WhatsApp Icon
BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading dan Evaluasi Program SKSS untuk Perkuat Komitmen Mahasiswa

Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar Upgrading dan Evaluasi Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) di Rumah Dinas Wakil Bupati Tulungagung, Sabtu (11/7/2026). Agenda tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus evaluasi bagi para mahasiswa penerima manfaat guna memperkuat komitmen, meningkatkan kualitas diri, serta membentuk karakter yang bertanggung jawab dan siap berkontribusi bagi masyarakat.

Acara tersebut diikuti oleh pimpinan BAZNAS Tulungagung yang diwakilkan oleh Wakil Ketua I, seluruh staf pelaksana, serta seluruh mahasiswa aktif penerima beasiswa. Selain menjadi sarana refleksi terhadap pelaksanaan program, forum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan agar manfaat yang diterima tidak hanya berdampak pada keberhasilan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepemimpinan para mahasiswa.

SKSS merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang berfokus pada peningkatan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Melalui bantuan pendidikan dan pembinaan yang berkelanjutan, program ini diharapkan mampu menjadi salah satu upaya memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menegaskan bahwa para penerima manfaat merupakan mahasiswa terpilih yang memperoleh kesempatan berharga untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

"Program ini merupakan salah satu program unggulan BAZNAS untuk memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini untuk meraih kesuksesan pada jenjang yang lebih tinggi, karena diluar sana masih banyak orang yang ingin berada ditempat kalian saat ini tapi keterbatasan ekonomi," ujarnya.

Ia mendorong seluruh mahasiswa agar memanfaatkan masa perkuliahan sebaik mungkin dengan aktif mengikuti berbagai kegiatan, mengembangkan kemampuan diri, serta terus meningkatkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Menurutnya, keberhasilan para mahasiswa nantinya akan menjadi kebanggaan bagi keluarga sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan program yang dijalankan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. M. Fathul Manan, M.Pd., menjelaskan bahwa SKSS telah berjalan sejak tahun 2017 sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas generasi muda melalui pendidikan tinggi. Selain membantu mahasiswa menyelesaikan studi, pembinaan yang diberikan juga diarahkan untuk membentuk pribadi yang peduli terhadap lingkungan, tangguh menghadapi tantangan, serta memiliki kemampuan berpikir kritis.

"Kita ingin membangun sisi akademis mahasiswa melalui bangku kuliah, sekaligus membangun pribadi yang peduli, tangguh, dan kritis. Karena itu, komitmen setiap mahasiswa dalam mengikuti Program SKSS akan terus dievaluasi," jelasnya.

Melalui pelaksanaan upgrading dan evaluasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap seluruh penerima manfaat mampu menjaga komitmen selama menempuh pendidikan, terus meningkatkan kapasitas diri, serta tumbuh menjadi lulusan yang berprestasi, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

13/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Menguatkan Pondasi Pendidikan Islam, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 34 RA

Tulungagung - Komitmen dalam memperkuat kualitas lembaga pendidikan terus diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung. Melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS kembali menyalurkan bantuan pendidikan kepada lembaga Raudhatul Athfal (RA) di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung.

Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung tentang Program Pemberdayaan Ekonomi Umat, yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Kamis (09/07/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan Islam sejak usia dini. Kolaborasi ini tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan pendidikan, tetapi juga melalui penguatan program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 lembaga Raudhatul Athfal (RA) sebagai bagian dari penyaluran bantuan tahap II. Masing-masing lembaga menerima bantuan sebesar Rp1.500.000 yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pendidikan, seperti pengembangan sarana dan prasarana, operasional lembaga, hingga peningkatan kualitas layanan pembelajaran bagi anak-anak usia dini.

Penyaluran bantuan tahap II ini merupakan kelanjutan dari program bantuan pendidikan yang telah dimulai pada 22/05/2026. Pada tahap pertama, BAZNAS Kabupaten Tulungagung telah menyalurkan bantuan kepada 19 Raudhatul Athfal (RA). Program bantuan pendidikan tersebut, kini telah menjangkau sebanyak 34 RA di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung.

Selain menjadi momentum penyaluran bantuan, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Kerja sama tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat serta pentasarufan zakat, infak, dan sedekah. Melalui sinergi tersebut, diharapkan semakin banyak program kemaslahatan yang dapat diwujudkan, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tulungagung.

BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus memperluas manfaat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, khususnya dalam mendukung sektor pendidikan. Diharapkan sinergi yang telah terjalin mampu meningkatkan kualitas lembaga Raudhatul Athfal sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam di Kabupaten Tulungagung.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Bersama, kita hadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat melalui program-program yang amanah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Klik disini -> Berbagi bersama BAZNAS

09/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Sinergi untuk Umat, BAZNAS dan Kemenag Tulungagung Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat

Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulungagung resmi menjalin perjanjian kerja sama dalam program pemberdayaan ekonomi umat. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung dan dihadiri oleh jajaran pengurus BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Tulungagung (9/7/26).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar lembaga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, khususnya di bidang ekonomi dan pendidikan.

Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan berbagai bantuan di sektor pendidikan. Bantuan yang disalurkan meliputi beasiswa pendidikan, bantuan honor bagi Guru Tidak Tetap/Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT), serta bantuan sarana dan prasarana pendidikan kepada 15 Raudhatul Athfal (RA) di Kabupaten Tulungagung.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan tahap kedua dari program kerja sama BAZNAS dan Kementerian Agama. Sebelumnya, sebanyak 19 Raudhatul Athfal (RA) telah menerima bantuan serupa. Dengan demikian, kolaborasi kedua lembaga ini terus diwujudkan secara nyata melalui program-program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dunia pendidikan.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan masyarakat tidak dapat dicapai jika hanya dilakukan oleh satu atau dua lembaga saja. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor merupakan kunci agar program pemberdayaan mampu berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas.

"Pemberdayaan ekonomi umat akan berjalan lebih kuat dan berkelanjutan apabila dikerjakan secara bersama-sama. Mari kita bergandeng tangan, melibatkan OPD, perguruan tinggi, Kementerian Agama, dan berbagai pihak lainnya. Kementerian Agama memiliki jaringan hingga KUA dan para penyuluh agama, BAZNAS memiliki dukungan permodalan, perguruan tinggi memiliki keahlian dan pendampingan, sedangkan OPD memiliki berbagai program serta anggaran pelatihan. Ketika seluruh potensi tersebut disatukan, akan lahir kekuatan yang luar biasa untuk memberdayakan masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa semangat kolaborasi menjadi fondasi penting dalam membangun kemandirian ekonomi umat. Dengan menggabungkan sumber daya, keahlian, dan jaringan dari berbagai institusi, program pemberdayaan akan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Mohamad Afif Fauzi, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia berharap sinergi yang telah dibangun tidak hanya berhenti pada penandatanganan perjanjian, tetapi terus berkembang menjadi kemitraan yang harmonis dan produktif.

