Berita Terbaru
BAZNAS Tulungagung Serahkan Bantuan Logistik Korban Banjir Sumatera melalui BAZNAS Jatim
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa beras serta pakaian baru dan pakaian bekas layak pakai kepada korban banjir di wilayah Sumatra. Bantuan tersebut diserahkan kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur untuk selanjutnya dikirim ke BAZNAS RI sebelum didistribusikan ke daerah terdampak bencana di Sumatra.
Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Rabu, 24 Desember 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Bantuan yang disalurkan berupa beras serta pakaian yang telah melalui proses seleksi, sehingga dipastikan bersih, layak, dan siap digunakan oleh para korban bencana.
Seluruh bantuan barang tersebut merupakan hasil kepedulian masyarakat Kabupaten Tulungagung terhadap saudara sebangsa yang terdampak musibah banjir. Bantuan diserahkan langsung oleh staf Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Ari Khotmil Mubarak, S.E.
Ari menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini menjadi wujud nyata solidaritas masyarakat Tulungagung kepada para korban banjir di Sumatra. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas selama masa tanggap darurat.
Banjir yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada awal bulan ini mengakibatkan ribuan rumah terendam, kerusakan infrastruktur, serta memaksa banyak warga mengungsi. Melalui koordinasi berjenjang, BAZNAS Provinsi Jawa Timur akan mengirimkan bantuan ke BAZNAS RI agar pendistribusian ke wilayah terdampak dapat dilakukan secara terpusat dan tepat sasaran.
Di akhir kegiatan, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap para korban banjir dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan secara normal. Apresiasi juga disampaikan kepada para relawan dan petugas yang terus bekerja membantu proses penanganan bencana di lapangan.
Saat ini, tim BAZNAS Kabupaten Tulungagung masih membuka donasi berupa uang untuk mendukung penanganan dan pemulihan korban banjir di Sumatra. Donasi dapat disalurkan melalui
Rekening BRI 011001030166530 a.n. BAZNAS Tulungagung I*Gunakan kode 025 pada nominal sedekah, misalnya Rp10.025,-. sebagai penanda donasi kemanusiaan
Donasi diterima hingga 31 Desember 2025 pukul 12.00 WIB.
BERITA29/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Bersama TP PKK Salurkan Bantuan Biaya Hidup Fakir Miskin Sebatangkara
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan biaya hidup bagi fakir miskin sebatangkara bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung, Ny. Endang Gatut Sunu Wibowo, pada Selasa (23/12/25).
Penyaluran bantuan dilaksanakan di tiga titik lokasi, yakni di kawasan Desa Karangrejo dan Desa Pucungkidul, Kecamatan Boyolangu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendistribusian zakat untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik yang hidup sebatangkara dan tidak memiliki penghasilan tetap.
Kegiatan penyaluran turut diikuti oleh Ketua Bidang I TP PKK Kabupaten Tulungagung, Ny. Yuyun Ahmad Baharudin, jajaran Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Camat Boyolangu, serta kepala desa setempat.
Bantuan biaya hidup diserahkan kepada tiga penerima manfaat, yakni Wianto, Gianto, dan Rumi. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp900.000,- yang disalurkan setiap tiga bulan sekali dan akan diberikan secara berkelanjutan sepanjang hidup penerima manfaat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa penyaluran bantuan biaya hidup ini merupakan wujud kepedulian bersama dari masyarakat Tulungagung.
“Bantuan ini bukan semata bantuan finansial, tetapi juga bentuk perhatian dan kepedulian masyarakat bagi mereka yang hidup sendirian dan dalam keterbatasan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan kepada BAZNAS, kami berupaya memastikan para fakir miskin sebatangkara tetap mendapatkan dukungan untuk menjalani kehidupan yang lebih layak,” ujarnya.
Suyadi menambahkan bahwa penyaluran bantuan biaya hidup kali ini dilakukan secara simbolis. Ia menjelaskan, di wilayah Kecamatan Boyolangu sebenarnya terdapat delapan penerima manfaat program fakir miskin sebatangkara.
“Pada kesempatan ini, penyaluran kami laksanakan secara simbolis kepada tiga penerima manfaat, sementara penerima lainnya tetap menerima bantuan sesuai ketentuan program,” tambahnya.
Program bantuan biaya hidup ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan berkelanjutan, khususnya lansia dan warga tanpa keluarga yang menopang kehidupan sehari-hari.
Salah satu penerima manfaat, Mbah Rumi, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS dan para pihak yang telah peduli.
“Terima kasih banyak, bantuan ini sangat berarti bagi saya. Semoga semuanya diparingi sehat dan lancar rezeki,” ucapnya dengan haru.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tulungagung berharap sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dapat terus diperkuat, terutama dalam meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah. Dengan penghimpunan yang semakin optimal, jangkauan program bantuan diharapkan semakin luas sehingga lebih banyak masyarakat Tulungagung yang terbantu, hingga menuju terwujudnya Tulungagung yang makmur dan sejahtera.
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Kolaborasi Lintas Lembaga, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Ratusan Juta dalam Kegiatan Penyerahan Dokumen Sidang Itsbat Nikah Terpadu
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Pengadilan Agama, serta Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan penyerahan dokumen hasil sidang itsbat nikah terpadu sekaligus penyaluran bantuan modal usaha. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (22/12/25).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, M.M., jajaran Forkopimda, pimpinan instansi terkait, serta para penerima manfaat. Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Tulungagung turut mengiringi pasangan pengantin dalam prosesi simbolis dan secara resmi membuka acara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tulungagung mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang merupakan wujud kolaborasi antar lembaga, yakni Dukcapil, Pengadilan Agama, Kementerian Agama, dan BAZNAS Tulungagung. Ia menegaskan bahwa sinergi ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kepastian hukum dan tertib administrasi kependudukan. Masyarakat yang selama ini mengalami kendala administratif dalam pencatatan perkawinan diharapkan dapat memperoleh kepastian hukum serta dokumen kependudukan yang sah,” ujar H. Ahmad Baharudin.
