WhatsApp Icon
BAZNAS Tulungagung Tekankan Komitmen dan Fokus Pendidikan bagi Penerima SKSS 2026

Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan pembekalan dan orientasi bagi para penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026, Rabu (3/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 mahasiswa penerima beasiswa yang hadir bersama orang tua atau wali masing-masing.

Kegiatan pembekalan dan orientasi ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memberikan pemahaman kepada para penerima manfaat mengenai program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), sekaligus menumbuhkan semangat, tanggung jawab, dan komitmen para mahasiswa dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Melalui program SKSS, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupaya membuka kesempatan bagi putra-putri dari keluarga yang membutuhkan untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Kehadiran orang tua dan wali dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman serta dukungan bersama terhadap perjalanan pendidikan para penerima beasiswa.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi para mahasiswa penerima beasiswa untuk menyadari bahwa mereka merupakan orang-orang terpilih yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui program SKSS.

“Kami mengumpulkan semuanya di sini untuk memberitahukan bahwa kalian semua yang berada di sini adalah orang-orang yang terpilih. Ini adalah awal investasi kalian. Karena itu, manfaatkan sebaik mungkin kesempatan yang telah diberikan ini,” ujar Abdul Wachid.

Ia menambahkan bahwa menempuh pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya bertujuan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan, membentuk pola pikir, serta mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Kuliah itu juga untuk memperluas wawasan panjenengan semua. Maka gunakan masa kuliah ini sebaik mungkin, bukan hanya untuk belajar di dalam kelas, tetapi juga untuk menambah pengalaman dan pengetahuan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, para penerima Beasiswa SKSS juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga komitmen dan fokus selama menempuh pendidikan. Para mahasiswa diharapkan untuk memprioritaskan penyelesaian studi terlebih dahulu dan tidak menikah selama masih menjalani masa penerimaan beasiswa.

Hal tersebut dimaksudkan agar para penerima beasiswa dapat lebih fokus dalam menimba ilmu dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Pernikahan dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga dikhawatirkan dapat membagi perhatian serta fokus mahasiswa, sehingga berpotensi menghambat proses mereka dalam menyelesaikan studi.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, menekankan pentingnya ilmu sebagai bekal utama dalam meraih keberhasilan, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

“Sebagai manusia, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Dan salah satu kuncinya adalah ilmu. Siapa yang ingin sukses di dunia dan akhirat, maka modal utamanya juga adalah ilmu,” tuturnya.

Melalui kegiatan pembekalan dan orientasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para penerima Beasiswa SKSS Tahun 2026 dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan ini dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan kesungguhan.

Ke depan, para mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar sarjana, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki wawasan luas, berkarakter, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya.

Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bidang pendidikan, sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus yang mampu mengubah masa depan keluarga menuju kehidupan yang lebih baik.

03/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sembako pada Peresmian Jalan Karya Bhakti TNI di Lingkar Waduk Wonorejo

Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepeduliannya melalui aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan pendidikan dan paket sembako kepada masyarakat dalam kegiatan peresmian hasil pembangunan Jalan Rabat Beton Program Karya Bhakti TNI Kodim 0807/Tulungagung. Kegiatan tersebut diresmikan langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., (2/9/26).

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyerahkan bantuan pendidikan kepada 10 pelajar. Sebanyak lima siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp250.000, sementara lima siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp300.000. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menyalurkan paket sembako kepada 10 orang dhuafa.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk keterlibatan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan bersama berbagai unsur. Sebelumnya, pada kegiatan pembukaan Program Karya Bhakti TNI, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga turut menyalurkan bantuan serupa kepada masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, yang turut menyerahkan bantuan, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial serta memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“BAZNAS Kabupaten Tulungagung merasa senang dapat turut ambil bagian dalam kegiatan Karya Bhakti TNI ini. Selain pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat, kami juga ingin menghadirkan kepedulian melalui bantuan pendidikan dan sembako bagi mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan para penerima,” ujarnya.

Program Karya Bhakti TNI sendiri menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan percepatan pembangunan infrastruktur yang kokoh serta tepat sasaran hingga ke tingkat desa.

Jalan rabat beton yang telah selesai dibangun kini menjadi akses penting bagi mobilitas harian masyarakat Desa Wonorejo. Dengan kondisi jalan yang lebih rapi dan representatif, akses transportasi masyarakat diharapkan semakin lancar, termasuk dalam mendukung aktivitas warga, mempercepat pengangkutan hasil pertanian, serta menggerakkan potensi perekonomian di lingkungan sekitar.

BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap sinergi dan semangat gotong royong seperti ini dapat terus terjaga. Pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam bidang pendidikan maupun pemenuhan kebutuhan dasar.

Melalui zakat, infak, dan sedekah, masyarakat juga dapat turut mengambil bagian dalam menghadirkan perubahan dan membantu sesama. BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan bersama-sama membangun Tulungagung yang lebih sejahtera.

Salurkan kebaikan Anda melalui zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS

• Rekening Zakat:
BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung

• Rekening Infak dan sedekah:
BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung

02/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung bersama BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Rp80 Juta untuk Bedah Empat Rumah Warga

Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada masyarakat yang memiliki tempat tinggal kurang layak dan membutuhkan perbaikan. Bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, bantuan tersebut diberikan kepada empat penerima manfaat yang tersebar di Kecamatan Kalidawir dan Kecamatan Sendang.

Masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp20.000.000 yang akan digunakan untuk mendukung proses pembangunan dan rehabilitasi rumah hingga menjadi hunian yang lebih layak.

Adapun empat penerima manfaat tersebut adalah Jarni, warga Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir; Khairul Anam, warga Desa Pakisaji, Kecamatan Kalidawir; Jaenal Arifin, warga Desa Dono, Kecamatan Sendang; serta Sumirah, warga Desa Krosok, Kecamatan Sendang.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung kepada para penerima manfaat. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh perangkat desa dan camat setempat sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pelaksanaan program.

Selanjutnya, dana bantuan akan diserahkan kepada pihak desa untuk dikelola dan digunakan dalam proses pembangunan rumah. Pengelolaan tersebut dilakukan hingga proses pembangunan selesai dan rumah dapat menjadi tempat tinggal yang layak bagi masing-masing penerima manfaat.

Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., yang turut mendistribusikan langsung bantuan kepada para penerima manfaat, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

“Bantuan ini merupakan titipan dari umat yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Dana yang diberikan ini berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Oleh karena itu, ini merupakan amanah yang harus kita jaga dan salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Semoga bantuan bedah rumah ini, dapat membantu para mustahik memperoleh tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak. Selain itu, program ini diharapkan menjadi wujud nyata kepedulian dan gotong royong umat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.