"Mudah-mudahan kerja sama ini seperti manten baru, selalu baik, harmonis, dan mesra. Semoga sinergi antara Kementerian Agama dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus terjaga sehingga mampu menghadirkan lebih banyak manfaat bagi umat dan masyarakat Kabupaten Tulungagung," ungkapnya.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung optimistis dapat memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonomi umat serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antar lembaga diharapkan menjadi model kolaborasi yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan sosial, ekonomi, dan pendidikan di Kabupaten Tulungagung.

BAZNAS Kabupaten Tulungagung turut mengajak masyarakat untuk turut peduli dan ikut berpartisipasi dalam membangun Tulungagung yang lebih sejahtera melalui zakat, infak, dan sedekah. Mari bersama menghadirkan manfaat bagi sesama.

Klik disini -> Berbagi bersama BAZNAS

09/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Jangan Sampai Terlambat! Pendaftaran Beasiswa SKSS Tahun 2026 Segera Berakhir

Tulungagung - Waktu pendaftaran Program Beasiswa Pendidikan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026 dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung semakin mendekati batas akhir. Bagi calon mahasiswa dan mahasiswa khususnya dari keluarga kurang mampu yang belum mendaftarkan diri, segera manfaatkan kesempatan ini sebelum masa pendaftaran resmi ditutup.

Masih terbuka kesempatan bagi calon mahasiswa baru Kabupaten Tulungagung untuk bergabung menjadi penerima Beasiswa Pendidikan S1 melalui Program SKSS Tahun 2026. Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung generasi muda dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Melalui Program SKSS, para penerima beasiswa akan memperoleh bantuan biaya pendidikan berupa Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp2.000.000 setiap semester selama maksimal delapan semester. Selain bantuan biaya kuliah, mahasiswa juga akan mendapatkan pembinaan, pendampingan mentor, serta berbagai kegiatan pengembangan diri sebagai bekal untuk menjadi lulusan yang unggul dan berkarakter.

Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang berdomisili di Kabupaten Tulungagung dan memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, calon pendaftar diharapkan segera melengkapi dokumen yang dibutuhkan dan memastikan seluruh berkas telah dikirimkan sebelum masa pendaftaran berakhir.

BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengimbau kepada seluruh calon pendaftar agar tidak menunggu hingga hari terakhir. Mempersiapkan dan mengirimkan berkas lebih awal akan memberikan waktu yang cukup apabila terdapat dokumen yang perlu diperbaiki atau dilengkapi selama proses verifikasi administrasi.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran Program Beasiswa SKSS Tahun 2026 akan ditutup pada tanggal 15 Juli 2026. Setelah masa pendaftaran berakhir, proses akan dilanjutkan dengan seleksi administrasi, tes tulis, dan wawancara bagi peserta yang dinyatakan lolos pada tahap berikutnya.

Program Beasiswa SKSS telah membantu banyak mahasiswa meraih cita-cita menjadi sarjana dan menjadi harapan baru bagi keluarga mereka. Kesempatan yang sama kini masih terbuka bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung yang memenuhi persyaratan dan memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Informasi mengenai persyaratan, mekanisme, serta panduan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi BAZNAS Kabupaten Tulungagung di Pemberitahuan BAZNAS, calon pendaftar dapat memperoleh informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan administrasi, hingga tahapan seleksi. Apabila masih membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Person melalui WhatsApp di 0859-6290-5701.

Segera lengkapi persyaratan, kirimkan berkas pendaftaran, dan manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. satu langkah kecil yang diambil hari ini menjadi awal perjalanan meraih gelar sarjana bersama BAZNAS Kabupaten Tulungagung serta membawa perubahan besar bagi masa depan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Ikuti terus media sosial resmi BAZNAS Kabupaten Tulungagung untuk informasi lebih lanjut:
> Instagram: @baznaskabtulungagung
> Facebook: @baznaskabtulungagung
> Tiktok: @baznaskabtulungagung

08/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Hingga Pelosok Pucanglaban, BAZNAS Tulungagung Pastikan Bantuan Diterima oleh yang Paling Membutuhkan

Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali melaksanakan kegiatan monitoring kepada para penerima Program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara di wilayah Kecamatan Pucanglaban, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam memastikan pendistribusian dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan berjalan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh para penerima manfaat.

Program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara merupakan salah satu program sosial BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang diperuntukkan bagi masyarakat lanjut usia atau mereka yang hidup sebatangkara dan mengalami keterbatasan ekonomi. Bantuan tersebut disalurkan setiap tiga bulan sekali oleh relawan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam bentuk uang tunai sebesar Rp900.000 kepada masing-masing penerima manfaat.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., berdialog langsung dengan para penerima manfaat. Beliau memastikan bahwa bantuan yang telah disalurkan benar-benar diterima oleh penerima, sekaligus menanyakan nominal bantuan yang diterima sebagai bentuk evaluasi terhadap proses pendistribusian.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., mengatakan bahwa program ini telah berjalan selama bertahun-tahun. Namun, dirinya baru berkesempatan melakukan monitoring secara langsung kepada para penerima manfaat.

"Program ini sebenarnya sudah berjalan bertahun-tahun. Hanya saja saya sendiri belum pernah melakukan monitoring secara langsung. Karena itu, saya ingin melihat sendiri kondisi para penerima manfaat serta memastikan apakah mereka benar-benar layak menerima bantuan ini," ujar Suyadi.

Ia menambahkan bahwa Program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara merupakan bentuk kepedulian jangka panjang kepada masyarakat yang hidup dalam kondisi serba keterbatasan. Selama masih memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat, bantuan tersebut akan terus diberikan.

"Insyaallah bantuan ini akan terus diberikan kepada mereka seumur hidup atau sampai mereka meninggal dunia selama BAZNAS masih ada. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan hidup sehari-hari dan menjadi bukti bahwa zakat yang dititipkan oleh para muzaki benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," tambahnya.

Melalui kesempatan tersebut, Suyadi juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada saudara-saudara yang hidup dalam kesulitan dan keterbatasan.

"Mari kita tingkatkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang hidup dalam kesulitan dan serba keterbatasan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang kita tunaikan, insyaallah kita dapat menghadirkan harapan dan membantu meringankan beban mereka," pungkasnya.

Salurkan zakat, infak, maupun sedekah Anda secara mudah melalui kabtulungagung.baznas.go.id

atau melalui rekening BSI 7137 892 353 an. Baznas Zakat Tulungagung.

