WhatsApp Icon
Soroti Kisah Haru Penerima Zakat, BAZNAS Tulungagung Pamerkan Buku Cahaya Zakat di Santrifest 2026

Tulungagung - Suasana kemeriahan Santrifest 2026 di halaman Kantor Pemkab Tulungagung pada Jumat–Sabtu (16–17/10/2026) menyajikan momen hangat yang menyentuh nurani. Di tengah riuk pikuk festival, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung memamerkan sebuah karya literasi penuh kepedulian berjudul "Cahaya Zakat: Kisah Inspiratif Mustahik".

Buku ini bukan sekadar lembaran kertas berisi laporan kegiatan, melainkan cerminan kasih sayang dan bukti nyata bahwa setitik zakat mampu mengukir kembali senyuman serta membawa secercah harapan bagi mereka yang tersisih.

Lahir dari tangan-tangan muda mahasiswa penerima program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) binaan BAZNAS Tulungagung, buku ini ditulis dengan ketulusan tinggi. Para mahasiswa turun langsung menyelami kehidupan, meresapi setiap denyut perjuangan, dan merangkai kisah haru dari 12 lansia sebatang kara penerima program bantuan biaya hidup sepanjang hayat. Di saat usia senja mereka dihampiri kesunyian, kehadiran dana zakat hadir bak pelita yang menghangatkan jiwa.

Karya yang sarat akan nilai kemanusiaan ini pun mengetuk hati dan menuai apresiasi mendalam dari jajaran pemerintah daerah serta para tokoh lintas organisasi keagamaan di Kabupaten Tulungagung, diantaranya: Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. Mulyanto, S.ST., M.M., Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Tulungagung Makrus Manan, S.P., M.M., Rektor UIN SATU Tulungagung Prof. Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I., Ketua PCNU Tulungagung Dr. KH. Bagus Ahmadi, M.Sy., M.Pd.I., Rois Syuriah PCNU Tulungagung KH. Muhson Hamdani, M.Sy., hingga perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulungagung Drs. H. M. Hanik Karoroh, M.Ag.

Melalui momen Santrifest 2026 yang diinisiasi oleh Pemkab Tulungagung ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung tidak hanya menghadirkan pameran buku "Cahaya Zakat", tetapi juga terus membuka ruang kebaikan lewat stan layanan konsultasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta stan produk UMKM binaan.

Kehadiran karya ini menjadi pengingat lembut bagi kita semua: bahwa di balik setiap zakat yang ditunaikan, ada kehidupan lansia yang kembali bermakna.

19/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Pajang Z-Coffee di Santrifest 2026, BAZNAS Tulungagung Unjuk Keberhasilan Pemberdayaan Ekonomi Mustahik

Tulungagung - Memanfaatkan momen peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung membuka stan khusus Z-Coffee dalam gelaran Santrifest 2026 di halaman Kantor Pemkab Tulungagung, Jumat–Sabtu (16–17/10/2026). 

Z-Coffee merupakan program pemberdayaan ekonomi yang dikembangkan oleh BAZNAS Tulungagung untuk mendampingi para penerima manfaat (mustahik) agar mampu mandiri secara finansial. Melalui program ini, BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha berupa peralatan usaha, modal kerja, serta pembekalan skill pengolahan kopi berkualitas.

Panitia BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam Santrifest 2026, Ahmad Asrofi, menjelaskan bahwa keikutsertaan Z-Coffee dalam Santrifest 2026 juga menjadi upaya BAZNAS untuk memperkenalkan hasil pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa dana zakat dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan.

“Melalui stan Z-Coffee ini, kami ingin menunjukkan bahwa zakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak mustahik, tetapi juga dapat menjadi sarana pemberdayaan ekonomi. Kami berharap masyarakat semakin mengenal produk Z-Coffee, sementara para mustahik memperoleh pengalaman dalam memasarkan produk, memperluas jangkauan konsumen, dan membangun usaha yang lebih berkembang,” pungkasnya.

Z-Coffee tidak hanya hadir dalam kegiatan atau acara tertentu seperti Santrifest 2026. Masyarakat juga dapat menikmati sajian kopi Z-Coffee setiap hari di halaman Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung, mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB. Selain itu, Z-Coffee turut hadir menyapa masyarakat melalui kegiatan Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Tulungagung setiap pekan.

Kehadiran Z-Coffee di berbagai lokasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran produk sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendukung usaha para mustahik melalui pembelian produk yang ditawarkan.

Selain memanjakan para penikmat kopi yang berkunjung ke Santrifest 2026, BAZNAS Tulungagung juga menyediakan stan layanan konsultasi ZIS. Langkah ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pembayaran ZIS serta menunjukkan secara nyata bagaimana dana yang disalurkan dapat memutar roda perekonomian masyarakat.

19/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Tingkatkan Literasi Masyarakat, BAZNAS Tulungagung Buka Layanan Konsultasi ZIS di Santrifest 2026

Tulungagung - Guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban keagamaan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung membuka layanan konsultasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dalam gelaran Santrifest 2026 di halaman Kantor Pemkab Tulungagung, Jumat–Sabtu (16–17/10/2026).

Layanan publik ini diinisiasi langsung oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung sebagai langkah nyata untuk mendorong literasi ZIS di tengah masyarakat yang dinilai masih memerlukan edukasi lebih luas mengenai tata cara dan penyaluran zakat secara tepat.

Panitia BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam Santrifest 2026, Ahmad Ghilman Muftar Faizin, menyampaikan bahwa stan konsultasi ZIS ini menjadi wadah interaktif bagi warga yang ingin berkonsultasi maupun menunaikan ZIS secara langsung.

"Pembukaan stan layanan konsultasi zakat, infak, dan sedekah ini diharapkan mampu meningkatkan minat serta literasi masyarakat dalam melaksanakan ZIS. Kami menyadari masih banyak warga yang belum mengetahui secara detail tata cara perhitungan dan pembayaran ZIS, sehingga momen Santrifest ini kami manfaatkan secara optimal untuk mengedukasi masyarakat," ungkap Ahmad Ghilman Muftar Faizin.

Selain memfokuskan pada kemudahan konsultasi ZIS, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga memanfaatkan ajang ini untuk mengenalkan hasil nyata pengelolaan dana ZIS melalui produk UMKM binaan, salah satunya Z Coffee. Kehadiran produk binaan ini menjadi bukti nyata bagaimana ZIS yang dikelola secara profesional mampu memberdayakan ekonomi para santri dan masyarakat lokal.

Kegiatan Santrifest 2026 sendiri digelar Pemerintah Kabupaten Tulungagung selama dua hari dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Selain Bazar UMKM, acara dimeriahkan dengan festival musik band, festival Sholawat, hingga peragaan busana fashion show Muslimat.

Mewakili Plt. Bupati Tulungagung, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ir. Mulyanto, S.ST., M.M., mengapresiasi kolaborasi dan peran aktif BAZNAS serta seluruh pihak yang terlibat.

"Santrifest bukan sekadar perayaan untuk memeriahkan Hari Santri Nasional, melainkan ruang bagi para santri untuk menunjukkan potensi, kreativitas, dan kemampuan mereka," ujar Ir. Mulyanto saat membacakan sambutan pembukaan.

19/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 Hasilkan 10 Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan

Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia sukses menggelar Rapat Koordinasi Nasional pada 13-15 Agustus 2026 di Jakarta, dengan menghasilkan sepuluh resolusi jihad zakat untuk memperkuat pengelolaan zakat yang amanah, terukur, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Resolusi tersebut dibacakan langsung oleh Pimpinan Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, M.A. dihadapan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., jajaran Pimpinan BAZNAS RI dan 1.300 perwakilan dari BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Indonesia, yang dirangkaikan dengan peluncuran buku Rencana Strategis BAZNAS 2026-2031.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menegaskan, resolusi dari Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 tersebut tidak boleh berhenti pada kesepakatan dan perumusan program. Seluruh hasil pembahasan, termasuk Resolusi Jihad Zakat untuk Kesejahteraan Bangsa, harus diterjemahkan menjadi langkah nyata di daerah.

Ia mengingatkan, sebagai lembaga pengelola dana umat, BAZNAS harus memastikan zakat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pendistribusian, pendayagunaan, dan pemberdayaan.