31/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Dinding Berlubang dan Kerap Bocor Saat Hujan, BAZNAS Bantu Rehabilitasi Rumah Mbah Sumirah

Tulungagung - Di usia senjanya, Sumirah atau yang akrab disapa Mbah Sumirah masih tinggal seorang diri di sebuah rumah sederhana di Dusun Gendingan, Desa Krosok, Kecamatan Sendang. Kondisi rumah yang telah tua dan kurang layak huni tersebut menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

Rumah yang selama ini ditempati Mbah Sumirah sebagian masih menggunakan dinding anyaman bambu. Meski bagian utama rumah telah terdapat dinding bata merah, sebagian besar bangunan lainnya, terutama di bagian atas, dapur, hingga bagian belakang rumah, masih menggunakan anyaman bambu.

Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena sejumlah bagian dinding anyaman bambu telah berlubang dan mengalami kerusakan. Saat musim hujan tiba, air hujan kerap masuk ke dalam rumah dan membuat bagian dalam rumah mengalami kebocoran atau trocoh. Bahkan, ketika hujan turun dengan deras, air dapat menggenangi sebagian area rumah.

Di samping rumah Mbah Sumirah terdapat rumah milik kerabatnya. Namun, sehari-hari Mbah Sumirah tetap tinggal sendiri di rumah tua yang selama ini menjadi tempat tinggalnya.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada Mbah Sumirah sebesar Rp20.000.000., (31/8/26).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan selanjutnya dikelola melalui pemerintah desa untuk mendukung proses pembangunan hingga rumah Mbah Sumirah dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak.

Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

“Bantuan ini merupakan amanah dari umat yang dititipkan melalui BAZNAS. Dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Karena itu, amanah ini harus kita jaga dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya,” ujarnya.

Dengan penuh haru, Mbah Sumirah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Matur nuwun sanget, terimakasih. Kulo mboten saged mbales napa-napa. Mugi sedoyo ingkang sampun paring bantuan diparingi sehat, lancar rejekine, lan diparingi berkah,” tutur Mbah Sumirah dengan penuh haru.

Melalui bantuan bedah rumah tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap Mbah Sumirah dapat segera memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak huni, sehingga dapat menjalani hari-harinya dengan kondisi kehidupan yang lebih baik.

Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan, salurkan kebaikan Anda melalui:
-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS

• Rekening Zakat:
BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung

• Rekening Infak dan sedekah:
BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung

31/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Empat Mahasiswa Penerima Beasiswa SKSS BAZNAS Tulungagung Lulus Sarjana di STAI Muhammadiyah

Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melalui program bantuan pendidikan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) mencatatkan empat mahasiswa penerima manfaat yang berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 1 di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Tulungagung.

Keempat mahasiswa tersebut mengikuti Wisuda Sarjana Strata 1 ke-37 STAI Muhammadiyah Tulungagung yang dilaksanakan di Crown Victoria Hotel, Minggu (30/8/2026).

Adapun empat mahasiswa penerima manfaat program SKSS BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah menyelesaikan pendidikan, yakni:
1. Jacinda Putri Prayitno, S.E.
2. Elia Rofi Fatul Rifdah, S.Pd.
3. Sisca Wahyuningsih, S.E.
4. Rafida Amalia Bilqis, S.Pd.

Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., turut hadir secara langsung dalam kegiatan wisuda tersebut.

Kehadiran BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap para penerima manfaat program SKSS yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Program Satu Keluarga Satu Sarjana merupakan salah satu program bantuan pendidikan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang ditujukan untuk membantu mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan dalam melanjutkan pendidikan hingga jenjang Strata 1. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Imam Koirudin menyampaikan ucapan selamat kepada para mahasiswa penerima manfaat program SKSS yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana.

“Selamat kepada para mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 1. Semoga ilmu yang telah diperoleh dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya serta menjadi bekal untuk melanjutkan pengabdian dan memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, maupun lingkungan,” ujar Imam Koirudin.

Keberhasilan empat mahasiswa tersebut dalam menyelesaikan pendidikan menjadi salah satu capaian dari pelaksanaan program Satu Keluarga Satu Sarjana. Dimana pada sebelumnya, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga telah meluluskan sebanyak 89 mahasiswa Strata 1 dari total 156 mahasiswa, sementara 63 mahasiswa lainnya masih aktif menempuh perkuliahan di berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Tulungagung.

BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para lulusan penerima manfaat program SKSS dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, mengembangkan potensi diri, serta memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Ke depan, program bantuan pendidikan SKSS diharapkan dapat terus memberikan manfaat dan membantu lebih banyak mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.