07/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Terbaru

Melalui Zakat Umat, BAZNAS Menjadi Penopang Hidup Nenek Mukir Hingga Akhir Hayat
Melalui Zakat Umat, BAZNAS Menjadi Penopang Hidup Nenek Mukir Hingga Akhir Hayat
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan biaya hidup kepada lansia fakir miskin. Kali ini, bantuan diberikan kepada Mbah Mukir, warga Desa Tenggong, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, yang hidup sebatang kara di usia lanjut. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program Kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat rentan, khususnya lansia yang tidak memiliki penghasilan tetap maupun pendamping keluarga. Program bantuan biaya hidup ini menjadi salah satu kegiatan berkelanjutan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang difokuskan pada warga dhuafa sebatang kara. Melalui program ini, BAZNAS berkomitmen memastikan dana zakat yang dihimpun dapat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik. Mbah Mukir diketahui telah lama menjalani kehidupan seorang diri. Meskipun anaknya sesekali datang menjenguk, sebagian besar kebutuhan dan aktivitas sehari-hari dijalani secara mandiri. Faktor usia yang semakin lanjut menyebabkan kondisi kesehatannya kerap menurun. Dalam keseharian, dukungan sosial masih terjalin melalui kepedulian beberapa tetangga yang sesekali memberikan perhatian. “Alhamdulillah, mugi-mugi pinaring sukses, sehat kanggo kabeh, lan barokah. Mugi BAZNAS tambah barokah,” tutur Mbah Mukir dengan penuh syukur. Kepala dusun setempat menyampaikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi lansia yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian bersama. Sementara itu, relawan binaan BAZNAS Kabupaten Tulungagung menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program bantuan biaya hidup fakir miskin sebatang kara yang tidak hanya menyasar aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan kondisi sosial penerima manfaat. Dalam penyaluran bantuan, relawan turut memberikan pendampingan moril serta memastikan bantuan diterima langsung oleh yang bersangkutan. BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan aktif membantu sesama dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, guna menghadirkan harapan dan solusi berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA13/01/2026 | Humas BASNAZ Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Konsisten Cetak Sarjana Lewat Program SKSS Selama Sembilan Tahun
BAZNAS Tulungagung Konsisten Cetak Sarjana Lewat Program SKSS Selama Sembilan Tahun
Tulungagung - Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan terus diwujudkan secara nyata melalui Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Program beasiswa strata 1 (S1) ini telah berjalan selama sembilan tahun dan menjadi harapan besar bagi keluarga kurang mampu agar memiliki setidaknya satu anggota keluarga bergelar sarjana. Setiap tahunnya, Program SKSS menjaring 20 mahasiswa terpilih untuk menempuh pendidikan S1 di lima perguruan tinggi di Kabupaten Tulungagung, dengan pilihan jurusan yang beragam sesuai minat dan bakat masing-masing peserta. Beasiswa ini mencakup bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp 2.000.000,- per mahasiswa selama empat tahun. Tidak hanya memberikan dukungan finansial, BAZNAS Tulungagung juga menekankan pentingnya pembinaan non-akademik. Para penerima beasiswa dibekali dengan pembentukan karakter, penguatan nilai integritas, semangat kepedulian sosial, serta wawasan kehidupan nyata, agar kelak mampu menjadi pribadi yang mandiri dan berkontribusi bagi masyarakat. Hingga saat ini, Program SKSS telah mencatatkan capaian yang membanggakan. Sebanyak 156 mahasiswa telah menerima manfaat beasiswa, dengan 89 mahasiswa telah lulus dan menyandang gelar sarjana, sementara 67 mahasiswa lainnya masih aktif menjalani perkuliahan. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menegaskan bahwa Program SKSS harus benar-benar tepat sasaran. Oleh karena itu, proses seleksi dilakukan secara ketat dan berlapis. “Beasiswa SKSS ini harus tepat sasaran. Proses seleksi berlapis kami lakukan agar benar-benar mendapatkan generasi muda yang berdaya saing, berintegritas, dan siap menjadi agen perubahan bagi keluarga maupun masyarakat sekitar. Seleksi ini bukan sekadar formalitas, tetapi penentu masa depan penerima beasiswa,” tegasnya. Seleksi Program SKSS dimulai dari seleksi administrasi, dilanjutkan dengan survei lapangan untuk memastikan kondisi ekonomi keluarga calon penerima. Tahap berikutnya adalah tes tulis, dan diakhiri dengan tes wawancara guna menggali motivasi, komitmen, serta kesiapan peserta dalam menempuh pendidikan tinggi. Dalam rangka menjaga fokus dan keberhasilan studi, BAZNAS Tulungagung juga menetapkan komitmen khusus bagi para penerima beasiswa. “Selama masa studi, penerima beasiswa SKSS tidak diperkenankan untuk menikah terlebih dahulu. Hal ini agar mereka bisa fokus pada perkuliahan, menyelesaikan studi tepat waktu, dan kelak menjadi sarjana yang membanggakan keluarga,” tambah Suyadi. Melalui Program SKSS, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat untuk mengangkat derajat keluarga serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Program ini menjadi bukti bahwa zakat, jika dikelola dengan tepat, mampu menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan umat.
BERITA12/01/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Hadirkan Hunian Layak bagi Mustahik, BAZNAS Tulungagung Gelontorkan Rp249,5 Juta untuk 20 Penerima
Hadirkan Hunian Layak bagi Mustahik, BAZNAS Tulungagung Gelontorkan Rp249,5 Juta untuk 20 Penerima
Tulungagung - Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau Rumah Layak Huni (RLH) menjadi wujud nyata komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung dalam menghadirkan hunian layak bagi keluarga kurang mampu. Melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), program ini diarahkan untuk meningkatkan taraf hidup mustahik dengan menyediakan tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kabupaten Tulungagung telah menyalurkan bantuan program RTLH/RLH kepada 15 penerima manfaat dengan total nilai mencapai Rp149.500.000,-. Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga yang rumahnya berada dalam kondisi tidak layak huni dan membutuhkan perbaikan mendesak demi keselamatan serta kelayakan tempat tinggal. Tak hanya itu, BAZNAS Tulungagung juga berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam memperluas jangkauan program. Melalui sinergi tersebut, bantuan RTLH/RLH kembali disalurkan kepada 5 penerima manfaat tambahan dengan total nilai sebesar Rp100.000.000,-. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menegaskan bahwa program bedah rumah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam pengelolaan dana umat. “Program ini bukan sekadar membangun dinding dan atap, tetapi membangun kembali rasa aman, harapan, dan martabat keluarga mustahik. Kami ingin zakat benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata dan berkelanjutan,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan utama program RTLH/RLH adalah meningkatkan kualitas hidup mustahik melalui hunian yang layak, sekaligus mendukung kesehatan, keselamatan, dan ketenangan psikologis keluarga penerima manfaat. Dengan tempat tinggal yang lebih baik, keluarga diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih produktif dan bermartabat. Drs. H. Suyadi, MM. juga menambahkan bahwa sinergi dengan berbagai pihak akan terus diperkuat agar manfaat ZIS dapat menjangkau lebih luas. “Kami berharap dukungan dan partisipasi masyarakat terus meningkat sehingga program-program kemaslahatan seperti ini dapat berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tulungagung,” pungkasnya. Melalui program RTLH/RLH ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menegaskan bahwa dana ZIS tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program pemberdayaan yang berdampak langsung dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.