"Selama tiga hari, kita telah berkumpul, berdiskusi, menyampaikan berbagai pandangan, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan zakat nasional. Mari kita laksanakan Resolusi Jihad Zakat sebagai sebuah pendakian. Pendakian-pendakian kita untuk memberantas kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, memobilisasi zakat, infak, dan sedekah sebanyak-banyaknya, serta mendistribusikannya secara tepat waktu dan tepat jumlah," ujarnya, Kamis (15/10/2026).

Sodik menegaskan, semua komitmen, tekad, misi dan program resolusi ini, harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan khairu ummah, umat terbaik, yakni umat islam yang sejahtera dan mandiri secara ekonomi, sehingga bisa memberi rahmat dan manfaat bagi semua umat dan golongan di Indonesia, sehingga menjadi umat yang berpengaruh, bermartabat dan terhormat.

Sementara itu, Pimpinan Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, M.A. menegaskan resolusi yang dihasilkan dalam Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 meneguhkan Jihad Zakat sebagai ikhtiar bersama untuk memperkuat pengelolaan zakat yang amanah, terukur, kolaboratif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat

"Dengan semangat satu visi, satu arah, dan satu gerakan zakat nasional, kami menyatakan komitmen bersama untuk menjadikan zakat sebagai kekuatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan solidaritas kemanusiaan Indonesia," ujar Saidah.

Saidah menyampaikan, Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 menegaskan pentingnya kesatuan visi, penguatan kolaborasi, dan tata kelola yang akuntabel dalam menjadikan zakat sebagai instrumen pembangunan nasional.

"Komitmen bersama ini diharapkan mampu memperluas manfaat dana umat, mempercepat pengentasan kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari tingkat pusat hingga desa," ujarnya.

Adapun 10 resolusi Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 bahwa BAZNAS, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten dan Kota menyatakan komitmen bersama sebagai berikut:

1. Berkomitmen untuk mencapai angka pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya secara nasional menuju Rp70 triliun pada tahun 2027. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan regulasi di pusat dan daerah, literasi zakat sejak dini melalui Manasik Zakat, kerjasama dengan berbagai pihak, serta peningkatan kualitas SDM dan kelembagaan. Penguatan juga dilakukan melalui peningkatan layanan muzaki, digitalisasi dan inovasi kanal penghimpunan, peningkatan kepercayaan publik terhadap BAZNAS, serta perluasan basis pengumpulan melalui 8 sumber zakat berdasarkan Pasal 4 UU Nomor 23 Tahun 2011 dan pengembangan 23 sumber Dana Sosial Keagamaan Lainnya.

2. Berkomitmen untuk mengoptimalkan pendistribusian, pemberdayaan, dan pendayagunaan nasional yang menyasar kepada 48 juta jiwa mustahik dan penerima manfaat secara efektif, terukur, terintegrasi dan berdampak, dengan memastikan dana umat memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan mustahik dan masyarakat.

3. Berkomitmen untuk bersama pemerintah menargetkan pengentasan kemiskinan sebanyak 601 ribu mustahik atau 2,41 juta jiwa penerima manfaat di tahun 2027 melalui program pendistribusian, pemberdayaan, dan pendayagunaan zakat yang terukur, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kemandirian dan kesejahteraan.

4. Berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Daerah di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa, agar pengelolaan zakat menjadi bagian yang terhubung dengan agenda pembangunan daerah dan menjangkau masyarakat hingga tingkat paling dekat.

5. Berkomitmen untuk mengaktivasi seluruh UPZ Desa di Indonesia sebagai ujung tombak layanan zakat di tingkat komunitas, sehingga penghimpunan, pelayanan muzaki, pendataan mustahik, dan penyaluran dapat semakin dekat dengan masyarakat.

6. Berkomitmen untuk menjaga nama baik dan kepercayaan muzaki, Presiden, Pemerintah, dan masyarakat kepada BAZNAS dalam setiap mandat pengelolaan zakat, melalui tata kelola yang amanah, transparan, profesional, patuh regulasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

7. Berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan jaringan pengusaha dan kelompok profesi melalui semangat ajakan, kolaborasi, dan aksi, sehingga pelaku usaha dan kelompok profesi menjadi mitra strategis dalam memperluas pengumpulan serta menghadirkan program sosial ekonomi yang berdampak.

8. Berkomitmen mendukung penguatan kedudukan, kewenangan, dan kepastian hukum kelembagaan BAZNAS dalam regulasi pengelolaan zakat nasional. Memperkuat sinergi dengan Bappenas/Bappeda melalui pemanfaatan DTSEN sebagai acuan pengelolaan zakat serta menjadikan Indeks Zakat Nasional sebagai instrumen pengukuran kinerja di tingkat pusat dan daerah.

9. Berkomitmen untuk memperkuat koordinasi, kerja sama dengan Kejaksaan dan Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga kepatuhan, keamanan, dan integritas pengelolaan zakat, sehingga setiap dana umat dikelola secara amanah dan terlindungi dari penyalahgunaan.

10. Berkomitmen untuk melaksanakan respon cepat penanganan bencana alam, kemanusiaan, dan sosial baik pada skala lokal, nasional dan global melalui penggalangan dana dan aksi-aksi nyata dilapangan.

Sumber: BAZNAS RI

16/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung
Dirjen Kemendagri: Kolaborasi BAZNAS dan Pemda Bantu Percepat Pengentasan Kemiskinan

Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dinilai memiliki peran strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. Sinergi tersebut perlu didukung integrasi data, penyelarasan program, dan koordinasi lintas sektor agar penyaluran zakat serta bantuan pemerintah dapat saling melengkapi dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Ex-Officio BAZNAS RI sekaligus Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Agus Fatoni, dalam Zakat Strategic Talks yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Agus Fatoni menegaskan, BAZNAS dan pemerintah daerah perlu memperkuat sinergi karena memiliki tujuan yang sama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan. Menurutnya, integrasi data dan kesamaan sasaran menjadi kunci agar program yang dijalankan kedua pihak dapat berjalan efektif.

“BAZNAS dan pemerintah daerah harus bersama-sama karena tujuannya sama. Sinergi itu wajib. Pemanfaatan satu data dan satu sasaran menjadi kunci agar bantuan yang diberikan pemerintah daerah dan BAZNAS saling melengkapi,” ujar Agus Fatoni.

Sementara itu, Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, S.TP., M.S., Ph.D., mengatakan BAZNAS juga berperan penting dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) serta prioritas pembangunan nasional, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, perumahan, sanitasi, dan pengentasan kemiskinan.

“BAZNAS ini sangat aktif bersinergi dengan Bappenas dalam integrasi satu data. Bapak Menteri PPN/Bappenas (Rachmat Pambudy) sangat mendukung BAZNAS. Kami menyampaikan bahwa angka kemiskinan di Indonesia terus menurun. Saya kira ini merupakan perkembangan yang sangat baik. Angka kemiskinan saat ini sudah mencapai 8,47 persen, sehingga berada di bawah 10 persen,” ujar Pungkas.

Ia menambahkan, peran BAZNAS dalam pengelolaan zakat juga mendapat perhatian lembaga internasional, seperti UNFPA dan UNICEF, sebagai bagian dari upaya pembangunan dan pemberdayaan ekonomi.

Pungkas turut menekankan pentingnya penguatan integrasi data muzaki dan mustahik untuk meningkatkan kontribusi zakat serta memastikan penyalurannya lebih tepat sasaran. Pemanfaatan data sosial dan ekonomi, menurutnya, dapat membantu BAZNAS mengidentifikasi masyarakat yang paling membutuhkan sekaligus mencegah tumpang tindih dengan program bantuan pemerintah.

“Melalui penguatan kolaborasi, integrasi data, dan pemberdayaan berkelanjutan, BAZNAS dapat terus mengembangkan peran zakat sebagai instrumen untuk mendukung pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Diskusi Zakat Strategic Talks mengangkat tema “Zakat sebagai Instrumen Strategis Pembangunan Nasional: Memperkuat Sinergi ZIS-DSKL dalam Agenda Pembangunan Indonesia” dan dimoderatori Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc., M.A. Kegiatan ini turut menghadirkan Pimpinan Ex-Officio BAZNAS RI Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., dan H. Mochamad Agus Rofiudin sebagai pembicara.