Lebih lanjut, ia berharap dengan terpenuhinya dokumen kependudukan yang legal, masyarakat dapat memperoleh akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program serta visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tulungagung, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi masyarakat.
“BAZNAS turut ambil bagian dalam kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah daerah melalui pemberian bantuan modal usaha, agar masyarakat dapat lebih mandiri dan produktif secara ekonomi,” ungkapnya.
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam membantu warga, terutama masyarakat yang berada di wilayah pedesaan atau yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan hukum dan administrasi kependudukan.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan modal usaha kepada 12 pasangan pengantin, masing-masing sebesar Rp1.500.000,-. Selain itu, bantuan modal usaha juga diberikan kepada 53 penerima manfaat lainnya dengan nominal yang sama.
Tidak hanya di bidang ekonomi, BAZNAS Tulungagung juga menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa bagi pelajar. Sebanyak 75 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) menerima bantuan masing-masing Rp250.000,-, serta 82 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) menerima bantuan sebesar Rp300.000,- per penerima manfaat. Bantuan pendidikan ini diserahkan secara simbolis kepada 7 orang perwakilan.
Secara keseluruhan, total penyaluran bantuan yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Tulungagung dalam kegiatan ini mencapai Rp140.850.000,-, sebagai bentuk komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Tulungagung.
BERITA22/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Sentuhan Pembiayaan BAZNAS Dorong Hidayah Bakery Tumbuh Lebih Produktif
Tulungagung - Berawal dari usaha rumahan pada tahun 2021, Hidayah Bakery kini tumbuh menjadi salah satu produsen roti dan kue yang semakin dikenal di wilayah Rejotangan dan sekitarnya. Sang pemilik, Agus Hidayat (31), memulai bisnis ini dengan modal sederhana dan tekad kuat. Usaha yang berlokasi di Desa Panjerejo, Jalan Demuk Rejotangan ini kini telah memiliki tiga titik penjualan, termasuk outlet di Aryojeding dan Karangtalun, Kalidawir.
Hidayah Bakery menjual berbagai produk roti manis, donat, hingga cake yang diproduksi setiap hari dari pukul 08.00 hingga 20.00. Dengan pemasaran yang mulai merambah media sosial seperti TikTok “Hidayah Bakery” dan Facebook “Hidayat Bakery”, omzet bulanan usaha ini kini mencapai sekitar Rp12 juta, dengan laba bersih sekitar 30 persen.
Namun perjalanan bisnis ini tidak selalu mulus. Agus mengakui bahwa ia masih menghadapi tantangan dalam menjalankan usaha.
“Kalau pesanan sepi, bingung muter modal. Kalau lagi rame, kewalahan dalam produksi,” ungkapnya.
Meski begitu, Agus tetap berpegang pada prinsip jujur, tekun, dan merawat pelanggan agar tetap setia. Strategi pengembangan usaha pun terus ia siapkan, mulai dari menambah outlet, memperluas jaringan, memperkuat pemasaran, hingga menjaga kualitas produk.
Pada akhir November 2024, Agus mendapatkan pembiayaan tahap pertama dari BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Tulungagung sebesar Rp1,4 juta yang digunakan untuk membeli bahan baku. Melihat perkembangan usaha yang terus meningkat, kini ia kembali mengajukan pembiayaan tahap kedua sebesar Rp3 juta untuk kebutuhan bahan baku tambahan. Saat ini, Hidayah Bakery juga menjadi langganan vendor MBG dengan rata-rata pemesanan empat kali dalam sebulan.
Dalam kunjungan pendampingan terbaru, tim BAZNAS Microfinance turut memberikan edukasi mengenai pencatatan keuangan sederhana agar Agus dapat mengelola keuangan usaha secara lebih teratur, terlebih kini ia sudah mempekerjakan karyawan dan kapasitas produksi semakin banyak.
Ke depan, Agus berharap dapat menambah cabang baru dan menjadikan Hidayah Bakery sebagai usaha yang semakin berkembang di Tulungagung.
Dengan konsistensi dan dukungan pembiayaan yang tepat sasaran, Hidayah Bakery menjadi bukti bahwa usaha kecil dapat tumbuh besar ketika dijalankan dengan ketekunan dan strategi yang matang.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Aksi Kemanusiaan Terus Mengalir, Madrasah Diniyah Tarbiyyatul Ulum Serut Salurkan Donasi Bencana Sematera Melalui BAZNAS
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menerima donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera dari Madrasah Diniyah Tarbiyyatul Ulum Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, pada Kamis (18/12/2025).
Donasi sebesar Rp 3.464.000,- diserahkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara di Sumatera yang terdampak bencana. Bantuan diterima langsung oleh Kepala Bagian Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Tika Nifatul Chusna, M.Pd., di kantor BAZNAS Tulungagung.
BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Madrasah Diniyah Tarbiyyatul Ulum dalam menyalurkan donasi kemanusiaan melalui BAZNAS.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Madrasah Diniyah Tarbiyyatul Ulum Desa Serut atas kepercayaan dan kepeduliannya. Amanah donasi ini akan kami salurkan secara tepat sasaran kepada para korban bencana di Sumatera,” ujar Tika Nifatul Chusna.
Ia menambahkan bahwa dukungan dari lembaga pendidikan keagamaan menjadi bukti nyata tumbuhnya semangat kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini. BAZNAS Tulungagung berkomitmen untuk terus menjaga amanah para donatur serta memastikan bantuan tersalurkan secara transparan dan akuntabel.
Melalui sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap upaya kemanusiaan ini dapat meringankan beban para korban serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.
BAZNAS Kabupaten Tulungagung juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera. Donasi dapat disalurkan melalui:
Rekening BRI 011001030166530 a.n. BAZNAS Tulungagung I.
Gunakan kode 025 dalam nominal sedekah, misalnya Rp10.025,-, sebagai penanda donasi kemanusiaan.
Setiap donasi yang diberikan, sekecil apa pun, sangat berarti bagi mereka yang sedang dalam kesulitan.