BERITA09/01/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah, BAZNAS Tulungagung Alokasikan Rp415,5 Juta untuk Usaha Warga
Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah, BAZNAS Tulungagung Alokasikan Rp415,5 Juta untuk Usaha Warga
Tulungagung - Keterbatasan ekonomi masih menjadi persoalan yang dihadapi sebagian masyarakat rentan di Kabupaten Tulungagung. Tekanan ekonomi yang berkepanjangan kerap menimbulkan rasa khawatir dan kebingungan, terutama bagi keluarga yang menggantungkan hidup pada sektor informal. Kondisi ini diperparah dengan keterbatasan lapangan kerja yang berdampak pada menurunnya taraf kesejahteraan keluarga. Di tengah situasi tersebut, masyarakat dituntut untuk bekerja lebih keras serta mampu menghadirkan inovasi demi memperbaiki kondisi ekonomi. Namun, upaya tersebut tidak selalu berjalan mudah. Keterbatasan modal usaha, minimnya akses informasi, kurangnya keterampilan, serta terbatasnya akses pasar masih menjadi hambatan utama bagi para pejuang nafkah di Kabupaten Tulungagung. Menjawab tantangan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melalui Program Pemberdayaan Ekonomi terus berupaya memberikan solusi nyata bagi masyarakat agar mampu mandiri dan memiliki taraf perekonomian yang lebih baik. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kabupaten Tulungagung telah menyalurkan bantuan modal usaha kepada 318 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Tulungagung, dengan total dana yang disalurkan sebesar Rp415.500.000. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa modal pengembangan usaha, tetapi juga disertai pendampingan intensif. BAZNAS Tulungagung secara berkala melakukan monitoring untuk memastikan usaha yang dijalankan penerima manfaat tetap berjalan dan mengalami perkembangan. Bahkan, bagi penerima manfaat yang usahanya terbukti tumbuh secara positif, BAZNAS memberikan dukungan lanjutan berupa bantuan tahap kedua hingga tahap ketiga sebagai bentuk apresiasi dan penguatan keberlanjutan usaha. Tak hanya berfokus pada aspek ekonomi, BAZNAS Tulungagung juga memberikan pendampingan spiritual kepada para penerima manfaat. Melalui program sedekah subuh Rp2.000 setiap hari, para mustahik diajak untuk menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial. Langkah ini diharapkan mampu membentuk pribadi yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga dermawan dan berdaya bagi lingkungan sekitarnya. Melalui pendekatan pemberdayaan yang menyeluruh baik secara ekonomi maupun sosial, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen menghadirkan program yang berkelanjutan dan berdampak nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di Kabupaten Tulungagung.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Dorong Kemandirian UMKM, BMD Gulirkan Dana Usaha Hampir Rp1 Miliar Sepanjang Tahun 2025
Dorong Kemandirian UMKM, BMD Gulirkan Dana Usaha Hampir Rp1 Miliar Sepanjang Tahun 2025
Tulungagung - Upaya penguatan ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui akses permodalan usaha yang inklusif dan berkelanjutan. Layanan keuangan mikro tanpa bunga yang disertai pendampingan usaha menjadi salah satu ikhtiar untuk mendorong kemandirian pelaku usaha mikro agar mampu berkembang secara berkelanjutan. Program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) hadir sebagai skema penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berfokus pada pembiayaan modal usaha bagi mustahik pelaku usaha mikro. Melalui program ini, pembiayaan diberikan tanpa bunga dengan sistem pengajuan berkelompok yang terdiri dari 5 hingga 10 orang. Sepanjang tahun 2025, BMD telah menyalurkan pembiayaan modal usaha sebesar Rp 967.200.000,- kepada 302 penerima manfaat. Pengajuan pembiayaan menjangkau wilayah dengan radius maksimal 8 kilometer dari kantor BMD yang berlokasi di Eks Pertokoan Belga, Desa Kenayan, guna memastikan proses pendampingan usaha dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Tak hanya memberikan bantuan permodalan, para penerima manfaat juga mendapatkan pendampingan dan edukasi mulai dari pencatatan keuangan sederhana, pembuatan banner dan bander usaha, pendaftaran lokasi usaha di Google Maps, pemasaran online, hingga pendampingan legalitas usaha, termasuk proses pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Upaya ini dilakukan agar UMKM binaan tidak hanya bertahan, tetapi mampu naik kelas dan lebih berdaya saing. Selain fokus pada pembiayaan dan pendampingan usaha, BMD juga aktif bersinergi dengan program Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung melalui kegiatan Car Free Day (CFD). Sebuah program yang tidak hanya membatasi penggunaan kendaraan bermotor, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan UMKM binaan dan UMKM lokal, sekaligus wadah aktivitas sosial, olahraga, dan ekonomi masyarakat. CFD yang berpusat di kawasan Alun-Alun Tulungagung diikuti sekitar 600 pedagang UMKM. Dalam kegiatan tersebut, 20 UMKM binaan BAZNAS Tulungagung menerima bantuan modal usaha masing-masing sebesar Rp 1.500.000,-. Sementara itu, 60 UMKM binaan BAZNAS Microfinance Desa (BMD) memperoleh bantuan pembiayaan dengan total dana yang disalurkan mencapai Rp 261.400.000,-. Melalui program ini, dana ZIS tidak hanya dimanfaatkan secara konsumtif, tetapi dioptimalkan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA07/01/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Malam Tahun Baru, BAZNAS Tulungagung Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim
Malam Tahun Baru, BAZNAS Tulungagung Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan santunan kepada anak yatim dalam rangkaian acara doa akhir dan awal tahun serta pengajian akbar menyambut malam pergantian tahun 2025–2026. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Rabu malam (31/12/25). Bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Tulungagung menyalurkan santunan kepada 20 anak yatim. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dan paket sembako dengan total nilai Rp5.400.000,-. Santunan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah bersama BAZNAS terhadap kesejahteraan anak-anak yatim, khususnya di momen pergantian tahun. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Tulungagung. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat memperluas manfaat program-program sosial dan kemanusiaan, sehingga semakin banyak mustahik yang terbantu dan kesejahteraan umat dapat terus ditingkatkan.
BERITA02/01/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
RTLH BAZNAS, Jadi Harapan Baru Keluarga Yatim Piatu Desa Tenggur
RTLH BAZNAS, Jadi Harapan Baru Keluarga Yatim Piatu Desa Tenggur
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) kepada keluarga Sdr. Desmitha (18), seorang yatim piatu dari tiga bersaudara yang tinggal di Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan. Penyerahan bantuan dilaksanakan secara langsung di lokasi penerima manfaat dan dihadiri oleh Kepala Desa Tenggur serta Ketua RW setempat. Bantuan RTLH tersebut diserahkan oleh Ketua BAZNAS, Drs. Suyadi, MM, dan secara simbolis diterima oleh Agil Prasetyo (15), adik kandung Sdr. Desmitha, lantaran yang bersangkutan sedang bekerja di pasar untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sdr. Desmitha dan kedua saudaranya sebelumnya kehilangan tempat tinggal setelah rumah mereka roboh akibat diterpa angin kencang yang melanda wilayah Desa Tenggur beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut mendorong kepedulian perangkat desa dan masyarakat yang secara gotong royong membangun tempat tinggal sementara agar keluarga tersebut tetap memiliki tempat berlindung. Ketua BAZNAS, Drs. Suyadi, MM, dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan RTLH ini merupakan bentuk kehadiran zakat untuk membantu mustahik yang terdampak musibah. “BAZNAS hadir untuk memastikan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana tetap memiliki hunian yang layak. Bantuan RTLH ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Desa Tenggur mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian BAZNAS terhadap warganya yang tertimpa musibah. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS yang telah membantu warga kami. Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama,” tuturnya. Melalui program RTLH ini, BAZNAS berharap sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga zakat dapat terus terjalin dalam upaya meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi mereka yang berada dalam kondisi darurat dan membutuhkan uluran tangan.