Sumber: BAZNAS RI

16/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Tulungagung

Berita Terbaru

Perkuat Literasi dan Optimalisasi ZIS, BAZNAS Tulungagung Jalin Kerja Sama dengan MUI
Perkuat Literasi dan Optimalisasi ZIS, BAZNAS Tulungagung Jalin Kerja Sama dengan MUI
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menjalin kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung dalam upaya memperkuat literasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tengah masyarakat. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Kamis (24/9/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., bersama Ketua MUI Kabupaten Tulungagung, KH. Hadi Muhammad Mahfudz. Kegiatan ini turut dihadiri oleh segenap pimpinan BAZNAS, Kabag Kesra, Perwakilan Kemenag, serta jajaran pengurus MUI Kabupaten Tulungagung. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara lembaga pengelola zakat dan otoritas keagamaan, khususnya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ketentuan ZIS berdasarkan syariat Islam. Melalui kolaborasi tersebut, kedua lembaga berkomitmen meningkatkan literasi masyarakat tentang jenis, syarat, ketentuan, tata cara penghitungan, hingga penunaian zakat. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pembahasan berbagai persoalan aktual terkait ZIS melalui kajian keagamaan yang komprehensif, peningkatan kesadaran masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui lembaga pengelola resmi sesuai peraturan perundang-undangan, serta optimalisasi ZIS sebagai instrumen pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan bahwa sinergi dengan MUI sangat dibutuhkan untuk memperkuat edukasi dan pemahaman masyarakat mengenai ZIS, sekaligus mendorong optimalisasi penghimpunan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL). Menurutnya, salah satu aspek penting yang perlu terus disosialisasikan adalah pemahaman mengenai zakat mal, mulai dari ketentuan, perhitungan, hingga kewajiban menunaikannya. Dalam hal ini, MUI memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi keagamaan kepada masyarakat melalui berbagai saluran dakwah. “Bagaimana kita mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada para muzaki, terutama mengenai zakat mal, ini bisa dilaksanakan oleh MUI sebagai salah satu simbol otoritas keagamaan. Penyampaiannya dapat melalui pengajian, khotbah Jumat, maupun kegiatan keagamaan lainnya,” jelas Abdul Wachid. Ia juga berharap MUI dapat terus mengambil peran aktif dalam mengampanyekan pentingnya menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, sehingga kesadaran masyarakat tidak hanya tumbuh dari sisi ibadah, tetapi juga diiringi pemahaman mengenai manfaat pengelolaan ZIS secara terorganisasi. Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap terbangun sinergi yang berkelanjutan bersama MUI dalam memperluas jangkauan dakwah zakat, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mengoptimalkan potensi ZIS di Kabupaten Tulungagung. Semoga kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pengelolaan zakat yang semakin amanah dan berdampak, sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu dan kesejahteraan umat dapat terus ditingkatkan.
BERITA24/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Tulungagung Ikuti Apel Pagi Rutin
Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Tulungagung Ikuti Apel Pagi Rutin
Tulungagung – Jajaran pimpinan dan pelaksana Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung mengikuti apel pagi rutin di halaman Kantor, pada Senin (21/9/26). Kegiatan ini menjadi bagian dari rutinitas awal pekan untuk memperkuat kedisiplinan, koordinasi, dan kesiapan seluruh jajaran dalam menjalankan tugas. Apel pagi diikuti oleh jajaran pimpinan bersama seluruh pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Selain menjadi sarana koordinasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menyampaikan arahan dan mengingatkan kembali tanggung jawab setiap amil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wahid, S.IP., dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga amanah dalam menjalankan tugas sebagai pengelola zakat, infak, dan sedekah. “Kita sebagai seorang amil harus amanah dan bertanggung jawab. Kita memiliki tanggung jawab untuk mengelola zakat dan infak di Kabupaten Tulungagung. Amanah masyarakat ini harus kita jaga dan laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Abdul Wahid. Menurutnya, kedisiplinan dan tanggung jawab menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas amil. Sikap tersebut diperlukan agar setiap pekerjaan dapat dilaksanakan secara profesional serta mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang semakin baik. Melalui apel rutin, jajaran BAZNAS juga dapat membangun komunikasi dan kekompakan antarstaf sebelum menjalankan berbagai agenda dan pelayanan. Dengan koordinasi yang baik, setiap program diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Apel pagi berlangsung tertib hingga selesai. Kegiatan rutin ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan amanah dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
BERITA21/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Atasi Krisis Air Bersih, BAZNAS Tulungagung Jangkau Warga Terdampak Kekeringan di Tenggarejo
Atasi Krisis Air Bersih, BAZNAS Tulungagung Jangkau Warga Terdampak Kekeringan di Tenggarejo
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang mengalami keterbatasan hingga tidak adanya pasokan air bersih akibat kekeringan. Pada Rabu (16/9/2026), pendistribusian bantuan air bersih sebanyak 5000 liter dilakukan di Desa Tenggarejo, Kecamatan Tanggunggunung. Pendistribusian ini dilakukan berdasarkan laporan dari Penyuluh Agama Kecamatan Tanggunggunung yang menginformasikan adanya sejumlah wilayah di Desa Tenggarejo yang terdampak kekeringan dan mengalami minimnya pasokan air bersih. Dalam kegiatan tersebut, tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Penyuluh Agama Kecamatan Tanggunggunung menyisir sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan dan minim akses terhadap sumber air bersih. Staff BTB BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Ari Khotmil Mubarak, mengatakan bahwa pendistribusian bantuan air bersih akan terus diarahkan ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. “Bantuan ini akan kami distribusikan ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. Kemarin kami juga melakukan pendistribusian di SDN 1 Segawe dan kepada warga sekitar di Kecamatan Pagerwojo,” ujar Ari. Menurutnya, kondisi kekeringan di sejumlah wilayah Tulungagung membuat kebutuhan air bersih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama. Karena itu, BAZNAS melalui BTB akan terus melakukan pemetaan dan penyaluran bantuan ke wilayah yang membutuhkan. Ari menambahkan, ke depan BAZNAS Kabupaten Tulungagung akan terus berupaya memperluas jangkauan pendistribusian dengan menggandeng berbagai pihak. “Ke depan, kami akan terus berupaya dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait agar pendistribusian bantuan air bersih ini bisa menjangkau wilayah yang lebih luas, terutama daerah pegunungan kapur di Kecamatan Tanggunggunung yang setiap musim kemarau selalu mengalami keterbatasan pasokan air,” tambahnya. Sementara itu, salah satu Penyuluh Agama Kecamatan Tanggunggunung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung, para muzaki, serta donatur yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. “Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada BAZNAS Tulungagung, para muzaki dan donatur yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Bantuan air bersih ini sangat membantu warga kami, terutama di tengah kondisi kekeringan seperti sekarang,” ungkapnya. Hal serupa disampaikan salah satu warga penerima bantuan. Ia mengaku kondisi sumber air di rumahnya sudah sangat minim, bahkan tidak memiliki sumber air yang dapat diandalkan. “Terima kasih atas bantuan air bersih ini. Pasokan air di rumah sudah sangat minim, tidak ada sumber sama sekali. Apalagi kalau tidak ada hujan turun, kami sangat kesulitan mendapatkan air,” tuturnya. Pendistribusian air bersih ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam merespons kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau. Melalui BTB, BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengidentifikasi wilayah terdampak serta mengupayakan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap kepedulian dan kolaborasi dari berbagai pihak dapat terus terbangun sehingga kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan dapat terbantu. Masyarakat juga bisa turut bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang tengah mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih di musim kemarau ini melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Mari bersama hadirkan manfaat dan bantu ringankan kesulitan mereka. Donasi dapat disalurkan melalui rekening: Bank Jatim 0152210022 a.n. Baznas Kab. Tulungagung (Infak)*Gunakan kode 025 dalam nominal sebagai penanda. Contoh: Rp10.025,- Konfirmasi donasi melalui WhatsApp: +62 856 3602 795
BERITA17/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BAZNAS Tulungagung Distribusikan Bantuan Air Bersih
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, BAZNAS Tulungagung Distribusikan Bantuan Air Bersih
