya untuk terus berbuat kebaikan. “Kami berharap, melalui bantuan ini para penyandang disabilitas bisa semakin berdaya, produktif, dan menjadi bagian dari roda ekonomi masyarakat. Semoga keberkahan terus mengalir dari setiap kebaikan yang kita lakukan bersama,” tutup Suyadi Ketua BAZNAS Tulungagung.
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Wujudkan Zakat Produktif, BAZNAS Tulungagung dan BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Balai Ternak di Desa Blendis
Wujudkan Zakat Produktif, BAZNAS Tulungagung dan BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Balai Ternak di Desa Blendis
Tulungagung – Wujud nyata sinergi pengelolaan zakat produktif kembali terlihat di Kabupaten Tulungagung. BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan Balai Ternak Kambing Produktif kepada warga Desa Blendis, Kecamatan Gondang, sebagai langkah konkret dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bantuan yang disalurkan berupa 70 ekor kambing gibas dengan total nilai Rp75.000.000,-. Sebanyak 10 penerima manfaat terpilih masing-masing menerima 7 ekor kambing atau setara dengan nilai Rp7.500.000,-. Penyerahan bantuan dilakukan langsung di Balai Ternak yang bertempat di Balai Desa Blendis, dan diserahkan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., bersama Kepala Desa Blendis, Indri Supriyadi, S.E. (4//11/25) Bantuan ini berasal dari dana Zakat Produktif BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk dikelola dan dikembangkan secara berkelanjutan. Dalam penyerahannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang terjalin antara BAZNAS Provinsi dan Kabupaten. “Kami bersyukur atas kepercayaan dan dukungan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Program balai ternak ini bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menumbuhkan semangat kemandirian dan menggerakkan ekonomi umat dari bawah,” ujar Suyadi. Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Abdul Wachid, S.IP., menegaskan bahwa program seperti ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memperkuat ekonomi mustahik. “BAZNAS Tulungagung terus berupaya menghadirkan program produktif yang berdampak jangka panjang. Kami ingin para penerima manfaat tidak hanya terbantu hari ini, tetapi juga mampu mandiri dan berdaya di masa depan,” terang Wachid. Di sisi lain, Sutrisno, salah satu penerima manfaat dari Desa Blendis, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya atas bantuan yang diterimanya. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Jatim dan BAZNAS Tulungagung atas bantuan ini. InsyaAllah kambing-kambing ini akan kami rawat dengan baik agar bisa berkembang biak dan menjadi sumber penghasilan keluarga kami ke depan,” ujar Sutrisno dengan penuh haru. Melalui program balai ternak ini, BAZNAS berharap masyarakat penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan dengan penuh tanggung jawab dan semangat gotong royong, sehingga hasilnya dapat dirasakan tidak hanya oleh keluarga penerima manfaat, tetapi juga masyarakat sekitar. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap agar sinergi ini terus berlanjut, menjadi inspirasi bagi daerah lain, dan memperluas manfaat zakat dalam mewujudkan kesejahteraan serta kemandirian ekonomi umat.
BERITA05/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Ika Ristanti, Perajin Aksesoris “Adarizta” yang Tumbuh Bersama Dukungan BAZNAS
Ika Ristanti, Perajin Aksesoris “Adarizta” yang Tumbuh Bersama Dukungan BAZNAS
Tulungagung – Di tengah derasnya arus industri kreatif, seorang perajin asal Desa Mangunsari, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, berhasil menunjukkan ketekunan luar biasa dalam mengembangkan usahanya. Adalah Ika Ristanti, pemilik Adarizta Accessories Handmade, yang sejak tahun 2020 menekuni dunia aksesoris buatan tangan dengan semangat tinggi dan penuh harapan. Berbekal keterampilan dan ketelitian, Ika memproduksi berbagai aksesoris unik seperti gantungan kunci, strap HP, gelang, bros, hingga konektor hijab dan masker. Harga produknya pun terjangkau, mulai Rp20.000 hingga Rp50.000, namun tetap mengedepankan kualitas dan desain yang berbeda dari produk massal. Setiap hari, Ika dibantu oleh sang ibu menjajakan hasil karyanya setiap hari di pusat kuliner Pinka serta di Car Free Day (CFD) setiap Minggu pagi. Namun, cuaca yang tak menentu menjadi tantangan besar bagi Ika. Hujan tiba-tiba sering kali memaksa ia menutup lapak lebih awal dan mengurangi peluang penjualan. Selain itu, Ika juga harus bekerja keras sendiri untuk memenuhi permintaan pasar dan memastikan stok aksesoris tetap tersedia, meskipun terkadang keterbatasan waktu dan tenaga menjadi kendala. Meski demikian, semangat Ika tidak surut. Ia terus bekerja keras untuk memenuhi permintaan pasar dan memastikan stok aksesoris tetap tersedia, meskipun terkadang keterbatasan waktu dan tenaga menjadi kendala. Dalam sehari, omsetnya kini mencapai Rp150.000–Rp200.000, dengan laba bersih 50–60%, bahkan bisa tembus Rp400.000 saat berjualan di CFD. Perkembangan positif ini semakin terasa setelah Ika menerima pembiayaan tahap pertama dari BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Tulungagung sebesar Rp1,5 juta pada Oktober 2024, yang ia gunakan untuk membeli bahan baku. Setahun kemudian, pada Oktober 2025, ia kembali mendapatkan pembiayaan tahap kedua sebesar Rp3 juta guna memperkuat stok bahan dengan pembelian grosir. “Bantuan dari BAZNAS sangat membantu saya untuk menekan biaya produksi. Dengan bahan yang cukup, saya bisa fokus pada desain dan memperbanyak stok,” ujar Ika. Selain dukungan modal, Ika juga mendapat pendampingan usaha dari tim BMD Tulungagung, terutama dalam hal legalitas usaha dan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS. Meskipun masih terkendala dalam proses pembuatan NIB, Ika juga mendapatkan pendampingan yang memberikan pemahaman lebih tentang pentingnya pencatatan keuangan yang sederhana untuk usaha kecil seperti miliknya. Kini, Adarizta tak hanya mengandalkan penjualan offline, tetapi juga mulai memperluas pasar melalui Shopee, Instagram, dan TikTok. Harapannya, produk Adarizta dapat dikenal lebih luas dan menjadi bagian dari tren aksesoris handmade lokal yang berkualitas. “Ke depan, saya ingin Adarizta semakin besar, dikenal banyak orang, dan tetap memberikan produk yang terbaik bagi pelanggan,” kata Ika optimis. Dengan ketekunan dan dukungan yang tepat, kisah Ika Ristanti menjadi bukti bahwa semangat wirausaha dan sinergi antara pelaku usaha mikro serta BAZNAS mampu menghadirkan perubahan nyata bagi ekonomi masyarakat desa.
BERITA04/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.

Lihat Daftar Rekening →