BERITA18/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Solidaritas untuk Sumatera, PSHT Tulungagung Serahkan Donasi Kemanusiaan melalui BAZNAS
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menerima donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tulungagung Pusat Madiun. Penyerahan donasi dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Tulungagung pada Selasa siang (16/12/25).
Donasi yang disalurkan berupa bantuan barang kebutuhan dasar yang terdiri dari pakaian baju, celana, mukena, sarung, celana dalam, jaket, lampu solar cell, dan berbagai perlengkapan lainnya. Seluruh pakaian yang didonasikan merupakan pakaian baru dan pakaian bekas layak pakai yang telah diseleksi dan siap digunakan oleh para korban bencana. Total nilai donasi tersebut mencapai Rp82.679.000,-.
Donasi diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh PSHT Cabang Tulungagung Pusat Madiun kepada saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Tulungagung Pusat Madiun atas kepedulian dan solidaritasnya. Donasi ini sangat berarti bagi para korban bencana di Sumatera dan insyaallah akan segera kami salurkan kepada mereka,” ujar Suyadi.
Sementara itu, salah satu perwakilan PSHT Cabang Tulungagung Pusat Madiun yang menyerahkan donasi menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Tulungagung atas kerja sama dan kesediaannya dalam menerima serta menyalurkan bantuan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah memfasilitasi dan bersedia menyalurkan donasi dari kami. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Sumatera,” tuturnya.
Sebagai penutup, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat kemanusiaan dengan membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Donasi untuk korban bencana Sumatera dapat disalurkan melalui:
Rekening BRI 011001030166530 a.n. BAZNAS Tulungagung I.
Gunakan kode 025 dalam nominal sedekah, misalnya Rp10.025,-, sebagai penanda donasi kemanusiaan.
Setiap bantuan yang diberikan, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Terima Donasi Peduli Bencana Sumatera dari Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menerima donasi kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sumatera dari Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an Tulungagung. Penyerahan donasi tersebut dilaksanakan pada Selasa (16/12/25) di lingkungan yayasan.
Donasi sebesar Rp3.011.000,- diserahkan langsung oleh salah satu guru Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an Tulungagung dan diterima oleh Kepala Bagian Penghimpunan bersama staf Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian lembaga pendidikan terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera.
Kepala Bagian Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Tika Nifatul Chusna, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak yayasan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an atas kepercayaan dan kepeduliannya. Amanah ini akan kami salurkan kepada para korban bencana di Sumatera secara tepat dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu guru Yayasan Rumah Tahfidz Baitul Qur’an Tulungagung yang menyerahkan donasi menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Tulungagung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulungagung yang telah menerima dan bersedia menyalurkan donasi dari lembaga kami. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tuturnya.
BAZNAS Kabupaten Tulungagung terus mengajak masyarakat, lembaga, dan seluruh elemen untuk bersama-sama menebar kepedulian dan solidaritas kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Tak harus dengan nominal yang besar, bahkan donasi kecil sangat berarti untuk mereka yang dalam kesulitan. Semoga kepedulian masyarakat Tulungagung dapat menjadi semangat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Terima Kunjungan Kerja dan Studi Referensi BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menjadi rujukan BAZNAS daerah lain. Pada Minggu pagi (14/12/25), BAZNAS Tulungagung menerima kunjungan kerja dan studi referensi dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Kunjungan ini diikuti sebanyak 45 orang yang terdiri dari jajaran Pimpinan dan Staff BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Asisten I Bidang Pemerintahan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), perwakilan Dinas Kesehatan, serta para relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari sistem penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), program-program unggulan BAZNAS Tulungagung, serta strategi pengembangan UMKM binaan, khususnya melalui program Car Free Day (CFD) Tulungagung
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M., menyambut hangat kedatangan rombongan dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
“Kami sangat menyambut baik kunjungan kerja dan studi referensi dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Semoga silaturahmi dan sharing program ini dapat memberikan manfaat serta memperkuat sinergi antarlembaga BAZNAS,” ungkapnya.
Dukungan penuh terhadap keberadaan dan peran BAZNAS juga disampaikan oleh Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, H. M. Makrus Manan, S.P., M.M. Menurutnya, program-program BAZNAS telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
“Program-program dari BAZNAS sangat membantu kami di pemerintahan. Kami di Kesra ditugasi langsung oleh Bupati untuk membina BAZNAS, mendukung, membantu, serta menyinkronkan program BAZNAS dengan program pemerintah daerah,” jelasnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa fokus utama kunjungan ini adalah penguatan kapasitas relawan.
“Kehadiran kami ke BAZNAS Tulungagung tak lain untuk memperkuat relawan. Relawan adalah ujung tombak pergerakan BAZNAS. Kami berharap para relawan ini mendapatkan ilmu dan pengalaman yang bermanfaat disini,” ungkapnya.
Zamroni Ahmad juga mengaku terkesan dengan keberhasilan BAZNAS Tulungagung dalam mengembangkan UMKM binaan.
“Kami sudah melihat langsung bagaimana pengembangan UMKM yang dilakukan BAZNAS Tulungagung. Ke depan, kami berharap bisa memiliki wilayah binaan sendiri untuk mengembangkan UMKM di Mojokerto,” tambahnya.
Ia juga menyinggung antusiasme masyarakat pada CFD Besuki Tulungagung. “Kemarin kami menghadiri launching CFD di Besuki, luar biasa ramai. Terdapat 115 UMKM binaan BAZNAS Tulungagung. Perputaran ekonominya sungguh luar biasa,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Abdul Wachid, S.IP., memaparkan dampak ekonomi signifikan dari program CFD.
“Setiap minggu, perputaran uang di CFD Besuki bisa mencapai 80 juta rupiah. Sedangkan di CFD Alun-Alun Tulungagung bisa mencapai 250 juta rupiah, bahkan hingga 350 juta rupiah tergantung event yang diselenggarakan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa BAZNAS Tulungagung tidak hanya menghadirkan ruang usaha, tetapi juga memberikan penguatan modal kepada para UMKM binaan.