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) meluncurkan armada bantuan air bersih untuk masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung yang mengalami krisis kekeringan. Penyaluran bantuan tersebut dimulai pada Selasa pagi (15/9/2026) sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air bersih akibat kondisi kekeringan. Dalam pelaksanaan tahap awal ini, Tim BTB BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyiapkan lima armada truk pengangkut air bersih, masing-masing dengan kapasitas sekitar 5.000 liter. Armada tersebut akan diarahkan ke sejumlah titik yang telah dipetakan sebagai wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, mengatakan bahwa penyaluran bantuan dilakukan dengan mengutamakan ketepatan sasaran melalui koordinasi bersama pihak-pihak terkait, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung. “Kami dari BAZNAS berkoordinasi dengan BPBD untuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai keluhan masyarakat serta wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan. Dengan pembagian tugas yang jelas, kami berharap bantuan ini dapat segera sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Abdul Wachid. Selain berkoordinasi dalam pemetaan wilayah terdampak, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menggandeng PDAM Tulungagung dalam pengadaan air bersih yang akan disalurkan kepada masyarakat. Sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan air yang dibutuhkan selama proses penyaluran bantuan berlangsung. Sementara itu, Staff BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Ari Khotmil Mubarak, S.E., menjelaskan bahwa tim menargetkan sejumlah titik strategis yang mengalami krisis kekeringan, di antaranya wilayah Tanggunggunung, Sendang, dan Pagerwojo. “Hari ini kami menargetkan penyaluran bantuan di wilayah Kecamatan Pagerwojo, khususnya di SDN 1 Segawe dan sekitarnya. Armada yang kami siapkan akan bergerak untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di titik-titik yang telah ditentukan,” jelas Ari. Penyaluran air bersih ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kekeringan. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga akan terus melakukan koordinasi dan pemetaan kebutuhan di lapangan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak. Melalui aksi kemanusiaan ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat sedikit terbantu dan semangat gotong royong dalam menghadapi dampak kekeringan terus terjaga. Masyarakat juga diajak untuk turut berbagi kebaikan melalui program-program BAZNAS agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya, serta bersama-sama mewujudkan Tulungagung yang semakin sejahtera. Mari terus berbagi dan hadir untuk sesama melalui infak dan sedekah. -> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA15/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading dan Evaluasi, Perkuat Sinergi Program untuk Kesejahteraan Masyarakat
BAZNAS Tulungagung Gelar Upgrading dan Evaluasi, Perkuat Sinergi Program untuk Kesejahteraan Masyarakat
Mojokerto - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Upgrading dan Evaluasi Program BAZNAS Kabupaten Tulungagung di Grand Whiz Hotel Mojokerto, (11–12/9/26). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam rangka memperkuat kinerja kelembagaan dan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf pelaksana BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, H. M. Makrus Manan, S.P., M.M. Upgrading merupakan bagian dari upaya penguatan internal organisasi melalui evaluasi, refleksi, dan peningkatan kapasitas seluruh jajaran BAZNAS. Melalui kegiatan ini, setiap program yang telah dilaksanakan dapat ditinjau kembali untuk melihat capaian, kendala, serta ruang perbaikan. Hasil evaluasi tersebut selanjutnya menjadi bahan dalam menyusun langkah dan strategi agar program BAZNAS ke depan semakin efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., dalam sambutannya menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi SDM yang dimiliki BAZNAS Tulungagung. “Kita di BAZNAS Tulungagung memiliki SDM yang terbatas, jadi harus bisa kita jadikan keunggulan dan kita maksimalkan.” Menurutnya, keterbatasan jumlah personel tidak seharusnya menjadi hambatan dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat. Sebaliknya, kondisi tersebut perlu menjadi dorongan bagi seluruh jajaran untuk bekerja lebih efektif, membangun kolaborasi, meningkatkan kompetensi, serta memaksimalkan setiap potensi yang dimiliki. Sementara itu, H. M. Makrus Manan, S.P., M.M., berharap BAZNAS Kabupaten Tulungagung dapat mengambil peran yang semakin besar dalam mendukung berbagai program Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Ia menegaskan bahwa BAZNAS memiliki posisi strategis dalam pengelolaan zakat, sehingga program-program yang dijalankan perlu memiliki keterkaitan dan keselarasan dengan arah pembangunan pemerintah daerah. Dengan demikian, zakat tidak hanya dipandang sebagai bentuk pemenuhan kewajiban keagamaan, tetapi juga dapat menjadi instrumen dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. “Program yang ada di BAZNAS harus selaras dengan program pemerintah. Program BAZNAS harus menjadi instrumen penguatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Melalui kegiatan upgrading dan evaluasi ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan kelembagaan. Evaluasi program diharapkan tidak berhenti pada penilaian terhadap capaian, tetapi mampu melahirkan strategi baru yang lebih terukur, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ke depan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung diharapkan semakin solid dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, sekaligus mampu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan berbagai pihak. Dengan SDM yang semakin kompeten, tata kelola yang semakin baik, serta program yang selaras dengan kebutuhan pembangunan, BAZNAS diharapkan dapat memberikan manfaat yang semakin luas dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Tulungagung.
BERITA11/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS dan MUI Tulungagung Perkuat Sinergi Syiar dan Literasi ZIS
BAZNAS dan MUI Tulungagung Perkuat Sinergi Syiar dan Literasi ZIS
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor MUI Kabupaten Tulungagung, Selasa (8/9/2026), dan dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama pengurus MUI Kabupaten Tulungagung. Pertemuan ini menjadi momentum untuk membangun kolaborasi dalam upaya meningkatkan syiar, kajian, dan literasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tengah masyarakat Kabupaten Tulungagung. Dalam sinergi tersebut, MUI Kabupaten Tulungagung akan mengambil peran dalam menyampaikan edukasi dan syiar keagamaan mengenai ZIS kepada masyarakat. Melalui kegiatan kajian dan literasi, masyarakat diharapkan semakin memahami zakat, infak, dan sedekah, baik dari sisi hukum dan nilai keagamaannya maupun manfaatnya bagi kehidupan sosial. Syiar yang dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat serta memperkuat budaya berbagi melalui infak dan sedekah. Kolaborasi ini juga menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi ZIS di Kabupaten Tulungagung. Dengan adanya edukasi yang disampaikan melalui tokoh dan jaringan keagamaan, pesan tentang pentingnya ZIS diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas serta disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan umat. Sinergitas antara BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan MUI Kabupaten Tulungagung diharapkan tidak berhenti pada pertemuan ini, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang berkelanjutan dalam memperkuat syiar dan literasi ZIS. Dengan semakin meningkatnya pemahaman dan kesadaran masyarakat, diharapkan potensi zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kemaslahatan umat.
BERITA08/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Gandeng KUA Pagerwojo, Dampingi Penyusunan Business Plan 10 Calon Penerima Manfaat PEU
BAZNAS Tulungagung Gandeng KUA Pagerwojo, Dampingi Penyusunan Business Plan 10 Calon Penerima Manfaat PEU
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menggandeng Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagerwojo dalam kegiatan pendampingan penyusunan rencana usaha (business plan) bagi calon penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis KUA. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan BAZNAS dalam mendorong peningkatan taraf ekonomi masyarakat melalui skema pemberdayaan yang terintegrasi dengan layanan keagamaan di tingkat kecamatan. Kegiatan berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Urusan Agama Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung. Sebanyak 10 calon penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi umat mengikuti sesi pendampingan tersebut, dengan didampingi langsung oleh tim BAZNAS Tulungagung dan penyuluh agama Kecamatan Pagerwojo. Dalam kegiatan ini, para peserta dibekali materi seputar penyusunan rencana usaha yang matang, mulai dari perencanaan modal, strategi pemasaran, hingga proyeksi keberlanjutan usaha. Pendampingan tersebut dirancang agar para calon penerima manfaat memiliki bekal yang memadai sebelum benar-benar menjalankan usaha yang akan diberikan bantuan modal oleh BAZNAS melalui Program PEU berbasis KUA. Melalui program ini, BAZNAS Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sinergi antara BAZNAS dan KUA kecamatan diharapkan dapat memperluas jangkauan program serta memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berdampak nyata. Dengan adanya pendampingan penyusunan business plan ini, diharapkan ekonomi masyarakat penerima manfaat dapat terus meningkat secara bertahap, sekaligus memperkuat peran lembaga keagamaan di tingkat kecamatan sebagai mitra strategis dalam program pemberdayaan ekonomi umat.
BERITA07/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
MTQ XXXII Tulungagung Resmi Ditutup, BAZNAS Salurkan Santunan kepada Yatim Dhuafa
MTQ XXXII Tulungagung Resmi Ditutup, BAZNAS Salurkan Santunan kepada Yatim Dhuafa