30/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Terbaru

Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah, BAZNAS Tulungagung Alokasikan Rp415,5 Juta untuk Usaha Warga
Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah, BAZNAS Tulungagung Alokasikan Rp415,5 Juta untuk Usaha Warga
Tulungagung - Keterbatasan ekonomi masih menjadi persoalan yang dihadapi sebagian masyarakat rentan di Kabupaten Tulungagung. Tekanan ekonomi yang berkepanjangan kerap menimbulkan rasa khawatir dan kebingungan, terutama bagi keluarga yang menggantungkan hidup pada sektor informal. Kondisi ini diperparah dengan keterbatasan lapangan kerja yang berdampak pada menurunnya taraf kesejahteraan keluarga. Di tengah situasi tersebut, masyarakat dituntut untuk bekerja lebih keras serta mampu menghadirkan inovasi demi memperbaiki kondisi ekonomi. Namun, upaya tersebut tidak selalu berjalan mudah. Keterbatasan modal usaha, minimnya akses informasi, kurangnya keterampilan, serta terbatasnya akses pasar masih menjadi hambatan utama bagi para pejuang nafkah di Kabupaten Tulungagung. Menjawab tantangan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melalui Program Pemberdayaan Ekonomi terus berupaya memberikan solusi nyata bagi masyarakat agar mampu mandiri dan memiliki taraf perekonomian yang lebih baik. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kabupaten Tulungagung telah menyalurkan bantuan modal usaha kepada 318 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Tulungagung, dengan total dana yang disalurkan sebesar Rp415.500.000. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa modal pengembangan usaha, tetapi juga disertai pendampingan intensif. BAZNAS Tulungagung secara berkala melakukan monitoring untuk memastikan usaha yang dijalankan penerima manfaat tetap berjalan dan mengalami perkembangan. Bahkan, bagi penerima manfaat yang usahanya terbukti tumbuh secara positif, BAZNAS memberikan dukungan lanjutan berupa bantuan tahap kedua hingga tahap ketiga sebagai bentuk apresiasi dan penguatan keberlanjutan usaha. Tak hanya berfokus pada aspek ekonomi, BAZNAS Tulungagung juga memberikan pendampingan spiritual kepada para penerima manfaat. Melalui program sedekah subuh Rp2.000 setiap hari, para mustahik diajak untuk menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial. Langkah ini diharapkan mampu membentuk pribadi yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga dermawan dan berdaya bagi lingkungan sekitarnya. Melalui pendekatan pemberdayaan yang menyeluruh baik secara ekonomi maupun sosial, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen menghadirkan program yang berkelanjutan dan berdampak nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di Kabupaten Tulungagung.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Dorong Kemandirian UMKM, BMD Gulirkan Dana Usaha Hampir Rp1 Miliar Sepanjang Tahun 2025
Dorong Kemandirian UMKM, BMD Gulirkan Dana Usaha Hampir Rp1 Miliar Sepanjang Tahun 2025
Tulungagung - Upaya penguatan ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui akses permodalan usaha yang inklusif dan berkelanjutan. Layanan keuangan mikro tanpa bunga yang disertai pendampingan usaha menjadi salah satu ikhtiar untuk mendorong kemandirian pelaku usaha mikro agar mampu berkembang secara berkelanjutan. Program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) hadir sebagai skema penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berfokus pada pembiayaan modal usaha bagi mustahik pelaku usaha mikro. Melalui program ini, pembiayaan diberikan tanpa bunga dengan sistem pengajuan berkelompok yang terdiri dari 5 hingga 10 orang. Sepanjang tahun 2025, BMD telah menyalurkan pembiayaan modal usaha sebesar Rp 967.200.000,- kepada 302 penerima manfaat. Pengajuan pembiayaan menjangkau wilayah dengan radius maksimal 8 kilometer dari kantor BMD yang berlokasi di Eks Pertokoan Belga, Desa Kenayan, guna memastikan proses pendampingan usaha dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Tak hanya memberikan bantuan permodalan, para penerima manfaat juga mendapatkan pendampingan dan edukasi mulai dari pencatatan keuangan sederhana, pembuatan banner dan bander usaha, pendaftaran lokasi usaha di Google Maps, pemasaran online, hingga pendampingan legalitas usaha, termasuk proses pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Upaya ini dilakukan agar UMKM binaan tidak hanya bertahan, tetapi mampu naik kelas dan lebih berdaya saing. Selain fokus pada pembiayaan dan pendampingan usaha, BMD juga aktif bersinergi dengan program Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung melalui kegiatan Car Free Day (CFD). Sebuah program yang tidak hanya membatasi penggunaan kendaraan bermotor, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan UMKM binaan dan UMKM lokal, sekaligus wadah aktivitas sosial, olahraga, dan ekonomi masyarakat. CFD yang berpusat di kawasan Alun-Alun Tulungagung diikuti sekitar 600 pedagang UMKM. Dalam kegiatan tersebut, 20 UMKM binaan BAZNAS Tulungagung menerima bantuan modal usaha masing-masing sebesar Rp 1.500.000,-. Sementara itu, 60 UMKM binaan BAZNAS Microfinance Desa (BMD) memperoleh bantuan pembiayaan dengan total dana yang disalurkan mencapai Rp 261.400.000,-. Melalui program ini, dana ZIS tidak hanya dimanfaatkan secara konsumtif, tetapi dioptimalkan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA07/01/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Malam Tahun Baru, BAZNAS Tulungagung Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim
Malam Tahun Baru, BAZNAS Tulungagung Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan santunan kepada anak yatim dalam rangkaian acara doa akhir dan awal tahun serta pengajian akbar menyambut malam pergantian tahun 2025–2026. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Rabu malam (31/12/25). Bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Tulungagung menyalurkan santunan kepada 20 anak yatim. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dan paket sembako dengan total nilai Rp5.400.000,-. Santunan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah bersama BAZNAS terhadap kesejahteraan anak-anak yatim, khususnya di momen pergantian tahun. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Tulungagung. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat memperluas manfaat program-program sosial dan kemanusiaan, sehingga semakin banyak mustahik yang terbantu dan kesejahteraan umat dapat terus ditingkatkan.
BERITA02/01/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
RTLH BAZNAS, Jadi Harapan Baru Keluarga Yatim Piatu Desa Tenggur
RTLH BAZNAS, Jadi Harapan Baru Keluarga Yatim Piatu Desa Tenggur
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) kepada keluarga Sdr. Desmitha (18), seorang yatim piatu dari tiga bersaudara yang tinggal di Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan. Penyerahan bantuan dilaksanakan secara langsung di lokasi penerima manfaat dan dihadiri oleh Kepala Desa Tenggur serta Ketua RW setempat. Bantuan RTLH tersebut diserahkan oleh Ketua BAZNAS, Drs. Suyadi, MM, dan secara simbolis diterima oleh Agil Prasetyo (15), adik kandung Sdr. Desmitha, lantaran yang bersangkutan sedang bekerja di pasar untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sdr. Desmitha dan kedua saudaranya sebelumnya kehilangan tempat tinggal setelah rumah mereka roboh akibat diterpa angin kencang yang melanda wilayah Desa Tenggur beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut mendorong kepedulian perangkat desa dan masyarakat yang secara gotong royong membangun tempat tinggal sementara agar keluarga tersebut tetap memiliki tempat berlindung. Ketua BAZNAS, Drs. Suyadi, MM, dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan RTLH ini merupakan bentuk kehadiran zakat untuk membantu mustahik yang terdampak musibah. “BAZNAS hadir untuk memastikan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana tetap memiliki hunian yang layak. Bantuan RTLH ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Desa Tenggur mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian BAZNAS terhadap warganya yang tertimpa musibah. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS yang telah membantu warga kami. Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama,” tuturnya. Melalui program RTLH ini, BAZNAS berharap sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga zakat dapat terus terjalin dalam upaya meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi mereka yang berada dalam kondisi darurat dan membutuhkan uluran tangan.