“Kami memberikan bantuan modal usaha, bantuan tenda dan meja portabel. Selain itu, kami memiliki program BAZNAS Microfinance Desa (BMD), di mana para pedagang bisa memperoleh pinjaman modal tanpa bunga dan tanpa agunan,” pungkasnya.
Melalui kunjungan kerja dan studi referensi ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antar-BAZNAS daerah dalam meningkatkan penghimpunan ZIS, memperkuat relawan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir di Sumatra
Tulungagung - Hujan deras yang terus mengguyur sejumlah wilayah di Sumatra menyebabkan banjir meluas dan merendam permukiman warga. Air yang naik dengan cepat memaksa banyak keluarga mengungsi, meninggalkan rumah, harta benda, dan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini membuat para korban membutuhkan bantuan segera untuk bertahan di tengah keterbatasan.
Menanggapi situasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak masyarakat untuk turut hadir membantu para korban banjir.
Mari, di tengah kenyamanan yang kita rasakan hari ini, kita sisihkan sejenak waktu untuk mengetuk pintu langit. Panjatkan doa terbaik untuk keselamatan, ketabahan, serta pemulihan bagi seluruh masyarakat Sumatera yang terdampak.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyampaikan bahwa kepedulian masyarakat sangat berarti bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit. “Saat saudara kita kehilangan tempat tinggal dan rasa aman, kehadiran kita melalui bantuan dan doa menjadi penguat bagi mereka,” ujarnya.
Melalui gerakan kepedulian ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung mengajak masyarakat luas untuk berbagi rezeki dan empati. Saatnya kita hadir meski dari kejauhan, membantu mereka bangkit kembali.
Salurkan donasi terbaik Anda melalui BAZNAS Tulungagung sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita yang sedang dirundung duka.
Rekening BRI 011001030166530 a.n. Baznas Tulungagung I
*Gunakan kode 025 dalam nominal sedekah, contoh: Rp 10.025,-
Saatnya Peduli, Saatnya Berbagi untuk Sesama
Semoga setiap rupiah yang kita niatkan menjadi cahaya harapan bagi mereka yang sedang berjuang memulihkan kehidupan. Bersama BAZNAS Kabupaten Tulungagung, mari kita ringankan beban mereka.#prayforsumatera #donasikorbanbencanasumatera
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Lakukan Studi Referensi ke BAZNAS Kota Surabaya untuk Perkuat Kapasitas SDM dan Pengelolaan ZIS
Surabaya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung melaksanakan kunjungan kerja studi referensi ke BAZNAS Kota Surabaya sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Tulungagung. (10/12/25)
Kunjungan ini turut diikuti oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) beserta dua staf, serta dua perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung bidang Zawa.
Studi referensi ini dimaksudkan sebagai sarana pembelajaran dan pertukaran pengalaman, khususnya dalam penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kapasitas amil, serta strategi optimalisasi penghimpunan dan pendayagunaan ZIS yang telah berjalan baik di Kota Surabaya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tulungagung berharap dapat mengadopsi praktik-praktik terbaik yang relevan untuk diterapkan di daerah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta keterbukaan BAZNAS Kota Surabaya dalam berbagi pengalaman.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kota Surabaya atas diterimanya studi referensi dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk belajar dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di daerah,” ujar Suyadi.
Lebih lanjut, Suyadi menegaskan bahwa pihaknya ingin mendalami strategi optimalisasi penghimpunan ZIS yang telah diterapkan di Kota Surabaya.
“Kami ingin belajar secara langsung bagaimana BAZNAS Kota Surabaya mampu mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dengan dukungan kuat dari berbagai pihak, sehingga dapat menjadi referensi bagi penguatan program di Tulungagung,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, ST., MM., menjelaskan bahwa keberhasilan penghimpunan ZIS di Kota Surabaya tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kota Surabaya.
“Di Kota Surabaya, penghimpunan zakat sangat didukung oleh Wali Kota. Kami tidak memiliki Peraturan Bupati atau Peraturan Wali Kota khusus, melainkan cukup melalui surat edaran yang secara efektif mendorong optimalisasi penghimpunan zakat,” jelas Hamzah.
Hamzah menambahkan bahwa skema pemotongan gaji ASN menjadi tulang punggung utama penghimpunan ZIS di Kota Surabaya.
“Penghimpunan kami hampir sepenuhnya bersumber dari para ASN melalui mekanisme potong gaji. Bahkan, dalam satu bulan jarang sekali ada muzakki yang datang langsung membayar zakat ke kantor BAZNAS kami. Meski demikian, kami mampu menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah hingga Rp45 miliar dalam satu tahun,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya menyampaikan bahwa keberadaan BAZNAS sangat membantu pemerintah kota dalam memperkuat program kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi kunci penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial diwilayahnya.
Melalui kunjungan kerja ini, BAZNAS Kabupaten Tulungagung berharap terjalin sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat antarlembaga, sekaligus menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Terima Donasi Kemanusiaan dari SD Zumrotus Salamah untuk Korban Bencana Sumatera
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menerima amanah kebaikan dari masyarakat. Pada Selasa (9/12/2025), SD Zumrotus Salamah, Tawangsari, Kedungwaru menyerahkan donasi kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera. Penyerahan berlangsung di Kantor BAZNAS Tulungagung dan diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah beserta perwakilan siswa-siswi SD Zumrotus Salamah.
Donasi dengan total senilai Rp 4.400.000,- tersebut diterima oleh Wakil Ketua Bidang Pendistibusian dan Pendayagunaan BAZNAS Tulungagung, Abdul Wachid, S.IP. Pihak sekolah menyampaikan bahwa mereka mempercayakan bantuan ini kepada BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah yang kredibel dan amanah dalam penyaluran dana kemanusiaan.
Ke depan, donasi ini akan diteruskan ke BAZNAS Provinsi Jawa Timur, kemudian dilanjutkan ke BAZNAS Pusat, sebelum akhirnya disalurkan kepada para korban bencana di wilayah Pulau Sumatera.
Abdul Wachid menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan pihak sekolah. “Kami sangat berterima kasih kepada keluarga besar SD Zumrotus Salamah. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Setiap rupiah dari para donatur adalah harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.