Tulungagung - Rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII Tingkat Kabupaten Tulungagung 1448 H/2026 M resmi ditutup oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., pada 6 September 2026. Penutupan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam sekaligus mendorong pembinaan dan pengembangan generasi Qur’ani di Kabupaten Tulungagung. Dalam kegiatan tersebut, Plt. Bupati Tulungagung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini berperan dalam pembinaan generasi Qur’ani. Apresiasi tersebut disampaikan kepada para orang tua, guru, ustaz dan ustazah, pondok pesantren, lembaga pendidikan Al-Qur’an, para pembina, dewan hakim, hingga seluruh panitia yang telah mendukung terselenggaranya MTQ XXXII Tingkat Kabupaten Tulungagung. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan penutupan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung turut berpartisipasi dengan menyelenggarakan santunan dan penyaluran bantuan paket sembako kepada anak yatim dan dhuafa. Sebanyak 10 penerima manfaat mendapatkan santunan serta paket sembako yang disalurkan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan syiar Islam sekaligus kontribusi sosial dalam mendukung pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Tulungagung. Melalui penyaluran bantuan tersebut, BAZNAS juga menjalankan amanah pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ XXXII Tingkat Kabupaten Tulungagung. Menurutnya, kegiatan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat syiar Islam serta membentuk generasi yang dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Melalui santunan dan bantuan paket sembako tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meringankan beban ekonomi keluarga. Selain memberikan manfaat langsung kepada penerima, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat kepedulian dan berbagi di tengah masyarakat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga berharap kegiatan sosial serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekaligus meningkatkan kebermanfaatan dana ZIS bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung. BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim, dhuafa, dan masyarakat yang membutuhkan. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, maupun sedekah menjadi bagian penting dalam memperluas kebermanfaatan program sosial dan membantu meringankan beban mereka yang membutuhkan. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat dan turut mendukung terwujudnya masyarakat Tulungagung yang lebih sejahtera.
BERITA06/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Tekankan Komitmen dan Fokus Pendidikan bagi Penerima SKSS 2026
BAZNAS Tulungagung Tekankan Komitmen dan Fokus Pendidikan bagi Penerima SKSS 2026
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan pembekalan dan orientasi bagi para penerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Tahun 2026, Rabu (3/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 mahasiswa penerima beasiswa yang hadir bersama orang tua atau wali masing-masing. Kegiatan pembekalan dan orientasi ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memberikan pemahaman kepada para penerima manfaat mengenai program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), sekaligus menumbuhkan semangat, tanggung jawab, dan komitmen para mahasiswa dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Melalui program SKSS, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berupaya membuka kesempatan bagi putra-putri dari keluarga yang membutuhkan untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Kehadiran orang tua dan wali dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman serta dukungan bersama terhadap perjalanan pendidikan para penerima beasiswa. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi para mahasiswa penerima beasiswa untuk menyadari bahwa mereka merupakan orang-orang terpilih yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui program SKSS. “Kami mengumpulkan semuanya di sini untuk memberitahukan bahwa kalian semua yang berada di sini adalah orang-orang yang terpilih. Ini adalah awal investasi kalian. Karena itu, manfaatkan sebaik mungkin kesempatan yang telah diberikan ini,” ujar Abdul Wachid. Ia menambahkan bahwa menempuh pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya bertujuan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan, membentuk pola pikir, serta mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. “Kuliah itu juga untuk memperluas wawasan panjenengan semua. Maka gunakan masa kuliah ini sebaik mungkin, bukan hanya untuk belajar di dalam kelas, tetapi juga untuk menambah pengalaman dan pengetahuan,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, para penerima Beasiswa SKSS juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga komitmen dan fokus selama menempuh pendidikan. Para mahasiswa diharapkan untuk memprioritaskan penyelesaian studi terlebih dahulu dan tidak menikah selama masih menjalani masa penerimaan beasiswa. Hal tersebut dimaksudkan agar para penerima beasiswa dapat lebih fokus dalam menimba ilmu dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Pernikahan dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga dikhawatirkan dapat membagi perhatian serta fokus mahasiswa, sehingga berpotensi menghambat proses mereka dalam menyelesaikan studi. Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, menekankan pentingnya ilmu sebagai bekal utama dalam meraih keberhasilan, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat. “Sebagai manusia, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Dan salah satu kuncinya adalah ilmu. Siapa yang ingin sukses di dunia dan akhirat, maka modal utamanya juga adalah ilmu,” tuturnya. Melalui kegiatan pembekalan dan orientasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para penerima Beasiswa SKSS Tahun 2026 dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan ini dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan kesungguhan. Ke depan, para mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar sarjana, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki wawasan luas, berkarakter, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya. Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) menjadi salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bidang pendidikan, sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus yang mampu mengubah masa depan keluarga menuju kehidupan yang lebih baik.
BERITA03/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sembako pada Peresmian Jalan Karya Bhakti TNI di Lingkar Waduk Wonorejo
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Pendidikan dan Sembako pada Peresmian Jalan Karya Bhakti TNI di Lingkar Waduk Wonorejo
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepeduliannya melalui aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan pendidikan dan paket sembako kepada masyarakat dalam kegiatan peresmian hasil pembangunan Jalan Rabat Beton Program Karya Bhakti TNI Kodim 0807/Tulungagung. Kegiatan tersebut diresmikan langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., (2/9/26). Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyerahkan bantuan pendidikan kepada 10 pelajar. Sebanyak lima siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp250.000, sementara lima siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) masing-masing menerima bantuan sebesar Rp300.000. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menyalurkan paket sembako kepada 10 orang dhuafa. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk keterlibatan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan bersama berbagai unsur. Sebelumnya, pada kegiatan pembukaan Program Karya Bhakti TNI, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga turut menyalurkan bantuan serupa kepada masyarakat yang membutuhkan. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Maliki, yang turut menyerahkan bantuan, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial serta memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. “BAZNAS Kabupaten Tulungagung merasa senang dapat turut ambil bagian dalam kegiatan Karya Bhakti TNI ini. Selain pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat, kami juga ingin menghadirkan kepedulian melalui bantuan pendidikan dan sembako bagi mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan para penerima,” ujarnya. Program Karya Bhakti TNI sendiri menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan percepatan pembangunan infrastruktur yang kokoh serta tepat sasaran hingga ke tingkat desa. Jalan rabat beton yang telah selesai dibangun kini menjadi akses penting bagi mobilitas harian masyarakat Desa Wonorejo. Dengan kondisi jalan yang lebih rapi dan representatif, akses transportasi masyarakat diharapkan semakin lancar, termasuk dalam mendukung aktivitas warga, mempercepat pengangkutan hasil pertanian, serta menggerakkan potensi perekonomian di lingkungan sekitar. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap sinergi dan semangat gotong royong seperti ini dapat terus terjaga. Pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam bidang pendidikan maupun pemenuhan kebutuhan dasar. Melalui zakat, infak, dan sedekah, masyarakat juga dapat turut mengambil bagian dalam menghadirkan perubahan dan membantu sesama. BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan bersama-sama membangun Tulungagung yang lebih sejahtera. Salurkan kebaikan Anda melalui zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kabupaten Tulungagung. -> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA02/09/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Dinding Berlubang dan Kerap Bocor Saat Hujan, BAZNAS Bantu Rehabilitasi Rumah Mbah Sumirah
Dinding Berlubang dan Kerap Bocor Saat Hujan, BAZNAS Bantu Rehabilitasi Rumah Mbah Sumirah