BERITA02/01/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Terima Zakat Mal Lembaga UPZ KSPPS BMT PETA Tahun 2025
BAZNAS Tulungagung Terima Zakat Mal Lembaga UPZ KSPPS BMT PETA Tahun 2025
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menerima penyaluran zakat mal lembaga dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) KSPPS BMT PETA tahun 2025. Penyerahan zakat tersebut berlangsung di Kantor KSPPS BMT PETA pada Selasa (30/12/2025). Adapun total zakat mal lembaga yang disalurkan sebesar Rp 329.786.182,-. KSPPS BMT PETA menegaskan komitmennya dalam mendukung pengelolaan zakat yang profesional, akuntabel, dan terintegrasi melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat. Selain itu, pihak BMT juga menyampaikan harapan agar kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Tulungagung ke depan dapat semakin diperkuat, tidak hanya dalam penghimpunan zakat, tetapi juga dalam pengelolaan dan pendistribusian zakat yang lebih berdampak. Khususnya, KSPPS BMT PETA berharap sinergi yang terjalin dapat diarahkan pada pengembangan program-program ekonomi, sehingga zakat yang disalurkan mampu menjadi instrumen pemberdayaan umat dan mendorong kemandirian ekonomi para mustahik. Sementara itu, pihak BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh KSPPS BMT PETA. Dana zakat mal lembaga tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pendayagunaan zakat, baik di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan terjalinnya kolaborasi yang berkelanjutan antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan KSPPS BMT PETA, diharapkan pengelolaan zakat di Kabupaten Tulungagung semakin optimal dan mampu memberikan manfaat yang luas serta berkelanjutan bagi masyarakat.
BERITA30/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Bersama Wakil Bupati Salurkan Bantuan Bedah Rumah Korban Longsor di Desa Picisan
BAZNAS Tulungagung Bersama Wakil Bupati Salurkan Bantuan Bedah Rumah Korban Longsor di Desa Picisan
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, MM., menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada dua warga terdampak longsor di Desa Picisan, Kecamatan Sendang, pada Senin (29/12/2025). Bantuan bedah rumah dengan total nilai Rp25 juta tersebut diberikan kepada dua penerima manfaat, yakni Pak Sabar dan Pak Ranianto. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung di rumah masing-masing penerima pada siang hari, disaksikan oleh Camat Sendang serta perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung. Selain bantuan bedah rumah, Pak Sabar dan Pak Ranianto juga menerima bantuan sembako dari BPBD Kabupaten Tulungagung sebagai bentuk dukungan pemenuhan kebutuhan dasar warga. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. “Bantuan bedah rumah ini kami salurkan agar para penerima manfaat bisa memiliki tempat tinggal yang aman dan layak. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan memulihkan semangat para penerima,” ujar Suyadi. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Tulungagung akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk memastikan dana zakat, infak, dan sedekah tersalurkan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang berada dalam kondisi darurat dan membutuhkan.
BERITA29/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Serahkan Bantuan Logistik Korban Banjir Sumatera melalui BAZNAS Jatim
BAZNAS Tulungagung Serahkan Bantuan Logistik Korban Banjir Sumatera melalui BAZNAS Jatim
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa beras serta pakaian baru dan pakaian bekas layak pakai kepada korban banjir di wilayah Sumatra. Bantuan tersebut diserahkan kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur untuk selanjutnya dikirim ke BAZNAS RI sebelum didistribusikan ke daerah terdampak bencana di Sumatra. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Rabu, 24 Desember 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Bantuan yang disalurkan berupa beras serta pakaian yang telah melalui proses seleksi, sehingga dipastikan bersih, layak, dan siap digunakan oleh para korban bencana. Seluruh bantuan barang tersebut merupakan hasil kepedulian masyarakat Kabupaten Tulungagung terhadap saudara sebangsa yang terdampak musibah banjir. Bantuan diserahkan langsung oleh staf Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Ari Khotmil Mubarak, S.E. Ari menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini menjadi wujud nyata solidaritas masyarakat Tulungagung kepada para korban banjir di Sumatra. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas selama masa tanggap darurat. Banjir yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada awal bulan ini mengakibatkan ribuan rumah terendam, kerusakan infrastruktur, serta memaksa banyak warga mengungsi. Melalui koordinasi berjenjang, BAZNAS Provinsi Jawa Timur akan mengirimkan bantuan ke BAZNAS RI agar pendistribusian ke wilayah terdampak dapat dilakukan secara terpusat dan tepat sasaran. Di akhir kegiatan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para korban banjir dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan secara normal. Apresiasi juga disampaikan kepada para relawan dan petugas yang terus bekerja membantu proses penanganan bencana di lapangan. Saat ini, tim BAZNAS Kabupaten Tulungagung masih membuka donasi berupa uang untuk mendukung penanganan dan pemulihan korban banjir di Sumatra. Donasi dapat disalurkan melalui Rekening BRI 011001030166530 a.n. BAZNAS Tulungagung I*Gunakan kode 025 pada nominal sedekah, misalnya Rp10.025,-. sebagai penanda donasi kemanusiaan Donasi diterima hingga 31 Desember 2025 pukul 12.00 WIB.
BERITA29/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Bersama TP PKK Salurkan Bantuan Biaya Hidup Fakir Miskin Sebatangkara
BAZNAS Tulungagung Bersama TP PKK Salurkan Bantuan Biaya Hidup Fakir Miskin Sebatangkara
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan biaya hidup bagi fakir miskin sebatangkara bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung, Ny. Endang Gatut Sunu Wibowo, pada Selasa (23/12/25). Penyaluran bantuan dilaksanakan di tiga titik lokasi, yakni di kawasan Desa Karangrejo dan Desa Pucungkidul, Kecamatan Boyolangu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendistribusian zakat untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik yang hidup sebatangkara dan tidak memiliki penghasilan tetap. Kegiatan penyaluran turut diikuti oleh Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Tulungagung, Ny. Yuyun Ahmad Baharudin, jajaran Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Camat Boyolangu, serta kepala desa setempat. Bantuan biaya hidup diserahkan kepada tiga penerima manfaat, yakni Wianto, Gianto, dan Rumi. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp900.000,- yang disalurkan setiap tiga bulan sekali dan akan diberikan secara berkelanjutan sepanjang hidup penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa penyaluran bantuan biaya hidup ini merupakan wujud kepedulian bersama dari masyarakat Tulungagung. “Bantuan ini bukan semata bantuan finansial, tetapi juga bentuk perhatian dan kepedulian masyarakat bagi mereka yang hidup sendirian dan dalam keterbatasan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan kepada BAZNAS, kami berupaya memastikan para fakir miskin sebatangkara tetap mendapatkan dukungan untuk menjalani kehidupan yang lebih layak,” ujarnya. Suyadi menambahkan bahwa penyaluran bantuan biaya hidup kali ini dilakukan secara simbolis. Ia menjelaskan, di wilayah Kecamatan Boyolangu sebenarnya terdapat delapan penerima manfaat program fakir miskin sebatangkara. “Pada kesempatan ini, penyaluran kami laksanakan secara simbolis kepada tiga penerima manfaat, sementara penerima lainnya tetap menerima bantuan sesuai ketentuan program,” tambahnya. Program bantuan biaya hidup ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan berkelanjutan, khususnya lansia dan warga tanpa keluarga yang menopang kehidupan sehari-hari. Salah satu penerima manfaat, Mbah Rumi, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS dan para pihak yang telah peduli. “Terima kasih banyak, bantuan ini sangat berarti bagi saya. Semoga semuanya diparingi sehat dan lancar rezeki,” ucapnya dengan haru. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tulungagung berharap sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dapat terus diperkuat, terutama dalam meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah. Dengan penghimpunan yang semakin optimal, jangkauan program bantuan diharapkan semakin luas sehingga lebih banyak masyarakat Tulungagung yang terbantu, hingga menuju terwujudnya Tulungagung yang makmur dan sejahtera.
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Kolaborasi Lintas Lembaga, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Ratusan Juta dalam Kegiatan Penyerahan Dokumen Sidang Itsbat Nikah Terpadu
Kolaborasi Lintas Lembaga, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Ratusan Juta dalam Kegiatan Penyerahan Dokumen Sidang Itsbat Nikah Terpadu
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Pengadilan Agama, serta Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan penyerahan dokumen hasil sidang itsbat nikah terpadu sekaligus penyaluran bantuan modal usaha. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (22/12/25). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., jajaran Forkopimda, pimpinan instansi terkait, serta para penerima manfaat. Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Tulungagung turut mengiringi pasangan pengantin dalam prosesi simbolis dan secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tulungagung mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang merupakan wujud kolaborasi antar lembaga, yakni Dukcapil, Pengadilan Agama, Kementerian Agama, dan BAZNAS Tulungagung. Ia menegaskan bahwa sinergi ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. “Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kepastian hukum dan tertib administrasi kependudukan. Masyarakat yang selama ini mengalami kendala administratif dalam pencatatan perkawinan diharapkan dapat memperoleh kepastian hukum serta dokumen kependudukan yang sah,” ujar H. Ahmad Baharudin. Lebih lanjut, ia berharap dengan terpenuhinya dokumen kependudukan yang legal, masyarakat dapat memperoleh akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program serta visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tulungagung, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi masyarakat. “BAZNAS turut ambil bagian dalam kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah daerah melalui pemberian bantuan modal usaha, agar masyarakat dapat lebih mandiri dan produktif secara ekonomi,” ungkapnya. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam membantu warga, terutama masyarakat yang berada di wilayah pedesaan atau yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan hukum dan administrasi kependudukan. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan modal usaha kepada 12 pasangan pengantin, masing-masing sebesar Rp1.500.000,-. Selain itu, bantuan modal usaha juga diberikan kepada 53 penerima manfaat lainnya dengan nominal yang sama. Tidak hanya di bidang ekonomi, BAZNAS Tulungagung juga menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa bagi pelajar. Sebanyak 75 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) menerima bantuan masing-masing Rp250.000,-, serta 82 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) menerima bantuan sebesar Rp300.000,- per penerima manfaat. Bantuan pendidikan ini diserahkan secara simbolis kepada 7 orang perwakilan. Secara keseluruhan, total penyaluran bantuan yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan ini mencapai Rp140.850.000,-, sebagai bentuk komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Tulungagung.
BERITA22/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Sentuhan Pembiayaan BAZNAS Dorong Hidayah Bakery Tumbuh Lebih Produktif
Sentuhan Pembiayaan BAZNAS Dorong Hidayah Bakery Tumbuh Lebih Produktif
Tulungagung - Berawal dari usaha rumahan pada tahun 2021, Hidayah Bakery kini tumbuh menjadi salah satu produsen roti dan kue yang semakin dikenal di wilayah Rejotangan dan sekitarnya. Sang pemilik, Agus Hidayat (31), memulai bisnis ini dengan modal sederhana dan tekad kuat. Usaha yang berlokasi di Desa Panjerejo, Jalan Demuk Rejotangan ini kini telah memiliki tiga titik penjualan, termasuk outlet di Aryojeding dan Karangtalun, Kalidawir. Hidayah Bakery menjual berbagai produk roti manis, donat, hingga cake yang diproduksi setiap hari dari pukul 08.00 hingga 20.00. Dengan pemasaran yang mulai merambah media sosial seperti TikTok “Hidayah Bakery” dan Facebook “Hidayat Bakery”, omzet bulanan usaha ini kini mencapai sekitar Rp12 juta, dengan laba bersih sekitar 30 persen. Namun perjalanan bisnis ini tidak selalu mulus. Agus mengakui bahwa ia masih menghadapi tantangan dalam menjalankan usaha. “Kalau pesanan sepi, bingung muter modal. Kalau lagi rame, kewalahan dalam produksi,” ungkapnya. Meski begitu, Agus tetap berpegang pada prinsip jujur, tekun, dan merawat pelanggan agar tetap setia. Strategi pengembangan usaha pun terus ia siapkan, mulai dari menambah outlet, memperluas jaringan, memperkuat pemasaran, hingga menjaga kualitas produk. Pada akhir November 2024, Agus mendapatkan pembiayaan tahap pertama dari BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Tulungagung sebesar Rp1,4 juta yang digunakan untuk membeli bahan baku. Melihat perkembangan usaha yang terus meningkat, kini ia kembali mengajukan pembiayaan tahap kedua sebesar Rp3 juta untuk kebutuhan bahan baku tambahan. Saat ini, Hidayah Bakery juga menjadi langganan vendor MBG dengan rata-rata pemesanan empat kali dalam sebulan. Dalam kunjungan pendampingan terbaru, tim BAZNAS Microfinance turut memberikan edukasi mengenai pencatatan keuangan sederhana agar Agus dapat mengelola keuangan usaha secara lebih teratur, terlebih kini ia sudah mempekerjakan karyawan dan kapasitas produksi semakin banyak. Ke depan, Agus berharap dapat menambah cabang baru dan menjadikan Hidayah Bakery sebagai usaha yang semakin berkembang di Tulungagung. Dengan konsistensi dan dukungan pembiayaan yang tepat sasaran, Hidayah Bakery menjadi bukti bahwa usaha kecil dapat tumbuh besar ketika dijalankan dengan ketekunan dan strategi yang matang.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Aksi Kemanusiaan Terus Mengalir, Madrasah Diniyah Tarbiyyatul Ulum Serut Salurkan Donasi Bencana Sematera Melalui BAZNAS
Aksi Kemanusiaan Terus Mengalir, Madrasah Diniyah Tarbiyyatul Ulum Serut Salurkan Donasi Bencana Sematera Melalui BAZNAS