BERITA02/01/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Terima Zakat Mal Lembaga UPZ KSPPS BMT PETA Tahun 2025
BAZNAS Tulungagung Terima Zakat Mal Lembaga UPZ KSPPS BMT PETA Tahun 2025
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menerima penyaluran zakat mal lembaga dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) KSPPS BMT PETA tahun 2025. Penyerahan zakat tersebut berlangsung di Kantor KSPPS BMT PETA pada Selasa (30/12/2025). Adapun total zakat mal lembaga yang disalurkan sebesar Rp 329.786.182,-. KSPPS BMT PETA menegaskan komitmennya dalam mendukung pengelolaan zakat yang profesional, akuntabel, dan terintegrasi melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat. Selain itu, pihak BMT juga menyampaikan harapan agar kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Tulungagung ke depan dapat semakin diperkuat, tidak hanya dalam penghimpunan zakat, tetapi juga dalam pengelolaan dan pendistribusian zakat yang lebih berdampak. Khususnya, KSPPS BMT PETA berharap sinergi yang terjalin dapat diarahkan pada pengembangan program-program ekonomi, sehingga zakat yang disalurkan mampu menjadi instrumen pemberdayaan umat dan mendorong kemandirian ekonomi para mustahik. Sementara itu, pihak BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh KSPPS BMT PETA. Dana zakat mal lembaga tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pendayagunaan zakat, baik di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan terjalinnya kolaborasi yang berkelanjutan antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan KSPPS BMT PETA, diharapkan pengelolaan zakat di Kabupaten Tulungagung semakin optimal dan mampu memberikan manfaat yang luas serta berkelanjutan bagi masyarakat.
BERITA30/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Bersama Wakil Bupati Salurkan Bantuan Bedah Rumah Korban Longsor di Desa Picisan
BAZNAS Tulungagung Bersama Wakil Bupati Salurkan Bantuan Bedah Rumah Korban Longsor di Desa Picisan
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bersama Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, MM., menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada dua warga terdampak longsor di Desa Picisan, Kecamatan Sendang, pada Senin (29/12/2025). Bantuan bedah rumah dengan total nilai Rp25 juta tersebut diberikan kepada dua penerima manfaat, yakni Pak Sabar dan Pak Ranianto. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung di rumah masing-masing penerima pada siang hari, disaksikan oleh Camat Sendang serta perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung. Selain bantuan bedah rumah, Pak Sabar dan Pak Ranianto juga menerima bantuan sembako dari BPBD Kabupaten Tulungagung sebagai bentuk dukungan pemenuhan kebutuhan dasar warga. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. “Bantuan bedah rumah ini kami salurkan agar para penerima manfaat bisa memiliki tempat tinggal yang aman dan layak. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan memulihkan semangat para penerima,” ujar Suyadi. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Tulungagung akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk memastikan dana zakat, infak, dan sedekah tersalurkan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang berada dalam kondisi darurat dan membutuhkan.
BERITA29/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Serahkan Bantuan Logistik Korban Banjir Sumatera melalui BAZNAS Jatim
BAZNAS Tulungagung Serahkan Bantuan Logistik Korban Banjir Sumatera melalui BAZNAS Jatim
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa beras serta pakaian baru dan pakaian bekas layak pakai kepada korban banjir di wilayah Sumatra. Bantuan tersebut diserahkan kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur untuk selanjutnya dikirim ke BAZNAS RI sebelum didistribusikan ke daerah terdampak bencana di Sumatra. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Rabu, 24 Desember 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Bantuan yang disalurkan berupa beras serta pakaian yang telah melalui proses seleksi, sehingga dipastikan bersih, layak, dan siap digunakan oleh para korban bencana. Seluruh bantuan barang tersebut merupakan hasil kepedulian masyarakat Kabupaten Tulungagung terhadap saudara sebangsa yang terdampak musibah banjir. Bantuan diserahkan langsung oleh staf Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Ari Khotmil Mubarak, S.E. Ari menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini menjadi wujud nyata solidaritas masyarakat Tulungagung kepada para korban banjir di Sumatra. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas selama masa tanggap darurat. Banjir yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada awal bulan ini mengakibatkan ribuan rumah terendam, kerusakan infrastruktur, serta memaksa banyak warga mengungsi. Melalui koordinasi berjenjang, BAZNAS Provinsi Jawa Timur akan mengirimkan bantuan ke BAZNAS RI agar pendistribusian ke wilayah terdampak dapat dilakukan secara terpusat dan tepat sasaran. Di akhir kegiatan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para korban banjir dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan secara normal. Apresiasi juga disampaikan kepada para relawan dan petugas yang terus bekerja membantu proses penanganan bencana di lapangan. Saat ini, tim BAZNAS Kabupaten Tulungagung masih membuka donasi berupa uang untuk mendukung penanganan dan pemulihan korban banjir di Sumatra. Donasi dapat disalurkan melalui Rekening BRI 011001030166530 a.n. BAZNAS Tulungagung I*Gunakan kode 025 pada nominal sedekah, misalnya Rp10.025,-. sebagai penanda donasi kemanusiaan Donasi diterima hingga 31 Desember 2025 pukul 12.00 WIB.
BERITA29/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Bersama TP PKK Salurkan Bantuan Biaya Hidup Fakir Miskin Sebatangkara
BAZNAS Tulungagung Bersama TP PKK Salurkan Bantuan Biaya Hidup Fakir Miskin Sebatangkara