BAZNAS Tulungagung mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam aksi kemanusiaan ini. Tak harus besar, bahkan donasi kecil pun sangat berarti bagi mereka yang sedang menghadapi ujian berat akibat bencana. Semoga kepedulian masyarakat Tulungagung dapat menjadi penguat bagi saudara-saudara kita di Sumatera.
BERITA09/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Bersama Mbah Pucung Salurkan Bantuan Biaya Hidup untuk Empat Lansia Fakir Miskin di Ngantru
Tulungagung - BAZNAS Kabupaten Tulungagung kembali menunjukkan kepedulian terhadap warga yang hidup dalam keterbatasan. Bersama dengan Imam Sopingi atau sosok yang dikenal luas dengan sebutan Mbah Pucung (Kepala Desa Pucung Lor), BAZNAS Tulungagung menyalurkan bantuan biaya hidup kepada empat lansia fakir miskin sebatang kara. (4/12/25)
Empat penerima manfaat tersebut terdiri dari dua warga Desa Pakel dan dua warga Desa Pucung Lor, kecamatan Ngantru. Penyaluran berlangsung dan diserahkan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M, di Balai Desa Pucung Lor untuk dua warga Desa Pakel, Kecamatan Ngantru.
Sementara itu, dua penerima manfaat dari Desa Pucung Lor mendapat penyaluran secara langsung di rumah masing-masing, didampingi oleh Mbah Pucung.
Setiap penerima mendapat bantuan berupa uang tunai sebesar Rp900.000,- yang disalurkan setiap tiga bulan sekali sepanjang hidup penerima, sebagai bentuk dukungan berkelanjutan bagi para lansia yang tidak memiliki keluarga dan tinggal dalam kondisi serba terbatas.
Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, M.M, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian untuk menjamin kehidupan dasar masyarakat yang rentan.
“Bantuan biaya hidup ini kami salurkan sebagai bentuk kehadiran masyarakat melalui BAZNAS untuk memastikan para lansia fakir miskin tetap bisa memenuhi kebutuhan dasarnya. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka serta memberi ketenangan dalam menjalani hari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Mbah Pucung menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada BAZNAS Tulungagung atas bantuan yang diberikan kepada warganya
BAZNAS Tulungagung berharap bantuan ini dapat menjadi penguat bagi para penerima manfaat untuk menjalani hidup dengan lebih layak dan tenang. Selain itu, BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, agar semakin banyak saudara yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Sanitasi 10 Juta Secara Simbolis di Desa Pucung Lor
Tulungagung - Upaya peningkatan sanitasi layak bagi masyarakat terus dilakukan BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Pada Kamis (4/12/25), lembaga ini menyalurkan bantuan sanitasi kepada warga Desa Pucung Lor, Kecamatan Ngantru, dalam acara yang digelar di Balai Desa setempat.
Bantuan berupa uang tunai senilai Rp10.000.000,- diberikan kepada 5 penerima manfaat, masing-masing menerima Rp2.000.000,-. Para penerima manfaat merupakan warga desa Pucung Lor; Muhammad Miftahul Huda, Miskam, Zumar, Markani, dan Bero.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., didampingi oleh Kepala Desa Pucung Lor, Imam Sopingi atau yang akrab disapa Mbah Pucung.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Tulungagung menyampaikan bahwa bantuan sanitasi ini diberikan untuk mendukung terciptanya lingkungan sehat di masyarakat.
“Seluruh bantuan sudah kami salurkan kepada para penerima, dan Alhamdulillah kini telah terbangun fasilitas WC yang lebih layak dan sehat. Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga memiliki akses sanitasi yang memadai,” ungkap Suyadi.
Ia menambahkan bahwa fasilitas sanitasi yang baik merupakan pondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan keluarga yang lebih sehat.
“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat, sekaligus mendorong kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” imbuhnya.
Kepala Desa Pucung Lor, Mbah Pucung, menyampaikan apresiasinya atas hadirnya bantuan ini, yang dinilai sangat membantu warga yang sebelumnya belum memiliki sarana sanitasi memadai.
BAZNAS berharap agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih sehat dan layak huni.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif Tulungagung Tahun 2025 oleh AJT
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kembali menorehkan prestasi membanggakan. Lembaga ini dinobatkan sebagai Tokoh Inspiratif Tulungagung Tahun 2025 oleh Aliansi Jurnalis Tulungagung (AJT) dalam Malam Penganugerahan yang menjadi puncak perayaan HUT ke-20 AJT bertema “Menjaga Nurani, Merajut Sinergi.”
Acara bergengsi tersebut digelar di Gedung Barata Convention Tulungagung pada Senin (1/12/25) dan turut dihadiri oleh Bupati Tulungagung beserta jajaran Forkopimda.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensi BAZNAS Tulungagung dalam menjalankan program unggulan “Satu Keluarga Satu Sarjana” (SKSS) yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.
Ketua AJT, Catur Santoso, melalui Sunari selaku Ketua Bidang Multimedia dan IT, menyampaikan bahwa BAZNAS Tulungagung layak mendapat penghargaan tersebut karena telah membuktikan komitmennya dalam pemberdayaan umat melalui pendidikan.
“Program SKSS adalah wujud nyata pemanfaatan dana zakat untuk pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. BAZNAS Tulungagung memberikan harapan kepada keluarga kurang mampu agar minimal satu anak mereka dapat mengenyam pendidikan tinggi dan meraih gelar sarjana,” jelas Sunari.
Program Beasiswa SKSS menyasar mahasiswa dari keluarga fakir atau miskin di Tulungagung yang belum memiliki anggota keluarga lulusan S1 dalam satu Kartu Keluarga.
Melalui program ini, BAZNAS memberikan subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) Rp2.000.000 per semester selama delapan semester, serta berbagai fasilitas pengembangan diri bersama mentor. Tujuannya agar para penerima beasiswa dapat tumbuh menjadi pelopor pemberdayaan di lingkungan masing-masing.
Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk kepercayaan publik terhadap kinerja BAZNAS, khususnya dalam sektor pendidikan. Ia mengungkapkan bahwa hingga tahun 2025, program SKSS telah berhasil meluluskan 100 mahasiswa binaan, sementara 80 mahasiswa lainnya masih aktif menempuh perkuliahan.
“Saat ini terdapat 80 mahasiswa binaan yang tersebar di berbagai kampus di Tulungagung, seperti UIN Satu Tulungagung, Universitas Tulungagung, Universitas Bhinneka PGRI, STAI Diponegoro, dan STAI Muhammadiyah Tulungagung. Ini menjadi bukti bahwa dana zakat benar-benar mampu membuka jalan perubahan bagi generasi muda,” ungkap Suyadi.
Ia menambahkan bahwa BAZNAS Tulungagung akan terus berkomitmen memperluas kebermanfaatan di berbagai bidang termasuk pendidikan, demi terwujudnya masyarakat Tulungagung yang lebih berdaya dan sejahtera.
Di akhir kesempatan, Sunari juga menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya pengakuan terhadap keberhasilan program SKSS, tetapi juga terhadap peran strategis BAZNAS dalam memperkuat fondasi sosial masyarakat.
“Secara keseluruhan, penghargaan ini merupakan pengakuan atas dedikasi BAZNAS dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi melalui instrumen zakat, infak, dan sedekah, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat,” tutupnya.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Berawal dari Gerobak Telur Gulung, Fikri Kini Raup Omzet Ratusan Ribu per Hari Bersama Dukungan BMD
Tulungagung - Tekad kuat Muhammad Fikri Salam (28), pemuda asal Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, menjadi gambaran bahwa usaha kecil dapat bertumbuh ketika dikelola dengan tekun, jujur, dan konsisten menjaga kualitas. Melalui brand kuliner “Sobat Telur”, Fikri berhasil menarik perhatian masyarakat dengan dua menu andalan: Telur Gulung dan Makaroni Telur. Jajanan ini kini menjadi salah satu cemilan paling dicari di CFD Alun-Alun Tulungagung dan CFD Sobontoro setiap hari Minggunya, bahkan hingga ke Pusat Kuliner PINKA Kutoanyar setiap hari pukul 10.00-17.00 WIB.
Setiap hari, Fikri mengolah 4-5 kilogram telur sebagai bahan utama. Di Pusat Kuliner Pinka, omzet hariannya berada di kisaran Rp200 ribu - Rp300 ribu. Sementara pada momen Car Free Day di dua titik sekaligus, pendapatannya bahkan bisa melesat hingga Rp600 ribu - Rp700 ribu. Dari total omzet tersebut, Fikri mampu mengantongi laba bersih sekitar 50%, sebuah capaian yang memperlihatkan efisiensi pengelolaan usahanya.
Meski menjanjikan, perjalanan usaha Fikri tak selalu mulus. Persaingan di lokasi yang sama, kesulitan mencari SDM untuk membuka cabang, serta fluktuasi harga telur menjadi tantangan yang harus ia hadapi setiap hari. Namun Fikri tidak patah semangat; ia justru semakin termotivasi untuk memperluas usahanya di masa mendatang.
Pada akhir November 2024, Fikri menerima pembiayaan modal usaha tanpa bunga tanpa agunan di tahap pertama sebesar Rp1,6 juta dari program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Tulungagung. Dana tersebut digunakan untuk membeli bahan baku utama.
Kini, pada pengajuan tahap kedua di Oktober 2025, ia kembali mendapat pembiayaan sebesar Rp2,5 juta untuk menambah peralatan sekaligus memperkuat modal bahan baku.
Fikri tidak hanya mendapatkan bantuan berupa modal saja, tetapi juga edukasi dan pendampingan dari tim BMD Tulungagung, salah satunya pencatatan keuangan sederhana. Fikri mengaku mulai menerapkan pembukuan harian agar pengelolaan bisnisnya lebih transparan dan terarah.
Program BMD dirancang bukan untuk mengubah hidup usaha penerima manfaat secara instan, tetapi sebagai penopang yang memperkuat pondasi usaha agar semakin stabil dan berdaya. Fikri menjadi contoh bahwa fasilitas yang tepat mampu mendukung pelaku usaha yang memiliki komitmen kuat.
Dengan prinsip jujur, tekun, dan menjaga kualitas, Fikri optimistis “Sobat Telur” dapat berkembang lebih besar. Keinginannya membuka cabang baru menjadi target yang ingin ia wujudkan agar jajanan rumahan ini semakin dikenal sebagai camilan favorit keluarga.
Kisah Fikri membuktikan bahwa usaha kecil pun dapat melesat ketika dirawat dengan kesungguhan dan dibarengi kemauan untuk belajar dan berkembang.
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Kebencaan untuk Korban Kebakaran di Desa Plandaan
Tulungagung - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan kebencanaan kepada Winarsini, warga RT 003/RW 005 Desa Plandaan, Kecamatan Kedungwaru, yang rumahnya hangus terbakar pada Jumat siang (3/10) sekitar pukul 13.45 WIB.
Peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu oleh api dari kompor gas yang ditinggal menyala saat pemilik rumah tengah merebus air. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, seluruh bangunan rumah milik Winarsini ludes terbakar hingga rata dengan tanah, menyisakan kepedihan dan kehilangan besar bagi keluarga.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Tulungagung menyalurkan bantuan kebencanaan pada Senin (1/12/25) bertempat dikantor BAZNAS Tulungagung berupa uang tunai sebesar Rp 5.000.000,- guna meringankan beban Winarsini dan membantu kebutuhan darurat pascakebakaran.
Wakil Ketua III BAZNAS Tulungagung, H. Zainul Fuad, S.E., M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap warga yang tertimpa musibah.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Bu Winarsini setelah kehilangan tempat tinggalnya. BAZNAS Tulungagung akan terus hadir untuk masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi darurat seperti kebakaran dan bencana lainnya,” ujarnya.
Dengan adanya bantuan tersebut, BAZNAS Tulungagung berharap Winarsini dapat segera memulihkan kondisi dan memperoleh kembali keteguhan setelah terkena musibah. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah demi membantu sesama yang membutuhkan.