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menerima donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera dari Madrasah Diniyah Tarbiyyatul Ulum Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, pada Kamis (18/12/2025). Donasi sebesar Rp 3.464.000,- diserahkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara di Sumatera yang terdampak bencana. Bantuan diterima langsung oleh Kepala Bagian Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Tika Nifatul Chusna, M.Pd., di kantor BAZNAS Tulungagung. BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Madrasah Diniyah Tarbiyyatul Ulum dalam menyalurkan donasi kemanusiaan melalui BAZNAS. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Madrasah Diniyah Tarbiyyatul Ulum Desa Serut atas kepercayaan dan kepeduliannya. Amanah donasi ini akan kami salurkan secara tepat sasaran kepada para korban bencana di Sumatera,” ujar Tika Nifatul Chusna. Ia menambahkan bahwa dukungan dari lembaga pendidikan keagamaan menjadi bukti nyata tumbuhnya semangat kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini. BAZNAS Tulungagung berkomitmen untuk terus menjaga amanah para donatur serta memastikan bantuan tersalurkan secara transparan dan akuntabel. Melalui sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap upaya kemanusiaan ini dapat meringankan beban para korban serta mempercepat proses pemulihan pascabencana. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera. Donasi dapat disalurkan melalui: Rekening BRI 011001030166530 a.n. BAZNAS Tulungagung I. Gunakan kode 025 dalam nominal sedekah, misalnya Rp10.025,-, sebagai penanda donasi kemanusiaan. Setiap donasi yang diberikan, sekecil apa pun, sangat berarti bagi mereka yang sedang dalam kesulitan.
BERITA18/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Solidaritas untuk Sumatera, PSHT Tulungagung Serahkan Donasi Kemanusiaan melalui BAZNAS
Solidaritas untuk Sumatera, PSHT Tulungagung Serahkan Donasi Kemanusiaan melalui BAZNAS
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menerima donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tulungagung Pusat Madiun. Penyerahan donasi dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung pada Selasa siang (16/12/25). Donasi yang disalurkan berupa bantuan barang kebutuhan dasar yang terdiri dari pakaian baju, celana, mukena, sarung, celana dalam, jaket, lampu solar cell, dan berbagai perlengkapan lainnya. Seluruh pakaian yang didonasikan merupakan pakaian baru dan pakaian bekas layak pakai yang telah diseleksi dan siap digunakan oleh para korban bencana. Total nilai donasi tersebut mencapai Rp82.679.000,-. Donasi diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh PSHT Cabang Tulungagung Pusat Madiun kepada saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Tulungagung Pusat Madiun atas kepedulian dan solidaritasnya. Donasi ini sangat berarti bagi para korban bencana di Sumatera dan insyaallah akan segera kami salurkan kepada mereka,” ujar Suyadi. Sementara itu, salah satu perwakilan PSHT Cabang Tulungagung Pusat Madiun yang menyerahkan donasi menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Tulungagung atas kerja sama dan kesediaannya dalam menerima serta menyalurkan bantuan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah memfasilitasi dan bersedia menyalurkan donasi dari kami. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Sumatera,” tuturnya. Sebagai penutup, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat kemanusiaan dengan membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Donasi untuk korban bencana Sumatera dapat disalurkan melalui: Rekening BRI 011001030166530 a.n. BAZNAS Tulungagung I. Gunakan kode 025 dalam nominal sedekah, misalnya Rp10.025,-, sebagai penanda donasi kemanusiaan. Setiap bantuan yang diberikan, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Terima Donasi Peduli Bencana Sumatera dari Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an
BAZNAS Tulungagung Terima Donasi Peduli Bencana Sumatera dari Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menerima donasi kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sumatera dari Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an Tulungagung. Penyerahan donasi tersebut dilaksanakan pada Selasa (16/12/25) di lingkungan yayasan. Donasi sebesar Rp3.011.000,- diserahkan langsung oleh salah satu guru Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an Tulungagung dan diterima oleh Kepala Bagian Penghimpunan bersama staf Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian lembaga pendidikan terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera. Kepala Bagian Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Tika Nifatul Chusna, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak yayasan. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an atas kepercayaan dan kepeduliannya. Amanah ini akan kami salurkan kepada para korban bencana di Sumatera secara tepat dan bertanggung jawab,” ujarnya. Sementara itu, salah satu guru Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an Tulungagung yang menyerahkan donasi menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Tulungagung. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah menerima dan bersedia menyalurkan donasi dari lembaga kami. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tuturnya. BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus mengajak masyarakat, lembaga, dan seluruh elemen untuk bersama-sama menebar kepedulian dan solidaritas kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana. Tak harus dengan nominal yang besar, bahkan donasi kecil sangat berarti untuk mereka yang dalam kesulitan. Semoga kepedulian masyarakat Tulungagung dapat menjadi semangat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Terima Kunjungan Kerja dan Studi Referensi BAZNAS Kabupaten Mojokerto
BAZNAS Tulungagung Terima Kunjungan Kerja dan Studi Referensi BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menjadi rujukan BAZNAS daerah lain. Pada Minggu pagi (14/12/25), BAZNAS Tulungagung menerima kunjungan kerja dan studi referensi dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Kunjungan ini diikuti sebanyak 45 orang yang terdiri dari jajaran Pimpinan dan Staff BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Asisten I Bidang Pemerintahan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), perwakilan Dinas Kesehatan, serta para relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari sistem penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), program-program unggulan BAZNAS Tulungagung, serta strategi pengembangan UMKM binaan, khususnya melalui program Car Free Day (CFD) Tulungagung Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., menyambut hangat kedatangan rombongan dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto. “Kami sangat menyambut baik kunjungan kerja dan studi referensi dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Semoga silaturahmi dan sharing program ini dapat memberikan manfaat serta memperkuat sinergi antarlembaga BAZNAS,” ungkapnya. Dukungan penuh terhadap keberadaan dan peran BAZNAS juga disampaikan oleh Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, H. M. Makrus Manan, S.P., M.M. Menurutnya, program-program BAZNAS telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah. “Program-program dari BAZNAS sangat membantu kami di pemerintahan. Kami di Kesra ditugasi langsung oleh Bupati untuk membina BAZNAS, mendukung, membantu, serta menyinkronkan program BAZNAS dengan program pemerintah daerah,” jelasnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa fokus utama kunjungan ini adalah penguatan kapasitas relawan. “Kehadiran kami ke BAZNAS Tulungagung tak lain untuk memperkuat relawan. Relawan adalah ujung tombak pergerakan BAZNAS. Kami berharap para relawan ini mendapatkan ilmu dan pengalaman yang bermanfaat disini,” ungkapnya. Zamroni Ahmad juga mengaku terkesan dengan keberhasilan BAZNAS Tulungagung dalam mengembangkan UMKM binaan. “Kami sudah melihat langsung bagaimana pengembangan UMKM yang dilakukan BAZNAS Tulungagung. Ke depan, kami berharap bisa memiliki wilayah binaan sendiri untuk mengembangkan UMKM di Mojokerto,” tambahnya. Ia juga menyinggung antusiasme masyarakat pada CFD Besuki Tulungagung. “Kemarin kami menghadiri launching CFD di Besuki, luar biasa ramai. Terdapat 115 UMKM binaan BAZNAS Tulungagung. Perputaran ekonominya sungguh luar biasa,” tuturnya. Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Abdul Wachid, S.IP., memaparkan dampak ekonomi signifikan dari program CFD. “Setiap minggu, perputaran uang di CFD Besuki bisa mencapai 80 juta rupiah. Sedangkan di CFD Alun-Alun Tulungagung bisa mencapai 250 juta rupiah, bahkan hingga 350 juta rupiah tergantung event yang diselenggarakan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa BAZNAS Tulungagung tidak hanya menghadirkan ruang usaha, tetapi juga memberikan penguatan modal kepada para UMKM binaan. “Kami memberikan bantuan modal usaha, bantuan tenda dan meja portabel. Selain itu, kami memiliki program BAZNAS Microfinance Desa (BMD), di mana para pedagang bisa memperoleh pinjaman modal tanpa bunga dan tanpa agunan,” pungkasnya. Melalui kunjungan kerja dan studi referensi ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antar-BAZNAS daerah dalam meningkatkan penghimpunan ZIS, memperkuat relawan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir di Sumatra