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan biaya hidup bagi fakir miskin sebatangkara bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung, Ny. Endang Gatut Sunu Wibowo, pada Selasa (23/12/25). Penyaluran bantuan dilaksanakan di tiga titik lokasi, yakni di kawasan Desa Karangrejo dan Desa Pucungkidul, Kecamatan Boyolangu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendistribusian zakat untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik yang hidup sebatangkara dan tidak memiliki penghasilan tetap. Kegiatan penyaluran turut diikuti oleh Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Tulungagung, Ny. Yuyun Ahmad Baharudin, jajaran Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Camat Boyolangu, serta kepala desa setempat. Bantuan biaya hidup diserahkan kepada tiga penerima manfaat, yakni Wianto, Gianto, dan Rumi. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp900.000,- yang disalurkan setiap tiga bulan sekali dan akan diberikan secara berkelanjutan sepanjang hidup penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa penyaluran bantuan biaya hidup ini merupakan wujud kepedulian bersama dari masyarakat Tulungagung. “Bantuan ini bukan semata bantuan finansial, tetapi juga bentuk perhatian dan kepedulian masyarakat bagi mereka yang hidup sendirian dan dalam keterbatasan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan kepada BAZNAS, kami berupaya memastikan para fakir miskin sebatangkara tetap mendapatkan dukungan untuk menjalani kehidupan yang lebih layak,” ujarnya. Suyadi menambahkan bahwa penyaluran bantuan biaya hidup kali ini dilakukan secara simbolis. Ia menjelaskan, di wilayah Kecamatan Boyolangu sebenarnya terdapat delapan penerima manfaat program fakir miskin sebatangkara. “Pada kesempatan ini, penyaluran kami laksanakan secara simbolis kepada tiga penerima manfaat, sementara penerima lainnya tetap menerima bantuan sesuai ketentuan program,” tambahnya. Program bantuan biaya hidup ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan berkelanjutan, khususnya lansia dan warga tanpa keluarga yang menopang kehidupan sehari-hari. Salah satu penerima manfaat, Mbah Rumi, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS dan para pihak yang telah peduli. “Terima kasih banyak, bantuan ini sangat berarti bagi saya. Semoga semuanya diparingi sehat dan lancar rezeki,” ucapnya dengan haru. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tulungagung berharap sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dapat terus diperkuat, terutama dalam meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah. Dengan penghimpunan yang semakin optimal, jangkauan program bantuan diharapkan semakin luas sehingga lebih banyak masyarakat Tulungagung yang terbantu, hingga menuju terwujudnya Tulungagung yang makmur dan sejahtera.
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Kolaborasi Lintas Lembaga, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Ratusan Juta dalam Kegiatan Penyerahan Dokumen Sidang Itsbat Nikah Terpadu
Kolaborasi Lintas Lembaga, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Ratusan Juta dalam Kegiatan Penyerahan Dokumen Sidang Itsbat Nikah Terpadu
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Pengadilan Agama, serta Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan penyerahan dokumen hasil sidang itsbat nikah terpadu sekaligus penyaluran bantuan modal usaha. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (22/12/25). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., jajaran Forkopimda, pimpinan instansi terkait, serta para penerima manfaat. Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Tulungagung turut mengiringi pasangan pengantin dalam prosesi simbolis dan secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tulungagung mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang merupakan wujud kolaborasi antar lembaga, yakni Dukcapil, Pengadilan Agama, Kementerian Agama, dan BAZNAS Tulungagung. Ia menegaskan bahwa sinergi ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. “Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kepastian hukum dan tertib administrasi kependudukan. Masyarakat yang selama ini mengalami kendala administratif dalam pencatatan perkawinan diharapkan dapat memperoleh kepastian hukum serta dokumen kependudukan yang sah,” ujar H. Ahmad Baharudin. Lebih lanjut, ia berharap dengan terpenuhinya dokumen kependudukan yang legal, masyarakat dapat memperoleh akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program serta visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tulungagung, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi masyarakat. “BAZNAS turut ambil bagian dalam kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah daerah melalui pemberian bantuan modal usaha, agar masyarakat dapat lebih mandiri dan produktif secara ekonomi,” ungkapnya. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam membantu warga, terutama masyarakat yang berada di wilayah pedesaan atau yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan hukum dan administrasi kependudukan. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan modal usaha kepada 12 pasangan pengantin, masing-masing sebesar Rp1.500.000,-. Selain itu, bantuan modal usaha juga diberikan kepada 53 penerima manfaat lainnya dengan nominal yang sama. Tidak hanya di bidang ekonomi, BAZNAS Tulungagung juga menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa bagi pelajar. Sebanyak 75 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) menerima bantuan masing-masing Rp250.000,-, serta 82 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) menerima bantuan sebesar Rp300.000,- per penerima manfaat. Bantuan pendidikan ini diserahkan secara simbolis kepada 7 orang perwakilan. Secara keseluruhan, total penyaluran bantuan yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan ini mencapai Rp140.850.000,-, sebagai bentuk komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Tulungagung.
BERITA22/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Sentuhan Pembiayaan BAZNAS Dorong Hidayah Bakery Tumbuh Lebih Produktif
Sentuhan Pembiayaan BAZNAS Dorong Hidayah Bakery Tumbuh Lebih Produktif
Tulungagung - Berawal dari usaha rumahan pada tahun 2021, Hidayah Bakery kini tumbuh menjadi salah satu produsen roti dan kue yang semakin dikenal di wilayah Rejotangan dan sekitarnya. Sang pemilik, Agus Hidayat (31), memulai bisnis ini dengan modal sederhana dan tekad kuat. Usaha yang berlokasi di Desa Panjerejo, Jalan Demuk Rejotangan ini kini telah memiliki tiga titik penjualan, termasuk outlet di Aryojeding dan Karangtalun, Kalidawir. Hidayah Bakery menjual berbagai produk roti manis, donat, hingga cake yang diproduksi setiap hari dari pukul 08.00 hingga 20.00. Dengan pemasaran yang mulai merambah media sosial seperti TikTok “Hidayah Bakery” dan Facebook “Hidayat Bakery”, omzet bulanan usaha ini kini mencapai sekitar Rp12 juta, dengan laba bersih sekitar 30 persen. Namun perjalanan bisnis ini tidak selalu mulus. Agus mengakui bahwa ia masih menghadapi tantangan dalam menjalankan usaha. “Kalau pesanan sepi, bingung muter modal. Kalau lagi rame, kewalahan dalam produksi,” ungkapnya. Meski begitu, Agus tetap berpegang pada prinsip jujur, tekun, dan merawat pelanggan agar tetap setia. Strategi pengembangan usaha pun terus ia siapkan, mulai dari menambah outlet, memperluas jaringan, memperkuat pemasaran, hingga menjaga kualitas produk. Pada akhir November 2024, Agus mendapatkan pembiayaan tahap pertama dari BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Tulungagung sebesar Rp1,4 juta yang digunakan untuk membeli bahan baku. Melihat perkembangan usaha yang terus meningkat, kini ia kembali mengajukan pembiayaan tahap kedua sebesar Rp3 juta untuk kebutuhan bahan baku tambahan. Saat ini, Hidayah Bakery juga menjadi langganan vendor MBG dengan rata-rata pemesanan empat kali dalam sebulan. Dalam kunjungan pendampingan terbaru, tim BAZNAS Microfinance turut memberikan edukasi mengenai pencatatan keuangan sederhana agar Agus dapat mengelola keuangan usaha secara lebih teratur, terlebih kini ia sudah mempekerjakan karyawan dan kapasitas produksi semakin banyak. Ke depan, Agus berharap dapat menambah cabang baru dan menjadikan Hidayah Bakery sebagai usaha yang semakin berkembang di Tulungagung. Dengan konsistensi dan dukungan pembiayaan yang tepat sasaran, Hidayah Bakery menjadi bukti bahwa usaha kecil dapat tumbuh besar ketika dijalankan dengan ketekunan dan strategi yang matang.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Aksi Kemanusiaan Terus Mengalir, Madrasah Diniyah Tarbiyyatul Ulum Serut Salurkan Donasi Bencana Sematera Melalui BAZNAS
Aksi Kemanusiaan Terus Mengalir, Madrasah Diniyah Tarbiyyatul Ulum Serut Salurkan Donasi Bencana Sematera Melalui BAZNAS