Tulungagung - Di usia senjanya, Sumirah atau yang akrab disapa Mbah Sumirah masih tinggal seorang diri di sebuah rumah sederhana di Dusun Gendingan, Desa Krosok, Kecamatan Sendang. Kondisi rumah yang telah tua dan kurang layak huni tersebut menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Rumah yang selama ini ditempati Mbah Sumirah sebagian masih menggunakan dinding anyaman bambu. Meski bagian utama rumah telah terdapat dinding bata merah, sebagian besar bangunan lainnya, terutama di bagian atas, dapur, hingga bagian belakang rumah, masih menggunakan anyaman bambu. Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena sejumlah bagian dinding anyaman bambu telah berlubang dan mengalami kerusakan. Saat musim hujan tiba, air hujan kerap masuk ke dalam rumah dan membuat bagian dalam rumah mengalami kebocoran atau trocoh. Bahkan, ketika hujan turun dengan deras, air dapat menggenangi sebagian area rumah. Di samping rumah Mbah Sumirah terdapat rumah milik kerabatnya. Namun, sehari-hari Mbah Sumirah tetap tinggal sendiri di rumah tua yang selama ini menjadi tempat tinggalnya. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada Mbah Sumirah sebesar Rp20.000.000., (31/8/26). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan selanjutnya dikelola melalui pemerintah desa untuk mendukung proses pembangunan hingga rumah Mbah Sumirah dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzaki dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. “Bantuan ini merupakan amanah dari umat yang dititipkan melalui BAZNAS. Dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Karena itu, amanah ini harus kita jaga dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya,” ujarnya. Dengan penuh haru, Mbah Sumirah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Matur nuwun sanget, terimakasih. Kulo mboten saged mbales napa-napa. Mugi sedoyo ingkang sampun paring bantuan diparingi sehat, lancar rejekine, lan diparingi berkah,” tutur Mbah Sumirah dengan penuh haru. Melalui bantuan bedah rumah tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap Mbah Sumirah dapat segera memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak huni, sehingga dapat menjalani hari-harinya dengan kondisi kehidupan yang lebih baik. Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan, salurkan kebaikan Anda melalui:-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA31/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung bersama BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Rp80 Juta untuk Bedah Empat Rumah Warga
BAZNAS Tulungagung bersama BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Rp80 Juta untuk Bedah Empat Rumah Warga
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menyalurkan bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada masyarakat yang memiliki tempat tinggal kurang layak dan membutuhkan perbaikan. Bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, bantuan tersebut diberikan kepada empat penerima manfaat yang tersebar di Kecamatan Kalidawir dan Kecamatan Sendang. Masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp20.000.000 yang akan digunakan untuk mendukung proses pembangunan dan rehabilitasi rumah hingga menjadi hunian yang lebih layak. Adapun empat penerima manfaat tersebut adalah Jarni, warga Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir; Khairul Anam, warga Desa Pakisaji, Kecamatan Kalidawir; Jaenal Arifin, warga Desa Dono, Kecamatan Sendang; serta Sumirah, warga Desa Krosok, Kecamatan Sendang. Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung kepada para penerima manfaat. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh perangkat desa dan camat setempat sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pelaksanaan program. Selanjutnya, dana bantuan akan diserahkan kepada pihak desa untuk dikelola dan digunakan dalam proses pembangunan rumah. Pengelolaan tersebut dilakukan hingga proses pembangunan selesai dan rumah dapat menjadi tempat tinggal yang layak bagi masing-masing penerima manfaat. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., yang turut mendistribusikan langsung bantuan kepada para penerima manfaat, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. “Bantuan ini merupakan titipan dari umat yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Dana yang diberikan ini berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Oleh karena itu, ini merupakan amanah yang harus kita jaga dan salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya. Semoga bantuan bedah rumah ini, dapat membantu para mustahik memperoleh tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak. Selain itu, program ini diharapkan menjadi wujud nyata kepedulian dan gotong royong umat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.
BERITA31/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Empat Mahasiswa Penerima Beasiswa SKSS BAZNAS Tulungagung Lulus Sarjana di STAI Muhammadiyah
Empat Mahasiswa Penerima Beasiswa SKSS BAZNAS Tulungagung Lulus Sarjana di STAI Muhammadiyah
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melalui program bantuan pendidikan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) mencatatkan empat mahasiswa penerima manfaat yang berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 1 di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Tulungagung. Keempat mahasiswa tersebut mengikuti Wisuda Sarjana Strata 1 ke-37 STAI Muhammadiyah Tulungagung yang dilaksanakan di Crown Victoria Hotel, Minggu (30/8/2026). Adapun empat mahasiswa penerima manfaat program SKSS BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah menyelesaikan pendidikan, yakni:1. Jacinda Putri Prayitno, S.E. 2. Elia Rofi Fatul Rifdah, S.Pd. 3. Sisca Wahyuningsih, S.E. 4. Rafida Amalia Bilqis, S.Pd. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulungagung, H. Imam Koirudin, S.Ag., turut hadir secara langsung dalam kegiatan wisuda tersebut. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap para penerima manfaat program SKSS yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi. Program Satu Keluarga Satu Sarjana merupakan salah satu program bantuan pendidikan BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang ditujukan untuk membantu mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan dalam melanjutkan pendidikan hingga jenjang Strata 1. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Imam Koirudin menyampaikan ucapan selamat kepada para mahasiswa penerima manfaat program SKSS yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana. “Selamat kepada para mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 1. Semoga ilmu yang telah diperoleh dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya serta menjadi bekal untuk melanjutkan pengabdian dan memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, maupun lingkungan,” ujar Imam Koirudin. Keberhasilan empat mahasiswa tersebut dalam menyelesaikan pendidikan menjadi salah satu capaian dari pelaksanaan program Satu Keluarga Satu Sarjana. Dimana pada sebelumnya, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga telah meluluskan sebanyak 89 mahasiswa Strata 1 dari total 156 mahasiswa, sementara 63 mahasiswa lainnya masih aktif menempuh perkuliahan di berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Tulungagung. BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para lulusan penerima manfaat program SKSS dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, mengembangkan potensi diri, serta memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Ke depan, program bantuan pendidikan SKSS diharapkan dapat terus memberikan manfaat dan membantu lebih banyak mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.
BERITA30/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Perkuat Sinergi, Pimpinan BAZNAS Tulungagung Hadiri Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenag
Perkuat Sinergi, Pimpinan BAZNAS Tulungagung Hadiri Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenag
Tulungagung - Jajaran pimpinan dan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung mengikuti kegiatan jalan sehat dan lomba baris kreasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Tulungagung dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, di Kantor Kemenag Tulungagung dan melibatkan seluruh satuan kerja di lingkungan Kemenag. Partisipasi aktif jajaran pimpinan dan pengurus BAZNAS Tulungagung dalam kegiatan yang diselenggarakan Kemenag ini merupakan wujud nyata dari komitmen lembaga dalam mempererat hubungan kedua belah pihak. Kehadiran langsung pimpinan BAZNAS menunjukkan dedikasi organisasi dalam membangun sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat dengan Kemenag demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat Tulungagung. Kemenag Tulungagung dengan sadar mengundang mitra-mitra strategis seperti BAZNAS untuk turut serta dalam kegiatan ini. Hal ini mencerminkan komitmen Kemenag dalam membangun hubungan yang harmonis dan solid dengan berbagai lembaga yang memiliki visi serupa dalam pelayanan sosial dan keagamaan kepada masyarakat Tulungagung. Jalan sehat yang diikuti oleh para peserta merupakan salah satu cara sederhana namun efektif dalam menjaga kesehatan jasmani sambil mempererat kebersamaan. Sementara itu, lomba baris kreasi menampilkan semangat kebersamaan, disiplin, dan kreativitas peserta dalam mengikuti irama musik dengan formasi yang menarik dan terkoordinasi. Kegiatan ini menjadi momentum yang bermakna bagi semua peserta untuk menyegarkan kembali semangat nasionalisme dan gotong royong. Dengan mengikuti kegiatan peringatan kemerdekaan secara langsung, pimpinan dan pegawai dari BAZNAS serta seluruh satuan kerja Kemenag menunjukkan dedikasi mereka terhadap nilai-nilai persatuan dan kebersamaan yang sejalan dengan semangat Kemerdekaan Indonesia. Penyelenggaraan acara ini juga merupakan bentuk apresiasi Kemenag terhadap peran berbagai lembaga dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Dengan terus mempererat hubungan dan membangun sinergi yang kuat, diharapkan pelayanan kepada masyarakat Tulungagung dapat menjadi lebih baik dan lebih bermakna.