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
CFD Bantaran Sungai Niyama, Suguhkan Keindahan Pegunungan dan Udara Segar
Tulungagung - Desa Besuki, resmi menggelar Car Free Day (CFD) perdana di kawasan bantaran Sungai Niyama, sebuah lokasi yang memadukan keindahan pegunungan dan udara pagi yang segar. Kegiatan yang diinisiasi oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung dan dilaksanakan oleh UPZ Desa Besuki ini langsung mendapat sambutan meriah dari masyarakat sejak dibukanya pada Ahad pagi.
Bantaran Sungai Niyama yang biasanya menjadi tempat olah raga warga sekitar, kini ditata khusus menjadi jalur bebas kendaraan di Ahad pagi. Para pengunjung dapat berolahraga, berjalan santai, hingga menikmati udara bersih tanpa polusi sambil mendengarkan gemericik air sungai. Pemandangan hijau pegunungan yang mengelilingi area tersebut membuat suasana CFD terasa lebih sejuk dan menenangkan dibandingkan lokasi-lokasi CFD pada umumnya.
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan aktivitas sehat, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi warga. Ratusan UMKM lokal terlihat berjejer rapi menyuguhkan beragam kuliner tradisional, minuman herbal, kerajinan kreatif, hingga olahan pangan rumahan. Kehadiran UMKM menjadi magnet yang memperkaya pengalaman para pengunjung.
Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung Bidang Pendistribusian, Abdul Wachid, S.IP, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga. “Car Free Day di bantaran Sungai Niyama ini merupakan upaya kami menghadirkan ruang publik yang sehat sekaligus produktif. Kami ingin masyarakat tidak hanya berolahraga dan menikmati udara segar, tetapi juga mendukung ekonomi lokal melalui UMKM yang hadir di sini. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi kegiatan rutin yang membawa manfaat luas,” ujarnya.
Ketua UPZ Desa Besuki juga menambahkan bahwa CFD ini diharapkan menjadi ikon baru desa. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan potensi alam Besuki dan membuka peluang ekonomi bagi warga.
Acara semakin semarak dengan adanya senam bersama, penampilan komunitas lokal, serta area bermain aman bagi anak-anak. Harmoni antara alam, komunitas, dan pemberdayaan ekonomi menjadikan CFD bantaran Sungai Niyama sebagai salah satu kegiatan publik paling menarik di wilayah Tulungagung.
Dengan dukungan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, pemerintah desa, dinas terkait dan masyarakat, CFD ini diharapkan terus berkembang dan menjadi agenda mingguan yang dinantikan warga.
BERITA25/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Tulungagung Resmi Launching CFD UPZ Besuki, Bukakan Ruang Baru bagi 115 Pedagang UMKM
Tulungagung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung resmi melaunching program Car Free Day (CFD) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Besuki pada Minggu pagi, (23/11/2025). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 WIB ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tulungagung yang diwakili oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Dr. Slamet Sunarto, M.Si.
Acara peresmian turut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS wilayah sekitar, meliputi BAZNAS Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, serta Kabupaten Mojokerto. Selain itu, Forkopimcam Besuki, Kepala OPD terkait, Kepala Desa Besuki, serta berbagai tokoh masyarakat juga hadir memeriahkan kegiatan tersebut.
Program CFD ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Tulungagung dan UPZ Desa Besuki, dengan tujuan memperkuat pemberdayaan UMKM binaan maupun pelaku UMKM lokal. Melalui penyediaan ruang usaha yang lebih tertata dan strategis, program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan dan berkeadilan.
Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa peluncuran CFD di Desa Besuki merupakan langkah lanjutan dari semangat pemerataan manfaat ekonomi hasil gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
“Kami melihat keberhasilan CFD yang berjalan aktif di Alun-Alun Tulungagung, dan hari ini kami ingin memperluas manfaatnya. CFD Besuki kami hadirkan sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus sarana membangun kemandirian UMKM,” ujarnya.
Sebagai bentuk penguatan ekonomi kerakyatan, BAZNAS Tulungagung juga telah menyalurkan bantuan kepada 60 pelaku UMKM berupa fasilitas tenda dan meja portabel untuk mendukung aktivitas jualan mereka. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalitas dan kenyamanan pedagang dalam melayani masyarakat.
Ketua BAZNAS Tulungagung tersebut juga menegaskan bahwa pelaksanaan CFD selanjutnya akan dikelola oleh UPZ Desa Besuki.
“Setelah launching ini, pengelolaan kami serahkan kepada UPZ Besuki. Namun BAZNAS tetap akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, baik setiap satu bulan maupun tiga bulan sekali,” jelas Suyadi.
Kepala Desa Besuki menyampaikan rasa syukurnya atas pelaksanaan CFD yang mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, sudah ada 115 pedagang UMKM yang mendapatkan ruang usaha di CFD ini. Tidak hanya dari Desa Besuki, tetapi juga dari luar desa. Ini menjadi bukti bahwa CFD memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Kepala Dinas Koperasi dan UMKM juga memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya CFD ini.
Dr. Slamet Sunarto menegaskan, “Pemkab Tulungagung mendukung penuh inisiatif BAZNAS dan UPZ Besuki. CFD ini menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.”
Salah satu pedagang UMKM yang hadir turut mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Terima kasih kepada BAZNAS dan UPZ Besuki. CFD ini sangat membantu pedagang kecil seperti kami untuk mendapatkan tempat berdagang yang layak dan ramai,” ujarnya.
Menutup kegiatan, Ketua BAZNAS Tulungagung menyampaikan harapan besar terhadap keberlanjutan program ini.
“Semoga dengan adanya CFD ini, sektor ekonomi di Desa Besuki dan sekitarnya bisa terangkat secara maksimal. Kami ingin CFD ini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat,” pungkas Suyadi.