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menerima donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera dari Madrasah Diniyah Tarbiyyatul Ulum Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, pada Kamis (18/12/2025). Donasi sebesar Rp 3.464.000,- diserahkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara di Sumatera yang terdampak bencana. Bantuan diterima langsung oleh Kepala Bagian Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Tika Nifatul Chusna, M.Pd., di kantor BAZNAS Tulungagung. BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Madrasah Diniyah Tarbiyyatul Ulum dalam menyalurkan donasi kemanusiaan melalui BAZNAS. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Madrasah Diniyah Tarbiyyatul Ulum Desa Serut atas kepercayaan dan kepeduliannya. Amanah donasi ini akan kami salurkan secara tepat sasaran kepada para korban bencana di Sumatera,” ujar Tika Nifatul Chusna. Ia menambahkan bahwa dukungan dari lembaga pendidikan keagamaan menjadi bukti nyata tumbuhnya semangat kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini. BAZNAS Tulungagung berkomitmen untuk terus menjaga amanah para donatur serta memastikan bantuan tersalurkan secara transparan dan akuntabel. Melalui sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap upaya kemanusiaan ini dapat meringankan beban para korban serta mempercepat proses pemulihan pascabencana. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera. Donasi dapat disalurkan melalui: Rekening BRI 011001030166530 a.n. BAZNAS Tulungagung I. Gunakan kode 025 dalam nominal sedekah, misalnya Rp10.025,-, sebagai penanda donasi kemanusiaan. Setiap donasi yang diberikan, sekecil apa pun, sangat berarti bagi mereka yang sedang dalam kesulitan.
BERITA18/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Solidaritas untuk Sumatera, PSHT Tulungagung Serahkan Donasi Kemanusiaan melalui BAZNAS
Solidaritas untuk Sumatera, PSHT Tulungagung Serahkan Donasi Kemanusiaan melalui BAZNAS
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menerima donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tulungagung Pusat Madiun. Penyerahan donasi dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung pada Selasa siang (16/12/25). Donasi yang disalurkan berupa bantuan barang kebutuhan dasar yang terdiri dari pakaian baju, celana, mukena, sarung, celana dalam, jaket, lampu solar cell, dan berbagai perlengkapan lainnya. Seluruh pakaian yang didonasikan merupakan pakaian baru dan pakaian bekas layak pakai yang telah diseleksi dan siap digunakan oleh para korban bencana. Total nilai donasi tersebut mencapai Rp82.679.000,-. Donasi diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh PSHT Cabang Tulungagung Pusat Madiun kepada saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Tulungagung Pusat Madiun atas kepedulian dan solidaritasnya. Donasi ini sangat berarti bagi para korban bencana di Sumatera dan insyaallah akan segera kami salurkan kepada mereka,” ujar Suyadi. Sementara itu, salah satu perwakilan PSHT Cabang Tulungagung Pusat Madiun yang menyerahkan donasi menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Tulungagung atas kerja sama dan kesediaannya dalam menerima serta menyalurkan bantuan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah memfasilitasi dan bersedia menyalurkan donasi dari kami. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Sumatera,” tuturnya. Sebagai penutup, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat kemanusiaan dengan membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Donasi untuk korban bencana Sumatera dapat disalurkan melalui: Rekening BRI 011001030166530 a.n. BAZNAS Tulungagung I. Gunakan kode 025 dalam nominal sedekah, misalnya Rp10.025,-, sebagai penanda donasi kemanusiaan. Setiap bantuan yang diberikan, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Terima Donasi Peduli Bencana Sumatera dari Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an
BAZNAS Tulungagung Terima Donasi Peduli Bencana Sumatera dari Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menerima donasi kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sumatera dari Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an Tulungagung. Penyerahan donasi tersebut dilaksanakan pada Selasa (16/12/25) di lingkungan yayasan. Donasi sebesar Rp3.011.000,- diserahkan langsung oleh salah satu guru Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an Tulungagung dan diterima oleh Kepala Bagian Penghimpunan bersama staf Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian lembaga pendidikan terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera. Kepala Bagian Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Tika Nifatul Chusna, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak yayasan. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an atas kepercayaan dan kepeduliannya. Amanah ini akan kami salurkan kepada para korban bencana di Sumatera secara tepat dan bertanggung jawab,” ujarnya. Sementara itu, salah satu guru Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an Tulungagung yang menyerahkan donasi menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Tulungagung. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah menerima dan bersedia menyalurkan donasi dari lembaga kami. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tuturnya. BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus mengajak masyarakat, lembaga, dan seluruh elemen untuk bersama-sama menebar kepedulian dan solidaritas kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana. Tak harus dengan nominal yang besar, bahkan donasi kecil sangat berarti untuk mereka yang dalam kesulitan. Semoga kepedulian masyarakat Tulungagung dapat menjadi semangat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Terima Kunjungan Kerja dan Studi Referensi BAZNAS Kabupaten Mojokerto
BAZNAS Tulungagung Terima Kunjungan Kerja dan Studi Referensi BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menjadi rujukan BAZNAS daerah lain. Pada Minggu pagi (14/12/25), BAZNAS Tulungagung menerima kunjungan kerja dan studi referensi dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Kunjungan ini diikuti sebanyak 45 orang yang terdiri dari jajaran Pimpinan dan Staff BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Asisten I Bidang Pemerintahan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), perwakilan Dinas Kesehatan, serta para relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari sistem penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), program-program unggulan BAZNAS Tulungagung, serta strategi pengembangan UMKM binaan, khususnya melalui program Car Free Day (CFD) Tulungagung Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., menyambut hangat kedatangan rombongan dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto. “Kami sangat menyambut baik kunjungan kerja dan studi referensi dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Semoga silaturahmi dan sharing program ini dapat memberikan manfaat serta memperkuat sinergi antarlembaga BAZNAS,” ungkapnya. Dukungan penuh terhadap keberadaan dan peran BAZNAS juga disampaikan oleh Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, H. M. Makrus Manan, S.P., M.M. Menurutnya, program-program BAZNAS telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah. “Program-program dari BAZNAS sangat membantu kami di pemerintahan. Kami di Kesra ditugasi langsung oleh Bupati untuk membina BAZNAS, mendukung, membantu, serta menyinkronkan program BAZNAS dengan program pemerintah daerah,” jelasnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa fokus utama kunjungan ini adalah penguatan kapasitas relawan. “Kehadiran kami ke BAZNAS Tulungagung tak lain untuk memperkuat relawan. Relawan adalah ujung tombak pergerakan BAZNAS. Kami berharap para relawan ini mendapatkan ilmu dan pengalaman yang bermanfaat disini,” ungkapnya. Zamroni Ahmad juga mengaku terkesan dengan keberhasilan BAZNAS Tulungagung dalam mengembangkan UMKM binaan. “Kami sudah melihat langsung bagaimana pengembangan UMKM yang dilakukan BAZNAS Tulungagung. Ke depan, kami berharap bisa memiliki wilayah binaan sendiri untuk mengembangkan UMKM di Mojokerto,” tambahnya. Ia juga menyinggung antusiasme masyarakat pada CFD Besuki Tulungagung. “Kemarin kami menghadiri launching CFD di Besuki, luar biasa ramai. Terdapat 115 UMKM binaan BAZNAS Tulungagung. Perputaran ekonominya sungguh luar biasa,” tuturnya. Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Abdul Wachid, S.IP., memaparkan dampak ekonomi signifikan dari program CFD. “Setiap minggu, perputaran uang di CFD Besuki bisa mencapai 80 juta rupiah. Sedangkan di CFD Alun-Alun Tulungagung bisa mencapai 250 juta rupiah, bahkan hingga 350 juta rupiah tergantung event yang diselenggarakan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa BAZNAS Tulungagung tidak hanya menghadirkan ruang usaha, tetapi juga memberikan penguatan modal kepada para UMKM binaan. “Kami memberikan bantuan modal usaha, bantuan tenda dan meja portabel. Selain itu, kami memiliki program BAZNAS Microfinance Desa (BMD), di mana para pedagang bisa memperoleh pinjaman modal tanpa bunga dan tanpa agunan,” pungkasnya. Melalui kunjungan kerja dan studi referensi ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antar-BAZNAS daerah dalam meningkatkan penghimpunan ZIS, memperkuat relawan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir di Sumatra
BAZNAS Tulungagung Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir di Sumatra
Tulungagung - Hujan deras yang terus mengguyur sejumlah wilayah di Sumatra menyebabkan banjir meluas dan merendam permukiman warga. Air yang naik dengan cepat memaksa banyak keluarga mengungsi, meninggalkan rumah, harta benda, dan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini membuat para korban membutuhkan bantuan segera untuk bertahan di tengah keterbatasan. Menanggapi situasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak masyarakat untuk turut hadir membantu para korban banjir. Mari, di tengah kenyamanan yang kita rasakan hari ini, kita sisihkan sejenak waktu untuk mengetuk pintu langit. Panjatkan doa terbaik untuk keselamatan, ketabahan, serta pemulihan bagi seluruh masyarakat Sumatera yang terdampak. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan bahwa kepedulian masyarakat sangat berarti bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit. “Saat saudara kita kehilangan tempat tinggal dan rasa aman, kehadiran kita melalui bantuan dan doa menjadi penguat bagi mereka,” ujarnya. Melalui gerakan kepedulian ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak masyarakat luas untuk berbagi rezeki dan empati. Saatnya kita hadir meski dari kejauhan, membantu mereka bangkit kembali. Salurkan donasi terbaik Anda melalui BAZNAS Tulungagung sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita yang sedang dirundung duka. Rekening BRI 011001030166530 a.n. Baznas Tulungagung I *Gunakan kode 025 dalam nominal sedekah, contoh: Rp 10.025,- Saatnya Peduli, Saatnya Berbagi untuk Sesama Semoga setiap rupiah yang kita niatkan menjadi cahaya harapan bagi mereka yang sedang berjuang memulihkan kehidupan. Bersama BAZNAS Kabupaten Tulungagung, mari kita ringankan beban mereka.#prayforsumatera #donasikorbanbencanasumatera
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Lakukan Studi Referensi ke BAZNAS Kota Surabaya untuk Perkuat Kapasitas SDM dan Pengelolaan ZIS
BAZNAS Tulungagung Lakukan Studi Referensi ke BAZNAS Kota Surabaya untuk Perkuat Kapasitas SDM dan Pengelolaan ZIS
Surabaya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melaksanakan kunjungan kerja studi referensi ke BAZNAS Kota Surabaya sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Tulungagung. (10/12/25) Kunjungan ini turut diikuti oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) beserta dua staf, serta dua perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung bidang Zawa. Studi referensi ini dimaksudkan sebagai sarana pembelajaran dan pertukaran pengalaman, khususnya dalam penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kapasitas amil, serta strategi optimalisasi penghimpunan dan pendayagunaan ZIS yang telah berjalan baik di Kota Surabaya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tulungagung berharap dapat mengadopsi praktik-praktik terbaik yang relevan untuk diterapkan di daerah. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta keterbukaan BAZNAS Kota Surabaya dalam berbagi pengalaman. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kota Surabaya atas diterimanya studi referensi dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk belajar dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di daerah,” ujar Suyadi. Lebih lanjut, Suyadi menegaskan bahwa pihaknya ingin mendalami strategi optimalisasi penghimpunan ZIS yang telah diterapkan di Kota Surabaya. “Kami ingin belajar secara langsung bagaimana BAZNAS Kota Surabaya mampu mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dengan dukungan kuat dari berbagai pihak, sehingga dapat menjadi referensi bagi penguatan program di Tulungagung,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST., MM., menjelaskan bahwa keberhasilan penghimpunan ZIS di Kota Surabaya tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kota Surabaya. “Di Kota Surabaya, penghimpunan zakat sangat didukung oleh Wali Kota. Kami tidak memiliki Peraturan Bupati atau Peraturan Wali Kota khusus, melainkan cukup melalui surat edaran yang secara efektif mendorong optimalisasi penghimpunan zakat,” jelas Hamzah. Hamzah menambahkan bahwa skema pemotongan gaji ASN menjadi tulang punggung utama penghimpunan ZIS di Kota Surabaya. “Penghimpunan kami hampir sepenuhnya bersumber dari para ASN melalui mekanisme potong gaji. Bahkan, dalam satu bulan jarang sekali ada muzakki yang datang langsung membayar zakat ke kantor BAZNAS kami. Meski demikian, kami mampu menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah hingga Rp45 miliar dalam satu tahun,” ungkapnya. Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya menyampaikan bahwa keberadaan BAZNAS sangat membantu pemerintah kota dalam memperkuat program kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi kunci penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial diwilayahnya. Melalui kunjungan kerja ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap terjalin sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat antarlembaga, sekaligus menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Terima Donasi Kemanusiaan dari SD Zumrotus Salamah untuk Korban Bencana Sumatera
BAZNAS Tulungagung Terima Donasi Kemanusiaan dari SD Zumrotus Salamah untuk Korban Bencana Sumatera
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menerima amanah kebaikan dari masyarakat. Pada Selasa (9/12/2025), SD Zumrotus Salamah, Tawangsari, Kedungwaru menyerahkan donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera. Penyerahan berlangsung di Kantor BAZNAS Tulungagung dan diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah beserta perwakilan siswa-siswi SD Zumrotus Salamah. Donasi dengan total senilai Rp 4.400.000,- tersebut diterima oleh Wakil Ketua Bidang Pendistibusian dan Pendayagunaan BAZNAS Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP. Pihak sekolah menyampaikan bahwa mereka mempercayakan bantuan ini kepada BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah yang kredibel dan amanah dalam penyaluran dana kemanusiaan. Ke depan, donasi ini akan diteruskan ke BAZNAS Provinsi Jawa Timur, kemudian dilanjutkan ke BAZNAS Pusat, sebelum akhirnya disalurkan kepada para korban bencana di wilayah Pulau Sumatera. Abdul Wachid menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan pihak sekolah. “Kami sangat berterima kasih kepada keluarga besar SD Zumrotus Salamah. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Setiap rupiah dari para donatur adalah harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya. BAZNAS Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam aksi kemanusiaan ini. Tak harus besar, bahkan donasi kecil pun sangat berarti bagi mereka yang sedang menghadapi ujian berat akibat bencana. Semoga kepedulian masyarakat Tulungagung dapat menjadi penguat bagi saudara-saudara kita di Sumatera.