BERITA26/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Plt. Bupati Tulungagung Bersama BAZNAS Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Sebatangkara di Tawangsari
Plt. Bupati Tulungagung Bersama BAZNAS Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Sebatangkara di Tawangsari
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama Plt. Bupati Tulungagung menyerahkan bantuan bedah rumah kepada Mawahib, warga Desa Tawangsari, Kecamatan Kedungwaru, Minggu (23/8/2026). Penyerahan dilakukan langsung oleh Plt. Bupati bersama Ketua BAZNAS Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., dan disaksikan jajaran Forkopimda, Camat Kedungwaru, serta Kepala Desa Tawangsari. Bantuan senilai Rp20.000.000 tersebut berasal dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Selanjutnya, dana diberikan kepada Pemerintah Desa Tawangsari untuk dikelola dalam proses pembangunan hingga rumah selesai dan layak ditempati. Mawahib merupakan warga yang tinggal seorang diri dengan kondisi tempat tinggal yang sangat memprihatinkan. Ia selama ini berteduh di sela-sela pepohonan dengan terpal sebagai pelindung, tanpa bangunan maupun dinding yang memadai. Bahkan, pada malam hari ia kerap beristirahat di masjid. Ketua BAZNAS Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., mengatakan pembangunan rumah tersebut diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang layak sekaligus memastikan penerima manfaat dapat menempatinya. “Nanti akan dibangunkan rumah, tetapi harus ditempati. Bantuan ini kami salurkan dan dikelola oleh desa sampai bangunan selesai dan layak huni,” ujarnya. Mawahib menyampaikan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Ia berharap pembangunan rumah dapat segera terealisasi sehingga memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan layak. Penyerahan bantuan bedah rumah ini berlangsung bersamaan dengan kegiatan bakti sosial di bantaran Kali Ngrowo. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga turut menyalurkan paket sembako kepada 40 penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Tulungagung untuk terus menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara nyata di tengah masyarakat. Tidak hanya melalui bantuan pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga melalui dukungan yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan memberikan harapan baru bagi para penerima manfaat. Melalui semangat kepedulian dan gotong royong, BAZNAS Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah. Salurkan kebaikan Anda dengan mudah melalui:-> Berbagi Kebaikan Bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA23/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Bersama Plt. Bupati dan Relawan, Tim BAZNAS Tanggap Bencana Turut Gotong Royong Bersihkan Kali Ngrowo
Bersama Plt. Bupati dan Relawan, Tim BAZNAS Tanggap Bencana Turut Gotong Royong Bersihkan Kali Ngrowo
Tulungagung - Upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan terus dilakukan melalui aksi nyata. Tim BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Tulungagung turut ambil bagian dalam kegiatan bakti sosial bersih-bersih bantaran Kali Ngrowo bersama Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung, serta sejumlah relawan dan masyarakat sekitar bantaran sungai, Minggu (23/8/26). Kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan tersebut menyisir bantaran Kali Ngrowo mulai dari Jembatan Plengkung Mangunsari hingga Dam Majan, dengan jarak kurang lebih 5 kilometer. Rute tersebut mencakup enam desa, yakni Desa Mangunsari, Tawangsari, Winong, Plandaan, Tanon, dan Majan. Aksi bersih sungai dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan, khususnya dalam menjaga kebersihan aliran sungai dari sampah dan berbagai material yang dapat mengganggu ekosistem serta aliran air. Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat agar semakin sadar bahwa kelestarian sungai dan lingkungan membutuhkan keterlibatan dan tanggung jawab seluruh pihak. Tidak hanya bergerak dalam aksi kebersihan lingkungan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menghadirkan kepedulian sosial di tengah kegiatan tersebut. Pada setiap desa yang dilalui, BAZNAS menyalurkan paket sembako kepada masyarakat dhuafa dengan total sebanyak 40 paket sembako. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan. Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., menyampaikan harapannya agar kegiatan bakti sosial bersih Kali Ngrowo dapat dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, menjaga kebersihan sungai bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, organisasi, komunitas, relawan, dan masyarakat. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., menegaskan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui program zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. “BAZNAS Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam kegiatan bakti sosial bersih Kali Ngrowo ini, kami mengirimkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana untuk turut bergotong royong bersama pemerintah, relawan, dan masyarakat. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan sekaligus wujud nyata semangat kebersamaan,” ujarnya. Ia menambahkan, keterlibatan BAZNAS Tanggap Bencana diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, sungai merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat sehingga kebersihannya harus dijaga secara berkelanjutan. Kegiatan bersih Kali Ngrowo ini menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan kepedulian terhadap sesama dapat berjalan beriringan. Semangat gotong royong yang terbangun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kali ini, tetapi terus tumbuh menjadi gerakan bersama untuk menjaga kebersihan sungai dan lingkungan di Kabupaten Tulungagung. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, Dinas Lingkungan Hidup, relawan, organisasi terkait, dan masyarakat, diharapkan Kali Ngrowo semakin bersih, sehat, dan terawat, serta kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai semakin kuat. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin dan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan Tulungagung yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
BERITA23/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Perkuat Tata Kelola ZIS, BAZNAS Tulungagung Gelar Rapat Koordinasi BAZNAS Se-Karesidenan Kediri Plus
Perkuat Tata Kelola ZIS, BAZNAS Tulungagung Gelar Rapat Koordinasi BAZNAS Se-Karesidenan Kediri Plus
Tulungagung - Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Tulungagung menggelar silaturahmi dan rapat koordinasi BAZNAS Kabupaten/Kota se-Eks Karesidenan Kediri Plus. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula TP PKK Kabupaten Tulungagung, Kamis (20/8/2026), usai pelantikan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung periode 2026-2031. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan BAZNAS Kota Blitar, BAZNAS Kabupaten Blitar, dan BAZNAS Kabupaten Gresik. Turut hadir Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, perwakilan Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, serta perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung melalui Kasi Zawa. Silaturahmi dan rapat koordinasi tersebut menjadi ruang bagi para pimpinan BAZNAS untuk membangun komunikasi antarlembaga, berbagi pengalaman, serta bertukar pikiran mengenai berbagai tantangan dan peluang dalam pengelolaan ZIS. Masing-masing lembaga juga berkesempatan menyampaikan praktik maupun keunggulan yang dimiliki untuk dapat menjadi bahan pembelajaran bersama. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP., selaku penyelenggara kegiatan, mengatakan bahwa forum tersebut dibentuk sebagai wadah untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman antar-BAZNAS. “Asbabul nuzul dibentuknya forum ini adalah bagaimana ilmu dan keunggulan yang dimiliki masing-masing BAZNAS bisa dibagikan kepada BAZNAS yang lain. Dengan begitu, kita bisa saling belajar dan berlomba-lomba dalam kemajuan pengelolaan ZIS,” ujar Abdul Wachid. Menurutnya, transformasi tata kelola ZIS tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga secara sendiri-sendiri. Diperlukan komunikasi, koordinasi, dan keterbukaan untuk saling bertukar gagasan agar pengelolaan ZIS semakin efektif, profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Silaturahmi antarlembaga BAZNAS di wilayah eks Karesidenan Kediri Plus ini penting untuk memperkuat tata kelola. Kita perlu saling berkoordinasi dan bertukar pikiran, sehingga setiap pengalaman dan inovasi yang dimiliki dapat menjadi kekuatan bersama untuk memajukan pengelolaan ZIS,” tambahnya. Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, H. M. Makrus Manan, S.P., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS yang selama ini turut mendukung berbagai program pemberdayaan umat. Ia secara khusus mengapresiasi kontribusi BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam membantu pemerintah daerah menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Dukungan terhadap penguatan tata kelola ZIS juga disampaikan Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, H. A. Afif Amrullah, S.HI., M.EI. Ia sependapat dengan gagasan Ketua BAZNAS Tulungagung mengenai pentingnya penguatan kolaborasi dan peningkatan kinerja antar-BAZNAS. “BAZNAS sebagai lembaga nonstruktural harus terus menguatkan kinerja kita dalam mengelola ZIS. Karena itu, forum seperti ini penting untuk saling belajar, memperkuat koordinasi, dan mencari solusi bersama,” ungkapnya. Dalam kegiatan tersebut, para pimpinan BAZNAS terlibat aktif dalam komunikasi, sesi tanya jawab, serta bertukar pikiran mengenai pengelolaan ZIS di masing-masing daerah. Diskusi diarahkan pada upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik, memperkuat kelembagaan, serta mendorong inovasi dalam penghimpunan dan pendistribusian ZIS. Melalui forum silaturahmi dan koordinasi ini, diharapkan terbangun jejaring kerja sama yang semakin kuat antar-BAZNAS di wilayah Eks Karesidenan Kediri Plus. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong transformasi tata kelola ZIS yang semakin profesional, amanah, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA20/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Turut Dukung Karya Bakti TNI 2026, Salurkan Bantuan Pendidikan dan Paket Sembako