BAZNAS Tulungagung Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir di Sumatra
Tulungagung - Hujan deras yang terus mengguyur sejumlah wilayah di Sumatra menyebabkan banjir meluas dan merendam permukiman warga. Air yang naik dengan cepat memaksa banyak keluarga mengungsi, meninggalkan rumah, harta benda, dan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini membuat para korban membutuhkan bantuan segera untuk bertahan di tengah keterbatasan. Menanggapi situasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak masyarakat untuk turut hadir membantu para korban banjir. Mari, di tengah kenyamanan yang kita rasakan hari ini, kita sisihkan sejenak waktu untuk mengetuk pintu langit. Panjatkan doa terbaik untuk keselamatan, ketabahan, serta pemulihan bagi seluruh masyarakat Sumatera yang terdampak. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan bahwa kepedulian masyarakat sangat berarti bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit. “Saat saudara kita kehilangan tempat tinggal dan rasa aman, kehadiran kita melalui bantuan dan doa menjadi penguat bagi mereka,” ujarnya. Melalui gerakan kepedulian ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak masyarakat luas untuk berbagi rezeki dan empati. Saatnya kita hadir meski dari kejauhan, membantu mereka bangkit kembali. Salurkan donasi terbaik Anda melalui BAZNAS Tulungagung sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita yang sedang dirundung duka. Rekening BRI 011001030166530 a.n. Baznas Tulungagung I *Gunakan kode 025 dalam nominal sedekah, contoh: Rp 10.025,- Saatnya Peduli, Saatnya Berbagi untuk Sesama Semoga setiap rupiah yang kita niatkan menjadi cahaya harapan bagi mereka yang sedang berjuang memulihkan kehidupan. Bersama BAZNAS Kabupaten Tulungagung, mari kita ringankan beban mereka.#prayforsumatera #donasikorbanbencanasumatera
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Lakukan Studi Referensi ke BAZNAS Kota Surabaya untuk Perkuat Kapasitas SDM dan Pengelolaan ZIS
BAZNAS Tulungagung Lakukan Studi Referensi ke BAZNAS Kota Surabaya untuk Perkuat Kapasitas SDM dan Pengelolaan ZIS
Surabaya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melaksanakan kunjungan kerja studi referensi ke BAZNAS Kota Surabaya sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Tulungagung. (10/12/25) Kunjungan ini turut diikuti oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) beserta dua staf, serta dua perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung bidang Zawa. Studi referensi ini dimaksudkan sebagai sarana pembelajaran dan pertukaran pengalaman, khususnya dalam penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kapasitas amil, serta strategi optimalisasi penghimpunan dan pendayagunaan ZIS yang telah berjalan baik di Kota Surabaya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tulungagung berharap dapat mengadopsi praktik-praktik terbaik yang relevan untuk diterapkan di daerah. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta keterbukaan BAZNAS Kota Surabaya dalam berbagi pengalaman. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kota Surabaya atas diterimanya studi referensi dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk belajar dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di daerah,” ujar Suyadi. Lebih lanjut, Suyadi menegaskan bahwa pihaknya ingin mendalami strategi optimalisasi penghimpunan ZIS yang telah diterapkan di Kota Surabaya. “Kami ingin belajar secara langsung bagaimana BAZNAS Kota Surabaya mampu mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dengan dukungan kuat dari berbagai pihak, sehingga dapat menjadi referensi bagi penguatan program di Tulungagung,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST., MM., menjelaskan bahwa keberhasilan penghimpunan ZIS di Kota Surabaya tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kota Surabaya. “Di Kota Surabaya, penghimpunan zakat sangat didukung oleh Wali Kota. Kami tidak memiliki Peraturan Bupati atau Peraturan Wali Kota khusus, melainkan cukup melalui surat edaran yang secara efektif mendorong optimalisasi penghimpunan zakat,” jelas Hamzah. Hamzah menambahkan bahwa skema pemotongan gaji ASN menjadi tulang punggung utama penghimpunan ZIS di Kota Surabaya. “Penghimpunan kami hampir sepenuhnya bersumber dari para ASN melalui mekanisme potong gaji. Bahkan, dalam satu bulan jarang sekali ada muzakki yang datang langsung membayar zakat ke kantor BAZNAS kami. Meski demikian, kami mampu menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah hingga Rp45 miliar dalam satu tahun,” ungkapnya. Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya menyampaikan bahwa keberadaan BAZNAS sangat membantu pemerintah kota dalam memperkuat program kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi kunci penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial diwilayahnya. Melalui kunjungan kerja ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap terjalin sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat antarlembaga, sekaligus menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Terima Donasi Kemanusiaan dari SD Zumrotus Salamah untuk Korban Bencana Sumatera
BAZNAS Tulungagung Terima Donasi Kemanusiaan dari SD Zumrotus Salamah untuk Korban Bencana Sumatera
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menerima amanah kebaikan dari masyarakat. Pada Selasa (9/12/2025), SD Zumrotus Salamah, Tawangsari, Kedungwaru menyerahkan donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera. Penyerahan berlangsung di Kantor BAZNAS Tulungagung dan diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah beserta perwakilan siswa-siswi SD Zumrotus Salamah. Donasi dengan total senilai Rp 4.400.000,- tersebut diterima oleh Wakil Ketua Bidang Pendistibusian dan Pendayagunaan BAZNAS Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP. Pihak sekolah menyampaikan bahwa mereka mempercayakan bantuan ini kepada BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah yang kredibel dan amanah dalam penyaluran dana kemanusiaan. Ke depan, donasi ini akan diteruskan ke BAZNAS Provinsi Jawa Timur, kemudian dilanjutkan ke BAZNAS Pusat, sebelum akhirnya disalurkan kepada para korban bencana di wilayah Pulau Sumatera. Abdul Wachid menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan pihak sekolah. “Kami sangat berterima kasih kepada keluarga besar SD Zumrotus Salamah. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Setiap rupiah dari para donatur adalah harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya. BAZNAS Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam aksi kemanusiaan ini. Tak harus besar, bahkan donasi kecil pun sangat berarti bagi mereka yang sedang menghadapi ujian berat akibat bencana. Semoga kepedulian masyarakat Tulungagung dapat menjadi penguat bagi saudara-saudara kita di Sumatera.
BERITA09/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.

Lihat Daftar Rekening →