BERITA09/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Bersama Mbah Pucung Salurkan Bantuan Biaya Hidup untuk Empat Lansia Fakir Miskin di Ngantru
BAZNAS Tulungagung Bersama Mbah Pucung Salurkan Bantuan Biaya Hidup untuk Empat Lansia Fakir Miskin di Ngantru
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepedulian terhadap warga yang hidup dalam keterbatasan. Bersama dengan Imam Sopingi atau sosok yang dikenal luas dengan sebutan Mbah Pucung (Kepala Desa Pucung Lor), BAZNAS Tulungagung menyalurkan bantuan biaya hidup kepada empat lansia fakir miskin sebatang kara. (4/12/25) Empat penerima manfaat tersebut terdiri dari dua warga Desa Pakel dan dua warga Desa Pucung Lor, kecamatan Ngantru. Penyaluran berlangsung dan diserahkan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M, di Balai Desa Pucung Lor untuk dua warga Desa Pakel, Kecamatan Ngantru. Sementara itu, dua penerima manfaat dari Desa Pucung Lor mendapat penyaluran secara langsung di rumah masing-masing, didampingi oleh Mbah Pucung. Setiap penerima mendapat bantuan berupa uang tunai sebesar Rp900.000,- yang disalurkan setiap tiga bulan sekali sepanjang hidup penerima, sebagai bentuk dukungan berkelanjutan bagi para lansia yang tidak memiliki keluarga dan tinggal dalam kondisi serba terbatas. Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian untuk menjamin kehidupan dasar masyarakat yang rentan. “Bantuan biaya hidup ini kami salurkan sebagai bentuk kehadiran masyarakat melalui BAZNAS untuk memastikan para lansia fakir miskin tetap bisa memenuhi kebutuhan dasarnya. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka serta memberi ketenangan dalam menjalani hari-hari,” ujarnya. Sementara itu, Mbah Pucung menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada BAZNAS Tulungagung atas bantuan yang diberikan kepada warganya BAZNAS Tulungagung berharap bantuan ini dapat menjadi penguat bagi para penerima manfaat untuk menjalani hidup dengan lebih layak dan tenang. Selain itu, BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, agar semakin banyak saudara yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi 10 Juta Secara Simbolis di Desa Pucung Lor
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi 10 Juta Secara Simbolis di Desa Pucung Lor
Tulungagung - Upaya peningkatan sanitasi layak bagi masyarakat terus dilakukan BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Pada Kamis (4/12/25), lembaga ini menyalurkan bantuan sanitasi kepada warga Desa Pucung Lor, Kecamatan Ngantru, dalam acara yang digelar di Balai Desa setempat. Bantuan berupa uang tunai senilai Rp10.000.000,- diberikan kepada 5 penerima manfaat, masing-masing menerima Rp2.000.000,-. Para penerima manfaat merupakan warga desa Pucung Lor; Muhammad Miftahul Huda, Miskam, Zumar, Markani, dan Bero. Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., didampingi oleh Kepala Desa Pucung Lor, Imam Sopingi atau yang akrab disapa Mbah Pucung. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Tulungagung menyampaikan bahwa bantuan sanitasi ini diberikan untuk mendukung terciptanya lingkungan sehat di masyarakat. “Seluruh bantuan sudah kami salurkan kepada para penerima, dan Alhamdulillah kini telah terbangun fasilitas WC yang lebih layak dan sehat. Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga memiliki akses sanitasi yang memadai,” ungkap Suyadi. Ia menambahkan bahwa fasilitas sanitasi yang baik merupakan pondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan keluarga yang lebih sehat. “Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat, sekaligus mendorong kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” imbuhnya. Kepala Desa Pucung Lor, Mbah Pucung, menyampaikan apresiasinya atas hadirnya bantuan ini, yang dinilai sangat membantu warga yang sebelumnya belum memiliki sarana sanitasi memadai. BAZNAS berharap agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih sehat dan layak huni.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif Tulungagung Tahun 2025 oleh AJT
BAZNAS Tulungagung Dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif Tulungagung Tahun 2025 oleh AJT
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menorehkan prestasi membanggakan. Lembaga ini dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif Tulungagung Tahun 2025 oleh Aliansi Jurnalis Tulungagung (AJT) dalam Malam Penganugerahan yang menjadi puncak perayaan HUT ke-20 AJT bertema “Menjaga Nurani, Merajut Sinergi.” Acara bergengsi tersebut digelar di Gedung Barata Convention Tulungagung pada Senin (1/12/25) dan turut dihadiri oleh Bupati Tulungagung beserta jajaran Forkopimda. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensi BAZNAS Tulungagung dalam menjalankan program unggulan “Satu Keluarga Satu Sarjana” (SKSS) yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Ketua AJT, Catur Santoso, melalui Sunari selaku Ketua Bidang Multimedia dan IT, menyampaikan bahwa BAZNAS Tulungagung layak mendapat penghargaan tersebut karena telah membuktikan komitmennya dalam pemberdayaan umat melalui pendidikan. “Program SKSS adalah wujud nyata pemanfaatan dana zakat untuk pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. BAZNAS Tulungagung memberikan harapan kepada keluarga kurang mampu agar minimal satu anak mereka dapat mengenyam pendidikan tinggi dan meraih gelar sarjana,” jelas Sunari. Program Beasiswa SKSS menyasar mahasiswa dari keluarga fakir atau miskin di Tulungagung yang belum memiliki anggota keluarga lulusan S1 dalam satu Kartu Keluarga. Melalui program ini, BAZNAS memberikan subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) Rp2.000.000 per semester selama delapan semester, serta berbagai fasilitas pengembangan diri bersama mentor. Tujuannya agar para penerima beasiswa dapat tumbuh menjadi pelopor pemberdayaan di lingkungan masing-masing. Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk kepercayaan publik terhadap kinerja BAZNAS, khususnya dalam sektor pendidikan. Ia mengungkapkan bahwa hingga tahun 2025, program SKSS telah berhasil meluluskan 100 mahasiswa binaan, sementara 80 mahasiswa lainnya masih aktif menempuh perkuliahan. “Saat ini terdapat 80 mahasiswa binaan yang tersebar di berbagai kampus di Tulungagung, seperti UIN Satu Tulungagung, Universitas Tulungagung, Universitas Bhinneka PGRI, STAI Diponegoro, dan STAI Muhammadiyah Tulungagung. Ini menjadi bukti bahwa dana zakat benar-benar mampu membuka jalan perubahan bagi generasi muda,” ungkap Suyadi. Ia menambahkan bahwa BAZNAS Tulungagung akan terus berkomitmen memperluas kebermanfaatan di berbagai bidang termasuk pendidikan, demi terwujudnya masyarakat Tulungagung yang lebih berdaya dan sejahtera. Di akhir kesempatan, Sunari juga menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya pengakuan terhadap keberhasilan program SKSS, tetapi juga terhadap peran strategis BAZNAS dalam memperkuat fondasi sosial masyarakat. “Secara keseluruhan, penghargaan ini merupakan pengakuan atas dedikasi BAZNAS dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi melalui instrumen zakat, infak, dan sedekah, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat,” tutupnya.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.

Lihat Daftar Rekening →