BAZNAS Tulungagung Turut Dukung Karya Bakti TNI 2026, Salurkan Bantuan Pendidikan dan Paket Sembako
Tulungagung - Program Karya Bakti TNI Tahun 2026 resmi dimulai melalui kegiatan ground breaking yang digelar di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Kodim 0807/Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Yonif TP 886/Panjalu Jayati, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur perdesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, MM. Dalam pelaksanaannya, berbagai unsur turut mengambil bagian, termasuk BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang hadir dengan memberikan dukungan melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebagai lembaga yang memiliki peran dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Tulungagung turut berkontribusi dalam aspek sosial melalui penyaluran bantuan pendidikan dan paket sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan pendidikan kepada 6 penerima, yang terdiri dari bantuan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp250.000 per penerima dan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar Rp300.000 per penerima. Selain bantuan pendidikan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga menyalurkan paket sembako kepada 10 penerima dari kalangan fakir miskin. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Secara keseluruhan, total bantuan yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan Karya Bakti TNI Tahun 2026 tersebut mencapai Rp3.150.000. Penyaluran ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana ZIS untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para mustahik. Keikutsertaan BAZNAS dalam kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pengelola ZIS dengan pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus berupaya hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi yang terjalin dalam Karya Bakti TNI 2026, diharapkan pembangunan infrastruktur perdesaan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga berharap kolaborasi semacam ini dapat terus diperkuat, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari kepedulian, gotong royong, dan pengelolaan ZIS yang amanah.
BERITA12/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara BAZNAS Kabupaten Tulungagung
Program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara BAZNAS Kabupaten Tulungagung
Tulungagung – Program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara merupakan salah satu program sosial BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang bertujuan memberikan kepedulian kepada masyarakat lanjut usia maupun mereka yang hidup sebatangkara dengan kondisi ekonomi yang terbatas. Program ini menjadi wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahik yang tidak lagi memiliki penopang kehidupan atau hidup dalam keterbatasan. Melalui program ini, setiap penerima memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp900.000 yang disalurkan secara berkelanjutan selama penerima masih hidup atau hingga meninggal dunia. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari, sekaligus memberikan rasa aman dan kepastian bagi para penerima yang membutuhkan perhatian serta dukungan dari masyarakat. Sebagai salah satu program unggulan pada bidang kemanusiaan, program bantuan Biaya Hidup Sebatangkara ini tidak hanya menghadirkan bantuan finansial, tetapi juga menjadi bentuk nyata hadirnya zakat dalam menjaga martabat dan kesejahteraan masyarakat yang rentan. Dana yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki dan munfiq yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh mereka yang berhak menerima. Sebaran Penerima Bantuan per Juli Tahun 2026 Adapun jumlah penerima program Bantuan Biaya Hidup Sebatangkara di setiap kecamatan di Kabupaten Tulungagung adalah sebagai berikut: 1. Kecamatan Tulungagung: 14 penerima manfaat2. Kecamatan Sendang: 13 penerima manfaat3. Kecamatan Gondang: 12 penerima manfaat4. Kecamatan Sumbergempol: 12 penerima manfaat5. Kecamatan Campurdarat: 12 penerima manfaat6. Kecamatan Tanggunggunung: 12 penerima manfaat7. Kecamatan Karangrejo: 11 penerima manfaat8. Kecamatan Rejotangan: 11 penerima manfaat9. Kecamatan Ngantru: 10 penerima manfaat10. Kecamatan Pakel: 10 penerima manfaat11. Kecamatan Kalidawir: 10 penerima manfaat12. Kecamatan Pucanglaban: 10 penerima manfaat13. Kecamatan Boyolangu: 9 penerima manfaat14. Kecamatan Besuki: 9 penerima manfaat15. Kecamatan Bandung: 8 penerima manfaat16 Kecamatan Kedungwaru: 8 penerima manfaat17. Kecamatan Ngunut: 8 penerima manfaat18. Kecamatan Pagerwojo: 7 penerima manfaat19. Kecamatan Kauman: 7 penerima manfaat Total: 193 penerima manfaat. Data sebaran penerima tersebut menunjukkan bahwa manfaat zakat telah menjangkau hampir seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. Hal ini menjadi bukti bahwa dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, tanpa memandang lokasi tempat tinggal. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di tahun-tahun mendatang. Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, maka semakin besar pula manfaat yang dapat diberikan kepada para mustahik. BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzaki dan munfiq yang telah mempercayakan zakat, infak, serta sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Setiap rupiah yang ditunaikan menjadi sumber harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, menghadirkan ketenangan, serta membantu mereka menjalani kehidupan dengan lebih layak. Mari terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Bersama, kita dapat menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”(HR. Ahmad) Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui:Klik disini-> Berbagi bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA06/08/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Jumat Berkah, BAZNAS Tulungagung Salurkan 150 Paket Makan untuk Tukang Becak dan Pak Ogah
Jumat Berkah, BAZNAS Tulungagung Salurkan 150 Paket Makan untuk Tukang Becak dan Pak Ogah
Tulungagung – Di tengah pesatnya perkembangan transportasi modern, banyak tukang becak yang masih setia menggantungkan penghasilannya dari mengayuh becak di jalanan. Meski harus bersaing dengan berbagai moda transportasi yang semakin canggih, mereka tetap bertahan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Berangkat dari kepedulian terhadap kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menggelar program Jumat Berkah dengan menyalurkan 150 paket makan dan minum kepada para tukang becak dan pak ogah (penyeberang jalan), Jumat (31/7/2026). Penyaluran dilakukan di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, di antaranya kawasan RS Bhayangkara Tulungagung, Alun-Alun Tulungagung, dan area sekitar Kantor Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi tempat para tukang becak dan pak ogah mencari nafkah setiap harinya. Sejak pagi, tim BAZNAS Kabupaten Tulungagung bersama para relawan turun langsung membagikan paket makan kepada para penerima manfaat. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal dengan penghasilan yang tidak menentu. Ari Khotmil Mubarak selaku Tim BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengatakan bahwa program Jumat Berkah dihadirkan sebagai upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. "Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang setiap hari tetap bekerja keras meski penghasilannya tidak menentu. Semoga bantuan sederhana ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi mereka," ujarnya. Kehadiran tim BAZNAS disambut dengan penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat. Salah seorang tukang becak mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti dan menjadi penyemangat di tengah aktivitas mencari nafkah. "Terimakasih banyak. Semoga semuanya diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, dan keberkahan oleh Allah SWT," ungkap salah satu tukang becak. Melalui program Jumat Berkah, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Kepedulian sekecil apa pun akan menjadi berarti ketika diberikan kepada mereka yang membutuhkan. BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah. Dengan menunaikan ZIS melalui BAZNAS, setiap kebaikan yang dititipkan akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima sehingga semakin banyak saudara-saudara kita yang dapat merasakan manfaatnya. Mari jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk berbagi dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama, karena kebaikan yang kita berikan hari ini dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui:Klik disini-> Berbagi bersama BAZNAS • Rekening Zakat: BSI 7137 892 353 a.n. Baznas Zakat Tulungagung • Rekening Infak dan sedekah: BSI 7137 892 051 a.n. Baznas Infak Tulungagung
BERITA31/07/2026 | Humas BAZNAS Tulungagung
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulungagung.

Lihat Daftar Rekening →