BERITA24/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
CFD Desa Besuki Dibuka, Ribuan Pengunjung Padati Bantaran Sungai Niyama
Tulungagung - Suasana Ahad pagi di bantaran Sungai Niyama, Desa Besuki, tampak berbeda dari biasanya. Ribuan warga memadati area tersebut untuk menghadiri pembukaan perdana Car Free Day (CFD) Desa Besuki, sebuah kegiatan yang diinisiasi oleh BAZNAS Kabupaten Tulungagung, dikelola oleh UPZ Desa Besuki, serta didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung (23/11/2025)
Kegiatan perdana ini menampilkan geliat ekonomi lokal yang luar biasa. Sebanyak 115 UMKM lokal dan 60 diantaranya termasuk UMKM binaan BAZNAS, turut meramaikan sepanjang jalur Sungai Niyama. Sejak pagi, pengunjung langsung berhamburan memenuhi kawasan CFD untuk berbelanja, berolahraga, hingga menikmati kuliner khas desa.
Ketua UPZ Desa Besuki menyampaikan bahwa CFD ini dirancang sebagai sarana pemberdayaan ekonomi warga. "Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah berkelanjutan bagi UMKM untuk tumbuh dan mendekatkan produk mereka ke masyarakat,” ujarnya.
Antusiasme Pengunjung
Para pengunjung tampak sangat antusias. Banyak yang mengaku senang dengan adanya kegiatan baru yang memberi ruang rekreasi sehat bagi keluarga.
Eka Rahmawati (32), warga Besuki menyampaikan, “Baru pertama dibuka sudah seramai ini. Senang sekali ada tempat yang bisa dipakai olahraga sambil kulineran dengan keluarga. Semoga rutin setiap minggu.”
Sementara itu, Ahmad Satrio (28) juga merasa terkesan, “UMKM-nya lengkap sekali. Banyak produk unik dan harganya terjangkau. Saya berharap panitia bisa terus mengadakannya setiap hari minggu”
Suara Para Pedagang
Tidak hanya pengunjung, para pedagang pun merasa terbantu dengan adanya CFD ini. Siti Nuraini, salah satu UMKM binaan BAZNAS yang menjual jajanan tradisional, mengaku dagangannya laris manis sejak pagi. “Alhamdulillah, baru dua jam buka sudah hampir habis. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami memperluas pasar,” ungkapnya.
Pedagang minuman segar, Rizki Darmawan, juga merasakan manfaat serupa, “Ramainya luar biasa. Ini pertama kali saya berjualan di CFD dan hasilnya sangat memuaskan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut.”
Mendorong Ekonomi Kerakyatan
Dengan antusiasme masyarakat dan keterlibatan pelaku UMKM, Car Free Day bantaran Sungai Niyama diproyeksikan menjadi program mingguan yang tidak hanya memberikan ruang rekreasi sehat bagi warga, tetapi juga menggerakkan ekonomi kerakyatan di Desa Besuki dan sekitarnya.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen BAZNAS Tulungagung dan UPZ Desa Besuki dalam memberdayakan masyarakat melalui pendekatan ekonomi kreatif dan fasilitas ruang publik yang lebih hidup.
BERITA24/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
Memeriahkan HUT ke-820, BAZNAS Tulungagung Salurkan Bantuan Secara Simbolis pada Pagelaran Wayang Kulit di Pendopo Kongas Arum
Tulungagung - Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-820, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung turut berpartisipasi dalam pagelaran wayang kulit yang berlangsung meriah di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Kamis malam, (20/11/25).
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Tulungagung menampilkan capaian penyaluran bantuannya selama tahun 2025 dengan menyerahkan secara simbolis dua jenis bantuan, yaitu bantuan modal usaha dan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Tulungagung telah menyalurkan bantuan modal usaha kepada 226 penerima manfaat dengan total nilai Rp272.000.000,-. Selain itu, bantuan rehab RTLH kepada 15 penerima juga telah direalisasikan dengan total nilai Rp210.000.000,-.
Sebagai bentuk apresiasi dan penyampaian kepada publik, penyaluran yang telah terlaksana tersebut kemudian diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., kepada dua perwakilan penerima, yaitu Bu Sri Untari dan Bu Munarsih.
Acara yang dibuka langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimda, para Camat, Kepala OPD lingkup Pemkab Tulungagung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati area pendopo.
Pagelaran wayang kulit malam itu semakin semarak dengan tampilnya tiga dalang terkemuka Tulungagung: Ki Eko Kondho Prisdianto, Ki Minto Darsono, dan Ki Sun Gondrong. Kehadiran Niken Salindry, sinden populer asal Kediri, turut menambah antusiasme penonton. Hiburan juga semakin lengkap dengan penampilan Cak Percil cs dan Duo Jo, yang menjadikan malam peringatan HUT Tulungagung ini semakin meriah.
Ketua BAZNAS Tulungagung, Drs. H. Suyadi, MM., menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam kegiatan ini adalah bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah dan kebahagiaan masyarakat Tulungagung.
“BAZNAS Tulungagung hadir tidak hanya dalam program pemberdayaan dan bantuan sosial, tetapi juga dalam momen kebersamaan seperti peringatan Hari Jadi ini. Penyaluran bantuan merupakan wujud komitmen kami dalam membantu masyarakat kurang mampu agar lebih berdaya serta turut menikmati semaraknya perayaan hari jadi Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.
Lebih lanjut, Suyadi menjelaskan bahwa bantuan modal usaha bertujuan memperkuat ekonomi mustahik agar mampu meningkatkan pendapatan, sedangkan bantuan rehab RTLH difokuskan untuk menghadirkan hunian yang layak dan lebih aman bagi keluarga penerima manfaat.
Menutup malam penuh kebersamaan tersebut, BAZNAS Tulungagung menyampaikan harapan agar peringatan Hari Jadi ke-820 ini menjadi titik tumbuh bagi terciptanya masyarakat yang semakin berdaya, kehidupan sosial yang semakin harmonis, serta pembangunan daerah yang berjalan lebih inklusif.
BAZNAS juga berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga sosial semakin kuat sehingga upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Semoga Kabupaten Tulungagung terus berkembang sebagai daerah yang maju, aman, dan penuh keberkahan bagi seluruh warganya.
BERITA21/11/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
